Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Video Pembelajaran Daring dan Gamifikasi Untuk Penguatan Kompetensi Guru Dalam Di SDN 3 Kabila Bone Ikhsan Hidayat; Yasin Mohamad; Zainudin Bonok; Arifin Matoka; Wrastawa Ridwan; Syahrir Abdussamad; Iskandar Zulkarnain Nasibu; Lanto Mohamad Kamil Amali; Ade Irawaty Tolago; Muhammad Yasser Arafat
ELDIMAS: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): Mei - Oktober 2023
Publisher : Electrical Engineering Department Faculty of Engineering State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/ejppm.v1i1.5

Abstract

school teachers on the implementation of ICT-based learning models. In accordance with the Ministerial Regulation number 37 of 2018. The target of this activity is for primary school teachers to create TIK-based learning tools that are easy and simple to use to improve the knowledge and skills of the training participants, which will have a positive impact on improving student skills and learning outcomes. In addition, through this activity, the creation of TIK-based learning tools by participating teachers is targeted by applying TIK-based learning models in learning for each subject in primary school. The method is by conducting training on the implementation of ICT-based learning models for primary school teachers in the coastal areas of Bone Bolango Regency, Gorontalo Province, such as the use of learning videos using Canva, and also related to gamification for learning. This activity begins with the provision of basic material related to learning media, followed by practice in creating Canva-based learning videos, and ends with practice in creating gamification-based learning media using the Wordwall application. This community service activity ends with the signing of an Implementation Agreement between the Electrical Engineering study program and SDN 3 Kabila Bone, Bone Bolango Regency
Pengelolaan Potensi Desa Melalui Pemberdayaan Bumdes di Desa Pinomontiga Kecamatan Bulawa Kabupaten Bone Bolango Yasin Mohamad; Zainudin Bonok; Syahrir Abdussamad; Salmawaty Tansa; Iskandar Z Nasibu; Lanto M. Kamil Amali; Arifin Matoka
ELDIMAS: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 1 No 2 (2023): November 2023 - April 2024
Publisher : Electrical Engineering Department Faculty of Engineering State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/ejppm.v1i2.10

Abstract

Pengabdian pada Masyarakat ini adalah suatu upaya yang dilakukan agar supaya terlaksananya Tridarma Perguruan Tinggi untuk memberikan sumbangsih ilmu pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat. Berdasarkan hal ini, kami mengajukan kegiatan Pengabdian di Desa Pinomontiga kec Bulawa Kab Bone Bolango dengan Tujuan Pengabdian ini adalah untuk memberikan Pengelolaan Potensi Desa melalui Pemerdayaan  BUMDES, Target luaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah para pengelola BUMDES dan Aparat desa serta Masyarakat Desa Pinomontiga dan pengelola wisata yang ada di  desa  pinomontiga. Hal ini di lakukan untuk membrikan pembekalan tentang analisis bisnis dan kelayakan usaha agar BUMDES lebih mandiri dan berdaya saing. Studi kelayakan usaha dapat dilakukan melalui beberapa tahap yaitu tahap penemuan ide atau perumusan gagasan, tahap memformulasikan tujuan dan terakhir tahap analisis. Community servise is an effort made to ensure that the Tridarma of Higher Education is implemented to contribute science and technolgy to society. Based on this, we are proposing a service activity in Pinimontiga vilage, Bulawa District, Bone Bolango Regency with the aim of this service being to provide village potential management through BUMDES empowerment. The expected output targets from this activity are  Bumdes managers and village officials as wel as the pinomontiga village community and managers, tourism in pinomontiga village. This is done to provide provision regarding business analysis and business feasibility so that BUMDES is more independent and competitive. A business feasibilty study can be carried out in several stages, namely the idea discovery or idea formulation stage, the objective formulation stage and finally the analysis stage.
Pembuatan Aplikasi Pengelolaan Surat Keluar di Desa Dunggala Kecamatan Tapa Kabupaten Bone Bolango Abdussamad, Syahrir; Rianto Dako, Rahmad Dedi; Ridwan, Wrastawa; Tolago, Ade Irawaty; Mohamad, Yasin; Asmara, Bambang Panji
Empiris Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Volume 1 Nomor 2 Oktober 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/ejppm.v1i1.660

Abstract

Melayani masyarakat melalui surat menyurat merupakan salah satu tanggung jawab kecamatan atau desa yang merupakan penyelenggara pemerintahan tingkat terendah di daerah. Jika administrasi tidak dilakukan dengan benar, pembuatan surat di kelurahan akan menimbulkan masalah tersendiri. Evaluasi yang efektif atas kinerja pemerintah ditentukan oleh seberapa baik pemerintah melayani masyarakat. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk membantu pemerintah dalam memberikan solusi pengelolaan surat keluar berbasis komputer, khusus untuk Desa Dunggala, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone-Bolango. Untuk menghemat waktu dan tenaga, desain aplikasi surat keluar ini akan mengotomatiskan format surat, tidak perlu memasukkan manusia untuk setiap surat yang dibutuhkan masyarakat atau warga kecamatan. Tujuan dari aplikasi ini adalah untuk memanfaatkan secara maksimal perangkat komputer desa yang saat ini hanya digunakan untuk menggantikan mesin tik manual. Aplikasi yang dikembangkan untuk berbasis web tetapi sebenarnya digunakan secara offline atau lokal, dengan maksud agar pengembangan di masa mendatang—jika memungkinkan—dapat dilakukan secara online. Program yang dibuat menyimpan datanya dalam database sistem, membuatnya mudah untuk menemukan huruf yang ditulis sebelumnya. Tersedianya program-program yang user-friendly yang mudah digunakan dan tidak memerlukan pengetahuan khusus merupakan salah satu hasil dari upaya ini. Peningkatan lebih lanjut dari aplikasi surat keluar ini dapat dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan desa atau kecamatan. Serving the community through writing letters is one of the responsibilities of the sub-district or village, which is the lowest level government administration manager in the area. If administration is not done correctly, making letters in the kelurahan leads to its own set of issues. An effective evaluation of a government's performance is determined by how well it serves the community. The purpose of this service activity is to assist the government in delivering a computer-based outgoing mail management solution, specifically for Dunggala Village, Tapa District, Bone-Bolango Regency. In order to save time and effort, the outgoing mail application's design will automate the letter format instead of requiring human entry for each letter that the community or subdistrict people require. The purpose of this application is to make the most of the village's current computer equipment, which is currently only being utilized to replace manual typewriters. Apps that are developed to be web-based but are actually used offline or locally, with the intention of enabling future development—if feasible—to be done online. The created program stores its data in a system database, making it simple to locate previously written letters. The availability of user-friendly programs that are simple to use and don't require specialized knowledge is one of the outcomes of this effort. A further enhancement of this outgoing letter application could be achieved by considering the demands of the village or sub-district.
Peningkatan Potensi Desa Botubarani Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango Dengan Memanfaatkan Transformasi Teknologi Digital Mohamad, Yasin; Bonok, Zainudin; Abdussamad, Syahrir; Tansa, Salmawaty; Z Nasibu, Iskandar; Kamil Amali, Lanto M.; Matoka, Arifin; Salim, Sardi; Asmara, Bambang Panji; Musa, Wahab
ELDIMAS: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 2 No 1 (2024): Mei - Oktober 2024
Publisher : Electrical Engineering Department Faculty of Engineering State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/ejppm.v2i1.15

Abstract

Pengabdian pada Masyarakat ini adalah suatu upaya yang dilakukan agar supaya terlaksananya Tridarma Perguruan Tinggi untuk memberikan sumbangsih ilmu pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat. Berdasarkan hal ini, kami mengajukan kegiatan Pengabdian di Desa Pinomontiga kec Bulawa Kab Bone Bolango dengan Tujuan Pengabdian ini adalah untuk memberikan Pengelolaan Potensi Desa melalui Pemerdayaan BUMDES, Target luaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah para pengelola BUMDES dan Aparat desa serta Masyarakat Desa Pinomontiga dan pengelola wisata yang ada di desa pinomontiga. Hal ini di lakukan untuk membrikan pembekalan tentang analisis bisnis dan kelayakan usaha agar BUMDES lebih mandiri dan berdaya saing. Studi kelayakan usaha dapat dilakukan melalui beberapa tahap yaitu tahap penemuan ide atau perumusan gagasan, tahap memformulasikan tujuan dan terakhir tahap analisis.
Utilization of Sweet Corn into Corn Milk Products in Desa Butu Kecamatan Tilong Kabila Kabupaten Bonebolango Abdussamad, Syahrir; Brahmathio, Nazrul; Dunggio, Swastiani; Zohrahayaty, Zohrahayaty; Solikahan, Eka Zahra; Zainuddin, Asniwati
ELDIMAS: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): November 2024 - April 2025
Publisher : Electrical Engineering Department Faculty of Engineering State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/ejppm.v2i2.17

Abstract

Susu jagung merupakan produk minuman yang dihasilkan dari biji jagung yang telah digiling dan diekstraksi, menghasilkan cairan kental yang menyerupai susu. Dalam beberapa tahun terakhir, susu jagung telah menjadi alternatif yang semakin populer bagi individu yang memilih untuk menghindari produk susu hewani, baik karena intoleransi laktosa maupun karena adopsi pola makan nabati. Komposisi nutrisi susu jagung sangat menguntungkan, karena mengandung karbohidrat, protein, lemak, serat, serta berbagai vitamin dan mineral yang penting bagi kesehatan manusia.  Susu jagung kaya akan karbohidrat kompleks, seperti amilosa dan amilopektin, yang memberikan energi tahan lama dan dapat menjadi sumber bahan bakar yang baik untuk aktivitas sehari-hari. Selain itu, susu jagung juga mengandung protein nabati yang penting untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh. Kandungan serat pangan dalam susu jagung mendukung fungsi pencernaan yang sehat, membantu mencegah masalah pencernaan seperti sembelit. Vitamin dan mineral yang terkandung, seperti vitamin B kompleks, vitamin C, fosfor, magnesium, dan zat besi, berkontribusi pada kesehatan secara keseluruhan. Susu jagung juga rendah lemak jenuh dan bebas kolesterol, yang menjadikannya pilihan yang baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatan jantung dan mengontrol berat badan. Di samping itu, adanya senyawa antioksidan seperti vitamin C dalam susu jagung dapat melindungi tubuh dari radikal bebas, sehingga meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu melawan berbagai penyakit. Dengan demikian, susu jagung tidak hanya menjadi alternatif yang lezat, tetapi juga pilihan yang sangat bergizi bagi mereka yang mencari solusi sehat dalam pola makan mereka. Corn milk is a beverage product made from ground and extracted corn kernels, resulting in a thick, milk-like liquid. In recent years, corn milk has become an increasingly popular alternative for individuals who choose to avoid animal dairy products, either due to lactose intolerance or the adoption of a plant-based diet. The nutritional composition of corn milk is very beneficial, as it contains carbohydrates, proteins, fats, fiber, and various vitamins and minerals that are essential for human health. Corn milk is rich in complex carbohydrates, such as amylose and amylopectin, which provide long-lasting energy and can be a good source of fuel for daily activities. In addition, corn milk also contains plant proteins that are important for the growth and repair of body tissues. The dietary fiber content in corn milk supports healthy digestive function, helping to prevent digestive problems such as constipation. The vitamins and minerals contained, such as vitamin B complex, vitamin C, phosphorus, magnesium, and iron, contribute to overall health. Corn milk is also low in saturated fat and cholesterol-free, making it a good choice for those looking to maintain heart health and control their weight. In addition, the presence of antioxidant compounds such as vitamin C in corn milk can protect the body from free radicals, thereby improving the immune system and helping fight various diseases. Thus, corn milk is not only a delicious alternative, but also a very nutritious choice for those looking for a healthy solution in their diet.
Digital Transformation: Tabumela Village Government Administration Management Through a Web-Based System Mohamad, Yasin; Bonok, Zainudin; Abdussamad, Syahrir
ELDIMAS: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): November 2024 - April 2025
Publisher : Electrical Engineering Department Faculty of Engineering State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/ejppm.v2i2.25

Abstract

Transformasi digital dalam pengelolaan administrasi pemerintahan desa telah menjadi suatu keharusan yang tidak bisa diabaikan di era modern ini. Di tengah perkembangan teknologi yang pesat, desa-desa di Indonesia perlu beradaptasi agar dapat memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat. Salah satu contoh implementasi yang nyata adalah sistem berbasis web dalam pengelolaan administrasi Pemerintahan Desa Tabumela. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan keputusan. Melalui adopsi teknologi informasi, diharapkan desa ini dapat mengoptimalkan layanan publik, sehingga masyarakat merasa lebih terlibat dan memiliki akses yang lebih baik terhadap informasi yang relevan. Dalam konteks Desa Tabumela, implementasi sistem berbasis web bukan hanya sekadar penggantian metode manual dengan digital, tetapi juga merupakan perubahan paradigma dalam cara pengelolaan administrasi. Sebelumnya, banyak proses yang dilakukan secara konvensional, seperti pencatatan data, pengelolaan anggaran, dan penyampaian informasi kepada masyarakat, yang sering kali memakan waktu dan rentan terhadap kesalahan. Dengan adanya sistem berbasis web, semua data dapat diakses secara real-time dan terintegrasi dalam satu platform. Transisi dari metode tradisional ke sistem digital ini juga memberikan dampak signifikan terhadap transparansi. Namun, untuk mencapai keberhasilan dalam transformasi digital ini, perlu ada pelatihan yang memadai bagi aparat desa dan masyarakat. Metode pelatihan dengan pendekatan partisipatif menjadi kunci dalam proses ini. Dalam pelatihan tersebut, peserta tidak hanya diberikan pengetahuan tentang penggunaan sistem, tetapi juga dilibatkan dalam diskusi dan simulasi yang relevan. Kesimpulannya, transformasi digital dalam pengelolaan administrasi pemerintahan desa, seperti yang diterapkan di Desa Tabumela, merupakan langkah strategis yang dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan partisipasi masyarakat. Dengan sistem berbasis web, desa tidak hanya mampu mengoptimalkan layanan publik, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih inklusif bagi masyarakat. Melalui pelatihan yang partisipatif, diharapkan semua pihak dapat beradaptasi dengan perubahan ini, sehingga manfaat dari transformasi digital dapat dirasakan secara maksimal. Dalam jangka panjang, hal ini akan berkontribusi pada pembangunan desa yang lebih berkelanjutan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Digital transformation in managing village government administration has become a necessity that cannot be ignored in this modern era. In the midst of rapid technological developments, villages in Indonesia need to adapt in order to provide better services to the community. One example of real implementation is a web-based system in managing the administration of the Tabumela Village Government. This system is designed to increase efficiency, transparency and public participation in the decision-making process. Through the adoption of information technology, it is hoped that this village can optimize public services, so that the community feels more involved and has better access to relevant information. In the context of Tabumela Village, implementing a web-based system is not just replacing manual methods with digital ones, but is also a paradigm shift in the way administration is managed. Previously, many processes were carried out conventionally, such as recording data, managing budgets, and conveying information to the public, which often took time and was prone to errors. With a web-based system, all data can be accessed in real-time and integrated on one platform. The transition from traditional methods to digital systems also has a significant impact on transparency. However, to achieve success in this digital transformation, there needs to be adequate training for village officials and the community. Training methods with a participatory approach are key in this process. In this training, participants are not only given knowledge about using the system, but are also involved in relevant discussions and simulations. In conclusion, digital transformation in managing village government administration, as implemented in Tabumela Village, is a strategic step that can increase efficiency, transparency and community participation. With a web-based system, villages are not only able to optimize public services, but also create a more inclusive environment for the community. Through participatory training, it is hoped that all parties can adapt to these changes, so that the benefits of digital transformation can be felt optimally. In the long term, this will contribute to village development that is more sustainable and responsive to community needs.
Pendampingan dan Pemberdayaan Kerupuk Singkong di Desa Tamboo Kecamatan Kabila Kabupaten Bone Bolango Dunggio, Swastiani; Sakir, Mochamad; Bode, Bode; Abdussamad, Syahrir
Empiris Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Volume 2 Nomor 2 Oktober 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/ejppm.v2i2.1080

Abstract

Cassava crackers, a crunchy and savory snack that is a favorite of many people, have great potential to be developed into a promising business. Through mentoring and empowerment programs, cassava cracker business actors can improve product quality, expand markets, and increase community income, especially in Tamboo Village, Kabila Bone District, Bone Bolangao Regency. This assistance and empowerment of cassava crackers has a comprehensive aim of improving the quality of life of the actors and growing the local economy. Assistance can be provided in various forms, ranging from training in making cassava crackers using modern techniques, to assistance with marketing and branding. This training can include the use of quality raw materials, hygienic processing techniques, and proper packaging and storage. Empowerment is also important to help cassava cracker business actors to be more independent and able to compete in the market. As a result of this service, the community, especially partners as business actors, felt helped by the service activities in the form of KKNT carried out by students at Ichsan University, Gorontalo. Kerupuk singkong, camilan renyah dan gurih yang menjadi favorit banyak orang, memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi usaha yang menjanjikan. Melalui program pendampingan dan pemberdayaan, para pelaku usaha kerupuk singkong dapat meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, dan meningkatkan pendapatan khususnya masyarakat Desa Tamboo Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolangao. Pendampingan dan pemberdayaan kerupuk singkong ini memiliki tujuan yang komprehensif untuk meningkatkan kualitas hidup para pelaku usaha dan menumbuhkan ekonomi lokal. Pendampingan dapat diberikan dalam berbagai bentuk, mulai dari pelatihan pembuatan kerupuk singkong dengan teknik modern, hingga bantuan dalam hal pemasaran dan branding. Pelatihan tersebut dapat meliputi penggunaan bahan baku berkualitas, teknik pengolahan yang higienis, serta pengemasan dan penyimpanan yang tepat. Pemberdayaan juga penting untuk membantu para pelaku usaha kerupuk singkong agar lebih mandiri dan mampu bersaing di pasar. Hasil pengabdian ini, masyarakat khususnya mitra sebagai pelaku usaha terasa terbantukan dengan adanya kegiatan pengabdian dalam bentuk KKNT yang dilaksakan oleh mahasiswa Universitas Ichsan Gorontalo.
Pendampingan Pembuatan Cemilan Batata Crispy Coklat di Desa Tamboo Kecamatan Kabila Kabupaten Bone Bolango Abdussamad, Syahrir; Bode, Andi; Salihi, Irvan; Zohrahayat, Zohrahayaty; Sakir, Mochamad; Dunggio, Swastiani
Empiris Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Volume 2 Nomor 2 Oktober 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/ejppm.v2i2.1081

Abstract

Snacks are one of the food products that have great potential in improving the economy of the community, especially in villages. This community service aims to assist the community of Tamboo Village, Kabila District, Bone Bolango Regency in making micro, small and medium enterprises of Batata Crispy Chocolate snacks. This assistance is carried out with the hope of improving community skills in producing snacks with high selling value and introducing local products to a wider market. The method used in this study is a participatory approach, where the community is actively involved in every stage of the manufacturing process. The results of this assistance show that the community is not only able to produce Batata Crispy Chocolate independently, but also understands the importance of marketing and attractive packaging. Thus, it is hoped that this product can become a new source of income for the Tamboo Village community. Cemilan merupakan salah satu produk pangan yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya di desa-desa. Pengabdian ini bertujuan untuk mendampingi masyarakat Desa Tamboo Kecamatan Kabila Kabupaten Bone Bolango dalam pembuatan usaha mikro, kecil dan menengah cemilan Batata Crispy Coklat. Pendampingan ini dilakukan dengan harapan dapat meningkatkan keterampilan masyarakat dalam memproduksi cemilan yang bernilai jual tinggi serta memperkenalkan produk lokal ke pasar yang lebih luas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan partisipatif, di mana masyarakat dilibatkan secara aktif dalam setiap tahap proses pembuatan. Hasil dari pendampingan ini menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya mampu memproduksi Batata Crispy Coklat secara mandiri, tetapi juga memahami pentingnya pemasaran dan pengemasan yang menarik. Dengan demikian, diharapkan produk ini dapat menjadi salah satu sumber pendapatan baru bagi masyarakat Desa Tamboo
Peran Briket Limbah Batok Kelapa dalam Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat Desa Tamrin, Moh. Muhrim; Rusmulyadi, Rusmulyadi; Dunggio, Swastiani; Abdussamad, Syahrir
Empiris Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Volume 2 Nomor 1 April 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/ejppm.v2i1.1093

Abstract

Briket limbah batok kelapa merupakan solusi inovatif yang dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Tungguo Selatan, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango. Dalam konteks global yang semakin mengarah pada keberlanjutan, pengembangan sumber energi alternatif menjadi sangat penting. Briket batok kelapa, yang terbuat dari limbah pertanian, menawarkan tidak hanya alternatif energi yang bersih tetapi juga potensi untuk meningkatkan pendapatan masyarakat lokal. Dengan memanfaatkan sumber daya yang ada, masyarakat dapat beralih dari ketergantungan pada bahan bakar fosil yang semakin mahal dan berbahaya bagi lingkungan. Dalam pengabdian ini, kami mengeksplorasi potensi briket batok kelapa sebagai sumber energi alternatif yang ramah lingkungan dan ekonomis. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang jelas tentang manfaat sosial dan ekonomi dari briket batok kelapa serta tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Salah satu manfaat utama adalah pengurangan limbah, di mana batok kelapa yang biasanya dibuang bisa dimanfaatkan secara produktif. Selain itu, proses produksi briket juga dapat menciptakan lapangan kerja baru bagi anggota masyarakat, terutama bagi kaum muda yang mencari peluang kerja. Namun, tantangan seperti kurangnya pengetahuan tentang teknik pembuatan yang efisien dan akses terbatas ke pasar masih menjadi hambatan yang perlu diatasi untuk memaksimalkan potensi ini. Dengan mempertimbangkan semua faktor tersebut, penting untuk menganalisis lebih dalam tentang bagaimana inisiatif ini dapat diimplementasikan dengan sukses. Pemerintah dan lembaga terkait perlu memberikan dukungan dalam bentuk pelatihan dan penyuluhan agar masyarakat dapat memahami proses produksi briket dengan baik. Selain itu, akses ke modal dan pasar juga harus diperhatikan agar usaha ini dapat berkembang. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta sangat diperlukan untuk menciptakan ekosistem yang mendukung pengembangan briket batok kelapa sebagai sumber energi alternatif yang berkelanjutan dan menguntungkan.
Pendidikan dan Kesadaran Masyarakat tentang Manfaat Briket dari Limbah Tongkol Jagung: Strategi Pengabdian Masyarakat Abdussamad, Syahrir; Tamrin, Moh. Muhrim; Rusmulyadi, Rusmulyadi; Dunggio, Swastiani; Abdussamad, Juriko
Empiris Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Volume 2 Nomor 1 April 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/ejppm.v2i1.1094

Abstract

Limbah pertanian, khususnya tongkol jagung, merupakan sumber daya yang sering diabaikan dan berpotensi menjadi bahan baku energi terbarukan. Pemanfaatan limbah ini bisa menjadi solusi yang inovatif untuk mengatasi masalah energi yang semakin mendesak. Masyarakat Desa Tunggulo Selatan, Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango, yang sebagian besar bergantung pada pertanian, sering kali tidak menyadari bahwa sisa-sisa hasil panen, seperti tongkol jagung, dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi alternatif yang ramah lingkungan. Dengan meningkatnya kebutuhan energi dan kesadaran akan pentingnya keberlanjutan, penting untuk mengedukasi masyarakat tentang potensi luar biasa dari limbah pertanian ini. Melalui strategi pengabdian masyarakat, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan penerimaan masyarakat terhadap pemanfaatan limbah ini. Pendekatan ini melibatkan pendampingan dan pelatihan yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan praktis tentang cara mengolah tongkol jagung menjadi briket. Hal ini sangat penting mengingat banyaknya potensi limbah yang terbuang sia-sia, padahal jika dimanfaatkan dengan baik, dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengurangan limbah dan penghematan energi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa edukasi yang tepat dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendorong adopsi teknologi briket, sehingga berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan dan ekonomi lokal. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat dalam proses ini juga dapat memperkuat rasa kepemilikan terhadap proyek dan meningkatkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan. Dengan demikian, penting untuk terus mendorong inisiatif yang mengedukasi dan memberdayakan masyarakat dalam memanfaatkan limbah pertanian. Melihat hasil yang positif dari pengabdian ini, langkah selanjutnya adalah memperluas program pelatihan dan pengabdian masyarakat ke desa-desa lain di sekitar Kecamatan Tilongkabila. Hal ini tidak hanya akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penghematan energi, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan dampak negatif terhadap lingkungan. Dengan kesadaran dan pengetahuan yang lebih baik, masyarakat dapat menjadi agen perubahan dalam penciptaan lingkungan yang lebih berkelanjutan dan ekonomi yang lebih tangguh.
Co-Authors Abd Wahid A. Antu Abdul Riswan Langinusa Ade Irawaty Tolago Alfin Akuba Amiruddin Bengnga Amirudin Y. Dako Andi Bode Andi Subhan Arafat, Muhammad Yasser Arifin Matoka Asniwati Zainuddin Azis Steven Ance Bambang Panji Asmara Brahmathio, Nazrul Budy Santoso Dako, Rahmat Deddy R. Dako, Rahmat Dedi R. Devi, Devita Gude Dicky Dunggio Duhi, Sahrul Dwi Ratnasari Eka Zahra Solikahan Fenti Prihatini Dance Tui Firman Pakaya Gaffar, Gaffar Gude, Devita H, Haeriani Hasmirad Ndikade Hidayat Tahir Hulukati, Stephan A. Husain, Ayun Ifan Wiranto Ifan Wiranto Ikhsan Hidayat Ikhsan Hidayat Ingopo, Renaldi Anwar Irvan A. Salihi Ishak, Yulanda. S Iskandar Z Nasibu Iskandar Z. Nasibu Iskandar Zulkarnain Nasibu Iti, Mohammad Rifki izran mardjun JUNUS, ALYA PRATIWI PUTRI Juriko Abdussamad Kamil Amali, Lanto M. Karim, Jorry Laba, Ahmad Lanto M. Kamil Amali Lanto Mohamad Kamil Amali Mahmud A. Manoe Mannan, Abdul Maryam Hasan Mochammad Sakir Moh Ihsan Hamsa Moh Rizal Pakaya Moh. Muhrim Tamrin Mohamad Rizky Wirajaya Mualief Ismail Muchlis Budiono Muhammad Asri Nadifa, Ulfatun Olha Musa Pegu, Owin R. Dako, Rahmat Dedi Rahmat D.R Dako Rahmat Deddy R Dako Rahmat Deddy Rianto Dako Restu Adjie priatim Rezqiwati Ishak Rianto Dako, Rahmad Dedi Risaji, Indra Riska Kurnianto Abdullah Riska Kurniyanto Abdullah Rusmulyadi, Rusmulyadi Salihi, Irvan Salmawaty Tansa Salmawaty Tansa Sardi Salim Saripudin Saripudin Senung, Bahtiar Sofyan, Mohammad Sofyan Sri Wahyuni Dali Stephan Adriansyah Hulukati Swastiani Dunggio Taufiq Ismail Yusuf Tongkad, Jainaldi Ulfatun Nadifa Wahab Musa Wahab Musa, Wahab Musa Wrastawa Ridwan Yasin Mohamad Yusuf H. Kanoi Z Nasibu, Iskandar Zainuddin, Asniwati Zainudin Bonok Zohrahayaty Zulkarnain Purnomo