Claim Missing Document
Check
Articles

Pemodelan Numerik Bangunan Peredam Energi Bendungan Pomalaa dengan Analisa Komputasi Fluida Dinamis Delivean Rakha Dermawan; Evi Nur Cahya; Dian Sisinggih
Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering Vol. 12 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.pengairan.2021.012.02.06

Abstract

Pada pengujian model fisik pelimpah Bendungan Pomalaa, peredam energi model seri 4 yang memiliki elevasi dasar +41,00 m telah mampu meredam energi aliran dengan baik pada debit Q100th, Q1000th, dan QPMF, namun perlu dicoba alternatif desain peredam energi yang lebih efektif dan efisien. Metode yang digunakan adalah simulasi model numerik berbasis Computational Fluid Dynamics (CFD), kemudian hasilnya akan diverifikasi dengan model fisik menggunakan Brier-Skill Score (BSS). Setelah itu, dilakukan alternatif desain berupa variasi elevasi dasar peredam energi, yaitu +42,00 m; +43,00 m; dan +44,00 m, kemudian dipilih model terbaik sebagai rekomendasi dari hasil simulasi. Hasil verifikasi model numerik menggunakan BSS menunjukkan bahwa model numerik cukup mampu untuk merepresentasikan model fisik. Hasil simulasi terbaik adalah peredam energi dengan elevasi dasar +42,00 m dengan efisiensi peredaman pada Q100th, Q1000th, dan QPMF berturut-turut sebesar 93,846%, 85,915%, dan 83,201%. Kemudian pada debit Q100th, Q1000th, dan QPMF di bagian hilir memiliki nilai bilangan Froude 0,770, 0,995, dan 1,472.In the physical model testing Pomalaa Dam spillway, the series 4 energy dissipator which has a base elevation of +41,00 m has been able to dissipate the flow energy well at the Q100y, Q1000y, and QPMF, but it is necessary to try alternative designs that more effective and efficient. The method used is a numerical model simulation using an application based on Computational Fluid Dynamics (CFD), then the result will be verified with physical model using Brier-Skill Score (BSS). After that, an alternative design was carried out in the form of a variation in the base elevation of the energy dissipator, that are +42,00 m; +43,00 m; and +44,00 m, then the best model is selected as a recommendation from the simulation result. The result of the verification of the numerical model using BSS show that numerical model is quite capable of representing the physical model. The best simulation result is an energy dissipator with a base elevation of +42,00 with efficiency of energy dissipation at Q100y, Q1000y, and QPMF respectively 93,846%, 85,915%, and 83,201%. Then Q100y, Q1000y, and QPMF at the downstream have Froude number value respectively 0,770, 0,995, and 1,472.
Implementasi 6D Building Information Modelling (BIM) pada Saluran Pengelak Bendungan Margatiga dengan Aplikasi Civil 3D dan HEC-RAS 2D Muhammad Fahmi Fawji; Evi Nur Cahya; Very Dermawan
Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering Vol. 13 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.pengairan.2022.013.01.06

Abstract

Building information modelling (BIM) mulai diterapkan dalam kegiatan kontruksi di Indonesia, salah satunya pada pekerjaan saluran pengelak di Bendungan Margatiga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan contoh penerapan BIM pada kontruksi saluran pengelak bendungan yang menerapkan tingkatan BIM pada level 3D BIM berupa pemodelan tiga dimensi menggunakan Civil 3D dan 6D untuk menganalisa dampak pada lokasi kontruksi saluran pengelak bendungan berupa aliran banjir dengan aplikasi HEC-RAS. Dari perhitungan Q10 sebesar 789,10 m3/s menghasilkan model 3D BIM pada Civil 3D dengan lebar saluran 31 meter, tinggi 5 meter, serta kemiringan talud 2. Hal tersebut dapat menahan aliran banjir Q10 dan Q25 di Sungai Way Sekampung. Pada saluran pengelak terjadi aliran subkritis dengan kecepatan tertinggi 2,01 m/s dan dapat mereduksi banjir sebesar 22% untuk Q10 dan 21% untuk Q25. Hasil model 3D BIM tersebut selanjutnya diekstrak, kuantitas volume pekerjaannya melalui Civil 3D sebesar 148.994 m3 untuk pekerjaan galian tanah dan untuk 11.259 m3 untuk timbunan tanah.
MEKANISME SELF-HEALING PADA MORTAR YANG MENGGUNAKAN BAKTERI Bacillus subtilis Lufti Akbar; Eva Arifi; Evi Nur Cahya
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton digunakan secara luas dalam dunia konstruksi karena memiliki banyak kelebihan. Namun, beton juga memiliki kekurangan, seperti rentan mengalami keretakan. Perbaikan keretakan ini memerlukan upaya manusia dan menjadi masalah jika keretakan terjadi di area yang sulit dijangkau. Untuk mengatasi masalah ini, telah dikembangkan penelitian mengenai perbaikan keretakan beton dengan bantuan bakteri melalui proses yang disebut perbaikan sendiri beton dengan presipitasi kalsium karbonat yang diinduksi secara microbial (MICP). Dalam proses MICP, digunakan bakteri Bacillus subtilis yang akan menghasilkan kalsium karbonat (CaCO3) melalui proses metabolisme bakteri. Endapan kalsium karbonat (CaCO3) ini akan menutupi keretakan pada beton. Pada penelitian ini digunakan benda uji mortar 20x5,5x5,5 dengan 2 perlakuan bakteri saat dicampurkan dengan mortar, yaitu bakteri terenkapsilasi natrium alginat (beads) dan tanpa terenkapsulasi natrium alginat (inokulum). Kemudian medium UMB (Urea Mineral Broth) dan Ca asetat atau zat nutrisi yang digunakan diberi 2 variasi, yang mana perbandingan kandungan variasi A dan variasi B yaitu (1:2). Efektivitas kinerja bakteri akan dinyatakan dengan persentasi healing efficiency. Hasil yang diperoleh adalah mortar inokulum memiliki nilai healing efficiency sebesar 65,5%. Sedangkan mortar beads hanya mencapai 62%. Selain itu ditemukan bahwa mortar dengan zat nutrisi variasi A memiliki hasil yang sedikit lebih baik daripada zat nutrisi variasi B dengan nilai healing efficiency beads 65% dan inokulum 70%. Sedangkan mortar dengan zat nutrisi variasi B hanya memiliki nilai healing efficiency beads 59% dan inokulum 61%.
Studi Perencanaan Manajemen Pelaksanaan Penjadwalan Pengembangan Jaringan Distribusi Air Dan Sambungan Rumah (Sr) Desa Warungdowo Kabupaten Pasuruan Provinsi Jawa Timur Alamsyah, Muh Arsyil; Pitojo Tri Juwono; Evi Nur Cahya
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.02.056

Abstract

Dalam pembangunan infrastruktur diperlukan manajemen konstruksi sebagai cara agar proyek berjalan dan mencapai hasil waktu, biaya, dan mutu yang terbaik. Penulisan studi ini bertujuan untuk menganalisa percepatan proyek pengembangan jaringan distribusi dan sambungan rumah (SR) Desa Warungdowo Kecamatan Pohjentrek Kabupaten Pasuruan Provinsi Jawa Timur menggunakan Microsoft Project Manager 2016. Data didapat akan digunakan untuk perhitungan perbandingan dua alternatif analisis yang berbeda yaitu penambahan jam kerja dan penambahan alat berat dalam optimalisasi pengerjaan proyek. Setelah analisis dilakukan didapatkan percepatan alternatif Pembangunan infrastruktur proyek pengembangan jaringan distribusi dan sambungan rumah (SR) Desa Warungdowo Kecamatan Pohjentrek Kabupaten Pasuruan Provinsi Jawa Timur, didapatkan hasil metode yang dapat mempercepat waktu serta meminimalisir biaya adalah alternatif penambahan jam kerja. Dari durasi awal pengerjaan proyek selama 150 hari turun 16% sehinga menjadi 126 hari, dengan penurunan biaya sebesar 1,84%. In infrastructure development, construction management is needed as a way for projects to run and achieve the best time, cost, and quality results. The writing of this study aims to analyze the acceleration of the project to develop a distribution network and house connection (SR) Warungdowo Village, Pohjentrek District, Pasuruan Regency, East Java Province, using Microsoft Project Manager 2016. The data obtained will be used for comparative calculations of two different alternative analyses, namely the addition of working hours and the addition of heavy equipment in optimizing project work. After the analysis was carried out, an alternative acceleration was obtained for the development of infrastructure for the distribution network development and house connection (SR) project Warungdowo Village, Pohjentrek District, Pasuruan Regency, East Java Province, the results of methods that can speed up time and minimize costs are alternatives to increasing working hours. From the initial duration of project work for 150 days decreased by 16% to 126 days, with a cost decrease of 1.84%.
Kajian Hidrolika Pelimpah Bendungan Surumana menggunakan Debit Banjir Rancangan Akibat Climate Changepada Uji Model Tes Misbachussudur, Mochamad; Very Dermawan; Evi Nur Cahya
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.02.049

Abstract

Bendungan Surumana akan dibangun di hulu Sungai Surumana, Desa Ongulara, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala tepatnya pada koordinat 0º57’9,36” LS -119º36’48,77” BT atau 790890.87 E-9894621.94 S zona 50 M UTM. Untuk menghasilkan perencanaan dan desain pelimpah Bendungan Surumana dengan fungsi dan karakteristik hidrolik yang baik, dilakukan kajian hidrolika pelimpah Bendungan Surumana pada uji model tes dengan skala 1:60 di Laboratorium Teknik Sungai. Hal ini bertujuan untukmengetahui kondisi hidrolika aliran secara analitis dan hasil pengujian mulai dari hulu sampai dengan hilir pelimpah, kedua untuk mengetahui kondisi hidrolika aliran telah memenuhi kaidah hidrolika ataukah tidak setelah dilakukan uji model tes dengan debit banjir rancangan akibat climate change, ketiga untuk mengetahui kondisi gerusan lokal yang terjadi di sungai hilir saluran pelimpah.Pelimpah Bendungan Surumana yang diujikan adalah pelimpah samping menggunakan variasi debit banjir rancangan akibat climate change. Hal ini beriringan dengan perencanaan bendungan saat ini yang tentunya kondisi global warmingakan mempengaruhi ketinggian permukaan air laut, maka climate changejuga menjadi pertimbangan.Debit operasi yang dibahas adalah debit climate changeQ1000th(Qdesain). Hasil uji model tes berdasarkan kriteria hidrolika menunjukkan telah memenuhi kaidah atau kriteria hidrolika yang berlaku untuk debit pengujian Q1000th(Qdesain). Empatpoin kriteria hidrolika hasil uji model tes dalam kondisi memenuhi dengan rekomendasi.
Studi Penjadwalan Pelaksanaan Pembangunan Proyek Penanganan Pasca Bencana Banjir Bandang di Kecamatan Bumiaji Kota Batu Devi, Agung Ayu Gayatri; Pitojo Tri Juwono; Evi Nur Cahya
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.02.059

Abstract

Bencana banjir bandang yang sempat melanda Kecamatan Bumiaji, Kota Batu pada tanggal 4 November 2021 pukul 14.00, sehingga mengakibatkan kerusakan talud dan alur sungai pada Sungai Kricik. Menanggapi hal tersebut, maka diperlukan adanya penanganan terutama pada pengamanan tebing dan saluran. Namun, dalam penanganan proyek ini sempat terjadi keterlambatan dikarenakan beberapa faktor. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan waktu, sumber daya, dan alat berat yang digunakan dengan biaya proyek yang paling efisien dengan menggunakan aplikasi Microsoft Project. Salah satu pendekatan yang digunakan adalah dengan meningkatkan durasi jam kerja dan jumlah alat berat yang digunakan. Permasalahan ini dianalisis melalui evaluasi jadwal pekerjaan, dengan solusi alternatif yang fokus pada percepatan proyek melalui peningkatan penggunaan alat berat dan jam kerja. Hasil analisis menunjukkan bahwa durasi normal proyek adalah 122 hari kerja. Melalui penjadwalan alternatif yang paling optimal, yaitu dengan penambahan durasi jam kerja, rencana anggaran biaya dapat dikurangi sebesar Rp. 1.146.214.952 atau 3,06%, dan durasi proyek dapat dipercepat selama 3 hari atau 2,52%. A flash flood occurred in Bumiaji Subdistrict, Batu City on November 4, 2021 at 14:00, causing damage to the embankment and river channel of the Kricik River. To address this situation, it is essential to take action, particularly in securing the cliffs and channels. However, there were delays in implementing this project due to various factors. Consequently, the aim of this study is to optimize the project's time, resources, and heavy equipment usage while achieving the most cost-efficient outcome using the Microsoft Project application. One strategy employed involves extending the working hours and increasing the number of heavy equipment used. The problem was analyzed by evaluating the project schedule, and alternative solutions were proposed to expedite the project by maximizing the utilization of heavy equipment and working hours. The analysis revealed that the normal project duration was 122 working days. By implementing the most optimal alternative schedule, which includes extending the working hours, the planned budget can be reduced by Rp. 1,146,214,952 or 3.06%, and the project duration can be shortened by 3 days or 2.52%.
Analisa Stabilitas Lereng pada Bendungan Manggar di Kota Balikpapan Wicaksono, Dadang Teguh; Pitojo Tri Juwono; Evi Nur Cahya
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.025

Abstract

Bendungan Manggar adalah bendungan tipe urugan tanah homogen yang dilengkapi dengan chimney drain yang dihubungkan dengan horizontal blanket drain. Puncak bendungan diperkeras dengan paving beton dan pada tahun 2019/2020 puncak bendungan dipekeras dengan aspal, lereng hulu diberi perlindungan blok beton (semula didesain dengan rip-rap batu) dan lereng hilir dilindungi dengan gebalan rumput dan sistem drainasi permukaan. Pada tumpuan kanan, saat penggalian pondasi bendungan ditemukan adanya lapisan pasir halus sehingga galian pondasi dibuat menjorok masuk kedalam bukit tumpuan. Karena lapisan pasir halus cukup tebal dan tidak dapat dibuang seluruhnya, untuk menghindarkan terjadinya rembesan yang berlebihan, lereng hulu bendungan dipasang blanket kedap air dari tanah lempung. Penentuan besaran gempa desain bendungan mengikuti pedoman pada “Pedoman Pd- T- 14-2004 A” Analisa Stabilitas Bendungan Urugan akibat Gempa dimulai dengan menentukan faktor risiko keamanan bendungan. Stabilitas terhadap aliran filtrasi dengan SEEP/W menunjukkan debit rembesan, gejala buluh, dan gejala sembulan aman. Stabilitas lereng metode Bishop dengan SLOPE/W menunjukkan kondisi statis, OBE 100, dan MDE 5000 aman
Studi Manajemen Konstruksi Pekerjaan Main Dam Dan Spillway Pada Bendungan Margatiga Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung Reza Indra; Evi Nur Cahya; Suwanto Marsudi
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.047

Abstract

Kebutuhan akan air merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat yang harus dipenuhi oleh pemerintah yang diperoleh dari pengelolaan sumber daya alam dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, proyek pembangunan Bendungan merupakan infrastruktur yang dapat mendukung ketahanan pangan di Indonesia. dibutuhkan suatu manajemen untuk mengelola kegiatan proyek Bendungan Margatiga dari awal rangkaian kegiatan proyek hingga berakhirnya kegiatan proyek. Terdapat dua alternatif yang akan diterapkan dalam mengatasi permasalahan penelitian ini yaitu melalui pemberian durasi tambahan terhadap waktu kerja harian dan penambahan alat berat. Dari hasil analisa didapatkan bahwa alternatif penambahan jam kerja harian memberikan efisiensi waktu sebesar 5,35% dengan penurunan rencana anggaran biaya sebesar 1,23% dibandingkan nilai kontrak. Sementara alternatif penambahan alat berat memberikan efisiensi waktu sebesar 8,38% dan penurunan rencana anggaran biaya sebesar 1,19% dibandingkan nilai kontrak. Sehingga dalam studi ini dipilih alternatif penambahan alat berat yang ditinjau menjadi alternatif yang lebih baik dari segi waktu yang lebih optimal dan biaya yang tidak jauh berbeda dengan penambahan jam kerja.
Studi Pola Gerusan di Hilir Bendung Alale Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo Eka Juli Dwi Mulyawati; Very Dermawan; Evi Nur Cahya
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.046

Abstract

Bendung Alale dibangun untuk memenuhi kebutuhan air irigasi di Daerah Irigasi (DI) Lomaya Alale Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo yang perlu drehabilitasi. Supaya proses rehabilitasi bendung tepat dan optimal maka diperlukan uji model fisik. Salah satu parameter yang diuji di model adalah gerusan lokal. Gerusan lokal dapat disebabkan oleh loncatan hidrolik dan kehilangan energi apabila dasar saluran berupa granular. Untuk meminimalkan gerusan biasanya menggunakan kolam olak, rip-rap, endsill atau kombinasi dari itu. Penambahan lantai blok beton di hilir kolam olak juga dapat digunakan untuk meminimalkan gerusan akibat peredaman energi yang bertahap. Pada studi ini, penelitian gerusan di hilir Bendung Alale tanpa menggunakan lantai blok beton akan dibandingkan dengan gerusan di hilir bendung dengan menggunakan lantai blok beton yang dilaksanakan di Laboratorium Hidrolika Terapan. Selain itu, kedalaman gerusan juga dihitung menggunakan 3 (tiga) metode empiris yang kemudian dibandingkan dengan hasil pengamatan. Hasil percobaan menunjukkan gerusan berkurang dengan penambahan lantai blok beton di hilir kolam olak dengan gerusan terdalam semula pada elevasi +22,80 menjadi +25,10. Sedangkan metode empiris yang memiliki hasil mendekati dengan hasil pengamatan adalah Metode Vendijh dengan KR sebesar 37,64% dan Metode USBR dengan KR sebesar 42,27%.
Studi Manajemen Proyek Pembangunan Main Dam pada Bendungan Bulango Ulu dengan Metode Fasttrack dan Crashing Eliana Renate Simanungkalit; Pitojo Tri Juwono; Evi Nur Cahya
Syntax Idea 2998-3011
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntax-idea.v6i7.4002

Abstract

Pembangunan Bendungan Bulango Ulu yang terletak di Sungai Mongiilo, Desa Tuloa, Kecamatan Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo merupakan salah satu upaya penanganan yang dilakukan pemerintah daerah untuk mengatasi permasalahan banjir di Provinsi Gorontalo. Proyek pembangunan Main Dam pada Bendungan Bulango Ulu merupakan proyek perekayasaan yang berskala besar. Pada proyek pembangunannya banyak aktivitas, biaya, sumber daya dan instansi maupun individu yang terlibat di dalamnya, untuk itu diperlukan penjadwalan proyek yang baik. Sampai saat ini pelaksanaan pembangunan Bendungan Bulango Ulu masih dalam tahap pelaksanaan. Diperlukan adanya suatu metode pengaturan untuk mengkoordinasikan kegiatan, sumber daya, dan pihak-pihak yang terlibat di dalamnya, agar proyek dapat mencapai waktu, biaya dan kualitas secara optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan alternatif penjadwalan yang lebih baik serta pengelolaan proyek secara menyeluruh termasuk manajemen sumber daya dan durasi kerja. Alternatif yang dilakukan pada studi ini adalah Fasttrack dan Crashing penambahan jam lembur. Hasil yang didapatkan berupa kurva S, waktu dan jumlah kebutuhan sumber daya yang akan dievaluasi kembali serta dipilih alternatif mana yang paling optimal. Berdasarkan hasil optimasi menggunakan alternatif Fasttrack didapat efektivitas durasi sebesar 6,9% dengan efisiensi biaya 0,21% dari biaya kontrak, sedangkan dengan alternatif Crashing penambahan jam lembur didapat efektivitas durasi 3,6% dengan efisiensi biaya 2,46% dari biaya kontrak
Co-Authors -, Rizka Anindya Nurus Shobah Aditya Wibowo Adityastama, Risang Afan Allail Rofikha Alamsyah, Muh Arsyil Alfiko Rail Prameswara Andawayanti, Ussy Andre Primantyo Hermawan Arissaputra, Andry Sofyan Aritonang, Samuel Yosema Ariza Julian Hakim Arrosyad, Muhammad Arya Pradamansyah Putra Ashari, Syaiyidati Fitri Nur Khoiriah Assajjad, Nurrohman Adi Aulia, Nanda Daffa Muhammad Faeyza Delivean Rakha Dermawan Denny Ahmad Fauzi Devi, Agung Ayu Gayatri Dharyatiputri, Jihan Faradillah Dian Sisinggih Donny Harisuseno Effendi, Muhammad Daffa Eka Juli Dwi Mulyawati Elang Timur M. Patih Ragananda Eliana Renate Simanungkalit Emma Yuliani Ery Suhartanto Eva Arifi Eva Resmani Fakhruddin, Daffa Budi Fakhrulloh, Ahzar Febrianto, Ridwan Febriyanti Maulina Fikhoir, Yalim Firdaus, Adam Wahyu Fitriyasari, Ammy Geraldine, Monica Odelya Ghaliufar, Fathan Gunawan, Alif Ramadhani Medisia Putri Guntoro, Dani Eko Guntoro, Dani Eko Hartanto, Tomy Dwi Heri Suprijanto Hidayat, Muhammad Nurjati Hidayatulloh, Ahmad Yusuf Irenne Ismayanti Romadona Jadfan Sidqi Fidari Kiki Windi Safitri Kistanti, Ida Fitri Komala Candra, Yoggi Fracasnofa Kurniawan, Dita Cahya Linda Prasetyorini Listyana, Kurnia Ulfi Lu'luil Maknun Lufti Akbar M. Janu Ismoyo M. Latiefudin Taruna Pratama Manalu, Marchell Geovande Marsudi, Suwanto Megantoro, Chrisnada Virgiawan Misbachussudur, Mochamad Mochammad Roviq Moh. Sholichin Mohammad Bisri Muchammad Zidan Muhammad Azhar Thirafi Say Muhammad Fahmi Fawji Muhammad iqbal Muhammad, Aminulloh Muhammad, Dien Azmi Nur Sholawatini Nuretha Hevy Purwaningtyas Nurjati Hidayat, Muhammad Nurwijayanti Pangestika, Erina Riski Pitojo Tri Juwono Pitojo Tri Juwono Pramudya, Rafi Rizky Pratama, Ivan Kurnia Putra, Boy Adi Putu Hadi Setyarini Qodriah Dianasari qoidulhaq, fayyadh Rachmat, Alvian Rahman, Muhammad Adhia Rahmi, Nuri Aisyah Raya Abdullah Resmani, Eva Reza Indra Ridayani, Aline Tabina Rispiningati, Rispiningati Riyanto Haribowo Riyanto Haribowo Rosamike, Mega Okvita Karinda Runi Asmaranto Sholawatini, Nur Sholichin, Moh. Silvia Dyah Pitaloka Sisca Fajriani Sovereign, Sefaca Markchel Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sulthon Arsyad Aifudin Sumiadi Sumiadi, Sumiadi Suwanto Marsudi Suwanto Marsudi Suwanto Marsudi Syafiq, Gilang Ussy Andawayanti Ussy Andawayanti Very Dermawan Very Dermawan Very Dermawan Wardana, Yoga Okta Wicaksana, Chandra Yoga Wicaksono, Dadang Teguh Wijayanto, Achsin Yusron, Vidia Fitri Amalia Zakariya, Ahmad Fatah