Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Penerapan Teknik Assertif Training untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi di kelas X KI 2 SMK Negeri 3 Medan Tampubolon, Camelia; Syaimi, Khairina Ulfa; Nurlaili, Nurlaili; Harahap, Riska Nurjannah
PEMA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i2.1390

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi siswa kelas X KI 2 SMK Negeri 3 Medan melalui penerapan teknik assertive training dalam layanan bimbingan kelompok. Permasalahan utama yang dihadapi adalah kurangnya kepercayaan diri siswa dalam menyampaikan pendapat, yang berdampak pada partisipasi mereka dalam kegiatan pembelajaran. Teknik assertive training dipilih karena mampu melatih individu untuk menyampaikan pikiran, perasaan, dan pendapat secara terbuka tanpa melanggar hak orang lain. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Layanan (PTL) dengan dua siklus. Hasil observasi menunjukkan peningkatan signifikan dari siklus pertama ke siklus kedua, yaitu dari 90% menjadi 97% dalam hal efektivitas pelaksanaan. Hasil ini membuktikan bahwa penerapan assertive training dalam bimbingan kelompok efektif dalam meningkatkan kemampuan komunikasi siswa.
Penerapan Teknik Untung Rugi Dalam Mengurangi Kecanduan Menonton Drama Korea dalam Konseling Individu Siswa Kelas X di SMK Negeri 3 Kota Medan Putri, Amalia Rahma; Syaimi, Khairina Ulfa; Nurlaili, Nurlaili; Khairani, Rhiza
PEMA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i2.1396

Abstract

Fenomena Korean Wave (Hallyu), khususnya Drama Korea (K-Drama), telah menyebar luas berkat kemajuan teknologi, memengaruhi berbagai kalangan di Indonesia, terutama remaja. Meskipun populer sebagai hiburan, kegemaran berlebihan terhadap K-Drama dapat menimbulkan kecanduan yang berdampak negatif pada aspek kehidupan siswa, seperti penurunan prestasi akademik, gangguan tidur, dan kelalaian tanggung jawab. Studi kasus pada siswa berinisial K di SMKN 3 Medan menunjukkan bahwa kecanduan ini bahkan berujung pada penyitaan gawai oleh orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi kecanduan menonton Drama Korea pada siswa melalui konseling individu dengan menerapkan teknik untung rugi. Menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Layanan (PTL), data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, angket, dan wawancara, dengan kolaborasi dari guru BK. Hasil penelitian yang dilaksanakan dalam tiga siklus menunjukkan penurunan signifikan tingkat kecanduan pada subjek. Siklus pertama berfokus pada peningkatan kesadaran siswa tentang dampak negatif kecanduan. Siklus kedua membantu siswa mengatasi pemikiran irasional. Puncaknya pada siklus ketiga, penguatan perilaku positif diberikan melalui kontrak perilaku berbasis teknik untung rugi. Pasca-intervensi, siswa K menunjukkan perubahan positif yang nyata, meliputi durasi menonton yang lebih terkontrol, peningkatan pola tidur dan energi, alokasi waktu yang lebih baik untuk belajar dan hobi, serta perasaan yang lebih positif. Selain itu, siswa juga menunjukkan pemahaman yang lebih baik tentang pemicu kecanduan dan strategi pengelolaannya. Disimpulkan bahwa penerapan teknik untung rugi dalam konseling individu efektif dalam membantu siswa mengurangi kecanduan menonton Drama Korea. Penelitian ini juga menggarisbawahi pentingnya pemberian informasi rasional untuk optimalisasi penerimaan dan penerapan teknik oleh klien.
Layanan Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Pemahaman Diri Siswa Kelas XI SMAN 15 Medan dengan Penggunaan Media Ular Tangga Dalimunthe, Deby Elystiadi; Khairina Ulfa Syaimi; Lailan Syafira Putri Lubis; Lilis Granella Sidabutar
Conseils : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 5 No. 1 (2025): April : Jurnal CONSEILS: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/bki.v5i1.2046

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of group guidance services with snakes and ladders game media in improving self-understanding of class XI students of SMA Negeri 15 Medan. The background of this study is the low level of students' self-understanding which has an impact on lack of self-confidence, difficulty in recognizing potential and weaknesses, and doubt in making decisions. This study uses the Guidance and Counseling Action Research (PTBK) method which is implemented in two service cycles. The subjects of the study were seven class XI students who were selected based on the results of the AUM-Umum which showed that they had problems related to low self-understanding. Data collection techniques used questionnaires, observations, interviews, and documentation. The results showed a significant increase in the level of students' self-understanding. The average pre-cycle score of 47 (low category) increased to 67.1 (moderate category) after cycle I, and reached 85.7 (high category) at the end of cycle II. In addition, students showed positive behavioral changes such as increased self-confidence, the ability to identify strengths and weaknesses, and activeness in learning and social activities. The use of snakes and ladders games has been proven to be able to create a more relaxed and interactive learning atmosphere, making it easier for students in the process of self-reflection. Thus, group guidance services based on educational games can be an innovative alternative to improve students' self-understanding.
Pelatihan Pembuatan Lilin Aromaterapi Dari Minyak Jelantah Sebagai Upaya Pengurangan Limbah Rumah Tangga di Kelurahan Tanjung Selamat, Medan Pradhana, Poetriku; Azzahara, Lutfi Diyah; Tanjung, Nadra Hasina; Sidabutar, Lilis Granella; Br Manik, Lora Yohana; Ryandhani, Muhammad Fikri; Romie, Kevin; Anum, Disna; Syaimi, Khairina Ulfa
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 8 (2025): Juni
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/t10e0393

Abstract

Permasalahan yang muncul di Kelurahan Tanjung Selamat, Medan adalah tingginya limbah rumah tangga, khususnya minyak jelantah yang sering dibuang ke saluran air dan mencemari lingkungan. Untuk mengurangi pencemaran lingkungan maka diadakanlah kegiatan Pelatihan Pengolahan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, mengubah limbah menjadi nilai jual dan mengurangi pencemaran lingkungan. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan Google Form. Kuesioner bertujuan untuk menggali respon peserta mengenai pengalaman mengikuti pelatihan, pemahaman mereka terhadap materi serta potensi keberlanjutan kegiatan. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa kegiatan pelatihan menimbulkan dampak positif terhadap Ibu PKK Kelurahan Tanjung Selamat, Medan. Dampak positif melingkupi aspek lingkungan,sosial dan ekonomi serta dapat dijadikan model untuk diterapkan di wilayah lain dengan potensi serupa. Dengan dukungan keberlanjutan dari berbagai pihak, program seperti ini bisa terus berkembang dan memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Upaya Meningkatkan Pemahaman Manajemen Waktu Melalui Bimbingan Kelompok dengan Teknik Problem Solving pada Siswa X APL 1 SMK Negeri 3 Medan Wahyuni, Selvia; Syaimi, Khairina Ulfa; Nurlaili, Nurlaili; Aulia Prameswari, Sekar
PEMA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i2.1467

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peningkatan pemahaman manajemen waktu dapat dicapai melalui layanan bimbingan kelompok yang menerapkan teknik problem solving. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian terdiri dari sepuluh siswa kelas X-APL 2 SMKN 3 Medan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket yang mengukur tingkat pemahaman siswa terhadap manajemen waktu. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon untuk mengetahui efektivitas penerapan teknik problem solving dalam bimbingan kelompok terhadap peningkatan pemahaman manajemen waktu siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa skor rata-rata pemahaman manajemen waktu sebelum diberikan tindakan adalah 55,30, dan meningkat menjadi 78,60 setelah tindakan diberikan. Uji Wilcoxon menghasilkan nilai p=0,005, yang mengindikasikan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman manajemen waktu siswa setelah mengikuti bimbingan kelompok dengan teknik problem solving. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru bimbingan dan konseling dalam mengembangkan layanan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan manajemen waktu siswa melalui pendekatan bimbingan kelompok berbasis problem solving.
Hubungan Pola Asuh Demokratis Orang Tua Dengan Self Regulated Learning Siswa SMA Swasta PAB 5 Klumpang Silvania, Dinda; Syaimi, Khairina Ulfa; Asyah, Nur; Saragih, Nurul Azmi
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v6i3.1381

Abstract

Self-regulated learning merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki siswa untuk mengelola proses belajar secara mandiri dan bertanggung jawab. Salah satu faktor yang mempengaruhi self-regulated learning yaitu pola asuh demokratis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh demokratis orang tua dengan self-regulated learning siswa SMA Swasta PAB 5 Klumpang Tahun Ajaran 2024/2025. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas X SMA Swasta PAB 5 Klumpang, dengan jumlah 177 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah 40 siswa kelas X dipilih dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria orang tua menerapkan pola asuh demokratis. Instrumen pengumpulan data berupa angket pola asuh demokratis dan angket self-regulated learning yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Angket pola asuh demokratis memperoleh nilai cronbach’s alpha sebesar 0,913 dan pada angket self-regulated learning sebesar 0,851. Skala pengukuran menggunakan skala likert. Hasil analisis data dengan teknik korelasi person product moment menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara pola asuh demokratis dengan self-regulated learning, dengan nilai koefisien r = 0,527 dan p = 0,000, artinya semakin baik pola asuh demokratis orang tua, maka semakin tinggi pula kemampuan self-regulated learning siswa. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,278, menunjukkan bahwa self-regulated learning dipengaruhi oleh pola asuh demokratis sebesar 27,8% dan 72,2% nya dipengaruhi oleh faktor lain
Hubungan Self Control Dengan Etika Pergaulan Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Lubuk Pakam Ikhsan, Muhammad; Syaimi, Khairina Ulfa; Hutasuhut, Dina Hidayati; Asyah, Nur
Indonesian Journal of Educational Counseling Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/001.202592.511

Abstract

This research aims to find out the relationship between self-control and student social ethics. Self-control is an individual's ability to regulate emotions, impulses, and behavior to conform to prevailing norms. Meanwhile, interaction ethics reflect the extent to which students can interact politely and courteously. The research method used in this study is quantitative with a correlational research design. The population in this study consists of all students in grade XI at SMA Negeri 1 Lubuk Pakam for the 2024/2025 academic year, totaling 382 students. The sampling technique used is random sampling. The sample consists of 38 students. The research instruments used were self-control questionnaires and interaction ethics questionnaires, which have been tested for validity and reliability using Cronbach's alpha. The self-control questionnaire achieved a Cronbach's alpha value of 0.872, while the interaction ethics questionnaire scored 0.919. The measurement scale for attitudes, opinions, and perceptions uses a Likert scale. The results of hypothesis testing show that the correlation coefficient (r) is 0.620 and the significance (p) is 0.000 < 0.05, indicating a positive relationship between self-control and social ethics. The coefficient of determination yields an R-squared value of 0.384 and an R value of 0.620, demonstrating that 38% of social ethics is influenced by self-control and 62% by other factors. This study implies the need for self-control so that students can exhibit positive social ethics.
Upaya Penerapan Layanan Bimbingan Kelompok Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Dengan Menggunakan Metode Window Shopping Dikelas X KI 3 SMK Negeri 3 Medan Lora Yohana Br Manik; Syaimi, Khairina Ulfa; Nurlaili, Nurlaili; Sinambela, Sanny Greace
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20913

Abstract

  Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan disiplin motivasi belajar siswa kelas X KI 3 di SMK Negeri 3 Medan melalui penerapan layanan bimbingan kelompok dengan metode window shopping. Motivasi belajar merupakan aspek penting dalam keberhasilan akademik siswa, melalui adanya motivasi belajar akan mendorong siswa untuk ma uterus belajar dan berkembang menambah wawasan yang mempengaruhi peningkatan akademiknya, namun observasi awal menunjukkan adanya indikasi rendahnya motivasi belajar pada sebagian siswa, seperti keterlambatan hadir di sekolaah tepat waktu, kurang aktif dalam pembelajaran, tidak memperhatikan guru, tidak mengerjakan tugas dan kurangnya inisiatif belajar mandiri. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan desain siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas X KI 3 SMK Negeri 3 Medan yang terindentifikasi memiliki tingkatmotivasi belajar yang rendah. Teknik pengumpulan data meliputi observasi dan catatatan belajar mata pelajaran. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam motivasi belajar siswa setelah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan metode window shopping. Metode window shopping digunakan dalam penelitian sebagai metode untuk meningkatkan motivasi belajar pada peserta didik karena metode tersebut merupakan metode belajar yang menarik dan menyenangkan, dimana didalam pelaksanaan nya peserta didik belajar dengan bebas mengutarakan pendapat namun sesuai dengan tujuan pembelajaran, dan diharapkan dapat memberikan dukungan sosial dan kesempatan bagi siswa untuk berbagi pengalaman secara bersama-sama. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi guru bimbingan dan konseling (BK) di SMK Negeri 3 Medan dalam mengembangkan intervensi yang efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya da
The Effect of Technical Role Playing Group Guidance Services on The Learning Fatigue of Vocational School Students Putri, Vidia Windandari; Syaimi, Khairina Ulfa; Saragih, Nurul Azmi; Hutasuhut, Dina Hidayati
ETDC: Indonesian Journal of Research and Educational Review Vol. 4 No. 3 (2025): June
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/ijrer.v4i3.3467

Abstract

Various factors, both internal and external, can influence student learning fatigue. Consequently, the necessity for an efficacious strategy to surmount this predicament is paramount. A potential approach entails the utilization of group counselling services, incorporating role-playing techniques. The present study was conducted with the objective of ascertaining the impact of role-playing group counselling services on the learning fatigue of students at vocational school 07 Medan. The findings of the study, which have been thoroughly analyzed, have indicated that the results of the hypothesis test, which was conducted using the paired sample t-test, demonstrate a significant effect of the service in reducing student learning fatigue. The calculated t-value is greater than the table t-value (7.592 > 2.262), indicating that the relationship between the two variables is positive. The significance value of 0.000 is less than the significance level of 0.05 (0.000 < 0.05), indicating that the research hypothesis is accepted. Group counseling services utilizing role-playing techniques have demonstrated efficacy in mitigating student learning fatigue. The implementation of role-playing activities has been demonstrated to have a number of beneficial effects on the learning environment.
Pengaruh Layanan Konseling Kelompok Teknik Role Playing Terhadap Pengendalian Perilaku Konsumtif Remaja SMA Negeri 1 Deli Tua Sitanggang, Rendi Edowin; Dewi, Ika Sandra; Saragih, Nurul Azmi; Syaimi, Khairina Ulfa
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v6i2.2749

Abstract

Perilaku konsumtif ditandai dengan kecenderungan untuk membeli barang atau jasa secara berlebihan tanpa mempertimbangkan kebutuhan sebenarnya. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan di lingkungan SMA Negeri 1 Deli Tua, teridentifikasi bahwa perilaku konsumtif telah menjadi fenomena yang cukup signifikan di kalangan siswa. Observasi juga menunjukkan bahwa perilaku konsumtif ini memiliki dampak negatif yang cukup serius terhadap aspek lain dari kehidupan siswa. Banyak siswa yang mengaku kesulitan untuk fokus pada tugas-tugas akademik mereka karena terlalu banyak menghabiskan waktu dan energi untuk memikirkan tren terbaru atau mencari cara untuk mendapatkan barang yang diinginkan. Hal ini tidak hanya mengurangi motivasi belajar, tetapi juga menciptakan tekanan emosional yang cukup berat, terutama bagi siswa yang merasa tidak mampu memenuhi standar gaya hidup yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan konseling kelompok teknik role playing terhadap pengendalian perilaku konsumtif siswa SMA Negeri 1 Deli Tua. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X di SMA Negeri 1 Deli Tua dengan jumlah 385 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala psikologi dengan alat pengumpulan data berupa skala perilaku konsumtif. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitaif, uji-t dan analisis observasi. Hasil penelitian ini ialah tingkat perilaku konsumtif siswa sebelum layanan konseling kelompok sebesar 77,4% berada pada kategori sangat tinggi, setelah diberikan treatment berupa layanan konseling kelompok teknik role playing diperoleh perilaku konsumtif siswa dalam diskusi kelompok 53,3% dengan kategori rendah. Hasil penelitian menunjukkan terjadi penurunan perilaku konsumtif pada peserta didik sebesar 24,1%. Hasil uji-t menunjukkan bahwa thitung= 22,990 > ttabel= 2,262 artinya Hipotesis alternatif (Ha) yang menyatakan ada pengaruh layanan konseling kelompok teknik role playing terhadap perilaku konsumtif siswa kelas X di SMA Negeri 1 Deli Tua, dinyatakan diterima.