p-Index From 2021 - 2026
5.158
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect of Quality of Work Life on Employee Engagement At PT. X in Sidoarjo Rara Angtika; Setya Haksama
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.31753

Abstract

Work engagement has become the company's greatest concern and priority in the last two decades. One factor influencing work engagement is the quality of work life. The total of 183 employees left PT. X in 2021-2023. This study aims to analyzed the relationship between quality of work life and work engagement in PT. X Sidoarjo. This research was a quantitative study with a cross-sectional design. This research was conducted in PT. X Sidoarjo in April 2024. 148 employees participated. The sampling technique used was simple random sampling, and 60 respondents were obtained. The instruments used were the Work-Related Quality of Life (WRQoL) Scale and the Utrecht Work Engagement 9-Scale. There was no dimension whose average reaches a high quality of work life. Dimensions with a low average quality level were job career satisfaction, working conditions, and stress at work. The majority of employees had a medium level of work-life quality. Meanwhile, work engagement was at a low and high level. Quality of work life has been proven to influence employee engagement. Companies are expected to be able to provide education and training to develop skills related to the work the employee is carrying out. Companies are also expected to be able to evaluate stress sources in employees.
Pengaruh Tingkat Pendidikan dan Pengetahuan terhadap Kepemilikan BPJS Ketenagakerjaan pada Relawan Penanggulangan Bencana Gunung Semeru Tahun 2021 Prasetyo, Rahmat Adi; Chabibah, Afifa Nur; Haksama, Setya
Preventia: The Indonesian Journal of Public Health Vol. 7, No. 2
Publisher : citeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Humanitarian workers or volunteers are included in non-wage workers which are one of the sectors that can be protected by BPJS Ketenagakerjaan. The research results in 6 provinces show that BPJS Ketenagakerjaan participants are 3.7 percent and haven’t reached the 6 percent target. Based on the interviews results with deskrelawan admin also stated that many volunteers didn’t have BPJS Ketenagakerjaan. Individual awareness in insurance is marked by openness in accepting and utilizing insurance. This awareness can be influenced by various factors, including: age, gender, occupation, education. This research is quantitative research with cross-sectional design. It is a descriptive analysis with a test of the influence between dependent and independent variable. This research involved 115 respondents who were volunteers for the Mount Semeru eruption disaster management. The results of this study indicate that education has an influence on BPJS Employment ownership (p-value is 0.002 and OR is 3.54). Meanwhile, knowledge also affects BPJS Employment ownership with a sig value of 0.001 with an OR value of 11 for high knowledge and an OR value of 2.6 for moderate knowledge. Higher education haa s 3.54 times higher effect on BPJS Employment ownership than those with low education, while high knowledge has an 11 times greater effect on BPJS Employment ownership compared to those with low knowledge.
Literatur Review: Dampak Edukasi Kebencanaan Terhadap Perubahan Perilaku Kesiapsiagaan Gempa Pada Siswa Sekolah Dasar Arwinda Dyah Ekoputri; Setya Haksama; Muhammad Farid Dimjati Lusno
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 5 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i5.5783

Abstract

Indonesia merupakan negara yang rawan terhadap bencana gempa bumi sehingga diperlukan upaya mitigasi sejak dini, terutama melalui edukasi kebencanaan di lingkungan sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak edukasi kebencanaan terhadap perubahan perilaku kesiapsiagaan gempa pada siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA. Data dikumpulkan melalui penelusuran literatur pada database Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect dengan rentang tahun publikasi 2021–2026. Berdasarkan proses seleksi sesuai kriteria inklusi, diperoleh 15 artikel penelitian yang relevan untuk dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa edukasi kebencanaan memiliki dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi gempa bumi. Metode pembelajaran seperti simulasi evakuasi, penggunaan media digital, dan permainan edukatif terbukti lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman serta keterlibatan siswa dibandingkan metode konvensional. Selain itu, faktor pendukung seperti peran guru, lingkungan sekolah, keterlibatan keluarga, serta integrasi materi kebencanaan dalam kurikulum turut memengaruhi keberhasilan edukasi. Namun demikian, beberapa penelitian menunjukkan bahwa perubahan perilaku memerlukan proses berkelanjutan dan latihan rutin agar dapat terbentuk secara optimal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah edukasi kebencanaan yang dirancang secara sistematis, interaktif, dan berkelanjutan mampu meningkatkan kesiapsiagaan gempa pada siswa sekolah dasar secara signifikan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan program edukasi kebencanaan yang terintegrasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat guna meminimalkan risiko bencana sejak usia dini.
Kesiapsiagaan Tenaga Kesehatan di Puskesmas Pakem dalam Menghadapi Bencana Letusan Gunung Merapi Rifki Oksantika; Setya Haksama
Media Gizi Kesmas Vol 11 No 1 (2022): MEDIA GIZI KESMAS (JUNE 2022)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v11i1.2022.231-237

Abstract

Latar Belakang: Kecamatan Pakem merupakan salah satu daerah potensi tinggi terdampak bencana Gunung Merapi. Dalam rangka mengurangi dampak yang timbul akibat bencana tersebut diperlukan penerapan kesiapsiagaan bencana. Tenaga kesehatan di Puskesmas merupakan garda terdepan dalam pengendalian masalah kesehatan akibat bencana di wilayah kerjanya. Sehingga, tenaga kesehatan yang siaga merupakan hal penting untuk memberikan pelayanan kesehatan saat terjadi bencana. Hasil studi pendahuluan yang dilakukan menunjukkan bahwa kesiapsiagaan tenaga kesehatan dalam menghadapi bencana Gunung Merapi masuk kategori hampir siap (62,9%).Tujuan: Penelitian dilakukan untuk melihat faktor yang mempengaruhi kesiapsiagaan bencana tenaga kesehatan di Puskesmas Pakem Tahun 2020.Metode: Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan rancang bangun cross sectional. Pengambilan sampel diambil menggunakan teknik total sampling sebanyak 32 orang tenaga kesehatan yang bekerja di Puskesmas Pakem. Data dikumpulkan melalui kuesioner.Hasil: Hasil penelitian ini diperoleh pengetahuan kesiapsiagaan bencana (43,8%), sikap terhadap kesiapsiagaan bencana (53,1%), dan praktik/pengalaman sebelumnya (50,0%). Indeks kesiapsiagaan tenaga kesehatan dalam menghadapi bencana letusan Gunung Merapi sebesar 62,03 (hampir siap).Kesimpulan: Simpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh antara pengetahuan, sikap, dan praktik/pengalaman sebelumnya terhadap kesiapsiagaan bencana letusan Gunung Merapi di Puskesmas Pakem. Sikap tenaga kesehatan masuk kategori mendukung, sedangkan pengetahuan dan praktik/pengalaman sebelumnya yang dimiliki tenaga kesehatan masuk kategori kurang dan perlu untuk ditingkatkan.
Faktor Individu Tenaga Kesehatan Puskesmas dalam Kesiapsiagaan Bencana Banjir Bengawan Solo, Bojonegoro Ulfah Mu'amarotul Hikmah; Shinta Febrianty; Setya Haksama
Media Gizi Kesmas Vol 10 No 2 (2021): MEDIA GIZI KESMAS (DECEMBER 2021)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v10i2.2021.261-269

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Kesiapsiagaan adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipasi bencana melalui pengorganisasian. Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) sebagai fasilitas kesehatan pertama atau dasar dalam suatu daerah harus memiliki sumberdaya dan kompetensi yang cukup dalam kesiapsiagaan bencana, karena terdapat banyak faktor yang dapat mempengaruhi kesiapsiagaan puskesmas terutama pada tenaga kesehatannya, meliputi usia; lama kerja; pengalaman bencana sebelumnya; pengalaman di tempat pengungsian; peraturan diri; pelayanan kesehatan; sarana prasarana; dan lainnya.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor individu tenaga kesehatan yang mempengaruhi kesiapsiagaan puskesmas dalam merespon bencana banjir sungai Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro yakni Puskesmas Kanor.Metode: Desain penelitian adalah observasional analitik dengan pendekatan kuantitatif, serta menggunakan rancang bangun penelitian cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 51 orang tenaga kesehatan Puskesmas Kanor. Data primer penelitian diambil menggunakan kuesioner wawancara. Data penelitian dianalisis secara kuantitatif  dengan pengolahan data yang dilakukan secara computerize. Uji signifikansi setiap variabel dilakukan dengan menggunakan uji regresi logistik ordinal melalui bantuan aplikasi SPSS. Hasil: Hasil nilai signifikansi uji regresi logistik ordinal faktor individu dan kesiapsiagaan yakni: usia (AOR 4,11; 95%CI=1,27-13,35), tingkat pendidikan (AOR 14,23; 95%CI=1,67-121,3), lama bekerja (AOR 3,12; 95%CI=0,90-10,76), pengalaman bencana sebelumnya (AOR 1,14; 95%CI=0,16-2,46), pelatihan (AOR 2,45; 95%CI=0,74-8,07), dan pengetahuan (AOR 2,00; 95%CI=0,65-6,15).Kesimpulan: Faktor individu tenaga kesehatan meliputi usia dan tingkat pendidikan memiliki pengaruh terhadap kesiapsiagaan puskesmas dalam menghadapi bencana. Faktor individu lain, yang meliputi lama bekerja, pengetahuan, pelatihan tentang manajemen bencana, dan pengalaman bencana sebelumnya tidak memiliki pengaruh terhadap kesiapsiagaan puskesmas dalam menghadapi bencana banjir Bengawan Solo.Kata kunci: pusat kesehatan masyarakat, kesiapsiagaan, manajemen bencana,  banjir
Floods Disaster Mitigation In Bojonegoro Regency Nika Herawati; Setya Haksama; Mohammad Zainal Fatah
Media Gizi Kesmas Vol 11 No 1 (2022): MEDIA GIZI KESMAS (JUNE 2022)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v11i1.2022.144-151

Abstract

Background: Many disasters occurred in Indonesia, especially in Bojonegoro Regency. Based on the results of the report from the Regional Disaster Management Agency (BPBD) of Bojonegoro Regency, the total incidence of flash floods since 2018-2020 has occurred 40 times. Bojonegoro Regency has an enormous flash flood potential if it was compared to other regencies in East Java. Based on this, the BPBD team prepared a contingency plan to implement flash floods disaster mitigation in Bojonegoro Regency.Objectives: Analyzing the handling of banjir bandang disaster risks carried out by the government of Bojonegoro Regency, among others, formulating policies and strategies in the context of handling flood victims.Methods: This research is a descriptive study using a qualitative approach in describing a contingency plan containing flash floods disaster mitigation at the Bojonegoro district government. This research was conducted using a purposive sampling technique. Thus, the researcher has determined the informants according to the criteria set, the Regional Disaster Management Agency (BPBD) team of Bojonegoro Regency.Results: Based on the results of the analysis contingency plan about flood disaster mitigation, it could be known that the risk management carried out by the Bojonegoro Regency government includes formulating policies and strategies in the context of handling flash floods victim.Conclusions: This study concludes a contingency plan which includes mitigation of flash floods risk management in Bojonegoro Regency is quite effective in handling risks to minimize the consequences.
The Evaluation of The Minimum Service Standards Policy in The Health Sector at Jabon Community Health Center, Sidoarjo Regency, East Java Lucky Fitvita Eka Brillyanti; Setya Haksama
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 6 No. 6 (2026): Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v6i6.52835

Abstract

The Minimum Service Standard (SPM) in the health sector is a government policy that aims to ensure the fulfillment of basic health services for the community. This study aims to evaluate the implementation of the Minimum Service Standard policy in the health sector at the Jabon Health Center, Sidoarjo Regency, East Java. This study uses a qualitative approach with a descriptive type of research. The research subjects consisted of the head of the Health Center, the person in charge of the SPM program, and the health workers who were selected purposively. Data collection techniques were carried out through in-depth interviews, observations, and document reviews. Data analysis was carried out qualitatively using an interactive model that included data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study show that the implementation of the SPM policy at the Jabon Health Center has generally been carried out in accordance with applicable regulations and supported by planning and implementation of services that refer to standard operating procedures. However, the achievement of SPM targets has not been fully optimal due to limited human resources, a high workload among officers, and low participation of some communities. Monitoring and evaluation were carried out, but they still tend to be oriented towards administrative fulfillment. This study concludes that the successful implementation of SPM in the health sector requires strengthening resource capacity, optimizing monitoring and evaluation functions, and increasing community involvement so that policy goals can be achieved sustainably.
INTEGRATION OF EMPLOYEE PERFORMANCE, SERVICE QUALITY, ARTIFICIAL INTELLIGENCE, AND SOCIAL MEDIA IN INCREASING PATIENT NUMBERS: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Beny Irawan; Mochamad Mochklas; Setya Haksama
Journal of Public Health Science Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v2i4.3508

Abstract

This literature review analyzes and synthesizes the relationship between employee performance, service quality, the use of artificial intelligence (AI), and the use of social media in efforts to increase patient numbers in the healthcare sector. Using a systematic literature review approach, this research examines various studies that discuss the contribution of each variable to increasing patient accessibility and interest. A total of 20 empirical journal articles published between 2018 and 2024 were analyzed thematically. Data were collected from various academic databases using keywords such as "employee performance," "service quality," "number of patients," "patient volume," "artificial intelligence in healthcare," "social media in healthcare," "patient acquisition," and "patient retention." Most of the reviewed studies used quantitative methods, applying statistical tools such as linear regression analysis. The results indicate that social media and AI influence performance and the number of visits. This review highlights the need for healthcare facilities to utilize social media and AI to improve employee and patient performance. Future research should explore the relationship between social media and AI, as the digital era challenges every organization to be more creative and innovative in order to stay up-to-date
Analisis Faktor Status Kesehatan terhadap Utilisasi RITP Peserta BPJS Kesehatan di Indonesia Tahun 2019-2020: Analysis of Health Status Factors on RITP Utilization among BPJS Health Beneficiaries in Indonesia 2019-2020 Ika Fathiah; Setya Haksama; Imam Syafi’i; Nurjanah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i4.4905

Abstract

Latar belakang: Pelayanan primer merupakan pelayanan utama dalam pelayanan kesehatan. Salah satu pelayanan primer yang ada di puskesmas adalah pelayanan rawat inap. Jumlah puskesmas rawat inap di Indonesia semakin bertambah namun akses pelayanan rawat inap oleh pasien BPJS mengalami penurunan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan utilisasi RITP pada peserta BPJS Kesehatan di Indonesia tahun 2019-2020. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan mengolah Data Sampel BPJS Kesehatan Tahun 2015-2020. Sampel penelitian ini adalah peserta BPJS Kesehatan yang memanfaatkan pelayanan FKTP pada tahun 2019-2020. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dan multivariat. Hasil: Penelitian menunjukkan utilisasi RITP pada peserta terdiagnosis penyakit tidak menular (9,11%) lebih tinggi dibandingkan dengan utilisasi RITP pada peserta terdiagnosis penyakit menular (4,28%) dan pada peserta terdiagnosis tidak ada keluhan sebesar 1,50%. Adapun hasil uji Chi Square mendapatkan nilai p-value sebesar 0,000 lebih kecil daripada 0,05 yang berarti ada hubungan yang signifikan antara diagnosis penyakit dengan utilisasi RITP. Kesimpulan: Diagnosis penyakit berhubungan dengan utilisasi RITP peserta BPJS Kesehatan di Indonesia tahun 2019-2020.
The Role of Employee Characteristics and Quality of Work Life in Improving Performance at Mother and Children Glamour Husada Kebun Hospital, Bangkalan, Indonesia Setya Haksama; Ditami Rahmarista; M. Farid Dimjati Lusno; Diansanto Prayoga; Shyamkumar Sriram; Arga Setyo Adji; Syahprevi Rayyan Zeinsar; Syadza Zahrah Shedyta
Health Dynamics Vol 2, No 2 (2025): February 2025
Publisher : Knowledge Dynamics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/hd20203

Abstract

Background: Human resource management plays a vital role in achieving hospital goals, including improving service quality by optimizing human resource talent efficiently. The quality of work significantly affects employee performance. Employees who experience a supportive and conducive work environment are more motivated, engaged, and likely to provide optimal results, contributing to organizational success. This study aims to analyze the influence of employee characteristics and quality of work life on employee performance at RSIA Glamour Husada Kebun Bangkalan. Methods: A quantitative research method with a cross-sectional approach was employed. The study involved all employees of RSIA Glamour Husada Kebun Bangkalan, with a sample of 74 respondents selected through total sampling. Data were collected via questionnaires covering employee characteristics, quality of work life, and employee performance. Binary logistic regression was used for data analysis. Results: Employee characteristics (p = 0.265) did not have a significant influence on performance simultaneously. However, the quality of work life (p = 0.000) significantly influenced performance simultaneously. Among the employee characteristics, the length of service (p = 0.008) had a significant effect on performance. All dimensions of quality of work life were proven to partially affect employee performance. Conclusion: Employee performance is significantly influenced by the length of service and various dimensions of quality of work life. These findings highlight the importance of fostering a supportive work environment and recognizing the critical role of tenure in enhancing the performance of hospital employees.
Co-Authors Abdillah Maulana Satrioaji Abdul Fattah Farid Abdul Hakim Zakkiy Fasya Achmad Djunawan Aditya Sukma Pawitra Adji, Arga Setyo Afifa Nur Chabibah Aisyah Maldha Aprezona Al Mamun, Abdullah Amanatul Ainiyah Firda Anis Wulandari Anis Wulandari Anis Wulandari, Anis Arga Setyo Adji Arwinda Dyah Ekoputri Azhary, Muhammad Beny Irawan Beny Irawan, Beny Chabibah, Afifa Nur Chairun Nasirin Choirun Nisa Cici Pratama Dewi, Meilisa Purnama Dewiga Angkotamony Diansanto Prayoga Ditami Rahmarista Dwi Purwanto, Andi Dwi Sri Rejeki Edi Basuki Edza Aria Wikurendra Endy Bebasari Ardhana Putri Faradita Fradita Fariani Syahrul Fasya, Abdul Hakim Zakkiy Fatah, Mohammad Zainal Febriati Astuti Fitri Ika Arde Yani Fitria Puspitasari Globila Nurika Hartatie Hartatie Hartatie, Hartatie Hutahayan, Rani Virlia Ika Fathiah Imam Syafi’i Iraida Irviana Jayanti Dian Eka Sari, Jayanti Dian Jessika Pramudya Wardani Labibah, Zulfa Lestari, Paramita Boni Lienawati, Alida Lucia Yovita Hendrati Lucky Fitvita Eka Brillyanti Lusno, M Farid Dimjati Lusno, M. Farid Dimyati M. Farid D. Lusno M. Farid Dimjati Lusno M. Farid Dimjati Lusno M. Farid Dimjati Lusno M. Farid Dimyati Lusno M. Rifqo H. Farid M. Rifqo Hafidzudin Farid Mabub Junaidi Mandagi, Ayik Mirayanti Marianah Marianah Maulana Satrioaji, Abdillah Michelle Vincentia, Vania Mochamad Mochklas Mochklas, Mochamad Muhammad Farid Dimjati Lusno Muhammad Harisul Ilmi Muhammad Ulul Arham Muhammad Ulul Arham Al Hikami Mustika Dyah Permatasari Mustika Dyah Permatasari, Mustika Dyah Ni Nyoman Santi Tri Ulandari, Ni Nyoman Santi Nika Herawati Nining Dwi Suti Ismawati Nur Laili Khumaidah Nurjanah Oktario Dinansa Khoir Paramita Boni Lestari Prasetyo, Rahmat Adi R. Azizah Rahmani Ramli Rahmat Adi Prasetyo Ramadhan, Tiffany Putri Klisa Pratama Rambing, Denilay Richardo Rara Angtika Redina Thara Alifia Redina Thara Alifia Rifki Oksantika Safira Inda Millati Sahrir Sillehu Samsul Arifin Selviana Putri Larasati Shinta Febrianty Shinta Nur Khofifah Shyamkumar Sriram Sri Surantini Sri Wiwoho Mudjanarko, Sri Wiwoho Sriram, Shyamkumar Stefani Widodo Stefanus Supriyanto Stefanus Supriyanto Syadza Syahrah Shedyta Syadza Zahrah Shedyta Syadza Zahrah Shedyta Syadza Zahrah Shedyta Syahprevi Rayyan Zeinsar Syahprevi Rayyan Zeinsar Syahprevi Rayyan Zeinsar Prawirosoedirdjo Syahrania Naura Shedysni Syahrania Naura Shedysni Syifa Aurelia Zamroni Syifa'ul Lailiyah Syifaul Lailiyah, Syifaul Syifa’ul Lailiyah Tjatur Prijambodo Tries Anggraini Ulfah Mu'amarotul Hikmah Vida Indira Puspita Wardani, Arista Kusuma Wiliyanarti, Pipit Windhu Purnomo Yangga Dzikrin Nur Yeni Farida Istanti Zaneta, Dinayu Putri Wyanet Zeinsar, Syahprevi Rayyan