Claim Missing Document
Check
Articles

Found 118 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Analisa Parameter Komunikasi Antar Kendaraan Pada Jaringan 5g Keinan Shofiandieni Haryo Putri; Uke Kurniawan Usman; Doan Perdana
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Jika dibandingkan dengan teknologi 4G LTE saat ini, generasi wireless communication selanjutnya diharuskan dapat menampung kapasitas pelayanan yang lebih luas dengan berbagai persyaratan QoS yang berbeda. Kebutuhan akan low latency, throughput yang besar, kapasitas pengguna yang besar per km2 , kemampuan mobility yang tinggi mengharuskan hadirnya teknologi terbaru yang mampu mendukung kebutuhan tersebut. Mengembangkan teknologi yang sudah diterapkan pada 4G LTE, 5G akan fokus pada pengembangan Internet of Things yang nantinya akan dapat mendukung proses komunikasi Device-to-Device ataupun Machine-to-Machine. Berdasarkan kondisi tersebut, pada Tugas Akhir ini dilakukan penelitian parameter yang berkaitan dengan proses komunikasi antar Kendaraan, yaitu throughput, reliability dan delay. Proses analisis menggunakan tiga scenario kecepatan, yaitu kecepatan 10 km/jam, dengan jarak antar kendaraan 2 hingga 3 meter, lalu kecepatan 30 km/jam, dengan jarak antar kendaraan 10 hingga 30 meter, lalu scenario 3 dengan kecepatan 45 km/jam dan jarak antar kendaraan 30 meter hingga 35 meter. Dari ketiga scenario yang telah diuji coba tersebut, dapat ditemukan bahwa scenario 1 memenuhi standar 5G yang direncanakan yaitu nilai throughput mendekati 2 Gbps, nilai reliability mendekati 99% dan delay di bawah 1 ms. Kata kunci : V2V, throughput, reliability, delay Abstract When compared to the current 4G LTE technology, the next generation of wireless communication is required to be able to accommodate wider service capacities with a different varieties of QoS requirements. The need for low latency, large throughput, large user capacity per km2 , high mobility capabilities require the presence of the latest technology that can support those needs. Developing technology that has been applied to 4G LTE, 5G will focus on developing the Internet of Things which will later be able to support the communication process of Device-to-Device or Machine-to-Machine. Based on these conditions, in this Final Project the parameters related to the process of communication between vehicles are carried out, namely throughput, reliability and delay. The analysis process uses three scenario speeds, namely speeds of 10 km / hour, with distances between vehicles 2 to 3 meters, then speeds of 30 km / h, with distances between vehicles 10 to 30 meters, then scenario 3 with speeds of 45 km / h and distance between vehicles 30 meters to 35 meters. From the three tested scenarios, it can be found that scenario 1 meets the planned 5G standard, namely throughput values close to 2 Gbps, reliability values approach 99% and delay below 1 ms. Keywords: V2V, throughput, reliability, delay
Analisis Performansi Jaringan 5g Nr Dengan Skema Arsitektur Nsa Opsi 3 Pada Frekuensi 28 Ghz Rivalda Maulana; Uke Kurniawan Usman; Ishak Ginting
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Berkembangnya kemajuan teknologi berpengaruh kepada gaya hidup yang terjadi pada masyarakat, contohnya sosial media yang banyak menggunakan citra sebagai objeknya. Karena banyakanya citra yang ada, sulit untuk mencari citra yang ingin ditemukan, dengan begitu Image Retrieval terbentuk sebagai teknik pengambilan citra dengan skala yang besar. Dalam kehidupan sehari-hari Image Retrieval sudah banyak dijumpai contohnya adalah Google Images yang berfungsi sebagai mesin pencari dengan menggunakan data citra. Berdasarkan permasalahan tersebut, dalam Tugas Akhir ini penulis merancang sistem dengan menggunakan metode Color Feature dan Scale Invariant Feature Transform untuk dapat menemukan data citra yang dicari. Color Feature merupakan metode yang digunakan untuk mengidentifikasi warna. Scale Invariant Feature Transform merupakan fitur untuk mendeteksi algoritma yang terdapat dalam citra. Namun penulis tidak menggunakan metode tersebut secara terpisah, metode yang digunakan dalam Tugas Akhir ini menggabungkan dua metode tersebut untuk mengoptimalkan pengambilan citra. Hasil yang diharapkan dalam penelitian ni adalah peningkatan akurasi dalam pengambilan data citra dalam skala yang besar, dengan harapan mendapat nilai Korelasi yang tinggi sehingga penelitian ini dapat dimanfaatkan untuk penelitian selanjutnya di waktu yang akan datang. Kata Kunci : image retrieval, scale invariant feature transform, color feature. Abstract The development of technological advances affects the lifestyle that occurs in society, for example, social media that uses a lot of images as objects. Because of the many existing images, it is difficult to find the image you want to find, so Image Retrieval is formed as a large-scale image retrieval technique. In everyday life Image Retrieval has often been found for example is Google Images which functions as a search engine using image data. Based on these problems, in this Final Project the author designs a system using the Color Feature and Scale Invariant Feature Transform methods to be able to find the image data sought. Color Feature is a method used to identify colors. Scale Invariant Feature Transform is a feature to detect the algorithm contained in the image. But the authors do not use these methods separately, the method used in this Final Project combines the two methods to optimize image capture. The expected result in this research is an increase in accuracy in image capture data on a large scale, with the hope of getting a high Korelasi so that this study can be utilized for further research in the future. Keywords: image retrieval, scale invariant feature transform, color feature.
Perancangan Mobile Aplikasi Berbasis Android Untuk Pengukuran Kuat Sinyal (drive Test) Menggunakan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) Pada Jaringan 4G LTE Muhammad Fikri Fernanda Yusuf; Uke Kurniawan Usman; Ahmad Tri Hanuranto
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Drive test merupakan metode untuk melakukan pengukuran kuat sinyal pada suatu daerah yang mencangkup luas coverage dan kuat sinyal pada daerah tertentu. Untuk melakukan drive test dibutuhkan sebuah mobile aplikasi yang dapat mengukur data dari wilayah yang diingkan. Saat ini belum ada aplikasi mobile yang dapat menampilkan hasil dari drive test menggunakan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) atau drone. Tugas akhir ini melakukan perancangan mobile aplikasi android yang dapat menampilkan hasil dari drive test menggunakan drone dari data yang ada pada database. Aplikasi ini dirancang agar dapat menampilkan hasil dari drive test menggunakan drone. Hasil tersebut berupa parameter RSRP, RSRQ, dan SNR serta rute mapping saat melakukan drive test. Hasil pengujian mobile aplikasi, didapatkan delay rata-rata sebesar 0,326 detik yang menunjukkan bahwa delay pada mobile aplikasi cukup bagus. Pada pengujian Mean Opinion Score (MOS) didapatkan nilai rata-rata sebesar 4,32 sehingga dapat disimpulkan bahwa aplikai user friendly. Untuk pengujian dari semua fitur-fitur yang terdapat pada mobile aplikasi dapat berjalan dengan baik. Dan untuk nilai RSRP dari drive test menggunakan drone lebih besar 0,5 dBm dari drive test normal. Untuk nilai RSRQ drive test menggunakan drone lebih kecil 0,26 dB dari drive test normal. Sedangkan nilai SNR yang didapat lebih besar 0,78 dB dari drive test normal.Kata Kunci: Drive Test, Android, Unmanned Aerial Vehicle, G-Net Track, Smartphone, Database.
Analisa Interference Coordination Menggunakan Soft Frequency Reuse (sfr) Pada Cellular Heterogeneous Network Lydia Desta Monika; Uke Kurniawan Usman; Hurianti Vidyaningtyas
eProceedings of Engineering Vol 7, No 1 (2020): April 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pertumbuhan penggunaan seluler semakin berkembang, semua menginginkan terhubung dengan internet, permintaan terhadap kapasitas user yang meningkat dan area cakupan luas. Diperkenalkan Heterogeneous Network (HetNet) yang mengkombinasikan macro cell dengan small cel yang menggunakan daya transmisi rendah. Penggunaan HetNet dapat menyebabkan interferensi yang dapat menurunkan kualitas sinyal terima. Interferensi yang terjadi pada HetNet yaitu Co-tier interference dan Cross tier interference. Untuk menanggulangi interferensi dapat menggunakan interference coordination, salah satu metode yang digunakan yaitu Soft Frequency Reuse (SFR) yang memiliki ciri khas membagi daerahnya menjadi dua, yaitu cell center dan cell edge. Pada penelitian ini digunakan alokasi daya dan subcarrier untuk user. Hasil simulasi yang didapatkan untuk nilai SINR dan throughput pada Heterogeneous Network dengan menggunkan metode SFR mengalami peningkatan. Rata-rata nilai SINR yang diperoleh adalah sebesar 13,067 dB dan untuk nilai throughput memiliki nilai rata - rata sebesar 17,951 Mbps. Dibandingkan dengan user yang tidak menggunakan femto cell memiliki nilai rata- rata yang lebih rendah yaitu 7,548 dB untuk SINR dan 8,958 Mbps untuk nilai throughput. User yang berada di cell edge mendapatkan kualitas sinyal yang lebih baik. Kata kunci : Heterogeneous Network, SFR, SINR, throughput, interferensi Abstract Increased cellular usage is increasing, all needs are connected to the internet, demand for user capacity is increasing and areas are expanding. Introduced heterogeneous network (HetNet) which combines macro cells with small cells. Using HetNet can cause interference that can reduce the quality of the received signal. Interference that occurs in HetNet is Co-tier and Cross-tier interference. To overcome interference can use interference coordination, one of the methods used is Soft Frequency Reuse (SFR) which has the characteristic of dividing its area into two, namely the cell center and the cell edge. In this simulation the power and subcarrier allocations are used to the user. Simulation results obtained for the value of SINR and throughput on heterogeneous networks using the SFR method increase the increase. The average value of SINR obtained is 13,067 dB and for the value of throughput has an average value of 17,951 Mbps. Compared to users who do not use femto cells, they have a lower average value of 7.548 dB for SINR and 8.958 Mbps for throughput. Users on the edge of the cell get better signal quality. Keywords: Heterogeneous Network, SFR, Interference, SINR, Throughput
Perencanaan Jaringan 4g Lte 700 Mhz dan 900 Mhz Menggunakan Microwave Backhaul Di Kecamatan Sumba Tengah Daerah 3t Avenuto Detantra; Uke Kurniawan Usman; M. Irfan Maulana
eProceedings of Engineering Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Menurut Badan Pusat Statistik Sumba Tengah merupakan daerah penduduk termiskin di Provinsi Nusa Tenggar Timur. Dikarenakann letak daerah yang berada jauh dari ibu kota provinsi menjadikan pertumbuhan ekonomi menjadi terhambat sehingga pembangunan infrastruktur yang belum merata. Sumba Tengah termasuk dalam daerah 3T, Daerah 3T merupakan daerah tingkat desa atau kelurahan terluar yang wilayah serta masyarakatnya kurang berkembang dibandingkan dengan daerah lain dalam skala nasional. Pada perencanaan ini telah dilakukan perbandingan perancangan LTE frekuensi 700 MHz dan 900 MHz dengan menggunakan microwave link backhaul. Parameter yang akan dianalisis yaitu nilai RSRP, SINR, throughput disimulasikan menggunakan software Atoll. Selanjutnya dilakukan perencanaan microwave link backhaul dengan frekuensi kerja berdasarkan jarak link backhaul. Parameter pada perencanaan ini adalah availability dan level daya terima yang disimulasikan menggunakan software Pathloss 5.0. Berdasarkan hasil simulasi perencanaan LTE dengan frekuensi 700 MHz diperoleh hasil rata-rata untuk parameter RSRP sebesar -60,44 dBm, SINR sebesar 5,82 dB, dan throughput sebesar 13,38 Mbps. Sedangkan dengan frekuensi 900 MHz diperoleh hasil rata-rata untuk parameter RSRP sebesar -62,84 dBm, SINR sebesar 6,64 dB, dan throughput sebesar 15,48 Mbps. Berdasarkan simulasi microwave link backhaul terpenuhi pencapaian LoS dengan nilai rata-rata fade margin sebesar 41,87 dBm dan availability sebesar 100 %. Kata kunci: LTE, microwave backhaul, RSRP, SINR, throughput
Analisis Performansi Layanan Komunikasi VoIP Pada Jaringan LTE di Jalan Tol Serpong – Cinere Menuju Gerbang Tol Pamulang Mochammad Ijlal Wimpi Grahadi; Uke Kurniawan Usman; Gandeva Bayu Satrya
eProceedings of Engineering Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Sebagian besar masyarakat sudah menggunakan smartphone yang menggunakan jaringan Long Term Evolution (LTE). Namun, pada komunikasi Voice over Internet Protokol (VoIP) di jalan tol terkadang mengalami reconnecting dikarenakan tidak stabil nya jaringan. Maka dari itu masih dibutuhkan optimasi jaringan untuk mendapatkan jaringan yang stabil. Dilakukannya drive test untuk mendapatkan nilai dari beberapa parameter yang dibutuhkan sesuai dengan standar Key Performance Indicator (KPI), seperti Reference Signal Received Power (RSRP), throughput, dan juga Signal to Interference Noise Ratio (SINR). Perbaikan dilakukan dengan tiga metode yaitu physical tuning, power configuration, dan penggabungan antara physical tuning dengan power configuration. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa metode penggabungan memiliki peningkatan paling baik dibandingkan dengan skenario lainnya. Untuk bad spot 1 nilai RSRP menjadi -86,76 dBm, SINR menjadi 16,07 dB, throughput menjadi 88.692 Kbps. Untuk bad spot 2 nilai RSRP menjadi -88,11 dBm, menjadi 16,00 dB, throughput menjadi 89.010 Kbps. Untuk bad spot 3 nilai RSRP menjadi -90,8 dBm, SINR -0,75 menjadi 16,01 dB, throughput menjadi 88.385 Kbps. Kata kunci— Long Term Evolution, RSRP, SINR, Throughput, Drive Test, Voice Internet Protocol, KPI
Analisis Perencanaan Pengembangan Ekspansi Jaringan Lte Pada Frekuensi High Band (1800mhz Dan 2100mhz) Dan Low Band (900mhz) Andi Fadil Mappareppa; Uke Kurniawan Usman; Nachwan Mufti Adriansyah
eProceedings of Engineering Vol 8, No 2 (2021): April 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Peningkatan jumlah user subscriber / pelanggan dan besarnya kebutuhan komunikasi data sangat mempengaruhi performansi jadi jaringan seluler yang sudah ada pada MPT. Di butuhkan perancangan untuk dapat mengatasi peningkatan jumlah user / pelanggan, ini dilakukan dengan menganalisis dan menghitung besarnya traffic dari site-site yang sudah ada dan melakukan ekspansi jaringan LTE (LTE 900MHz , LTE 1800MHz, dan LTE 2100MHz) pada site-site yang sudah ada. Hasil perancangan ini, terdapat 3,122 site yang di ekspansi sesuai kebutuhan traffic. 353 site dari 3,122 telah di ekspansi namun tidak sepenuhnya dapat memenuhi kebutuhan traffic sehingga dibutuhkan 362 new site. Untuk jenis ekspansi LTE 900MHz sebanyak 2,091 site, LTE 1800MHz sebanyak 948 site, dan LTE 2100MHz sebanyak 1763 site. Kata Kunci: Ekspansi, LTE 900MHz, LTE 1800MHz, LTE 2100MHz, user subscriber Abstract The increasement number of user subscribers and high data communication requirement will affect existing cellular network perfomance at MPT. Planning is require by analyzing and calculating the amount of existing site traffic and expanding the LTE network of the existing sites (LTE 900MHz, LTE 1800MHz, and LTE 2100MHz). The results of this design, there are 3,122 sites will expand best on the traffic requrement. There are 353 sites out of 3,122 expansion cannot satisfied the requirement of traffic therefor additional 362 new sites required. The are 2,091 sites expand with LTE 900MHz, 948 sites expand with LTE 1800MHz and 1,763 sites expand with LTE 2100MHz Keywords: Expansion, LTE 900MHz, LTE 1800MHz, LTE 2100MHz, user subscriber
Analisis Perencanaan Jaringan Indoor LTE Picocell Di Bandara Internasional Jawa Barat (Kertajati) Muhammad Supiansuri; Uke Kurniawan Usman; Hurianti Vidyaningtyas
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Layanan data dan kualitas sinyal merupakan salah satu hal yang sangat penting pada sistem komunikasi, khususnya di Bandar Udara (Bandara) Internasional Jawa Barat terutama di terminal check-in keberangkatan dan boarding lounge keberangkatan domestik. Pada Tugas Akhir ini, dilakukan perencanaan jaringan indoor LTE di terminal check-in keberangkatan dan boarding lounge keberangkatan domestik Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB). Metode perencanaan jaringan dilakukan dengan perhitungan berdasarkan coverage planning dan capacity planning dengan model propagasi Cost-231 Multiwall, setelah didapatkan model perancangan kemudian dilakukan simulasi ke dalam software Radiowave Propagation Simulation (RPS) 5.4. Dari hasil perencanaan berdasarkan coverage planning dan capacity planning diperoleh hasil untuk area checkin keberangkatan nilai RSRP sebesar -89.48 dBm dan SIR sebesar 0 dB dengan persentase RSRP sebesar 73.88%. Sedangkan untuk area boarding lounge keberangkatan domestik diperoleh hasil nilai RSRP sebesar -100.94 dBm dan SIR sebesar 0 dB dengan persentase RSRP sebesar 69% sehingga telah memenuhi standar KPI yaitu nilai RSRP dibawah -90 dBm dan nilai SIR dibawah 0 dB untuk 90% area. Throughput yang dihasilkan untuk arah uplink sebesar 40.435 Mbps dan untuk arah downlink sebesar 33.695 Mbps, sedangkan untuk pemilihan jumlah sel untuk area boarding lounge dan area check-in sama-sama menggunakan 1 buah sel.Kata Kunci: Picocell, RSRP, SIR, Throughput, Cost-231 Multiwall.
Aplikasi Pengenalan Wajah Pada Presensi Perkuliahan Menggunakan Facenet Rafieldo, Ricky Marcelino; Usman, Uke Kurniawan; Putra, Heru Syah
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem presensi mahasiswa yang masihmenggunakan metode manual atau semi-manual seringkalirentan terhadap kesalahan pencatatan dan penyalahgunaanyang dapat menggangu proses evaluasi akademik. Teknologipengenalan wajah dapat menjadi solusi dengan memungkinkanproses identifikasi individu secara unik berdasarkankarakteristik fitur wajah dan pencatatan presensi secaraotomatis dan real-time. Penelitian ini bertujuan untukmengembangkan sistem presensi pengenalan wajahmenggunakan Google ML Kit dan Facenet pada aplikasimobile. Pengujian dilakukan dengan variasi jarak,pencahayaan, dan pengunaan aksesoris untuk mengujikehandalan sistem dalam kondisi nyata. Hasil pengujianmenunjukkan akurasi 100% pada jarak 50 cm, 100 cm, dan 150cm, meskipun waktu pengenalan meningkat menjadi lambatdari 1,328 detik pada jarak 50 cm menjadi 1,963 detik padajarak 150 cm. Akurasi menurun dalam kondisi cahaya gelap,dan penggunaan aksesoris secara bersamaan seperti topi dankacamata dapat mengurangi akurasi hingga 78,75%. Selain itu,sistem memiliki False Acceptance Rate (FAR) sebesar 10% saatmengujji wajah di luar database. Secara umum, sistempengenalan wajah yang dikembangkan mampu memberikanakurasi tinggi dalam kondisi ideal, namun masih memerlukanoptimasi untuk kondisi lingkungan yang bervariasi.Kata kunci— Sistem Presensi, Pengenalan Wajah, GoogleML Kit, Facenet, Akurasi
Aplikasi Pengenalan Wajah Pada Presensi Perkuliahan Menggunakan Facenet Rafieldo, Ricky Marcelino; Usman, Uke Kurniawan; Putra, Heru Syah
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem presensi mahasiswa yang masihmenggunakan metode manual atau semi-manual seringkalirentan terhadap kesalahan pencatatan dan penyalahgunaanyang dapat menggangu proses evaluasi akademik. Teknologipengenalan wajah dapat menjadi solusi dengan memungkinkanproses identifikasi individu secara unik berdasarkankarakteristik fitur wajah dan pencatatan presensi secaraotomatis dan real-time. Penelitian ini bertujuan untukmengembangkan sistem presensi pengenalan wajahmenggunakan Google ML Kit dan Facenet pada aplikasimobile. Pengujian dilakukan dengan variasi jarak,pencahayaan, dan pengunaan aksesoris untuk mengujikehandalan sistem dalam kondisi nyata. Hasil pengujianmenunjukkan akurasi 100% pada jarak 50 cm, 100 cm, dan 150cm, meskipun waktu pengenalan meningkat menjadi lambatdari 1,328 detik pada jarak 50 cm menjadi 1,963 detik padajarak 150 cm. Akurasi menurun dalam kondisi cahaya gelap,dan penggunaan aksesoris secara bersamaan seperti topi dankacamata dapat mengurangi akurasi hingga 78,75%. Selain itu,sistem memiliki False Acceptance Rate (FAR) sebesar 10% saatmengujji wajah di luar database. Secara umum, sistempengenalan wajah yang dikembangkan mampu memberikanakurasi tinggi dalam kondisi ideal, namun masih memerlukanoptimasi untuk kondisi lingkungan yang bervariasi. Kata kunci— Sistem Presensi, Pengenalan Wajah, GoogleML Kit, Facenet, Akurasi
Co-Authors Abdul Aziz N N Achmad Ali Muayyadi Ade Aditya Ramadha Adhitya, Farhan Ghifari Adnan Rachman Adriano, Rifky Awwala Adrien, Muhammad Firza Afief Dias Pambudi Ahmad Tri Hanuranto Ahsanul Gibran Aji Maulana Akbar, Fadel Akbar, Rangga Fadhillah Akhmad Hambali Al Rasyid, Muhammad Dhafin Sulaiman Aldi Ahmad Sopian Aldrin Fakhri Azhari Alfian, Qori Alimuddin, Muhammad Taufiq Andanu Bethari Putri Andhan Marhadi Andi Achmad Akbar Wisani Andi Fadil Mappareppa Andreana Yunio Prasetya Anggita Putri Lestari Ar Risqi Herlambang Raharjo Arfianto Fahmi Ari Sadewa Yogapratama Arief Kurnia Arif Mubarok Arifianto Wibowo, Tody Arinto Wibowo Ariqi, Fadhlul ARIS HARTAMAN Asdianty, Lisda Asep Mulyana Asep Mulyana Astuti , Sri AT Hanuranto Atisa, Atalarix Haikal Ats-tsaqofi, Faai`l Vero Aulia Hidayat Avenuto Detantra Avirian Candra Emanuel Azrika, Andi Zhagyta Amalia Barri, Muhammad Dimas Ibadul Bayu Septiyanto Boby Bagus Setiawan Bonaventura Karunia Husada Budi Prasetya Budi Prasetya Budi Syihabuddin Delisya Nabilla Hendrawan Dharma Winata Saputra Dharu Arseno Dhimas Syahrial Fattah Inhardy DHONI PUTRA SETIAWAN Dianti, Erni Diki Sofyan Setiawan Dilla Fajar Sukma Dilaga Dilla Fajar Sukma Dilaga Dimas Rangga Wisnuadi Djaka, Muhammad Rendra Perdana Kusuma Doan Perdana Doni Bima Saputra Dwinarto, Viswantonio Pakila Ekki Kurniawan Elmira Puspa Sari Fadhilah Natasha Fahrudin Fajar Anggoro Faisal Ahmad Ilham Nuari Fajar Adityawarman Fajar Adityawarman Fathurrahman, Muhammad Naufal Fazliadi Rahmatillah Fazliadi Rahmatillah Ferdy, Muhammad Fikri Ramadhan Fitra Purwandika Fitrianto, Galih Purnomo Galih Purnomo Fitrianto Galuh Prihatmoko Ganang Arifian Gandeva Bayu Satrya Hadi, Shasyabilla Ardita Hafiddudin Hafiddudin Hafidh Finandriyanto Hafidudin . Hantoro, Gunadi Dwi Hasanah Putri Hayati, Anisa Ari Heroe Wijanto Heru Syah Putra Hidayanti, Latifah Hidayat, Muh. Tri Hurianti Vidnyaningtyas Hurianti Vidyaningtyas Ida Retnowati Ikhwanul Kiram Inhardy, Dhimas Syahrial Fattah Ishak Ginting Jeremy Elivranto Partogi Tambunan Junior, David Kaffa, Rayhan Sidiq Kahayan, Fahrul Halim Jaka Keinan Shofiandieni Haryo Putri Khoiri, Muhammad Khirzan Akmal Kresna Dwipa Pramaditya Kris Sujatmoko Latifah Hidayanti Linda Meylani Lydia Desta Monika Mahanani, Edo Lutfi Maulana, Naufal Mirza Mitto, Antonio Abhinyano Mochammad Ijlal Wimpi Grahadi Mochtar Hernowo Moh. Rasyid Ridho MUBAROK, ARIF Muhamad Nurhamsach Pratama Muhammad Fadly Aliansyah Muhammad Fikri Fernanda Yusuf Muhammad Hafidh Muhammad Hafizh Triaoktora Muhammad Hanif Muhammad Iqbal Muhammad Irfan Maulana Muhammad Perdana Bagus Hirzinda Muhammad Supiansuri Mulyadi, Rasheed Abdurrahman Nachwan Mufti Adriansyah Nachwan Nachwan Nadhasya, Athallah Favianauvally Naka Prihastya Putra Natasha, Fadhilah Nico Baihaqi Nilla Rachmaningrum Nirwan, Fadhlan Muhammad Noviwan Wicaksono Nur Andini Nur Chairil Syam Nur Fathimah Oktavianingrum, Andarista Putri Oryza Sativa Permana, R. Agus Ganda Pramudya, Naufal Handi Prasetyo, Sonny Petit Trie Pratama , Arya Purnomo , Zhikya Sekar Lutfi Purnomo, Zhikya Sekar Lutfi Purusadi Hastruman Putra, Hieronimus Mao Putra, Muhammad Rifan Aditya Putra, Reyhan Tertia Putri , Risma Amalia Putri, Risma Amalia Putu Dicky Marhtree Sapodu Merta Merta Putu Gandi Mitha Wijaya R. Bambang Cahyo Widodo R.Audio Lesmana Rafieldo, Ricky Marcelino Ramadhan , Putra Anugrah Ramadhan, Abdillah Rasheed Abdurrahman Mulyadi Renandy Rifqi Aryandara Rendy Munadi Rian Raya Riano Febrianto Ridha Muldina Negara Rina Pudji Astuti Rindengan , Matthew Jonathan El Rivalda Maulana Rivan Achmad Nugroho Riyantama, Donny Rizky Satria Rizky Satria, Rizky Rizqi , Mochamad Ilman Yassir Rusman, Muhamad Fauzi Ryan Rasyid Yusuf Ryan Rasyid Yusuf Ryan, Alden Muhammad Saesar, Malldi Silalahi, Wenner Frederikus Siregar, Muhammad Syafiq Abraar Sitanggang, Ronaldo Soritua Sri Astuti Tahta, Nyoman Gde Adhimas Taufan Zandy Andrian Tengku Ahmad Riza Theana, Verenz Tody Ariefianto Wibowo Ulfah Sulistiyani Vidya Yovita, Leanna Vita Azrina Aulia Wani Wahdania Wicaksanajati , Nuriman Wisetyo, Sakti Putro Wulan Dwi Anggraini Yaumil Chairiani Yudi Tri Jayadi Yunus, Fauzan Majid Hadi Yusuf, Hafizh Khairan Adya Yuwono, Widi Tri YUYUN SITI ROHMAH Zuhair, Alfandi Zulfi Zulfi Zulfikar Nurzain Zulfikar Nurzain Zulvan Ibnu Faqih Zulyano Rizqullah