This Author published in this journals
All Journal Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik JURNAL GALUNG TROPIKA Jurnal Media Agribisnis (MeA) Jurnal Ilmu Ilmu Agribisnis: Journal of Agribusiness Science SEIKO : Journal of Management & Business JURNAL PERTANIAN Jambura Equilibrium Journal AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis Jambura Journal of Food Technology Jambura Agribusiness Journal JURNAL AGRIBISNIS DAN KOMUNIKASI PERTANIAN (Journal of Agribusiness and Agricultural Communication) Viabel : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Pertanian Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Losari : Jurnal Arsitektur, Kota dan Pemukiman Economics and Digital Business Review MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) AICS GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Economic Reviews Journal Journal of International Conference Proceedings International Journal of Agriculture System Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Jurnal Ilmiah Membangun Desa dan Pertanian Jurnal Penelitian Chanos Chanos Jurnal Ekonomi Kreatif dan Manajemen Bisnis Digital (JEKOMBITAL) Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan International Journal of Business and Quality Research International Journal of Technology and Education Research Jurnal Cendekia Ilmiah
Claim Missing Document
Check
Articles

Marketing Distribution Strategy for Beef Cattle Through the Sea Toll Road in North Gorontalo Regency Muhammad Ashar; Mahludin Baruwadi; La Ode Sahara; Ria Indriani; Sri Yenny Pateda
International Journal of Technology and Education Research Vol. 4 No. 01 (2026): January- March, International Journal of Technology and Education Research (IJ
Publisher : International journal of technology and education research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijeter.v4i01.2889

Abstract

This study aims to analyze strategic environmental factors and formulate a marketing distribution strategy for beef cattle through the Sea Toll Road in North Gorontalo Regency. The research method used is a survey method. Primary data were collected through interviews and questionnaires to respondents from technical agencies, academics, professional associations, and beef cattle marketing distribution business actors. Secondary data were obtained from agencies related to beef cattle marketing distribution. Data were processed and analyzed using a SWOT analysis (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). The results show that the role of the Sea Toll Road as a marketing distribution channel is increasingly stable in meeting the demand for beef cattle in Kalimantan. Internal Factor Scores (IFAS = 3.21) and External (EFAS = 2.99) are positive, supported by the supply of beef cattle, policy support, and the homebase of the livestock transport ship KM Camara Nusantara 5. The diagram of the position of beef cattle marketing distribution through the Sea Toll Road in North Gorontalo Regency is in Quadrant I which supports an Aggressive Strategy. The optimal strategy formulation that can be implemented is an Aggressive Strategy, namely using all strengths to take advantage of all existing opportunities.
EPISTEMOLOGI TATA KELOLA LINGKUNGAN: MEMBACA PENERAPAN GOOD ENVIRONMENTAL GOVERNANCE DI PANTAI POHON CINTA MELALUI KACAMATA FILSAFAT PENGETAHUAN Rahman, Sitti Mutiah; Hasim; Baruwadi, Mahludin H.
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 12 No. 2 (2025): 2025 Desember
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v12i2.681

Abstract

Good Environmental Governance (GEG) umumnya dinilai melalui prinsip partisipasi, transparansi, akuntabilitas, penegakan hukum, efektivitas-efisiensi, serta keadilan dan inklusivitas. Artikel ini menegaskan bahwa prinsip-prinsip tersebut juga merupakan praktik epistemik, yakni cara pengetahuan lingkungan diproduksi, dibenarkan, dan didistribusikan untuk mendasari keputusan publik dalam situasi ketidakpastian. Dengan desain kajian konseptual-filosofis berbasis telaah analitis dan penalaran dokumen, penelitian ini menyusun kerangka “audit epistemik” yang menerjemahkan tiap prinsip GEG menjadi pertanyaan epistemologis kunci dan indikator operasional (jejak bukti/audit trail). Kerangka ini digunakan untuk membaca secara diagnostik tata kelola Pantai Pohon Cinta (Kabupaten Pohuwato, Gorontalo) sebagai ruang wisata pesisir yang menghadapi ketegangan antara pertumbuhan pariwisata dan keberlanjutan (pengelolaan sampah, keselamatan ruang publik pantai, serta tekanan aktivitas akibat event). Hasil pembacaan menunjukkan bahwa kualitas tata kelola sangat bergantung pada ketersediaan infrastruktur epistemik: keterbukaan informasi lingkungan, pemantauan rutin, forum deliberatif multi-pihak (extended peer community), serta pembenaran kebijakan berbasis bukti yang dapat ditelusuri dan diuji secara adil. Artikel ini berkontribusi pada penguatan penilaian GEG dengan memasukkan epistemologi terapan sekaligus menawarkan agenda praktis untuk meminimalkan risiko ketidakadilan epistemik dan meningkatkan legitimasi kebijakan pengelolaan wisata pesisir.
DEKONSTRUKSI EPISTEMOLOGIS TERHADAP METRIK JEJAK KARBON PENGELOLAAN SAMPAH DOMESTIK DI TPA TALUMELITO GORONTALO Malik, Safira Putri H.; Hasim; Baruwadi, Mahludin H.
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 12 No. 2 (2025): 2025 Desember
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v12i2.682

Abstract

ABSTRAK Pengelolaan sampah domestik di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Talumelito Gorontalo, merupakan salah satu sektor krusial dalam mitigasi perubahan iklim di tingkat regional. Saat ini, diskursus pengelolaan sampah didominasi oleh pendekatan positivistik yang menitikberatkan pada kuantifikasi "jejak karbon" sebagai parameter keberhasilan lingkungan. Namun, kajian ini mengidentifikasi adanya persoalan mendasar terkait bagaimana pengetahuan tersebut dikonstruksi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis pandangan filsafat ilmu, khususnya epistemologi, terhadap metodologi perhitungan jejak karbon di TPA Talumelito. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui tinjauan literatur kritis dan analisis filosofis. Hasil analisis menunjukkan bahwa angka jejak karbon di TPA Talumelito bukanlah fakta alamiah yang absolut, melainkan sebuah konstruk epistemologis yang dipengaruhi oleh reduksionisme metodologis, subjektivitas penentuan batas sistem, serta nilai aksiologis yang tertanam dalam pemilihan teknologi. Studi ini menyimpulkan bahwa diperlukan pergeseran paradigma dari monisme teknokratis menuju pluralisme pengetahuan yang lebih inklusif. Rekomendasi penelitian ini adalah perlunya transparansi metodologis dan pengintegrasian aspek sosial dalam perhitungan dampak lingkungan guna mencapai keadilan lingkungan yang substantif di Gorontalo. Kata Kunci: Epistemologi, Jejak Karbon, TPA Talumelito, Positivisme, Aksiologi.
DIALEKTIKA SAMPAH DAN MANUSIA ANALISIS PENGELOLAAN LIMBAH RUMAH TANGGA DI INDONESIA Assel, Abdurrahman; Baruwadi, Mahludin H.; Hasim
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 13 No. 1 (2026): 2026 Januari
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v13i1.683

Abstract

Sampah rumah tangga di Indonesia sering dipandang sebagai urusan angkut dan buang. Padahal sumber masalahnya juga ada pada kebiasaan konsumsi, pemilahan yang lemah, dan proses lanjutan yang sering mencampur kembali sampah yang sudah dipisah. Artikel ini merangkum temuan riset tentang komposisi sampah rumah tangga, partisipasi warga, bank sampah, peran sektor informal, pembakaran terbuka, risiko lindi TPA, dan mikroplastik di sungai serta pesisir. Pembahasan menegaskan bahwa sampah tidak hilang setelah diambil, ia berpindah dan berubah bentuk, lalu dampaknya kembali melalui air, pangan, udara, dan kesehatan. Solusi yang hanya fokus di hilir cenderung memindahkan beban. Perbaikan yang lebih tahan lama membutuhkan pemilahan dari sumber yang realistis, layanan angkut yang menjaga pemilahan, pengolahan organik berbasis komunitas, penguatan jalur daur ulang, dan kebijakan yang menekan konsumsi sekali pakai. Arah besarnya adalah beralih ke sistem sirkular yang adil bagi wilayah pinggiran.
GORONTALO GREEN SCHOOL SEBAGAI MODEL PENDIDIKAN EKOLOGIS: STUDI NARATIF AKSIOLOGI DI KAWASAN PERDESAAN INDONESIA TIMUR Diko, Abdullah Kadir; Hasim; Baruwadi, Mahludin H.
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 13 No. 1 (2026): 2026 Januari
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v13i1.684

Abstract

Krisis lingkungan di banyak wilayah perdesaan Indonesia tidak hanya dipicu oleh tekanan ekonomi dan tata kelola sumber daya alam, tetapi juga oleh lemahnya pembentukan nilai (aksiologi) dalam praktik pendidikan sehari-hari. Artikel ini mengkaji Gorontalo Green School sebagai model pendidikan ekologis berbasis komunitas yang dikembangkan di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo (Indonesia Timur), sejak akhir 2023 hingga 2025. Penelitian dirancang sebagai studi kasus naratif-aksiologis dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen program (modul, catatan kegiatan, materi sosialisasi, dan dokumen pendukung), observasi partisipatif atas kegiatan pembelajaran dan aksi lingkungan, serta wawancara semi-terstruktur terhadap 16 informan kunci yang terlibat dalam perancangan dan implementasi program (inisiator program, pengelola yayasan, guru, siswa, serta mitra lokal). Analisis dilakukan dengan penelusuran tema dan kategorisasi nilai untuk memetakan bagaimana nilai “adil dan lestari” diterjemahkan menjadi kebiasaan, latihan, dan tata kelola program. Hasil menunjukkan bahwa Gorontalo Green School menempatkan “nilai” sebagai pusat desain program melalui empat jalur utama: (1) penguatan kapasitas guru untuk integrasi materi lingkungan lintas mata pelajaran; (2) pembelajaran berbasis praktik seperti pemilahan sampah dan kompos; (3) skema “pohon induk asuh” yang menghargai tanggung jawab pribadi siswa dengan ekologi kebun/agroforestri; dan (4) pembingkaian nilai melalui kearifan lokal serta ruang belajar berbasis lanskap perdesaan. Diskusi menegaskan bahwa kekuatan utama model ini bukan semata-mata pada kegiatan, melainkan pada mekanisme pembiasaan yang konsisten sehingga nilai ekologis menjadi etos bersama (etos kolektif) yang relevan bagi kebijakan pembangunan daerah berbasis bukti. Studi ini berkontribusi pada literatur ekologi pendidikan dengan menawarkan kerangka aksiologi terapan yang dapat direplikasi pada konteks perdesaan lain, sekaligus menggarisbawahi kebutuhan penguatan bukti (data) dan kemitraan multi-pihak untuk keberlanjutan program. Kata kunci: Gorontalo Green School, Pendidikan ekologis; aksiologi; pembelajaran berbasis praktik
Pengaruh Pengelolaan Dana Desa Terhadap Program Pemberdayaan Masyarakat Petani di Desa Bontula, Kecamatan Asparaga, Kabupaten Gorontalo Karim, Israwati; Baruwadi, Mahludin H.; Machieu, Siti R Rahmatia
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i1.22034

Abstract

One of the government  initiatives o support commuity development and empowerment is thourgh the allocations of Village Funds. The allocations of Village Funds. The funds prioritize programs that empower farmers, thereby improving economic welfare in these villages. Bontula Village is one of the villages that has considerable potential in the field of agriculture, making it a strategic area for the empowerment of its farmers. The purpose of this study is to determine the effect of Village Fund Management on farmer empowerment programs. This study uses a quantitative descriptive approach, with farmersas the main participants. Based on the analysis conducted through Simple Lnear Regression and t-tests, it can be concluded that there is a significant relationship between Village Fund Management and the Farmer Empowerment Program in Bontula Village, Asparaga District, Gorontalo Regency. Furthemore, the findings show that Village Fund Management contributes 75,6% to the Farmer Empowerment Program, while the remaining 24,4% is determined by external factorsbeyond the scope of this study. The structural equantion is Y = 12,888 + 0,865 X. From the hypothesis analysis conducted, it was revealed that Village Fund Management has a positive impact significant impact on the farmer  Empowerment Program in Bontula Village, Asparaga Subdistrict, Gorontalo Regency. The utilization of Village Funds by prioritizing the empowerment of the farming community in Bontula Village is very strategic for improving the local economy. Example include programs such as providing facilities for plant nurseries and yield management. With good management of Village Funds, programs such as these can encourage increased productivity and welfare for farmers in Bontula Village.
HR Digital Transformation, Digital Work Culture, and Local Values: Evidence from Gorontalo University Ismail, Silveny; Baruwadi, Mahludin; Paramata, Mohamad Rolli; Karundeng, Deby Rita
Jurnal Ekonomi Kreatif dan Manajemen Bisnis Digital Vol 4 No 2 (2025): NOVEMBER
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/jekombital.v4i2.1064

Abstract

Digital transformation in human resource management is increasingly essential for regional universities seeking to improve competitiveness and efficiency. This study examines how HR digital transformation affects employee performance, focusing on the mediating role of digital work culture rooted in local values. Using a sequential explanatory mixed-methods design, data were collected from 136 lecturers and administrative staff at Gorontalo University, Indonesia. The quantitative phase employed Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS), followed by thematic analysis of interviews with 10 key informants. The results indicate that HR digital transformation significantly affects employee performance, both directly (β = 0.61; p < 0.001) and indirectly through digital work culture as a partial mediating variable (β_indirect = 0.17; p < 0.01). Digital transformation also has a positive effect on digital work culture (β = 0.58; p < 0.001), and digital work culture positively influences employee performance (β = 0.29; p < 0.01). The coefficient of determination (R² = 0.73) shows that the model explains 73% of the variance in employee performance, with an adequate Goodness of Fit level (SRMR = 0.065). The qualitative findings reinforce the quantitative results by revealing the emergence of “digital kinship,” a form of collaborative digital solidarity rooted in the local value of mosidara (mutual respect and cooperation). This study offers new insights by integrating the Resource-Based View and Dynamic Capability Theory, showing that successful digital transformation relies not only on technology adoption but also on cultivating a digital work culture grounded in local wisdom and digital work ethics.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA TEH DAUN SIRSAK SADAPUTEA PADA UKM MAFAHIM GORONTALO DESA HELUMO KECAMATAN MOOTILANGO KABUPATEN GORONTALO Adam, Mohamad Rizal; Baruwadi, Mahludin H; Imran, Supriyo
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 10, NO 2, 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.27208

Abstract

              Penelitian ini Bertujuan Untuk : 1) Mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang ada dalam menjalankan usaha dan 2) Merumuskan strategi alternatif dalam pengembangan usaha Teh Daun Sirsak Sadaputea Pada UKM Mafahim Gorontalo Desa Helumo Kecamatan Mootilango Kabupten Gorontalo. Metode yang digunakan dalam Penelitian ini adalah metode survei, dengan jenis data primer dan data sekunder. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis SWOT melalui beberapa tahapan yaitu pembobotan menggunakan tabel EFAS dan IFAS. Hasil Penelitian yaitu 1) Aspek-aspek yang ada dalam lingkungan internal antara lain: (a) bahan baku mudah diperoleh, b) harga yang cukup terjangkau, c) daya tahan produk, d) proses produksi, dan 2) Aspek lingkungan eksternal yaitu ; a) perkembangan teknologi, b) dukungan pemerintah, c) masuknya produk sejenis yang lebih murah, d) ancaman pendatang baru yang membuat produk sama.Posisi Usaha Teh Daun sirsak Sadaputea UKM Mafahim Gorontalo berada pada Kuadran I (Agresif), sehingga strategi yang paling utama dapat diterapkan adalah Strategi SO yaitu Menjaga kestabilan harga dan meningkatkat kualitas produk sehingga memberikan rasa puas kepada konsumen.
The Effectiveness Of The Rural Empowerment and Agricultural Development Scaling-Up Initiative (READSI) in Bone Bolango Regency Matoka, Mohammad Ridwan; Baruwadi, Mahludin; Imran, Supriyo; Haras, Abdul Fajar
International Journal of Business and Quality Research Vol. 4 No. 02 (2026): International Journal of Business and Quality Research (IJBQR)
Publisher : Citakonsultindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijbqr.v4i02.3165

Abstract

The agricultural sector plays a strategic role in developing countries, including Indonesia. This sector employs a large workforce in both the formal and informal sectors. Its contribution to both the national and regional economies cannot be underestimated. As one of the flagship programs of READSI (Rural Empowerment and Agricultural Development Scaling-Up Initiative), it aims to improve the welfare of farmers through their economic empowerment. Bone Bolango Regency is one of the regions participating in this program and has implemented the following components: Rural Agriculture and Livelihood Development, Improved Extension Services, Provision of Agricultural Inputs and Marketing Support, Availability of Policy and Development Strategy Support, and Program Management Support. Therefore, a study is needed to assess the effectiveness of the READSI program and identify its constraints. This study was conducted in Bone Bolango Regency using qualitative descriptive analysis in accordance with the Miles and Huberman model, which involves data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. There were 22 informants consisting of stakeholders (the Head of the Agency and extension workers), actors (READSI program facilitators), and program beneficiaries (farmers’ group leaders and farmers). The results of this study indicate that: 1). The evaluation of the READSI program’s effectiveness, as assessed from the input aspect (budgetary support, extension workers, and production facilities), the process aspect (implemented using a participatory approach and group-based learning), and the output aspect (farmers experienced increased income). 2). The factors hindering the implementation of the READSI Program include: low technology adoption rates among farmers, limited production facilities and supporting infrastructure, delays in aid distribution, lack of support from the village government, and limited market access.
Co-Authors Abdjul, Annisa Abdul Rahmat Ahmad Abdul Sofyan Polimango Adam, Mohamad Rizal Agustinus Moonti Ahmad Faqih Aldiansyah, Aldiansyah Ali, Citrawati Amelia Murtisari Amir Halid Ardiyanto Saleh Modjo Asda Rauf Ashar, Muhammad Asimin, Putri Utami Assel, Abdurrahman Azis Salam Bantilan, Rianti Bobihu, Rekawati Butolo, Ivana Chossy, Achmad Cindriwaty Moito Diko, Abdullah Kadir Echan Adam Eka Mawarni Elia Nusantari Damopolii Fara Zubedi Febrianti Tambio Fitri Hadi Yulia Akib Frandika K. Toiyo Fuad Pontoiyo Gobel, Nurnafiza Haras, Abdul Fajar Hasan, Nurain Hasim Hasim Hasim Hasim Hasim Hayatiningsih Gubali Heldy Vanni Alam Hippy, Mohamad Aditya Holyness Nurdin Singadimedja Humalanggi, Mahyudin Inong Thalib Uriasi irfan irfan Irwan Bempah Irwan Jaelani Ismail, Silveny Ispan Yusuf Karim, Israwati Karsidi, Cindy Erica Karundeng, Deby Rita Khali, Jihan A. Komendangi, Andika Kono, Pardan Kusnul Chotimah La Alio La Ode Sahara Laila Umpul Lantepon, Nancy N. Larasati Sukmadewi Wibowo Lasena, Mirda Lihawa, Lilis Lukman, Sri Yuliyana Machieu, Siti R Rahmatia Malik, Safira Putri H. Matoka, Mohammad Ridwan Maya Fitriani Megawati Megawati MMSI Irfan ,S. Kom Moh. Rolli Paramata Mohamad Ikbal Bahua Mohamad Muhazir Ramli Mohamad Zainudin Usman Mohammad Zubair Hippy Mohi, Widi Adelia Moki, Nur Intan Muhammad Rizq Gobel Muhammad Sayuti MUHAMMAD YUSUF Musdalifah Musdalifah Musdalifah Musdalifah Novrianti Dotinggulo Nur Safitri Tahir Nurain Hasan Nurhayati Latief Nurinda Abas Rahma, Putri Rahman, Nur Anisa Rahman, Sitti Mutiah Raisha Candrika Fatima Diko Ranti I. Songi Ratna Dewi Regi Tumewu Rhamla Hudaifani Ria Indriani Ria Indriani Richat Djauhari Rifaldi Mopangga Rifkiawan Baba Riwan Saputri Itani Sadaruddin, Waldi Sahi, Rahmawati Sarah Abubakar Sinyin Dalila Siti Fadilla Usari Botutihe Sitti Sabariah Machmud Sri Endang Saleh Sri Yenny Pateda St Aisyah R Suciani, Anggi Suhartarto, Suhartarto Sukirman Rahim Supriyo Imran Syam, Muh Arfah Syarwani Canon Tahala, Sri Indriyanti Tahir, Nur Safitri Takaredas, Risnawati Taliki, Zulkipli Tengkeran, Nurul Amelia R. Toiyo, Frandika K. Waldi Sadaruddin Wawan K Tolinggi Widyawati Sabu Yana, Nelsih Yanti Saleh Yasin, Aldi Adriansyah Yulia Akib, Fitri Hadi Yuliana Bakari Yuriko Boekoesoe Yusniawati Kai Yusri T. Datau Zulham Sirajuddin