Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMAKAIAN KONTRASEPSI IMPLANT PADA IBU PASANGAN USIA SUBUR (PUS) D PUSKESMAS AEK NAULI KEC.SIANTAR SELATAN KOTA PEMATANG SIANTAR TAHUN 2017. Ramadhani Syafitri Nasution; Rapida Saragih
Jurnal Ilmiah Kebidanan (Scientific Journal of Midwifery) Vol. 5 No. 1 (2019): JIKeb | Maret 2019
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.624 KB) | DOI: 10.33023/jikeb.v5i1.227

Abstract

Tingkat kematian, terutama kematian bayi dan anak, erat kaitannya dengan masalah kualitas penduduk. Untuk meningkatkan kualitas penduduk usaha yang dapat menaikkan tingkat kesehatan, pengetahuan dan sikap serta prilaku masyarakat untuk hidup sehat terus ditingkatkan. Upaya langsung untuk menurunkan kelahiran dilaksanakan melalui program keluarga berencana, yaitu dengan mengajak pasangan usia subur (PUS) agar memakai kontrasepsi. Sedangkan jenis alat kontrasepsi yang dipakai ditingkatkan kepada yang lebih efektif, Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemakaian kontrasepsi implant pada ibu pasangan usia subur (PUS) di Puskesmas Aek Nauli Kec.Siantar Selatan Kota Pematang Siantar Tahun 2017.Jenis penelitian ini adalah survey analitik yang bersifat cross sectional dengan pengolahan data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat, sampel sebanyak 30 orang.Hasil penelitian diperoleh faktor-faktor yang berhubungan dengan pemakaian kontrasepsi implant pada ibu pasangan usia subur (PUS) di Puskesmas Aek Nauli Kec.Siantar Selatan Kota Pematang Siantar yaitu ditinjau dari pendidikan dasar 6 orang (20.0%), Menengah 11 (36.7%), tinggi 13 (43.3%), Faktor pengetahuan baik 3 orang (10.0%), cukup 1 orang (36.7%), kurang 16 orang (53.3%), dari faktor dukungan suami yang mendukung 9 orang (30.0%), tidak mendukung 21 orang (70.0%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan yang bermakna antara pendidikan, pengetahuan, dan dukungan suami dengan pemakaian kontrasepsi implant, bagi ibu pasangan usia subur (PUS)
Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Peudada Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen Ramadhani Syafitri Nasution; Hasanah Pratiwi Harahap; Yuka Oktafirnanda
Jurnal Bidan Komunitas Vol 5, No 2 (2022): Edisi Mei
Publisher : Departemen Kebidanan, vFakultas Farmasi dan Kesehatan, Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jbk.v5i2.5203

Abstract

Latar belakang: Balita merupakan kelompok yang rawan mengalami masalah gizi. Masalah gizi secara langsung disebabkan oleh asupan yang kurang, dan tingginya penyakit infeksi.Gangguan gizi akibat tidak sesuai asupan dengan kebutuhan tubuh, yang menjadikan rendahnya status gizi yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia. Tujuan: untuk mengetahui faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Peudada Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen Tahun 2021. Desain: penelitian ini adalah penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Lokasi penelitian Di Wilayah Kerja Puskesmas Peudada Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen. Penelitian dilakukan pada bulan Mei sampai September 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah Ibu yang memiliki Anak balita berjumlah 583 balita. Sampel sebanyak 85 orang, analisa data yang dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil: dari hasil uji chi-square menunjukkan bahwa ada hubungan antara pendidikan (p = 0,000 0,05), pendapatan Keluarga (p = 0,000 0,05), Pola Asuh (p = 0,000 0,05) dan riwayat penyakit infeksi (p = 0,000 0,05) dengan Status gizi balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Peudada Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen Tahun 2021. Kesimpulan: ada hubungan antara pendidikan, pendapatan keluarga, Pola asuh dan riwayat penyakit infeksi dengan status gizi balita di wilayah kerja puskesmas Peudada Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen tahun 2021.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI SUNTIK PADA IBU DI BPM TIARMIN BR SITORUS. AMD.KEB DI DUSUN GARUT DESA BELUTU KECAMATAN KANDIS KABUPATEN SIAK Debby Pratiwi; Ramadhani Syafitri Nst
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 9 No. 01 (2021): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.862 KB) | DOI: 10.30606/jmn.v9i01.1039

Abstract

Family planning is an attempt to plan the number and distance of pregnancies using hormonal contraceptives. In Indonesia, injectable hormonal contraceptives are increasingly being used because of effective, practical,cheap and safe. This study aims to determine the associated factors with the choice of injection contraceptives for mothers at BPM Tiarmin Br Sitorus.Amd.Keb in Garut Hamlet, Belutu Subdistrict, Kandis District, Siak Regency in 2020.This study was an analytical survey with a cross sectional approach using Primary data is a questionnaire for the period March-April 2020. The sampling accidental sampling was 50 people. Data analysis in this study was univariate and bivariate analysis with the Chi Square test with α = 0.05. Based on the results of the chi-square statistical test, it was found that there was a significant relationship with the choice of injection contraceptives, namely the age factor, the value of ρ-value = 0.039, where the value of ρ-value <α = 0.05, the knowledge factor ρ-value = 0.027 where the value of ρ-value <α = 0.05, parity ρ-value = 0.018 where the value of ρ-value <α = 0.05, and husband's support ρ-value = 0.062 where the value of ρvalue <α = 0.05. Based on the results of this study, it is suggested for BPM Tiarmin Br.Sitorus Amd. Keb is expected to be used as input in order to improve services, especially services in providing information about injection contraceptives
The effect of oxytocin massage on increasing breast milk production in breastfeeding mothers: Oxytocin Massage Ramadhani Syafitri Nasution; Yuniati Yuniati; Elya Rosa br Sembiring
Science Midwifery Vol 11 No 2 (2023): June: Midwifery and Health Sciences
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v11i2.1269

Abstract

Breastfeeding is a scientific process, but mothers often fail or stop breastfeeding prematurely. Breast milk is a white liquid produced by the mother's breast glands through the breastfeeding process. For mothers who breastfeed, smooth milk is very important to meet the needs of the baby. This study aims to determine the effect of oxytocin massage on increasing milk production for breastfeeding mothers at the Siti Kholijah HSB Medan Pratama Clinic in 2022. This type of research is a quasi-experimental technique (Quasi Experiment) with pretest and posttest without control group, namely a research design using observation before and after experiment. The research location was at the Siti Kholijah Hsb Medan Pratama Clinic on Jl. Marelan I West IV Market, Waterfall Village, Medan Marelan District. The population in this study were 15 people and a sample of 15 people in breastfeeding mothers. Data were analyzed using the T test. The results showed that the statistical test using the T test, the calculation results obtained p value = 0.000 <0.05, meaning that there is a difference before being given treatment and after being given treatment. The conclusion in this study is for health workers in the Waterfall sub-district to hold counseling which aims to increase public knowledge, especially about oxytocin massage, which can increase milk production and provide exclusive breastfeeding.
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Pemakaian Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Pada Wanita Usia Subur (Wus) Di Wilayah Kerja Puskesmas Hinai Kiri Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat Sri Rahayu Lestari Abidin; Thomson P Nadapdap; Ramadhani Syafitri Nasution; Sarma Lumban Raja; Mey Elisa Safitri
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Vol. 1 No. 1 (2023): Januari: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.578 KB) | DOI: 10.55606/jikg.v1i1.881

Abstract

Upaya pemerintah dalam menangani laju pertumbuhan penduduk di Indonesia adalah dengan mengadakannya program KB nasional. Metode KB yang paling efektif adalah Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Upaya pemerintah dalam menangani laju pertumbuhan penduduk di Indonesia adalah dengan mengadakannya program KB nasional. Metode KB yang paling efektif adalah Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi pemakaian metode kontrasepsi jangka panjang pada usia subur (PUS) di wilayah Kerja Puskesmas Hinai Kiri Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat. Desaian penelitian ini menggunakan metode mixed method. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh WUS yang berada di wilayah kerja Hinai Kiri Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat yaitu sebanyak 1.984 akseptor KB, dengan sampel kualitatif sebanyak 95 WUS, untuk sampel kualitatif 3 WUS, 1 bidan, 2 suami. Analisis data memenggunakan alanalisis univariat, bivariat dan mulitivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pengetahuan, sikap, dukungan suami, sosial budaya dan peran petugas kesehatan terhadap pemakaian metode kontrasepsi jangka panjang pada wanita usia subur (WUS) di wilayah Kerja Puskesmas Hinai Kiri Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat. Sedangkan faktor yang paling dominan yaitu pengetahuan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh pengetahuan, sikap, dukungan suami, sosial budaya dan peran petugas kesehatan terhadap pemakaian metode kontrasepsi jangka panjang pada wanita usia subur (WUS) di wilayah Kerja Puskesmas Hinai Kiri Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat. Disarankan kepada Puskesmas untuk meningkatkan MKJP dan membangun informasi positif tentang penggunaan MKJP dengan melibatkan petugas PLKB desa dan melibatkan akseptor KB sebagai contoh untuk menghilangkan kekhawatiran ibu pus selama ini melalui kegiatan penyuluhan dan wawancara lansung dengan peserta KB sehingga diharapkan dapat meningkatkan pengguna MKJP tersebut.
Faktor Yang Memengaruhi Perilaku Santri Terhadap Kepatuhan Pola Hidup Bersih Sehat Di Pondok Pesantren Ulumul Qur'an Mardhatillah Kota Subulussalam Risa Andriani; Ismail Efendy; Ramadhani Syafitri Nasution; Endang Maryanti; Asriwati Asriwati
Jurnal Medika Nusantara Vol. 2 No. 1 (2024): Februari : Jurnal Medika Nusantara
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/medika.v2i1.933

Abstract

Healthy students or Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) Islamic boarding school settings are a combination of educational institutional settings and household settings aimed at cultivating PHBS for students. The aim to be achieved in this research is to determine and analyze the behavior of students towards complying with a clean and healthy lifestyle at the Ulumul Qur'an Mardhatillah Islamic boarding school, Subulussalam City. This type of research is a descriptive analytical survey with a cross sectional design. The research population was junior high school students at the Ulumul Qur'an Mardhatillah Islamic boarding school, Subulussalam City with a total of 132 students. sampling using the total population method. Data analysis was carried out using univariate, bivariate and multivariate analysis. Based on the results of the chi-square test, it is known that patient success has an influence on knowledge, attitudes, family support, infrastructure and teacher/cleric support with a value of p = 0.000, meaning that there is an influence of knowledge, attitude, family support, infrastructure and teacher/cleric support on adherence to a clean and healthy lifestyle. From the results of the multivariate analysis, it is known that the most influential variable in this study is the family support variable with an OR value of 6.020. The conclusion is that family support is the dominant factor influencing compliance with a clean and healthy lifestyle at the Ulumul Qur'an Mardhatillah Islamic boarding school, Subulussalam City.
Pengaruh Mutu Pelayanan Kesehatan Terhadap Kepuasan Pasien di Ruang Rawat Inap RSUD Menggala Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung Nia Arita; Nur’aini Nur’aini; Ramadhani Syafitri Nasution; Juliandi Harahap; Endang Maryanti
VitaMedica : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Vol. 2 No. 2 (2024): April : VitaMedica : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/vitamedica.v2i2.71

Abstract

Hospitals are a comprehensive part of social and media organizations whose function is to provide complete health services to the community, both curative and rehabilitative, hospital services reach family and environmental services. The aim of the research is to analyze the influence of health service quality on patient satisfaction in the inpatient room of Menggala Regional Hospital, Tulang Bawang Regency, Lampung Province. Analytical survey research design with a cross sectional design. The total population of patients treated from June 2022 to August 2022 in the Inpatient Room at Menggala Regional Hospital, Tulang Bawang Regency is 167 people. The number of samples was 62 people. The results of the chi square test research show that there is an influence of 8 variables, namely technical competence, human relations, effectiveness, efficiency, continuity, security, human relations and comfort, which have a p-value <α 0.05, meaning that technical competence, human relations, effectiveness, efficiency, continuity, safety, human relations and comfort influence patient satisfaction in the Menggala Hospital inpatient room. The results of the multiple logistic regression test are the most dominant comfort variable with an odds ratio (OR) of 18.455, meaning that it influences patient satisfaction 18 times. The conclusion is that the comfort variable is the dominant variable that has the most influence on patient satisfaction in the Menggala Hospital inpatient room. It is recommended for hospitals to adopt policies to increase patient comfort in treatment rooms in order to produce optimal satisfaction for patients.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEIKUTSERTAAN IBU HAMIL DALAM MELAKUKAN SKRINING HIV/AIDS DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS STABAT LAMA Siti Fatimah Soli; Thomson P Nadapdap; Ramadhani Syafitri Nasution
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1752

Abstract

AbstrakKasus HIV/AIDS di Indonesia semakin meningkat. Pada tahun  2018 dari 5.291.143 ibu hamil, yang melakukan skrining HIV sebanyak 761.337 ibu hamil (13,38%). Hasil survei awal di didapat ibu hamil yang melakukan skrining HIV sebanyak 39 orang (4,2%) dari 926 ibu hamil. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi keikutsertaan ibu hamil melakukan skrining HIV/AIDS. Desain penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini seluruh ibu hamil sebanyak 926 orang dengan sampel menggunakan teknik random sampling sebanyak 90 ibu. Analisa data yang digunakan yaitu uji regresi binary logistic.  Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan memiliki nilai sig-p 0,045 < 0,05, sikap sig-p 0,005 < 0,05, jarak sig-p 0,011 < 0,05 dan dukungan kelurga sig-p 0,033 < 0,05, sedangkan peran tenaga kesehatan sig-p 0,412 > 0,05. Kesimpulan penelitian ini ada pengaruh pengetahuan, sikap, jarak dan dukungan keluarga terhadap keikutsertaan ibu hamil melakukan skrining HIV/AIDS, sedangkan peran tenaga kesehatan tidak memiliki pengaruh terhadap keikutsertaan ibu hamil melakukan skrining HIV/AIDS. Diharapkan dapat mendorong ibu hamil agar lebih aktif untuk ikut melakukan skrining HIV untuk mencegah penyakit HIV/AIDS bagi dirinya dan juga bagi bayi yang dikandungnya.Kata Kunci: Faktor yang Mempengaruhi, Keikutsertaan, Skrining HIV/AIDS
Analisis Kebutuhan Tenaga Keperawatan Dengan Metode Workload Indicator Staff Need (WISN) Di Ruang Rawat Inap RSUD dr. R.M. Djoelham Binjai Muhammad Lutfi Arafandi; Nur Aini; Ramadhani Syafitri Nasution
Protein : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan.  Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : Protein: Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/protein.v2i1.135

Abstract

The WISN method is a resource management tool that calculates staff needs based on workload for certain staff categories and clearly the facility and type of health facility. This tool can be applied nationally, regionally, in health facilities, namely it is easy to use both technically, comprehensive, realistic and makes it easy to determine variations in human resource needs in various types of health services such as community health centers and hospitals. The aim of this research is to analyze the need for nursing staff based on workload using the Workload Indicator Staff Need (WISN) method in the Inpatient Room at RSUD dr. R.M. Djoelham Binjai in 2023. The research design used was descriptive research using observational techniques. The population in this study were all nurses in the Inpatient Room at RSUD dr. R.M. Djoelham Binjai, numbering 61 nurses, this population sampling was carried out using purposive sampling. The number of samples to be studied was 61 people. Data analysis was carried out using the WISN analysis. After the data was obtained from filling out the questionnaire by the researcher based on observations, recording and adjustments were made to the work documentation carried out by the nursing staff in the Inpatient Room. The results of research based on WISN method calculations show that the need for nursing staff in the Inpatient Room at RSUD dr. R.M. Djoelham Binjai still lacks 3 nursing staff. The conclusion was that there was an influence between working time, activities of nursing staff, workload standards, slack factors and calculations of nursing staff needs for nursing staff on the need for nursing staff in the Inpatient Room at RSUD dr. R.M. Djoelham Binjai, it is recommended that the Head of the Inpatient Room need to evaluate the division of tasks so that the nursing service process can be carried out well and improve the quality of service in the Inpatient Room at RSUD dr. R.M. Djoelham Binjai
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG Yulita; Nur Aini; Thomson P. Nadapdap; Zuraidah Nasution; Ramadhani Syafitri Nasution; Irma Valentina Manurung
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Mercusuar
Publisher : Universitas Mercubaktijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/se2xkd42

Abstract

Metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) merupakan metode kontrasepsi dengan tingkat keefektifannya tinggi. Peningkatan cakupan penggunaan MKJP merupakan salah satu program yang sedang digalakkan di Indonesia. Namun, cakupan penggunaan MKJP masih rendah seperti implan sebanyak 10,6% dan IUD sebanyak 7,7%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan penggunaan MKJP di wilayah kecamatan Trumon Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian yaitu 314 pasangan usia subur. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proporsional sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitas. Analisa data yang digunakan berupa analisis univariat, bivariat menggunakan uji chi-square dan multivariat menggunakan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan faktor yang berhubungan dengan penggunaan MKJP adalah jumlah anak, pengetahuan, sikap, dukungan kader, dukungan suami, dukungan tokoh adat, dan persepsi. Faktor yang tidak berhubungan dengan penggunaan MKJP adalah umur, pendidikan, dan pekerjaan. Dukungan suami merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan penggunaan MKJP dengan Exp(B)=4,43; 95% CI 1,97–9,93