Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Gambaran Foto Toraks Pada Pasien Diabetes Melitus Dengan Tuberkulosis Dan Tanpa Tuberkulosis Di RSD Kota Tidore Kepulauan Rana Raihanah Azzahra; Syamsu Rijal; Nesyana Nurmadilla; Pratiwi Nasir Hamzah; Azis Beru Gani
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 3 No. 11 (2023): November
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v3i11.351

Abstract

Diabetes melitus merupakan sebuah penyakit gangguan metabolisme yang diakibatkan oleh defek sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya dan ditandai dengan tingginya kadar gula dalam darah. Diabetes melitus yang tidak terkontrol dengan baik dapat melemahkan sistem imun dan mengakibatkan penderita diabetes melitus lebih rentan terhadap infeksi, seperti tuberkulosis. Tujuan untuk mengetahui gambaran foto toraks pada pasien diabetes melitus dengan tuberkulosis dan tanpa tuberkulosis di RSD Kota Tidore Kepulauan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif retrospektif. Hasil penelitian menunjukkan penderita diabetes melitus terbanyak usia 41-70 tahun (42 orang). Terdapat 1 orang usia 15-20 tahun dan usia 21-30 tahun sedangkan 31-40 tahun didapatkan 4 orang. Penderita diabetes melitus didominasi jenis kelamin laki-laki (28 orang), dan perempuan (20 orang). Hasil foto toraks tanpa kelainan sebanyak 20. Lesi terbanyak pasien diabetes melitus tanpa tuberkulosis adalah peningkatan corakan bronkovaskular 6 foto, lesi perselubungan 3 foto, opasitas 2 foto, corakan bronkovaskular kasar 2 foto, efusi pleura 2 foto, dan infiltrat 1 foto. Lesi paling banyak ditemukan pada foto toraks pasien dengan tuberkulosis adalah lesi fibroinfiltrat sebanyak 8 foto, konsolidasi 3 foto, fibrosis 1 foto, opositas 1 foto, dan infiltrate 1 foto. Lesi foto toraks pasien diabetes melitus tanpa tuberkulosis terbanyak adalah peningkatan corakan bronchovaskuler sedangkan pasien diabetes melitus dengan tuberkulosis terbanyak adalah fibroinfiltrat.
Karakteristik Penderita Kanker Payudara Pre dan Post Kemoterapi di RS Ibnu Sina Makassar Tahun 2022 Amiroh Tus Sholeha Matdoan; Syamsu Rijal; Inna Mutmainnah Musa; Feby Irsandy; Irna Diyana Kartika Kamaluddin
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 4 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v4i2.402

Abstract

Kondisi sel yang kehilangan kendali dan mekanisme normalnya menyebabkan kanker payudara, yang ditandai dengan pertumbuhan yang tidak terkendali dan cepat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Karakteristik Penderita Kanker Payudara Pre dan Post Kemoterapi di RS Ibnu Sina Makassar tahun 2022. Menggunakan metode obsevasional dengan desain deskriptif. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dari 50 sampel. Usia terbanyak 50 tahun yaitu 16 orang (32,0%). Distribusi berdasarkan lokasi sinistra 32 orang (64.0%), dextra 18 orang (36,0%), berdasarkan siklus kemoterapi ke 4 didapatkan 19 orang (38,0%), siklus kemoterapi ke 8 sebanyak 31 orang (62,0%), berdasarkan pre kemoterapi didapatkan gejala nyeri 5 orang (10,0%), benjolan 22 orang (44,0%), nyeri dan benjolan 23 orang (46,0%) dan berdasarkan post kemoterapi tidak didapatkan adanya tanda ekstravasasi sebanyak 50 orang (100.0%). Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan, pasien kanker payudara di RS Ibnu Sina Makassar tahun 2022 paling banyak terjadi pada usia 50 tahun. Berdasarkan lokasi paling banyak di dapatkan pada payudara sinistra, berdasarkan siklus kemoterapi paling banyak pada siklus ke 8, berdasarkan pre kemoterapi paling banyak didapatkan gejala nyeri dan benjolan dan berdasarkan post kemoterapi didapatkan tidak adanya tanda ekstaravasisi.
Analisis Faktor Risiko Kanker Payudara Sity Rahmatia Alimun; Syamsu Rijal; Inna Mutmainnah Musa; Reeny Purnamasari; Febie Irsandy
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 4 No. 6 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v4i6.430

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu tantangan kesehatan global yang mengakibatkan tingginya tingkat kematian, dimana pada tahun 2020, di Indonesia sendiri terdapat lebih dari 22 ribu jiwa kasus kematian. Penelitian ini menganalisis faktor risiko kanker payudara di RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Gorontalo. Kanker payudara merupakan salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi faktor-faktor yang berkontribusi pada risiko kanker payudara. Metode studi kasus kontrol digunakan dengan melibatkan 47 pasien kanker payudara dan 47 wanita kontrol tanpa kanker. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi langsung menggunakan kuesioner, sementara data sekunder berasal dari rekam medis. Analisis dilakukan melalui langkah-langkah editing, coding, entry data, dan analisis statistik. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan penting: riwayat keluarga, usia menarche dan usia melahirkan pertama memiliki hubungan signifikan dengan peningkatan risiko kanker payudara, sementara riwayat obesitas, riwayat mengkonsumsi alkohol serta riwayat merokok tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Lama penggunaan kontrasepsi hormonal ≥10 tahun serta usia menopause yang lebih muda juga terkait dengan risiko kanker payudara yang lebih tinggi. Riwayat keluarga merupakan faktor risiko yang dominan. Kesimpulan penelitian ini memberikan pemahaman lebih lanjut tentang faktor-faktor yang berkontribusi pada risiko kanker payudara yang dapat membantu dalam pengembangan program pencegahan dan deteksi dini di masa depan.
Karakteristik Penderita Gastroesophageal Reflux Disease Ashar Magguliling Tayibu; Syamsu Rijal; Inna Mutmainnah Musa; Prema Hapsari; Pratiwi Natsir
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 4 No. 5 (2024): Mei
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v4i5.451

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi karakteristik pasien Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) di Rumah Sakit Ibnu Sina Kota Makassar, menyadari bahwa GERD merupakan penyakit kronis yang umum terjadi di masyarakat dengan potensi komplikasi jangka panjang seperti barrett’s esophagus. Meskipun prevalensi GERD di Asia relatif rendah dibandingkan dengan negara Barat, tetapi beberapa penelitian menunjukkan peningkatan prevalensi di beberapa negara Asia. Faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, indeks massa tubuh (IMT), dan riwayat penyakit serta pola hidup yang tidak sehat dapat memengaruhi terjadinya GERD. Penelitian ini dilakukan untuk melengkapi penelitian sebelumnya yang hanya meneliti karakteristik pasien GERD terutama dalam hal usia dan jenis kelamin. Metode penelitian yang digunakan adalah cross-sectional dengan menggunakan data rekam medis dari Rumah Sakit Ibnu Sina Kota Makassar pada periode 2021-2022. Dari hasil penelitian, mayoritas pasien GERD adalah perempuan, berusia dewasa muda (20-44 tahun), dengan IMT normal, bekerja sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT), riwayat penyakit gastritis, dan mengalami keluhan nyeri epigastrium (heartburn). Implikasi dari penelitian ini mencakup pentingnya pemahaman yang lebih dalam tentang karakteristik pasien GERD untuk meningkatkan manajemen dan pengobatan yang tepat serta upaya pencegahan yang lebih efektif.
Pengaruh Pemberian Madu Hutan, Kurma Ajwa dan Gel Bioplacenton terhadap Proses Penyembuhan Luka pada Mencit Trisha Mel Anggun Koedoeboen; Syamsu Rijal; Inna Mutmainnah Musa; Ida Royani; Rachmat Faisal Syamsu
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 4 No. 6 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v4i6.456

Abstract

Luka bisa terjadi pada semua makhluk hidup dikarenakan adanya aktivitas yang dilakukan. Aktivitas yang dilakukan dapat terganggu karena adanya luka. Luka dapat diartikan sebagai keadaan dimana terjadinya gangguan fungsi kulit sebagai pelindung dari luar akibat terputusnya jaringan kulit. Luka sayat merupakan salah satu contoh dari bentuk luka. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat efektivitas Madu Hutan (Apis dorsata), Kurma Ajwa (Phoenix dactylifera L) dan Bioplacenton terhadap proses penyembuhan luka sayat. Metode yang digunakan yaitu eksperimental laboratorium untuk mengetahui perbedaan penyembuhan luka sayat antara pemberian Madu Hutan (Apis dorsata), Kurma Ajwa (Phoenix dactylifera L.) dan gel Bioplacenton pada Mencit (Mus musculus) yang meliputi durasi dan dosis yang dibutuhkan untuk penyembuhan luka. Hasil yang didapatkan yaitu kelompok yang mengalami penutupan paling cepat menutup ialah kelompok III (Madu Hutan) yaitu 10 hari.
Co-Authors A. Ahmad Fitrah Achmad Harun Muchsin Adela Rahmat Agung Dirgantara Ahmad Ardhani Pratama Ainun Jariah Fahay Ali Aspar Mappahya Amiroh Tus Sholeha Matdoan Andi Anita Nur Fadhilah Andi Herawati Andi Husni Esa Darussalam Andi Husni Tanra Andi Irma Yuniar Andi Irwansyah Ahmad Andi Khalishah Hidayati Andi Masdipa Andi Masdipa Andi Masipa Andi Sitti Fahirah Arsal Andi Sitti Fahirah Arsal Andi Tenri Sanna Arifuddin Anggita, Dwi Armanto Makmun Armyn Dwi Putra Arni Isnaini Arfah Aryanti Bamahry Ashar Magguliling Tayibu Aulia Rizki Rahim Azis Beru Gani Dahlia Dahlia Dahliah Dahliah Dewi Rahman Dian Amelia Abdi Dian Amelia Abdi Dian Fahmi Utami Dzul Ikram Edward Pandu Wiriansya Eny Arlini Wello Fadli Ananda Faisal Sommeng Farah Ekawati Mulyadi Farhah Ayunizar Ramadani Febie Irsandi Syahruddin Febie Irsandy Feby Irsandy Fendy Dimartyono Fendy Dwimartyono Hafifah Suci Happy Laurentz Hasan Hermiaty Nasaruddin Hermiaty Nasruddin Hermiaty Nasruddin Hidrawati Hidrawati Ida Royani Indah Lestari Daeng Kanang Indah Lestari Dg Kanang Inna Mutmainnah Musa Irmayanti Haidir Bima Irna Diyana Kartika Kamaluddin Julian Muhammad Yasin Khusnul Yaqien Lisa Yuniarti Lisa Yuniati Lisa Yuniati M Hamsah M. Erwin Rachman M. Syahidul Haq Marlyanti Rahmah Akib Mona Nulanda Muh. Mursyid Muhammad Naufal Zuhair Muhammad Sofhyan Fajrin Nabila Fajrin Nadhifah Barunawaty Nasrudin Andi Mappaware Nesyana Nurmadilla Nevi Sulvita Karsa Nurmadilla, Nesyana Nurul Wahidah Yasid Pramuliansyah Haq Pratiwi Nasir Hamzah Pratiwi Natsir Prema Hapsari Rachmat Faisal Syamsu Rachmat Faisal Syamsu Rachmat Faisal Syamsu Rahmawati Rahmawati Rana Raihanah Azzahra Rasfayanah Rasfayanah Rasfayanah Rasfayanah Rasfayanah, Rasfayanah Ratih Natasha Reeny Purnamasari Reeny Purnamasari Reny Purnamasari Juhamran Rezky Putri Indarwati Abdullah Shofiyah Latief Shulhana Mocktar Shulhana Mokhtar Sidrah Darma Sigit Dwi Pramono Sity Rahmatia Alimun Sri Irmandha Kusumardhani Sri Julyani Sri Julyani Sri Vitayani Suraedah Alimuddin Syam, Netty Syarifah Fatimah Nissatuljannah Syarifuddin Wahid Syarifuddin Wahid Syarifuddin Wahid Syopyanah Sri Puspa Trisha Mel Anggun Koedoeboen Utomo Andi Pangnguriseng Utomo Andi Pangnguriseng Wiriansya, Edward Pandu Yasmin Fadhilah Yusriani Mangarengi Zulfitriani Murfat Zulfitriani Murfat Zulfitriani Murfat Zulfiyah Surdam