Claim Missing Document
Check
Articles

Jenis-Jenis Capung (Odonata) Pada Beberapa Tipe Habitat di Korong Asam Pulau, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat Aprilia, Amanda; Pratama, Sandi Fransisco; Achyar, Afifatul; Satria, Rijal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26460

Abstract

Capung (Odonata) merupakan serangga yang berperan penting sebagai bioindikator kualitas lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis capung pada beberapa tipe habitat, yaitu sungai, sawah, hutan, dan lapangan berumput di Korong Asam Pulau, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode Visual Encounter Survey (VES) pada plot berukuran 20m x 20m. Hasil penelitian menunjukkan ditemukannya 14 jenis, 11 genera, 6 famili, dan 79 individu. Subordo Anisoptera ditemukan pada semua tipe habitat dan Subordo Zygoptera hanya ditemukan pada habitat hutan dan sungai saja. Kehadiran capung pada suatu tipe habitat dipengaruhi oleh karakteristik dari masing-masing habitat. Penelitian ini juga mengkonfirmasi bahwa spesies subordo Zygoptera lebih sensitif terhadap perubahan lingkungan dibandingkan Anisoptera. Hal ini menunjukkan bahwa capung dapat digunakan sebagai bioindikator kualitas lingkungan dan tingkat gangguan ekosistem akibat aktivitas manusia.
Analisis pohon filogenetik gen matK Ageratum conyzoides di Beberapa Negara Ria Fernanda, Irma; Umami, Riza; Achyar, Afifatul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31136

Abstract

Ageratum conyzoides L. (Asteraceae) adalah herba aromatik yang tersebar di daerah tropis dan subtropis. A. conyzoidestelah memberikan banyak kegunaan etnomedisinal karena telah digunakan untuk menyembuhkan berbagai penyakit yang meliputi kusta, gangguan kulit, penyakit tidur, rematik, sakit kepala, dispnea, sakit gigi, pneumonia dan banyak lagi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kekeraatan spesie Ageratum conyzoides dengan analisis filogenetik berdasarkan sekuen gen matK di berbagai negara. Pengambilan data penelitian menggunakan data sekunder sekuen Ageratum conyzoides dari database GenBank di National Center for Biology Information (NCBI) berupa sekuens nukleotida berupa gene MatK yang diunduh dalam format FASTA. Analisis filogenetik dengan metode Maximum Likelihood. Konstruksi dilakukan dengan perangkat lunak MEGA 11. Hasil analisis filogenetik ditemukan bahwa spesies A. Conyzoides yang berada di Kenya berbeda dengan A. Conyzoides di wilayah Asia. Hal ini dapat disebabkan oleh letak geografis yang luas serta adanya batas wilayah yang menyebabkan spesies tersebut identik dengan daerah masing-masing.
Primer Design and Optimization of Annealing Temperature for Gene Amplification GSTL2 on Rice Violita, Violita; Achyar, Afifatul; Zulyusri, Zulyusri; Atifah, Yusni; Putri, Dwi Hilda; Nabilah, Rezi
Al-Kauniyah: Jurnal Biologi Vol. 17 No. 2 (2024): AL-KAUNIYAH JURNAL BIOLOGI
Publisher : Department of Biology, Faculty of Science and Technology, Syarif Hidayatullah State Islami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kauniyah.v17i2.32859

Abstract

AbstractGlutathione S-Transferase is a superfamily enzyme that has many roles for living things, especially in the detoxification of Reactive Oxygen Species (ROS), one of which is rice plants. One gene of this family that has a role for plants is GSTL2 This gene is known to have a contribution to Arabidopsis and Oryza sativa L. against abiotic stress. To find out how this gene expression is requires a primer to specifically amplify this gene, and an optimal annealing temperature to support the success of the primer. This study aims to design primers and determine the optimal annealing temperature for gene amplification GSTL2. Primers were designed using the Primer3, which were then analyzed with Genious Prime based on good primer criteria and optimizing the annealing temperature which was carried out using gradient PCR. The results of this study obtained a primer pair is forward 5’-TTCGAAGGGCCAGCATTACT-3’ primer reverse 5’-CAATGTCCACCAAGCTGAA-3’. The primer pair has a length of 20 nt, with melting temperature (Tm) 59–59,4 °C, and GC content 50%. The primer forward there is a secondary structure in the form of a self-dimer with (Tm) 6.2 °C. The primer pair can amplify gene sequences GSTL2 by producing a PCR product 224 bp. The annealing temperature of 60 °C resulting in a single thick, bright DNA strand.AbstrakGlutathione S-Transferase merupakan enzim superfamily yang memiliki banyak peranan bagi makhluk hidup terutama dalam detoksifikasi Reactive Oxygen Species (ROS), salah satunya tumbuhan. Salah satu gen dari famili ini yang memiliki peranan bagi tanaman adalah GSTL2. Gen ini diketahui memiliki kontribusi bagi tanaman Arabidopsis dan Oryza sativa L. terhadap stres abiotik. Untuk mengetahui bagaimana ekspresi gen GSTL2 ini dibutuhkan primer untuk mengamplifikasi gen ini secara spesifik, di samping itu suhu annealing yang optimal untuk menunjang keberhasilan primer. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain primer dan menentukan suhu annealing yang optimal untuk mengamplifikasi gen GSTL2. Primer didesain menggunakan tools Pick Primer dan Geneious Prime, yang kemudian dianalisis secara in silico berdasarkan kriteria primer yang baik. Serta optimasi suhu annealing yang dilakukan menggunakan gradient PCR. Hasil penelitian ini diperoleh sepasang primer dengan panjang masing-masing primer 20 nt, primer forward 5’-TTCGAAGGGCCAGCATTACT-3’ primer reverse 5’-CAATGTCCACCAAGCTGAA-3’. Pasangan primer dapat mengamplifikasi sekuen gen GSTL2 dengan menghasilkan produk PCR sebesar 224 bp pada suhu annealing 60 °C.
Strengthening the Usaha Tani group Nagari Sungai Abang as organic center in Subdistrict of Lubuk Alung Padang Pariaman Kardiman, Reki; Achyar, Afifatul; Selaras, Ganda Hijrah; Novita, Yeni; Fardilla, Midratul; Roza, Sri Yenica
Pelita Eksakta Vol 8 No 2 (2025): Pelita Eksakta, Vol. 8, No. 2
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pelitaeksakta/vol8-iss2/277

Abstract

Back to organic farming is necessary but applying this should begin with production of the organic products in a special place called organic center, where the all possible organic products produced from organic waste in a place. This approach has started by the Usaha Tani group last year but failed in fulfilling the goals. This program was proposed to strengthening the organic center with some simple organic projects such as liquid organic fertilizer (LOF), eco-enzyme and maggot. The activities were conducted through establishing the facilities and enhancing the skills. Three of 100 kg buckets were established and were produced about 60 liter LOF, and eco-enzyme is now producing about 1680 liter within 15 of 25 kg buckets, while 450 maggots were ready to be released for making hundred thousand eggs. The farmer group is very antusias with the process and the promissing yields, and be ready for the next steps.
Hydroponic Green Vegetable Cultivation Assistance in Support of SD Negeri 12 Padang Panjang’s Program Towards Achieving Adiwiyata School Violita, Violita; Holinesti, Rahmi; Sukma, Dina; Mukhlis, Mukhlis; Fronica, Imelda; Putri, Dwi Hilda; Achyar, Afifatul; Handayani, Dezi; Chatri, Moralita; Advinda, Linda; Farma, Siska Alicia; Nabilah, Rezi
Pelita Eksakta Vol 8 No 2 (2025): Pelita Eksakta, Vol. 8, No. 2
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pelitaeksakta/vol8-iss2/291

Abstract

Abstract – SD Negeri 12 Padang Panjang is one of the schools that has made efforts to implement the Adiwiyata program. In 2024, the school represented the city of Padang Panjang in the Adiwiyata competition at the West Sumatra provincial level; however, it did not achieve optimal results. For the 2025 Adiwiyata program, SD Negeri 12 has set a target to become the provincial representative of West Sumatra. Based on the evaluation results from 2024, it was found that the assessment indicator for Participatory-Based Environmental Activities needs improvement. One activity that can support this effort is hydroponic cultivation. A hydroponic cultivation training was conducted by 26 fifth-grade students. The training included both theoretical material and hands-on practice in cultivating green vegetables using a hydroponic system. The training was guided by two experts who are competent in the field. This training successfully increased students' knowledge of hydroponic vegetable cultivation. Moreover, over 90% of the participants demonstrated teamwork and developed a greater awareness of environmental care. This outcome is a significant contribution to supporting SD Negeri 12 Padang Panjang Barat’s efforts toward achieving Adiwiyata School status.
Empowering Tourism Awareness Groups (Pokdarwis) through Biodiversity Education and Photography Training to Promote Conservation-Based Ecotourism in Singgalang Tandikek Nature Park Atifah, Yusni; Putri, Dwi Hilda; Achyar, Afifatul; Chatri, Moralita; Violita, Violita; Pratama, Sandi Fransisco; Vauzia, Vauzia; Putri, Irma Leilani; Putri, Aulia Devani
Pelita Eksakta Vol 8 No 2 (2025): Pelita Eksakta, Vol. 8, No. 2
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pelitaeksakta/vol8-iss2/298

Abstract

At the present time, pressures on local ecosystems put many endemic species at risk of extinction if conservation measures are not promptly implemented. This community service program aimed to empower tourism awareness groups (Pokdarwis) in Singgalang Tandikek Nature Park through biodiversity education and photography training to support conservation-based ecotourism. The program targeted local guides, providing knowledge on endemic and protected species, particularly the Sumatran striped rabbit (Nesolagus netscheri), combined with practical photography skills using smartphones and ethical documentation practices. Activities included biodiversity lectures, hands-on photography, species identification, and social media promotion of local biodiversity. Evaluation using pre-test and post-tests showed an increase in participants’ photography knowledge (mean score 7.57 to 8.71), indicating improved awareness and skills in documenting biodiversity. The program successfully enhanced local capacity to promote sustainable ecotourism while fostering conservation ethics.
EDUKASI JAJANAN SEHAT KEPADA SISWA SD DALAM MENGHADAPI ERA NEW NORMAL Yusni Atifah; Afifatul Achyar; Rijal Satria; Violita Violita; Helsa Rahmatika; Jalilah Azizah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i1.213-217

Abstract

Anak usia sekolah memerlukan asupan energi dan zat gizi untuk mendukung pertumbuhan dan juga prestasi belajar anak di sekolah. Salah satu sumber asupan energi dan zat gizi bagi anak sekolah bersumber dari pangan jajanan. Anak usia sekolah sebagai generasi penerus bangsa merupakan investasi bagi suatu bangsa. Kualitas anak-anak pada masa sekarang akan menentukan kualitas suatu negara di masa depan. Edukasi keamanan pangan jajanan perlu dilakukan sejak dini secara sistematis dan juga berkelanjutan sebagai salah satu upaya untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pemberian nutrisi yang berkualitas, sehat dan sesuai dengan kuantitas yang seharusnya penting untuk menunjang pertumbuhan perkembangan anak usia sekolah agar optimal. Oleh karena itu, perlu adanya edukasi kepada siswa SD untuk meningkatkan pengetahuan terkait keamanan pangan jajanan dan mengetahui arti simbol-simbol pada bungkus jajanan. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Juli 2022, dan diikuti oleh 206 peserta dari kelas 3 dan 6 SDN 02 Payakumbuh. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa terhadap keamananan jajanan dan memiliki keterampilan dalam mengidentifikasi simbol-simbol pada bungkus jajanan. Kesimpulan untuk kegiatan ini sudah efektif dilaksanakan dan dapat mengedukasi siswa SD dalam  mengetahui keamanan pangan jajanan.
Analisis Filogenetik Bakteri Escherichia coli Berdasarkan DNA Genomik Gen BlaTEM Dari Data Sekuens NCBI: Pendekatan Bioinformatika terhadap Variasi Gen BlaTEM pada Escherichia coli Tahun 2016–2025 Indria Palupi; Afifatul Achyar
Tropical Genetics Vol. 5 No. 2 (2025): Genetics
Publisher : Genetikawan Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/tg.v5i2.102

Abstract

Resistensi antibiotik yang disebabkan oleh bakteri penghasil β-laktamase, seperti Escherichia coli, menjadi permasalahan global yang serius. Gen blaTEM merupakan salah satu gen utama yang berkontribusi terhadap resistensi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan filogenetik antar isolat Escherichia coli berdasarkan sekuens DNA gen blaTEM yang diambil dari database NCBI dalam rentang waktu 2016 hingga 2025. Data sekuens diselaraskan menggunakan metode ClustalW dalam perangkat lunak MEGA X, kemudian dianalisis menggunakan metode Neighbor-Joining dan 1000 bootstrap. Hasil analisis menunjukkan pembentukan beberapa klade utama dengan tingkat kedekatan genetik yang bervariasi. Kelompok isolat tahun 2021–2024 memiliki kedekatan genetik tinggi, sedangkan isolat tahun 2020 dan 2025 menunjukkan divergensi yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan adanya variasi evolusioner dalam gen blaTEM yang penting untuk dipantau sebagai bagian dari strategi pengendalian resistensi antibiotik.
Pengaruh Penambahan Cabai ( Capsicum annum ) Dan Gula Terhadap Total Bakteri Asam Laktat (BAL) Dari Sauerkraut Vauzia Vauzia; Resti Fevria; Indiastri P Monica; Moralita Chatri; Afifatul Achyar; Edwin Edwin
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No SpecialIssue (2023): UNRAM journals and research based on science education, science applic
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9iSpecialIssue.4811

Abstract

Sauerkraut is a typical German food made from thinly sliced cabbage. Sauerkraut is a fermeted product that can give a distinctive taste. Sugar is an ingredient that can be added in, that sugar can trigger the growth of lactic acid bacteria. Indonesian people like food with a spicy sensation from chilies, chillies here contain vitamin C which functions as an antioxidant that is good for the body and is able to increase endurance. This study aims to calculate the total lactic acid bacteria contained in sauerkraut with the addition of chilies and sugar. Dilution of 1 ml sample into 9 ml physiological NaCl solution from 10 -1 to 10 -8 dilutions was carried out, then inoculated into MRS Agar using the pour plate method. Incubated in room temperature for 48 hours. The growing colonies of lactic acid bacteria were then observed based on colony morphology and counting the total growing lactic acid bacteria. The results of the research can be concluded that there was an increase in the number of lactic acid bacteria in sauerkraut with the addition of chili and 10% granulated sugar with a bacterial density average is 88.667 x 108 CFU/mL.
Optimization of DNA Isolation Dried Leaf Samples of Endangered Plants Dipterocarpus cinereus Ruri Fitriyani; Iyan Robiansyah; Afifatul Achyar
Tropical Genetics Vol. 2 No. 1 (2022):
Publisher : Genetikawan Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/tg.v2i1.19

Abstract

Dipterocarpus cinereus (Lagan bras) is an endemic tree of Mursala, a small island in Central Tapanuli, North Sumatra. Lagan bras is a tree that has good quality for shipbuilding or construction materials. This plant has a critical status by the IUCN Red List 2020 so that conservation efforts need to be carried out. Conservation efforts are still limited to the status of conservation, ecology and distribution as well as vegetative propagation while molecular studies have never been carried out. Therefore, it is necessary to know the optimum DNA isolation method because DNA quality is very important as a determinant of the success of molecular analyzes such as PCR. Various techniques can be used to isolate DNA, depending on the type of plant used. Each type of plant contains different secondary metabolite compounds that require an optimum isolation method. This study aims to obtain the optimum DNA isolation method and produce good quality genomic DNA from the dried plant Dipterocarpus cinereus from the LIPI Plant Conservation Research Center and Botanical Gardens collection. This research was conducted at the Genetics and Biotechnology Laboratory, State University of Padang in October 2021. The DNA isolation method used was the modified CTAB method with variations in leaf size, the use of PVP, and grinding with and without liquid nitrogen as well as the Promega and Qiagen isolation kit methods. The results showed that a large quantity of DNA and high quality DNA could be produced in plant samples by modifying DNA isolation using the Cetyl Trimethyl Ammonium Bromide (CTAB) method as well as the addition of polyvinylpolypyrrolidone (PVP) antioxidants and the use of liquid nitrogen with a leaf size of 2x2 cm.
Co-Authors Afionita, Santi Ahmad Hambali Ahmad Wibisana, Ahmad Alifah Hazelia Elviana Alvenaya Hindayageni Ananda Putri, Ananda Andini Novalia Pradila Annisa Irna Putri Annisa Khaira Annisa Khaira Aprilia, Amanda Ardi Ardi Atifah, Yusni Aura Zahra Nafisah Bintang Fadhil Ramadhan Cici Mustika cynthia perdana putri Dara Suci Amini Des M Dezi Handayani Dezi Handayani Dina Sukma Dini Herisanti Dwi Hilda Putri Dwi Hilda Putri Dwi Hilda Putri Edwin Edwin Edwin Edwin Elisa Suryani Elsa Badriyya Elsa Yuniarti Fadhila Humaira Fardilla, Midratul Farrah Azzahra Ara Fatiha, Fathma Dwi Fevria, Resti Fitri, Afifah Ismu Fronica, Imelda Gilang Amanda Hafizah Fadhilah Hafizh Alza Afra Hafizhah Putrizalda Helsa Rahmatika Indiastri P Monica Indria Palupi Irma Leilani Eka Putri Iyan Robiansyah Jalilah Azizah Jumatul Hafsah Kardiman, Reki Khairani, Fidia Aura Linda Advinda Marten, Threo Wanda Moralita Chatri Muhamad Zacky Pryatna Muhammad Farikh Muharani, Silvia Mukhlis Mukhlis Mutia Andini, Tri Nabilah, Rezi Nadira Nafisa Arini Nella Fauziah Novita, Yeni Nur Aqsha Nurfadillatun Nisa Wijaya Nurul Hasanah NURUL HIDAYAH Oliv Nurul Kanaya Nurul Kanaya Pinta, Sari Rahma Pramila, Cindy Pratama, Chelsylia Dara Pratama, Sandi Fransisco Putri, Aulia Devani Putri, Irma Leilani Putri, Isna Aryunita Putri Putri, Santi Diana Rahmad Wanizal Pastha Rahmawati, Atika Ayu Rahmi Holinesti Rezeki Rival Alridho Rezi Nabilah Ria Fernanda, Irma Rijal Satria Rijal Satria Rini Wulandari Rinti Mutiara Sari Riza Umami Roza, Sri Yenica Ruri Fitriyani S. Syamsurizal Salsabilla, Vishtari Sari Rahma Pinta Satria, Rijal Sefina, Nadia Selaras, Ganda Hijrah Silvy Annisa Sisca Alicia Farma Vauzia Vauzia Vauzia, Vauzia Vauzia, Vauzia Velina Salsabil Violita Violita Violita Violita Violita Violita Violita Yulita, Nelfi Yuni Ahda Yuni Ahda Zultsatunni’mah Zultsatunni’mah Zulyusri Zulyusri Zulyusri Zulyusri Zulyusri, Zulyusri Zulzusri, Zulzusri