Claim Missing Document
Check
Articles

Game for Sasak Script Based on Knuth Morris Pratt Algorithm and ADDIE Model Muhammad Tajuddin; Ahmat Adil; Andi Sofyan Anas
MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol. 22 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/matrik.v22i1.2363

Abstract

Knowledge of the Sasak script is very few Sasak people are interested in learning it. The writing system of the Sasak script is in danger of becoming extinct, so the local government must carry out literacy education so that the Sasak script does not become extinct from the face of the Lombok earth and must be applied to elementary and junior high schools, not only in the learning and teaching process. Directing children can be done by introducing them to the game-based Sasak baluk olas script. The Sasak script game based on KMP (Knuth Morris Pratt) Algorithm and ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) which integrates game thinking and game elements has proven helpful in learning new knowledge. For this reason, the purpose of this study is to discuss how to develop applications for the Sasak Baluk Olas script on smartphones based on the Android system. designed based on the famous visual novel concept that combines multimedia elements including audio, animation, graphics, and images to make it more interesting and lively. All of these elements combine with gamification elements such as quizzes, rewards, badges, and feedback to make it a gamification application. Based on all the abilities of the Sasak Baluq Olas script, it can help potential users, especially elementary and junior high school students in Mataram City to increase the level of understanding and awareness of the Sasak script so that it does not become extinct
Sosialisasi Pengembangan Aksara Sasak Baluk Olas (Delapan Belas) Berbasis Game Kepada Gen Z Tajuddin, Muhammad; Adil, Ahmat; Anas, Andi Sofyan; Printi Ardi, R. Fany
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7410

Abstract

Aksara Sasak merupakan bagian dari identitas budaya Sasak. Namun, minat generasi muda dalam mempelajarinya semakin menurun akibat dominasi bahasa Indonesia dan globalisasi. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam metode pembelajaran agar tetap lestari dan menarik bagi siswa. Inisiatif pelestarian dan pengembangan Aksara Sasak Baluk Olas (Delapan Belas) semakin relevan di era digital, mengingat penggunaan aksara tradisional ini terus menurun di kalangan generasi muda, khususnya Gen Z. Kegiatan sosialisasi dirancang melalui pengembangan game edukatif yang didukung fitur Artificial Intelligence (AI) agar proses belajar menjadi lebih interaktif, menyenangkan, dan adaptif terhadap kebutuhan pengguna. Metode gamifikasi dipilih untuk mempermudah pemahaman bentuk serta penggunaan aksara Baluk Olas, sekaligus mendorong keterlibatan aktif dalam pelestarian budaya Sasak. AI berperan dalam personalisasi konten, deteksi tulisan tangan, serta umpan balik belajar secara otomatis, sehingga efektivitas dan ketertarikan pengguna dapat terukur secara real time. Melalui pendekatan ini, diharapkan tercipta ekosistem pembelajaran digital yang inklusif dan inovatif, guna mempertahankan eksistensi aksara Sasak dalam dinamika budaya global. sosialisasi Baluk Olas berbasis game bukan hanya strategi pelestarian, tetapi juga inovasi pendidikan yang menyatukan nilai budaya, teknologi, dan karakter generasi masa depan Lombok. Di samping itu sosialisasi ini membuka peluang pengembangan media pembelajaran kreatif berbasis teknologi lainnya untuk revitalisasi warisan budaya lokal.
Peningkatan Kemampuan Fungsi TIK Polda NTB Melalui Pelatihan Penerapan AI di Era Digitalisasi Azwar, Muhamad; Hariyadi, I Putu; Ismarmiyati, Ismarmiyati; Anas, Andi Sofyan; Madani, Miftahul; Zulkipli, Zulkipli
Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/bakwan.v6i1.979

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) untuk memperkuat ekosistem Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) guna mendukung program Satu Data Polri. Namun, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam tugas administratif dan operasional harian masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan bimbingan teknis terkait penerapan AI sederhana bagi personel Bid TIK dan Satuan Operasional Polda NTB. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Learning (PAL) melalui pelatihan interaktif dan demonstrasi praktis yang diselenggarakan dalam agenda Rapat Kerja Teknis pada tanggal 6 November 2025 di Mataram. Hasil evaluasi cepat (rapid assessment) sebelum dan sesudah kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta yang signifikan. Pemahaman konsep dasar AI generatif meningkat dari 40% menjadi 90%, kemampuan menyusun perintah (prompt) yang efektif melonjak dari 25% menjadi 85%, dan kesadaran terkait keamanan data sensitif instansi pada penggunaan AI publik naik dari 50% menjadi 95%. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mempraktikkan AI untuk menyusun draf dokumen dan merangkum regulasi. Kesimpulannya, pengenalan dan pelatihan AI sederhana terbukti sangat efektif dalam meningkatkan literasi digital serta kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Polda NTB. Pemanfaatan teknologi ini diharapkan berlanjut untuk menciptakan efisiensi kerja yang terukur, sekaligus memperkokoh kesiapan kepolisian dalam menghadapi tantangan operasional di era modern yang terdigitalisasi.
Sosialisasi Pelestarian Aksara Sasak Di Era Digital Adil, Ahmat; Tajuddin, Muhammad; Anas, Andi Sofyan; Ardi, Raden Fany Printi
Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/bakwan.v6i1.994

Abstract

As one of the local cultural heritages of the Sasak people, the Sasak script holds high historical, linguistic, and cultural identity value. However, in the current digital era, the existence of the Sasak script is increasingly threatened due to the dominant use of the Latin alphabet and the low interest of the younger generation in learning it. Therefore, strategic efforts are needed to preserve the Sasak script through an approach relevant to technological developments. This study aims to socialize the preservation of the Sasak script by utilizing digital media as a means of education and information dissemination. The methods used include counseling activities, training, and the use of digital platforms such as social media and interactive learning applications. The results of the activity indicate that the use of digital technology can enrich the knowledge and interest of the community, especially the younger generation, in learning the Sasak script. Thus, the integration of cultural preservation and digital technology is a very effective step to ensure that the Sasak script does not disappear amidst the current of modernization. The results of the evaluation involving 30 respondents showed that the majority of participants gave a positive assessment of the educational game used. The aspect with the highest score was System Integration, with a score of 96.67%, indicating that the system is running well and is optimally integrated. Furthermore, the Art and Aesthetics aspect received the second highest score, at 90%. Therefore, it can be concluded that the use of educational game-based digital media is considered effective, engaging, and beneficial in supporting the learning process and preserving the Sasak script.
Perancangan Enterprise Architecture Untuk Digitalisasi Validasi Data Koperasi Menggunakan Framework Gartner Dan Ward & Peppard Lalu Egy Sefta Wiguna; Andi Sofyan Anas; Khairan Marzuki; Husain Husain; Muhammad wisnu Alfiansyah
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses validasi data koperasi pada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Lombok Tengah masih dilakukan secara manual sehingga menimbulkan berbagai permasalahan, seperti duplikasi data, keterlambatan validasi, keterbatasan monitoring, serta rendahnya integrasi informasi antarbidang. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya perencanaan Enterprise Architecture (EA) yang terstruktur untuk mendukung transformasi digital dan meningkatkan efektivitas pengelolaan data organisasi. Tujuan penelitian ini adalah merancang Enterprise Architecture untuk sistem validasi data koperasi pada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Lombok Tengah dengan menggunakan Framework Gartner yang didukung metode Ward and Peppard. Metode Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi terhadap proses bisnis serta sistem informasi yang berjalan. Analisis dilakukan menggunakan SWOT, PEST, Value Chain, dan McFarlan Strategic Grid untuk mengidentifikasi kondisi organisasi, kebutuhan bisnis, serta prioritas strategis sistem informasi. Perancangan arsitektur selanjutnya disusun berdasarkan Framework Gartner yang mencakup Business Architecture, Data Architecture, Application Architecture, dan Technology Architecture. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses validasi data koperasi yang berjalan saat ini belum terintegrasi dan masih bergantung pada dokumen fisik serta pencatatan berbasis spreadsheet. Berdasarkan hasil analisis, dihasilkan blueprint Enterprise Architecture berupa sistem informasi validasi data koperasi berbasis web yang didukung basis data terpusat, fitur deteksi duplikasi data, pengelolaan versi dokumen, dashboard monitoring, pelaporan otomatis, dan kontrol akses berbasis peran. Kesimpulan Blueprint Enterprise Architecture yang diusulkan dapat menjadi acuan strategis dalam pengembangan sistem informasi yang terintegrasi untuk meningkatkan kualitas data, memperkuat integrasi informasi, mempercepat proses validasi, serta mendukung transformasi digital layanan pada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Lombok Tengah.
Pengenalan Bahasa Isyarat Hijaiyah: Augmentasi Data dengan EfficientnetB7 Tanwir Tanwir; Husain Husain; Rifqi Hammad; Andi Sofyan Anas; Muhammad Azwar
Jurnal Teknologi Informasi dan Multimedia Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Sekawan Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/jtim.v7i4.728

Abstract

Sign language plays an important role as the primary means of communication for individuals with hearing impairments. This study aims to improve the accuracy of hijaiyah sign language detection through the application of the EfficientNetB7 architecture and data augmentation tech-niques. The method used, namely the EfficientNetB7 algorithm, was chosen as the base model be-cause of its ability to balance high accuracy with optimal resource utilization by performing data augmentation with rescale, shear, zoom, rotation, and flip horizontal techniques applied to enrich the variation of the original dataset of 6,811 images to 105,615 images. The experimental results show that the combination of EfficientNetB7 and data augmentation produces 99% accuracy on the test data, with consistent performance seen from the confusion matrix and accuracy loss graph for 50 epochs. This study proves that this approach not only improves model generalization but also reduces the risk of overfitting, thus potentially supporting social inclusion through efficient and reliable technology.
Assessment Manajemen Risiko Keamanan Sistem Informasi Menggunakan Framework ITIL V3 Domain Service Operation Andi Sofyan Anas; Rifqi Hammad; I Nyoman Switrayana; Muhammad Haris Nasri
Jurnal Teknologi Informasi dan Multimedia Vol. 8 No. 3 (2026): August
Publisher : Sekawan Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/jtim.v8i3.1037

Abstract

Information system security is a critical aspect in supporting the continuity of information tech-nology services, particularly in educational institutions that heavily rely on digital systems. This study aims to evaluate the maturity level of information system security risk management using the Information Technology Infrastructure Library (ITIL) V3 framework within the Service Oper-ation domain. This research employs a quantitative approach with total sampling, involving 13 respondents who are directly engaged in information system management at the research site. Data were collected through questionnaires and interviews. The research instrument was devel-oped based on four subdomains of ITIL V3 Service Operation: Event Management, Incident Man-agement, Problem Management, and Access Management. Instrument validity was tested using the Pearson productmoment correlation, and reliability was measured using Cronbach's Alpha. The results indicate that the overall maturity level is 3.44, which falls into the Defined Process category (Level 3), approaching Managed and Measurable (Level 4). Event Management obtained the highest value at 3.88 (Level 4), followed by Access Management at 3.37 (Level 3), Incident Management at 3.32 (Level 3), and Problem Management at 3.21 (Level 3). Gap analysis reveals a discrepancy of 1.56 from the expected optimized condition at Level 5. These findings suggest that although processes have been implemented and documented, improvements are still required par-ticularly in root cause analysis (Problem Management), access control (Access Management), and continuous performance evaluation. This study is expected to serve as a reference for enhancing IT service governance and information system security management based on ITIL practices.
Klasifikasi Jenis Buah Mangga Berbasis Web Menggunakan MobileNetV3 dan Transfer Learning Lalu Maulana Noer Fajrin; Andi Sofyan Anas; Tomi Tri Sujaka
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10204

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil mangga terbesar di dunia yang memiliki berbagai varietas unggulan dengan karakteristik yang beragam. Namun, proses identifikasi jenis mangga masih banyak dilakukan secara manual melalui pengamatan visual, sehingga rentan terhadap subjektivitas, kesalahan klasifikasi, dan membutuhkan waktu yang relatif lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem klasifikasi jenis buah mangga berbasis web menggunakan arsitektur Convolutional Neural Network (CNN) MobileNetV3 dengan pendekatan transfer learning. Dataset yang digunakan terdiri dari 3.850 citra mangga yang mencakup tujuh varietas, yaitu Arumanis, Golek, Manalagi, Gedong Gincu, Indramayu, Apel, dan Madu. Tahap prapemrosesan meliputi resize citra menjadi 224×224 piksel, normalisasi berdasarkan standar ImageNet, serta augmentasi data untuk meningkatkan kemampuan generalisasi model. Proses pelatihan dilakukan menggunakan optimizer Adam dengan learning rate 0,001 dan dievaluasi menggunakan metrik akurasi, presisi, recall, dan F1-Score. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model mampu mencapai akurasi sebesar 94,09%, presisi 94,18%, recall 94,09%, dan F1-Score 94,10%. Model kemudian diintegrasikan ke dalam aplikasi berbasis web dan dideploy menggunakan platform Hugging Face Spaces sehingga dapat diakses secara mudah oleh pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi MobileNetV3 dan transfer learning efektif dalam mengklasifikasikan varietas mangga secara otomatis dengan tingkat akurasi yang tinggi. Sistem yang dikembangkan berpotensi menjadi solusi praktis untuk membantu petani, pedagang, dan pelaku industri dalam melakukan identifikasi varietas mangga secara lebih cepat, objektif, dan konsisten.
Application of the Blowfish Algorithm in securing patient data in the database Pahrul Irfan; Rifqi Hammad; Andi Sofyan Anas; Fatimatuzzahra; Nanang Samudra
Matrix : Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol. 12 No. 2 (2022): Matrix: Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/matrix.v12i2.102-108

Abstract

Patient data is one of the datasets managed by the hospital. Patient data in the form of examination results and other data is important data that is private and confidential. Therefore, patient data needs to be secured so that there is no misuse of data by parties who are not responsible for things that can harm the data owner. One of the several methods that can be used to secure data is cryptography. Cryptography itself has several algorithms, one of which is blowfish. This study applies the blowfish algorithm to secure patient data in the database to reduce the possibility of data misuse by irresponsible parties. This study succeeded in implementing the blowfish algorithm for securing patient data. The data stored in the database is the result of encryption using the blowfish algorithm, the results of which are difficult to understand because there is a combination of symbols and text. The application of the algorithm affects the data storage time in the database, which originally took 0.12 seconds to save data and now takes 0.28 seconds to store data.
Perancangan Blueprint Arsitektur Perusahaan Layanan LKP ITEC Mataram Menggunakan Kerangka Zachman dan ITIL V4 Khairul Akbar; Husain; Muhammad Wisnu Alfiansyah; Andi Sofyan Anas; Khairan Marzuki
Jurnal Sistem Komputer (SISKOM) Vol. 6 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63447/siskom.v6i3.1968

Abstract

The ITEC Mataram Training and Course Institution (LKP) currently faces challenges in conventional administrative governance and the absence of an integrated Learning Management System (LMS) platform. This situation results in suboptimal service quality and operational efficiency. This study aims to design an Enterprise Architecture (EA) as a blueprint for the digital transformation of services at LKP ITEC Mataram. The approach used is a mixed-methods design with a Concurrent Triangulation Strategy. The evaluation of existing governance is measured using the ITSM Maturity Model based on ITIL v4, which is statistically validated using SmartPLS. The mixed methods approach with the Concurrent Triangulation Strategy is chosen to combine qualitative mapping of organizational architecture and quantitative validation of service maturity levels simultaneously. The measurement results indicate a service maturity index (As-Is) of 3.313, leaving a gap of 1.687 towards the target Level 5 (Optimizing). This gap is bridged through system design using the 6x6 Zachman Framework matrix synergized with ITIL v4. The output of the research includes an architectural blueprint and user interface (UI) design for the Learning Management System (LMS). The practical implementation of this blueprint provides a structured guide for institutions in digitizing administrative processes, eliminating redundancy in manual work, and creating standardized and measurable IT service governance.
Co-Authors Abdul Aziz Jabar Abdul Muhid, Abdul Adam Bachtiar Maulachela Ade Aprilia Haliza Agus Pribadi Ahmad Zuli Amrullah Ahmat Adil Akbar Juliansyah Anak Agung Gde Agung Indrawan Ardi, R Fanny Printi Ardi, Raden Fany Printi Arfa, Muhammad ashari, Lalu Arif Trasna Augustin, Kartarina Azhar, Lalu Zazuli Azhar, Raisul Azkari, Adzan Naufal Cahyablindar, Ayu Danang Tejo Kumoro Darma, I Made Yadi Dedi Febry Rachman Dedy Febry Rahman Deni Rahman Dicksa Ananda Christian Tue Elga Alfariza Fatimatuzahra, Fatimatuzahra Fatimatuzzahra Fatimatuzzahra Fatimatuzzahra Fatimatuzzahra Gilang Primajati Gilang Primajati Gina Mahligai Putri Hairani Hairani Hammad, Rifqi Hariyadi, I Putu Hasbullah Hasbullah Hasbullah Hasbullah Hendra Setiawan Husain Husain Husain Husain I Gusti Ayu Sri Devi Gayatri Utami I Made Yadi Dharma I Nyoman Switrayana Idham Halid Ismarmiyati, Ismarmiyati Kartarina Kartarina Kartarina, Kartarina Khairan marzuki Khairul Akbar Kurniadin Abd Latif Lalu Egy Sefta Wiguna Lalu Ganda Rady Putra Lalu Maulana Noer Fajrin Lestari, I Desak Ayu Adhia Lilik Widyawati M. Hidayatullah Maulvi Nurhavizi Miftahul Madani Mudawil Qulub Muh. Adrian Juniarta Hidayat Muhamad Azwar Muhamad Azwar, Muhamad Muhammad Azwar Muhammad Haris Nasri Muhammad Innuddin MUHAMMAD TAJUDDIN Muhammad wisnu Alfiansyah Muhammad Zulfikri Nanang Samudra Novian syah Ondi Asroni Pahrul Irfan Phyta Rahima Printi Ardi, R. Fany Qudsi, Jihadil R. Fanny Printi Ardi Raden Fanny Printi Ardi Ria Rismayati Rifqi Hammad Rifqi Hammad Rifqi Hammad Rukmin Ulfa Ayu Lestari Sandi Justitia Putra Santoso, Heroe Sirojul Hadi Suryati Syahrir, Moch. Syahroni Hidayat Tajuddin, Muhammad Tanwir Tanwir Tanwir Tanwir Tomi Tri Sujaka Triwijoyo, Bambang Krismono USWATUN HASANAH Uswatun Hasanah Wisnu Alfiansyah Yudistira, Yudha Yusuf, Siti Agrippina Alodia Zainal Abidin Zohriyatun Apriliani Zulkipli Zulkipli