Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI DAN EVALUASI PERFORMA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS) ON GRID STUDI KASUS SMP N 3 PURWODADI Imam Fajar Nur Diansyah; Susatyo Handoko; Jaka Windarta
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v10i4.701-708

Abstract

Indonesia memiliki potensi energi surya yang tinggi yaitu sebesar 207 GWp. Upaya yang dapat dijalankan untuk memaksimalkan potensi energi surya secara efisien adalah menerapkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di lokasi yang memiliki potensi energi matahari yang tinggi. Daerah Purwodadi di Provinsi Jawa Tengah memiliki potensi energi surya yang cukup tinggi sebesar 1,92 MWh/m2 per tahun. Tugas akhir ini dilaksanakan untuk merancang, mengimplementasikan, dan menganalisis kinerja PLTS sistem on grid dengan kapasitas 1350 Wp di SMP N 3 Purwodadi. Tugas akhir ini dimulai dengan perancangan dan pengimplementasian kemudian dilakukan pengujian komponen sistem PLTS selanjutnya dilakukan analisis produksi listrik oleh PLTS. Pengujian komponen dilakukan untuk mengetahui nilai daya input dan daya ouput sehingga nilai efisiensi dapat ditentukan. Berdasarkan hasil pengujian, didapatkan hasil bahwa larik panel surya memiliki efisiensi sebesar 15,3% dimana nilai efisiensi panel surya masih lebih rendah dari nilai pada datasheet yang disebakan karena suhu panel surya yang lebih tinggi dari suhu standar STC, sedangkan inverter memiliki efisiensi sebesar 97% yang mana sesuai dengan datasheet. Berdasarkan hasil monitoring selama dua bulan, PLTS mampu membangkitkan listrik hingga 361 kWh dengan rata-rata harian sebesar 5,92 kWh. Kemudian sistem PLTS memiliki nilai performance ratio 83% yang menandakan bahwa PLTS beroperasi dengan cukup baik dalam membangkitkan listrik.
REDESAIN SISTEM PROTEKSI GEDUNG PT PLN UDIKLAT SEMARANG Afeef Kurnia Rahmawan; Susatyo Handoko; Enda Wista Sinuraya
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v9i2.269-276

Abstract

Gedung PT PLN Udiklat Semarang dibangun tahun 1973, perlu dilakukan evaluasi instalasi listrik. Hal ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kelistrikan sebuah gedung saat ini masih memenuhi persyaratan teknik dan keselamatan. Baik berupa perubahan kualitas maupun kuantitas. Perubahan tersebut berpengaruh terhadap kelayakan instalasi dan keselamatan pemakainya. Pemilihan kapasitas gawai proteksi tidak hanya menghitung arus nominal yang mengalir, melainkan juga harus memperhatikan arus hubung singkat yang dapat mengalir pada jaringan tersebut. Penentuan arus hubung singkat yang tidak sesuai dapat menyebabkan gawai proteksi tidak dapat berjalan dengan optimal Pada kondisi eksisting terdapat 78 gawai proteksi yang memiliki nilai tidak sesuai dengan penentuan standar PUIL 2011. Oleh karena itu, pada tugas akhir ini dirancang sistem proteksi pada Gedung PT. PLN Udiklat Semarang, serta membandingkan antara kondisi sebelum dan sesudah di desain ulang dengan menggunakan software ETAP 12.6. Untuk penentuan arus nominal gawai proteksi rancangan sistem akan dibuat dengan mengacu pada standar Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL) 2011. Pemilihan nominal arus sensor gawai proteksi pada LVMDP sebesar 1.600 A sesuai dengan FLA 1.515 A sesuai dengan standar. Pada hasil tugas akhir ini didapat 78 gawai proteksi yang memiliki nilai pengenal dibawah standar sudah diperbaiki. Koordinasi gawai proteksi sudah diperbaiki sesuai dengan nilai serta pengaturan dari masing-masing gawai proteksi.
ANALISIS PERBANDINGAN PENGGUNAAN PLTS TERPUSAT DENGAN PLTS TERDITRIBUSI PADA ATAP KANDANG AYAM CLOSED HOUSE DI TUALANG KABUPATEN SERDANG BEDAGAI Ricky Ricky; Susatyo Handoko; Denis Denis
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 2, JUNI 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v10i2.335-344

Abstract

Pemakaian energi listrik untuk setiap tahunnya selalu mengalami peningkatan bangunan yang dialiri listrik agar kegiatan dapat dilakukan. Bangunan yang menggunakan energi listrik adalah kandang ayam di Tualang Kabupaten Serdang Bedagai. Salah satu energi yang bisa dipakai adalah menggunakan energi dari cahaya matahari (solar energy). Pemasangan panel surya dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan sistem terpusat dan terditribusi. Penelitian membahas perbandingan hasil investasi awal untuk membangun PLTS terpusat dan terditribusi. Berdasarkan hasil perhitungan yang didapatkan drop tegangan DC ada 0,58V untuk sistem terpusat dan terditribusi dari panel surya menuju ke solar charge controller (SCC) dan AC dari inverter ke beban adalah 5V untuk sistem terpusat dan 1,04V untuk kandang 1, kandang 2 2,6V dan kandang 3 2,05V untuk sistem terditribusi. Drop tegangan yang dihasikan sesuai dengan standar operasi. Berdasarkan perhitungan yang didapatkan hasil berupa penggunaan panel surya sebanyak 32 buah dengan daya 250wp untuk PLTS terpusat dan 8 buah panel surya untuk kandang 1, kandang 2 16 panel dan kandang 3 12 buah panel untuk sistem terditribusi. Dengan diketahui material, maka dapat dihitung modal investasi awal untuk membangun PLTS terpusat sebesar Rp241.615.000,00 sedangkan untuk PLTS terditribusi sebesar Rp248.534.000,00. Selisih modal investasi antara PLTS terpusat dan terdistribusi Rp6.919.000,00.
PROYEKSI KEBUTUHAN ENERGI LISTRIK DI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2019 – 2025 DENGAN METODE DKL DAN BUSINESS AS USUAL (BAU) MENGGUNAKAN SOFTWARE LEAP Frans Ezer Situmeang; Susatyo Handoko; Denis Denis
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 8, NO. 4, DESEMBER 2019
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v8i4.282-288

Abstract

Dalam proses perencanaan pengembangan sistem tenaga listrik di wilayah provinsi Jawa Tengah diperlukan adanya suatu proyeksi kebutuhan energi listrik di masa yang akan datang. Hasil proyeksi yang didapatkan bisa dijadikan bahan pertimbangan bagi pembuat kebijakan untuk merumuskan tindakan yang akan diambil untuk masa-masa mendatang. Hal ini bertujuan demi tercapainya optimalisasi dalam proses penyediaan energi listrik di wilayah provinsi Jawa Tengah. Dalam pembuatan perencanaan proyeksi kebutuhan energi listrik di Jawa Tengah tahun 2019-2025 penulis menggunakan 2 metode perencanaan yaitu DKL merupakan suatu model yang disusun oleh dinas kebutuhan listrik dengan menggabungkan beberapa metode seperti ekonometri, kecenderungan dan analitis dengan pendekatan sektoral, dan metode BAU (Business As Usual) merupakan metode dimana kecenderungan pola pemakaian energi listrik masih sama di tahun dasar. Hasil proyeksi di provinsi Jawa Tengah dengan menggunakan metode DKL menunjukkan bahwa jumlah pelanggan lisrtrik total mengalami kenaikan rata-rata setiap tahunnya sebesar 6,43% dan untuk metode BAU mengalami kenaikan rata-rata setiap tahunnya sebesar 4,5%, sedangkan untuk proyeksi kebutuhan energi listrik total menggunakan metode DKL mengalami kenaikan rata-rata setiap tahunnya sebesar 12,46% dan untuk metode BAU mengalami kenaikan rata – rata setiap tahunnya sebesar 8,6%.
Analysis of Power Generation and Distribution of Hybrid Energy for Electricity Loads in Batakan Village Ramadhani, Ahmad Zaki; Facta, Mochammad; Handoko, Susatyo
Jurnal ELTIKOM : Jurnal Teknik Elektro, Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/eltikom.v7i1.767

Abstract

The need for electrical energy continues to increase over time. However, in Indonesia power plants are still dominated by fossil fuel power plants, and there are still many areas without access to electricity. The use of renewable energy is needed to replace fossil fuels considering that fossil fuels can run out one day. The coastal area of Batakan Village in Tanah Laut Regency, South Kalimantan Province, was chosen as the focus location for conducting hybrid power plant simulations because this village is located in a coastal area where wind and solar energy sources are abundant. Batakan Village is approximately 40 km from Pelaihari City. Medium-voltage network transmission system (JTM) is supplied from Pelaihari City, and it is almost certain that this village experiences large power losses over long distance. This power loss will be detrimental if an effort is not made to reduce it. The purpose of this research is first to determine the optimal hybrid power plant configuration design to reduce power loss in the electricity system in Batakan Village. Second, it will analyze the power loss of the hybrid power plant system in Batakan Village, and finally, this research is going to analyze the investment feasibility of the hybrid power plant system in Batakan Village. In this study, the design of renewable energy plants, such as solar power plants (PLTS) with a total capacity of 406.1 kW and wind power plants (PLTB) with a total capacity of 125 kW, and the electricity network (grid system) are used together in a hybrid power generation system. The ETAP software was used to analyze the power losses of the hybrid power generation system, while the HOMER software was used to determine the net present value (NPV) and cost of energy (COE) of the hybrid power generation system. The results show that the configuration of the solar, wind, and grid systems is the most optimal. It is obtained from the results of ETAP simulations that have been carried out during average load and peak load conditions that by including the Solar Power Plant and Wind Power Plant power losses in the electricity system in Batakan Village can be reduced from the previous one using the system configuration only connected to the PLN power grid (grid system only). The total power losses incurred was 269.1 kW of active power and 1613.5 kvar of reactive power at average load reduced to 266.9 kW of active power and 1568.9 kvar of reactive power. At peak load the total power losses were 423.4 kW of active power and 2573.0 kvar of reactive power and they deceased to 41.,5 kW of active power and 2510.5 kvar of reactive power. In terms of investment, the COE value decreased by IDR 111, and the NPC decreased by IDR 6,600,000,000 at the average load. At the peak load COE decreased by IDR 88, while NPC by IDR 7,000,000,000. The return of investment (ROI) value is 13.2%, which indicates that the investment is still in the profitable stage.
Audit Energi untuk Mengetahui Peluang Penghematan Energi dan Mencapai Efisiensi Energi di Gedung Utama Inspektorat Provinsi Jawa Tengah Anam, M. Khoirul; Irvan, Bagus Alvin N.M.; Hanan, Tito N.; Handoko, Susatyo; Andromeda, Trias
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 12, NO. 4, DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v12i4.141-148

Abstract

Audit energi bertujuan untuk menganalisis konsumsi energi listrik, mengidentifikasi peluang penghematan energi, dan merekomendasikan tindakan-tindakan untuk meningkatkan efisiensi energi. Gedung Inspektorat Provinsi Jawa Tengah menjadi objek penelitian karena umur bangunan yang lebih dari 10 tahun. Metodologi penelitian yang digunakan melibatkan pengumpulan data konsumsi energi, pengukuran luas ruangan, intensitas pencahayaan, serta pendataan peralatan listrik yang digunakan. Data ini kemudian dianalisis untuk menghitung Intensitas Konsumsi Energi (IKE), Pengguna Energi Signifikan (PES), dan jumlah ideal lampu ruangan. Berdasarkan Permen ESDM Nomor 13 tahun 2012, hasil audit energi menunjukkan bahwa konsumsi energi gedung Inspektorat Provinsi Jawa Tengah dalam kriteria efisien dengan nilai IKE 8,7 kWh/m2/bulan untuk gedung ber-AC dan 0,7 kWh/m2/bulan untuk gedung tanpa AC pada tahun 2022. Untuk penghematan no/low cost mencapai 120.879,84 kWh atau Rp. 174.635.104,85 dalam 1 tahun, penghematan medium cost mencapai 12.078 kWh atau Rp. 17.449.086,6 dalam 1 tahun, dan penghematan high cost mencapai 3.628,8 kWh atau Rp. 5.242.527,36 dalam 1 tahun. Penghematan tersebut meliputi pengurangan waktu operasional lampu dan AC, pengaturan suhu AC, penggantian lampu CFL dan TL neon ke LED, serta penggantian komputer konvensional dengan komputer AIO.
Optimasi Ekonomi dan Emisi Pembangkit Listrik di Kalimantan menggunakan Dragonfly Algoritmh WIBOWO, BAYU SETYO; HANDOKO, SUSATYO; HERMAWAN, HERMAWAN
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 9, No 3: Published July 2021
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v9i3.619

Abstract

ABSTRAKKebutuhan listrik di Kalimantan Selatan dan Tengah menjadi semakin bertambah dikarenakan meningkatnya jumlah penduduk dan ekonomi serta mahalnya biaya pembangkitan listrik. Tujuan penelitian ialah meminimalkan biaya pembangkitan termal dan memecahkan permasalahan ekonomi dan emisi. Penelitian menggunakan metode Dragonfly algortihm yang mengkaji tentang optimasi ekonomi dan emisi pada PLTU Asam-asam, Pulang Pisau dan PLTA Riam Kanan dengan membuat program dengan menginputkan Cost Function dan Emission Function. Didapatkan rata-rata biaya pembangkitan dan emisi dari tanggal 1 – 4 September 2020 yaitu pada kasus 1 biaya pembangkit sebesar Rp 335.855.120 dan emisi sebesar 628,6 ton, pada kasus 2 biaya pembangkit sebesar Rp 251.891.340 dan emisi sebesar 943 ton, pada kasus 3 biaya pembangkit sebesar Rp 167.935.460 dan emisi sebesar 1257,3ton. Faktor pembobotan akan mempengaruhi biaya pembangkitan dan emisi yang dihasilkan.Kata kunci: Pembangkit Listrik, Dragonfly algortihm, Faktor Pembobotan ABSTRACTThe demand for electricity in South and Central Kalimantan is increasing due to the increasing population and economy as well as the high cost of generating electricity. The research objective is to minimize the cost of thermal generation and solve economic and emission problems. This research uses the Dragonfly algorithm method which examines the economic optimization and emissions at LTU Asam-Asam, Pulang Pisau and PLTA Riam Kanan by making a program by inputting Cost Function and Emission Function. Obtained the average cost of generation and emissions from September 1 - 4 2020, namely in case 1 the generator cost is IDR 335,855,120 and the emission is 628.6 tons, in case 2 the generator cost is IDR 251,891,340 and the emission is 943 tons, in case 3 the cost of the generator is Rp. 167,935,460 and the emission is 1257.3 tonnes. The weighting factor will affect the cost of generation and the resulting emissions.Keywords: Power Plant, Dragonfly algorithm, Weighting Factor
RANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM MANAJEMEN ENERGI DAN AUDIT ENERGI BERBASIS ISO:50001 DI KAMPUS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN Ditza Pasca Irwangsa; Jaka Windarta; Susatyo Handoko
Scientific Journal of Mechanical Engineering Kinematika Vol 8 No 2 (2023): SJME Kinematika Desember 2023
Publisher : Mechanical Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/sjmekinematika.v8i2.265

Abstract

The use of electricity without following standards, safety, and regulations can lead to inefficiency and ongoing crises. This study aims to analyze efficiency, design strategies, and implement an Energy Management System (EMS) based on ISO 50001 at the Islamic University of Kalimantan. The methods involve literature review, observation, surveys, and primary and secondary data collection. An energy audit in three buildings on the UNISKA campus revealed an energy consumption intensity (IKE) of 16.16 kWh/m2/month, which is inefficient according to the 2012 DEPDIKNAS standards. The Gap-Analyst method was used to calculate the difference between actual and desired IKE, resulting in a difference value of 4.52 kWh/m2. With IKE savings of 11.64 kWh/m2/month, the total saved cost amounts to Rp. 81,839,250, achieving a 27.93% reduction. UNISKA management is expected to implement recommendations and the ISO 50001-based Energy Management System for energy efficiency.
Evolution of Renewable Energy Research 2000–2026: A Bibliometric Exploration of Hot Topics and Knowledge Networks Judijanto, Loso; Karnoto, Karnoto; Handoko, Susatyo; Risdwiyanto, Andriya; Irjanto, Bambang
West Science Nature and Technology Vol. 4 No. 01 (2026): West Science Nature and Technology
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsnt.v4i01.2736

Abstract

This study aims to examine the evolution of renewable energy research from 2000 to 2026 using a bibliometric approach to identify key trends, emerging topics, and the intellectual structure of the field. Data were collected from the Scopus database and analyzed using VOSviewer to generate co-occurrence, overlay, and density visualizations. The results reveal a substantial increase in publication output over time, indicating growing global attention to renewable energy as a response to climate change and sustainability challenges. Keyword co-occurrence analysis shows that renewable energy research is structured around several major themes, including energy systems and policy, hydrogen production technologies, and electrochemical processes such as water splitting and hydrogen evolution reactions. Overlay visualization indicates a shift toward emerging topics such as machine learning, optimization, and energy system integration, reflecting the increasing role of digital technologies in enhancing energy efficiency. Density analysis further highlights the dominance of hydrogen-related research as a core hotspot within the field. Overall, the findings suggest that renewable energy research is becoming increasingly interdisciplinary, integrating engineering, environmental science, and data-driven approaches. This study contributes to a comprehensive understanding of the development and future direction of renewable energy research, providing valuable insights for researchers, policymakers, and practitioners in advancing sustainable energy transitions.
The Impact of Industrial IoT (IIoT) and Edge Computing Adoption on the Operational Performance of Manufacturing Companies in Central Java Susatyo Handoko; Karnoto Karnoto
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 3 No. 11 (2025): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v3i11.2403

Abstract

This study investigates the impact of Industrial Internet of Things (IIoT) and Edge Computing implementation on the operational performance of manufacturing companies in Central Java. A quantitative research approach was employed, involving 150 respondents selected using purposive sampling. Data were collected through a structured Likert-scale questionnaire and analyzed using SPSS version 25, including descriptive statistics, correlation, and multiple linear regression. The results indicate that both IIoT and Edge Computing have a significant positive effect on operational performance, explaining 54% of the variance. Specifically, IIoT enhances real-time monitoring, predictive maintenance, and overall production efficiency, while Edge Computing reduces latency and accelerates data-driven decision-making. The findings provide practical insights for manufacturing managers seeking to optimize operations through advanced digital technologies.
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Abda Abda Abdullah, Isa Abdurrahman Ghifari Abdurrahman, Muhammad Hanif Aditya Teguh Prabowo Afriana, Elza Agiel Agiel Triyadiputra Agiel Triyadiputra Agung Suharwanto Agung Warsito Ajub Ajulian Zahra Macrina Akbar Kurnia Octavianto Al Komar, Ro'ad Baladi Amalia Saraswati Amalina, Lisa Ammar Akbar Ghifari Basyar Anang Nungky Ristyanto Andreas Kristianto Andriya Risdwiyanto Andromeda, Trias Andy Frediansyah Ardilla Dwi Budiarta Arie Sukma Setya Putra Arif Setiawan Aris Triwiyatno Arsanto, Fariz Hasbi Arsyad Arsyad Aswin Iffatyanto Utomo Bambang Winardi Bambang Winardi Bayu Adi Prabowo Benekdiktus Angger Wahyu Widhiawan Berlian Ade Wijaya Candra Halim Itsnareno D, Abraham Bayu Darjat Darjat Della Prastika Haris Sasmita Denis Denis Dewi Wijayanti Dhani Wahyu Utama Putra Ditza Pasca Irwangsa EDI SARWONO Eldina Megawati Enda Wista Sinuraya Ery Badridduja Faisal Oktavian Suryaadmaja, Faisal Oktavian Faizly van Ghozlizar Fajar, Siddiq Al Febriansyah Febriansyah Fitria Prasetiawati Frans Ezer Situmeang Galih Pinaryoga, Galih Grace Dinda Ayu Amalia Gunara Fery Fahnani Hadi Sutanto Saragi Hadiyat Kencana Putra Hakim, Mohamad Lukmanul Hanan, Tito N. Harits Akmal Adi Wicaksono Hasta Nurullita Herda Dwi Cahyanova Heriawan Kukuh Setyadi Hermawan hermawan Hermawan Hermawan Hia, Fa’ano I Nugroho Ikbal Yuwandra Imam Fajar Nur Diansyah Irjanto, Bambang Irvan, Bagus Alvin N.M. Ismail Hasyim Wibisono Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Jaka Windarta Jenggo Dwyana Prasaja, Jenggo Dwyana Jibril Yamlecha Joko Susilo Joko Windarto Joshua Parulian Siahaan Judijanto, Loso Juningtyastuti Juningtyastuti Karnoto . Khilmi Nafadinanto Irfani Khilmi Nafadinanto Irfani Krismon Budiono Kurniawan Galih Kusuma, Bagus Rizkyaji Loso Judijanto Lukita, Bharata Indra M. Khoirul Anam Maman Suryawan Marlia Susanti, Marlia Masyhur Rosyada Melfa Silitonga Mirza Fata Alam Mochammad Facta Muchamad, Andreas Bahda Muhammad Addin Bratawijaya, Muhammad Addin Naibaho, Henri Matius Ni’am, Muhammad Aulan Norudhol Hadra Sabilla Nugraha, Khoiruddin Tansa Nugroho Agus Darmanto Nugroho, Betantya Nur Ilham Luthfi Oktarico Susilatama Putra Pradana, Oktarico Susilatama Pasurono Pasurono Permana, Luthfi Galih Pradana Putradewa Jayawardana Pradipika, Charisma Lingga Pramudya Nur Perdana Prayoga Setiajie, Prayoga Purba, Mesrika Rahmawan, Afeef Kurnia Ramadhani, Ahmad Zaki Ramadhani, Muhammad Ghiffari Reza Pahlefi Ricky Ricky Rio Parohon Tua Tambunan S Siswanto Saputro, Jonatan Martino Windi Singgih Kurniawan Sunan Muqtasida Masfuha Sunan Muqtasida Masfuha Syaefuddin, Rizky Maulana Taufiqur Rohman Bukhori Tedjo Sukmadi Teguh Dwi Saputro, Teguh Dwi Tejo Sukmadi Thalib, Humaid Trias Andromeda Utami, Sri Dewi Wahyu Ridhani Wibowo, Bayu Setyo Wijaksono, Topan Windarta, Jaka Wiratsongko, Tito Yunanto, Ahmad Taufik Yuningtyastuti Yuningtyastuti Yusuf Nurul Hilal Zoya Winona Ramli