Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pengaruh Variasi Jenis Pelarut Terhadap Kadar Flavonoid dan Fenolik Total Esktrak Etanol Umbi Lobak Putih (Raphanus sativus L.) Saroya, Nadia Tus; Solikah, Wahyu Yuliana; Emelda, Emelda; Fauzi, Rizal; Lubis, Abdul Rahman
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 6, No 2 (2025): Juli
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v6i2.27991

Abstract

Lobak putih (Raphanus sativus L.) merupakan tanaman yang mengandung flavonoid, fenolik, dan saponin yang berperan sebagai antioksidan. Flavonoid merupakan senyawa fenolik alami yang sangat umum ditemukan pada berbagai jenis tanaman. Senyawa ini mengandung satu atau lebih gugus hidroksil (-OH) yang terikat pada cincin aromatik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan jenis pelarut terhadap kadar total flavonoid dan fenolik dalam ekstrak umbi lobak putih. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksperimental laboratorium. Tahapan penelitian meliputi pengambilan sampel, pembuatan simplisia, ekstraksi maserasi umbi lobak putih dengan menggunakan variasi pelarut yaitu etanol 70%, Etil Asetat, dan N-heksana. Pengukuran kadar flavonoid dan fenolik total dilakukan menggunakan spektrofotometer UV-Vis.Hasil skrining fitokimia pada masing-masing ekstrak mengandung senyawa metabolit sekunder yaitu alkaloid, flavonoid, saponin, tanin dan fenolik. Diperoleh kadar total flavonoid ekstrak umbi lobak putih pada pelarut etanol 70%, Etil Asetat, dan N-heksana berturut-turut 3,433 ± 0,298 mgQE/g; 0,146 ± 0,012 mgQE/g; 0,516 ± 0,026 mgQE/g. Sementara kadar total fenolik berturut-turut yaitu 24,53 ± 0,502 mgGAE/g; 4,4 ± 2,367 mgGAE/g; 6,65 ± 4,038 mgGAE/g. Berdasarkan hasil  analisis One Way ANOVA membuktikan bahwa variasi jenis pelarut memberikan pengaruh yang nyata terhadap kadar flavonoid dan fenolik total ekstrak umbi lobak putih dengan nilai signifikansi masing-masing 0,000* dan 0,001* (P<0,05).
ANALISIS VIDEO EDUKASI BERBASIS BEHAVIOR MODIFICATION (B-MOOD) DALAM PEMBENTUKAN PERILAKU POSITIF ANAK Maarif, Minhatul; Fauzi, Rizal
Jurnal Muria Research Guidance and Counseling (MRGC) Vol 4, No 1 (2025): JURNAL MURIA RESEARCH GUIDANCE AND COUNSELING APRIL 2025
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mrgc.v4i1.14704

Abstract

 Pendidikan karakter memiliki peran penting dalam membentuk perilaku positif anak usia dini, seperti disiplin, empati, tanggung jawab, dan kerja sama. Akan tetapi, tantangan utama dalam implementasinya yaitu kurangnya media pembelajaran yang efektif dan menarik bagi anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas video edukasi berbasis Behavior Modification (B-Mood) dalam membentuk perilaku positif anak usia dini di Kabupaten Pandeglang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, analisis isi, dan wawancara mendalam terhadap 65 anak, guru, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, persentase anak yang menunjukkan perilaku disiplin, empati, tanggung jawab, dan kerja sama masing-masing sebesar 32%, 28%, 30%, dan 26%. Setelah pemutaran video edukasi Simajiro selama 12 minggu, terjadi peningkatan signifikan, dengan disiplin mencapai 78%, empati 74%, tanggung jawab 80%, dan kerja sama 76%. Analisis menunjukkan bahwa efektivitas video ini didukung oleh teori Behavior Modification dari Skinner, yang menekankan penguatan positif (positive reinforcement), serta teori Social Learning dari Bandura, yang menjelaskan bahwa anak-anak belajar melalui observasi dan imitasi model peran. Dengan demikian, video edukasi berbasis Behavior Modification terbukti menjadi media pembelajaran yang efektif dalam membentuk perilaku positif anak usia dini, memberikan alternatif inovatif bagi pendidik dan orang tua dalam menanamkan nilai-nilai karakter secara lebih menarik dan interaktif di era digital
Implementasi Kebijakan Pemekaran Terhadap Kualitas Pelayanan Kesehatan Di Kabupaten Mamasa Sulawesi Barat Lambali, Suryadi; Rizal, Muhammad; Ismail, Nuralamsyah; Fauzi, Rizal
JAKPP (Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik) Volume 8 No. 1, Juni 2022
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi FISIP UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/jakpp.v8i1.23419

Abstract

This study aims to analyze and empirically test the fragmentation of policy implementation on the quality of health services in Mamasa District, West Sulawesi, research question is how much the effect of policy implementation fragmentation to quality health service in Regency of Mamasa in West Sulawesi. The Method in this Research used analyses quantitative with model of path analysis. Data obtained by through circulating of questionnaire to all policy implementor fragmentation and cervices health in Regency of Mamasa. The Result of research to found that execution of policy implementation fragmentation as according to variabel exogen that is communications, resource, disposition or attitude, and the bureaucratic structure, and so that quality health service have as according to reliability, responsiveness, assurance, empathy, and tangible. The correlation influence of policy implementation fragmentation to quality health service, hence did not all of dimension from policy implementation fragmentation have an effect on significant to quality health service, so that create new models is to called as model struktur-3 where only have dimensions of resources, disposition or attitude, and structure of bureaucracy having an effect on significant. From model of this struktur-3 to created a model of policy implementation fragmentation can be influenced by consistency factor, authority, facilities, staffing the bureaucracy, incentive, and system operating procedure. Apart from the internal factor is influenced by environmental factor related to existence of conflict potency, leadership, elite figure, and the local culture.
DZIKIR RUH DALAM PERSPEKTIF SYEKH AKBAR MUHAMMAD DAHLAN : (Studi Pemikiran Mursyid ke-2 Tarekat Idrisiyyah di Indonesia) Dinda Zahra Salsabila; Rizal Fauzi; Luqman Al Hakim
Rausyan Fikr: Jurnal Ilmu Studi Ushuluddin dan Filsafat Vol. 21 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/rsy.v21i1.3939

Abstract

Dhikr is a spiritual practice in Islam believed to bring inner peace. However, not everyone who performs dhikr experiences spiritual calm, indicating a problem in its depth or quality. While dhikr has been widely studied, research on dhikr al-rūḥ (dhikr of the soul) as taught by Shaykh Akbar Muhammad Dahlan, the second murshid of the Idrisiyyah Order in Indonesia, remains unexplored. This study aims to examine his concept of dhikr al-rūḥ within the context of the ṭarīqah. Using a qualitative descriptive method with a phenomenological approach, data were collected through interviews with Idrisiyyah practitioners and a literature review. The findings show that dhikr al-rūḥ is a high-level, divinely gifted (mawahib) practice involving spiritual consciousness, rābiṭah with the murshid, and a sanad linking the seeker’s soul to the Prophet Muhammad (peace be upon him). It is not merely verbal repetition, but a gradual process of soul awareness that leads to inner tranquility and spiritual transformation through union with Divine Reality.
Interelasi Dimensi Bathiniyyah Manusia Dalam Tasawuf: (Kajian Mengenai Keterkaitan Jasmani, Ruh, Qalbu, Nafsu, Akaldalam Praktik Tasawuf) Kurnia, Winda; Fauzi, Rizal; Pili, Salim Bella
Jurnal Keislaman Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Keislaman
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Taruna Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54298/jk.v8i2.446

Abstract

Dalam dunia modern yang ditandai oleh tekanan materialistik dan krisis spiritual, tasawuf menawarkan jalan untuk menyelaraskan lima dimensi batiniah manusia: jasmani, ruh, qalbu, nafs, dan akal. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi keterkaitan fungsional antar dimensi tersebut dalam kerangka tasawuf sebagai upaya memulihkan keseimbangan batin dan menumbuhkan kesadaran Ilahiah. Dengan menggunakan metode kualitatif-deskriptif melalui studi pustaka, penelitian ini mengacu pada sumber-sumber klasik maupun kontemporer untuk membangun pemahaman yang holistik mengenai struktur batiniah manusia. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keharmonisan spiritual dapat dicapai melalui praktik-praktik sufi seperti dzikir, tafakkur, tazkiyatun nafs, dan bimbingan spiritual dari seorang mursyid. Tasawuf menekankan bahwa kelima dimensi ini harus dirawat secara integral agar manusia dapat menapaki jalan menuju kesempurnaan spiritual (insān kāmil) sekaligus merespons tantangan psikososial era kontemporer.
Analisis Green Leadership Calon Kepala Daerah se-Sulawesi Tenggara pada Pilkada Serentak Tahun 2024 Djabbari, Muhammad Hidayat; Fauzi, Rizal; Tamrin, Saddam Husain
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1163

Abstract

Pemilihan Kepala Daerah Sulawesi Tenggara 2024 menjadi momen penting dalam menentukan arah kepemimpinan daerah yang tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Green Leadership dalam visi dan misi calon kepala daerah di 16 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode analisis konten untuk mengidentifikasi komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan berdasarkan indikator Green Leadership. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas calon kepala daerah mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam kebijakan mereka, dengan fokus pada pengelolaan sumber daya alam yang ramah lingkungan, pembangunan infrastruktur berkelanjutan, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ekonomi hijau. Beberapa daerah juga menunjukkan komitmen terhadap inovasi dan kebijakan pro-lingkungan, serta pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Green Leadership menjadi fokus utama dalam visi dan misi calon kepala daerah, yang diharapkan dapat mendukung pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Tenggara.
Intervensi RIZAL (Reminder Informasi Zealous Support Assistance Lifestyle Monitoring)Berbasis Keluarga Terhadap Kemandirian Pasien Hipertensi Fauzi, Rizal; Agusman, Fery; Sonhaji, Sonhaji
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v11i2.1895

Abstract

Di Indonesia, situasi hipertensi menunjukkan pola yang mengkhawatirkan. Khusus di wilayah kerja Puskesmas Ciranjang, data tahun 2024 menunjukkan prevalensi hipertensi mencapai 23.158 atau 80% dari total populasi dewasa dengan tingkat kepatuhan pengobatan sebesar 25.842 (Profil Kesehatan Puskesmas Ciranjang, 2024). Penerapan Intervensi RIZAL (Reminder Informasi ZealousSupport Assistance Lifestyle Monitoring) adalah salah satu metode untung meningkatkan kemandirian pasien dengan melibatkan peran keluarga. Tujuan : Menganalisis dan mengukur pengaruh intervensi RIZAL berbasis keluarga terhadap kemandirian pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Rawat Inap Ciranjang. Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimental, dengan rancangan penelitian menggunakan one group pretest-posttest dengan total sampel sebanyak 35 orang. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi RIZAL diberikan, mayoritas responden berada pada tingkat kemandirian I (54,3%) dan tingkat kemandirian II (34,3%), yang menunjukkan bahwa bahwa pasien hipertensi sering memiliki kemandirian rendah dalam pengelolaan penyakitnya, terutama terkait pengetahuan tentang kondisi dan kepatuhan pengobatan, sedangkan setelah dilakukan intervensi RIZAL terjadi perubahan signifikan pada tingkat kemandirian pasien hipertensi. Mayoritas responden berada pada tingkat kemandirian III (51,428%), diikuti tingkat kemandirian II (25,714%), dan tingkat kemandirian IV (20,0%). Ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pasien dalam mengelola penyakit hipertensinya secara mandiri. Kesimpulan : berdasarkan hasil penelitian didapatkan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemandirian pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Rawat Inap Ciranjang. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test yang menunjukkan nilai p=0,000 (p<0,05), dengan 88,6% responden mengalami peningkatan tingkat kemandirian setelah intervensi diberikan.
Analisis Pencatatan dan Pelaporan Tuberkulosis dan Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Rumah Sakit Umum X Kota Bandung Kusnandi, Dang; Fauzi, Rizal; Sonia, Dina
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v1i11.243

Abstract

Latar Belakang: Data dalam pencatatan dan pelaporan Tb dan HIV di Rumah Sakit X Kota Bandung masih banyak permasalahan yang dihadapi, salah satunya kekurangan tenaga kerja dan menjadikan beban pekerjaan berlebih kepada pegawai. Disini juga menjelaskan kenaikan dan penurunan kasus pasien TB dan HIV di triwulan terakhir 2020 dan triwulan awal 2021. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pencatatan dan pelaporan Tuberculosis dan Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Rumah Sakit X Kota Bandung. Metode: Metode penelitian yang digunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan teknik pengumpulan data berdasarkan analisis. Hasil: Hasil penelitian ini diperoleh dari data TB pada triwulan terakhir 2020 sebanyak 323 Pasien , triwulan Pertama 2021 sebanyak 102 pasien Data HIV pada Triwulan terakhir 2020 sebanyak 53 pasien, triwulan pertama 2021 sebanyak 102 pasien. Permasalahan yang terjadi dari sekian banyak data yang dicatat dan dilaporkan masih dikerjakan oleh bagian keperawatan namun berkas yang diperoleh dari setiap poli masih tidak lengkap. Belum sepenuhnya terintegrasi antar bagian atau subsistem. Proses pelaporan data yang ada masih sebatas pengiriman secara online dan bukan secara real time dan terintegrasi secara langsung. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penilitian yang kami lakukan menghasilkan kesimpulan dalam sistem yang ada di Rumah Sakit Umum X Kota Bandung belum sepenuhnya terintegrasi antar bagian atau subsistem.