Claim Missing Document
Check
Articles

Variasi fenotip cadel (disartria) pada populasi mahasiswa Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang Ahmad Hambali; Alifah Hazelia Elviana; Afifatul Achyar
Tropical Genetics Vol. 5 No. 1 (2025): Genetics
Publisher : Genetikawan Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/tg.v5i1.78

Abstract

Lisp (Dysarthria) is an abnormality in the nervous system that can affect the performance of the articulatory muscles or speech organs. The Hardy-Weinberg Law states that the frequency of genes in a population remains constant from one generation to the next if there are no evolutionary processes such as migration, mutation, natural selection and gene flow. This research aims to analyze the variation in the Lisp (Dysarthria) phenotype in the Biology Faculty student population. Mathematics and Natural Sciences, Padang State University. Data was obtained through an online questionnaire that identified the predominance of Lisp (Dysarthria) (Dysarthria or not Dysarthria). The results of the study showed that Lisp (Dysarthria) was found in a number of students in a proportion 10 people out of a total of 105 respondents. Analysis using the Hardy-Weinberg law shows that the frequency of dominant (p) and recessive (q) alleles. The frequency of the recessive allele (q) which causes the absence of lisp (dysarthria) is around 0.30, while the frequency of the dominant allele (P) is around 0 .7. Based on calculations, the estimated genotype proportions are 49% homozygous dominant (CC), 42% heterozygous (Cc), and 9.6% homozygous recessive (cc). These results indicate that the population of FMIPA UNP biology students is in Hardy-Weinberg equilibrium regarding the characteristic of lisp (dysarthria). Phenotypic variations of Lisp (Dysarthria) provide an overview of genetic diversity in the population environment of Biology students, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Padang State University and can be the basis for further research regarding the relationship between genetic factors and phenotypic expression in human populations. Keywords: Disartria, Phenotype, Variation, Student, Genetics. ABSTRAK Cadel (Disartria) merupakan kondisi kelainan pada sistem saraf yang dapat memengaruhi kinerja otot artikulator atau organ bicara. Hukum Hardy-Weinberg menyatakan frekuensi gen dalam suatu populasi tetap konstan dari satu generasi ke generasi berikutnya jika tidak ada proses evolusi seperti migrasi, mutasi, seleksi alam dan aliran gen.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variasi fenotip Cadel (Disartria) pada populasi mahasiswa Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang.Data diperoleh melalui kuisioner daring yang mengidentifikasi dominasi Cadel(Disartria) (Disartria atau tidak Disartria).Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cadel (Disartria) ditemukan pada sejumlah mahasiswa dengan proporsi 10 orang dari jumlah total responden 105 orang. Analisis menggunakan hukum Hardy-Weinberg menunjukkan bahwa Frekuensi alel dominan (p) dan resesif (q).frekuensi alel resesif (q) yang menyebabkan tidak adanya Cadel (Disartria) adalah sekitar 0,30, sedangkan frekuensi alel dominan (P) adalah sekitar 0,7. Berdasarkan perhitungan, proporsi genotip yang diestimasi adalah 49% homozigot dominan (CC), 42% heterozigot (Cc), dan 9,6% homozigot resesif (cc). Hasil ini mengindikasikan bahwa populasi mahasiswa biologi FMIPA UNP berada dalam keseimbangan Hardy-Weinberg terkait sifat Cadel (Disartria) . Variasi fenotip Cadel (Disartria) memberikan gambaran keberagaman genetik di lingkungan populasi mahasiswa Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang dan dapat menjadi dasar untuk penelitian lebih lanjut mengenai hubungan antara faktor genetik dan ekspresi fenotipik pada populasi manusia. Kata kunci: Disartria, Fenotip, Variasi, Mahasiswa, Genetika.
Variasi Fenotip Lesung Pipit pada Populasi Mahasiswa Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang Farrah Azzahra Ara; Elisa Suryani; Afifatul Achyar
Tropical Genetics Vol. 5 No. 1 (2025): Genetics
Publisher : Genetikawan Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/tg.v5i1.80

Abstract

Lesung pipi merupakan salah satu variasi fenotip yang mudah diamati pada manusia dan dipengaruhi oleh faktor genetik serta non-genetik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variasi fenotip lesung pipit pada populasi mahasiswa Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang. Metode penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui pengamatan langsung dan pencatatan karakteristik lesung pipit, meliputi keberadaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lesung pipit ditemukan pada sejumlah mahasiswa dengan proporsi 25 orang dari jumlah total responden 105 orang. Analisis menggunakan hukum Hardy-Weinberg menunjukkan bahwa frekuensi alel resesif (d) yang menyebabkan tidak adanya lesung pipi adalah sekitar 0,48, sedangkan frekuensi alel dominan (D) adalah sekitar 0,52. Berdasarkan perhitungan, proporsi genotip yang diestimasi adalah 27,04% homozigot dominan (DD), 49,92% heterozigot (Dd), dan 23,04% homozigot resesif (dd). Hasil ini mengindikasikan bahwa populasi mahasiswa biologi FMIPA UNP berada dalam kesetimbangan Hardy-Weinberg terkait sifat lesung pipi. Variasi fenotip lesung pipit memberikan gambaran keberagaman genetik di lingkungan populasi mahasiswa Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang dan dapat menjadi dasar untuk penelitian lebih lanjut mengenai hubungan antara faktor genetik dan ekspresi fenotipik pada populasi manusia.
Co-Authors Afionita, Santi Ahmad Hambali Ahmad Wibisana, Ahmad Alifah Hazelia Elviana Alvenaya Hindayageni Ananda Putri, Ananda Andini Novalia Pradila Annisa Irna Putri Annisa Khaira Annisa Khaira Aprilia, Amanda Ardi Ardi Atifah, Yusni Aura Zahra Nafisah Bintang Fadhil Ramadhan Cici Mustika cynthia perdana putri Dara Suci Amini Des M Dezi Handayani Dezi Handayani Dina Sukma Dini Herisanti Dwi Hilda Putri Dwi Hilda Putri Dwi Hilda Putri Edwin Edwin Edwin Edwin Elisa Suryani Elsa Badriyya Elsa Yuniarti Fadhila Humaira Fardilla, Midratul Farrah Azzahra Ara Fatiha, Fathma Dwi Fevria, Resti Fitri, Afifah Ismu Fronica, Imelda Gilang Amanda Hafizah Fadhilah Hafizh Alza Afra Hafizhah Putrizalda Helsa Rahmatika Indiastri P Monica Indria Palupi Irma Leilani Eka Putri Iyan Robiansyah Jalilah Azizah Jumatul Hafsah Kardiman, Reki Khairani, Fidia Aura Linda Advinda Marten, Threo Wanda Moralita Chatri Muhamad Zacky Pryatna Muhammad Farikh Muharani, Silvia Mukhlis Mukhlis Mutia Andini, Tri Nabilah, Rezi Nadira Nafisa Arini Nella Fauziah Novita, Yeni Nur Aqsha Nurfadillatun Nisa Wijaya Nurul Hasanah NURUL HIDAYAH Oliv Nurul Kanaya Nurul Kanaya Pinta, Sari Rahma Pramila, Cindy Pratama, Chelsylia Dara Pratama, Sandi Fransisco Putri, Aulia Devani Putri, Irma Leilani Putri, Isna Aryunita Putri Putri, Santi Diana Rahmad Wanizal Pastha Rahmawati, Atika Ayu Rahmi Holinesti Rezeki Rival Alridho Rezi Nabilah Ria Fernanda, Irma Rijal Satria Rijal Satria Rini Wulandari Rinti Mutiara Sari Riza Umami Roza, Sri Yenica Ruri Fitriyani S. Syamsurizal Salsabilla, Vishtari Sari Rahma Pinta Satria, Rijal Sefina, Nadia Selaras, Ganda Hijrah Silvy Annisa Sisca Alicia Farma Vauzia Vauzia Vauzia, Vauzia Vauzia, Vauzia Velina Salsabil Violita Violita Violita Violita Violita Violita Violita Yulita, Nelfi Yuni Ahda Yuni Ahda Zultsatunni’mah Zultsatunni’mah Zulyusri Zulyusri Zulyusri Zulyusri Zulyusri, Zulyusri Zulzusri, Zulzusri