Claim Missing Document
Check
Articles

RESPONS PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) TERHADAP PEMBERIAN KOMBINASI PUPUK KOMPOS KIRINYUH (Chromolaena odorata) DAN NPKMg (15:15:6:4) PADA BERBAGAI DOSIS DI PEMBIBITAN UTAMA Wahyuni, Wahyuni; Maryani, Anis Tatik; Fathia, Nyimas Myrna Elsa
Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian
Publisher : Jambi University, Fakultas Pertanian, Program Studi Agroekoteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/agroecotania.v8i2.50978

Abstract

ABSTRACT Palm oil productivity in Jambi Province in 2023 has decreased.. This research aims to study the growth response of oil palm seeds (Elaeis guineensis jacq.) to the combination of kirinyuh compost fertilizer (Chromolaena odorata) and NPKMg fertilizer (15:15:6:4) at various doses in the main nursery. This research was carried out at the Teaching and Research Farm of the Faculty of Agriculture, Jambi University. The research was carried out for 3 months, using a Complete Random Design (RAL) namely k0 : Without kirinyuh compost fertilizer + 100 % NPKMg fertilizer (15:15:6:4) k1 : Kirinyuh compost 100 grams/polybag + 50 % NPKMg fertilizer (15:15:6:4) k2 : Kirinyuh compost fertilizer 150 grams/polybag + 50 % NPKMg fertilizer (15:15:6:4) k3 : Kirinyuh compost 200 grams/polybag + 50 % NPKMg Fertilizer (15:15:6:4) k4 : Kirinyuh compost fertilizer 250 grams/polybag + 50 % NPKMg (15:15:6:4) This experiment consists of 5 treatments with 4 repetitions so that 20 experimental units are obtained. Each experimental unit consists of 3 plants so that there are a total of 60 plants. The data is statistically analyzed using Anova and if there is a real effect, it is continued with the DMRT test at the level of α = 5 %. The results of the study concluded that the application of kirinyuh compost has a real effect on the variable of seed height, number of leaves, total leaf area, and has a very real effect on the diameter of the lump, the dry weight of the head and the dry weight of the root, the seed quality index. And the dose of 200 grams/polybag + 50% NPKMg Fertilizer shows the best dose for the growth of oil palm seeds. Keywords : Palm Oil, Kirinyuh Compost Fertilizer, NPKMg Fertilizer
Comprehensive Comprehensive Analysis of the Implementation of Solid Medical Waste Management Systems in the Community Health Centers (Puskesmas) of Sungai Penuh City Sofyan, Desmawirdani; Syarifuddin, Hutwan; Maryani, Anis Tatik
Jurnal KESANS : Kesehatan dan Sains Vol 5 No 4 (2026): KESANS: International Journal of Health and Science
Publisher : Rifa'Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/kesans.v5i4.516

Abstract

Introduction: The management of solid medical waste in primary healthcare facilities remains a critical issue, particularly in Sungai Penuh City, which operates five inpatient health centers serving nearly 100,000 residents. A nearly tenfold increase in waste volume from 2020 to 2023 driven by the surge in single-use PPE during the pandemic, limited availability of autoclaves, licensed incinerators, and cold storage, as well as open burning practices and delayed handover exceeding 48–72 hours high lights the need for a comprehensive assessment. Objective: This study aims to evaluate the current condition of solid medical waste management in the five major health centers and identify gaps in regulatory compliance. Method: A qualitative mixed-method approach was applied through field observations, structured interviews, and document review, validated using source and technique triangulation. Result and Discussion: Findings show that four key stages of waste management remain suboptimal: segregation scored 124 (inadequate), internal collection and transport scored 66 (highly noncompliant), and temporary storage scored 112 (highly noncompliant). In contrast, external transport and treatment scored 114 (highly compliant), though hindered by irregular scheduling. Conclusion: These results underscore the urgency to strengthen infrastructure, regulatory adherence, and scheduled waste transport systems. Future research should assess the effectiveness of eco-friendly technological interventions and competency-based training models to enhance safety and sustainability in medical waste management.
Starbo-AFE Compost and Volcanic Ash Improve Coffea liberica Growth in Tropical Peat Soils Maryani, Anis Tatik; Armando, Yunta Gombang; Aswandi, Aswandi; Sarman, Sarman; Tawakkal, Irfan
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 23, No 1 (2026): March 2026
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/presipitasi.v23i1.321-338

Abstract

Coffee liberica is an economically important yet under-researched coffee species in Indonesia. This study evaluated the individual and combined effects of Starbo-AFE compost and volcanic ash on vegetative growth and physiological performance of C. liberica in Jambi, Indonesia. A two-factor factorial experiment arranged in a randomized complete block design tested three compost rates (0, 250, and 500 g plant⁻¹) and three volcanic ash rates (0, 250, and 500 g plant⁻¹) with three replications. Measured variables included leaf area, primary branch diameter, number of fruiting branches, chlorophyll content, and soil chemical properties. Starbo-AFE compost significantly increased leaf area and branch diameter (p < 0.05), with the highest values at 500 g plant⁻¹, increasing by 54.6% and 17.5%, respectively, compared with the control. Volcanic ash alone showed no short-term effect; however, its combination with compost resulted in the highest chlorophyll content, indicating a synergistic response. Compost improved soil total N and organic carbon, while volcanic ash enhanced potassium availability and potential pH buffering. Overall, applying 500 g Starbo-AFE compost per plant effectively promotes early vegetative growth of C. liberica on peat soils, with volcanic ash contributing to longer-term soil fertility improvement.
Pelatihan Batik Ecoprint Untuk Meningkatkan Jiwa Wirausaha serta Dapat Dijadikan Khas Batik Ecoprint Jambi dengan Jernang Desa Nyogan Kabupaten Muaro Jambi Anis Tatik Maryani; Revis Asra; Sarman S; Budiyati Ichwan; Eliyanti
Buletin Dharmas Andalas Vol. 2 No. 1 (2025): Buletin Dharmas Andalas
Publisher : Departemen Budidaya Tanaman Perkebunan, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/bda.v2i1.22

Abstract

Provinsi Jambi memiliki banyak sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pewarna tekstil, misalnya daun, akar, kulit buah, dan kulit pohon. Pemanfaatan kekayaan alam tersebut dapat sebagai alternatif pewarna tekstil alami yang diproduksi melalui teknik ecoprint. Akan tetapi, penggunaan pewarna alami telah jarang digunakan. Oleh sebab itu dilakukan pengabdian ini yang bertujuan untuk meningkatkan minat dan pengetahuan masyarakat pengenai salah sau pewarna alami dengan jernang. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif, sehingga khalayak sasaran dapat berperan aktif dalam setiap kegiatan dan pemecahan masalah. Cara penyampaiannya melalui pendekatan andragogi sehingga diharapkan terjadi interaksi yang bersifat insentif antara peserta dan tim pelaksana. Kegiatan diawali dengan tahap persiapan, sosialisasi, dan diskusi dua arah. Selama penyampaian materi, ibu-ibu PKK dan masyarakat Desan Nyogan tampak antusias mendengarkan dan memahami penjelasan mengenai teknik batik ecoprint. Selain itu, masyarakat terlihat termotivasi untuk menciptakan kreasi batik baru agar menjadi anggota masyarakat yang berwawasan lingkungan dengan memanfaatkan bahan tumbuhan dari pekarangan secara produktif melalui usaha batik ecoprint. Kedepannya pengetahuan ini dapat menjadi sumber acuan dalam pengembangan usaha batik di Desa Nyogan yang mampu meningkatkan keterampilan dan kesejateraan masyarakat setempat.
Pembuatan 3 Formulasi Pupuk Organik Booster Ramah Lingkungan dari Sumber Hayati Di Lingkungannya Anis Tatik Maryani; Arzita; Nyimas Myrna Elsa Fathia; Miranti Sari Fitriani; Hasriati Nasution
Buletin Dharmas Andalas Vol. 2 No. 1 (2025): Buletin Dharmas Andalas
Publisher : Departemen Budidaya Tanaman Perkebunan, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/bda.v2i1.23

Abstract

Kehadiran pupuk booster organik cair menjadi solusi bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) dan masyarakat, karena lebih mudah dalam pengaplikasiannya dengan bahan baku yang tersedia secara lokal. Pemanfaatan limbah rumah tangga secara langsung dapat menjadi solusi dalam mengurangi dampak negatif penggunaan bahan kimia pertanian terhadap lingkungan dengan cara mengganti pupuk kimia dengan pupuk booster organik cair. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberdayakan anggota KWT dan masyarakat Desa Ibru melalui kegiatan community sharing dan pelatihan pembuatan pupuk booster organik cair untuk mengatasi permasalahan pertanian skala rumah tangga. Selain itu, untuk membantu meningkatkan keterampilan dan memberikan penghasilan tambahan bagi KWT. Langkah awal kegiatan melalui persiapan yang meliputi persiapan penentuan jadwal perpanjangan dan lokasi perluasan di Desa Ibru. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan sosialisasi pengenalan pupuk booster kepada ibu-ibu KWT dan masyarakat di Desa Ibru. Untuk mengetahui pemahaman sosialisasi yang diberikan yaitu dengan memberikan pertanyaan seputar pembuatan pupuk booster dengan bahan alami yang tersedia di setiap rumah. Peserta sosialisasi tampak antusias dalam mendengarkan apa yang disampaikan. Secara keseluruhan, pengabdian ini mampu meningkatkan tingkat pemahaman dan kemampuan mitra terkait pembuatan pupuk booster hingga 92%. Hasil ini menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap pupuk booster sangat tinggi. Kedepannya, masyarakat dapat lebih mampu secara mandiri memanfaatkan berbagai bahan alami dari lingkungan sekitar sebagai bahan pembuatan pupuk organik yang dapat meningkatkan hasil pertaniannya.
Respons Pertumbuhan Dua Varietas Bibit Kakao (Theobroma Cacao L) Akibat Pemberian Bokashi Kulit Buah Kakao Markeri Wisudawan; Anis Tatik Maryani; Ermadani Ermadani
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 7 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v5i7.2829

Abstract

Kakao (Theobroma cacao L.) merupakan komoditas perkebunan strategis yang berperan penting dalam perekonomian Indonesia, namun produktivitasnya masih menghadapi berbagai kendala, terutama rendahnya kualitas bibit, penurunan kesuburan tanah, dan belum optimalnya pemanfaatan limbah organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji interaksi antara varietas kakao dan dosis bokashi kulit buah kakao, menganalisis pengaruh pemberian bokashi terhadap pertumbuhan bibit kakao, serta membandingkan respons pertumbuhan dua varietas bibit kakao, yaitu MCC 02 dan BB 01. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, selama empat bulan Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua Faktor: dengan faktor pertama Varietas Kakao MCC 02 dan BB 01 serta faktor kedua dosis bokashi kulit buah kakao, 100% anorganik (tanpa pemberian bokashi), 200 g/polybag, 300 g/polybag, dan 400 g/polybag. Percobaan ini terdiri dari 8 taraf dengan 5 kali ulangan, di dapat 40 satuan percobaan. Setiap satuan percobaan terdiri dari 5 tanaman dengan total tanaman keseluruhan yaitu 200 tanaman, dan diambil 3 tanaman yang akan dijadikan sampel, parameter pengamatan meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, luas daun, volume akar, bobot kering tajuk, bobot kering akar, indeks mutu bibit dan laju asimilasi bersih. Data di analisis menggunakan ANOVA dan jika terdapat pengaruh dilanjutkan dengan uji Beda nyata jujur (BNJ).  Hasil penelitian menunjukkan interaksi pada dua varietas bibit kakao dengan pemberian berbagai dosis bokashi kulit buah kakao pada parameter pengatan diameter batang, bobot kering tajuk dan indeks mutu bibit. Pada diameter batang dan indeks mutu bibit dari varietas MCC 02 dan BB 01 dapat menggunakan dosis minimum bokasi 200 g/polybag, sedangkan untuk parameter bobot kering tajuk pada varietas MCC 02 menunjukkan hasil yang berpengaruh terhadap dosis 300 g/polybag dan untuk varietas BB 01 menggunakan dosis minumam bokashi 200 g/polybag. Pengaruh pemberian berbagai dosis bokashi kulit buah kakao pada dosis 200 g/polybag terhadap tinggi tanaman, jumlah daun dan luas daun. Pada dosis bokashi 300 g/polybag berpengaruh terhadap volume akar dan bobot kering akar. Terdapat perbandingan pertumbuhan dua varietas bibit kakao MCC 02 dan BB 01 terhadap parameter jumlah daun dan luas daun.
Pengaruh Pemberian Pupuk NPK pada Kombinasi Media Tanam Arang Sekam Padi dan Subsoil terhadap Petumbuhan Bibit Petai (Parkia Speciosa): The Effect of NPK Fertiliser Application on the Combination of Rice Husk Charcoal And Subsoil Growing Media On The Growth Of Petai Seedlings (Parkia Speciosa) Sirait, Uli Arta; Maryani, Anis Tatik; Hamzah, Hamzah
Jurnal Silva Tropika Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Silva Tropika
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jurnalsilvatropika.v10i1.49525

Abstract

ABSTRACT This study aimed to investigate the effect of NPK Osmocote fertilizer and determine its optimal dosage on the growth of petai (Parkia speciosa) seedlings using a combination of rice husk charcoal and subsoil as the growing medium. This research was prompted by the decline in petai production and the difficulty in sourcing fertile topsoil, thus exploring the use of subsoil amended with rice husk charcoal. The research was conducted at the Jambi University charcoal. The research was conducted at the Jambi University Greenhouse from March to May 2025. A single-factor Completely Randomized Design (CRD) was employed, featuring five levels of Osmocote fertilizer dosage: 0 g, 3 g, 5 g, 7 g, and 9 g per polybag, with four replications. The growing medium consisted of a 4:1 ratio of subsoil to rice husk charcoal. Observed parameters included increments in height, diameter, and leaf count, as well as shoot and root dry weight. The results showed that the application of Osmocote fertilizer had a highly significant effect on height and leaf number increments, a significant effect on diameter increment and shoot dry weight, but no significant effect on root dry weight. The fertilizer dosage of 3 g/polybag was identified as the best treatment for the growth of petai seedlings in the subsoil and rice husk charcoal medium.   Keywords: osmocote fertilizer, parkia speciosa, rice husk charcoal, seedling growth, subsoil   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh dan mendapatkan dosis terbaik dari pemberian pupuk NPK Osmocote pada kombinasi media tanam arang sekam padi dan subsoil terhadap pertumbuhan bibit petai (Parkia speciosa). Produksi petai dan sulitnya memperoleh media tanam topsoil yang subur melatarbelakangi penelitian ini, dengan memanfaatkan subsoil yang diperbaiki sifatnya menggunakan arang sekam padi. Penelitian dilaksanakan di Rumah Kaca Universitas Jambi dari bulan Maret hingga Mei 2025. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor, yaitu dosis pupuk Osmocote yang terdiri dari lima taraf perlakuan: 0 g, 3 g, 5 g, 7 g, dan 9 g per polybag, dengan empat kali ulangan. Media tanam yang digunakan adalah campuran subsoil dan arang sekam padi dengan perbandingan 4:1. Parameter yang diamati meliputi pertambahan tinggi, pertambahan diameter, pertambahan jumlah daun, berat kering tajuk, dan berat kering akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk Osmocote berpengaruh sangat nyata terhadap pertambahan tinggi dan jumlah daun, serta berpengaruh nyata pada pertambahan diameter dan berat kering tajuk, namun tidak berpengaruh nyata terhadap berat kering akar. Dosis pupuk Osmocote sebesar 3 g/polybag merupakan perlakuan terbaik untuk pertumbuhan bibit petai pada media tanam subsoil dan arang sekam padi.   Kata kunci: arang sekam padi, parkia speciosa, pertumbuhan bibit, pupuk osmocote, subsoil
Inovasi Pupuk Organik Dari Tulang Ikan Dalam Upaya Mengurangi Limbah Dan Meningkatkan Produksi Pertanian Anis Tatik Maryani; Nyimas Myrna Elsa Fathia; Miranti Sari Fitriani; Sri Mulyati; Arzita Arzita; Nur Huda
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i2.110528

Abstract

Pupuk organik merupakan bahan alami yang digunakan untuk meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman. Berbeda dengan pupuk kimia, pupuk organik terbuat dari kompos, kotoran hewan, dan limbah pertanian. Penggunaan pupuk organik memiliki banyak manfaat, seperti meningkatkan struktur tanah, memperbaiki retensi air, dan menyediakan nutrisi secara berkelanjutan. Selain itu, pupuk organik mendukung aktivitas mikroorganisme tanah yang penting dalam proses penguraian dan penyerapan nutrisi. Inovasi pemanfaatan limbah tulang ikan sebagai pupuk organik di Desa Ibru, Kecamatan Mestong, Muaro Jambi, bertujuan mengurangi limbah sekaligus meningkatkan produksi pertanian. Limbah tulang ikan kaya akan kalsium, fosfor, dan nitrogen, namun sering dibuang tanpa dimanfaatkan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan oleh tim Universitas Jambi bekerja sama dengan kelompok wanita tani (KWT). Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan praktik langsung, dan pendampingan pembuatan pupuk organik cair maupun padat. Indikator keberhasilan ditetapkan pada peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta kemampuan produksi pupuk organik secara mandiri. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 80% peserta memahami materi dan mampu mempraktikkan pembuatan pupuk organik dari limbah tulang ikan. Pemanfaatan limbah rumah tangga ini diharapkan dapat mengurangi dampak negatif penggunaan pupuk kimia, sekaligus meningkatkan keterampilan dan penghasilan tambahan bagi KWT. Dengan demikian, masyarakat dapat menghemat biaya produksi melalui pembuatan pupuk organik sendiri untuk kegiatan budidaya tanaman.
Granulated Biochar–MMT–Zn/Al LDH Composite as a Durable Adsorbent for Column Applications Rahmat Fadhilah; Destria Enjelika; Dedy Anwar; Sudibyo Sudibyo; Asnan Rinovian; Hana Safitri; Lia Nurbanillah Fujianti; Dodi Devitriano; Hutwan Syarifuddin; Anis Tatik Maryani; Yudha Gusti Wibowo
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 23, No 2 (2026): July 2026
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/presipitasi.v0i0.%p

Abstract

Granular adsorbents are essential for fixed-bed column systems because they reduce the pressure drop and minimize the material loss commonly associated with powdered adsorbents. However, transforming powdered materials into mechanically stable granules without compromising their structural integrity remains a significant challenge. In this study, a granulated composite consisting of biochar, montmorillonite (MMT), and Zn/Al layered double hydroxide (LDH) was developed as a potential adsorbent for column application. Biochar derived from Avicennia marina biomass was combined with MMT and Zn/Al LDH to produce a composite material, which was subsequently granulated using bentonite, tapioca starch, and polyvinyl alcohol (PVA) as binding agents. The resulting granules (0.5–1.5 cm in diameter) were evaluated for mechanical durability under static water immersion and dynamic water flow conditions. The results indicate that the binder composition strongly influences granule stability. Granules prepared without PVA rapidly disintegrated in aqueous environments, whereas the inclusion of PVA significantly improved structural durability. The optimized formulation exhibited durability of up to 8208 min under static conditions and maintained its structural integrity under continuous water flow. These results demonstrate the potential of Biochar–MMT–Zn/Al LDH granules as durable adsorbents for fixed-bed column water treatment systems
A Comprehensive Framework for Drainage, Dewatering and Treatment Technologies in Acid Mine Drainage Control Jarwinda Jarwinda; Andrew Andrew; Tiorivaldi Tiorivaldi; M. Khalid Al Hijri; Rully Ernando; Hafid Zul Hakim; Alfath Zain; Leta Lestari; Divia Lestari; Ellyas Alga Nainggolan; Dedy Anwar; Dodi Devitriano; Hutwan Syarifuddin; Anis Tatik Maryani
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Article in Press 2026 (For Upcoming Issue)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/presipitasi.v0i0.%p

Abstract

Acid mine drainage (AMD) represents a long-term environmental challenge originating from the oxidation of sulfide minerals and mobilization of dissolved metals into surrounding water systems. This study developed a comprehensive framework for AMD control that integrates drainage prevention strategies, hydraulic engineering, active and passive treatment technologies, monitoring systems, and sustainability principles into a unified approach. The framework synthesizes advances in geochemical mine planning, diversion and dewatering systems, hybrid chemical–biological treatment processes, and emerging technologies, including microbial electrochemical systems, selective metal recovery, and digital twins. A life cycle assessment was applied to evaluate environmental and economic trade-offs, emphasizing the potential for circular economy strategies that convert AMD byproducts into valuable resources. This review highlights the importance of adaptive management supported by real-time monitoring, stakeholder involvement, and robust regulatory structures. By connecting technological innovation with policy and ecological restoration objectives, the proposed framework supports resilient AMD control over the entire mine lifecycle and contributes to sustainable post-closure water management.
Co-Authors ', Jumiati ', Nurbaiti Adiba, Maulana Adinda Putri Kayama Adri Adri Afzalani Afzalani Alfath Zain Amelia, Tri Lola Ammanda, Rinaldi Andrew Andrew ANWAR, DEDY Arkham, La Ode Armando, Y. G. Arzita Arzita Arzita Asnan Rinovian Asra, Revi Aswandi Aswandi, Aswandi Atman Atman, Atman Aves Dwi Hendra Bimastyaji Surya Ramadhan Budiyati Ichwan Budiyati Ichwan, Budiyati Damris Muhammad Destria Enjelika Dewi Rosanti Dharia Renate Divia Lestari Dodi Devitriano Dwi Puja Winata Elfi Rahmadani dan Penti Suryani Elis Kartika Eliyanti Eliyanti Eliyanti Elly Indra Swari Ellyas Alga Nainggolan Erik Herpada Erlida Ariani Ermadani Ermadani Fachroerrozi Hoesni, Fachroerrozi Fathia, Nyimas Myna Elsa Fathia, Nyimas Myrna Elsa Fetty Febriasti Bahar Firdaus Firdaus Golda Marta Juliana Gusmawartati Gusmawartati Hafid Zul Hakim Hamzah, Hamzah Hana Safitri Hasriati Nasution Hasriati Nasution Helmi Salim Helmi Salim Heri Junedi Heruza Putra Hossain, Md. Murad Hutwan Syarifuddin Hutwan Syarifuddin Ikke Yuliarti Ilham Lahia Intan Sari Irianto Irianto Iswandi Eka Putra Jarwinda Jarwinda Jumiati &#039; Kerlin Maysatria La Ode Arkham Latifa Latifa Latifah Latifah Leta Lestari Lia Nurbanillah Fujianti M. Khalid Al Hijri M. Syarif M. Syarif Markeri Wisudawan Marlina Maysatria, Kerlin Minati Putri Mulya Miranti Sari Fitriani Muhammad Safri Muhammad Safri Nadiya Pirhat Nasri MZ Nelvia &#039; Nelvia Nelvia Nur Huda Nurafifa, Nurafifa Nurbaiti &#039; Nurul, Huda Nyimas Myrna EF Nyimas Myrna Elsa Fathia Oktafianti, Dwi Cantika Putri, Intan Andriani Rada Febriyasti Rahmat Fadhilah Ramadan, Bimastyaji Surya Randa, Agusri Renesteen, Editha Resa Keke Widiyanti Revis Asra Revis Asra Ririn Angrainy Rosanti, Dewi Rosarina, Desy Rosarina, Desy Rully Ernando Sa'ad, Asmadi Saidi, Busyra B Sapitri, Giya Ayuni Saputra, Sabda Indhi Sarman S Sarman Sarman Sartika, Emy Silvi Leila Rahmi Sirait, Uli Arta Situmeang, Greselia Pionita Sofyan, Desmawirdani Soni Pratomo Sosiawan Nusifera Sri Mulyati Sri Mulyati Suandi Sudibyo Sudibyo Suri Setyaningsih Dewi Suryono Tawakkal, Irfan Tiorivaldi Tiorivaldi Tiur Hermawati Wahidu Zzaman Wahyudi Zahar wahyuni wahyuni Wibowo, Yudha Gusti Y. G. Armando Yardha Yardha Yasmin, Farzana Yeri Dwisyawal Aulia Yusfaneti, Yusfaneti Zuhra Zuhra Zul Fahri Gani