Claim Missing Document
Check
Articles

Literatur Review: Dampak Edukasi Kebencanaan Terhadap Perubahan Perilaku Kesiapsiagaan Gempa Pada Siswa Sekolah Dasar Arwinda Dyah Ekoputri; Setya Haksama; Muhammad Farid Dimjati Lusno
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 5 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i5.5783

Abstract

Indonesia merupakan negara yang rawan terhadap bencana gempa bumi sehingga diperlukan upaya mitigasi sejak dini, terutama melalui edukasi kebencanaan di lingkungan sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak edukasi kebencanaan terhadap perubahan perilaku kesiapsiagaan gempa pada siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA. Data dikumpulkan melalui penelusuran literatur pada database Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect dengan rentang tahun publikasi 2021–2026. Berdasarkan proses seleksi sesuai kriteria inklusi, diperoleh 15 artikel penelitian yang relevan untuk dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa edukasi kebencanaan memiliki dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi gempa bumi. Metode pembelajaran seperti simulasi evakuasi, penggunaan media digital, dan permainan edukatif terbukti lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman serta keterlibatan siswa dibandingkan metode konvensional. Selain itu, faktor pendukung seperti peran guru, lingkungan sekolah, keterlibatan keluarga, serta integrasi materi kebencanaan dalam kurikulum turut memengaruhi keberhasilan edukasi. Namun demikian, beberapa penelitian menunjukkan bahwa perubahan perilaku memerlukan proses berkelanjutan dan latihan rutin agar dapat terbentuk secara optimal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah edukasi kebencanaan yang dirancang secara sistematis, interaktif, dan berkelanjutan mampu meningkatkan kesiapsiagaan gempa pada siswa sekolah dasar secara signifikan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan program edukasi kebencanaan yang terintegrasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat guna meminimalkan risiko bencana sejak usia dini.
Kesiapsiagaan Tenaga Kesehatan di Puskesmas Pakem dalam Menghadapi Bencana Letusan Gunung Merapi Rifki Oksantika; Setya Haksama
Media Gizi Kesmas Vol 11 No 1 (2022): MEDIA GIZI KESMAS (JUNE 2022)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v11i1.2022.231-237

Abstract

Latar Belakang: Kecamatan Pakem merupakan salah satu daerah potensi tinggi terdampak bencana Gunung Merapi. Dalam rangka mengurangi dampak yang timbul akibat bencana tersebut diperlukan penerapan kesiapsiagaan bencana. Tenaga kesehatan di Puskesmas merupakan garda terdepan dalam pengendalian masalah kesehatan akibat bencana di wilayah kerjanya. Sehingga, tenaga kesehatan yang siaga merupakan hal penting untuk memberikan pelayanan kesehatan saat terjadi bencana. Hasil studi pendahuluan yang dilakukan menunjukkan bahwa kesiapsiagaan tenaga kesehatan dalam menghadapi bencana Gunung Merapi masuk kategori hampir siap (62,9%).Tujuan: Penelitian dilakukan untuk melihat faktor yang mempengaruhi kesiapsiagaan bencana tenaga kesehatan di Puskesmas Pakem Tahun 2020.Metode: Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan rancang bangun cross sectional. Pengambilan sampel diambil menggunakan teknik total sampling sebanyak 32 orang tenaga kesehatan yang bekerja di Puskesmas Pakem. Data dikumpulkan melalui kuesioner.Hasil: Hasil penelitian ini diperoleh pengetahuan kesiapsiagaan bencana (43,8%), sikap terhadap kesiapsiagaan bencana (53,1%), dan praktik/pengalaman sebelumnya (50,0%). Indeks kesiapsiagaan tenaga kesehatan dalam menghadapi bencana letusan Gunung Merapi sebesar 62,03 (hampir siap).Kesimpulan: Simpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh antara pengetahuan, sikap, dan praktik/pengalaman sebelumnya terhadap kesiapsiagaan bencana letusan Gunung Merapi di Puskesmas Pakem. Sikap tenaga kesehatan masuk kategori mendukung, sedangkan pengetahuan dan praktik/pengalaman sebelumnya yang dimiliki tenaga kesehatan masuk kategori kurang dan perlu untuk ditingkatkan.
Faktor Individu Tenaga Kesehatan Puskesmas dalam Kesiapsiagaan Bencana Banjir Bengawan Solo, Bojonegoro Ulfah Mu'amarotul Hikmah; Shinta Febrianty; Setya Haksama
Media Gizi Kesmas Vol 10 No 2 (2021): MEDIA GIZI KESMAS (DECEMBER 2021)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v10i2.2021.261-269

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Kesiapsiagaan adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipasi bencana melalui pengorganisasian. Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) sebagai fasilitas kesehatan pertama atau dasar dalam suatu daerah harus memiliki sumberdaya dan kompetensi yang cukup dalam kesiapsiagaan bencana, karena terdapat banyak faktor yang dapat mempengaruhi kesiapsiagaan puskesmas terutama pada tenaga kesehatannya, meliputi usia; lama kerja; pengalaman bencana sebelumnya; pengalaman di tempat pengungsian; peraturan diri; pelayanan kesehatan; sarana prasarana; dan lainnya.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor individu tenaga kesehatan yang mempengaruhi kesiapsiagaan puskesmas dalam merespon bencana banjir sungai Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro yakni Puskesmas Kanor.Metode: Desain penelitian adalah observasional analitik dengan pendekatan kuantitatif, serta menggunakan rancang bangun penelitian cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 51 orang tenaga kesehatan Puskesmas Kanor. Data primer penelitian diambil menggunakan kuesioner wawancara. Data penelitian dianalisis secara kuantitatif  dengan pengolahan data yang dilakukan secara computerize. Uji signifikansi setiap variabel dilakukan dengan menggunakan uji regresi logistik ordinal melalui bantuan aplikasi SPSS. Hasil: Hasil nilai signifikansi uji regresi logistik ordinal faktor individu dan kesiapsiagaan yakni: usia (AOR 4,11; 95%CI=1,27-13,35), tingkat pendidikan (AOR 14,23; 95%CI=1,67-121,3), lama bekerja (AOR 3,12; 95%CI=0,90-10,76), pengalaman bencana sebelumnya (AOR 1,14; 95%CI=0,16-2,46), pelatihan (AOR 2,45; 95%CI=0,74-8,07), dan pengetahuan (AOR 2,00; 95%CI=0,65-6,15).Kesimpulan: Faktor individu tenaga kesehatan meliputi usia dan tingkat pendidikan memiliki pengaruh terhadap kesiapsiagaan puskesmas dalam menghadapi bencana. Faktor individu lain, yang meliputi lama bekerja, pengetahuan, pelatihan tentang manajemen bencana, dan pengalaman bencana sebelumnya tidak memiliki pengaruh terhadap kesiapsiagaan puskesmas dalam menghadapi bencana banjir Bengawan Solo.Kata kunci: pusat kesehatan masyarakat, kesiapsiagaan, manajemen bencana,  banjir
Floods Disaster Mitigation In Bojonegoro Regency Nika Herawati; Setya Haksama; Mohammad Zainal Fatah
Media Gizi Kesmas Vol 11 No 1 (2022): MEDIA GIZI KESMAS (JUNE 2022)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v11i1.2022.144-151

Abstract

Background: Many disasters occurred in Indonesia, especially in Bojonegoro Regency. Based on the results of the report from the Regional Disaster Management Agency (BPBD) of Bojonegoro Regency, the total incidence of flash floods since 2018-2020 has occurred 40 times. Bojonegoro Regency has an enormous flash flood potential if it was compared to other regencies in East Java. Based on this, the BPBD team prepared a contingency plan to implement flash floods disaster mitigation in Bojonegoro Regency.Objectives: Analyzing the handling of banjir bandang disaster risks carried out by the government of Bojonegoro Regency, among others, formulating policies and strategies in the context of handling flood victims.Methods: This research is a descriptive study using a qualitative approach in describing a contingency plan containing flash floods disaster mitigation at the Bojonegoro district government. This research was conducted using a purposive sampling technique. Thus, the researcher has determined the informants according to the criteria set, the Regional Disaster Management Agency (BPBD) team of Bojonegoro Regency.Results: Based on the results of the analysis contingency plan about flood disaster mitigation, it could be known that the risk management carried out by the Bojonegoro Regency government includes formulating policies and strategies in the context of handling flash floods victim.Conclusions: This study concludes a contingency plan which includes mitigation of flash floods risk management in Bojonegoro Regency is quite effective in handling risks to minimize the consequences.
Co-Authors Abdillah Maulana Satrioaji Abdul Fattah Farid Abdul Hakim Zakkiy Fasya Achmad Djunawan Aditya Sukma Pawitra Adji, Arga Setyo Afifa Nur Chabibah Aisyah Maldha Aprezona Al Mamun, Abdullah Alimamy Sankoh, Salieu Amanatul Ainiyah Firda Anis Wulandari Anis Wulandari Anis Wulandari, Anis Arief Wibowo Arwinda Dyah Ekoputri Azhary, Muhammad Azhary, RN, Muhammad Beny Irawan, Beny Chabibah, Afifa Nur Chairun Nasirin Choirun Nisa Dewi, Meilisa Purnama Diansanto Prayoga Dwi Purwanto, Andi Dwi Sri Rejeki Edi Basuki Edza Aria Wikurendra Endy Bebasari Ardhana Putri Faradita Fradita Fasya, Abdul Hakim Zakkiy Fatah, Mohammad Zainal Fathiah, Ika Febriati Astuti Fitri Rachmilah Fadmi Fitria Puspitasari Globila Nurika Hari Basuki Notobroto Hartatie Hartatie Hartatie, Hartatie Hutahayan, Rani Virlia Ika Rahmawati Imam Syafi’i Iraida Irviana Jayanti Dian Eka Sari, Jayanti Dian Jessika Pramudya Wardani Kevie Desderius Kuntoro Kuntoro Labibah, Zulfa Lestari, Paramita Boni Lienawati, Alida Lucia Yovita Hendrati Lusno, M Farid Dimjati Lusno, M. Farid Dimjati Lusno, M. Farid Dimyati M. Farid D. Lusno M. Farid Dimjati Lusno M. Farid Dimjati Lusno M. Farid Dimyati Lusno M. Rifqo H. Farid M. Rifqo Hafidzudin Farid Mabub Junaidi Mandagi, Ayik Mirayanti Marianah Marianah Maulana Satrioaji, Abdillah Michelle Vincentia, Vania Mochklas, Mochamad Muhammad Anas Muhammad Farid Dimjati Lusno Muhammad Harisul Ilmi Muhammad Ulul Arham Muhammad Ulul Arham Al Hikami Mustika Dyah Permatasari Mustika Dyah Permatasari, Mustika Dyah Nanang Nugraha, Nasef Ni Nyoman Santi Tri Ulandari, Ni Nyoman Santi Nika Herawati Nining Dwi Suti Ismawati Nur Laili Khumaidah Nurjanah Oktario Dinansa Khoir Paramita Boni Lestari Prasetyo, Rahmat Adi Pratama, Cici R. Azizah Rahmani Ramli Rahmarista, Ditami Rahmat Adi Prasetyo Ramadhan, Muhammad Chairul Ramadhan, Tiffany Putri Klisa Pratama Rambing, Denilay Richardo Rara Angtika Redina Thara Alifia Redina Thara Alifia Rifki Oksantika Ririh Yudhastuti Riza, Yeni Safira Inda Millati Sahrir Sillehu Samsul Arifin Selviana Putri Larasati Setyo Adji, Arga Shedyta, Syadza Zahrah Shinta Febrianty Shinta Nur Khofifah Sri Surantini Sri Wiwoho Mudjanarko, Sri Wiwoho Sriram, Shyamkumar Stefanus Supriyanto Stefanus Supriyanto Sudarmanto, Catur Syadza Syahrah Shedyta Syadza Zahrah Shedyta Syadza Zahrah Shedyta Syahprevi Rayyan Zeinsar Syahprevi Rayyan Zeinsar Prawirosoedirdjo Syahrania Naura Shedysni Syahrania Naura Shedysni Syifa Aurelia Zamroni Syifa'ul Lailiyah Syifaul Lailiyah, Syifaul Syifa’ul Lailiyah Tjatur Prijambodo Tries Anggraini Ulfah Mu'amarotul Hikmah Vida Indira Puspita Wardani, Arista Kusuma Wasis Budiarto Widodo, Stefani Windhu Purnomo Yangga Dzikrin Nur Yeni Farida Istanti Zaneta, Dinayu Putri Wyanet Zeinsar, Syahprevi Rayyan