Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pemberdayaan Potensi Lokal Melalui Inovasi Kuliner Produk “Buah Naga Merah” Di desa Rejosari Kabupaten Malang Rina Rifqie Mariana; Nunung Nurjanah; Teti Setiawati; Putri Jayanti; Yon Ade Lose
Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 07 (2023): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v2i07.454

Abstract

Desa Rejosari Kabupaten Malang, merupakan wilayah binaan Universitas Negeri Malang yang sudah sejak lama dijadikan lokasi KKN. Salah satu permasalahan desa yang belum tertangani adalah melimpah nya buah naga saat panen (rat-rata 2 ton/panen), namun 20-30% tidak terjual karena tidak sesuai standar (buahnya kecilkecil) yang mengakibatkan kerugian pada petani. Untuk itu, masalahnya harus segera diselesaikan dengan mengolah buah naga yang bernilai jual tinggi. Solusi yang ditawarkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pelatihan pengolahan buah naga untuk dijadikan kue dan minuman fungsional, dilanjutkan dengan packaging dan pelatihan digital marketing nya. Kegiatan ini diikuti oleh 38 orang peserta yang terdiri dari aparat desa, anggota UMKM dan kelompok petani buah naga. Kegiatan ini menghasilkan 4 jenis minuman dan 1 jenis kue berbasis buah naga. Setelah dilakukan pendampingan selama 1 bulan, teridentifikasi ada 2 kelompok masyarakat yang tergabung dalam kelompok UMKM yang mulai memproduksi dan memasarkan produk hasil pelatihan dalam lingkup terbatas.
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG KENTANG TERHADAP SIFAT ORGANOLEPTIK BUMBU GADO-GADO Ikhlasul Putri Sekar Langit; Rina Rifqie Mariana; Issutarti Issutarti
Journal of Food Technology and Agroindustry Vol 5 No 2 (2023): Journal of Food Technology and Agroindustry
Publisher : Journal of Food Technology and Agroindustry dipublikasikan oleh Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/jfta.v5i2.2768

Abstract

The making of gado-gado seasoning by adding potato flour is expected to get a better texture of the gado-gado seasoning. Production of potato starch has been widely marketed and easy to obtain. This study aims to examine the organoleptic properties of the gado-gado seasoning substituted with potato flour. The type of research used is experimental research. The design in this study used a completely randomized design (CRD) with one treatment, namely the addition of potato flour with three percentages (15%, 25%,35%). The data obtained were then analyzed by the ANOVA method if there was a difference followed by Duncan's test. There are significant differences in the hedonic quality of color, aroma, taste and texture as well as the level of preference for color, aroma, taste and texture. The highest average hedonic quality and level of color preference is found in the addition of 15%, the highest average hedonic quality and aroma preference level is found in the addition of 15%, the highest average hedonic quality and taste preference level is found in the addition of 15%, the highest average hedonic quality and texture preference level found in 15% increments.
Primer Pairs Specificity Test for Frog Meat Identification Using PCR Technique Norman Yoshi Haryono; Rizqi Layli Khusufi; Delia Wahyu Pangesti; Evi Susanti; Rina Rifqie Mariana; Hartati Eko Wardani; Norazlinaliza Salim
Indonesian Journal of Chemistry Vol 23, No 5 (2023)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijc.83626

Abstract

Halal food assurance is becoming more important with the growth of the halal industry globally. Adulteration of halal meat products using non-halal sources such as pork, dog, boar, and even frog meat has become a major problem for moslems. The purpose of this study is to initiate the method for frog meat identification using polymerase chain reaction (PCR) technique. In this study, three primer pairs (Fk1-Rk1, Fk2-Rk2, Fk3-Rk3) were analyzed for their specificity toward frog meat against other common halal meat sources such as beef, chicken, shrimp, squid, and mackerel. The visualization of DNA amplification showed that primer pair Fk1-Rk1 produced primer-dimer, thus cannot be used for this circumstance. Primer pair Fk2-Rk2 showed a better result where DNA amplicon was produced at ~100 bp for frog meat and no amplicons for other meat. Primer pair Fk3-Rk3 showed a different pattern of DNA amplification for all the meat tested, where the amplicon of frog meat was shown at ~100 bp, while the other meat showed multiple amplicons or none. In conclusion, primer pairs Fk2-Rk2 and Fk3-Rk3 showed their potential as primer pairs for frog meat identification using PCR for implementing halal food assurance, although sensitivity analysis needs to be investigated. 
Pemurnian Minyak Jelantah Menggunakan Arang Aktif Sebagai Solusi Masalah Pedagang Ayam Goreng Rina Rifqie Mariana; Evi Susanti; Yon Ade Lose
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Perguruan Tinggi Mengabdi: Berkarya dan Berinovasi Untuk Membangun Masyarakat Semakin Tangguh di Mas
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terdapat 9314 pedagang makanan kaki lima di kota Malang, dan jumlah terbanyak (717 pedagang) adalah “nasi lalapan” yang berjualan mulai sore hari (jam 17.00) sampai malam hari. Usaha ini cukup diminati dan tidak pernah sepi dari pengunjung khususnya konsumen mahasiswa dan masyarakat kota Malang. Namun, ada beberapa kebiasaan buruk yang sering dilakukan oleh para pedagang pada umumnya yaitu: sudah mulai menggunakan minyak goreng bekas di awal penggorengan, dan melakukan pengulangan penggorengan sampai 20 – 30 kali penggorengan. Kondisi ini tentu saja akan sangat membahayakan bagi konsumen. Solusi yang tepat untuk mengatasi ini adalah pelatihan penggunaan arang aktif untuk pemurnian minyak goreng jelantah agar tetap dapat menjaga kesehatan dan keamanan pangannya dengan memperhatikan nilai ekonomisnya. Metode pengabdian dilakukan melalui penyuluhan tentang bahaya penggunaan minyak goreng jelantah melalui video motion grafis yang menarik, pelatihan pemurnian minyak goreng, dan pendampingan ke 10 lokasi pedagang “ayam lalapan” di lingkar kampus. Pemberian edukasi ini sangat dirasakan kebermanfaatannya, dan langsung dapat dipraktekan oleh para pedagang karena bisa menekan biaya produksi, mudah diperoleh, dan mudah pengerjaannya serta tetap memperhatikan kesehatan konsumennya. Pemberian pelatihan ini juga bisa dilakukan kepada para pedagang yang lainnya karena memiliki masalah yang sama.Kata kunci—pemurnian, minyak jelantah, arang aktif, pedagang kaki lima
Workshop Urban Farming Dengan Metode Hidroponik dan Budikdamber di Desa Wonokerso Wahyu Nur Hidayat; Rina Rifqie Mariana; Titi Mutiara Kiranawati; Fuad Indra Kusuma; Rachmawati Rachmawati; Naurah Septi Anggraini
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Perguruan Tinggi Mengabdi: Berkarya dan Berinovasi Untuk Membangun Masyarakat Semakin Tangguh di Mas
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekayaan hasil pertanian yang melimpah menjadikan Desa Wonokerso sebagai salah satu daerah yang berpotensi untuk menjadi suatu kawasan wisata edukasi pertanian. Pengembangan wisata edukasi pertanian perlu adanya konsep wisata yang sesuai dengan keadaan alam dan kondisi Desa Wonokerso, salah satunya adalah Urban Farming. Urban farming atau pertanian perkotaan adalah salah bentuk kegiatan pertanian untuk mengatasi kurangnya lahan pertanian yang produktif. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan produktivitas dan hasil pertanian petani Desa Wonokerso sebagai upaya mempersiapkan Desa Wonokerso sebagai desa wisata edukasi pertanian. Selain itu juga dilaksanakan kegiatan budidaya ikan dalam ember (budikdamber) dan hidroponik untuk memberikan edukasi perikanan kepada warga desa. Kegiatan pengabdian masyarakat terbagi menjadi lima tahapan yakni sosialisasi, pelatihan, monitoring, instalasi dan pengembangan branding. Pengabdian ini memberikan pemahaman terhadap peserta mengenai bagaimana metode budidaya ikan dalam ember dan hidroponik dengan media air sebagai upaya pengembangan desa wisata edukasi pertanian di Desa Wonokerso. Melalui pengabdian ini mampu meningkatkan kemampuan warga untuk mempersiapkan Desa Wonokerso sebagai desa wisata edukasi pertanian.Kata Kunci: urban farming, hidroponik, budikdamber
Peningkatan Produktivitas dan Kualitas Produk Usaha Melalui Pemanfaatan dan Pelatihan Vacuum Frying Fuad Indra Kusuma; Rina Rifqie Mariana; Titi Mutiara Kiranawati; Wahyu Nur Hidayat
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Perguruan Tinggi Mengabdi: Berkarya dan Berinovasi Untuk Membangun Masyarakat Semakin Tangguh di Mas
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan teknologi mesin vacuum frying ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi proses memasak produk para pelaku usaha alen-alen dan keripik buah. Selain itu, subtitusi teknik memasak menggunakan tungku menjadi memasak menggunakan mesin, dapat mengurangi efek polusi udara sehingga lebih higienis. Penerapan teknologi ini disampaikan kepada mitra melalui serangkaian program pelatihan dan pendampingan untuk mengoperasikan alat tersebut. Sehingga, luaran dari program ini adalah membantu para pelaku usaha alen-alen dan keripik buah untuk beralih dari teknologi konvensional ke teknologi modern yang berdampak pada efektifitas dan efisiensi produksinya. Muara dari program ini adalah peningkatan produktivitas dan kualitas produk dari pelaku usaha setempat.Kata kunci— vacuum frying, peningkatan produktivitas, peningkatan kualitas produk
Edukasi Keamanan Pangan Bagi Para Pengelola Kantin di Lingkungan Universitas Negeri Malang dalam Upaya Mendukung Kampus Sehat Rina Rifqie Mariana; Titi Mutiara Kiranawati; Anggi Martiningtyas
Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 11 (2023): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v2i11.733

Abstract

Terdapat delapan (8) area kantin yang berada di dalam kampus UM, (beberapa area yang memiliki lebih dari satu pengelola kantin) yaitu: ( Kantin FIP, FIK,FIS, FE, FMIPA, F.sastra, F.Pasca Sarjana dan Fpsi). Semua kantin di setiap fakultas tidak pernah sepi dari pengunjung, terutama mahasiswa. Berdasarkan wawancara dengan salah satu pengelola kantin, makanannya selalu habis terjual. Namun berdasarkan pengamatan, ada beberapa kelemahan yang sering dilakukan oleh para pengelola kantin, yaitu: Kurang menjaga kebersihan lingkungan dan makanan ,dan kurang menjaga kebersihan dan Kesehatan personal (pelayan maupun juru masaknya). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan dia atas. Kegiatan ini mulai dilakukan pada bulan September 2023 oleh 3 dosen dan 4 mahasiswa dengan tahapan kegiatan sebagai berikut, pertama melakukan observasi ke semua lokasi (8 area) kantin yang terdiri dari 48 outlate untuk mengambil dokumentasi kondisi kantin dan lingkungannya sebagai bahan materi sosialisasi cara pengolahan makanan yang sehat dan aman, Langkah kedua : Adalah melakukan edukasi dan sosialisasi tentang penyelenggaraan kantin sehat sekaligus menggali permasalahan kantin sebagai penyewa untuk diteruskan kepada pimpinan UM dan dibentuk kepengurusan paguyuban kantin. Kegiatan terahir, membagikan apron untuk 48 pengelola (penyewa) kantin UM dan penempelan poster diberbagai sudut kantin. Pasca kegiatan dilakukan pendampingan dengan berkunjung dan memberikan arahan di lokasi kantin masing-masing.
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG KENTANG TERHADAP SIFAT ORGANOLEPTIK BUMBU GADO-GADO Langit, Ikhlasul Putri Sekar; Mariana, Rina Rifqie; Issutarti, Issutarti
Journal of Food Technology and Agroindustry Vol 5 No 2 (2023): Journal of Food Technology and Agroindustry
Publisher : Journal of Food Technology and Agroindustry dipublikasikan oleh Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/jfta.v5i2.2768

Abstract

The making of gado-gado seasoning by adding potato flour is expected to get a better texture of the gado-gado seasoning. Production of potato starch has been widely marketed and easy to obtain. This study aims to examine the organoleptic properties of the gado-gado seasoning substituted with potato flour. The type of research used is experimental research. The design in this study used a completely randomized design (CRD) with one treatment, namely the addition of potato flour with three percentages (15%, 25%,35%). The data obtained were then analyzed by the ANOVA method if there was a difference followed by Duncan's test. There are significant differences in the hedonic quality of color, aroma, taste and texture as well as the level of preference for color, aroma, taste and texture. The highest average hedonic quality and level of color preference is found in the addition of 15%, the highest average hedonic quality and aroma preference level is found in the addition of 15%, the highest average hedonic quality and taste preference level is found in the addition of 15%, the highest average hedonic quality and texture preference level found in 15% increments.
Pengolahan Ikan Asap Berdasarkan Konsep Cara Pengolahan Pangan yang Baik (CPPB) untuk Meningkatkan Branding Kuliner Unggulan Pantai Prigi Trenggalek Rifqie Mariana, Rina; Wahyu Hidayat, Nur; Andoko, Andoko; Ade Lose Hermanto, Yon; Syah Pahlevi, Andreas; Muntholib , Muntholib
Indonesian Journal for Social Responsibility Vol. 5 No. 01 (2023): June 2023
Publisher : LPkM Universitas Bakrie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36782/ijsr.v5i01.180

Abstract

Currently smoked fish is known as the superior cuisine of Prigi Beach, Trenggalek Regency. The local government in Trenggalek Regency was quite successful in empowering the community around Prigi Beach through training in producing smoked fish while at the same time utilizing abundant fish resources. However, their production and marketing processes were still conventional that which negatively impacted the profit since the products were deteriorated before they were all sold due to the limited targeted consumers that were Prigi Beach tourists. This community service offered solutions and methods such as counseling and practices regarding healthy, preserved, and safe storage for smoked fish process based on the Good Manufacturing Practices (GMP), and digital marketing training continued with gifting packing and freezer tools to one group of artisans. This activity was joined by 20 artisans in Tasikmadu Village, Prigi Bay, Watulimo District, Trenggalek Regency. After one month of monitoring and guidance by the community service team, artisans could improve their products into healthy, preserved, and safe products. Also, their market is widened not only limited to the beach, but also through Instagram and other social media. Thus, their profit gradually increased since August.
Inovasi Produk Berbasis Potensi Desa Sumberejo Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang Nurjanah, Nunung; Mariana, Rina Rifqie; Kiranawati, Titi Mutiara; Soseco, Thomas; Permatasari, Adisti Putri; Khornaylius, Ester Abigail Theresia; Firyal, Fadila Fikri; Prawesti, Halifia Lintang
Jurnal KARINOV Vol 7, No 2 (2024): Mei
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v7i2p103

Abstract

Potensi lokal Desa Sumberejo Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, memiliki sektor budidaya pisang namun masih belum dimanfaatkan secara maksimal. Tim pengabdian menyelenggarakan pelatihan dengan memanfaatkan potensi pisang di Desa Sumberejo Kabupaten Malang. Tujuan pelatihan untuk diversivikasi produk olahan berbahan dasar pisang di UMKM Maharani dan Kader PKK. Inovasi yang dilakukan adalah berbahan pisang ambon, pisang candi, pisang kepok, menjadi produk yang bisa menjadi oleh-oleh khas Desa Sumberejo. Peserta pengabdian berjumlah 30 orang yang terdiri dari pelaku UMKM Desa Sumberejo dan Kader PKK. Program pelatihan meliputi pemaparan materi mengenai prosedur P-IRT dan Sertifikasi Halal, prosedur pemasaran digital, dan proedur pengemasan makanan. Dilanjutkan dengan kegiatan pembuatan produk inovasi berbahan dasar pisang dan kegiatan tanya jawab. Hasil dari pelatihan ini menghasilkan Hasil pelatihan berupa peningkatan keterampilan peserta diperoleh dari angket yang disebarkan berturut-turut; 1) Penyampaian materi pembuatan desain kemasan 80%; 2) Pelaksanaan pelatihan meningkatkan produk unggulan berbasis pisang 85%; 3) Pelatihan kemasan meningkatkan nilai jual 80%; 4) Pendampingan Sertifikasi Halal dan P-IRT dapat meningkatkan keamanan dan kepastian produk yang dipasarkan 87%; dan 5) Pemasaran digital melalui sosial media 78%. Kata kunci— Inovasi pisang, UMKM, Tim Penggerak PKK Abstract The local potential of Sumberejo Village, Gedangan District, Malang Regency, includes the banana cultivation sector, which has not yet been fully utilized. This program organized a training program to utilize the banana potential in Sumberejo Village, Malang Regency. The purpose of the training was to diversify banana-based processed products for Maharani SMEs and PKK cadres. The innovation involves using Ambon bananas, Candi bananas, and Kepok bananas to create products that could become Sumberejo Village's unique souvenirs. The training participants consisted of 30 people, including SME actors from Sumberejo Village and PKK cadres. The training program included presentations on P-IRT procedures and Halal Certification, digital marketing procedures, and food packaging procedures. This was followed by activities on making innovative banana-based products and a question-and-answer session. The training outcomes showed an improvement in participants' skills based on the surveys distributed as follows: 1) Presentation of packaging design material 80%; 2) Training implementation increased banana-based flagship products 85%; 3) Packaging training increased product value 80%; 4) Halal Certification and P-IRT assistance improved the safety and certainty of marketed products 87%; 5) Digital marketing through social media 78%. Keywords— Banana Innovation, SMEs, PKK Mobilization Team
Co-Authors Ade Lose, Yon Aditia Gustiana Gunawan Aditia Gustiana Gunawan Agung Kurniawan Aisyah Larasati Andoko Andoko Andoko, Andoko Andreas Syah Pahlevi Animatul Chisbiyah, Lismi Animatul, Lismi Asep Awaludin Prihanto Aulia Azzardina Budi Wibowotomo Delia Wahyu Pangesti Deya Anniza'ul Azizah Dian Prayogi Dwi Agus Sudjimat Erwanti Anggraini Anggrek Eva Desembrianita Evi Susanti Fadila, Eurima Zahra Rahma Fenny Firyal, Fadila Fikri Fuad Indra Kusuma Gustiana Gunawan, Aditia Haq, Salsabila Thifal Nabil Hartati Eko Wardani Hary Suswanto Hendranawan, Rian Syahmulloh Hermanto, Yon Ade Lose Hidayati , Laili Ikhlasul Putri Sekar Langit Indriyani Indriyani Irham Isnandar Issutarti Issutarti Issutarti Issutarti, Issutarti Khofiyya, Nida An Khornaylius, Ester Abigail Theresia Laili Hidayati Langit, Ikhlasul Putri Sekar Lismi Animatul Chisbiyah Lose , Yon Ade Maftuchin Romlie Martin, Denny Mesak Yandri Masela Mohammad Efendi Muhamad Zaki Muhammad Aris Ichwanto Muntholib Muyasyaroh, Hidayatun Nada Itorul Umam Najih Gilang Ramadhan Naurah Septi Anggraini Nindry Efrinasari Norazlinaliza Salim Norman Yoshi Haryono Nunung Nurjanah Nunung Nurjanah Nur Hidayat, Wahyu Nurul Farikhatir Rizkiyah Paramita, Farah Permata, Citra Diah Permatasari, Adisti Putri Prasetya, Luhur Adi Prawesti, Halifia Lintang Putri Jayanti Putriningtyas, Ayu Rachmawati Rachmawati Ramadhan, Najih Gilang Rizqi Layli Khusufi Rofiudin, Amir Saputri, Anggi Martiningtyas Januwati Sella Antesty Sitti Aminah Soenar Soekopitojo Suhendri Suhendri Syafi’i, Imam Syamsul Hadi Syamsul Hadi Teti Setiawati Thomas Soseco Titi Mutiara Kiranawati Tuwoso Umam, Nada Itorul Ummi Rohajatien WAHYU HIDAYAT, NUR Wibowo, Ary Agung Widi Rimastuti Yon Ade Lose Yon Ade Lose Yoto Yuyun Nailufar