This Author published in this journals
All Journal Al Ishlah Jurnal Pendidikan JIKE : Jurnal Ilmu Komunikasi Efek Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Nivedana : Jurnal Komunikasi dan Bahasa Jurnal Abdimas Indonesia : Jurnal Abdimas Indonesia Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Research in Social Science and Humanities Interaksi Peradaban: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Journal of Social And Economics Research Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Ilmu Komputer Dakwatussifa: Journal of Da'wah and Communication Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian kepada Masyarakat (JPM ITTC ) Jurnal Ilmu Komunikasi Andalan Innovative: Journal Of Social Science Research Priviet Social Sciences Journal Tuturan: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora Harmoni: Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora (JURRISH) Journal Innovation In Education Ardhi: Jurnal Pengabdian dalam Negri International Journal of Social Science and Humanity Pelayanan Unggulan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terapan journal of social and economic research Jurnal Cendekia Ilmiah Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora INJECT Interdisciplinary Journal of Communication Jurnal Bersama Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesian Journal of Islamic Communication Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Content Marketing Shopee Affiliate di Tiktok terhadap Minat Beli Generasi Z pada Produk Fesyen Cheryl Olivia Sabina; Asep Soegiarto; Wina Puspita Sari; Mentari Anugrah Imsa; Menati Fajar Rizki
Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jkomitek.v5i1.2679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh content marketing dalam program Shopee Affiliate di TikTok terhadap minat beli Generasi Z pada produk fesyen. Latar belakang penelitian didasari oleh meningkatnya penggunaan TikTok dan keterlibatan Generasi Z dalam konsumsi konten digital berbasis afiliasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 173 mahasiswa Prodi Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Digital UNJ, dan dianalisis menggunakan SEM-PLS dengan SmartPLS 4. Content marketing diukur berdasarkan lima dimensi Karr (2016), dan minat beli berdasarkan model AIDA dari Kotler & Keller (2012). Hasil menunjukkan bahwa content marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli, dengan nilai path coefficient 0.729, T-statistic 9.134, dan P-value 0.000. Nilai R² sebesar 0.531 mengindikasikan bahwa variabel independen menjelaskan 53,1% variasi minat beli. Dimensi reader cognition, sharing motivation, dan persuasion menjadi faktor dominan, sedangkan action dalam proses pembelian masih cenderung rendah. Penelitian menyimpulkan bahwa strategi content marketing afiliasi di TikTok efektif dalam membentuk minat beli Gen Z, namun konversi ke tindakan perlu diperkuat melalui elemen sosial dan call-to-action yang lebih kuat.
Strategi Kampanye Humas Kementerian Perhubungan dalam Menyosialisasikan Program Mudik Gratis pada Angkutan Lebaran Tahun 2025 Arum Amanda Indrayati; Menati Fajar Rizki; Wina Puspita Sari; Anggun Nadia Fatimah; Muria Putriana
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i1.2634

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses prakampanye, proses pengelolaan kampanye, dan hasil evaluasi kampanye oleh Kementerian Perhubungan. Penelitian ini menggunakan konsep Strategi kampanye Public Relations berdasarkan Model Kampanye Ostergaard. Pendekatan yang digunakan mengacu pada model strategi kampanye Public Relations menurut Ostergaard, dengan metode deskriptif dan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling, sementara validitas data diuji melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kampanye ini disusun secara bertahap dan terencana. Tahap prakampanye berangkat dari urgensi ketidakseimbangan antara lonjakan kebutuhan transportasi saat lebaran dengan ketersediaan sarana angkutan umum. Pada tahap pengelolaan, Kemenhub melakukan perancangan, pelaksanaan, hingga evaluasi program. Evaluasi kampanye keseluruhan dilakukan secara teknis dan komunikatif. Secara keseluruhan, strategi kampanye ini tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya transportasi massal yang aman, tetapi juga memperkuat citra positif pemerintah. Penelitian ini menyarankan agar Humas Kemenhub lebih maksimal dalam memanfaatkan media digital interaktif yang bervariasi serta memperkaya isi pesan dengan pendekatan emosional dan edukatif, seperti narasi pengalaman pemudik atau cerita keselamatan, guna menjangkau audiens yang lebih luas dan memperdalam dampak pesan yang disampaikan
Strategi Komunikasi Humas Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam Menginformasikan Layanan SAPA 129 Dian Yusuf; Wina Puspita Sari; Asep Soegiarto; Muria Putriana; Menati Fajar Rizki
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i1.2649

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam strategi komunikasi yang diterapkan oleh Humas Kemen PPPA dalam menginformasikan layanan SAPA 129, serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambatnya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan kerangka analisis model perencanaan strategi komunikasi lima tahap dari Hafied Cangara, yang meliputi Penelitian (Research), Perencanaan (Plan), Pelaksanaan (Execute), Pengukuran (Measure), dan Pelaporan (Report). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan informan dari Biro Humas Kemen PPPA, observasi, studi dokumentasi, dan diperkuat dengan triangulasi sumber melalui wawancara dengan seorang praktisi komunikasi publik sebagai informan ahli.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa Humas Kemen PPPA telah menerapkan strategi komunikasi secara siklus, terstruktur, dan berbasis data. Proses ini diawali dengan riset mendalam berbasis data dari SIMFONI PPA, dilanjutkan dengan perencanaan multi saluran yang berfokus pada platform digital, diwujudkan melalui diseminasi konten edukatif dan pemanfaatan komunikator kunci, serta dievaluasi dan dilaporkan secara sistematis untuk pengambilan keputusan. Praktik ini divalidasi oleh ahli komunikasi publik sebagai sebuah pendekatan yang profesional dan menunjukkan tingkat kematangan organisasi yang tinggi, terutama dalam pengambilan keputusan berbasis bukti. Faktor pendukung utama adalah dukungan pimpinan yang kuat dan kolaborasi eksternal yang luas. Sementara itu, faktor penghambatnya meliputi keterbatasan sumber daya manusia dan anggaran, tantangan jangkauan ke daerah 3T, serta tingkat kepercayaan publik yang masih perlu ditingkatkan
Strategi Manajemen Event Book Tour Seporsi Perjalanan Syifa Rizka Farentia; Wina Puspita Sari; Asep Soegiarto; Muria Putriana; Abdul Kholik
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 6 No. 3 (2025): Juli
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v6i3.2594

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi manajemen acara yang digunakan Grasindo, dengan fokus pada tahapan perencanaan hingga evaluasi. Teori yang digunakan adalah kerangka kerja manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, and Controlling) oleh George R. Terry. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan dua penyelenggara internal dan satu praktisi ahli di bidang event. Validasi data dilakukan melalui triangulasi sumber, dan analisis data dilakukan dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa acara dikelola secara sistematis berdasarkan tahapan POAC. Tahap perencanaan mempertimbangkan analisis audiens dan situasi. Tahap pengorganisasian menyoroti pentingnya komunikasi dan kolaborasi lintas divisi. Tahap pelaksanaan menunjukkan keberhasilan dalam membangun koordinasi antar divisi, membangun hubungan dengan eksternal, dan menyiapkan rencana cadangan untuk menghadapi masalah yang tidak terduga. Tahap pengendalian mengukur pencapaian tujuan acara. Sebagai kesimpulan, strategi manajemen event ini dinilai efektif, terutama dalam mengomunikasikan tema kesehatan mental.
Digital Public Relations in School-Based Health Campaigns: A Systematic Literature Review toward a Hybrid Engagement Model in the Indonesian Context Wiratri Anindhita; Muria Putriana; Wina Puspita Sari
INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : FAKULTAS DAKWAH UIN SALATIGA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/inject.v11i2.6976

Abstract

This study explores the role of digital public relations in school-based health campaigns and addresses the lack of an integrative framework to link communication, engagement, and digital interaction. The study employed a qualitative Systematic Literature Review (SLR) using the PRISMA framework. A total of 45 peer-reviewed articles published between 2015 and 2024 were analyzed. The study combined bibliometric analysis using VOSviewer and thematic synthesis through open, axial, and selective coding. The findings revealed three key gaps: (1) conceptual fragmentation between communication and engagement theories, (2) limited contextual exploration in developing countries like Indonesia, and (3) the methodological dominance of empirical studies without conceptual integration. The results also indicated that communication practices were largely one-way, engagement was reduced to measurable metrics, and digital media was used primarily as a delivery tool rather than an interactive platform. This study proposed a Hybrid Engagement Model comprising institutional communication, participatory engagement, and digital interaction that could contribute to education and communication research by positioning schools as active communication hubs and promoting digitally integrated participatory health campaigns.
The Role of the Spotify Wrapped Digital Campaign on Spotify Brand Advocacy on Social Media Instagram, Twitter (X), and Tiktok Ismi Alivia Wulandari; Muria Putriana; Wina Puspita Sari; Asep Soegiarto; Menati Fajar Rizki
Journal of Research in Social Science and Humanities Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/jrssh.v4i1.96

Abstract

This research aims to determine the contribution of the Spotify Wrapped digital campaign to Spotify brand advocacy on social media (Instagram, Twitter (X), and Tiktok) and determine the participation of Spotify users in become an active brand advocates through the Spotify Wrapped digital campaign. The hypothesis of this research is that there is a positive and significant relationship between user participation in the Spotify Wrapped digital campaign and the level of Spotify brand advocacy on social media (Instagram, Twitter (X), and Tiktok). This research method is descriptive quantitative. The population is 574 million and the sample is 100 which is calculated using the Slovin formula. The sampling technique in this research used a simple random sampling technique. The results of this study show that the Pearson correlation test value is 0.822 with a significance of 0.00. This value can be interpreted that the Spotify Wrapped digital campaign has a positive relationship with Spotify's brand advocacy on social media (Instagram, Twitter (X), and Tiktok). From the simple linear regression analysis, a value of 0.00 is obtained, H1 is accepted, namely that there is a positive and significant relationship between user participation in the Spotify Wrapped digital campaign and the level of Spotify brand advocacy on social media (Instagram, Twitter (X), and Tiktok). Based on these results, the more users are involved in the Spotify Wrapped digital campaign, the higher the level of support and promotion of the Spotify brand on social media platforms (Instagram, X, TikTok), and the greater the possibility of them becoming active brand advocates for Spotify.Keywords: Digital Campaign, Brand Advocacy, Spotify Wrapped, Social Media
Pemberdayaan Komunitas Peduli Lingkungan melalui Strategi Komunikasi Digital untuk Pelestarian Sungai Perkotaan Afina Ruqayyah; Rico Fernando Siregar; Wina Puspita Sari; Javier Rafi Putra Sidharto; Arrumaisha Ghaida Puspitasari
Jurnal Bersama Pengabdian Kepada Masyarakat (SAMAMAS) Vol. 2 No. 2 (2026): Juni 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/samamas.v2i2.646

Abstract

Urban river conservation demands not only technical intervention but also strengthened community communication capacity. This community service program aimed to empower the MAT PECI community (Masyarakat Peduli Ciliwung dan Lingkungan Hidup) through digital communication capacity building in support of Ciliwung River conservation in Jakarta. Prior to the program, the community’s Instagram had only 486 followers with 2–3 posts per month and low public engagement, indicating a significant communication capacity gap. Using Participatory Action Research (PAR), activities included digital communication training, social media content mentoring, photography and videography workshops, environmental storytelling, and digital publication strategy development. Pre-test and post-test evaluations showed a significant improvement in participants’ average scores from 51.7 to 85.2 across all dimensions. The program also facilitated formation of an internal media team, a monthly content calendar, and a consistent visual identity, increasing publication frequency to 7–9 posts per month. These findings confirm that community-based digital communication capacity building effectively sustains grassroots environmental conservation movements, aligned with SDGs 6, 11, and 13.
PENGARUH BRAND AWARENESS WARDAH TERHADAP CORPORATE IMAGE PT PARAGON TECHNOLOGY AND INNOVATION: (Survei Eksplanatif Followers Instagram @wardahbeauty pada Periode Maret - Juni 2025) Amellia Putri; Wina Puspita Sari; Asep Soegiarto; Muria Putriana; Qoryna Noer Seyma El Farabi
JIKE: Jurnal Ilmu Komunikasi Efek Vol 8 No 2 (2025): JUNI
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jike.v8i2.7390

Abstract

Increasingly fierce competition in the cosmetics industry in Indonesia encourages companies to increase brand awareness as part of a communication strategy in shaping a strong corporate image. Researchers conducted this study to determine the effect of Wardah Brand Awareness on PT Paragon Technology and Innovation's Corporate Image. This research uses a quantitative approach with an online survey method involving 100 respondents, namely followers of the @wardahbeauty Instagram account. Researchers analyzed the data using the Pearson correlation test and simple linear regression. The results of the analysis show that there is a significant influence between Brand Awareness and Corporate Image, with a significance value of 0.000 (<0.05). The Pearson correlation coefficient value of 0.590 indicates a fairly strong positive relationship between the two variables. In addition, the R Square value of 0.349 indicates that Brand Awareness affects 34.9% of the variation in Corporate Image, while the remaining 65.1% is influenced by other factors. This finding concludes that the higher the level of Wardah Brand Awareness, the more positive the public perception of the company's image. This study recommends that PT Paragon Technology and Innovation strengthen its brand communication strategy through more massive digital campaigns and develop Corporate Social Responsibility (CSR) programs to build public trust in a sustainable manner. Keywords: brand awareness, corporate image, communication strategy, Wardah, PT Paragon Technology and Innovation
PENGARUH KONTEN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM @Deliandco.id TERHADAP BRAND AWARENESS PRODUK PASTRY DELI CHOUX (Survei Terhadap Followers Instagram @Deliandco.id) Ghina Balqis Salsabil; Wina Puspita Sari; Muria Putriana; Farah Widari Maulidya; Kayla Sulendra Kusumah; Muhammad Fachrizal Firdhan; Mela Agustia; Naomi Jovanka Sirait; Riska Amelia Wahyuni; Rivanda Kamil Akhsan
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62144/jikq.v8i1.629

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh konten media sosial Instagram @deliandco.id terhadap brand awareness produk pastry Deli Choux. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan teknik pengambilan sampel probability sampling, penelitian ini menganalisis hubungan antara kualitas dan konsistensi konten yang dipublikasikan dengan tingkat kesadaran merek di kalangan pengikut akun tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten Instagram @deliandco.id berkontribusi positif dalam meningkatkan brand awareness Deli Choux, dengan variasi sebesar 30,4% yang dapat dijelaskan oleh konten yang dipublikasikan secara rutin dan terstruktur. Strategi konten yang menampilkan visual menarik, informasi produk yang jelas, serta interaksi aktif dengan audiens menjadi faktor kunci dalam membangun citra merek yang kuat dan mudah dikenali. Meskipun demikian, penelitian juga menemukan adanya ketidakseimbangan antara jumlah followers dan tingkat keterlibatan (engagement rate), yang mengindikasikan perlunya evaluasi dan penguatan strategi konten untuk mengoptimalkan dampak kampanye pemasaran digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan konten media sosial yang efektif merupakan elemen strategis dalam membangun dan mempertahankan brand awareness produk kuliner di era digital yang kompetitif. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan strategi komunikasi dan pemasaran digital, khususnya dalam industri makanan dan minuman berbasis media sosial. Keywords: Brand Awareness, Deli Choux, Instagram, Media Sosial
PENGARUH FRAMING AKUN MEDIA SOSIAL X @ARDISATRIAWAN TERHADAP PERSEPSI PEMOTONGAN ANGGARAN PENDIDIKAN (SURVEI PADA FOLLOWERS AKUN X @ARDISATRIAWAN) Wina Puspita Sari; Muria Putriana; Ade Aulia Ashlah; Alisha Imada; Alysa Salwa Aufaa Saputro; Aulia Juliananda; Jasmine Jovita Khairunnisa Sirait; Nashwa Tsuraya; Risa Maulia; Shafa Shafira Najah
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62144/jikq.v8i1.632

Abstract

Media sosial saat ini menjadi salah satu sarana utama bagi masyarakat dalam menyampaikan pendapat dan memperoleh informasi, termasuk menanggapi kebijakan pemerintah. Salah satu isu yang banyak diperbincangkan pada awal tahun 2025 adalah pemotongan anggaran pendidikan yang dilakukan oleh pemerintah. Kebijakan ini menimbulkan berbagai reaksi dari masyarakat. Akun X (sebelumnya Twitter) bernama @ardisatriawan menjadi salah satu yang aktif mengangkat isu tersebut dan memperoleh perhatian luas dari pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana framing yang dilakukan pada akun tersebut serta pengaruhnya terhadap persepsi para pengikutnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cara penyajian informasi melalui unggahan akun @ardisatriawan berpengaruh terhadap cara pandang pengikut terhadap isu pemotongan anggaran pendidikan. Framing yang menekankan dampak negatif, ketimpangan, serta urgensi persoalan mendorong sebagian besar pengikut untuk bersikap lebih kritis terhadap kebijakan tersebut. Para pengikut @ardisatriawan cenderung menilai pemotongan anggaran pendidikan sebagai kebijakan yang merugikan dan tidak mengutamakan kepentingan dan kebutuhan masyarakat. Temuan ini menunjukkan bahwa media sosial, khususnya akun dengan jangkauan luas dan tingkat interaksi yang tinggi, memiliki peran penting dalam membentuk opini publik. Framing dalam penyampaian informasi terbukti dapat mempengaruhi persepsi khalayak terhadap isu-isu kebijakan yang sedang berkembang saat ini. Oleh karena itu, penyampaian informasi di media sosial perlu disusun dengan cermat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Co-Authors Abdul Kholik Abdul Kholik Abyan Dwi Martha Ade Aulia Ashlah Adi Budi Satrio Adinia Sekar Rayani Adrian Maulana Malik Ibrahim Afina Damayanti Afina Ruqayyah Afina Ruqayyah Afriza Wihadi Agillia Dian Anastasia Akbar Sunaryo, Risky Alfina Rahmah Dewi Alisha Imada Allaysha Murtiawani Alysa Salwa Aufaa Saputro Amellia Putri Anastasia Alissa Andi Andi Anggun Nadia Fatimah Anisa Fauziyah Arrumaisha Ghaida Puspitasari Arrumaisha Ghaida Puspitasari Arum Amanda Indrayati Asep Soegiarto Asep Soegiarto Asep Sugiarto Asep Sugiarto Aulia Juliananda Azza Nailis S Azzah Ines Hamidah Bani Fatimah Pujianti Bella Amalia Bintang Fauzan Casa Bilqis Savitri Cherish Tito Nafassa Cheryl Olivia Sabina Decency Ananda Sylphania Devara Alfaritzi W Dewi Rangganis Hadi Arum Ningrum Dian Yusuf Diayu Intan Djahwan Kamil Erlianur Putri Carlina Fathihah Fadia Ramadania Farah Widari Maulidya Farah Zyiafira Farida Rizqi Ardilia Ningrum Farras Amin Abdillah Fildzah Hani Mufidah Firda Maya Junita Galuh Sukma Dwijayanti Ghina Balqis Salsabil Hadinayu, Atmaradhifa Helix Clementhius Valendyawan Hesti Sofiyanti Hikmatullah Hikmatullah Ibnu Arya Fakhrizky Idzni Ramadhani Kamaludin Inas Kurnia Indah Fajar Rosalina Indah Fajar Rosalina Indah Nursyamsiah Indira Haniya Arasi Ismi Alivia Wulandari Jasmine Jovita Khairunnisa Sirait Jasmine Nazwa Putri Eriesta Javier Rafi Putra Sidharto Javier Rafi Putra Sidharto Jihan Salzabilla Winata Kartika, Mega Ardhiani Kayla Sulendra Kusumah Kayla Sulendra Kusumah Kezia Revina Adelia Butarbutar Khairum Tri Anissa M. Faishal Alghoniyyu M. Reza Firdaus Marcella Zeilanti Ramadhan Marsha Cesar Nathania Megan Restu Litani Meiha Bintang Pudence Swissedy Mela Agustia Menati Fajar Rizki Mentari Anugrah Imsa Muhamad Zidan Pahlevi Muhammad Ardi Himawan Muhammad Ardi Himawan Muhammad Ardi Himawan Nugroho Muhammad Fachrizal Firdhan Muhammad Faishal Alghoniyyu Muhammad Faishal Alghoniyyu Muhammad Ihsan Darus Muhammad Reza Firdaus Muria Putriana Muria Putriana Muria Putriana Nadia Zulmi Najla Faiza Ahmad Najwa Aulia Khansa Najwa Aulia Khansa Naomi Jovanka Sirait Nashwa Tsuraya Nasya Rizqy Zalikha Navira Sharen Assyifa Nayumi Tri Mutiara Nazwa Cendra Swari Nindhiya Salma Haura Nur Rahmah Oktafina Nuraini Fazilatun Nisa Phoebe Valencia Putri Wulansari Putri Yohana Sitorus Qoryna Noer Seyma Qoryna Noer Seyma El Farabi Qoryna Noer Seyma El Farabi Rachel Lelyta Immanuela Siahaan Raisa Firstia Raisa Rahmi Alfat Rangga Audy Islamy Rashidqi Alfian Reja Ruhul F Rico Fernando Siregar Rico Fernando Siregar Risa Maulia Riska Amelia Wahyuni Risky Akbar Sunaryo Rivanda Kamil Akhsan Rivanda Kamil Akhsan Ruth Lydia Mutiara Sihombing Sadila Syaumi Al-Fallah Safa Amanda Karenina Safiat Amaylia Putri Salsa Dhea Adela Sandrina Irsa Adelia Seyma El Farabi, Qoryna Noer Shafa Shafira Najah Shinta Aprillia Kusuma Wardhani Suci Rachma Praditi Sulthan Arrafi Fadhila Syahwa Putri Ismaiga Syifa Rizka Farentia Tazkia Nursina Tj. Darmawan Vidhia Ramadhanti Wiratri Anindhita, Wiratri Yabes Edmund Macario Siburian Yuni A. Muharam