Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PERANCANGAN LANSKAP TAMAN KULINER DENGAN INTEGRASI ESTETIKA ALAM DAN FASILITAS PUBLIK : STUDI KASUS DESA WARNASARI, PANGALENGAN, BANDUNG Fauzi, Reza; Nur Intan Mangunsong; Rini Fitri; Dibyanti Danniswari
Jurnal Lingkungan dan Kota VOLUME 5, NUMBER 2, NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/bhuwana.v5i2.24202

Abstract

Perancangan lanskap dengan pendekatan antara estetika alam dan fasilitas publik merupakan rencana penting dalam menciptakan ruang yang tidak hanya berfungsi dengan baik tetapi juga indah dan nyaman dikunjungi. Studi ini membahas perancangan lanskap untuk suatu Taman Kuliner di Desa Warnasari, Pangalengan, Bandung, Jawa Barat, dengan tujuan menggabungkan potensi alam yang ada disana dengan kebutuhan ruang publik yang dapat mendukung aktivitas masyarakat dan rekreasi. Desa Warnasari memiliki kekayaan alam yang indah seperti gunung, perkebunan teh serta udara yang sejuk dapat menjadi daya tarik utama dalam pengembangan lanskap. Pendekatan desain yang digunakan mempertimbangkan faktor ekologis, budaya serta kebutuhan masyarakat dan pengunjung dari luar Desa, sehingga tercipta sinergitas antara lingkungan buatan dan alam sekitarnya. Proses perancangan dimulai dengan analisis kondisi eksisting dan potensi lahan seperti pemandangan, vegetasi dan tata guna lahan. Elemen-elemen ini kemudian ditafsirkan ke dalam suatu rancangan yang menonjolkan elemen alam, seperti penggunaan tanaman lokal dan perancangan lanskap ruang terbuka hijau yang multifungsi. Selain itu, fasilitas yang dirancang menyatu dengan lanskap atau alam di sekitarnya. Penempatan ruang interaksi di area terbuka dengan memanfaatkan pemandangan alam dengan aktivitas ringan dan bersantai yang terintegrasi dengan elemen estetika alami. Dengan pendekatan tersebut, diharapkan Taman Kuliner Desa Warnasari dapat menjadi sarana pendukung dari area wisata alam di Desa Warnasari, selain sebagai sarana rekreasi warga dan sarana pendukung dari wisata alam yang sudah ada, ruang terbuka publik ini diharapkan dapat menjadi ruang yang dapat dinikmati oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Hasil rancangan ini berpotensi untuk menjadi model pengembangan ruang terbuka publik yang memiliki basis alam yang berkelanjutan.
Backcover Fauzi, Reza
Jurnal Lingkungan dan Kota VOLUME 4, NUMBER 2, NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/

Abstract

-
Editor in Chief Fauzi, Reza
Journal of Synergy Landscape Vol. 5 No. 1 (2025): Vol. 5 No. 1 August 2025
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/kn95e688

Abstract

-
Chief in Editor Fauzi, Reza
Journal of Synergy Landscape Vol. 5 No. 2 (2026): Vol. 5 No. 2 Februari 2026 (PRE-Print)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/a46q3g34

Abstract

-
Perencanaan lanskap ekowisata di lahan carik Desa Cibodas Bandung, Provinsi Jawa Barat Hayati, Munira; Fitri, Rini; Fauzi, Reza
Jurnal Arsitektur Lansekap Vol.12, No.1, April 2026
Publisher : Prodi Arsitektur Lanskap, Fakultas Pertanian, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JAL.2026.v12.i01.p04

Abstract

This study addresses the lack of spatial planning and the suboptimal utilization of ecological, socio-cultural, and economic potentials in Lahan Carik, Cibodas Village, Bandung Regency. Although the area is a fertile highland region with distinctive agricultural traditions and community-based livestock systems, its development is hindered by limited infrastructure and tourism facilities. The objective of this study is to design an ecotourism concept that integrates environmental conservation, education, and recreation, while also empowering the local community through participatory planning. This research employs a qualitative method, with data collected through field observations, interviews, and literature review. The data is analyzed descriptively, focusing on environmental, socio-cultural, economic, and accessibility aspects. The findings indicate that the area possesses high biodiversity, traditional farming practices, strong cultural values, and scenic landscapes. However, it lacks organized spatial zoning, interpretive facilities, and sustainable infrastructure. The proposed concept includes functional zoning (conservation, production, recreation, water conservation, and buffer zones), educational trails, environmentally friendly circulation systems, and active community involvement in the management of agrotourism programs. Recommended facilities include a botanical garden, livestock waste processing area, composting unit, and a traditional farming demonstration zone, aimed at enhancing both ecological value and visitor experience. The discussion emphasizes the importance of aligning spatial design with the site’s ecological characteristics and local socio-economic context. In conclusion, the proposed design concept serves as a sustainable and participatory ecotourism framework that can revitalize Lahan Carik as an educational, ecological, and cultural destination, while providing benefits for both the environment and the local community.