Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

“Kombucha Education Project”: Strategi Penguatan Kompetensi Guru dan Kemandirian Murid Tunarungu Rila Muspita; Grahita Kusumastuti; Gaby Arnez; Filza Yuliana Ade
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 5 No. 1 (2026): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (March 2026)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v5i1.449

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi Kombucha Education Project sebagai strategi inovatif untuk memberdayakan guru Sekolah Luar Biasa (SLB), penguatan kompetensi profesional, serta mendorong kemandirian murid tunarungu. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi terhadap guru yang mengikuti pelatihan pembuatan Kombucha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi guru dipengaruhi oleh faktor intrinsik dan profesional, terutama keinginan untuk mengembangkan keterampilan baru dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Strategi ini menekankan pembelajaran berbasis pengalaman melalui praktik pembuatan Kombucha yang terbukti memperkuat self-efficacy, kreativitas, dan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran kontekstual. Meskipun terdapat tantangan dalam pengelolaan kelas, guru mampu mengadaptasi metode pembelajaran secara aman dan efektif. Program ini juga berdampak positif terhadap murid, khususnya dalam meningkatkan ketelitian, tanggung jawab, kemandirian, serta perkembangan sosial-emosional. Secara keseluruhan, Kombucha Education Project merupakan strategi pembelajaran berbasis keterampilan hidup yang aplikatif, inklusif, dan relevan bagi pendidikan murid tunarungu.
Olahraga dan Penurunan Kenakalan Remaja dengan Menerapkan Nilai-nilai Sosial di Masyarakat Eko Purnomo; Afrizal S; Rila Muspita; Nina Jermaina; Eddy Marheni; Amin Akbar; Andri Gemaini; Alzet Rama; Andri Dermawan
Lentera Negeri Vol. 5 No. 2 (2024): Lentera Negeri
Publisher : Indonesian Institute For Counseling, Education and Therapy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/991300

Abstract

Kenakalan remaja menjadi salah satu tantangan serius dalam pembinaan generasi muda, terutama di daerah terpencil. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menurunkan tingkat kenakalan remaja melalui kegiatan olahraga yang terintegrasi dengan penerapan nilai-nilai sosial, seperti kerja sama, disiplin, tanggung jawab, dan empati. Sasaran kegiatan ini adalah siswa SMA N 2 Kepulauan Mentawai, yang diberikan pendampingan berupa pelatihan olahraga, diskusi kelompok, dan simulasi nilai-nilai sosial dalam kehidupan sehari-hari. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa keterlibatan siswa dalam aktivitas olahraga yang bermakna dapat membantu mengalihkan perhatian mereka dari perilaku negatif dan mendorong pembentukan karakter positif. Selain itu, penerapan nilai-nilai sosial dalam konteks olahraga terbukti meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya hubungan yang harmonis di masyarakat. Program ini berpotensi menjadi model pembinaan karakter yang dapat diterapkan di berbagai daerah untuk mendukung pembangunan sosial dan moral remaja.
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KETERAMPILAN DESAIN GRAFIS BAGI MURID DISABILITAS RUNGU DI SLB NEGERI 1 LIMA KAUM Andea Rozanti, Tasya; Taufan, Johandri; Efrina, Elsa; Zulpiani, Mardhatillah; Muspita, Rila
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.46652

Abstract

This study aims to describe the implementation of graphic design skills instruction for students with deaf and hard of hearing (DHH) at SLB Negeri 1 Lima Kaum. The research method used was qualitative descriptive, with data collection techniques including observation, interviews, and document analysis. The subjects of this study consisted of the graphic design teacher, students with DHH disabilities, and the school principal. This study was analyzed using the Miles & Huberman model through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions, then its validity was tested through triangulation of sources and techniques. The research findings indicate that lesson plans are systematically developed by adapting the curriculum to students’ visual abilities. Instruction begins with the simplest materials and progresses to more complex ones. Instructional delivery emphasizes hands-on practice, visual demonstrations, and material repetition to address auditory communication barriers. Teachers’ pedagogical practices integrate Direct Instruction, Chunking, and Scaffolding methods, supported by digital tools such as CorelDraw and Canva. Evaluation is conducted continuously, based on both process and product. The primary challenges encountered include reversal errors (reversed writing), a characteristic of hearing impairment, and difficulties in long-term memory regarding tool symbols and their functions. The solutions implemented include structured repetition up to 5 times, specific technical cues for computer operations, and the preparation of substitute teachers. These findings underscore the importance of optimizing the vocational potential of students with hearing impairments, making them relevant as a reference for the development of skills programs at Special Education Schools in West Sumatra.
Validitas Media Pembelajaran U-Geo AR pada Materi Bangun Ruang untuk Murid Disabilitas Rungu Ummul Khaira Aziz; Elsa Efrina; Marlina Marlina; Antoni Tsaputra; Rila Muspita; Ahmad Asyhari
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 9 No. 1 (2026): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v9i1.10498

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dihadapi murid disabilitas rungu dalam memahami materi bangun ruang, disebabkan oleh terbatasnya ketersediaan media pembelajaran yang mampu menyajikan visualisasi tiga dimensi dan memenuhi kebutuhan murid disabilitas rungu. Penelitian ini bertujuan menganalisis validitas media pembelajaran U-Geo AR pada materi bangun ruang yang diperuntukkan bagi murid disabilitas rungu. Pendekatan deskriptif kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui angket validasi yang diberikan kepada tiga validator ahli, yaitu ahli materi, ahli media dan ahli bidang disabilitas rungu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor validasi yang diperoleh dari ahli materi sebesar 97,3% dikategorikan sangat valid, skor yang diperoleh dari ahli media sebesar 80% dikategorikan valid, dan ahli bidang disabilitas rungu memberikan skor 80% dengan kategori valid. Rata-rata keseluruhan skor validasi 85,8% dengan kriteria sangat valid. Hasil tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran U-Geo AR berada pada kategori sangat valid dan dinilai layak untuk dilanjutkan ke tahap uji praktikalitas dan uji coba pengguna.
Efektivitas Media Augmented Reality dalam Meningkatkan Pemahaman Sistem Pernapasan Manusia pada Murid Disabilitas Rungu Rindi Andika; Arisul Mahdi; Marlina Marlina; Mardhatillah Zulpiani; Rila Muspita
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.4872

Abstract

Murid disabilitas rungu lebih mengandalkan informasi visual dalam proses pembelajaran. Namun, materi sistem pernapasan manusia yang sulit diamati secara langsung serta keterbatasan penggunaan media pembelajaran menyebabkan rendahnya pemahaman terhadap organ dan fungsinya. Oleh karena itu, diperlukan media yang mampu menyajikan konsep secara konkret, visual, dan interaktif, seperti augmented reality. Artikel ini mengkaji efektivitas penggunaan media augmented reality dalam meningkatkan pemahaman sistem pernapasan manusia pada murid disabilitas rungu menggunakan metode single subject research (SSR) dengan desain multiple baseline across subjects. Subjek terdiri atas tiga murid disabilitas rungu. Data diperoleh melalui tes pemahaman pada fase baseline dan intervensi, dengan jumlah sesi baseline 4–8 dan intervensi 5–8 pada masing-masing subjek. Analisis dilakukan secara visual dalam kondisi dan antar kondisi meliputi kecenderungan arah, stabilitas, perubahan level, dan persentase overlap. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman pada seluruh subjek setelah intervensi. Pada fase baseline, kemampuan berada pada tingkat rendah dan stabil, sedangkan pada fase intervensi terjadi peningkatan yang konsisten. Perubahan level mencapai 31% pada dua subjek dan 38% pada satu subjek, dengan persentase overlap 0% pada seluruh subjek. Temuan ini menunjukkan bahwa media augmented reality efektif digunakan untuk meningkatkan pemahaman sistem pernapasan manusia pada murid disabilitas rungu.
Pengembangan Media Papan Flanel Audio Visual untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Vokal pada Murid Disabilitas Intelektual Meisi Wirdana Putri; Rahmahtrisilvia Rahmahtrisilvia; Antoni Tsaputra; Safaruddin Safaruddin; Rila Muspita
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i4.4837

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk mengembangkan media pembelajaran papan flanel audio visual untuk mengembangkan kemampuan pengenalan huruf vokal untuk murid dengan disabilitas intelektual di SLB Peduli Anak Bangsa Payakumbuh. Proses penelitian menggunakan metode Design-Based Research (DBR) yang mencakup tahap identifikasi masalah, perancangan media, uji coba, revisi dan refleksi. Penelitian ini melibatkan seorang ahli media, seorang ahli materi, seorang guru kelas, dan satu murid dengan disabilitas intelektual. Data penelitian diperoleh dengan cara mengamati, berbicara langsung, memberikan angket praktikalitas, dokumentasi dan juga tes untuk mengukur pamahaman murid mengenal huruf vokal menggunakan tes yang sama. Penilaian menggunakan skala Likert, sedangkan data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase untuk validitas dan praktikalitas serta gain sederhana untuk mengukur efektivitas. Penelitian dilaksanakan berdasarkan izin dari sekolah dan izin orang tua murid. Dengan demikian, media papan flanel audio visual layak diterapkan untuk membantu proses belajar bagi murid disabilitas intelektual dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf vokal.
Perilaku Agresif Anak Dengan Gangguan Emosi Dan Perilaku Di Lingkungan Sekolah: Systematic Literature Riview Nurmalika Ulfa; Marlina Marlina; Elsa Efrina; Safaruddin Safaruddin; Rila Muspita
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i2.1954

Abstract

Perilaku agresif anak dengan gangguan emosi dan perilaku (GEP) di lingkungan sekolah adalah permasalahan yang memiliki dampak pada dinamika sosial, pencapaian akademik, dan lingkungan pembelajaran. Tujuan kajian ini untuk menemukan jenis perilaku agresif, faktor penyebab, dan strategi intervensi yang digunakan untuk menangani perilaku agresif anak dengan GEP di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Metode SLR dilakukan menggunakan pedoman PRISMA 2020. Pencarian literatur dilakukan berbasis data Scopus artikel terbit antara 2015-2024. Kriteria inklusi meliputi studi empris terpublikasi yang melibatkan anak dengan GEP di lingkungan sekolah. Data diekstrasi terkait desain penelitian, jenis perilaku agresif, faktor penyebab dan strategi intervensi. Hasilnya terdapat 18 artikel memenuhi kriteria. Kemudian dianalisis menggunakan teknik sintesis tematik dan sintesis naratif. Hasil review menunjukkan agresi verbal dan fisik adalah jenis perilaku agresif paling umum. Faktor penyebab terdiri dari faktor internal dan faktor eksternal sebagai penyebab perilaku agresif anak dengan GEP dilingkungan sekolah. Terdapat tiga strategi intervensi yang efektif untuk mengurangi perilaku agresif anak dengan GEP dilingkungan sekolah. Kesimpulan kajian menunjukkan kerja sama antara guru, konselor, dan orang tua penting untuk membuat lingkungan sekolah yang mendukung. Diharapkan hasil ini berkontribusi pada pembentukan kebijakan pendidikan dan penelitian lanjutan yang berbasis lingkungan sekolah yang sesuai di indonesia.
Meningkatkan Kemampuan Membaca Kata Berpola KV-KVK Melalui Media Book Creator Bagi Murid Disabilitas Rungu (Single Subject Research Kelas IV di SLBN 1 Kubung) Venny Adelia Contesa; Zulmiyetri Zulmiyetri; Damri Damri; Syari Yuliana; Rila Muspita
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 4 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology (In-Press)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i4.7170

Abstract

The ability to read words with a CV-CVC pattern is one of the challenges for students with hearing disabilities because limited sound perception can cause difficulties in recognizing and producing phonemes, especially final consonants. This condition was found in a fourth-grade student with hearing disabilities at SLBN 1 Kubung who had difficulty reading words with a CV-CVC pattern correctly. This study aims to describe the improvement in the ability to read words with a CV-CVC pattern through the use of Book Creator media. The study used a quantitative approach with the Single Subject Research (SSR) method with an A-B-A design. Data were collected through performance tests and analyzed using visual analysis within and between conditions. The results showed an increase in reading ability from the initial condition with a score of 30% to 80% after intervention using Book Creator media, and this ability could be maintained in the final baseline phase. These findings indicate that Book Creator media can be an alternative visual learning media that supports more interesting and structured reading practice for students with hearing disabilities. This study provides practical implications for teachers in selecting visual-interactive-based media to help develop literacy skills for students with hearing impairments
Meningkatkan Kemampuan Penjumlahan melalui Media Papan Penjumlahan pada Murid Disabilitas Rungu Indri Rahmadhani; Zulmiyetri Zulmiyetri; Mega Iswari; Safaruddin Safaruddin; Rila Muspita
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.4989

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penjumlahan bilangan 1–10 melalui penggunaan media papan penjumlahan pada murid disabilitas rungu kelas II di SLB Haropana Hilmi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan Single Subject Research (SSR) dan desain A–B–A yang terdiri atas kondisi Baseline-1 (A1) sebanyak 3 sesi, Intervensi (B) sebanyak 8 sesi, dan Baseline-2 (A2) sebanyak 3 sesi. Subjek penelitian adalah seorang murid disabilitas rungu kelas II yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep penjumlahan dan menentukan hasil penjumlahan dalam bentuk simbol bilangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes perbuatan dan observasi. Data dianalisis menggunakan analisis visual dalam kondisi dan analisis visual antar kondisi yang meliputi kecenderungan arah, kecenderungan stabilitas, perubahan level, dan persentase overlap. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan penjumlahan bilangan 1–10 setelah diberikan intervensi menggunakan media papan penjumlahan. Pada kondisi Baseline-1 (A1), kemampuan murid berada pada persentase 30%, kemudian meningkat secara bertahap hingga mencapai 90% pada kondisi Intervensi (B). Selanjutnya, pada kondisi Baseline-2 (A2), kemampuan murid dapat dipertahankan pada persentase 90% pada setiap sesi. Hasil analisis persentase overlap antara kondisi Baseline-1 (A1) dan Intervensi (B) menunjukkan persentase sebesar 0%, yang menunjukkan tidak adanya data yang tumpang tindih antara kedua kondisi tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa media papan penjumlahan dapat meningkatkan kemampuan penjumlahan bilangan 1–10 pada murid disabilitas rungu. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa media papan penjumlahan dapat digunakan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran yang konkret dan visual untuk membantu murid disabilitas rungu dalam memahami konsep penjumlahan bilangan 1–10.
Efektivitas Metode Graphomotor dalam Meningkatkan Kemampuan Menulis Permulaan pada Peserta Didik Hemiplegia Kelas 1 Afrizayuni Azkia; Johandri Taufan; Antoni Tsaputra; Rila Muspita; Grahita Kusumastuti
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.8156

Abstract

Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas graphomotor dalam meningkatkan kemampuan menulis permulaaan peserta didik disabilitas fisik hemiplegia kelas 1. Penelitian ini di dasari belum optimalnya kemampuan motorik halus yang memengaruhi keterampilan menulis permulaan pada peserta didik disabilitas fisik hemiplegia. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen subjek tunggal (Single Subject Research) dengan desain A-B-A. Subjek penelitian terdiri dari satu peserta didik disabilitas hemiplegia kelas I di SLB Negeri 1 Padang Panjang. Data dikumpulkan melalui observasi dan penilaian hasil tulis peserta didik. Data dianalisis menggunakan analisis visual grafik dengan berfokus pada tren, level, dan stabilitas untuk menentukan efektivitas intervensi.. Berdasarkan analisis data yang dilakukan dari 16 pertemuan yang terbagi menjadi 3 kondisi, yaitu baseline 1 (A1), Intervensi (B), dan Baseline 2 (A2). Paseline A1 menunjukan konsistensi data dengan persentase 38% pada 3 kali pengamatan. Pada kondisi Intervensi (B) terjadi peningkatan bertahap dengan persentase 45%, 45%, 50%, 60%,7 0%, 78%, 78%, 78%. Kemudian pada kondisi baselinea (A2) mendapatkan persentase 78%, 85%, 85%, 85%, 85%. Analisis visual menunjukan adanya peningkatan level baik dalam maupun antar kondisi. Dalam fase intervensi (B), level meningkat sebesar 33% ( dari 45% menjadi 78%). Antar kondisi, level meningkat 7% dari A1 ke B (38%ke 45%) dan 40% dari B ke A2 (45% ke 85%).  Berdasarkan analisis dari pengamatan dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis permulaan dapat meningkat dengan metode graphomotor. Hal ini menunjukan bahwa metode graphomotor dapat digunakan sebagai salah satu metode dalam pembelajaran menulia permulaan.