Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : MOTORIK

EFEKTIVITAS FOOT MASSAGE DAN KOMPRES HANGAT TERHADAP NYERI POST OPERASI SECTIO CAESAREA DI RUMAH SAKIT ISLAM KLATEN Devi Permata Sari; Supardi Supardi; Sri Sat Titi Hamranani
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 14 No 1 (2019): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v14i1.19

Abstract

Latar Belakang: Penerapan terapi nonfarmakologi yang sedikit mempunyaidampak negative terhadap pasien, mudah dilakukan juga tidak memakan biayayang banyak sehingga dapat mengurangi skala nyeri post pembedahan terutamaSC yang signifikan,Tujuan: Untukk mengetahui Efektifitas Foot Massage danKompres Hangat terhadap tingkat nyeri Post Operasi Sectio caesarea.Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengandesain eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan rancanganpretest postestnon-equivalent control group. Populasi dalam penelitian ini semua pasienbersalin yang dilakukan dengan cara SC di RSI Klaten pada bulan April sampaiJuni 2018 dengan jumlah 330 pasien dengan menggunakan teknik samplingpurposive sampling didapatkan sebanyak 20 orang. Analisa data menggunakanpaired t=test, wilcoxon dan mann whitney.Hasil: Nyeri pasien post caesarea sebelum diberikan foot massage adalah denganrerata skor 4,6 dan setelah diberikan intervensi foot massage adalah dengan skor3,7.Nyeri pasien post caesarea sebelum diberikan intervensi kompres hangatadalah dengan rerata skor 5 dan setelah diberikan kompres hangat dengan rerataskor 2,80. Ada pengaruh foot masage terhadap nyeri pasien post operasi caesareadi RSI Klaten dengan p value = 0,029. Ada pengaruh kompres hangat terhadapnyeri pasien post operasi caesarea dengan p value = 0,004Kesimpulan. Kompres hangat lebih efektif dibandingkan dengan foot masageterhadap penurunan nyeri pasien post operasi caesarea dengan nilai p value =0,034.
Pengaruh Terapi Massage Effleurage terhadap Penurunan Nyeri Haid Pada Remaja Putri di Klaten Devi Permata Sari; Sri Sat Titi Hamranani
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 14 No 2 (2019): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v14i2.29

Abstract

Menstrual pain is a frequent problem experienced by adolescent girls. Menstrual pain arising from the contractions of the distritmia the myometrium. Teenagers who experience menstrual pain will have an impact anxiety can affect the occurrence of the decrease in the activities of the school and the achievement, therefero, to reduce the pain of mentruation is by way of a therapeutic massage effleurage. Research purpose Determine the effect of therapeutic massage effleurage to decrease the pain of menstruation in adolescent girls in SMA Muhammadiyah 1 Klaten. Desain observational Using quasy experiment design with non-equivalent control grup and using the test mann whitney test. Sampling technique using purposive sampling techique as many as 34 respondents. The measurement of pain level using the NRS (Numerical Rating Scale). The results showed that the pain scale of the respondent in the experimental group after done message effleurage pain scale minimum 1 maximum value of 4, with avarage pain scale 2.24 ± 0.970, while the second measurement scale of pain for a minimum of 2, maximum score is 5, with average pain scale 3.71 ± 1.047. the results of data analysis using test mann whitney test obtained Pv = 0.00 < α = 0.05. Conclussion is therapy massage effleurage infuential to reduce pain menstruation.
PENGARUH EDUKASI TENTANG PENYULIT PERSALINAN TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN PADA PASIEN PRA OPERASIEMERGENCY SECTIO CAESAREA DI RSUP dr SOERADJI TIRTONEGORO Devi Permata sari; Sri Sat Titi Hamranani; Sukini
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 15 No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v15i1.36

Abstract

Pada kondisi kehamilan yang beresiko sehingga mengancam keselamatan ibu dan janin maka tim medis akan merekomendasikan untuk dilakukan tindakan emergency sectio caesarea, namun hal tersebut juga berdampak timbulnya kecemasan pada ibu hamil. Edukasi kesehatan merupakan salah satu peran keperawatan yang penting. Edukasi kesehatan bertujuan membantu individu, keluarga, atau komunitas untuk menambah pengetahuan, pemahaman tentang persalinan sehingga merubah sikap serta menurunkan kecemasan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahuai pengaruh Edukasi tentang Penyulit Persalinan terhadap Penurunan Kecemasan pada Pasien Pre Operasi Emergency Sectio Caesarea di RSUP dr. Soeradji Tirtoengoro Klaten. Desain penelitian ini menggunakan pre eksperimen dengan rancangan one group pretest postest. Populasi pada penelitian ini adalah semua Pasien Pre Operasi Emergency sectio caesarea di RSUP dr. Soeradji Tirtoengoro Klaten pada bulan Juni sampai dengan Agustus 2019 sebanyak 82 orang sehingga rata-rata 27 orang per bulan. Analisa data menggunaan Uji Wilcoxon. Rerata umur responden adalah 33,5 tahun, mayoritas pendidikan responden adalah SMA, pekerjaan responden mayoritas tidak bekerja dan responden sebagian besar multigravida. Kecemasan responden pre operasi emergency sectio caesarae sebelum diberikan edukasi tentang penyulit persalinan rerata 13,35 dan sesudah diberikan edukasi rerata 6,15. Ada Pengaruh Edukasi tentang Penyulit Persalinan terhadap Penurunan Kecemasan pada Pasien Pre Operasi Emergency Secito Caesarea di RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten dengan nilai p value = 0,000.
PENGARUH PEMBERIAN SLIMBER ICE TERHADAP PENURUNAN IDWG (INTER DIALITIC WEIGH GAIN) PASIEN CRONIC KIDNEY DISEASES (CKD Daryani; Sri Sat Titi Hamranani; Meniki Sri Sarwanti
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 15 No 2 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v15i2.180

Abstract

Salah satu masalah yang paling sering dihadapi pasien adalah peningkatan volume cairan diantara dua waktu dialisis yang dimanifestasi dengan penambahan berat badan interdialtik. Penambahan berat badan interdialtik (Interdialytic Weigh Gain = IDWG) adalah selisih berat badan predialisis dengan berat badan pascadialisis sesi sebelumnya. Tujuan penelitian untuk mengetahui Pengaruh PemberianSlimber Iceterhadap Peningkatan Berat Badan Pasien CKD di Unit Hemodialisa RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten Penelitian ini berjenis kuantitatif dengan desain penelitian menggunakan pra eksperimen dengan desain pre test postest without control group. Populasi penelitian adalah pasien CKD analisa data menggunakan paired t-test. Karakteristik responden meliputi rerata umur yaitu 52,54 tahun, jenis kelamin adalah laki-laki sebanyak 66,7% dan pekerjaan adalah swasta sebanyak 86,7% dan pendidikan SMP sebanyak 53,3%. Tingkat kecemasan sebelum pemberian edukasi adalah dengan rerata 20 termasuk kecemasan sedang tingkat kecemasan setelah pemberian edukasi adalah dengan rerata 12,60 termasuk tidak cemas. Ada pengaruh pemberian edukasi pasien baru terhadap kecemasan keluarga pasien di RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten dengan p value = 0,008 (α;0,05).
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN BEBAN KERJA TERHADAP KELENGKAPAN PENGISIAN EARLY WARNING SCORE (EWS) DI RS DR. SOETARTO YOGYAKARTA Daryani; Fitri Suciana; Sri Sat Titi Hamranani; Widayati
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 18 No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v18i1.578

Abstract

Tingginya angka kematian di rumah sakit saat ini menjadi perhatian utama dalam pelayanan kesehatan. Pasien yang berisiko mengalami perburukan kondisi klinis dapat meningkatkan mortalitas atau kejadian meninggal. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan Pengetahuan dan Beban Kerja terhadap Kelengkapan pengisian Early Warning Score (EWS) di RS Dr. Soetarto Yogyakarta. Metode penelitian adalah diskripsi analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat di RS Dr. Soetarto Yogyakarta sebanyak 40 orang. teknik sampel adalah total sampling. Analisa data menggunakan chi square. Karakteristik responden meliputi rerata umur 35,53 tahun, sebagian besar responden dengan jenis kelamin perempuan, pendidikan sebagian besar D III Keperawatan dan masa kerja lebih dari 3 tahun. Hasil penelitian sebagai berikut Pengetahuan perawat tentang EWS di RS TNI Dr. Soetarto Yogyakarta adalah baik, beban kerja perawat ringan atau rendah. Analisis lebih lanjut didapatkan hasil ada Ada hubungan pengetahuan (pv: 0,007) dan beban kerja (0,015) dengan kelengkapan pengisian EWS di RS TNI Dr. Soetarto Yogyakarta.