Claim Missing Document
Check
Articles

Penyuluhan Bantuan Hidup Dasar Pada Siswa/i di SMA Yayasan Anastasia Pancur Batu Kabupaten Deliserdang Sumatera Utara Rotua Elvina Pakpahan; Lindawati Simorangkir; Agustaria Ginting; Mardiati Barus; Lindawati Tampubolon; Murni Sari Dewi Simanullang; Mestiana Karo; Vina Yolanda Sigalingging
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i5.4179

Abstract

ABSTRAK Kesehatan yang prima akan di dapatkan ketika tubuh mendapatkan  oksigen yang baik. Henti nafas diakibatkan melemahnya kerja jantung sampai dengan terhentinya kerja jantung dan dapat mengakibatkan tidak terpenuhinya oksigen dalam tubuh yang artinya kebutuhan dasar hidup tidak dapat terpenuhi. Tujuan dari penyuluhan bantuan hidup dasar adalah meningkatkan pengetahuan dan dapat melakukan tindakan secara mandiri untuk pertolongan bantuan hidup dasar di lingkungannya. Sasaran kegiatan ini adalah siswa/i SMA Yayasan Anastasia Pancur Batu. Metode yang digunakan dalam penyuluhan bantuan hidup dasar ini adalah dengan melakukan presentasi materi dan melakukan simulasi bantuan hidup dasar. Hasil dari kegiatan ini adalah siswa/i mempu mengetahui tentang dasar-dasar pemberian bantuan hidup dasar dan mampu melaksanakan pemberian bantuan hidup dasar di lingkungannya. Diharapkan dengan dilaksanakannya penyuluhan ini, pada siswa/i dapat sigap dan mampu memberikan bantuan hidup dasar guna memperkecil angka kematian. Kata Kunci : Bantuan Hidup Dasar, Penyuluhan Kesehatan ABSTRACT Excellent health will be obtained when the body gets good oxygen. Stopping breathing is caused by the weakening of the work of the heart to the cessation of the work of the heart and can result in not meeting oxygen in the body, which means that the basic needs of life cannot be fulfilled. The purpose of basic life support extension is to increase knowledge and be able to take action independently for basic life support assistance in their environment. The target of this activity is SMA Anastasia Pancur Batu Foundation. The method used in this basic life support extension is to present the material and perform basic life support simulations. The result of this activity is that students are able to know the basics of providing basic life support and are able to provide basic life support in their environment. It is hoped that with the implementation of this counseling, students can be alert and able to provide basic life support in order to reduce the mortality rate. Keywords: Basic Life Support, Health Education  
Pengabdian Masyarakat di Wilayah Kerja puskesmas Pancu Batu Kabupaten Deliserdang Vina Yolanda Sari Sigalingging; Murni Sari Dewi Simanullang; Lindawati Simorangkir; Mardiati Barus; Rotua Elvina Pakpahan; Lindawati F Tampubolon; Imelda Derang
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i4.4180

Abstract

ABSTRAK Untuk mencapai kesehatan yang panjang harus dimulai sejak dini. Pada usia dini, balita sangatlah berperan penting sebagai permulaan kehidupan yang akan datang. Tindakan kesehatan yang dapat dilakukan diawal kehidupan manusia adalah dengan adanya imunisasi. Imunisasi yang di berikan haruslah lengkap hingga batas usia dengan berbagai macam imunisasi yang akan diterima. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesehatan balita sejak dini. Sasaran kegiatan ini adalah bayi dibawah umur 5 tahun yang akan menerima imunisasi. Hasil dari kegiatan ini adalah balita yang dating mendapatkan imunisasi sesuai dengan umurnya. Diharapkan dengan dilaksanakannya pengabdian masyarakat ini, para ibu dapat rajin untuk membawa balita mereka untuk di bawa keposyandu secara rutin dan balita mendapatkan imunisasi lengkap guna memberikan kesehatan yang baik di masa yang akan dating dan mengurangi resiko sakit, cacat dan kematian pada balita. Kata Kunci :Posyandu, Balita ABSTRACT To achieve long health must start early. At an early age, toddlers are very important as the beginning of life to come. Health action that can be done early in human life is immunization. The immunization given must be complete up to the age limit with a variety of immunizations to be received. The purpose of this community service is to improve the health of toddlers from an early age. The target of this activity is infants under 5 years of age who will receive immunizations. The result of this activity is toddlers who come to receive immunizations according to their age. It is hoped that with the implementation of this community service, mothers can be diligent in bringing their toddlers to the Integrated Healthcare Center, regularly and toddlers get complete immunizations to provide good health in the future and reduce the risk of illness, disability and death in toddlers. Keywords: Integrated Healthcare Center, Toddler
The Relationship between Learning Motivation and Academic Procrastination in Level II Nurse Students STIKes Santa Elisabeth Medan 2021 Lilis Novitarum; Mardiati Barus; Maria Pujiastuti; Novelia Sitompul
Jurnal Scientia Vol. 11 No. 01 (2022): Education, Sosial science and Planning technique, August
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.332 KB) | DOI: 10.35337/scientia.Vol11.pp127-134

Abstract

Procrastination is a habit of delaying lecture assignments until tomorrow which is done repeatedly by students. The impact that can occur due to the behavior of delaying tasks is anxiety, anxiety, fear, regret, stress, uncontrolled emotions, panic, crying and sadness. The factor that causes academic procrastination is student learning motivation. In this study, respondents did academic procrastination. The purpose of this study was to determine the relationship between learning motivation. This research is descriptive with a cross sectional research design of 88 respondents and uses a total sampling method. The results obtained based on the level of learning motivation most have high learning motivation (95%) and based on the level of procrastination the most have moderate academic procrastination (74%). Based on the demographics of the respondents based on age, most of them have an age background of 20-24 years as much as 57.5%, based on gender the most are women as much as 89.7%, based on religion the most Christian religion is Protestant as much as 70.1% Based on ethnicity, the most Batak Toba tribe is 62.1%.
Good Knowledge and Attitude can Improve Nurse Compliance in Performing Wound Care Actions Using Moist Wound Healing Method in Accordance with Standard Operating Procedures (SOP) Mardiati Barus; Imelda Derang; Melina Cecilia Tarigan
Media Keperawatan Indonesia Vol 5, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.419 KB) | DOI: 10.26714/mki.5.3.2022.175-184

Abstract

Moist wound healing is a method of treating moist and closed wounds to accelerate the healing process, the growth of new tissue and prevent infection. The survey results found that respondents know moist wound care 66.7%, rarely use the moist method of 53.4%, and use conventional techniques of 73.3%, therefore it takes knowledge, attitude, and a lot of experience to be able to achieve maximum wound care. This study aims to determine the relationship between knowledge and attitudes with the actions of nurses on wound care using the moist wound healing method at RSUP H. Adam Malik Medan in 2021. The study was an analytic observational study with a cross-sectional design. The total population in the study was the same as the total sample size of 62 respondents who were obtained using the total sampling technique in-room RB 2B, RB 3, and the Burn Unit. The results showed that good knowledge was 66.1%, a positive attitude was 82.3%, and taking action according to the SOP was 83.9%. Based on the Fisher exact test, it was obtained a p-value for knowledge, and attitudes of 0.001 (p <0.05), which means that there is a relationship between knowledge, attitudes, and actions of nurses regarding wound care using moist wound healing method. It is hoped that the nurses can increase their knowledge and experience to create a positive attitude in carrying out wound care using the moist wound healing method to accelerate the healing of patients.
Gambaran Pemenuhan Kebutuhan Spiritual Pasien di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Imelda Derang; Mardiati Barus Barus; Irma Schelly Simanjuntak
Jurnal Promotif Preventif Vol 5 No 1 (2022): Agustus 2022: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v5i1.526

Abstract

Spiritual merupakan salah satu kebutuhan dasar bagi orang sakit karena mencakup usaha untuk meningkatkan integritas pribadi, relasi antar pribadi dalam pencarian makna hidup, kekuatan spirit atau kerohanian yang dapat membangkitkan rasa percaya diri dan optimisme dalam proses penyembuhan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran pemenuhan kebutuhan spiritual asien di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2021. Jenis penelitian yaitu kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi sebanyak 120 orang di ruangan rawat inap. Adapun teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian ditemukan pemenuhan kebutuhan hubungan spiritual pasien dengan Tuhan terpenuhi sebesar 59,1%, hubungan spiritual pasien dengan diri sendiri terpenuhi sebesar 97.7%, hubungan spiritual pasien dengan orang lain terpenuhi sebesar 95,5% dan hubungan spiritual pasien dengan lingkungan terpenuhi sebesar 97,7%. Bagi petugas kesehatan agar selalu memberikan informasi-informasi penting pemenuhan kebutuhan spritual pasien di Rumah Sakit, yaitu dengan mengetahui bagaimana pemenuhan hubungan spiritual pasien dengan Tuhan, diri sendiri, orang lain, dan hubungan spiritual pasien dengan alam/lingkungan. Oleh karena itu diharapkan agar pihak rumah sakit tetap mempertahankan nilai-nilai rohani yang baik itu dengan tetap membenahi sistem pelayanan spiritual sesuai dengan Visi dan Misi Rumah Sakit.
HUBUNGAN SELF CARE DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL JANTUNG Samfriati Sinurat; Mardiati Barus; Bunga Angelia Siregar
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Online Keperawatan Indonesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/keperawatan.v4i2.2102

Abstract

Heart failure is a cardiovascular disease that continues to increase in incidence and prevalence and the number one cause of death worldwide. Heart failure patients experience a decrease in the ability of the heart muscle to pump blood and meet the oxygen needs of the body. This results in a low quality of life for heart failure patients, so self care is needed to improve the quality of life for heart failure patients. Self care is an activity to maintain health and well-being. This study aims to identify the relationship between self-care and the quality of life of patients heart failure at RSUP Haji Adam Malik Medan.This type of quantitative research with cross sectional method. The population of this research is heart failure patients who experience outpatient services at the RSUP Haji Adam Malikin Medan in 2021 and taking sample of 84 respondents using purposive sampling technique. Data collection using a questionnaire.The results showed that the majority of selfcare for heart failure patients at RSUP Haji Adam Malik Medan in 2021 was good (76.2%) and the majority of the quality of life was high (88.1%). The results of the fisher exact statistical test obtained p-value of 0.001 indicating a significant relationship between Self Care and Quality of Life for Heart Failure Patients at RSUP Haji Adam Malik Hospital Medan in 2021. It’s hoped that respondents will further improve selfcare and quality of life in themselves so that they can enjoy life together with family and people around
Description Of Public Knowledge About The Covid-19 Pandemic In Semakata Medan 2020 Mardiati Barus; Helinida Saragih; Ernasari Sinurat
Jurnal EduHealth Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal eduHealth, Periode Januari-Maret, 2023
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.761 KB)

Abstract

Covid-19isan emerging respiratory disease caused by the coronavirus. This disease is highly contagious, and its main symptoms include fever, dry cough, fatigue, myalgias, and dyspnea. Therefore, people need knowledge about Covid-19 and understand how to deal with this disease. The purpose of this study was to find out the description of public knowledge about the Covid 19 pandemic in Sempakata Village. The research design used was a correlational design with a cross sectional approach. This research was conducted in Sempakata Village. The number of samples in this study were 91 people using the total sampling technique. The results of this study obtained data that the community's knowledge about Covid -19, namely knowledge in the good category was 56 people (61.5%) and knowledge in the sufficient category was 35 people (38.5%). so that it can be said that the public's knowledge of Covid-19 is good.
Hubungan Self Control dengan Adiksi Smartphone pada Mahasiswa Adelaide Rumapea; Samfriati Sinurat; Mardiati Barus
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v13i3.1009

Abstract

Seorang individu dengan kecanduan smartphone dapat menimbulkan masalah sosial dengan menarik diri, kesulitan performa aktivitas sehari-hari. Kecanduan akan membentuk perilaku keterikatan terhadap smartphone yang dapt diakibatkan oleh self control yang kurang baik sehingga berakibat dampak negatif bagi individu yaitu permasalahan dilingkungan sosial sekitarnya. Mahasiswa yang menggunakan smartphone sebagai alat untuk menghilangkan rasa bosan yang dialaminya karena stress akademik dapat menimbulkan kemasalah untuk mengerjakan tugasnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Self Control dengan Adiksi Smartphone Pada Mahasiswa STIKes Santa Elisabeth Medan. Metode pendekatan Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel Stratified Random Sampling dengan jumlah sampel 86 orang. Pengambilan data menggunkan kuesioner self control dengan nilai uji validitas (R= 0,647) dan nilai uji realibilitas (0,678) sedangkan Kuesioner adiksi smartphone diperoleh nilai uji validitas (R= 0,623) dan nilai uji realibilitas (0,798)  analisa data menggunakan uji pearson product moment. Hasil penelitian ditemukan self control responden lebih banyak self control rendah sejumlah 45 responden (52,3%) dan adiksi smartphone responden lebih banyak memiliki adiksi sedang sejumlah 83 responden (96,5%). Hasil penelitian p= 0,000 dan r= 0,492 artinya ada hubungan self control dengan adiksi smartphone pada mahasiswa STIKes Santa Elisabeth Medan dengan korelasi yang sedang, maka Ha diterima.
Gambaran Tingkat Kecemasan Mahasiswa Ners Tingkat III dalam Menghadapi Objective Structured Clinical Examination Jagentar Parlindungan Pane; Yulin Apriyani Lase; Mardiati Barus
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 3 (2022): Agustus 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i3.1049

Abstract

Kecemasan adalah emosi tanpa objek tertentu, pengalaman subjektif individu, dan dan energi yang tidak dapat diamati secara langsung, kecemasan terjadi sebagai akibat dari ancaman terhadap diri, harga diri, atau identitas seseorang. Ujian OSCE merupakan salah satu stressor yang memicu timbulnya kecemasan pada mahasiswa. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan mahasiswa Ners tingkat III dalam menghadapi objective structured clinical examination di STIKes Santa Elisabeth Medan tahun 2022. Jenis penelitian ini menggunakan desain deskriptif. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan total sampling yang berjumlah 85 responden. Instrument yang digunakan adalah kuesioner zung-self anxiety rating scale (ZSAS). Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa Ners tingkat III dalam menghadapi objective structured clinical examination di STIKes Santa Elisabeth Medan Tahun 2022 mayoritas tingkat kecemasan sedang 69 responden (81.2%), dan minoritas tingkat kecemasan ringan sebanyak 7 responden (8.2%). Diharapkan bahwa tingkat kecemasan mahasiswa Ners tingkat III dalam menghadapi objective structured clinical examination di STIKes Santa Elisabeth Medan tahun 2022 dapat dikurangi dengan cara meningkatkan pemahaman, mempersiapkan diri, pengusaaan mahasiswa terhadap materi belajar, meningkatkan percaya diri mahasiswa dalam proses pembelajaran, dan mempunyai mekanisme pertahanan diri atau mekanisme koping sehingga diperlukan kesiapan psikologis, daya piker dan tubuh yang sehat.
Gambaran Tingkat Stres Mahasiswa Dalam Mengikuti Pembelajaran Daring Pada Mahasiswa Prodi Ners Tingkat III Di STIKes Santa Elisabeth Medan Tahun 2021: Ners Tingkat III Di STIKes Santa Elisabeth Medan Tahun 2021 Mestiana Br Karo; Mardiati Br Barus; Sumiati Petronella Br Sitinjak; Friska Sri H Ginting
Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2022): Vol : 1 No : 2 (2022) : Periode Juli 2022
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.957 KB)

Abstract

Pembelajaran daring merupakan pembelajaran yang menggunakan jaringan internet dengan aksesibilitas, konektivitas, fleksibilitas, dan kemampuan untuk memunculkan berbagai jenis interaksi pembelajaran. Pelaksanaan pembelajaran daring tidak terlepas dari beberapa masalah dan hambatan yang mengakibatkan mahasiswa megalami stres. Stres merupakan salah satu reaksi atau respon psikologis manusia saat dihadapkan pada hal-hal yang dirasa telah melampaui batas atau dianggap sulit untuk dihadapi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat stres mahasiswa dalam mengikuti pembelajaran daring pada mahasiswa prodi Ners tingkat III di STIKes Santa Elisabeth Medan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling dengan jumlah sampel 94 responden. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner yang dibagikan secara online melalui google form. Berdasarkan hasil penelitian bahwa dari 94 responden paling banyak mengalami tingkat stres sedang sebanyak 24 responden (25,5%) dan paling sedikit mengalami tingkat stres sangat berat sebanyak 10 responden (10,6%). Proses penerapan pembelajaran daring memiliki dampak terhadap tingkat stres mahasiswa. Diharapkan menjadi bahan evaluasi agar pembelajaran daring dapat dilaksanakan dengan baik oleh mahasiswa, dosen dan pihak instansi pendidikan.
Co-Authors Adelaide Rumapea Adria Evicarolina Gea Agnes Juliana Turnip Agustaria Ginting Amnita Anda Ginting Amnita Anda Yanti Ginting Ance Siallagan Angenia Itoniat Zega Annastasya Paulina Br. Ginting Boris, Jev Br. Karo, Mestiana Brigitta Cahyani Silva Kristiani Waruwu Bunga Angelia Siregar Citra Berlianta Situmeang, Samsinar David Sumanto Napitupulu derang, imelda Derang, Imelda Dian Simangunsong Dicky Fauzi Hotimanta Sitepu Ernasari Sinurat Erni Cahyani Putri Gea Friska Sembiring Friska Sri H Ginting Gea, Erni Cahyani Putri Ginting, Agustaria Ginting, Amnita Ginting, Amnita Anda Yanti Ginting, Friska Ginting, Friska Sri Handayani Grace Amazihono Grace Panjaitan Helinida Saragih Helinida Saragih Ice Septriani Saragih Imelda Derang Imelda Derang Irma Schelly Simanjuntak Jagentar P Pane Jagentar P. Pane Jamhari Jamhari Jeslian Crisyonni Zalukhu Karo Mestiana Lahagu, Evan Juniman Putra Lilis Novitarum Lilis Novitarum Lubis, Monalisa Goretti Lumban Gaol, Timo Rauli Lumban Gaol, Timo Rauli Manahan Tua Tinambunan Manurung, Ellen Madeline Marbun, Gracia A Maria Puji Astuti Maria Pujiastuti Melina Cecilia Tarigan Mentalitas Ndruru Mestiana Br. Karo Mestiana Br. Karo Miltri Januarti Munthe Murni Simanullang Naibaho, Romiani Novelia Sitompul Novitarum, Lilis Novitarum, Lilis Pakpahan, Rotua Elvina Pane, Jagentar P. Pane, Jagentar Parlindungan Pardosi, Ester Rahel Permata.P Gulo, Crisdianti Pujiastuti, Maria Risda Siregar Rotua Elvina Pakpahan Rupang , Ernita Rante RUPANG, ERNITA RANTE Salsabila, Unik Hanifah Samfriati Sinurat Samfriati Sinurat Samfriati Sinurat Saragih, Helinida Saragih, Ice Septriani Saragih, Ngadina Lorensia Sembiring , Friska Sembiring, Friska Sembiring, Roy Andreas Sianturi, Risma Sigalingging, Vina Y.S Sigalingging, Vina Yolanda Sari Simanjorang, Jekson Simanullang, Murni S D Simanullang, Murni Sari Dewi Simorangkir , Lindawati Simorangkir, Lindawati Sinurat, Samfriati Sinurat, Samfriati Sinurat Sinurat, Walden Seinarjo Sitanggang, King Deston Sitinjak, Benedikta Sitinjak Situmorang, Paska Ramawati Sri Martini Stefani Natalis Ndruru Stefhanie, Ruth May Sumiati Petronella Br Sitinjak Tampubolon, Lindawati Farida Telaumbanua, Fitriani Timo Rauli Lumban Gaol Tumanggor, Agnes Tumanggor, Lili S. Tumanggor, Lili Suryani Turnip, Agnes Juliana Vina Yolanda Sari Sigalingging Vina Yolanda Sigalingging Yohana Beatry Sitanggang Yolanda Sigalingging, Vina Yosi Lorenza Yulin Apriyani Lase Yuliria Mendrofa Zebua, Ayin Lidia Srinawan