Claim Missing Document
Check
Articles

Kajian Hidrolika Pelimpah Bendungan Surumana menggunakan Debit Banjir Rancangan Akibat Climate Changepada Uji Model Tes Misbachussudur, Mochamad; Very Dermawan; Evi Nur Cahya
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.02.049

Abstract

Bendungan Surumana akan dibangun di hulu Sungai Surumana, Desa Ongulara, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala tepatnya pada koordinat 0º57’9,36” LS -119º36’48,77” BT atau 790890.87 E-9894621.94 S zona 50 M UTM. Untuk menghasilkan perencanaan dan desain pelimpah Bendungan Surumana dengan fungsi dan karakteristik hidrolik yang baik, dilakukan kajian hidrolika pelimpah Bendungan Surumana pada uji model tes dengan skala 1:60 di Laboratorium Teknik Sungai. Hal ini bertujuan untukmengetahui kondisi hidrolika aliran secara analitis dan hasil pengujian mulai dari hulu sampai dengan hilir pelimpah, kedua untuk mengetahui kondisi hidrolika aliran telah memenuhi kaidah hidrolika ataukah tidak setelah dilakukan uji model tes dengan debit banjir rancangan akibat climate change, ketiga untuk mengetahui kondisi gerusan lokal yang terjadi di sungai hilir saluran pelimpah.Pelimpah Bendungan Surumana yang diujikan adalah pelimpah samping menggunakan variasi debit banjir rancangan akibat climate change. Hal ini beriringan dengan perencanaan bendungan saat ini yang tentunya kondisi global warmingakan mempengaruhi ketinggian permukaan air laut, maka climate changejuga menjadi pertimbangan.Debit operasi yang dibahas adalah debit climate changeQ1000th(Qdesain). Hasil uji model tes berdasarkan kriteria hidrolika menunjukkan telah memenuhi kaidah atau kriteria hidrolika yang berlaku untuk debit pengujian Q1000th(Qdesain). Empatpoin kriteria hidrolika hasil uji model tes dalam kondisi memenuhi dengan rekomendasi.
Studi Penjadwalan Pelaksanaan Pembangunan Proyek Penanganan Pasca Bencana Banjir Bandang di Kecamatan Bumiaji Kota Batu Devi, Agung Ayu Gayatri; Pitojo Tri Juwono; Evi Nur Cahya
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.02.059

Abstract

Bencana banjir bandang yang sempat melanda Kecamatan Bumiaji, Kota Batu pada tanggal 4 November 2021 pukul 14.00, sehingga mengakibatkan kerusakan talud dan alur sungai pada Sungai Kricik. Menanggapi hal tersebut, maka diperlukan adanya penanganan terutama pada pengamanan tebing dan saluran. Namun, dalam penanganan proyek ini sempat terjadi keterlambatan dikarenakan beberapa faktor. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan waktu, sumber daya, dan alat berat yang digunakan dengan biaya proyek yang paling efisien dengan menggunakan aplikasi Microsoft Project. Salah satu pendekatan yang digunakan adalah dengan meningkatkan durasi jam kerja dan jumlah alat berat yang digunakan. Permasalahan ini dianalisis melalui evaluasi jadwal pekerjaan, dengan solusi alternatif yang fokus pada percepatan proyek melalui peningkatan penggunaan alat berat dan jam kerja. Hasil analisis menunjukkan bahwa durasi normal proyek adalah 122 hari kerja. Melalui penjadwalan alternatif yang paling optimal, yaitu dengan penambahan durasi jam kerja, rencana anggaran biaya dapat dikurangi sebesar Rp. 1.146.214.952 atau 3,06%, dan durasi proyek dapat dipercepat selama 3 hari atau 2,52%. A flash flood occurred in Bumiaji Subdistrict, Batu City on November 4, 2021 at 14:00, causing damage to the embankment and river channel of the Kricik River. To address this situation, it is essential to take action, particularly in securing the cliffs and channels. However, there were delays in implementing this project due to various factors. Consequently, the aim of this study is to optimize the project's time, resources, and heavy equipment usage while achieving the most cost-efficient outcome using the Microsoft Project application. One strategy employed involves extending the working hours and increasing the number of heavy equipment used. The problem was analyzed by evaluating the project schedule, and alternative solutions were proposed to expedite the project by maximizing the utilization of heavy equipment and working hours. The analysis revealed that the normal project duration was 122 working days. By implementing the most optimal alternative schedule, which includes extending the working hours, the planned budget can be reduced by Rp. 1,146,214,952 or 3.06%, and the project duration can be shortened by 3 days or 2.52%.
Analisa Stabilitas Lereng pada Bendungan Manggar di Kota Balikpapan Wicaksono, Dadang Teguh; Pitojo Tri Juwono; Evi Nur Cahya
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.025

Abstract

Bendungan Manggar adalah bendungan tipe urugan tanah homogen yang dilengkapi dengan chimney drain yang dihubungkan dengan horizontal blanket drain. Puncak bendungan diperkeras dengan paving beton dan pada tahun 2019/2020 puncak bendungan dipekeras dengan aspal, lereng hulu diberi perlindungan blok beton (semula didesain dengan rip-rap batu) dan lereng hilir dilindungi dengan gebalan rumput dan sistem drainasi permukaan. Pada tumpuan kanan, saat penggalian pondasi bendungan ditemukan adanya lapisan pasir halus sehingga galian pondasi dibuat menjorok masuk kedalam bukit tumpuan. Karena lapisan pasir halus cukup tebal dan tidak dapat dibuang seluruhnya, untuk menghindarkan terjadinya rembesan yang berlebihan, lereng hulu bendungan dipasang blanket kedap air dari tanah lempung. Penentuan besaran gempa desain bendungan mengikuti pedoman pada “Pedoman Pd- T- 14-2004 A” Analisa Stabilitas Bendungan Urugan akibat Gempa dimulai dengan menentukan faktor risiko keamanan bendungan. Stabilitas terhadap aliran filtrasi dengan SEEP/W menunjukkan debit rembesan, gejala buluh, dan gejala sembulan aman. Stabilitas lereng metode Bishop dengan SLOPE/W menunjukkan kondisi statis, OBE 100, dan MDE 5000 aman
Studi Manajemen Konstruksi Pekerjaan Main Dam Dan Spillway Pada Bendungan Margatiga Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung Reza Indra; Evi Nur Cahya; Suwanto Marsudi
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.047

Abstract

Kebutuhan akan air merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat yang harus dipenuhi oleh pemerintah yang diperoleh dari pengelolaan sumber daya alam dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, proyek pembangunan Bendungan merupakan infrastruktur yang dapat mendukung ketahanan pangan di Indonesia. dibutuhkan suatu manajemen untuk mengelola kegiatan proyek Bendungan Margatiga dari awal rangkaian kegiatan proyek hingga berakhirnya kegiatan proyek. Terdapat dua alternatif yang akan diterapkan dalam mengatasi permasalahan penelitian ini yaitu melalui pemberian durasi tambahan terhadap waktu kerja harian dan penambahan alat berat. Dari hasil analisa didapatkan bahwa alternatif penambahan jam kerja harian memberikan efisiensi waktu sebesar 5,35% dengan penurunan rencana anggaran biaya sebesar 1,23% dibandingkan nilai kontrak. Sementara alternatif penambahan alat berat memberikan efisiensi waktu sebesar 8,38% dan penurunan rencana anggaran biaya sebesar 1,19% dibandingkan nilai kontrak. Sehingga dalam studi ini dipilih alternatif penambahan alat berat yang ditinjau menjadi alternatif yang lebih baik dari segi waktu yang lebih optimal dan biaya yang tidak jauh berbeda dengan penambahan jam kerja.
Studi Pola Gerusan di Hilir Bendung Alale Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo Eka Juli Dwi Mulyawati; Very Dermawan; Evi Nur Cahya
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.046

Abstract

Bendung Alale dibangun untuk memenuhi kebutuhan air irigasi di Daerah Irigasi (DI) Lomaya Alale Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo yang perlu drehabilitasi. Supaya proses rehabilitasi bendung tepat dan optimal maka diperlukan uji model fisik. Salah satu parameter yang diuji di model adalah gerusan lokal. Gerusan lokal dapat disebabkan oleh loncatan hidrolik dan kehilangan energi apabila dasar saluran berupa granular. Untuk meminimalkan gerusan biasanya menggunakan kolam olak, rip-rap, endsill atau kombinasi dari itu. Penambahan lantai blok beton di hilir kolam olak juga dapat digunakan untuk meminimalkan gerusan akibat peredaman energi yang bertahap. Pada studi ini, penelitian gerusan di hilir Bendung Alale tanpa menggunakan lantai blok beton akan dibandingkan dengan gerusan di hilir bendung dengan menggunakan lantai blok beton yang dilaksanakan di Laboratorium Hidrolika Terapan. Selain itu, kedalaman gerusan juga dihitung menggunakan 3 (tiga) metode empiris yang kemudian dibandingkan dengan hasil pengamatan. Hasil percobaan menunjukkan gerusan berkurang dengan penambahan lantai blok beton di hilir kolam olak dengan gerusan terdalam semula pada elevasi +22,80 menjadi +25,10. Sedangkan metode empiris yang memiliki hasil mendekati dengan hasil pengamatan adalah Metode Vendijh dengan KR sebesar 37,64% dan Metode USBR dengan KR sebesar 42,27%.
Studi Manajemen Proyek Pembangunan Main Dam pada Bendungan Bulango Ulu dengan Metode Fasttrack dan Crashing Eliana Renate Simanungkalit; Pitojo Tri Juwono; Evi Nur Cahya
Syntax Idea 2998-3011
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntax-idea.v6i7.4002

Abstract

Pembangunan Bendungan Bulango Ulu yang terletak di Sungai Mongiilo, Desa Tuloa, Kecamatan Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo merupakan salah satu upaya penanganan yang dilakukan pemerintah daerah untuk mengatasi permasalahan banjir di Provinsi Gorontalo. Proyek pembangunan Main Dam pada Bendungan Bulango Ulu merupakan proyek perekayasaan yang berskala besar. Pada proyek pembangunannya banyak aktivitas, biaya, sumber daya dan instansi maupun individu yang terlibat di dalamnya, untuk itu diperlukan penjadwalan proyek yang baik. Sampai saat ini pelaksanaan pembangunan Bendungan Bulango Ulu masih dalam tahap pelaksanaan. Diperlukan adanya suatu metode pengaturan untuk mengkoordinasikan kegiatan, sumber daya, dan pihak-pihak yang terlibat di dalamnya, agar proyek dapat mencapai waktu, biaya dan kualitas secara optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan alternatif penjadwalan yang lebih baik serta pengelolaan proyek secara menyeluruh termasuk manajemen sumber daya dan durasi kerja. Alternatif yang dilakukan pada studi ini adalah Fasttrack dan Crashing penambahan jam lembur. Hasil yang didapatkan berupa kurva S, waktu dan jumlah kebutuhan sumber daya yang akan dievaluasi kembali serta dipilih alternatif mana yang paling optimal. Berdasarkan hasil optimasi menggunakan alternatif Fasttrack didapat efektivitas durasi sebesar 6,9% dengan efisiensi biaya 0,21% dari biaya kontrak, sedangkan dengan alternatif Crashing penambahan jam lembur didapat efektivitas durasi 3,6% dengan efisiensi biaya 2,46% dari biaya kontrak
BIM 6D dengan Integrasi Civil 3D dan Storm and Sanitary Analysis pada Jaringan Drainase Bandara Megantoro, Chrisnada Virgiawan; Evi Nur Cahya; Very Dermawan
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.091

Abstract

Building Information Modeling (BIM) mulai diterapkan pada kegiatan konstruksi di Indonesia, salah satunya pada konstruksi pengembangan jaringan drainase di Bandara Tebelian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan contoh penerapan BIM pada konstruksi drainase bandara yang berupa pemodelan layout menggunakan Civil 3D dan 6D untuk menganalisa pemodelan tersebut agar didapatkan parameter hidrolik yang optimal. Perhitungan dilakukan dengan cara memodelkan jaringan drainase di Civil 3D. Setelah itu menghitung analisa hidrologi yang selanjutnya diolah menggunakan aplikasi SSA. Dari perhitungan tersebut menghasilkan penampang saluran drainase bandara dengan lebar 0,5 meter dan tinggi 0,5 meter, serta ukuran maksimum dengan lebar 2 meter dan tinggi 2 meter. Hal tersebut dapat menampung dan mengalirkan aliran banjir Q5 di drainase Bandara Tebelian. Debit maksimum yang dapat dialirkan sebesar 4,091 m3/dt, sedangkan kecepatan aliran air minimum yang diizinkan 0,78 m/dt dan kecepatan maksimumnya 3,00 m/dt. Selanjutnya dihitung kuantitas volume pekerjaannya dan didapatkan volume galian tanah sebesar 15.083,56 m3.
Implementasi Building Information Modelling pada Perencanaan Teknis Jaringan Drainase di Kecamatan Lamongan Rachmat, Alvian; Evi Nur Cahya; Linda Prasetyorini; Febriyanti Maulina
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.130

Abstract

Penerapan Building Information Modelling (BIM) telah dimulai pada proyek konstruksi di Indonesia, termasuk pengembangan jaringan drainase di Kecamatan Lamongan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi desain yang optimal, mengevaluasi kecepatan aliran dan kapasitas saluran drainase, serta memperoleh kuantitas pekerjaan dalam sistem drainase proyek pembangunan di Kecamatan Lamongan. Building Information Modelling (BIM) digunakan untuk melakukan pemodelan dan analisis proyek ini, dengan fokus pada parameter hidrolik yang optimal. Pemodelan jaringan drainase dilakukan menggunakan Civil 3D, dan analisis hidrologi diolah dengan menggunakan aplikasi Storm and Sanitary Analysis (SSA). Hasil perhitungan menunjukkan bahwa penampang saluran drainase yang optimal memiliki ukuran minimum dengan lebar dasar 0,8 m dan tinggi 0,8 m, serta ukuran maksimum dengan lebar 1,6 m dan tinggi 1,8 m. Ukuran tersebut dapat menampung dan mengalirkan aliran banjir rancangan di drainase Kecamatan Lamongan. Kuantitas volume pekerjaan pada saluran drainase di Kecamatan Lamongan dihitung, menghasilkan volume galian tanah sebesar 12,747.11 m³ dan total 8,091 unit U-Ditch beton.
Aplikasi Metode Fasttrack dan Crashing Dalam Manajemen Konstruksi Tunnel PLTM Ketahun-3 Lebong Bengkulu Muhammad iqbal; Pitojo Tri Juwono; Evi Nur Cahya
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 8 No. 2 (2024): TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/tecnoscienza.v8i2.1193

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan metode fasttrack dan crashing dalam manajemen konstruksi tunnel. Metode fasttrack digunakan untuk mengoptimalkan jadwal proyek dengan mempercepat aktivitas kritis, sementara metode crashing bertujuan untuk mengurangi durasi proyek dengan menambah sumber daya. Dalam konteks konstruksi tunnel, kedua metode ini dapat membantu mengatasi tantangan kompleksitas dan ketidakpastian yang sering terjadi. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisa penggunaan waktu, biaya serta sumber daya yang terpakai dengan implementasi dari kedua metode tersebut dalam mengelola proyek tunnel secara efisien dan efektif aplikasi metode percepatan fasttrack dan crashing pada proyek tunnel PLTM Ketaun-3. Analisis dilakukan dengan menghitung analisa harga satuan pekerjaan, rencana anggaran biaya, jumlah kebutuhan sumber daya perhari, serta menentukan durasi dan logika ketergantungan, kemudian melakukan penjadwalan ulang untuk dapat memberikan penggunaan sumber daya yang optimal. Kemudian didapatkan perbandingan terhadap biaya dan waktu proyek sebelum dilakukan percepatan maupun sesudah. Dengan metode fasttrack, proyek ini dapat diselesaikan dengan 3,85% lebih cepat dari jadwal serta biaya akhir proyek lebih efektif sebesar 0,6%. Sedangkan dengan metode crashing, keseluruhan pekerjaan pembangunan tunnel dapat diselesaikan dengan efisiensi 2,98% dari segi waktu dan serta 2,71% dari segi biaya. Dari hasil ini, disimpulkan bahwa metode crashing lebih efektif dalam penyelesaian proyek ini.
Analisis Numerik Rembesan dan Analisis Geofisika Dam Ranu Klakah: Seepage Numerical Analysis And Geophysics Analysis Of Ranu Klakah Dam Assajjad, Nurrohman Adi; Asmaranto, Runi; Cahya, Evi Nur
Jurnal Rekayasa Sipil dan Lingkungan Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Rekayasa Sipil dan Lingkungan
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jrsl.v8i1.48628

Abstract

Abstract Ranu Klakah Dam is an old weir that is indicated to have seepage in its downstream section. The purpose of this study is to numerically analyze seepage that occurs due to piping at Ranu Klakah Dam, including the potential location of seepage points. Geophysical analysis was conducted to visually see the seepage position on the body of Ranu Klakah Dam so that appropriate repairs could be made. Numerical analysis was conducted with the help of the Geostudio SEEP/W application, while geophysical analysis was conducted using ADMT geoelectric and ground-penetrating radar tested at the research location to interpret the subsurface layer. From the analysis, we obtained a seepage discharge of 4.38 x 10-8 m3/dt, which is still smaller than the permitted seepage discharge of 1% of the average river discharge of 0.131 m3/dt. The value of the safety factor for piping in 5 m high water level conditions is 5.01 > 4, which is the limit of the safety value. From the results of the geophysical analysis, it is known that the seepage zone is located at the baffle pillar building between the flushing door and the sluice gate at a distance of about 6–8 m from the vehicle floor on the bridge above the gate, so that repairs can be focused at this point. Thus, seepage that occurs due to piping downstream still meets the established safety requirements. Keywords: Geoelectric, Ground Penetrating Radar, piping, seepage. Abstrak Dam Ranu Klakah merupakan bendung lama yang terindikasi terjadi rembesan pada bagian hilirnya. Tujuan dari studi ini adalah menganalisa secara numeris rembesan yang terjadi akibat piping pada Dam Ranu Klakah, termasuk potensi lokasi titik rembesan. Analisa geofisika dilakukan untuk dapat melihat secara visual posisi rembesan pada tubuh Dam Ranu Klakah, untuk dapat dilakukan perbaikan secara tepat. Analisa numerik dilakukan dengan bantuan aplikasi Geostudio SEEP/W, sedangkan analisa geofisika dilakukan dengan menggunakan Geolistrik ADMT dan Ground Penetrating Radar yang diujikan pada lokasi penelitian guna menginterpretasi lapisan bawah permukaan. Dari analisa yang dilakukan, didapatkan hasil debit rembesan sebesar 4,38 x 10-8 m3/dt, yang nilainya masih lebih kecil dari debit rembesan yang diizinkan sebesar 1% dari debit rata-rata Sungai yakni sebesar 0,131 m3/dt. Nilai faktor keamanan terhadap piping untuk kondisi muka air setinggi 5 m yaitu 5,01 > 4, sebagai batas nilai keamanan. Dari hasil analisa geofisika, diketahui zona rembesan terletak pada bangunan pilar penyekat antara pintu pembilas dengan pintu air sekitar jarak 6 – 8 m dari lantai kendaraan pada jembatan di atas pintu, sehingga perbaikan dapat difokuskan pada titik ini. Dengan demikian, rembesan yang terjadi akibat piping pada bagian hilir, masih memenuhi syarat keamanan yang ditetapkan. Kata kunci: Geolistrik, Ground Penetrating Radar, piping, rembesan.
Co-Authors -, Rizka Anindya Nurus Shobah Abdullah, Raya Aditya Wibowo, Aditya Adityastama, Risang Afan Allail Rofikha Alamsyah, Muh Arsyil Alfiko Rail Prameswara Andawayanti, Ussy Andre Primantyo Hermawan Arissaputra, Andry Sofyan Aritonang, Samuel Yosema Arrosyad, Muhammad Ashari, Syaiyidati Fitri Nur Khoiriah Assajjad, Nurrohman Adi Aulia, Nanda Daffa Muhammad Faeyza Delivean Rakha Dermawan Denny Ahmad Fauzi Devi, Agung Ayu Gayatri Dharyatiputri, Jihan Faradillah Dian Sisinggih Dibrata Putra, Muhamad Ekira Wikrama Donny Harisuseno Effendi, Muhammad Daffa Eka Juli Dwi Mulyawati Elang Timur M. Patih Ragananda Eliana Renate Simanungkalit Emma Yuliani Ery Suhartanto Eva Arifi Eva Resmani Fakhruddin, Daffa Budi Fakhrulloh, Ahzar Febrianto, Ridwan Febriyanti Maulina Fikhoir, Yalim Firdaus, Adam Wahyu Fitriyasari, Ammy Geraldine, Monica Odelya Ghaliufar, Fathan Gunawan, Alif Ramadhani Medisia Putri Guntoro, Dani Eko Guntoro, Dani Eko Hakim, Ariza Julian Hartanto, Tomy Dwi Heri Suprijanto Hidayat, Muhammad Nurjati Hidayatulloh, Ahmad Yusuf Irenne Ismayanti Romadona Jadfan Sidqi Fidari Kiki Windi Safitri Kistanti, Ida Fitri Komala Candra, Yoggi Fracasnofa Kurniawan, Dita Cahya Linda Prasetyorini Listyana, Kurnia Ulfi Lu'luil Maknun Lufti Akbar M. Janu Ismoyo M. Latiefudin Taruna Pratama Manalu, Marchell Geovande Marsudi, Suwanto Megantoro, Chrisnada Virgiawan Misbachussudur, Mochamad Mochammad Roviq Moh. Sholichin Mohammad Bisri Muchammad Zidan Muhammad Azhar Thirafi Say Muhammad Fahmi Fawji Muhammad iqbal Muhammad, Aminulloh Muhammad, Dien Azmi Nabila Mutia Putri Nur Sholawatini Nuretha Hevy Purwaningtyas Nurjati Hidayat, Muhammad Nurwijayanti Pangestika, Erina Riski Pitojo Tri Juwono Pitojo Tri Juwono Pramudya, Rafi Rizky Pratama, Ivan Kurnia Putra, Arya Pradamansyah Putra, Boy Adi Putu Hadi Setyarini Qodriah Dianasari qoidulhaq, fayyadh Rachmat, Alvian Rahman, Muhammad Adhia Rahmi, Nuri Aisyah Resmani, Eva Reza Indra Ridayani, Aline Tabina Rispiningati, Rispiningati Riyanto Haribowo Riyanto Haribowo Rosamike, Mega Okvita Karinda Runi Asmaranto Sholawatini, Nur Sholichin, Moh. Silvia Dyah Pitaloka Sisca Fajriani Sovereign, Sefaca Markchel Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sulthon Arsyad Aifudin Sumiadi Sumiadi, Sumiadi Suwanto Marsudi Suwanto Marsudi Syafiq, Gilang Ussy Andawayanti Ussy Andawayanti Very Dermawan Very Dermawan Very Dermawan Wardana, Yoga Okta Wicaksana, Chandra Yoga Wicaksono, Dadang Teguh Wijayanto, Achsin Yusron, Vidia Fitri Amalia Zakariya, Ahmad Fatah