Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Development of fish protein concentrate-fortified savory granola bar as a ready-to-eat food high in protein Reni Tri Cahyani; Hasmini Hasmini; Laode Muhamad Hazarin Nadia
Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Vol 6 No 1: May 2024
Publisher : Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jipsbp.v6i1.2494

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan savory granola bar terfortifikasi konsentrat protein ikan bulan-bulan sebagai ready-to-eat food tinggi protein pengganti sarapan. Penelitian terdiri dari empat formulasi savory granola bar yang berbeda (Kontrol, F1, F2 dan F3). Parameter uji meliputi kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar protein, kadar karbohidrat, total energi dan Angka Kecukupan Gizi (AKG). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata antar formulasi terhadap komposisi kimia savory granola bar terfortifikasi konsentrat protein ikan bulan-bulan (P<0,05). Savory granola bar terfortifikasi konsentrat protein ikan bulan-bulan mengandung kadar air sebesar 9,58-12,75%; abu sebesar 4,18-4,48%; protein sebesar 69,72-70,21%; lemak sebesar 1,03-1,26% dan karbohidrat sebesar 11,92-15,01%. Savory granola bar terfortifikasi konsentrat protein ikan bulan-bulan mengandung total energi sebesar 337,82-350,07 kkal/100 g lebih rendah dari total kalori granola bar komersial (542,31 kkal/100g). Penambahan konsentrat protein ikan bulan-bulan dapat meningkatkan kandungan protein dan total energi pada savory granola bar serta memenuhi 12-20% kebutuhan gizi harian usia produktif. Savory granola bar terfortifikasi konsentrat protein ikan bulan-bulan berpotensi digunakan sebagai ready-to-eat food pengganti sarapan.
Formulasi Edible Film dari Semi Refined Carrageenan Kappaphycus alvarezii dengan Pengemulsi CMC Andika Hidayat; Christine Dyta Nugraeni; Happy Bunga Nasyirahul Sajidah; Dena Pramita Dewi; Gazali Salim; Reni Tri Cahyani
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 14 No 1 (2026): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XIV Nomor 1 Juni 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v14i1.663

Abstract

Limbah plastik merupakan permasalahan lingkungan yang serius akibat sifatnya yang tidak dapat terurai secara biologis dan bertahan di lingkungan selama ratusan hingga ribuan tahun. Edible film yang berbahan dasar biopolimer dari rumput laut merupakan alternatif kemasan biodegradable yang menjanjikan sebagai pengganti plastik konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi sifat fisik edible film yang diformulasikan dari semi refined carrageenan (SRC) hasil ekstraksi rumput laut Kappaphycus alvarezii dengan penambahan carboxymethyl cellulose (CMC) sebagai pengemulsi pada konsentrasi 0,1%, 0,3%, dan 0,5% (b/v) serta gliserin sebagai plasticizer. Karakterisasi fisik dilakukan melalui pengujian kuat tarik, perpanjangan, kelarutan, kadar air, dan ketebalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi CMC secara progresif meningkatkan kuat tarik (10,16–13,76 MPa), kelarutan (80,55–94,44%), dan ketebalan (0,04–0,091 mm), sedangkan perpanjangan mencapai nilai tertinggi pada CMC 0,3% sebesar 34,62% dan kadar air menurun seiring peningkatan konsentrasi CMC (21,78–26,73%). Evaluasi terhadap Japanese Industrial Standard (JIS) menunjukkan bahwa edible film yang dihasilkan telah memenuhi persyaratan kuat tarik (minimum 0,39 MPa) dan ketebalan (maksimum 0,25 mm) pada seluruh variasi konsentrasi CMC sedangkan nilai perpanjangan (25,49–34,62%) tidak memenuhi ambang batas minimum JIS sebesar 70%. Optimasi formulasi plasticizer lebih lanjut masih diperlukan untuk meningkatkan fleksibilitas film sebagai bahan kemasan pangan.
PENGEMBANGAN PRODUK DIVERSIFIKASI OLAHAN IKAN BULAN – BULAN (Megalops cyprinoides) PADA MITRA BINAAN POKLAHSAR INDRI SEJAHTERA KOTA TARAKAN Arlina Hidayati; Mutmainnah; Istyqamah Muslimin; Nurmaida; Imra; Stephanie Bija; Christine Dyta Nugraeni; Nurasmi; Tri Paus Hutapea; Reni Tri Cahyani; Sumarlin; Novi Luthfiyana; Ira Maya Abdiani; Mohammad Fadnan Akhmadi
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 6 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i6.4021

Abstract

The “Indri Sejahtera” Fisheries Group is a beginner group that produces fishery products, but it has encountered several problems in both production and marketing. The variety of processed fish products is still quite limited, so contemporary innovations are needed to compete in the market. One such innovative product is rambutan fish. Rambutan fish is a processed fish product made by grinding fish meat, shaping it into balls, coating it with dumpling skin strips, and deep-frying it until crispy. When fried, the outer layer stands up, resembling the hair-like strands of a rambutan fruit. This community service activity was carried out using a mentoring approach. This mentoring method was implemented through several stages: the delivery of educational materials, the training on how to make rambutan fish, and the monitoring and evaluation of the activity. The training on processing mackerel into a value-added product—rambutan fish—was successfully conducted at the Indri Sejahtera Poklahsar Tarakan. The material was presented by the speaker in a clear and logical accompanied by a hands-on demonstration of how to prepare “ikan bulan-bulan” as “ikan rambutan,” covering everything from ingredient preparation and dough-making to shaping and frying. Based on the questionnaire results, 93% of participants expressed satisfaction with the training activity, with knowledge increasing from 20% to 100% and participants’ skills improving from 10% before the training to 100%. The training was able to enhance partners’ understanding regarding the utilization of moonfish into diversified processed products. This activity provided insights into scientific knowledge and the application of appropriate technology in producing competitive products.
ANALISIS PROKSIMAT RUMPUT LAUT KERING KAPPAPHYCUS ALVAREZII DARI PANTAI AMAL, KABUPATEN TARAKAN, PROVINSI KALIMANTAN UTARA Happy Bunga Nasyirahul Sajidah; Christine Dyta Nugraeni; Reni Tri Cahyani; Dena Pramita Dewi; Nur Aisyah; Hafid; Gifal Fahrul Cholil M; Bella Nabila; Andika Styawan
Jurnal Harpodon Borneo VOLUME 18 NOMOR 1, APRIL 2025
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Geografis Indonesia, dengan keberadaan sumber daya perikanan yang melimpah, menunjukkan banyak kemungkinan yang memerlukan pengelolaan yang baik. Salah satu sumber daya perikanan tersebut adalah rumput laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proksimat rumput laut kering dari spesies Kappaphycus alvarezii yang diambil dari Pantai Amal di Tarakan, Kalimantan Utara. Analisis proksimat dilakukan untuk mengukur kandungan air, karbohidrat, lemak, dan protein dari rumput laut kering sesuai dengan standar AOAC (2005), sehingga hasil yang diperoleh bisa dimanfaatkan untuk penelitian lainnya ataupun untuk industri. Metodologi penelitian ini diawali dengan pengujian kadar air menggunakan metode gravimetri melalui oven, pengujian karbohidrat dengan metode Clegg-Anthrone, pengujian lemak melalui metode soxhlet, dan pengujian protein dengan metode Kjeldahl. Hasil analisis dari rumput laut kering Kappaphycus alvarezii yang diambil di Pantai Amal Tarakan, Kalimantan Utara, menunjukkan kadar air sebesar 5%, karbohidrat hingga 28,86%, kandungan lemak 22,8%, serta kadar protein mencapai 25,16%. Rendahnya kadar air berkontribusi pada ketahanan yang lebih baik bagi rumput laut kering Kappaphycus alvarezii. Di sisi lain, semakin tinggi kandungan karbohidrat, lemak, dan protein, semakin banyak pula nilai gizi dalam rumput laut kering Kappaphycus alvarezii.
Co-Authors A. Ahmad Ridha Adam A. Wijaya Adzim, Fathan Ahmatang Ahmatang Akhmadi, Mohammad Fadnan Amelia, Riya Ananta, Neti Andi Ramadani Andika Hidayat Andika Styawan Anhar Rozi ARDIANSYAH ARDIANSYAH Arlina Hidayati Bella Nabila Bobi Saputra Christine Dyta Nugraeni Christine Dyta Nugraeni Deby Deby Deden Yusman Maulid Dena Pramita Dewi Dewi, Febrie Fitriana Diah Anggraini Wulandari Diah Anggraini Wulandari Enjela, Sella Eppendi, Jhoni ernianti, ernianti Frets Jonas Rieuwpassa Gazali Salim Gifal Fahrul Cholil M Gusriani Gusriani Hafid Happy Bunga Nasyirahul Sajidah Hartika, Andi Yuniarsy Haryono, M. Gandri Hasana, Nurul Hasmini Hasmini Hasmini Hasmini Hasmini, Hasmini Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ikhsanul Khairi Imra Imra imra imra Imra, Imra Indriawati, Resty Ira Maya Abdiani Irwan, M Istyqamah Muslimin Jasie Aditya Christanto Kelen, Erliana La Ode Huli Laode Muhamad Hazairin Nadia Laode Muhamad Hazairin Nadia Laode Muhamad Hazarin Nadia Leny Tang Nga Sugi Lilis Suryani Mastura, Mastura Miska Sanda Lembang MOHAMMAD AKHMADI Mohammad F. Akhmadi Musrinah, Musrinah Mutmainnah Nadia, Laode Muhamad Hazarin Noor Ainah Novi Luthfiyana Nur Abdiansyah, Dhanu Agung Nur Aisyah Nur Fadilla Nur Fadilla, Nur Nuraini Nuraini Nurasmi Nurhana, Nurhana Nurhikma Nurhikma Nurhikma Nurhikma Nuring Wulansari Nuring Wulansari Nurmaida octamelia, Mega Oktovianus, Enilin Ose, Maria Imaculata Padlilah, Rahmi Ramadani, Andi Ricky F. Simanjuntak Roem, Muhamad Romadon, Mohammad Sari, Ayu Indah Sarita Elda Maudi siluh putu sri dia utari Stephani Bija Stephanie Bija Suherman, Oki Sumarlin TATI NURHAYATI Tri P. H. Hutapea Tri Paus Hutapea Tuty Alawiyah Tuty Alawiyah Tuty Alawiyah Umami, Nurrahmi Usnatul Jariah Wahida Wahida Wila Rumina Nento Wulandari Wulandari Yahuda, Yeniana Yulma, Yulma Yusnia, Yusnia Zusan Zusan