Claim Missing Document
Check
Articles

PEMODELAN ARUS BOCOR ISOLATOR DISK BERBAHAN DASAR KACA PADA KONDISI KERING DAN BASAH Salam, Ibnu; Facta, Mochammad; Juningtyastuti, Juningtyastuti
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.254 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.2.229-334

Abstract

Abstrak Selama ini pemodelan arus bocor isolator diasumsikan berupa  rangkaian yang terdiri dari resistansi linear dan kapasitansi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa arus bocor tidak selamanya berbentuk sinusoidal murni. Oleh sebab itu, diperlukan adanya model arus bocor isolator yang mampu menggambarkan peristiwa tersebut. Pada penelitian ini dilakukan pemodelan arus bocor bahan isolator kaca pada kondisi kering dan basah. Pemodelan arus bocor bahan isolator dilakukan dengan menyusun rangkaian ekivalen dari arus bocor isolator yang terdiri dari resistansi dan kapasitansi linier serta resistansi non-linear menggunakan program ATP / EMTP. Selain itu, dilakukan pemodelan matematis dengan pendekatan deret fourier yang digambarkan dan diilustrasikan dengan program MATLAB. Hasil validasi antara arus bocor hasil pemodelan dan pengukuran  menunjukan hasil yang mirip. Hasil penelitian menunjukkan amplitudo gelombang arus bocor hasil pemodelan memiliki nilai yang mirip dengan pengukuran. Persentase THD model memiliki nilai yang hampir sama antara pengujian dan simulasi yaitu kurang dari 1%. Kata kunci: Isolator Pasang Luar, Arus Bocor, Rangkaian Listrik Ekivalen, Simulasi Komputer.  Abstract Insulator leakage current is generally assumed as a circuit model consists of a linear resistance and capacitance. Some studies show that the leakage current is not always purely sinusoidal. Therefore, it is necessary to have an insulator leakage current models that able to simulate events that make insulator leakage current waveform in unsinusoidal. In this research, a leakage current model of glass insulator in wet and dry conditions is about to be observed. Insulators leakage current model was carried out by arranging an equivalent circuit model consist of linear resistance, capacitance and non-linear resistance and they were simulated using ATP / EMTP software package. A mathematical model performed in Fourier series approach were described and simulated by using MATLAB software package.The validation results showed good similarities between measured and simulated leakage current waveforms. The results showed that the amplitudes of leakage current of model were matched to direct measurements. The percentage of THD of models showed good similarities with direct measurements with difference less than 1%. Keywords: outdoor insulator, leakage current, equivalent circuit, computer simulation
PERANCANGAN CATU DAYA DC TERKONTROL UNTUK RANGKAIAN RESONANSI BERBASIS KUMPARAN TESLA Pujiyatmoko, Heru; Facta, Mochammad; Warsito, Agung
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 3, NO. 3, SEPTEMBER 2014
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.505 KB) | DOI: 10.14710/transient.3.3.270-276

Abstract

Abstrak Dalam aplikasi sering kali ditemui beban yang menarik arus tinggi dalam tempo singkat. Arus tinggi ini dapat merusak setiap komponen dalam sistem yang dilaluinya. Oleh karena itu, diperlukan alat yang dapat membatasi arus yang ditarik oleh beban. Tugas akhir ini bertujuan merancang suatu catu daya DC yang dilengkapi dengan pembatas arus. Metode pembatas arus yang dipakai adalah pembatas arus konstan (constant current limiting). LM317 digunakan untuk mengatur arus basis yang memicu transistor-transistor untuk membatasi arus. LM317 ini juga mampu menghasilkan tegangan keluaran dalam rentang 0 Volt s/d 37 Volt. Rangkaian catu daya DC ini mampu mencatu beban hingga arus maksimum sebesar 9,85 Ampere. Pengujian dilakukan dengan membebani rangkaian catu daya DC dengan inverter dan rangkaian resonansi berbasis kumparan tesla. Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa besarnya tegangan keluaran catu daya DC mempengaruhi besarnya tegangan keluaran yang dihasilkan kumparan Tesla. Tegangan terbesar yang dihasilkan oleh kumparan tesla tersebut sebesar 4,20kV. Catu daya DC ini memiliki efisiensi rata-rata sebesar 82,82% yang terukur dari rangkaian blok regulator DC sampai blok pembatas arus. Kata kunci: catu daya DC, pembatas arus, LM317, kumparan tesla  Abstract In general application, it is often found that a load can draw high current in the short period of time such as in tesla coils construction. Based on the reason above, a tool which limits the current is required to overcome the excessive current. In this final assignment, a DC power supply design with current limiter is proposed. DC power supply is designed to limit the current up to 9,85A. Method of current limiter in this DC power supply is constant current limiting. The DC supply uses IC Regulator LM317 as regulator output voltage. DC power supply is also equipped with a current amplifier circuit so the DC power supply is capable to supply  the load with a maximum current capacity up to 9,85A.  The experimental result shows that magnitude of the output voltage DC power supply affects the magnitude of the output voltage tesla coil. The largest output voltage generated by Tesla coils was 4,20 kV. DC power supply can stand for 10 minutes during short circuit. The DC power supply has average efficiency 82,82% which measured from DC regulator to current limiter block. Keywords: DC power supply, current limiter, LM317, Tesla coil
INVERTER FULL BRIDGE SATU FASA BERBASIS IC SG3524 Atmojo, Kusumo Tri; Facta, Mochammad; Sukmadi, Tejo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1299.291 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.3.467-475

Abstract

Inverter merupakan sebuah konverter yang mengubah sebuah masukan arus searah menjadi arus bolak-balik. Dalam beberapa bentuk inverter tegangan keluaran arus bolak balik tersebut dapat dikendalikan besar magnitud dan frekuensinya. Penggunaan inverter dapat berupa catu daya untuk pengaturan kecepatan motor ac, uninterruptible power supplies (UPS) dan alat konversi tenaga listrik dari baterai. Pada penelitian ini, inverter yang dirancang menggunakan topologi full bridge. Topologi ini memiliki keunggulan berupa magnitud tegangan keluaran maksimum yang sama dengan tegangan magnitud tegangan arus searah yang menjadi tegangan masukannya. Dengan tegangan masukan yang sama, topologi full bridge memiliki daya yang lebih besar dibandingkan inverter topologi lainnya. IC SG3524 digunakan sebagai pembangkit sinyal PWM (Pulse Width Modulation). Inverter full bridge dalam penelitian ini dirancang untuk dapat divariasikan besar frekuensi dan duty cyclenya. Frekuensi dari inverter dirancang untuk beroperasi dalam rentang 19 Hz – 65 Hz dan duty cycle 11 % - 44 %. Berdasarkan hasil pengujian Inverter full bridge menghasilkan gelombang kotak keluaran arus bolak balik. Efisiensi inverter full bridge mencapai nilai terendah sebesar 81,56% dan nilai tertinggi sebesar 99,53%  ketika dibebani lampu pijar dengan daya 40, 60, dan 100 W. Efisiensi inverter ketika dibebani motor induksi mencapai nilai 86,55 % sebagai nilai efisiensi terendah dan 98,35% sebagai nilai efisiensi tertinggi.
ANALISIS SETTING DAN KOORDINASI RELE JARAK SALURAN 150 KV UNGARAN – KRAPYAK – SRONDOL Priambodo, Andhika Rizki; Sukmadi, Tejo; Facta, Mochammad
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1098.49 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.1.223-229

Abstract

Saluran transmisi merupakan salah satu komponen utama dalam penyaluran tenaga listrik. Pada saluran transmisi biasanya menggunakan rele jarak sebagai peralatan proteksi utamanya. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis setting dan koordinasi rele jarak pada saluran 150kV Ungaran – Krapyak – Srondol. Pada penelitian ini, data yang didapatkan dari PT.PLN digunakan untuk mensimulasikan setting rele jarak kondisi eksisting menggunakan software DigSILENT. Kemudian dilakukan perbandingan dengan standar dari NPAG Alstom mengenai rele jarak. Hasil simulasi menunjukkan bahwa setting rele jarak saluran 150kV Ungaran – krapyak – Srondol belum sesuai dengan standar. Jangkauan zona 1 rele jarak Srondol – Krapyak sebesar 80,14% dan  rele jarak Ungaran – Krapyak sebesar 83,25%, sedangkan berdasarkan standar seharusnya jangkauan zona 1 rele sebesar 85% dari saluran. Setelah dilakukan perhitungan ulang setting rele, jangkauan zona 1 rele jarak Srondol – Krapyak dan rele jarak Ungaran – Krapyak menjadi 85%, sehingga rele bekerja sesuai dengan standar yang dijadikan referensi
APLIKASI PENGGUNAAN ZERO CURRENT SWITCHING (ZCS) UNTUK CATU DAYA MOTOR ARUS SEARAH Guskha, Vitra Yudarma; Facta, Mochammad; Sukmadi, Tejo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1418.333 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.2.398-407

Abstract

Seiring dengan kemajuan teknologi penggunaan auto transformer untuk mencatu daya motor arus searah mulai berkurang dan beralih pada metode alternatif  dengan menggunakan perangkat elektronika daya seperti konverter arus searah (DC). DC-DC konverter beroperasi berdasarkan mode pensaklaran yang dipicu dengan rangkaian kontrol PWM. Keadaan ini saat seluruh arus beban mengalir ketika saklar menyala dan mati selama mode pensaklaran berlangsung. Salah satu komponen yang dapat dikontrol dengan pensaklaran adalah MOSFET. Mode pensaklaran ini dapat menimbulkan rugi- rugi pensaklran. Untuk mengatasi rugi-rugi tersebut digunakan metode soft switching  yaitu Zero Current Switching (ZCS) atau pensaklaran saat arus nol. Teknik ini dapat meminimalkan rugi-rugi pensaklaran sehingga efisiensi sistem menjadi lebih baik. Penelitian ini merancang DC-DC konverter menggunakan mode pensaklaran Zero Current Switching (ZCS) untuk catu daya motor arus searah. Tegangan tertinggi yang dihasilkan saat keadaan motor tidak  berbeban yaitu 30,74 V duty cycle 90% dan saat keadaan motor berbeban yaitu 28,46 V duty cycle 90%.  Efisiensi tertinggi saat keadaan motor tidak berbeban yaitu 98,39 % dan saat berbeban 85,8%.
PEMBUATAN DC CHOPPER TIPE BOOST BERBASIS TRANSISTOR SC2555 Wahyanto, Demas Dwiyan; Facta, Mochammad; Winardi, Bambang
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.216 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.3.500-507

Abstract

Abstrak Di dalam kehidupan saat ini semua kegiatan yang kita lakukan pasti dibantu dengan peralatan elektronik. Untuk menjalankan peralatan elektronik ini dibutuhkan sumber daya searah atau DC (Direct Current) yang disearahkan dari sumber daya AC. Konverter DC – DC (DC Chopper) merupakan suatu sirkuit elektronikq daya yang dapat mengkonversi tegangan DC menjadi nilai tegangan DC yang berbeda.  Pada tugas akhir kali ini bertujuan merancang konverter DC – DC tipe boost yang menggunakan transistor sebagai pensaklarannya. Untuk memicu pensaklaran pada transistor akan digunakan metode Pulse Width Modulation (PWM) dengan IC TL494. Konverter tipe boost ini akan megubah nilai tegangan keluarannya lebih besar atau sama dengan tegangan pada sumber, yang dapat diatur oleh lebar pulsa (duty cycle) pada PWM. Sumber tegangan yang digunakan adalah tegangan AC 220 V yang diturunkan menggunakan trafo CT (center tap) menjadi 15 V dan disearahkan menggunakan dioda bridge untuk mensuplai konverter. Frekuensi yang digunakan untuk pensaklaran sebesar 15 KHz. Pada pengujian didapatkan hasil pengujian DC Chopper Boost bekerja pada mode DCM dengan nilai duty cycle 10% - 50% dan mode CCM dengan nilai duty cycle 60% - 80% pada beban resistif. Sedangkan pada beban induktif DC Chopper bekerja pada mode DCM dengan nilai duty cycle 10% dan mode CCM pada nilai duty cycle 20% - 80%. Kata Kunci : DC chopper boost, transistor, IC TL494, CCM, DCM  Abstract In this present life, all of the things we did definitely helped by electronics tools. For running this electronics tools need DC (Direct Current) source witch rectified from AC (Alternative Current) source. DC – DC converter (DC Chopper) are power electronic circuit that convert a DC voltage to a different DC voltage level. This final project is purposes to design a DC – DC converter boost type witch used transistor for the switching. For trigging a transistor switching will use Pulse Width Modulation (PWM) method with IC TL494. This boost converter type will change output voltage level higher or same as input voltage level, witch regulated by duty cycle from PWM. Voltage source used 220 AC voltage downgraded used center tap transformator (CT) become 15 V for converter supplies and rectified used diode bridge for converter supply. Frequency level witch used for trigging is 15 KHz. In examination obtained result DC Chopper Boost work in DCM mode with duty cycle range 10% - 50% and CCM mode with duty cycle range 60% - 80% for resistive load. While in inductive load DC Chopper Boost work in DCM mode with duty cycle range 10% and CCM mode with duty cycle range 20% - 80%. Keywords : DC Chopper boost, Transistor, IC TL494, CCM, DCM
PERANCANGAN KONVERTER LISTRIK ARUS SEARAH TIPE PENURUN TEGANGAN DENGAN PENGONTROLAN MENGGUNAKAN IC TL494 SEBAGAI CATU DAYA KUMPARAN MEDAN MOTOR LISTRIK ARUS SEARAH Fajar, Siddiq Al; Handoko, Susatyo; Facta, Mochammad
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 2, JUNI 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (998.312 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.2.276-282

Abstract

Motor listrik arus searah banyak digunakan pada berbagai macam aplikasi terutama pada bidang industri seperti digunakan pada lift, crane, dan lokomotif listrik. Motor listrik arus searah  masih banyak digunakan karena motor ini memiliki respon pengaturan kecepatan yang baik. Motor listrik arus searah dapat dikendalikan salah satunya dengan mengatur fluks magnetik pada kumparan medan. Sumber tegangan yang dibutuhkan untuk mengatur fluks adalah tegangan listrik searah. Konverter listrik arus searah tipe penurun tegangan dapat digunakan untuk memberi catu daya untuk menyuplai kumparan medan. Keluaran konveter listrik arus searah tipe penurun tegangan dapat menghasilkan tegangan keluaran yang lebih rendah dari tegangan masukannya. Pada Penelitian ini dirancang sebuah konverter listrik arus searah tipe penurun tegangan dengan sumber dari tegangan jala – jala yang disearahkan sebagai suplai tegangan kumparan medan motor listrik arus searah. Tegangan keluaran dari konverter dapat diatur dengan mengatur duty cycle yang dihasilkan oleh IC TL494. Hasil pengujian rangkaian konverter listrik arus searah tipe penurun tegangan sebagai suplai tegangan kumparan medan motor listrik arus searah dapat berfungsi dengan baik. Penambahan nilai tegangan pada motor listrik arus searah akan mengurangi kecepatan dari motor listrik arus searah. Pembebanan pada motor arus searah dengan generator sinkron sebagai beban mekanik tidak berpengaruh terhadap arus kumparan medan.
ANALISIS PELEPASAN BEBAN (LOAD SHEDDING) MENGGUNAKAN UNDER FREQUENCY RELAY PADA PEMBANGKITAN TANJUNG JATI B JEPARA Karo, Tio Vanny Br; Windarta, Jaka; Facta, Mochammad
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (973.271 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.1.138-144

Abstract

Adanya perubahan beban secara tiba-tiba akan mengakibatkan perubahan kestabilaan pada sistem. Salah satunya adalah perubahan kestabilan frekuensi sistem. Frekuensi akan naik apabila pembangkit menghasilkan daya yang lebih besar dari pada permintaan beban dan sebaliknya frekuensi akan turun bila pembangkit menghasilkan daya yang lebih kecil dibandingkan dengan permintaan beban. Apabila penurunan frekuensi tidak segera ditanggulangi makan akan menyebabkan sistem tersebut mengalami pemadaman total (black out). Salah satu tindakan yang harus dilakukan untuk menanggulangi turunnya frekuensi adalah dengan melakukan pelepasan beban (load shedding) yang diharapkan dapat memulihkan frekuensi dengan cepat dan jumlah beban yang dilepaskan seminimal mungkin. Pada Penelitian ini dibuat simulasi pelepasan beban pada Pembangkitan Tanjung Jati B Jepara dan pada daerah Jepara, Kuduss, Sayung, Jekulo, Pati dan Rembang . Simulasi ini digunakan untuk menganalisis frekuensi dan tegangan sistem akibat gangguan  yang diberikan pada sistem yaitu gangguan skenario beban 30%, skenario  beban 50%, skenario beban 70% dan skenario beban 100%. Dari hasil simulasi menggunakan software ETAP 12.6.0 menunjukkan bahwa pada skenario beban 30%, 50% dan 70% tidak dilakukan pelepasan beban karena perubahan frekuensi tidak mencapai frekuensi setting sebesar 98%. Sedangkan ketika dilakukan skenario beban 100% dilakukan pelepasan beban sebesar 90 MVA dan dapat mengembalikan frekuensi menjadi normal pada detik ke-48,2.
ANALISIS EVALUASI SETTING RELAY OCR SEBAGAI PROTEKSI PADA JARINGAN DISTRIBUSI DENGAN PEMBANGKITAN TERDISTRIBUSI (STUDI KASUS PADA PENYULANG BSB 4, KENDAL - JAWA TENGAH) Warsito, Adhi; Facta, Mochammad; Karnoto, Karnoto
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.924 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.3.743-750

Abstract

Abstrak Pembangkit terdistribusi (PT) merupakan sebuah terobosan teknologi generasi baru dan merupakan solusi energi terbarukan. Pemasangan PT memberikan banyak keuntungan pada sistem tenaga listrik, antara lain PT dapat meningkatkan efisiensi dan keandalan sistem tenaga listrik. Makalah ini mempelajari tentang efek pemasangan PT terhadap perubahan besarnya nilai arus gangguan yang mungkin terjadi dan imbasnya pada koordinasi setting proteksi dari relay arus lebih pada sebuah jaringan distribusi 20 kV. Studi kasus yang pertama dan kedua mempelajari efek adanya penempatan PT terhadap arus gangguan dan koordinasi setting proteksi, sedangkan studi kasus kedua mempelajari tentang efek perbedaan lokasi penempatan PT terhadap arus gangguan dan koordinasi setting proteksi. Studi kasus pertama menggunakan jaringan distribusi radial 4 bus, sedangkan studi kasus kedua dan ketiga menggunakan jaringan distribusi 20kV pada penyulang empat GI Bukit Semarang Baru milik PLN UPJ Boja. Dalam ketiga studi kasus, menunjukkan hasil bahwa penempatan PT mengakibatkan meningkatnya nilai arus gangguan karena PT turut memberikan suplai arus gangguan ketika sebuah gangguan terjadi. Hal ini berakibat harus dilakukannya evaluasi setting koordinasi proteksi pada jaringan distribusi tersebut akibat penempatan PT. Titik penempatan PT yang berbeda juga akan berpengaruh pada besar aliran arus gangguan di sepanjang saluran, sehingga koordinasi proteksi antara jaringan dengan PT harus diperhatikan sesuai titik penempatan PT tersebut. Kata Kunci : pembangkit terdistribusi, pt, relay, ocr, distribusi, koordinasi proteksi, setting, gangguan  Abstract Distributed Generation (DG) is a new technology breakthrough and renewable energy solution. DG placement gives many advantages for power system, in example DG can improves eficiency and reliability of power system. This paper investigates DG placement effects against changed of fault currents value which may occurs and its effects on protection setting coordination from over current relay in a 20 kV distribution network. The first and second case study studied about DG placement effects against fault currents and protection setting coordination, and  the third case study studied about the effects of different DG placement location against fault currents and and protection setting coordination too. The first case study used 4 bus radial distribution network, and the second and third of them used 20 kV distribution network Bukit Semarang Baru substation’s fourth feeder, owned by PLN UPJ Boja. In all three case study, DG placement lead the increasing of fault current value because DG can gives fault current supply when a fault occurs. This case leads the protection coordination setting evaluation on that distribution network should be done. Different DG placement locations will also influent to fault current flows value along the network, so the protection  coordination between the network and DG must be considered, appropriate with those DG placement locations. Keywords : distributed generation, dg, relay, ocr, distribution, protection coordination, setting, fault
ANALISIS KESTABILAN FREKUENSI PADA MEKANISME PELEPASAN BEBAN MANUAL DI SUB SISTEM KELISTRIKAN TANJUNG JATI Corina, Vinda Zahrotul; Juningtyastuti, Juningtyastuti; Facta, Mochammad
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 5, NO. 4, DESEMBER 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1000.104 KB) | DOI: 10.14710/transient.5.4.441-447

Abstract

Dalam sistem kelistrikan, frekuensi dijaga pada nilai nominal dengan mengendalikan keseimbangan antara daya keluaran generator dan beban. Ketika kebutuhan beban meningkat dan tidak dapat dipenuhi oleh generator maka perlu dilakukan pelepasan beban pada sistem. Pelepasan beban secara manual dapat dilakukan dengan metode sensitivitas bus. Semakin tinggi nilai sensitivitas suatu bus maka semakin besar pula beban yang harus dilepas pada bus tersebut. Pada penelitian ini, dilakukan evaluasi terhadap Subsistem Tanjung Jati guna mengetahui stabilitas frekuensi menggunakan software DIgSILENT 14.1. Pengujian pertama dilakukan dengan cara menerapkan Standard Operating Prosedure (SOP) Under Voltage Subsistem Ungaran tahun 2013 pada Subsistem Tanjung Jati. Hasil pengujian menunjukan bahwa SOP Under Voltage Ungaran tahun 2013 tidak dapat diterapkan pada Subsistem Tanjung Jati. Pengujian kedua dilakukan dengan cara memberi gangguan yaitu kenaikan beban, kemudian membandingkan hasil respon frekuensi dari skema pelepasan beban manual PT. PLN Distribusi Jateng dan DIY dengan skema pelepasan beban manual berdasarkan metode sensitivitas bus. Hasil pengujian menunjukan bahwa kedua skema pelepasan beban tidak dapat mengembalikan frekuensi ke nilai nominal pada 50 ± 0,2 Hz. Dibutuhkan pelepasan beban yang lebih besar untuk mengembalikan frekuensi ke nilai nominal.
Co-Authors A. Warsito A. Warsito Abdul Syakur Abdurrahman, Fauzan Haidar Abrianto, Bagus Hari Adam Kusuma Wardana Adhi Warsito Adhitya Sukma Wijaya Aditya Mahendra Aggie Brenda Verdandez Agrial Sunahtul Putra Agung Warsito Agustinus Danu N, Agustinus Danu Airlangga Avryansyah Akbar, Airlangga Avryansyah Aivelia Mualifatul Risca Akhmad Fauzi Alga Bagas Setiawan Alief Makmuri Hartono Alvian Dwi Hendrawan Andi, Heri Andromeda, Trias Anggiawan, Iqba Anggit Suko Pandu, Anggit Suko Anggun Purnomo Anindita Singgih Pambudi, Anindita Singgih Aptono. T.Y Aptono. T.Y Ardian Trilaksono, Ardian Ardiansyah, Regas Aris Triwiyatno Arsadiando, Watra Atmojo, Kusumo Tri Ayu Adinda Putri, Ayu Adinda Bambang Nugrahadi P, Bambang Nugrahadi Bambang Winardi Bhagaskara, Rhama Bimatara, Tofan Biyan Suhardianto, Biyan Buntat, Zolkafle Buntat, Zolkafle cahyadi cahyadi Cahyadi, Lukman Wira Corina, Vinda Zahrotul Daniswara Ardy Putra, Daniswara Ardy Dedy Brian Ericson, Dedy Brian Demas Dwiyan Wahyanto, Demas Dwiyan Denis Denis Dionisius Vidi Nugraha Donny A.W. EDI SARWONO Eflita Yohana Eko Aptono Tri Yuwono Eko Setiawan Enda Wista Sinuraya Evi Setiawati Faisal Aji Syafriarso, Faisal Aji Fajar, Muhammad Rizky Fajar, Siddiq Al Fariz, Fiqih Anugerah Fauzan, Mochamad Irfani Fredi Prastiyo Frediansyah, Andy G.R. Arab Markadeh Galih Pinaryoga, Galih Gigih Mahartoto P Ginting, Denis Gultom, Berzelius Octa Natanael Guskha, Vitra Yudarma Hendra Fadholi Adi Prabowo, Hendra Fadholi Hendril Satrian Purnama Hermawan Hermawan Hermawan Hermawan Ilmanda Hermawan, Hermawan Heru Pujiyatmoko Hia, Berkat Surya Putra Hikma Sisintito I Ketut Suada I., M. Lutfi Ibnu Salam, Ibnu Idreis Abdualgader Ilham Bayu Pratama Putra Ilham Prima Yudhanto Imam Syafi’i Irpan Logitra Purba Isnaeni Romadhon, Mohamad Iwan Setiawan Iwan Setiawan Jayabadi, Dennis Satria Wahyu Johanes Nugroho Adhi Prakosa Joko Susilo Juli Setiawan, Juli Juningtyastuti Juningtyastuti Karnoto . Karo, Tio Vanny Br Koesputra, Mohammad Fadhil Kusuma, Muhamad Panji Lutfi Lastiko Wibowo M Anantha B P M. Azamul Faiz Dinul Haq, M. Azamul Faiz Dinul M. Hasbi Hazmi B., M. Hasbi Mahadi Prasetyawan Marco Arief Juarsah, Marco Arief Maria Oktavia Fitriyani, Maria Oktavia Masaji, Masaji Mashduuqi, Ali Milzam Andali Lababan, Milzam Andali Moh. Izzul Azmi Mohamad Irfan Anshari, Mohamad Irfan Mohamad Isnaeni Romadhon Muhamad Hami Pradipta Muhammad Arief Nugroho Muhammad Fauzan Suryawijaya Muhammad Iklil, Muhammad Muhammad Yudi Nugroho, Muhammad Yudi Muhammad Zainuri Munawar Agus R Munawar Agus Riyadi Muttaqin, Syaoqi Ngurah Ayu Ketut Umiati Ngurah Ayu Ketut Umiati Ni’am, Muhammad Aulan Nugraha Luis Heriawan, Nugraha Luis Nugroho, Agung Nugroho, Bayu Seno Adi Nuryono Satya Widodo Pambudidoyo, Hilman Pamungkas, Deny Fajar Pandita Margayu, Pandita Parmonangan, Samuel Pirdion Pradana, Byan Bagas Pradipta, Adya Pramudya Nur Perdana Prasdiatmaja, Riswandha Prasetya, Agysta Rama Prastiyonoaji, Arifna Dwi Priambodo, Andhika Rizki Prihananto, Pratama Ludfia Dendi Purba, Mesrika Purnama, Hendril Satrian Putra, Azan Rahmadian Radiktyo Nindyo Sumarno Rahmana, Arsyad Sila Ramadhani, Ahmad Zaki Ranisa Ranisa, Ranisa Razali Ngah Reza Heryanto S, Reza Heryanto Ridlwan Zein W N Rismanto Arif Nugroho Ritonga, Seno Yudho Panggayuh Riza Arif Pratama Rizal Fajar Abdurrahman Rizki Nurilyas Ahmad Rizky Adi Nugraha Rizky Patra Jay, Rizky Patra Romadhon, Mohamad Isnaeni S., Sefanda Dwi Safarul Azmi Sakti Pancar Emak Salam, Zainal Salam, Zainal Sandra Aditya Kurniawan Satrio Wibowo Setiyo Nugroho Siwi, Yordan Raka Slamet . Sudantoko, Eri Sudjadi Sudjadi ., Sudjadi Sudjadi Sudjadi Sulistomo, Pinandito Suryo Sardi Atmojo, Suryo Sardi Susatyo Handoko Susatyo Handoko Suslamet Suslamet Suyanti, Tri Yuli Syauqie Candra Buana, Syauqie Candra Tamin, Achmad Faizal Tan, Chee Wei Taruna Miftah Isnain, Taruna Miftah Tatas Ardhy Prihanto, Tatas Ardhy Taufik Ardian Ramadhana, Taufik Ardian Taufik Chemistryadha Wijaya Tawakal, Panji Tedjo Sukmadi Teguh Prakoso Tejo Sukmadi Tharek A. Rahman Tole Sutikno Tri Hutomo Tri Wahono Trias Andromeda Turinno, Sarwo Wahono, Tri Wahyu Arief Nugroho Wahyu Prasetya, Wahyu Wibisono, Ariangga Bagas Widiyanto, Romualdy Windarta, Jaka Yoga Fajar Setiaji Yuningtyastuti Yuningtyastuti Yusuf Dewantoro Herlambang Z., Ajub Ajulian Zainal Salam Zainal Salam Zainal Salam Zainal, Ahmad Rizky Zardi, Arief Rahman Zolkafle Buntat Zolkafle Buntat Zolkafle Buntat