Claim Missing Document
Check
Articles

Manifestasi Id, Ego, dan Superego Tokoh Utama dalam Novel Kiri Sampai Sini Karya Faroq Zamzami Nur Safitri; Nori Anggraini
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i3.6733

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur kepribadian tokoh utama dalam novel Kiri Sampai Sini karya Faroq Zamzami dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra berdasarkan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Fokus kajian diarahkan pada manifestasi Id, Ego, dan Superego yang tercermin dalam sikap, emosi, serta tindakan tokoh utama, Wais. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa pencatatan terhadap kata, frasa, dan kalimat dalam novel yang mengandung aspek psikologis tokoh. Data dianalisis secara deskriptif-analitis untuk mengungkap dinamika kepribadian tokoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Id pada diri Wais tampak dominan melalui luapan emosi seperti cinta berlebihan, kehilangan, kemarahan, dan penderitaan batin yang diekspresikan secara spontan. Ego berperan sebagai penengah yang berupaya menyesuaikan dorongan emosional dengan realitas sosial melalui sikap mengalah, pengendalian diri, dan pertimbangan rasional. Sementara itu, Superego tercermin melalui kepatuhan Wais terhadap nilai moral dan religius yang membimbing perilakunya dalam menghadapi konflik batin. Interaksi ketiga struktur kepribadian tersebut membentuk kompleksitas psikologis tokoh utama dan memperkuat penggambaran konflik internal dalam novel Kiri Sampai Sini.
Perjalanan Penerimaan Diri Tokoh Utama dalam Novel Ikhlas Penuh Luka Karya Boy Candra: Kajian Psikologi Sastra Febi Aulia Yolandi; Nori Anggraini
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i3.6759

Abstract

Duka dan kehilangan merupakan pengalaman menyakitkan yang memicu respons psikologis. Setiap individu melalui proses berduka yang berbeda-beda. Novel “Ikhlas Penuh Luka” karya Boy Candra hadir sebagai medium yang mengajak para pembaca hanyut dalam pergolakan batin yang diraskan tokoh utama. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan dinamika psikologis tokoh utama dalam novel tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan psikologi sastra melalui teori Five Stages of Grief yang dikemukakan oleh Elisabeth Kübler-Ross. Kajian berfokus pada proses bertahap yang dialami tokoh utama, mulai dari penyangkalan hingga penerimaan luka dan duka. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan teknik membaca, memahami, dan mencatat. Sumber data utama penelitian ini adalah novel “Ikhlas Penuh Luka” karya Boy Candra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh utama mengalami kelima tahapan berduka, yaitu penyangkalan, kemarahan, tawar-menawar, depresi, dan penerimaan.
Pendampingan Siswa Taman Kanak-Kanak AnubanJitjongrak School, Thailand, dalam Lomba Edukatif di Chokchai Krabi School, Thailand Nailah, Khalisha Ana; Rohim, Abdul; Anggraini, Nori
Abdimas Universal Vol. 8 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Balikpapan (LPPM UNIBA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/abdimasuniversal.v8i1.2815

Abstract

This community service activity aims to describe the implementation of student assistance for kindergarten students of AnubanJitjongrak School, Thailand, in participating in educational competitions at Chokchai Krabi School, Thailand, and to analyze its contribution to students’ learning experiences. The educational competitions included clay handicraft, coloring, and paper collage activities. This study employed a descriptive qualitative approach involving seven kindergarten students. Data were collected through participatory observation during the competition, semi-structured interviews with accompanying teachers, and activity documentation. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that student assistance in educational competitions contributed positively to the development of creativity, fine motor skills, self-confidence, and social abilities. Students demonstrated high enthusiasm, active participation, and the ability to complete tasks according to the given instructions. Furthermore, assistance provided by teachers and student mentors helped students adapt to a new learning environment and created a positive and enjoyable competitive atmosphere. Therefore, assistance in educational competitions can be considered an effective form of non-formal learning that supports holistic development in early childhood education.
Tahapan Kebutuhan Tokoh Utama Dalam Novel Jobin Karya Pidi Baiq: Kajian Psikologi Sastra Abraham Maslow Salsabila; Nori Anggraini
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 3 No 06 (2026): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menitikberatkan pada kajian hierarki kebutuhan tokoh utama dalam novel Jobin (2025). Hasil kajian menunjukkan bahwa analisis karya sastra menjadi lebih komprehensif apabila dipadukan dengan unsur intrinsik serta pendekatan psikologi sastra. Hierarki kebutuhan dipahami sebagai susunan kebutuhan yang bertingkat, dimulai dari kebutuhan paling dasar hingga kebutuhan pada tingkat tertinggi. Adapun tujuan penelitian ini adalah: (1) mengkaji unsur-unsur intrinsik yang membangun novel Jobin karya Pidi Baiq; dan (2) menganalisis struktur kebutuhan tokoh utama dalam novel tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kata, frasa, kalimat, dan wacana yang bersumber dari novel Jobin karya Pidi Baiq. Teknik pengumpulan dan analisis data dilakukan melalui kegiatan membaca secara mendalam, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan simpulan dengan berlandaskan teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jobin merupakan tokoh utama dalam novel Jobin yang disajikan dengan alur campuran serta berlatar tempat di Kota Bandung. Berdasarkan analisis hierarki kebutuhan, tokoh Jobin digambarkan memiliki lima jenis kebutuhan manusia, yaitu kebutuhan fisiologis, kebutuhan akan rasa aman, kebutuhan kasih sayang dan rasa memiliki, kebutuhan penghargaan diri, serta kebutuhan aktualisasi diri. Terpenuhinya seluruh kebutuhan tersebut menandakan bahwa Jobin telah mencapai tahap aktualisasi diri dalam kehidupannya.
Representasi Konflik Psikologis Tokoh Utama dalam Novel 2191 Hari di Bandung Karya Hanasya: Tinjauan Psikologi Sastra Dinda Syafa Kayla; Nori Anggraini
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 3 No 06 (2026): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi konflik psikologis tokoh utama dalam novel 2191 Hari di Bandung karya Hanasya dengan menggunakan tinjauan psikologi sastra. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Data utama diperoleh dari teks novel, khususnya bagian-bagian yang merepresentasikan konflik batin tokoh utama, sedangkan data pendukung berasal dari teori psikologi sastra dan penelitian relevan. Analisis dilakukan dengan menggunakan konsep struktur kepribadian yang meliputi id, ego, dan superego. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh utama mengalami konflik psikologis berupa kebimbangan, kecemasan, rasa bersalah, dan tekanan moral yang berkelanjutan. Konflik tersebut muncul akibat ketidakseimbangan interaksi antara dorongan naluriah, pertimbangan rasional, dan kontrol moral. Konflik psikologis ini berpengaruh terhadap perkembangan kepribadian tokoh utama, yang ditunjukkan melalui perubahan sikap, cara berpikir, dan pemaknaan diri sepanjang alur cerita. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konflik psikologis tidak hanya menjadi unsur naratif, tetapi juga menjadi sarana refleksi kemanusiaan yang memperkaya makna novel.
Aspek Struktural Dan Konflik Kejiwaan Tokoh Dalam Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Luluk Mukaromah; Nori Anggraini
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 3 No 06 (2026): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan struktur Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati karya Brian Khrisna dan menganalisis kondisi psikologi tokoh yang ada didalamnya, baik tokoh utama maupun tokoh pendukung, menggunakan metode deskriptif kualitatif dan pendekatan psikologi sastra Sigmund Freud. Hasil studi menunjukkan bahwa struktur novel yaitu tema, latar dan penokohan menjadi baris utama pengungkapan konflik batin tokoh. Dalam aspek psikologi (Id, Ego dan Superego) ditemukan bahwa dorongan yang mengganggu id tokoh utama yaitu Ale, dan diseimbangkan oleh ego dengan realitas. Upaya penyeimbangan ini diperkuat oleh superego baru yang terbentuk melalui interaksi dengan tokoh pendukung.
ANALISIS AFIKSASI PADA TEKS EKSPOSISI KARANGAN SISWA KELAS 8 SMP BINA MANDIRI TELUKNAGA (KAJIAN MORFOLOGI) Maulana Yusuf; Ira Anisa Purawinangun; Nori Anggraini
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i1.5795

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan afiksasi yang terkandung dalam teks eksposisi karangan siswa kelas 8 SMP Bina Mandiri Teluknaga. Jenis penelitian dalam penelitian ini yaitu menggunakan penelitian kualitatif. Metode yang digunakan yaitu metode analisis. Data dalam penelitian ini yakni teks eksposisi karangan siswa kelas 8 SMP Bina Mandiri Teluknaga, dalam penelitian ini sumber data dibagi atas dua jenis yakni data primer dan data sekunder, data primer yakni teks eksposisi karangan siswa kelas 8 SMP Bina Mandiri Teluknaga dan data sekunder yakni buku, jurnal ilmiah, dan data terkait dengan penelitian ini. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan mengumpulkan data dari sekolah dan menganalisis data. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan ditemukan afiksasi yang terkandung di dalam teks ekpsosisi karangan siswa kelas 8 SMP Bina Mandiri Teluknaga antara lain: a) prefiks; meN-/meng-, ber-, ter, b) sufiks; -an dan –kan, dan c) konfiks; ke—an dan pe—an, sedangkan infiks tidak ditemukan dalam penelitian ini. Bentuk kata yang telah mendapatkan afiksasi pada teks ekspsosisi karangan siswa tersebut membentuk makna meliputi verba dan nomina.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS FABEL MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI DI SMPN 2 MEKAR BARU KABUPATEN TANGERANG Haerudin Haerudin; Soleh Ibrahim; Nori Anggraini
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 12 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v12i3.10360

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui peningkatan keterampilan menulis teks fabel melalui media pembelajaran berbasis teknologi di SMPN 2 Mekar Baru Kabupaten Tangerang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 2 Mekar Baru Kabupaten Tangerang Banten. Objek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas 7 di SMPN 2 Mekar Baru Kabupaten Tangerang Banten. Dalam penelitian ini diuraikan secara kualitatif berdasarkan lembar observasi (pengamatan), lembar jurnal siswa dan guru, lembar pedoman wawancara, dan hasil tes menulis. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan teknik kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti, maka dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan pembelajaran berbasis portofolio, kemampuan siswa kelas 7 dalam menulis teks fabel mengalami peningkatan yang signifikan. Peningkatan hasil tes siswa pada siklus I yaitu sebesar 63,7 (cukup) dengan persentase kelulusan siswa sebesar 28%. Pada siklus II meningkat menjadi 70 (baik) dengan persentase kelulusan sebesar 56,8%. Begitupun di siklus III. Peningkatan yang terjadi yaitu sebesar 76 (baik) dengan persentase kelulusan siswanya mencapai 86,7%.Kata kunci : menulis, teks fabel, media pembelajaran
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SQ4R TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PUISI PADA SISWA KELAS X SMK MAHAKARYA CIKUPA Annisa Aprillia Dewi; Nori Anggraini; Ariyana Ariyana
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v13i2.12119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh terhadap pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran SQ4R terhadap kemampuan membaca puisi pada siswa kelas X SMK Mahakarya Cikupa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif yang berjenis True eksperimen. Populasi dalam penelitian ini yaitu 180 siswa kelas X SMK Mahakarya Cikupa dan sampel dalam penelitian ini yaitu 60 siswa. Teknik pengambilan sampel mengunakan teknik claster random sampling kepada 60 siswa yang diambil pada kelas X AP 1 kelas kontrol dan kelas X TKJ 2 kelas eksperimen. Intrumen yang digunakan oleh peneliti adalah tes lisan, yaitu melakukan test pretest dan posttest pada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hal tersebut dilakukan dengan penelitian pada uji hipotesis dengan menggunakan model the separate model T-test yaitu uji-t posttes yang menujukan thitung 3,80 ≥ ttabel 2,00. Hasil uji-t posttest menunjukan adanya pengaruh terhadap kemampuan membaca puisi dengan penggunaan model pembelajaran SQ4R dengan peserta didik yang hanya menggunakan model pembelajaran konverensional. Kata Kunci: model pembelajaran, puisi, SQ4R
ANALISIS DIKSI PROMOSI PADA KONTEN MEDIA SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN DAYA TARIK KULINER TRADISIONAL DI PASAR LAMA KOTA TANGERANG Asfitri Hayati; Nori Anggraini; Ida Nuraida
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v13i3.13455

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penggunaan bahasa pada konten promosi media sosial yang bertujuan untuk meningkatkan daya tarik kuliner tradisional di pasar lama Kota Tangerang. Pasar Lama adalah kuliner populer yang menyajikan berbagai makanan tradisional dengan nilai budaya yang tinggi. Namun, karena industri kuliner menjadi semakin kompetitif, strategi periklanan yang efektif, termasuk pemilihan kata-kata yang menarik, akan menjadi faktor kunci dalam menarik perhatian konsumen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik analisis isi. Data dikumpulkan melalui pengamatan konten media sosial, wawancara dengan pedang masakan atau makanan khas Tradisional dan tinjauan pustaka. Analisis ini dilakukan untuk mengidentifikasi pola penggunaan bahasa persuasif, emosional, dan deskriptif dalam berbagai postingan iklan. Penelitian menunjukkan bahwa bahasa yang mengungkapkan cita rasa, keunikan, dan nostalgia masakan tradisional dapat memiliki daya tarik emosional yang besar. Postingan yang menggunakan kata-kata yang menekankan “asli”, “legendaris”, dan “tradisi” akan mendapat respon lebih tinggi dari konsumen dibandingkan postingan yang sekadar bersifat informasional. Selain itu, visualisasi makanan yang didukung oleh cerita menarik merupakan kombinasi kunci untuk meningkatkan keterlibatan penonton video pada sosmedia Tiktok dan Instagram. Kesimpulan penelitian ini adalah pemilihan bahasa pada saat mempromosikan produk kuliner tradisional berperan penting dalam menciptakan daya tarik dan mempengaruhi minat konsumen. beberapa penelitian lain yang relevan, penggunaan diksi yang menggugah selera, menyertakan elemen lokalitas, dan menceritakan kisah di balik kuliner dapat memperkuat citra positif dan meningkatkan minat konsumen. Pengusaha kuliner di Pasar Lama Tangerang sebaiknya memanfaatkan kesempatan ini untuk menciptakan konten promosi yang menarik, komunikatif, dan autentik, serta memperhatikan aspek kredibilitas dalam penyampaian informasi.Kata kunci: diksi, promosi, media sosial, kuliner tradisional, Pasar Lama