Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MEDIA POP-UP TERHADAP KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA DINI KELOMPOK TK A di ABA 49 SEMARANG Siti Rochmiyati; Purwadi Purwadi; Dwi P.D.H.
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 1 (2019): Juli 2019 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v8i1.4047

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pop-up terhadap kemampuan menyimak anak usia dini kelompok TK A di ABA 49 Semarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dalam bentuk Quasi Experimental Design dengan desain penelitian Non equivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh anak kelompok TK A. Sampel yang diambil adalah kelompok TK A1 berjumlah 20 anak dan TK A2 berjumlah 20 anak. Dengan menggunakan teknik Non Probability Sampling berbentuk Purposive Sampling. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, dan dokumentasi untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pop-up terhadap kemampuan menyimak anak usia dini kelompok A di ABA 49 Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata akhir kelas eksperimen 10,5 sedangkan pada kelas kontrol  rata-rata akhir sebesar 8,95  dan hasil perhitungan uji t diketahui thitung lebih dari ttabel (12,62252343 > 2,086 ). Terdapat pengaruh media pop-up terhadap kemampuan menyimak anak usia dini kelompok TK A di ABA 49 Semarang. Kata Kunci : media pop-up, kemampuan menyimak anak.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN DI TK TERHADAP KREATIVITAS ANAK DI KOTA SEMARANG Purwadi Purwadi; Dwi Prasetiyawati Diyah Hariyanti
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v5i1.1171

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini adalah Perbedaan model pembelajaran yang digunakan di TK menimbulkan hasil atau output yang berbeda juga pada anak. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran terhadap kreativitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan t-test sebagai teknik analisis datanya. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua TK yang ada di Semarang. Purposive sampling adalah cara yang digunakan untuk metode pengambilan sampel. Dimana sampel yang diambil adalah sekolah yang menggunakan model pebelajaran area dan sentra. Hasil perhitungan dengan menggunakan uji t maka diperoleh hasil thitung ¬sebesar 38,6068 dan ttabel sebesar 1,645, hal ini berarti thitung > ttabel maka Ho ditolak, sehingga bisa disimpulkan model pembelajaran sentra lebih baik dibandingkan model pembelajaran area, ditinjau dari kreativitas anak. Hal ini membuktikan bahwa model pembelajaran memiliki pengaruh dalam mengembangkan kreativitas anak.
PENGARUH METODE BERMAIN PERAN TERHADAP PERILAKU AGRESIF PADA ANAK TK DI TAMAN KANAK-KANAK KRISTEN TRITUNGGAL SEMARANG TAHUN AJARAN 2018/2019 Agnisella Kezia Sumbogo; Purwadi Purwadi; Anita Chandra Dewi Sagala
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v7i2.3263

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh metode bermain peran terhadap perilaku agresif pada anak TK di Taman Kanak-Kanak Kristen Tritunggal Semarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dalam metode quasi experimental design dengan desain the non ekuivalen, pretest-posttes design. Penelitian ini menggunakan teknik sampling simple random sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan dokumentasi. Penggunaan metode bermain peran memiliki pengaruh yang signifikan dalam menurunkan perilaku agresif anak kelas TK B TK Kristen Tritunggal Semarang, dengan pelaksanaan kegiatan pembelajaran berdasarkan empat indicator perilaku agresif anak. Hal ini terbukti dengan hasil analisis pengaruh menggunakan perhitungan uji t yang dilakukan selama proses penelitian, diperoleh thitung = 31,4029 > ttabel = 1,701 dengan rata-rata terhadap perilaku agresif pada anak memberikan pengaruh positif, yaitu terjadi penurunan terhadap perilaku agresif anak.Kata kunci : Metode Bermain Peran, Perilaku Agresif AbstrackThis study aims to identify the effect of role playing methods on aggressive behavior in kindergarten children in the Trinitarian Christian Kindergarten Semarang. This type of research is quantitative research in quasi-experimental design method with the non-equivalent design, pretest-posttes design. This research uses simple random sampling technique. Data collection techniques in this study use observation and documentation. The use of role playing method has a significant influence in reducing the aggressive behavior of kindergarten children in Trinitarian Christian Kindergarten Semarang class, with the implementation of learning activities based on four indicators of children's aggressive behavior. This is evidenced by the results of the analysis of the influence using the calculation of the t test conducted during the research process, obtained t count = 31.4029> t table = 1.701 with an average of aggressive behavior in children has a positive influence, namely a decrease in aggressive behavior of children.Keywords: Role Playing Method, Aggressive Behavior
IMPLEMANTASI PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH KDP (KERTAS, DAUN DAN PLASTIK) PAUD DI KOTA SEMARANG M. Kristanto; Dwi Prasetiyawati D.H.; Purwadi Purwadi
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 1 mei (2013): PAUDIA
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v2i1 mei.370

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: (1) Mengetahui tentang bagaimana cara menerapkan pendidikan kewirausahaan pada PAUD/TK di Kota Semarang tentang pengelolaan limbah KDP (kertas, daun dan plastik). (2) Mengetahui tentang bagaimana pendapat komponen sekolah mengenai pemanfaatan limbah KDP (kertas, daun dan plastik) pada PAUD/TK di Kota Semarang. (3) Mengetahui tentang bagaimana cara pengolahan limbah KDP (kertas, daun dan plastik) pada PAUD/TK di Kota Semarang. Mengetahui tentang bagaimana cara pemasaran hasil produk limbah KDP (kertas, daun dan plastik) di Pos PAUD di Kota Semarang. (4) Mengetahui tentang bagaimana kendala-kendala yang dihadapi dalam memasarkan produk dari limbah KDP (kertas, daun dan plastik) pada PAUD/TK di Kota Semarang. (5) Mengetahui cara mengatasi kendala yang dihadapi dalam memasarkan hasil produk dari limbah KDP (kertas, daun dan plastik) pada/TK PAUD di Kota Semarang.Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, di mana penilitian ini memiliki banyak ragam, Creswell mengadopsi pendapat Tesch (1990) yang menyatakan bahwa ditemukan dua puluh macam desain penelitian kualitatif bila ditinjau dari karakteristik kebahasaan yaitu: Action research, case study, clinical research, cognitive anthropology, collaborative inquiry, content analysis, dialogical research, conversation analysis, delphi study, descriptive research, direct research, discourse analysis, document study, ecological psychology, educational ethnography, ethnographic content analysis, ethnography of communication, field study, naturalistic inquiry.Hipotesis yang bisa diberikan dari penelitian ini adalah Kegiatan kewirausahaan melalui produk limbah KDP (kertas, daun dan plastik), dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan pada pendidik PAUD/TK di Kota Semarang. Penanaman jiwa kewirausahaan sejak dini anak membuat anak memiliki jiwa usaha yang tangguh, rasa tanggung jawab dan sikap kemandirian. Dari hasil observasi tentang implementasi pendidikan kewirausahaan melalui pemanfaatan limbah KDP (kertas, daun, dan plastik) diperoleh bahwa PAUD/TK di Semarang Timur paling tinggi dengan prosentase sebesar 25,81%; Semarang Tengah, Semarang Barat, dan Semarang Selatan memiliki prosentase yang sama yaitu sebesar 19,35%; kemudian Semarang Utara memiliki prosentase paling sedikit yaitu sebesar 16,14%.Kata kunci: pendidikan kewirausahaan, media pembelajaran, limbah KDP (kertas, daun, plastik)
NILAI-NILAI KEMANDIRIAN ANAK MELALUI SCAFFOLDING PAD USIA 3-4 TAHUN DI KELOMPOK BERMAIN PAUD TAMAN BELIA CANDI SEMARANG Diana Widianti; Purwadi Purwadi; Ismatul Khasanah
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 1 (2019): Juli 2019 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v8i1.4040

Abstract

ABSTRAKLatar belakang yang mendorong penelitian ini adalah penanaman karakter dengan pembiasaan adanya pemberian pijakan (Scaffolding) dari pohon karakter yang dimiliki PAUD Taman Belia Candi Semarang salah satunya karakter mandiri. Kemandirian yang dimiliki anak usia dini akan sangat bermanfaat bagi mereka dalam menumbuhkan kemadiriannya. Tujuan yang ingin dicapai untuk penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai-nilai kemandirian anak dengan penerapan scaffolding pada usia 3-4 tahun di Kelompok Bermain PAUD Taman Belia Candi Semarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif naturalistik dengan metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan model Miles and Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengujian keabsahan data dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan perkembangan anak sesuai dengan Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) dengan adanya pengaruh besar dari pemberian dukungan penerapan scaffolding untuk kemandirian anak telah menjadi suatu pembiasaan aktifitas sehari-hari anak, sehingga muncul kemampuan anak yang berkembang sesuai tingkat perkembangannya dalam melakukan aktifitas sendiri dengan minimnya bantuan orang dewasa relative kecil.  Kata kunci: anak usia dini, kemandirian, Scaffolding 
UPAYA MENINGKATKAN MOTORIK KASAR ANAK MELALUI METODE PERMAINAN TRADISIONAL EGRANG BATHOK KELAPA PADA KELOMPOK B DI RA TAQWAL ILAH SEMARANG Vicky Agus Saputri; Purwadi Purwadi
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 1 (2015): volume.4 No. 1 Juli (2015)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v4i1.1654

Abstract

Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah kurangnya motorik kasar anak di RA Taqwal Ilah Semarang. Hal ini terlihat ketika kegiatan motorik kasar anak terkadang tidak menggunakan alat permainan tetapi langsung menggunakan fisik.Pemahaman permainan tradisional oleh anak di RA Taqwal Ilah Semarang yang masih kurang. Anak kurang antusias dalam mengikuti kegiatan dengan alat permainan yang sudah dipakai berulang-ulang. Media kurang menarik untuk proses pembelajaran.Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian kelompok B di RA Taqwal Ilah Semarang Tahun Pelajaran 2015/2016 yang jumlah peserta didiknya 16 anak. Data dalam Penelitian Tindakan Kelas ini diperoleh melalui observasi dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan dengan tindakan yang terdiri dari  2 siklus yaitu siklus I dan siklus II. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui metode permainan tradisional egrang bathok kelapa dapat meningkatkan motorik kasar anak yaitu dengan penilaian aspek keseimbangan, kekuatan, kelincahan, dan kecepatan. Peningkatan motorik kasar anak dapat dilihat dari hasil penelitian. Motorik kasar anak pada kondisi awal yaitu pada kriteria baik mencapai 18,75%, kriteria cukup 12,5% dan kriteria kurang 68,75%. Pada siklus I peningkatan motorik kasar anak dapat dikatakan sedikit meningkat yaitu dalam kriteria baik mencapai 50%, kriteria cukup 25% dan kriteria kurang 25%. Pada siklus II motorik kasar anak sudah mencapai indikator kinerja yaitu dalam kriteria baik 81,25%, kriteria cukup 6,25% dan kriteria kurang 12,5%.Hal ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan hasil belajar motorik kasar anak yang dilakukan siklus I dan siklus II pada kelompok B RA Taqwal Ilah Semarang. Penelitian ini dihentikan pada siklus II karena sudah memenuhi indikator kinerja yang diharapkan mencapai 80 %.Kata kunci: Anak Usia Dini, Motorik Kasar dan Metode Permainan Tradisional Egrang Bathok KelapaLatar belakang yang mendorong penelitian ini adalah kurangnya motorik kasar anak di RA Taqwal Ilah Semarang. Hal ini terlihat ketika kegiatan motorik kasar anak terkadang tidak menggunakan alat permainan tetapi langsung menggunakan fisik.Pemahaman permainan tradisional oleh anak di RA Taqwal Ilah Semarang yang masih kurang. Anak kurang antusias dalam mengikuti kegiatan dengan alat permainan yang sudah dipakai berulang-ulang. Media kurang menarik untuk proses pembelajaran.Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian kelompok B di RA Taqwal Ilah Semarang Tahun Pelajaran 2015/2016 yang jumlah peserta didiknya 16 anak. Data dalam Penelitian Tindakan Kelas ini diperoleh melalui observasi dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan dengan tindakan yang terdiri dari  2 siklus yaitu siklus I dan siklus II. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui metode permainan tradisional egrang bathok kelapa dapat meningkatkan motorik kasar anak yaitu dengan penilaian aspek keseimbangan, kekuatan, kelincahan, dan kecepatan. Peningkatan motorik kasar anak dapat dilihat dari hasil penelitian. Motorik kasar anak pada kondisi awal yaitu pada kriteria baik mencapai 18,75%, kriteria cukup 12,5% dan kriteria kurang 68,75%. Pada siklus I peningkatan motorik kasar anak dapat dikatakan sedikit meningkat yaitu dalam kriteria baik mencapai 50%, kriteria cukup 25% dan kriteria kurang 25%. Pada siklus II motorik kasar anak sudah mencapai indikator kinerja yaitu dalam kriteria baik 81,25%, kriteria cukup 6,25% dan kriteria kurang 12,5%.Hal ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan hasil belajar motorik kasar anak yang dilakukan siklus I dan siklus II pada kelompok B RA Taqwal Ilah Semarang. Penelitian ini dihentikan pada siklus II karena sudah memenuhi indikator kinerja yang diharapkan mencapai 80 %.Kata kunci: Anak Usia Dini, Motorik Kasar dan Metode Permainan Tradisional Egrang Bathok Kelapa
ANALISIS PENGGUNAAN PUZZLE DALAM KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH ANAK Alya Azaki Amatullah; Dwi Prasetiyawati Diyah Hariyanti; Purwadi Purwadi
Wawasan Pendidikan Vol 2, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v2i1.9732

Abstract

Anak dalam kehidupannya bisa menemui hambatan dan masalah membutuhkan pemecahan masalah. Pemecahan masalah sangat penting karena membangun kemampuan berfikir kritis, logis dan sistematis. Kemampuan pemecahan masalah dapat diasah ketika bermain puzzle. Ketika bermain puzzle anak dapat mencari, menemukan, dan menyusun strategi dengan cara yang menyenangkan. Anak mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan sehingga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Adanya penelitian ini, bertujuan menganalisa penggunaan puzzle dalam kemampuan pemecahan masalah pada anak usia 5-6 di RA Birrul Walidain Semarang. Jenis penelitian kualitatif analisis deskriptif dengan cara pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pemecahan masalah anak ketika menggunakan puzzle. Permainan puzzle memberikan kesan belajar yang berbada dan menyenangkan bagi anak sehingga anak merasa nyaman dalam proses belajar. Anak mampu memahami, merancang, dan menganalis masalah yang dihadapinya. Namun, dalam hal ini guru harus ekstra mendampingi anak ketika bermain untuk memberikan motivasi, dan semangat anak.
UPAYA BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KEMENTERIAN DALAM NEGERI DALAM MENINGKATKAN KINERJA DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Ray Ferza; Eka Novian Gunawan; Purwadi Purwadi; Adi Suhendra; Herman Ya'aro Z Harefa
Prosiding Seminar Nasional Pakar PROSIDING SEMINAR NASIONAL PAKAR 2020 BUKU II
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pakar.v0i0.6923

Abstract

Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri telah mengupayakan sistem daring dalam mencapai kinerja yang lebih baik. Sejauh ini sistem daring yang berkembang di Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri adalah sebagai berikut: Portal litbang.kemendagri.go.id, PuJa Indah, Tuxedovation, e-library dan Open Journal System  di kedua Jurnal Kementerian Dalam Negeri. Artikel ini bertujuan menganalisis upaya badan penelitian dan pengembangan kemendagri dalam meningkatkan kinerja dengan menggunakan sistem daring. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan menghasilkan simpulan bahwa Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri telah berupaya memanfaatkan sistem daring hanya saja belum mengarah pada identitas BPP Kemendagri sebagai penghasil Evidence Based Policy bagi Kemendagri.
FAKTOR PEMENGARUH DAN PEMECAHANNYA DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA-MENULIS PERMULAAN Edy Suryanto; Purwadi Purwadi; Budi Waluyo
RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 8, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.772 KB) | DOI: 10.26858/retorika.v8i2.3622

Abstract

This study aimed to describe: 1) the implementation of learning to read-write for the beginners 2) to identify the influences factors, and 3) how to solve those factors of influences. The populations were students and one classroom teacher of SDN Cinderejo Surakarta. Data was collected through observation, interviews, and document analysis. Sampling determined through purposive sampling technique. The results of the study concluded: 1) RWB learning component involves students, teachers, objectives, materials, methods, media, and evaluation. Various components are interrelated. 2) Barriers to learning RWB included the internal and external obstacles. (3) To overcome internal barriers were done through learning process, while external barriers pursued through the outside component of the learning process in the classroom RWB.
ANALISIS KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI CHANNEL YOUTUBE YUFID KIDS SAAT PANDEMI COVID-19 PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Aghnia Nur Fadilah; Mila Karmila; Purwadi Purwadi
-
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/pres.v3i2.15871

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan anak usia 5-6 tahun yang ada di lingkungan RW 05 Kelurahan Brebes. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan dan menganalisis kemampuan anak dalam mengenal huruf, (2) mendeskripsikan dan menganalisis kemampuan anak dalam mengenal angka, (3) mendeskripsikan dan menganalisis kemampuan anak dalam menghubungkan bunyi. Penelitian  ini menggunakan metode deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwaanak dapat mengenal huruf alfabet, kemampuan anak usia 5-6 tahun di RW 05 Kelurahan Brebes dalam aspek ini berada pada kemampuan Masih Berkembang (MB). Hal ini terlihat ketika anak sudah bisa mengenal 1-5 huruf alfabet dan membedakan huruf alfabet yang ada di namanya. Anak dapat mengenal angka, dalam aspek ini anak usia 5-6 tahun di RW 05 Kelurahan Brebes mampu mengenal dan mengurutkan angka 1-10 dengan konsisten. Anak dapat menghubungkan bunyi, dalam aspek ini beberapa anak sudah mampu membaca suku kata, kata dan memahami kalimat sederhana. Kemampuan membaca anak masih dengan cara mengeja.
Co-Authors Ade Putra Syawaludin Adi Suhendra Aghnia Nur Fadilah Agnisella Kezia Sumbogo Agus Sriyatmoko Aju Tjatur Nugroho Krisnaningsih Alfan Muttaqin Alim Sri Mardiani Alya Azaki Amatullah Anis Safitri Anita Chandra D S Anita Chandra Dewi Sagala Arif Setiabudi Arif Wahyu Nugroho Athalla Naufal R.S Aziza Zull Ramadhani Budi Waluyo Dendi Putra Prakoso Dewi Aprilia Sari Diana Widianti Djalal Rosyidi Dwi P.D.H. Dwi Prasetiyawati D.H. Dwi Prasetiyawati Diyah Hariyanti Edy Suryanto Eka Novian Gunawan Elfitriani Elfitriani Elysa Novitasari Endang Susilowati Ery Wahyuti Eudia Christina Wulandari Faisal Sunarto Gilang Jaka Sanjaya Hartono Hartono Herman Ya'aro Z Harefa Iman Kuntoro Intan Nova Pramaisela Istiti Purwandari JOKO NUGROHO Kadarusmanto Kadarusmanto Lia Mustabsyiah Lilik Eka Radiati Lily Suparlina Lily Suparlina Luh Putu Ratna Sundari M. Kristanto Mardiana Mardiana Melida Fitroturrohmah Mila Karmila Mira Azizah Moch Tirta Ageng Bambang Priomojo Muhamad Amru Rachman Muhammad Rohmadi Nila Kusumaningtyas Nugraheni Eko Wardani Nur Dwiana Muslimah Nurarif, Saiful Nurul Fatimah Pardi Pardi Puji Sari Ramadhan Purnomo Edi Sasangko Raheni Suhita Ratna Wahyu Pusari . . Ray Ferza Rekyan Ayu Nawang Wulan Rina Karmiyanti saniman saniman Siti Rochmiyati Suardi Yakub Suhardi Suhardi Sukisno Selamet Riadi Sukisno Selamet Riadi Sumarwati Surian Pinem Sutrisno Sutrisno Suwartiningsih Suwartiningsih Suyitno Suyitno Tania Agustis Syarah TEGAR HARBRIYANA PUTRA Tri Handoko Seto Tukiran Surbakti Tukiyat Tukiyat Vicky Agus Saputri Widiarti Rista Maya Yenni Marliani Yonathan Pongtuluran Zainal Ilmi