Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Karakteristik, Beban Kerja dan Motivasi Kerja Perawat Pelaksana dengan Pelaksanaan Standar Prosedur Operasional (SPO) Pemberian Obat Oral di Ruang Rawat Inap RS X Kota Dumai Azri Yani Nurman; Setyowati Setyowati; Lili Fajria
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 22, No 3 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v22i3.2981

Abstract

Hospital nursing service quality is affected by the workload of nurses in the inpatient room, nurse motivation in carrying out actions oral drug delivery in accordance with standard operating procedures. The purpose of this study to analyze the relationship characteristics, workload and work motivation of nurses to the implementation of standard operating procedures oral drug delivery in inpatient hospital in Dumai. This type of research uses quantitative observational analytic design with cross sectional approach. Samples were 67 nurses in inpatient hospital in Dumai. The results showed no significant relationship between age, education, sex, and length of employment. And there is a significant relationship between workload and work motivation and meaningful implementation between workload and motivation to conduct labor standard operating procedure p value = 0.005 and p value = 0.000 (p <0.05), as well as work motivation is a factor the most dominant in the implementation of standard operating procedures oral drug delivery (OR value = 7.686). It is suggested to hospital management supervision and socialization, employment assessment on the implementation of standard operating procedures oral drug delivery and optimization of workload of nurses in the inpatient hospital in Dumai.
Gambaran Faktor Predisposisi, Pemungkin dan Penguat terhadap Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap di Kota Pariaman Prima Yoselina; Meri Neherta; Lili Fajria; Rika Sabri; Deswita Deswita; Ira Mulya Sari
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 22, No 3 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v22i3.2876

Abstract

Immunization has decreased worldwide, especially during the covid-19 pandemic. The decline was caused by doubts and refusal to immunize, fear of parents, and limited access to health services. Immunization is one of the basic needs for children to grow and develop and prevent the emergence of new infectious diseases in children. This study is an observational study with a descriptive approach to determine the description of maternal predisposing, enabling, and reinforcing factors to basic immunization in Pariaman City. The population in this study amounted to 253 mothers and a sample of 154 mothers who had children aged 12 months using a simple random sampling technique. The results showed that the mother's age was 30 years (51.7%), the mother's education was high (82.5%) and the mother did not work (70.8%). The mother's knowledge is mostly lacking (40.3%), the mother's attitude is not supportive (56.5%) and the mother's trust is less (42.9%). The affordability of health resources is not affordable (52.6%), family support is not supportive (48.1%), health worker support is lacking (5.8%) and support from community leaders is not supportive (43.5%). It is hoped that nurses can provide optimal counseling and family motivation to provide support to mothers in providing complete basic immunizations for children
Pengalaman Ibu dalam Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap Prima Yoselina; Meri Neherta; Lili Fajria
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v13i1.488

Abstract

Pemberian imunisasi adalah salah satu kebutuhan dasar anak dalam pertumbuhan dan perkembangan. Beberapa penelitian menunjukkan pemberian imunisasi dipengaruhi oleh adanya keraguan terhadap imunisasi, penolakan imunisasi dan ketakutan orang tua, keterbatasan akses ke pelayanan kesehatan dan dana yang kurang untuk pelayanan imunisasi. Tujuan penelitian ini untuk menggali pengalaman ibu terhadap pemberian imunisasi dasar lengkap. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan analisis Miles dan Huberman. Jumlah sampel sebanyak 6 ibu yang mempunyai anak umur 12 bulan dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Alat pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara, alat perekam dan catatan lapangan. Penelitian dilakukan pada bulan Juli Tahun 2022 di wilayah kerja Puskesmas Kota Pariaman. Hasil penelitian didapatkan 3 tema yaitu respon terkait pemberian imunisasi, hambatan pemberian imunisasi dan paparan informasi tentang imunisasi. Sikap ibu dalam pemberian imunisasi dasar dipengaruhi bagaimana pandangan ibu dan keluarga terhadap imunisasi dan dukungan keluarga terhadap pemberian imunisasi.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KEMAMPUAN MEMBANTU PENDERITA HIPERTENSI PADA KADER REMAJA MELALUI EDUKASI Reni Prima Gusty; Lili Fajria; Esi Afriyanti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i1.12332

Abstract

Abstrak : keterbatasan jumlah tenaga kesehatan (Nakes) di Puskesmas menjadi kendala utama dalam pemantauan kesehatan penderita hipertensi di masyarakat. Ketersediaan kader pemuda di masyarakat memiliki potensi besar sebagai sumber daya manusia yang dapat membantu tenaga kesehatan dalam merawat penderita hipertensi di rumah atau saat terjadi bencana. Hal ini penting karena Padang juga merupakan daerah yang rawan bencana. Kegiatan pengabdian masyarakat (PKM) bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan sederhana tentang pengobatan penderita hipertensi. Metode tersebut menggunakan edukasi dan pelatihan kesehatan untuk mengukur dan menginterpretasikan hasil tekanan darah menggunakan tensimeter digital. Penilaian menggunakan angket untuk mengukur pengetahuan remaja dan observasi keterampilan serta kemampuan menginterpretasikan hasil pengukuran tekanan darah. Mitra PKM adalah Lembaga Swadaya Masyarakat Gurah Nurani Indonesia yang beranggotakan 10 orang kader dari Desa Pasie Nan Tigo dan 28 orang dari Kecamatan Parupuk Tabing. Sebanyak 38 kader pemuda mengikuti kegiatan PKM. Kedua mitra ini berada di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Buaya yang merupakan mitra PKM unggulan. Hasil PKM menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan kader remaja tentang merawat penderita hipertensi dari pengetahuan kurang 92,1% menjadi pengetahuan baik 97,4% dan 100% kader remaja terampil melakukan pengukuran tekanan darah dan mampu membaca hasil pengukuran. Rekomendasi untuk mensosialisasikan kegiatan ini kepada seluruh remaja yang memiliki keluarga dengan hipertensi sebagai upaya peningkatan kesehatan keluarga. Abstract: The limited number of health workers (Nakes) at the Puskesmas is the main obstacle in monitoring the health of people with hypertension in the community. The availability of youth cadres in the community has great potential as human resources that can assist health workers in caring for people with hypertension at home or when a disaster occurs. It is essential because Padang is also a high-risk area prone to disasters. Community service activities (PKM) aim to provide simple knowledge and skills about treating hypertension sufferers. The method uses health education and training to measure and interpret blood pressure results using a digital tensimeter. The assessment used a questionnaire to measure adolescent knowledge and observation of skills and ability to interpret blood pressure measurement results. The PKM partner is the Gurah Nurani Indonesia Non-Governmental Organization, which has ten cadres from the Pasie Nan Tigo Village and 28 from the Parupuk Tabing Sub-District. A total of 38 youth cadres took part in PKM activities. These two partners are in the working area of the Lubuk Buaya Health Center, which is the leading PKM partner. The PKM results showed an increase in the level of knowledge of youth cadres about caring for people with hypertension from less knowledge of 92.1% to good knowledge of 97.4% and 100% of youth cadres skilled at taking blood measurements and being able to read blood pressure measurement results. The recommendation is to socialize this activity for all adolescents who have families with hypertension as an effort to improve family health.
Hubungan Kontrol Diri dan Spiritualitas dengan Kenakalan Remaja di Kota Padang Randy Refnandes; Lili Fajria; Nelwati Nelwati
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 23, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v23i1.3180

Abstract

The number of juvenile delinquency continues to increase, it can be seen from the high number of brawls, drugs and illegal racing carried out by teenagers. Some of the influencing factors are self-control and spirituality. This study aims to determine whether there is a relationship between self-control and spirituality with juvenile delinquency. The research design used a cross sectional study method with a sample of 175 teenagers at Di Kota Padang, using a stratified random sampling technique. This research was conducted in January - July 2022. The measuring instruments used were self-control questionnaires, DSES (Daily Spiritual Experience Scale) and juvenile delinquency. Data processing was carried out using the chi-square method. The results of this study indicate that most (54.9%) of respondents have a good spirituality level and most (65.7%) of respondents have less self-control and most (58.3%) of respondents commit juvenile delinquency, there is a significant relationship between self-control and juvenile delinquency (p-value = 0,037) and a significant relationship between spirituality and juvenile delinquency (p-value = 0,022). The results of this study expect the school to hold extracurricular activities that generate interest for teenagers both in the field of sports and religion which is balanced by completing adequate facilities and infrastructure so that teenagers avoid the bad effects of juvenile delinquency.
PENGARAHAN MENEJER DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN KERJA PERAWAT PELAKSANA DI RS SWASTA PADANG Dewi Murni; Lili Fajria
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 14, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v14i1.1916

Abstract

Kepuasan Kerja merupakan hal yang penting bagi perawat, hal ini meningkatkan mutu Rumah sakit. Beberapa penelitian menunjukan bahwa pengarahan ini sangat berpengaruh terhadap kepuasan kerja perawat pelaksana. Terutama Pada Pelaksanaan Delegasi, komunikasi dan motivasi dari Kepala ruangan dan Katim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pemberian pengarahan kepala ruangan dan katim dengan tingkat kepuasaan perawat pelaksana. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan pendekatan Non Equivalen Comparison group Prees-postes Design. Sampel adalah perawat pelaksana yang berdinas di Rumah Sakit Umum swasta padang, dengan jumlah sampel sebanyak 22 orang. Pemilihan subjek penelitian dengan cara proposional random sampling yang telah memenuhi criteria sampel. Kelompok intervensi sebelum pelatihan diberikan pretes-postes. Alat pengumpulan data adalah kusioner yang terdiri atas pertanyaan tentang pengarahan dan kusioner kepuasan kerja. Data dianalisis yang digunakan uji t Test dengan derajat kepercayaan 95% atau tingkat kemaknaan yang digunakan dengan batasan nilai 0,05. Kegiatan di mulai dari tahap persipan, tahap pelaksanaan, Branstorming dengan beberapa pimpinan di rumah sakit seperti kepala ruangan dan katim. Hasil dari kegiatan adalah  berdampak positif pada perawat terutama peningkatan pengetahuan dan pemahaman terkait dengan peran dan fungsi kepala ruangan terhadapa kepuasan kerja perawat. Pengarahan manajer dapat meningkatkan kepuasan kerja pearwat.Kata Kunci : Pengarahan, Karu dan katim, kepuasan kerja
Perpetrators Of Violence Against Elementary School-Aged Children In Families In The Koto Tangah Padang City, Indonesia Meri Neherta; Lili Fajria; Arif Rohman Mansur; Aisyah Rahmadini
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8, No 2: June 2023
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jika.v8i3.2085

Abstract

Violence against children in the family that is perpetrated by those closest to and well-known to the child is an iceberg phenomenon. Violence experienced by children has physical and psychological impacts that will interfere with their growth and development. This study aims to find out who is the perpetrator of violence against elementary school-age children in the family. The descriptive research design was carried out in the city of Padang in October 2022 – December 2022. The research sample was 1000 elementary school-age children, taken using the simple random sampling. Using a standardized questionnaire from the Child Abuse Screening Tool Questionnaire (ICAST-C) to measure violence against children. Presentation of data using a frequency distribution. The results showed (95.10%) psychological violence, (94.60%) physical violence, (31.60%) social violence, and (22.10%) sexual violence. Most perpetrators were mothers (80%), fathers (61.3%), grandfathers (14.8%), brothers (15.4%), and uncles (13.1%). Conclusions: (95.10%) elementary school-age children have experienced violence in the family, where the perpetrators are mothers, fathers, grandfathers, brothers, and uncles. It is recommended that all prospective brides and grooms receive health education about the basic needs of child development and the role and function of the family in creating a prosperous family. Abstrak: Kekerasan terhadap anak dalam keluarga yang dilakukan oleh orang terdekat dan dikenal baik oleh anak, merupakan fenomena gunung es. Kekerasan yang dialami anak berdampak pada fisik dan psikis yang akan mengganggu pada pertumbuhan dan perkembangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui siapakah pelaku kekerasan terhadap anak usia sekolah dasar dalam keluarga. Rancangan penelitian deskriptif dilaksanakan di Kota Padang pada bulan Oktober 2022 – Desember 2022. Sampel penelitian adalah 1000 anak usia sekolah dasar, diambil dengan menggunakan simple random sampling. Memakai kuesioner baku dari Child Abuse Screening Tool Questionnaire (ICAST-C) untuk mengukur kekerasan terhadap anak. Penyajian data menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan (95,10%) anak telah mendapatkan kekerasan psikis, (94,60%) kekerasan fisik, (31,60%) kekerasan sosial, dan (22,10%) kekerasan seksual. Pelaku terbanyak adalah ibu (80%), ayah (61,3%), kakek (14,8%), saudara laki-laki (15,4%), dan paman (13,1%). Kesimpulan: (95,10%) anak usia sekolah dasar pernah mengalami kekerasan dalam keluarga, dimana pelakunya adalah ibu, bapak, kakek, kakak, dan paman. Disarankan agar seluruh calon pengantin mendapatkan pendidikan kesehatan tentang kebutuhan dasar tumbuh kembang anak serta peran dan fungsi keluarga dalam mewujudkan keluarga sejahtera.
PKM WAWASAN APLIKASI MATEMATIKA DI DUNIA KERJA TERHADAP PENINGKATAN MINAT SISWA DALAM BERMATEMATIKA Susila Bahri; Lili Fajria; Syofyan Syofyan
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jabb.v4i2.551

Abstract

The minimal knowledge of the students of SMAN 3 Pariaman about the use of mathematics in various professions resulted in these students needing to be made aware of the importance of learning and understanding mathematics. This lack of awareness also has an impact on interest in mathematics. From the questionnaire results with a sample of 50 students of SMAN 3 Pariaman, it was found that initially, only 10% of students were interested in mathematics. Then to increase students' interest and insight into the application of mathematics through socialization is carried out on various examples of cases or problems in the world of work which are solved using high school mathematics material. From the results of the questionnaire at the end of the socialization, it was found that there was an increase in the number of students who were interested in mathematics by 26%. It shows that the explanation about using mathematics material significantly influences students' interest and insight in mathematics
Hubungan Karakteristik Responden dengan Maturitas Diameter dan Aliran AV Shunt pada Post Operasi Cimino Fety Septia Feronika; Lili Fajria; Emil Huriani
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v14i1.1549

Abstract

Penyakit ginjal kronik (PGK) merupakan masalah kesehatan masyarakat diseluruh dunia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Hubungan karakteristik responden dengan maturitas diameter dan aliran av shunt pada post operasi cimino  di RSUP dr. M Djamil Padang. Desain penelitian ialah studi korelasi. Proses pengumpulan data dilakukan melalui pencatatan dari rekam medis pasien pada 3 tahun terakhir. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 52 pasien post operasi cimino. Sampel yang digunakan sebanyak 32 pasien post operasi cimino. Teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Data dalam penelitian ini didapatkan menggunakan lembar observasi dan di analisis menggunakan uji chi square. Hasil analisis dari  penyakit penyerta dan lokasi pembedahan dengan p value > 0,05 sehingga dinyatakan tidak memiliki hubungan antara karakteristik pada responden dengan diameter AV shunt. sedangkan hubungan karakteristik pasien dengan aliran AV shunt pada post operasi cimino di RSUP Dr. Mdjamil Padang yang mendominasi berdasarkan usia dewasa, jenis kelamin perempuan, penyakit penyerta dan lokasi pembedahan dengan p value > 0,05 sehingga dinyatakan tidak memiliki hubungan antara karakteristik responden dengan aliran AV shunt. Berdasarkan hal tersebut, maka dapat dinyatakan maturasi diameter dan aliran AV shunt masih tergolong rendah.
Faktor Penyebab Terjadinya Kekerasan pada Anak Usia Sekolah Dalam Keluarga di Kelurahan Pasie Nan Tigo Kecamatan Koto Tangah Kota Padang Novita Sari; Meri Neherta; Lili Fajria
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.15045

Abstract

Anak menjadi kelompok yang sangat rentan terhadap kekerasan karena selalu diposisikan sebagai sosok lemah atau yang tidak berdaya. Dampak yang dialami oleh anak yang sering mengalami kekerasan mereka akan mengingat semua tindak kekerasan yang dilakukan oleh orang tuanya. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya kekerasan pada anak usia sekolah dalam keluarga di Kelurahan Pasie Nan Tigo Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. Metode penelitian ini menggunakan metode cross sectional. Jumlah populasi 682 dan sampel sebanyak 252 responden secara Simple Random Sampling. Analisis data dilakukan secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin perempuan (ibu) 182 responden (72,2%), berdasarkan usia berusia ?30 tahun 207 responden (82,1%) dan berdasarkan pekerjaan IRT 170 responden (67,4%). Berdasarkan faktor penyebab kekerasan pada anak disimpulkan bahwa responden berpengetahuan cukup tentang kejadian kekerasan pada anak 121 responden (48%), berpendidikan menengah (SMA/Sederajat) 162 responden (64,3%), memiliki sosial ekonomi rendah 151 responden (59,9%), memiliki lingkungan keluarga yang cukup baik sebanyak 110 responden (43,7%) menerapkan pola komunikasi yang kurang baik 199 responden (79%) dan yang ada melakukan kekerasan pada anak 197 responden (78%). Penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan bagi orang tua mengenai kekerasan pada anak sehingga orang tua dapat merubah sikap untuk menghindari kejadian kekerasan pada anak.