Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Media based on ROTELA-an innovation for teaching Pancasila and Civic Education Murdiono, Mukhamad; Kuncorowati, Puji Wulandari; Arpannudin, Iqbal; Suyato, Suyato
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol 20, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jc.v20i1.59491

Abstract

Pancasila and Civic Education Subjects (PPKn) in junior high schools are prerequisite subjects with abstract material. To facilitate understanding of the values of Pancasila, it is necessary to develop learning media to make it easier for students to understand and apply the values of Pancasila as the way of life of the Indonesian people. This research aims to develop learning media that can be used by teachers in teaching Pancasila and Civic Education in junior high schools. This study uses a research and development method to develop learning media ROTELA (wheel guess the image of Pancasila). This research was implemented in State Junior High School in Yogyakarta City. The research subjects were Pancasila and Civic Education teachers and VIII grade students. Data collection techniques used in this study were observation, interviews, and documentation. Data analysis used qualitative and quantitative analysis. The development research follow the steps of Borg and Gall. The results showed that the media based on ROTELA were developed very feasible to be used in teaching Pancasila dan Civic Education in junior high school for Pancasila as the way of life of the Indonesian people. The results of the validation of the material experts showed 90%, and media experts 96.6%.
Pelatihan Pengolahan Produk Mi Berbahan Dasar Tepung Komposit Talas Beneng Kepada KWT Tanjung Kulon, Kecamatan Pabuaran, Banten Wulandari, Puji; Annazhifah, Nurul; Izzah, Annisa Nurul; Putra, Irvine Chanty; TSZI, Ghasany; Azzahra, Fitriani; Mustofa, Abidin
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 9, No 1 (2025): Mei
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2025.v9i1.6435

Abstract

Talas beneng belum dimanfaatkan secara maksimal sebagai produk unggulan daerah Banten. Produk olahan talas beneng yang dijual di pasaran masih terbatas pada produk keripik dan tepung. Teknologi pengolahan dalam pembuatan mi ini dapat didiseminasikan dan diuji coba produksi oleh UMKM di Kabupaten Serang yang memiliki sumber talas beneng yang melimpah. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan berperan serta dalam menyejahterakan kehidupan masyarakat petani talas beneng. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan pelatihan yang disertai dengan demonstrasi pengolahan produk mi basah dan mi kering berbasis tepung talas beneng. Penyampaian disampaikan secara langsung dan diikuti dengan demonstrasi pengolahan mi basah dan mi kering yang dipandu oleh instruktor. Pelatihan pengolahan mi berbahan dasar tepung komposit talas beneng kepada Kelompok Wanita Tani (KWT), Kampung Tanjung Kulon mampu memberikan motivasi dan pengetahuan peserta. Produk mi yang merupakan produk olahan dari umbi talas beneng berpotensi menjadi produk lain dari tanaman talas beneng yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
PENDAMPINGAN DAN EDUKASI LITERASI DIGITAL BAGI ANAK YANG BERHADAPAN DENGAN HUKUM: MEMBANGUN KESADARAN HUKUM DAN KEAMANAN DIGITAL Suyato; Kuncorowati, Puji Wulandari; Saputro, Johan Dwi; Sukarti, Sri Endang Edi; Firmansyah, Akmal
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v2i2.413

Abstract

Era digital membawa peluang sekaligus tantangan baru, terutama bagi anak-anak yang berhadapan dengan hukum (ABH). Mereka rentan terhadap penyalahgunaan teknologi informasi dan minimnya kesadaran hukum serta keamanan digital. Penelitian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pendampingan dan edukasi literasi digital bagi ABH sebagai upaya membangun kesadaran hukum dan keamanan digital di RT 07 RW 59 Sengkan Joho, Condongcatur, Sleman. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatoris melalui kegiatan penyuluhan, diskusi interaktif, simulasi penggunaan digital yang aman, serta refleksi bersama. Sasaran kegiatan adalah anak-anak yang pernah berkonflik dengan hukum maupun anak-anak berisiko tinggi terhadap pelanggaran hukum di lingkungan tersebut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan yang dilakukan secara sistematis dan berbasis pendekatan empatik mampu meningkatkan pemahaman anak terhadap pentingnya hukum, etika digital, dan cara melindungi diri di dunia maya. Anak-anak juga menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap konsekuensi hukum dari aktivitas daring yang tidak bertanggung jawab. Selain itu, keterlibatan tokoh masyarakat dan orang tua menjadi faktor pendukung penting dalam membangun ekosistem digital yang aman dan inklusif bagi anak. Kesimpulan dari kegiatan ini menekankan pentingnya sinergi antara edukasi hukum dan literasi digital sebagai strategi preventif terhadap potensi pelanggaran hukum oleh anak di era digital. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis perlindungan anak dan transformasi digital yang beretika.
Survei Penggunaan Media Sosial di Kalangan Masyarakat Pasar Hongkong Kota Singkawang Sariani, Novita; Putra, Rozi Dwi; Wulandari, Puji
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3: Februari 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i3.2879

Abstract

Media sosial saat ini memberi pengaruh besar dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan menjadi candu di kalangan tertentu dengan interaksi intensif yang dikenal istilah tiada hari tanpa medsos. Tujuan penelitian untuk mengetahui media sosial apa yang paling sering digunakan, tujuan dan motivasi penggunaan media sosial tersebut. Metode penelitian ini adalah suvei dengan membagikan kuisioner dan wawancara kepada kalangan masyarakat disekitaran Pasar Hongkong, Kota Singkawang. Penelitiaan ini memanfaatkan teori uses and gratifications untuk membahas tentang pilihan pengguna dalam memanfaatkan media sosial. Hasil dari penelitian ini yaitu berdasarkan jenis aplikasinya, messenger/chat app lebih diminati dibandingkan dengan social network. Media sosial yang paling banyak digunakan dari hasil survei yang dilakukan adalah whatapps kemudian disusul dengan media sosial lainnya seperti facebook, Instagram dan lainnya. Kesimpulannya dari jawaban responden media sosial dimanfaatkan sebagai alat komunikasi, disamping untuk pencarian informasi, serta interaksi sosial, media bisnis, jangkauan luas dan sebagai hiburan.
Pengaruh Proses Termal Terhadap Karakteristik Fisik Dan Organoleptik Minuman Kombinasi Jus Nanas Dan Wortel Annazhifah, Nurul; Wulandari, Puji; Yusriyanti, Isfah; Dwi Cahyani Sutopo, Sukma Annisa
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13564

Abstract

Proses termal pada produk pangan merupakan salah satu cara untuk meningkatkan masa simpannya. Beberapa jenis produk pangan memerlukan penyesuaian pH sebelum dipanaskan untuk meningkatkan kemampuan pengawetannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak proses termal dan penggunaan zat asam terhadap sifat fisik dan rasa dari kombinasi jus nanas dan wortel. Penelitian ini menggunakan dua faktor dengan 2 pengulangan. Faktor pertama adalah suhu pasteurisasi (70oC) dan suhu sterilisasi (121oC), sedangkan faktor kedua adalah jenis zat asam yang digunakan, yaitu asam sitrat dan jeruk nipis khusus untuk perlakuan pasteurisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sterilisasi memiliki efek yang signifikan dibandingkan dengan pasteurisasi, meskipun tidak berbeda secara signifikan dibandingkan dengan sampel kontrol. Selain itu, jenis zat asam memberikan pengaruh yang nyata terhadap warna dan pH dari sampel. Secara keseluruhan, panelis lebih menyukai sampel yang mengalami proses sterilisasi karena tidak terdapat perbedaan yang signifikan dalam atributnya dibandingkan dengan sampel kontrol.
Pudarnya peran mamak minangkabau perantauan di Kota Yogyakarta terhadap kemenakan Widihastuti, Setiati; Kuncorowati, Puji Wulandari; Nurhayati, Iffah
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.275 KB) | DOI: 10.21831/jc.v16i2.29249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan hubungan kekeluargaan  masyarakat Minangkabau yang merantau ke Kota Yogyakarta dan realisasi peran mamak Minangkabau yang merantau di Yogyakarta terhadap kemenakannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menggali domain-domain yang berkaitan dengan permasalahan pokok "Sejauhmana peran mamak perantauan Minangkabau di Yogyakarta terhadap kemenakannya",  yang selanjutnya akan dijabarkan menjadi  beberapa fokus permasalahan penelitian yang terbagi dalam beberapa domain. Merantau ke   Yogyakarta mampu  menginspirasi    perantau  asal Minangkabau untuk membentuk keluarga baru yang berbasis   keluarga inti (nuclear family), menggantikan ikatan lama yang berbasis pada keluarga luas matrelinial.  Saat berada dalam lingkaran keluarga luas matrelinialnya,  seorang suami tidak mempunyai posisi urgen  terhadap anaknya   karena sang anak menjadi tanggung jawab  mamak. Namun terbentuknya keluarga inti dan  menguatnya peran harta pencaharian menyebabkan posisi kaum laki-laki semakin kuat di depan istri dan anak-anaknya.  Akibat dari semakin dominannya peran harta pencaharian pada satu sisi, dan  semakin minimnya  harta pusaka  menopang kehidupan keluarga inti,  menyebabkan hubungan mamak-kemenakan yang diikat secara fungsional oleh harta pusaka semakin melemah. Merantaunya  keluarga Minangkabau  ke Yogyakarta  sedikit banyak telah  melemahkan simpul-simpul ketaatan pada adat Minangkabau.  Dengan meninggalkan teritorial hukum adat dan  melepaskan  diri dari ketergantungan pada harta pusaka, semakin  melemahkan  hubungan mamak-kemenakan yang secara fungsional diikat oleh harta pusaka.  Bisa dipastikan bahwa peran   mamak terhadap kemenakan tidak lagi bisa direalisasikan secara maksimal, utamanya dalam hal: a) mempersiapkan kemenakan mejadi pemimpin di lingkungan  paruik, kaum dan suku, b) menentukan arah pendidikan dan membiayai pendidikan  kemenakan, c) mengatur perjodohan kemenakan, mencarikan jodoh dan membiayai perhelatan perkawinan kemenakan-----------------
KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA FOOD BAR UBI UNGU DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG TULANG IKAN BANDENG Wulandari, Puji; Kusumasari, Septariawulan; Pamela, Vega Yoesepa
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 7 No. 2(is) (2023): Pengembangan Pertanian Berbasis Kearifan Lokal Yang Berkelanjutan
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v7i2(is).4356

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan sifat fisikokimia produk food bar ubi jalar ungu yang diperkaya dengan tepung tulang ikan bandeng. Tepung tulang ikan bandeng dicampur dengan bahan lain untuk membuat formulasi adonan food bar (0 % (FB1); 1,2 % (FB2); 2,4 % (FB3); 3,6 % (FB4); 4,8% (FB5) Sifat fisikokimia yang dianalisis meliputi kadar air dan kadar abu, parameter kekerasan, dan browning index produk. Penambahan tepung tulang ikan bandeng (1,2% sampai 4,8%) dalam formulasi food bar dapat meningkatkan kadar abu, dan parameter kekerasan pada produk food bar ubi jalar, namun menurunkan browning index  mulai pada kosentrasi tepung tulang ikan bandeng 3,6%. Penambahan tepung tulang bandeng tidak mempengaruhi kadar air produk. Produk food bar ubi jalar ungu diperkaya dengan tulang ikan bandeng menunjukkan peningkatan kekerasan sebagai parameter tekstur dari 17,87 N menjadi 57,43 N.Kata kunci: tepung tulang ikan bandeng,sifat fisikokimia, food bar ubi jalar
PENGARUH SUHU HEAT MOISTURE TREATMENT (HMT) TERHADAP KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA PATI TALAS BENENG Wulandari, Puji; Vega Yoesepa Pamela; Abidin Mustofa; Ghasany Taqiyya Salsabila Zulafa Iskandar
SINTA Journal (Science, Technology, and Agricultural) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/sinta.6.2.355-362

Abstract

Heat-moisture treatment (HMT) is known as one of physical modification techniques that improves the functional property of starch. Taro beneng starch isolated from taro beneng tuber was modified by HMT to improve its application in the food product. The aim of this research is to determine the physical and functional properties of taro beneng starch modified by HMT. HMT were applied to the taro beneng starch using three different temperatures (90,100, and 100oC). This research was conducted using a randomized-complete design. The results showed that the temperature did not had a significant effect on the whiteness degree and lightness, however had a significant effect on the resistant starch content and flowability of the modified starch. Future studies about its effect on the nutritional and crystallinity characteristics of this starch need to be done to provide a better understanding of the implications of this technique.
Implementation and violations of election principles in the 2024 Presidential and Vice-Presidential elections of the Republic of Indonesia Eny Kusdarini; Puji Wulandari Kuncorowati; Nurdiyana Nurdiyana; Ali Masykur Fathurrahman
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol. 23 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jc.v23i1.90585

Abstract

This study examines the implementation of electoral principles mandated in Article 22E of the 1945 Constitution—direct, universal, free, confidential, honest, and fair elections—in the 2024 Indonesian presidential and vice-presidential elections, which were marked by legal controversy following Constitutional Court Decision Number 90/PUU-XXI/2023. A socio-legal approach was employed, combining document analysis, in-depth interviews, and focus group discussions with election organisers and supervisory bodies. Data were analysed qualitatively using the Miles, Huberman, and Saldana interactive model, involving data reduction, display, and conclusion drawing. The principles of direct and universal suffrage were generally upheld. However, the principles of free, confidential, honest, and fair elections were only partially implemented. Violations identified include money politics, lack of institutional neutrality, power intervention, and vote mobilisation practices. These findings indicate persistent structural weaknesses in Indonesia’s electoral democracy, particularly in the 2024 elections. The study highlights the urgent need for strengthening institutional integrity, improving coordination among supervisory bodies, and enforcing election law more effectively. Enhancing public participation and oversight mechanisms is essential to ensure the full realisation of democratic electoral principles in future elections.
Rekonstruksi Civic Virtue Digital Berbasis Piil Pesenggiri dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di Indonesia Ahmad Nur'Afief Dwianugraha; Yayuk Hidayah; Suyato; Puji Wulandari Kuncorowati; Sumantin Sitorus
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 8 (2025): Volume 5 Nomor 8 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v5i8.4304

Abstract

Era disrupsi nilai memicu krisis etika berupa disinformasi, polarisasi, dan degradasi moral yang mengancam stabilitas sosial. Tantangan ini diperburuk oleh dominasi perspektif Barat dalam pendidikan kewarganegaraan digital yang kurang menyentuh akar budaya lokal. Penelitian ini bertujuan merumuskan kerangka kerja pendidikan kewarganegaraan digital berbasis etnopedagogi Piil Pesenggiri sebagai strategi mitigasi disrupsi nilai di Indonesia. Melalui pendekatan kualitatif studi pustaka, ditemukan bahwa nilai-nilai Juluk Adek, Nemui Nyimah, Nengah Nyappur, dan Sakai Sambayan dapat direkonstruksi menjadi fondasi civic virtue digital meliputi integritas identitas, etika komunikasi empatis, partisipasi inklusif, dan kolaborasi kolektif yang bertanggung jawab. Hasil kajian menunjukkan internalisasi kearifan lokal Lampung ini berfungsi sebagai "benteng moral" yang menjembatani identitas digital dengan nilai sosial masyarakat. Simpulan penelitian menegaskan bahwa rekonstruksi etnopedagogi ini sangat krusial untuk membangun karakter warga digital yang bertanggung jawab sekaligus membumikan nilai-nilai luhur keindonesiaan dalam ekosistem global yang homogen demi penguatan identitas nasional yang berkelanjutan di masa depan secara komprehensif utuh.