Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Game Edukasi Berbasis Quiziz pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Kelas VII di Madrasah Tsanawiyah al-Asy’ariyah Banjarsari Nuun Syayidah Khasanah; Khoirun Nisa’; Waslah Waslah
YASIN Vol 6 No 2 (2026): YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v6i2.9547

Abstract

Meskipun penggunaan alat pembelajaran berbasis game digital telah menjadi perhatian dalam beberapa penelitian sebelumnya, kajian yang secara khusus membahas pengembangan game edukasi berbasis Quizizz untuk mata pelajaran Akidah Akhlak di tingkat Madrasah Tsanawiyah masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan game edukasi berbasis Quizizz pada mata pelajaran Akidah Akhlak kelas VII serta menganalisis efektivitas dan kelayakannya dalam meningkatkan pemahaman siswa. Studi ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), melibatkan 18 siswa kelas VII MTs Al-Asy'ariyah Banjarsari yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket validasi ahli (media dan materi) serta angket respons siswa, dan dianalisis dengan teknik persentase deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh kualifikasi "sangat layak" dari ahli materi (rata-rata 95,5%) dan ahli media (rata-rata 82,5%), dengan skor respons siswa mencapai 91% dalam kategori "sangat baik". Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori integrasi media digital interaktif dalam pendidikan agama Islam dan memperluas pemahaman tentang implementasi pembelajaran berbasis game di konteks Madrasah. Simpulan dari studi ini menekankan bahwa game edukasi berbasis Quizizz berperan penting dalam meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan pemahaman siswa terhadap materi Akidah Akhlak, serta menyarankan guru dan sekolah untuk mengadopsi media interaktif ini guna menciptakan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan dan efektif. Implikasi penelitian ini meliputi kontribusi teoritis dalam memperkaya literatur tentang inovasi pembelajaran digital dalam pendidikan Islam, serta implikasi praktis bagi pendidik Madrasah dan pengembang kurikulum. Studi ini juga membuka peluang eksplorasi lebih lanjut terhadap dampak jangka panjang Quizizz terhadap hasil belajar siswa serta penerapannya pada mata pelajaran atau jenjang pendidikan lainnya. Kata Kunci: Game Edukasi; Quizizz; Akidah Akhlak; Media Pembelajaran; Model ADDIE Although the use of digital game-based learning tools has received increasing attention in prior studies, research specifically addressing the development of a Quizizz-based educational game for the subject of Akidah Akhlak (Moral Theology) at the Madrasah Tsanawiyah level remains limited. This study aims to develop a Quizizz-based educational game for seventh-grade Akidah Akhlak students and to analyze its effectiveness and feasibility in improving student understanding. A Research and Development (R&D) method was employed using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), involving 18 seventh-grade students from MTs Al-Asy'ariyah Banjarsari selected through purposive sampling. Data were collected using expert validation questionnaires (for media and material) and student response questionnaires, and analyzed using descriptive percentage techniques. The findings indicate that the developed media achieved "very feasible" qualifications from material experts (average score 95.5%) and media experts (average score 82.5%), with student response scores reaching 91% in the "very good" category. These results contribute to the theoretical development of interactive digital media integration in Islamic religious education and expand the understanding of game-based learning implementation in Madrasah contexts. The study concludes that the Quizizz-based educational game plays a crucial role in increasing student motivation, engagement, and comprehension of Akidah Akhlak material, and recommends that teachers and schools adopt this interactive media to create more enjoyable and effective learning experiences. The implications of this research include theoretical contributions to the growing literature on digital learning innovation in Islamic education and practical recommendations for Madrasah educators and curriculum developers. Furthermore, this study highlights opportunities for future research on the long-term impact of Quizizz on student learning outcomes and its application to other subjects or educational levels.
Pemanfaatan Jagung sebagai Potensi Ekonomi Lokal untuk Menguatkan Kemandirian Ekonomi Keluarga di Brodot Waslah Waslah; Lina Ainul Janah; Ninik Ismawati
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v1i1.1005

Abstract

Pengembangan ekonomi lokal merupakan suatu proses yang mana peran dari pemerintah lokal dan organisasi masyarakat ikut terlibat guna merangsang, mendorong, dan memelihara aktivitas usaha untuk menciptakan sebuah lapangan pekerjaan. Pengembangan ekonomi lokal juga merupakan sebuah proses yang mengaitkan dengan perkembangan industri baru, pembentukan kelembagaan baru, serta pengembangan kapasitas pekerja menghasilkan produk yang lebih bermutu identifikasi pasar baru serta pendirian usaha-usaha baru. Sedangkan menurut Wold Bank pada tahun 2001 merupakan suatu proses yang para pelaku pembangunan, bekerja secara kolektif dengan mitra dari sektor publik, swasta dan non pemerintah, guna membuat kondisi lebih baik bagi pertumbuhan ekonomi dan kesempatan kerja.
Pengembangan Olahan Hasil Budikdamber sebagai Peluang Wirausaha untuk Peningkatan Ekonomi Keluarga Desa Gabusbanaran Tembelang Jombang Waslah Waslah; Muhammad Lutfi; Mas Azzaqiatus Sholiha; Zulfa Ulin Nuha; Agus Suhadi
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v4i1.3101

Abstract

Berdasarkan situasi dan kondisi yang ada di Desa Gabusbanaran, ada beberapa masalah yang dihadapi masyarakat desa gabusbanaran di antaranya,kurangnya wawasan mengenai kewirausahaan dan kurangnya inovasi produk untuk berwirausaha yang bertujuan untuk program kemitraan masyarakat desa Gabusbanaran adalah memberikan wawasan yang lebih luas terkait kewirausahaan serta memberikan inovasi produk untuk berwirausaha. Metode pendekatan yang digunakan dalam seminar kewirausahaan adalah metode ceramah. Seminar kewirausahaan kemudian diikuti oleh kegiatan focus group discussion untuk membahas lebih lanjut mengenai permasalahan-permasalahan anggota mitra. Sedangkan untuk pelatihan pembuatan produk keripik stunting adalah dengan metode praktik. Adapun hasil dari kegiatan pelatihan pembuatan produk kripik stunting ditujkan pada anggota PKK. Seminar dan pelatihan tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk berwirausaha guna memperkuat ekonomi keluarga, selain bermanfaat di sektor ekonomi, seminar kewirausahaan bermanfaat di bidang pendidikan untuk membentuk individu yang produktif dan kreatif. Produk yang dihasilkan dari pelatihan juga bermanfaat untuk kesehatan. Keripik stunting mengandung protein tinggi yang diperlukan untuk tumbuh kembang anak.
Optimalisasi Era Digitalisasi Bagi Remaja untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Gabusbanaran Tembelang Jombang Waslah Waslah; M Fahmi Ulum; Angela M Mardiana; Herning Setiowati
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v4i1.3109

Abstract

From the observations that have been carried out and interviews with village leaders. There are several community problems in uneven economic conditions, among others, there is still a lot of community potential that has not been explored. The need for innovation in processing agricultural products in Gabusbanaran village and public awareness to advance residents' incomes with non-seasonal fixed incomes so as to stabilize people's incomes. The purpose of this training is to increase the knowledge of IPNU and IPPNU members and their merchants (MSMEs) in Gabusbanaran Village about new innovations in how to sell on social media, empowering IPNU and IPPNU members and merchant mothers to achieve mutual prosperity and increase the utilization of Gabusbanaran Village produce. The method of community service activities is through seminar training for Village Youth Empowerment for Optimizing the Digitalization Era along with providing product ideas for selling by introducing the way of making candied products from watermelon skin "Pull Sweets Semongko" by using an approach method through socialization, training and face-to-face assistance. The result is to apply social media to sell and provide examples for IPNU, IPPNU and PKK (SMEs) women regarding products to be marketed.
Penggunaan Media Youtube dalam Pembelajaran PAI untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII-C SMP Zahra Khoirun Nisa; Waslah Waslah; Emi Lilawati
SERUMPUN : Journal of Education, Politic, and Social Humaniora Vol. 4, No. 1 : SERUMPUN (JANUARY-JUNE 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/srp.v4i1.317

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memeriksa dampak pemanfaatan media YouTube pada peningkatan kinerja akademik siswa dalam disiplin Pendidikan Agama Islam (PAI), secara khusus berfokus pada konten yang terkait dengan integritas yang ditandai dengan kejujuran dan kepercayaan. Investigasi ini menggunakan metodologi kuantitatif yang dicirikan oleh desain pra-eksperimental, secara khusus menggunakan kerangka pra-posttest satu kelompok. Peserta penelitian ini termasuk siswa kelas delapan C dari SMP Negeri 2 Megaluh Jombang. Metodologi pengumpulan data meliputi penilaian, pengamatan, dan analisis dokumenter. Pendekatan analitis menggunakan uji Wilcoxon karena distribusi data yang tidak normal. Temuan mengungkapkan bahwa skor rata-rata pretest, yaitu 71,875, naik menjadi 83,75 di posttest. Penerapan tes Wilcoxon menghasilkan nilai signifikansi 0.000, yang kurang dari 0,05, menunjukkan efek signifikan secara statistik dari media YouTube pada peningkatan hasil pembelajaran siswa. Hasil ini menyiratkan bahwa media YouTube berfungsi sebagai alat yang efektif dalam memperkuat pemahaman sambil memfasilitasi internalisasi nilai-nilai karakter dalam konteks pendidikan PAI.
Kreativitas Guru dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Melalui Pembelajaran Akhidah Akhlak di MTs Negeri 16 Jombang Sekar Rizki Agustina; Waslah Waslah; Saihul Atho A.H.
SERUMPUN : Journal of Education, Politic, and Social Humaniora Vol. 4, No. 1 : SERUMPUN (JANUARY-JUNE 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/srp.v4i1.306

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kreativitas guru dalam meningkatkan minat belajar peserta didik melalui materi pembelajaran Akhidah Akhlak di Madrasah Tsanawiyah Negeri 16 Jombang. Latar belakang dari penulisan Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui kreativitas guru dalam menciptakan suasana kelas yang inovatif dan menyenangkan serta untuk meningkatkan minat belajar dalam materi akhidah akhlak. Dengan kreativitas yang tinggi guru mampu memotivasi siswa untuk lebih aktif, antusias dalam mengikuti proses belajar mengajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi kepada guru mata pelajaran Akhidah Akhlak. Semakin kreatif seorang guru dalam menciptakan suasana kelas yang efektif ketika pembelajaran berlangsung, maka semakin tinggi pula minat belajar siswa. Dengan demikian peningkatan kreativitas guru menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Akhidah Akhlak di sekolah.
Kreativitas Guru PAI dalam Meningkatkan Pemahaman Fiqih di MA Unggulan K.H. Abd. Wahab Hasbulloh Tambakberas Jombang Siti Nor Khabibatul Khoiriyah; Waslah Waslah; Emi Lilawati
ANWARUL Vol 6 No 3 (2026): ANWARUL: Jurnal Pendidikan dan Dakwah
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/anwarul.v6i3.10808

Abstract

Fiqh learning in madrasahs requires teacher creativity so that material can be delivered in a more contextual, engaging, and easily understood manner, especially in facing the dynamics of learning in the digital era. This study aims to describe the creativity of Islamic Religious Education (PAI) teachers, identify the learning methods used, and analyze supporting and inhibiting factors in improving students’ understanding of Fiqh at MA Unggulan K.H. Abd. Wahab Hasbulloh Bahrul Ulum Tambakberas Jombang. This study used a qualitative approach with a case study design. The research subjects consisted of the Fiqh teacher and the madrasah principal, who were selected through purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, then analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study show that the creativity of PAI teachers is reflected in the use of various learning methods, such as lectures, discussions, group presentations, direct practice, video demonstrations, poster creation, and learning projects. Teachers also utilize digital facilities, such as classroom televisions, students’ laptops, and social media, to strengthen the learning process. The main supporting factor is the availability of digital facilities, while the inhibiting factors include power outages and Wi-Fi network disruptions. The conclusion of the study affirms that the creativity of PAI teachers plays an important role in improving students’ understanding of Fiqh learning. The implications of this study indicate the need to strengthen teachers’ digital competence, provide more stable learning facilities, and develop alternative strategies so that Fiqh learning can continue to take place effectively, actively, and meaningfully.
Strategi Guru Meningkatkan Literasi Penulisan Artikel Ilmiah Siswa Kelas XI MA Unggulan K.H. Abd. Wahab Hasbulloh Tambakberas Jombang Izzatul Amaliyah; Waslah Waslah; Saihul Atho Alaul Huda
ANWARUL Vol 6 No 3 (2026): ANWARUL: Jurnal Pendidikan dan Dakwah
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/anwarul.v6i3.10853

Abstract

The low level of student literacy remains an important issue in education, particularly in developing the ability to write scientific papers, which requires interest, academic skills, and support from the learning environment. This study aims to analyze teachers’ strategies for improving literacy in scientific article writing among grade XI students at Madrasah Aliyah Unggulan K.H. Abd. Wahab Hasbulloh Bahrul Ulum Tambakberas Jombang. This study used a qualitative approach with a case study design. The research subjects included scientific article supervising teachers and grade XI students. Data were analyzed using the Miles and Huberman model through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results showed that teachers’ strategies for improving literacy in scientific article writing were implemented through the introduction of the form and structure of scientific articles, scientific article writing training, independent learning, and guidance in accessing and utilizing scientific articles as references. The supporting factors for these strategies included madrasah support in the form of internet access, a madrasah journal, and digital devices, intensive guidance from teachers, and students’ internal factors. Meanwhile, the inhibiting factors included limited research time, students’ perception that writing scientific articles is a difficult task, and limited device access among some students. The strategies implemented by teachers had an impact on improving students’ literacy and understanding, their ability to utilize technology, and their participation in scientific competitions organized by the government. The conclusion of this study confirms that improving students’ literacy in scientific article writing is influenced by effective collaboration among the madrasah, teachers, and students. The implications of this study indicate the importance of integrating digital literacy and intensive guidance into the madrasah curriculum to strengthen students’ academic readiness in the digital era.
Islamic Religious Education and Social Environment as Alternative Solutions to Address Moral Degradation Resulting from Promiscuity Among Generation Z Students at SMP Negeri 1 Prigen, Pasuruan Afwa Elfira Zulfa; Emi Lilawati; Waslah Waslah; Mohammad Saat Ibnu Waqfin; Atika Nailah Syirva
ANDRAGOGI Vol 8 No 1 (2026): ANDRAGOGI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/ja.v8i1.24987

Abstract

The decline in moral values among Generation Z adolescents has become an increasingly serious concern amid the wave of digitalization. This study aims to analyze the influence of Islamic Religious Education and the social environment on mitigating the moral decline among Generation Z students at SMP Negeri 1 Prigen, Pasuruan. A quantitative approach using a survey method was employed in this study, involving 54 eighth-grade students selected through random sampling. Data collection was conducted through the distribution of a Google Forms-based questionnaire, while data analysis utilized multiple linear regression with the aid of IBM SPSS Statistics 25. The results indicate that Islamic Religious Education has a significant influence in curbing the decline in student morality, as evidenced by the reinforcement of the values of discipline, honesty, and self-control. Similarly, the social environment, whether at school, within the family, or in the community, was found to play a crucial role as a space for the internalization of moral values through daily interactions. Collectively, these two variables contributed 55.7% to mitigating moral decline, while the remainder was influenced by other factors beyond the scope of this study. These findings confirm that Islamic Religious Education and a supportive social environment are two complementary pillars in shaping the moral character of Generation Z students. Implicitly, strengthening formal religious education must be accompanied by the creation of a conducive social environment, whether at school, within the family, or in the community.
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam untuk Mengatasi Kesulitan Siswa dalam Memahami Materi Sejarah Kebudayaan Islam di Kelas VIII Madrasah Tsanawiyah Bahrul Ulum Tambakberas Jevry Khafif Ma'ruf; Waslah; Machnunah Ani Zulfah
Quoba: Jurnal Pendidikan Vol 3 No 1 (2026): 2026
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qb.v3i1.1177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengatasi kesulitan siswa memahami materi Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di kelas VIII Madrasah Tsanawiyah Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, yang meliputi bentuk kesulitan belajar siswa, strategi pembelajaran yang diterapkan guru, serta faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan strategi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan sumber data utama guru PAI dan siswa kelas VIII. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan siswa dalam memahami materi SKI disebabkan oleh kompleksitas materi sejarah, rendahnya minat literasi, perbedaan latar belakang pendidikan, serta kelelahan fisik akibat aktivitas pesantren. Untuk mengatasi kesulitan tersebut, guru PAI menerapkan strategi pembelajaran adaptif melalui ceramah terstruktur, diskusi, pemberian contoh kontekstual, stimulus awal pembelajaran, serta pemanfaatan media pembelajaran sederhana. Faktor pendukung meliputi kompetensi pedagogik guru dan lingkungan madrasah berbasis pesantren, sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan media pembelajaran dan rendahnya motivasi belajar siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi pembelajaran yang kontekstual, adaptif, dan berpusat pada siswa berperan penting dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi Sejarah Kebudayaan Islam.
Co-Authors Abd Kholid Abd Kholid Abd Kholid Abdul Jalil Jalil Abdul Jalil Jalil, Abdul Jalil Abdurrohim Balya Achmad Hasan Afwa Elfira Zulfa Agus Suhadi Agustin, Wiranda Dwi Ahmad Baihaqi Ahmad Faizun Ahmad Fawaid Zuhri Ahmad Nur Sholeh Ahmad Tajul Arifin Ahyar Wahyu Ramadhan Alimun Khoir alvin, Alvin Nurul Amar Nashrulloh Angela M Mardiana Anggraini, Sofiah Anggraini Anggun Wulandari Ani Safiriya A Anugrah Nusa Hanafi Aprilyanti, Vina Asfuyaul Bariyyah Asiatun Yani Atika Nailah Syirva Ayu Novia Sari Ayu Rohmaniatasari Azizah Nur Fauziyah Azulfa, Nawwal Azulfa Chusnul Chotimah Devi Dwi Mariska Dewi Farah Khusnus Shofa Dian Kusuma Wardani Didin Sirojudin Dyah Ayu Sri Hartanti Eep Saepullah Yusup Elvina Khusniati Emi Lilawati Erma Muti’ah Faridatul Hasanah Friska Dyah Rahmawati Hamidah, Salsabilla Hasan, Muhammad Zainul Herning Setiowati Hidayatur Rohmah Hilyah Ashoumi Huda, Saihul Atho A’laul Huda, Saihul Atho’ A’laul Ilham Ahmad Akbar Ilmah Haqiqoh Yusuf Imam Muhlisin Imro Atuzzakiyatul K Indah Amaliyah Fatmasari Indah Tiara Wati Indah Tiarawati Intan Budiana Putri Isnan Aziz Izzatul Amaliyah Jefri Wasihid Jevry Khafif Ma'ruf Khoir, Ila Nasichatul Khoirun Nisa` Khoirun Nisa’ Khoirur Roziqin Kurota Ayuna Pinda Rosuli Latifatul Bariroh Lia Istiqomatus Sholikhah Sholikhah Lina Ainul Janah Lina Ainul Janah M Fahmi Ulum M Rizky Fajar Firdaus M Zahid Zaman M. Abdul Munir A M. Aliyul Wafa M. Farid Naslulloh M. Nashih Maulidi M. Roisul Mu'minin M. Roisul Mukminin Ma'rifah Ulil Azmi Machnunah Ani Zulfah Mahmudah Mahmudah Maria Ulfa Yundiafi Mariatul Qibthiyah Mas Azzaqiatus Sholiha Mei Jauharul Maknun Mochammad Syafiuddin Shobirin Moh.Kholik Mohammad Fauqa Thuril Firdaus Mohammad Saat Ibnu Waqfin muhammad azam khairuman Muhammad Kusni Mubarok Muhammad Lutfi Muhammad Renjis Setiawan Muhammad Shalahuddin Muhibuddin, Anton Muhimmatul Khoiroh Muniroh, Rr. Lailatul Muthoharo Muthoharo Nailul Rohmah Nashihin, Ahmad Ali Naslatul Hasanah Nawwal Azulfa Azulfa Nayla Zahroh Al Husna Nia Nur Aisah Ninik Ismawati Ninik Ismawati Novitri Lailatul Latifah Nur Afifah Utsfiyul M Nur Ismianah Nuril Ilma Hidayati Nuun Syayidah Khasanah Oky Pranata Putri Ananda Salung Qo'id Afifudin Rahmad Kurniawan Riky Tedy Jamrud Rodhiyana, Siti Sofa Rodhiyana Rohman Amirul Mukminin Roziqin, Khoirur S Putri Fitria Saihul Atho A.H. Saihul Atho Alaul Huda Saihul Atho' Alaul Huda Saihul Atho’ Salsabilla Hamidah Saputra, Sharul Sari, Ayu Novia Sari, Herliany Nela Sekar Rizki Agustina Sharul Saputra Shefy Badrul Lailiyah Shilna Aizzah Sholikhah, Lia Istiqomatus Sholikhah Siti Aminatur Robiah Siti Dewi Mar’atus Sholihah Siti Latifatus Solekha Siti Nor Khabibatul Khoiriyah Siti Sofa Rodhiyana Rodhiyana Siti Susanti Sofiah Anggraini Anggraini Sri Wijayanti syarifah, divya nisausy Watisatul Karlina Windy Tri Yuliyanti Wiranda Dwi Agustin Yolanda Ayuningtiyas Zahra Khoirun Nisa Zakariyah Zakiyaturrosyidah Zulfa Ulin Nuha Zulkurnain, Tommy