Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Usaha perantau Minangkabau di Kota Yogyakarta dalam membina hubungan dengan kerabat asal Kuncorowati, Puji Wulandari; Widihastuti, Setiati; Nurhayati, Iffah
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol 15, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.634 KB) | DOI: 10.21831/jc.v15i1.16087

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan latar belakang masyarakat Minangkabau yang terhubung dengan kerabat asal mereka. Bagi lelaki Minangkabau, bermigrasi berarti suatu keharusan, perjalanan awal untuk menjadi orang dewasa, mempersiapkan kehidupan yang lebih baik. Beberapa alasan untuk bermigrasi adalah (a) untuk kehidupan yang lebih baik; (b) untuk belajar; (C) perlawanan sistem matrilineal. Faktanya bahwa walaupun mereka merantau, mereka masih terhubung dengan kerabat aslinya. dalam beberapa bentuk, seperti bantuan keuangan untuk sepupu mereka, menjaga warisan leluhur, dan penggalangan dana untuk mengembangkan tanah leluhurnya. Selain itu, jejaring sosial baru didirikan untuk memahami tantangan baru dan untuk mengatasi kejutan budaya baru di tanah rantau.------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------This essay was aimed at describing the background of Minangkabau society sustains their connection with homeland. For Minangkabau man, it is an obligatory task to migrate, the initiation to become fully adult, preparing for better life. The reasons for migration are (a) for a better life; (b) to learn; (c) to resist against matrilineal system. The fact is that they are still attached to their origin with some forms such as financial support for their cousin/nephew, to preserve sacred heritage, and to conduct fund-raising for their homeland. Furthermore, social networks were established to overcome the new challenges as well as cultural lag in a broad.  
Enforcement of spatial planning laws in controlling spatial use permits in Yogyakarta Kuncorowati, Puji Wulandari; Handayani, I Gusti Ayu Ketut Rachmi; Subekti, Rahayu
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol 21, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jc.v21i1.70161

Abstract

Space is an area that includes land space, sea space and air space, including space within the earth as a unified territory, where humans and other creatures live, carry out activities and maintain their survival. Increasing population growth has an impact on the economic development of the people of an autonomous region who will undoubtedly utilize space that is considered strategic to support their economic activities. The complexity of development growth in Indonesia requires priority development programs and plans in various aspects or fields, but this development must not conflict with the fifth principle of Pancasila, namely social justice for all Indonesian. There is no consistency in implementing regulations, especially in enforcing laws related to spatial planning, which results in inappropriate development growth which impacts the surrounding environment, and green open space becoming increasingly narrow.
Pemanfaatan Sumber Pangan Lokal Khas Provinsi Banten (Talas Beneng Sebagai Bahan Baku Produk Keripik) Putri, Nezly Nurlia; Putri, Nia Ariani; Eris, Fitria Riany; Pamela, Vega Yoesepa; Kusumasari, Septariawulan; Rusbana, Tubagus Bahtiar; Wulandari, Puji; Nurtiana, Winda; Riyanto, Rifqi Ahmad; Najah, Zulfatun; Nafisah, Ainun; Syabana, Mohamad Ana; Dzikribillah, Muhammad Dhabit; Hariyanti, Rahma
abdimesin Vol. 2 No. 2 (2022): Abdi-mesin
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/abdimesin.v2i2.32

Abstract

Pengabdian masyarakat yang sudah dilaksanakan oleh program Studi Teknologi Pangan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) di Desa Talaga Warna, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang merupakan salah satu perwujudan dan pengaplikasian bidang ilmu atau kajian pada bidang rekayasa dan pengolahan pangan. Pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh program studi teknologi pangan berkerjasama dengan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Pabuaran dalam bentuk pelatihan pengolahan kripik talas beneng yang difokuskan pada penurunan kadar oksalat. Batas konsumsi kalsium oksalat adalah 71mg / 100g berat basah talas. Apabila terkonsumsi dapat menimbulkan pembengkakan pada bibir dan mulut atau rasa gatal pada lidah dan tenggorokan.Kadar kalsium oksalat tepung talas varietas beneng, mentega, semir dan hijau berkisar antara 219.3 - 759.9 ppm. Umbi talas beneng dapat meningkatkan potensi sumber pangan lokal dan pendapatan masyarakat setempat. Salah satunya kandungan karbohidrat yang tinggi dan mensubstitusi beras. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan dan meningkatkan pemanfaatan sumber pangan lokal talas beneng sebagai bahan baku olahan produk pangan, memberikan informasi dan solusi cara menurunkan kandungan oksalat serta meningkatkan ketrampilan dan pengetahuan masyarakat tentang teknologi pengolahan pangan. Pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari tujuh tahapan dengan pendekatan partisipatif. Hasil pengabdian di Desa Telaga Warna adalah Ibu-ibu mampu menjelaskan sumber pangan lokal dan pemanfaatan talas beneng sebagai bahan baku olahan produk pangan, mendapatkan solusi alternatif dari kendala yang ditemukan dilapangan dan kegiatan ini berjalan dengan lancer dimana terlihat antusias dan semangat ibu-ibu mengikuti kegiatan ini.
PELATIHAN PUBLIKASI ILMIAH PADA GURU MGMP PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN KABUPATEN TASIKMALAYA Arpannudin, Iqbal; Wulandari Kuncorowati, Puji; Satria Charismana, Dian; Dwi Saputro, Johan
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v1i1.203

Abstract

Pelatihan Publikasi Ilmiah pada Guru MGMP Pendidikan Kewarganegaraan Kabupaten Tasikmalaya bertujuan untuk meningkatkan keterampilan publikasi ilmiah di kalangan guru pada tanggal 26 Juni 2024. Metode penyuluhan dipilih sebagai pendekatan utama dalam kegiatan ini untuk memfasilitasi pemahaman dan penerapan teknik penulisan dan publikasi yang efektif. Kegiatan dimulai dengan penyampaian materi tentang konsep dasar penulisan ilmiah, struktur artikel, serta teknik penulisan yang jelas dan sistematis dalam konteks pendidikan kewarganegaraan. Materi disajikan secara interaktif melalui diskusi kelompok, studi kasus, dan simulasi penulisan untuk memperdalam pemahaman dan penguasaan teknik penulisan yang sesuai dengan standar akademik. Para peserta, terdiri dari guru-guru MGMP Pendidikan Kewarganegaraan Kabupaten Tasikmalaya, aktif terlibat dalam sesi praktik langsung untuk mengembangkan dan menyusun artikel ilmiah. Mereka diberi panduan serta bimbingan untuk menulis artikel yang berorientasi pada hasil penelitian atau inovasi pendidikan kewarganegaraan yang mereka kembangkan.Evaluasi berkala dilakukan selama pelatihan untuk memastikan pemahaman yang tepat serta efektivitas penerapan teknik penulisan ilmiah oleh para peserta. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan para guru dalam menulis dan mempublikasikan artikel ilmiah. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil dalam meningkatkan keterampilan publikasi ilmiah pada guru MGMP Pendidikan Kewarganegaraan Kabupaten Tasikmalaya melalui pendekatan penyuluhan yang interaktif.
Characterization of Reduced Fat Mayonnaise with Variations of Oil and Porang Flour (Amorphophallus Muelleri Bl.) Concentration Fakhira, Nadya; Wulandari, Puji; Kusumasari, Septariawulan; Syabana, Mohamad Ana
Journal of Applied Science, Engineering, Technology, and Education Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : PT Mattawang Mediatama Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.asci2626

Abstract

Commercial mayonnaise currently available is full fat mayonnaise with high oil content (70-80%) which can be harmful to health when consumed in the long time. Reduced fat mayonnaise (RFM) as an alternative mayonnaise, which reduces the oil content causes the emulsion changes so a stabilizer is needed. The stabilizer that can be used is porang flour which rich in glucomannan. This study aimed to determine the physicochemical and sensory of RFM with variations in oil (M) (40%, 50%, and 60%) and porang flour concentration (P) (0.1%, 0.2%, and 0.3%). This study used a Completely Randomized Design. Physicochemical parameters include water content, ash content, fat content, protein content, pH, viscosity, emulsion stability, color and emulsion droplets. The result showed that RFM has water content content 26,14 - 44,25%, ash content 0,52% - 0,60%, fat content 37,61% - 64,11%, protein content 3,35% - 3,76%, pH 4,07 - 4,17, viscosity 639,90 cP - 9250,00 cP, emulsion stability 99,98% - 100%, and color L* 83,92 - 85,72, a* 2,67 - 5,92, b* 20,28 - 29,25, and chroma 20,75 - 29,48. M2P3 was the selected formulation with higher acceptance for parameters such as color, aroma, texture, taste, and overall compared to the control mayonnaise.
A learning model for law enforcement based on the justice value of Pancasila for equitable spatial planning Kuncorowati, Puji Wulandari; Rachmi Handayani, I Gusti Ayu Ketut; Subekti, Rahayu
Jurnal Cakrawala Pendidikan Vol. 44 No. 1 (2025): Cakrawala Pendidikan (February 2025)
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v44i1.75957

Abstract

Approaches in legal education that emphasize the justice value of Pancasila are increasingly relevant in rising environmental awareness among students. A learning model not only offers theoretical insights into environmental protection but also encourages the practical application of justice value in the context of law enforcement. This study seeks to develop a law enforcement learning model based on Pancasila justice value to increase environmental awareness at Yogyakarta State University, Indonesia. The study employed a mixed-methods approach, integrating qualitative and quantitative methods within a research and development (R&D) design. The data were collected using questionnaires, observations, and document analysis. The population consisted of students who took civic education courses at Yogyakarta State University in 2023. A sample was selected using proportionate stratified random sampling, dividing the university's faculties into groups based on cultural similarities, including the Faculty of Social, Legal and Political Sciences; Faculty of Economics and Business; Faculty of Education and Psychology; and Faculty of Languages, Arts and Culture. The results revealed three main findings. First, civic education at Yogyakarta State University required further development in terms of materials, methods, media, resources, and evaluation. Second, developing a law enforcement learning model based on the justice value of Pancasila to increase environmental awareness involved initial, core, and closing activities. These activities included identifying environmental problems, introducing environmental law materials, selecting problems for class research, gathering and documenting information, developing class portfolios, presenting portfolios, and reflecting on the learning experience. Third, the model demonstrated effectiveness and significantly increased student's environmental awareness at Yogyakarta State University, effectively increasing their understanding of theory and practice.
The Use of Wondershare Quiz Creator Evaluation Media to Improve Student Learning Outcomes in Citizenship Education Courses Khoirunnisak, Anis; Kuncorowati, Puji Wulandari; Marzuki, Marzuki
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.466 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v11i1.34473

Abstract

This study aims to analyze the use of online-based Wondershare Quiz Creator evaluation media. This study used an experimental method consisting of two groups: the Pre-test and Post-test t groups. The population of this study amounted to 40 students. The sample was selected using a cluster random sampling technique. The data collection method in this research is the test. The technique used to analyze the data is inferential statistics. Data analysis showed a significant difference between the results of the Pre-test and Post-test t. the mean value of the Post-test was higher than the mean value of the Pre-test of the experimental group. The research results in the field prove that there is an effect of using online-based evaluations with online-based Wondershare Quiz Creator evaluation media. The use of online-based Wondershare Quiz Creator is more practical for creative fans that can increase student enthusiasm and learning outcomes. Therefore, the use of online-based Wondershare Quiz Creator evaluation media can be a solution to improving student learning outcomes. The use of online-based Wondershare Quiz Creator is more practical for creative fans that can increase student enthusiasm and learning outcomes. Therefore, the use of online-based Wondershare Quiz Creator evaluation media can be a solution to improving student learning outcomes. The use of online-based Wondershare Quiz Creator is more practical for creative fans that can increase student enthusiasm and learning outcomes. Therefore, the use of online-based Wondershare Quiz Creator evaluation media can be a solution to improving student learning outcomes.
HUBUNGAN ANTARA RESILIENSI DAN STIGMA KELUARGA TERHADAP PASIEN SKIZOFRENIA DI POLIKLINIK RUMAH SAKIT JIWA DAERAH dr.SAMSI JACOBALIS PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG TAHUN 2024 Puji Wulandari
JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA Vol. 10 No. 1 (2025): Maret : Jurnal Keperawatan Sisthana
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sisthana.v10i1.1644

Abstract

Hubungan antara Resiliensi dan Stigma keluarga sangat penting terhadap kekambuhan pasien skizofrenia karena penderita skizofrenia sering kali mengalami kesulitan dalam bersosialisasi, yang diartikan sebagai kemampuan untuk membentuk hubungan kooperatif dan saling bergantung dengan orang lain.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara resiliensi dan stigma keluarga terhadap kekambuhan pasien skizofrenia di Poliklinik Rumah Sakit jiwa Daerah dr.Samsi Jacobalis Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2024. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah keluarga orang dengan gangguan jiwa yang tercatat dan terdaftar berkunjung di Poliklinik Rumah Sakit Jiwa Daerah dr.Samsi Jacobalis Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebanyak 58 orang. Analisa data menggunakan uji chi square dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil penelitian ini didapatkan nilai p-value= 0,028, pada variabel resiliensi, dan untuk nilai p-value = 0,001, pada variabel stigma. Disimpulkan ada hubungan resiliensi dan stigma keluarga terhadap kekambuhan pasien skizofrenia di Poliklinik Rumah Sakit Jiwa Daerah dr.Samsi Jacobalis Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2024.Saran dari penelitian ini adalah diharapkan hasil penelitian ini digunakan sebagai literatur dan acuan untuk meningkatkan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya stigma keluarga dan resiliensi terhadap kekambuhan pasien skizofrenia.
Pengembangan modul pendidikan karakter kebangsaan Pancasila di sekolah menengah pertama berbasis pesantren Miftahuddin, Miftahuddin; Kuncorowati, Puji Wulandari
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol 15, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.479 KB) | DOI: 10.21831/jc.v15i2.20134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pendidikan karakter kebangsaan Pancasila yang sesuai untuk diterapkan di sekolah menengah (SMP) berbasis pesantren. Penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development). Subjek dalam penelitian ini yaitu para guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) SMP berbasis pesantren yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Sekolah yang dipilih adalah SMP yang memang kondusif untuk pelaksanaan pendidikan karakter bangsa Pancasila dan memenuhi kriteria yang telah ditentukan. Pengumpulan data dengan angket, wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pendidikan karakter kebangsaan Pancasila yang dikembangkan menghasilkan modul pembelajaran yang berkualitas dengan kriteria sangat valid menurut ahli materi dengan skor empiris 112 dan ahli media pembelajaran dengan skor empiris 124. Hal itu memiliki makna bahwa modul pendidikan karakter kebangsaan Pancasila sudah layak digunakan pada uji coba setelah dilakukan revisi berdasarkan saran dan masukan para ahli.------------------------------------------------------------Development of the Pancasila national character education module in boarding school-based junior secondary schoolsThis study aims to develop a Pancasila national character education module that is suitable to be applied in boarding-based secondary schools (SMP). The research uses Research and Development model. The subjects in this study were the teachers of the Islamic Boarding School-based Pancasila and Citizenship (PPKn) chosen purposively.  The selected school is a junior high school that is indeed conducive to the implementation of Pancasila nation character education and fulfills predetermined criteria. Data collection with questionnaires, interviews, observation, and document analysis. The data analysis technique uses qualitative and quantitative analysis. The results showed that the Pancasila national character education module developed produced a quality learning module with very valid criteria according to content expert judgment with 112 empirical scores and learning media expert judgment with a 124 empirical score. It means that the Pancasila national character education module is appropriate for use in trial after revision based on expert advice and input.
A shift of inheritance tradition in Batak migrant communities in Yogyakarta Widihastuti, Setiati; Nurhayati, Iffah; Kuncorowati, Puji Wulandari; Puspitasari, Chandra Dewi
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol 21, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jc.v21i1.71621

Abstract

This article examines the shift in customary inheritance in the Batak community that migrated to Yogyakarta. Traditionally, among the Batak people, the patrilineal system is a cultural heritage still preserved today. The enactment of the patrilineal system is one of the causes of the unequal position of Batak women's inheritance rights because only men have the right to become heirs. Interaction with people of different ethnicities, customs, and customs in overseas places not only expands the horizons of Batak nomads but also allows them to change their point of view so that leaving the roots of Batak customs will be inevitable. Until now, some Batak nomads still make boys as heirs, but it is undeniable that there is a mixture of heterogeneous communities in overseas areas that can give rise to a shift in the views of Batak nomads so that they become more open, such as accepting women as heirs with different parts. Equalizing the position between men and women through the division of inheritance indicates a shift in Batak inheritance customs that apply in the environment of the migrants. The emergence of the balance of position between men and women in the implementation of inheritance increasingly shows that the non-maintenance of customary rules that do not give inheritance rights to women is not solely preserving the identity of the Batak Toba people overseas. However, it should be suspected as one of the dynamics that emerged in the settlement of heritage by Toba Batak nomads.