p-Index From 2021 - 2026
12.372
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PEMANFAATAN WAKTU SEBAGAI PENGEMBANGAN POTENSI PEMUDA DESA KREATIF Akhmad Wasiur Rizqi; Sukaris Sukaris; Nur Fauziyah; Andi Rahmad Rahim
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol 3 No 2 (2021): DedikasiMU (Journal of Community Service), Juni 2021, ISSN: 2716-5140, E-ISSN: 27
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v3i2.2676

Abstract

Desa Cangaan merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur. Topografi ketinggian desa ini adalah berupa dataran sedang, yaitu sekitar 156 meter di atas permukaan air laut. Berdasarkan keadaan data BPS Kabupaten Gresik, curah hujan rata-rata mencapai 2.400 mm. Berdasarkan data administrasi pemerintahan Desa Cangaan tahun 2011, jumlah penduduknya adalah 2.742 orang dengan jumlah 598. Sebagian besar penduduknya bermatapencaharian sebagai petani yang didukung oleh lingkungan alam yang menopang pertanian, di samping ada juga yang bekerja di sektor jasa/perdagangan, menjadi buruh/TKI maupun peternakan. Usaha Mikro Kecil Menengah UMKM) sangat berperan dalam hal ini. Seni cukil kayu termasuk seni graphis kuno, termasuk seni murni. Dulu seni cukil kayu ini digunakan untuk media propaganda. Seni ini berkembang di Asia teruatam di negara Jepang dan Cina. Kedua negara ini sudah menggunakan seni cukil kayu ini sejak abad Edo dan abad ke lima di Cina. Di Jepang sendiri banyak dipakai untuk ilustrasi buku dan seni. Ini nantinya yang jadi cikal bakal komik di Jepang. Untuk di Indonesia sendiri sablon cukil ini bisa ada karena dulu Jepang pernah menjajah bangsa kita atau dari Cina lewat perdagangan. Tapi kenyataannya kurang berkembang karena lebih banyak orang tahu untuk propaganda bukan karya seni.
PEMBUATAN SISTEM INFORMASI DESA BERBASIS WEB DI DESA CANGA’AN KECAMATAN UJUNGPANGKAH KABUPATEN GRESIK Akhmad Wasiur Rizqi; Sukaris Sukaris; Andi Rahmad Rahim; Nur Fauziyah
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol 3 No 2 (2021): DedikasiMU (Journal of Community Service), Juni 2021, ISSN: 2716-5140, E-ISSN: 27
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v3i2.2677

Abstract

Salah satu cara untuk memberikan informasi kepada publik adalah dengan membuat website. Website adalah sebuah kumpulan dari halaman web yang saling berhubungan dan dapat diakses melalui halaman depan (home page) menggunakan sebuah browser dan juga jaringan internet. Desa Canga’an merupakan desa yang mayoritas penduduknya bermatapencaharian sebagai petani dan peternak. Selain itu, desa yang bertempat di kecamatan Ujungpangkah ini juga layak dikunjungi karena keindahan alamnya. Situs web ini dibuat untuk menyebar-luaskan informasi seperti sejarah, profil, dan potensi desa Canga’an ke banyak orang. Sehingga masyarakat luar dapat mengetahui nformasi mengenai desa ini serta memungkinkan untuk para investor atau komunitas lain dalam rangka meningkatkan pemberdayaan potensi desa. Untuk situsnya dapat diakses di https://desacangaan.site
PEMBUATAN PAPAN PENUNJUK JALAN DESA CANGAAN Akhmad Wasiur Rizqi; Faizal Amsyari; Nur Fauziyah; Sukaris Sukaris; Andi Rahmad Rahim
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol 3 No 2 (2021): DedikasiMU (Journal of Community Service), Juni 2021, ISSN: 2716-5140, E-ISSN: 27
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v3i2.2673

Abstract

Permasalahan yang terjadi di beberapa titik jalan yang melewati jalan Desa Cangaan terdapat beberapa titik yang dibutuhkan beberapa plakat atau papan penunjuk jalan keluar masuk desa, plakat petunjuk kantor dan kediaman RT/RW, serta kelurahan serta papan petunjuk tempat ibadah dan fasilitas umum lainnya, plakat batas kecepatan pengendara jalan, dan peta atau denah desa perlu juga dibuat untuk mempermudah warga pendatang ketika masuk ke Desa Cangaan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dimulai dengan mengadakan survey lapangan atau tempat-tempat yang akan dipasang papan petunjuk. Setelah menemukan lokasi yang akan dipasang papan maka langkah selanjutnya adalah membuat plakat atau papan dengan membeli alat serta bahan yang diperlukan. Setelah selesai pembuatan plakat maka dilanjutkan dengan pengecatan yang kemudian dilanjutkan dengan pemasangan plakat yang dilakukan oleh mahasiswa dibantu oleh masyarakat setempat. Papan atau plakat dibuat berjumlah 9 buah meliputi papan penunjuk rumah perangkat desa, papan penunjuk arah ke tempat-tempat penting di Desa Cangaan. Kegiatan dilaksanakan di Desa Cangaan Kecamatan Ujung Pangkah ini terlaksana dengan baik atas dukungan dan bantuan warga desa karena hal ini menyangkut kepentingan orang banyak. Tidak ada hambatan yang cukup berarti dalam proses persiapan, pelaksanaan hingga evaluasi kegiatan ini hanya saja proses pengerjaannya membutuhkan waktu yang lama.
PERANCANGAN ALAT PENGGILING DURI IKAN DAN DAGING IKAN DENGAN MOTOR LISTRIK DENGAN METODE REVERSE ENGINEERING Akhmad Wasiur Rizqi; Nur Afni Fakhrudin Ma’ruf; Moh Fahmi Hidayatullah; Nurul Adniyah; Nadifa Yusrianafi
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol 4 No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v4i1.3798

Abstract

Masyarakat di desa Sidokumpul mayoritas penduduknya para nelayan .Selain itu ada juga home industry krupuk ikan dan bongolan yang bahan dasarnya memanfaatkan ikan. Dari beberapa home industry tersebut menghasilkan limbah duri ikan yang tidak bisa dimanfaatkan, dan selama ini limbahnya hanya langsung dibuang ke laut, sehingga menimbulkan pencemaran pada lingkungan disekitar laut. Dari fenomena tersebut peneliti ingin melakukan perancangan alat penggiling duri ikan dan daging ikan dengan tambahan motor listrik dengan menggunakan metode reverse engineering supaya duri ikan mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. Dengan menggunakan metode reverse engineering peneliti akan memgembangkan alat penggiling duri ikan yang sesuai dengan keperluan Home Industry serta mendapat hasil gilingan yang sesuai dengan yang diinginkan. Metode reverse engineering merupakan sebuah metode yang digunakan untuk mengembangkan sebuah alat dengan melihat kekurangan serta kelebihan dari alat yang sudah ada dan membandingkan dengan alat yang akan dibuat dengan mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan alatnya.
PENINGKATAN NILAI TAMBAH PADA IKAN BANDENG MENJADI ANEKA PRODUK FROZEN FOOD BERNILAI EKONOMIS PADA ASOSIASI UMKM KECAMATAN SIDAYU KABUPATEN GRESIK Akhmad Wasiur Rizqi; Deny Andesta
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol 4 No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v4i2.3988

Abstract

Kontribusi UMKM bagi perekonomian Indonesia sudah tidak diragukan lagi. UMKM memiliki tingkat penyerapan tenaga kerja sekitar 97% dari seluruh tenaga kerja nasional dan memiliki kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) sekitar 57%. Oleh sebab itu perlu dilakukan dukungan secara serius dan mendalam terkait bagaimana UMKM dapat berkembang dan berkelanjutan guna memberikan manfaat yang sangat positif bagi perekonomian dan kesejahteraan bangsa. Pembekalan ilmu pengetahuan dan ketrampilan untuk para pelaku usaha UMKM perlu dilakukan secara periodik guna menambah wawasan terkait bagaimana perkembangan zaman, kondisi persaingan dan perubahan perilaku konsumen. Mengingat sekarang dunia sudah memasuki revolusi industri 4.0 yang menuntut setiap produsen untuk responsif terhadap perubahan - perubahan yang terjadi. Pengabdian interternal masyarakat yang mengambil tema peningkatan nilai tambah produk dengan objek pengabdian yang ditujukan untuk pelaku usaha UMKM yang tergabung dalam asosiasi UMKM kecamatan Sidayu yang berlokasi di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik. Perkembangan dunia teknologi membuat produsen harus berinovasi untuk dapat mengembangkan segala sumberdaya yang tersedia salahsatunya adalah ikan bandeng yang terdapat di daerah kecamatan sidayu. Ikan bandeng yang sekarang ini sering kita jumpai hanya dijual dalam bentuk mentah yang mana hal tersebut belum mampu memberikan nilai tambah bagi sebagian besar masyarakat sekitar khususnya para pelaku UMKM. Pengabdian kepada masyarakat ini merupakan suatu wujud partisipasi kampus khususnya jurusan Teknik Industri Muhammadiyah Gresik dalam meningkatkan kemampuan sumberdaya lokal yakni usaha UMKM. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat sendiri adalah untuk meningkatkan wawasan dan ilmu pengetahuan bagi para pelaku UMKM agar produk yang dihasilkan memiliki nilai tambah melalui proses terlebih dahulu untuk dijadikan beberapa varian produk yang nantinya dikemas dalam bentuk frozen untuk membuat produk bisa lebih lama disimpan untuk dapat dipasarkan secara lebih luas. Sehingga diharapkan kedepannya dapat memberikan kontribusi positif melalui peningkatan harga jual dan daya saing produk.
ANALISIS KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA BAGIAN PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE 5S DALAM KONSEP KAIZEN DI PT. SWABINA GATRA Ikhwatun Khasanah; Akhmad Wasiur Rizqi; Hidayat
Jurnal Rekavasi Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/rekavasi.v10i1.3866

Abstract

Occupational Health and Safety (K3) is a branch of science and application that studies how to prevent accidents in the workplace. One of the companies closely related to this program is PT. Swabina Gatra. Where this company is engaged in the manufacturing business in the form of "Packaged Drinking Water (AMDK)" with the brand "SWA". The problem that often occurs in this company is that the number of work accidents is still quite high. From the results of the study, the highest accident rate (incidence rate) occurred in 2018 with a figure of 5.67% for the last five years. Thus the proposed improvement that can be given using the 55 method in the kaizen concept is Seiri (Concise/Sorting) that is by applying sorting to items that are no longer used to make it easier to search when they will be reused. Seiton (Neat/Arrangement) that is by arranging things according to their place so that they are not scattered and look neat. Seiso (Cleaning/Cleaning) is by implementing a routine cleaning schedule for workers at each work station. Seiketsu (Treatment/Consolidation) is by applying employee discipline at work and implementing the appropriate Kaizen system. Shitsuke (Diligent / Refraining) is by enabling employees to consult when working with supervisors and the company should have a periodic schedule to conduct 5S/5R audits.
Analisis Pengendalian Kualitas Produk Tempe Dengan Metode Statistical Quality Control (SQC) Di CV. Aderina Ricky Darmawan; Akhmad Wasiur Rizqi; Muhammad Dian Kurniawan
SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri Vol 19, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sitekin.v19i2.17413

Abstract

CV. Aderina merupakan industri mikro rumahan yang produksi tempe yang terletak di Jl. Raya Sembayat No. 95, Area Sawah/Kebun, Sembayat, Kec. Manyar, Kab. Gresik dan  berdiri sejak tahun 1990. Permasalahan yang seing terjadi adalah masih banyak dijumpai produk tempe yang mengalami kecacatan yang akan mengurangi kepercayaan konsumen. Maka dari itu perusahaan diharuskan melakukan pengendealian kualitas. Pengendalian kualitas yaitu kegiatan yang harus dilaksanakan  oleh perusahaan untuk mengurangi cacat produk  dengan standart perusahaan. Dalam penelitian ini peneliti menemuakan jenis cacat produk seperti kemasukan benda asing, berwarna kehitam-hitaman, dan tingkat kematangan. Dan dalam melakukan pengendalian kualitas peneliti menggunakan metode Statistical Quality Control (SQC) dengan alat bantu , Cause and Effect Diagram, Histogram, Check Sheet, Pareto Diagram, Control Chart, Flowchart, dan Scatter Diagram. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan usulan kepada perusahaan dalam mengatasi kecacatan pada produk tempe. Dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan, menunjukkan bahwa dari 25.785 pcs tempe yang di produksi, telah ditemukan produk yang cacat sebanyak 343 pcs. Kecacatan pada tempe yang paling dominan adalah kemasukan benda asing, tingkat kematangan. Kata Kunci: Pengendalian Kualitas, Tempe, Cacat, SQC, Kualitas
Analisis Kecacatan Produk Meja Plywood Menggunakan Metode Seven Tools (Studi Kasus: Teaching Factory SMK Manbaul Ulum) Risky Akbar; Akhmad Wasiur Rizqi; Hidayat Hidayat
SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri Vol 19, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sitekin.v19i2.17229

Abstract

Perkembangan dunia industri menuntut seluruh perusahaan bersaing secara masif. Beberapa faktor penunjang dalam mengembangkan usaha ialah melalui pengendalian kualitas. SMK Manbaul Ulum merupakan sekolah yang mengadopsi kurikulum terbaru dengan menerapkan teaching factory. Beberapa masalah yang dialami diantaranya, cacat edging, cacat laminasi, cacat tidak sesuai ukuran. Dari beberapa kecacatan tersebut tentu sangat mempengaruhi tingkat produktivitas dari teaching factory SMK Manbaul Ulum. Beberapa usulan perbaikan akan dikelola melalui penggunaan metode seven tools. 7 alat dalam metode seven tools dirasa sangat cukup untuk menjadi solusi, karena sangat mudah dipahami dan komperhensif. Maksud penerapan metode kali ini ialah mencari defect product paling dominan, mengetahui korelasi dua hubungan data dan memberikan usulan perbaikan. Dari hasil pengolahan data dapat diambil hasil bahwa cacat paling dominan pada cacat edging dengan perolehan sebanyak 25 dengan presentase 56%, maka dari itu perlu ketelitian dalam pengerjaan edging. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa hubungan dua variabel antara jumlah produksi dan jumlah kecacatan bermuatan korelasi positif dengan hasil 0,73 yang berarti baik. Usulan perbaikan yang perlu diterapkan ialah, memberikan jam istirahat yang cukup, mewadahi dengan fasilitas yang cukup, penyuluhan tentang tata cara penggunaan peralatan yang baik, mencari supplier yang terpercaya dan berkualitas, serta menjadwalkan perawatan mesin setiap periodenya.
INTEGRASI QUALITY CONTROL CIRCLE (QCC) DAN FAILURE MODE EFFECT ANALYSIS (FMEA) UNTUK PERBAIKAN KUALITAS PRODUKSI SARUNG Akhmad Wasiur Rizqi; Sukma Dwi Yuliana; Nur Hidayatul Ummah
KAIZEN : Management Systems & Industrial Engineering Journal Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/kaizen.v5i2.12042

Abstract

UD XYZ merupakan salah satu UKM yang bergerak di bidang konveksi sarung tenun dan sarung tenun sutra. UKM ini sudah berdiri sejak tahun 1999. Pengendalian kualitas yang dilakukan saat ini masih kurang maksimal, sehingga masih sering ditemukan produk yang kurang sesuai dengan kualitas yang telah ditentukan. QCC (quality control circle) adalah metode yang digunakan untuk mengendalikan suatu kualitas produk dan dapat mengurangi jumlah produk yang mengalami cacat. Setelah di lakukan pengamatan pada proses QCC ( quality control circle ) di dapatkan 4 jenis cacat yang terjadi di UD XYZ yaitu kembangan hilang, warna pudar, kain berlubang dan pakan tidak teranyam. Berdasarkan diagram pareto didapatkan jumlah cacat terbesar yaitu kembangan hilang sebesar 33,2%, warna pudar sebesar 26,8%. Berdasarkan analisis  Failure Mode Effect Analysis (FMEA) didapatkan Risk Priority Number (RPN) dengan prioritas pertama yakni dari faktor manusia dengan penyebab skill operator yang kurang terampil, rangking prioritas kedua dari faktor lingkungan dengan penyebab masalah pencahayaan yang kurang dan rangking prioritas ketiga yakni faktor manusia dengan penyebab operator kurang teliti dan fokus.
Pengendalian Persediaan Bahan Baku Singkong dengan Metode EOQ (Studi kasus di UMKM Kuncoro Gresik) Ahmad Fian Mahendra; Moh Jufriyanto; Akhmad Wasiur Rizqi
Jurnal Serambi Engineering Vol 7, No 3 (2022): Juli 2022
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v7i3.4437

Abstract

AbstrakUMKM Kuncoro merupakan industri rumahan yang memproduksi kripik singkong di daerah Gresik, saat ini proses pemesanan bahan baku di UMKM Kuncoro masih dibilang sangat tradisional dengan menggunakan perkiraan saja, Melonjaknya permintaan kripik singkong pada bulan Juli 2021 sebesar 500 kg dan bulan Maret 2022 sebesar 580 kg membuat UMKM Kuncoro harus melakukan proses pemesanan singkong yang berulang-ulang sehingga berdampak pada pembengkakan biaya pemesanan bahan baku, setiap kali pemesanan biaya yang dibutuhkan yakni Rp 216.000.000. Dalam satu periode UMKM Kuncoro melakukan pemesanan sebanyak 15 kali dan total pemesanan sebesar 4.628 kg. Untuk mengatasi permasalahan tersebut metode EOQ (Economic Order Quantity) bisa dijadikan solusinya, karena metode tersebut bisa memaksimalkan biaya pemesanan bahan baku singkong yang sesuai standart dengan cara menghitung biaya pemesanan dan biaya penyimpanan. Tujuan penelitian ini guna mengatur proses pengendalian persediaan bahan baku singkong, memanage frekuensi pembelian bahan baku singkong dan menghitung total inventory cost pada UMKM Kuncoro. Metode yang dipakai ialah EOQ (Economic Order Quantity) lewat menghitung biaya pemesanan serta penyimpanan, penggunaan metode itu sangatlah efektif jika di terapkan pada UMKM Kuncoro karena bisa menekan biaya pemesanan. Berdasarkan hasil analisa tersebut, telah didapat pembelian bahan baku maksimal untuk tiap pemesanan yakni 527 kg yang dilakukan sebanyak 7 kali dalam satu periode dan total inventory cost sebesar Rp 2.445.200.
Co-Authors - Hidayat Achmad Dani Syahfudin Achmad Dicky Ardianto Achmad Khatammi Ahmad Fauzal Ibnu Amalik Ahmad Fian Mahendra Akhmad Adi Susatyo Akhmad Ghozali Fitrah Ikhsan Akhmad Wahyu Gondho Purnomo Alamul Yaqin Alfin Nurissa'adah Alif Putra Awanda Alyssa Jayne Milla Novita Amalik, Ahmad Fauzal Ibnu Amrillah, Mohammad Suhud Andi Rahmad Rahim Ar Rohman, Muhammad Hafid ardiansyah putra Arif Rachman Awaludin Iqbal Iqbal Bustomi, Ali Wafa Zainul Deny Andesta Dhidu Usrin Yadani Dhidu Usrin Yadani Dzakiyah Widyaningrum Efta Dhartikasari Priyana Efta Dhartikasari Priyana Efta Dhartikasari Priyana Elly Ismiyah Elly Ismiyah Elly Ismiyah Faizal Amsyari Fakhri Wafiq, Aditya Fath Iqbal Alfarisi Firdaus, Ahmad Mujaki Fuad, Achmad Nur Gangsar Mulya Sani Haris Setyawan, Eka Harunur Rosyid Hermanto, Muhammad Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Ikhwatun Khasanah Inas Putri Salsabillah Indah Dwi Sefty Indrik Affua Bayu Nirwana Khizmi, Muhammad Ibnu Lathif, Muhammad Khalabi M Jufriyanto M. Fauzan Eksando Pramaisyah M.Syafiqul Ma’arif M.Syafiqul Ma’arif Maulan Najib Maulana Aldi Pratama Maulidy, Muhammad Satrio Misbah Miskiyah, Roihatus Moch Nuruddin Moch Nuruddin Moch. Nuruddin Mochamad Mauludin Rizki Mochammad Nuruddin Moh Fahmi Hidayatullah Moh Jufriyanto Moh Nurudddin Moh. Abdurrahman Moh. Dian Kurniawan Moh. Fikri Pratama Moh. Jufriyanto Moh. Jufriyanto Moh. Jufryanto Mohammad Adam Khusen Mohammad Fachrurrozi Adi Mohammad Fachrurrozi Adi Mohammad Rizal Muhamad Iskhaq Muhamad Nur Afandi Muhammad Abdan Syakuro Billah Muhammad Adi Purwanto Muhammad Ahnaf Faiq Hibatullah Muhammad Dafa Pratama Rahman Muhammad Daffa Ardiansyah Muhammad Dian Kurniawan Muhammad Fahmi Adityah Muhammad Fatikhul Ikhsan Muhammad Ibnu Khizmi Muhammad Ivan Yudha Rifdhani Muhammad Nurul Fatach Muhammad Satrio Alfariki Muhammad Yusuf Bachtiar Muzakiki, Muchamad Abib Nadifa Yusrianafi NAFHANI, MUHAMMAD Natasya Sabrina Al Alifah Nugroho, Rizal Dwi Nur Afni Fakhrudin Ma’ruf Nur Fauziyah Nur Hidayatul Ummah Nur Hidayatul Ummah Nurul Adniyah Pratama, Muhammad Rizky Yoga Pregiwati Pusporini Putri Nur Nabila Rahmadhani, Muhammad Alfyan Rizqi Reza Izzazulqaq Ricky Darmawan Riski Ardiansyah Risky Akbar Riswan Afandi rizal hadi Rizki Ahmad Prayogi Rozaqi, Gala Arda Fahmi Rozikin, Muhammad Khoiru Rusli Rosyid, Moh Fani Said Salim Dahdah Salman Al Farisy Sandy Cahyo Mahardika Sesilia, Khofidatul Shahrul Zalvanda Soffiana Agustin, Soffiana Sukaris Sukma Dwi Yuliana Sukma Dwi Yuliana Syachputra, Arizal Rizki Syafiqul Ma’arif, Muhammad Teguh Imansyah, Teguh Usrin Yadani, Dhidu Vicky Ahmadi, Muhammad Widiharti Widiharti Wijaya, Muchammad Sandy Yanuar Pandu Negoro Yudha Adhitya Kurniawan Zainunnushhi, Bey Robbi Hawad