Claim Missing Document
Check
Articles

RESPON KARAKTER AGRONOMIS TANAMAN SORGUM (Sorgum bicolor L) TERHADAP BEBERAPA JENIS PUPUK KANDANG Yusnita Wahyuni Silitonga
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 9, No 2 (2024): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v9i2.16496

Abstract

Sorgum merupakan salah satu tanaman penghasil karbohidrat dan mempunyai potensi besar untuk dikembangkan di Indonesia. Pupuk organik merupakan salah satu pupuk alternatif yang dapat dimanfaatkan untuk menekan ketergantungan terhadap pupuk kimia sintetik. Salah satu jenis pupuk organik adalah pupuk yang berasal dari kotoran hewan (pupuk kandang) seperti pupuk kandang sapi, ayam, kambing dan lainnya yang berasal dari kotoran hewan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pupuk kandang terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sorgum. Metode penelitian ini adalah eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok. Data dianalisis menggunakan ANOVA kemudian uji lanjut Duncan 5%. Parameter yang digunakan adalah tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, umur berbunga, umur panen, bobot 1000 biji, bobot biji per tanaman, bobot biji per plot, panjang malai. Perlakuan beberapa pupuk kandang memberikan pengaruh terhadap parameter pengamatan, dan perlakuan terbaik terlihat pada perlakuan pupuk kandang ayam dan kambing.
PENGGUNAAN BEBERAPA JENIS SISTEM HIDROPONIK DAN SUMBER NUTRISI YANG BERBEDA PADA PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SAWI PAGODA (Brassica narinosa) Yusnita Wahyuni Silitonga; Samsinar - Harahap
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 9, No 1 (2024): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v9i1.15747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pertumbuhan dan produksi tanaman sawi pagoda (Brassica narinosa) dengan beberapa sistem hidroponik dan penambahan nutrisi dari sumber hara yang berbeda. Penelitian  dilakukan di kebun percobaan dalam rumah kasa. Fakultas pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Kelurahan Batang Ayumi Julu, Kecamatan Padangsidimpuan Utara Kota Padangsidimpuan Provinsi Sumatera Utara, yang berada pada ketinggian + 450 m pdl. Penelitian ini dimulai pada bulan Januari sampai dengan Maret 2024. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor, Faktor 1= jenis hidroponik dan Faktor 2 = komposisi nutrisi.Berdasarkan penelitian dilapangan diperoleh hasil, ada pengaruh sistem hidroponik dan sumber nutrisi yang berbeda terhadap tinggi tanaman. Perlakuan yang paling ideal atas interaksi sistem hidroponik dengan komposisinutrsisi terhadap tinggi tanaman adalah H3K3 dengan perlakuan model hidroponik tower dengan komposisinutrisi AB Mix+Air Kolam ikan lele ikan lele ikan lele  dengan tinggi rata-rata yaitu 15,66 cm. Kemudian, ada pengaruh sistem hidroponik dan komposisinutrisi yang berbeda terhadap jumlah daun. Perlakuan yang paling ideal atas interaksi sistem hidroponik dengan komposisinutrsisi terhadap tinggi tanaman adalah H3K3 dengan perlakuan model hidroponik tower dengan komposisinutrisi AB mix +Air Kolam ikan lele dengan tinggi rata-rata yaitu 15,44 helai daun.Serta ada pengaruh sistem hidroponik dan komposisinutrisi yang berbeda terhadap berat tanaman. Perlakuan yang paling ideal atas interaksi sistem hidroponik dengan komposisinutrsisi terhadap tinggi tanaman adalah H2K3 dengan perlakuan model hidroponik wick dengan komposisinutrisi AB mix +Air Kolam ikan lele dengan tinggi rata-rata yaitu 18,29 gram.
Upaya Peningkatan Produksi Jagung Putih (Zea mays L) dengan Pemberian Cendawan Mikoriza Arbuskula (CMA) dan Pupuk Organik Cair (POC) Limbah Kulit Pisang Yusnita Wahyuni Silitonga
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 1 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i1.10502

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan Cendawan Micoriza Arbuscula (CMA) dan pemberian POC kulit pisang serta interaksi antara keduanya terhadap produksi jagung putih. Penelitian ini menggunakan rancangan acak Kelompok Faktorial (RAK) dua faktor dengan tiga ulangan. Faktor satu adalah perlakuan pemberian Cendawan Micoriza Arbuskula (C) yang terdiri dari C1 (40 gr/ploT) dan C2 (80 gr/plot), sedangkan faktor dua yaitu pemberian POC kulit pisang (P) yang terdiri dari perlakuan tanpa POC (P0), P1 (40 ml g/plot), P2 (80 ml g/plot), P3 (120 ml g/plot) dan P4 (160 ml g/plot). Analisis data dilakukan melalui analisis ragam dan uji lanjut DMRT pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian CMA tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan produksi jagung putih. Pemberian POC kulit pisang hanya terlihat berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada pengamatan 2 mst dan jumlah biji per tongkol. Interaksi perlakuan cendawan dan perlakuan POC kulit pisang hanya berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, panjang tongkol, jumlah biji per tongkol dan jumlah bobot seratus biji pertongkol.
Kajian Curah Hujan dan Jumlah Hari Hujan Terhadap Produktifitas Kelapa Sawit (Elais guinensis L) di Desa Bukkas Kecamatan Angkola Sangkunur Kabupaten Tapanuli Selatan Yusnita Wahyuni Silitonga
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 4 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i4.13377

Abstract

Curah hujan sangat berpengaruh terhadap produksi hasil pertanian seperti tanaman kelapa sawit. Salah satu daerah di Tapanuli Selatan yang banyak ditemukan kelapa sawit adalah Desa Bukkas Kecamatan Angkola Sangkunur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak curah hujan terhadap produksi tanaman kelapa sawit. Penelitian menggunakan metode survei dan observasi dari Bulan Januari tahun 2021 hingga juni 2023 di lahan gambut Desa Bukkas Kecamatan Angkola Sangkunur. Penelitian ini menggunakan kelapa sawit varietas D x P tahun tanam 2007, pada lokasi lahan seluas 5 Ha dengan jumlah 600 pokok kelapa sawit. Data diperoleh dari hasil timbangan bobot TBS pada setiap 14 hari dari tahun Januari 2021 – Juni 2023. Data curah hujan merupakan data sekunder yang diambil dari pencatatan data dari station klimatologi Aek Godang Padang Lawas Utara yang titik lokasi diperoleh dari Kantor BPP Batang Toru. Hasil TBS akan dikorelasikan dengan data curah hujan dan data jumlah hari hujan. Data curah hujan dan data jumlah hari hujan akan diuji korelasi dengan menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel curah hujan dan jumlah hari hujan tidak berkorelasi dengan TBS (Tandan Buah Segar) kelapa sawit di Desa Bukkas Kecamatan Angkola Sangkunur Kabupaten Tapanuli Selatan.