Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Implementasi Gerakan Literasi Sekolah dalam Meningkatkan Literasi Peserta Didik Eka Julianto, Geraldy; Hasim, Wahid
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i1.1280

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan mengenai pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di SDN Campur Asri. Jenis penelitian yang dipilih yaitu pendekatan kualitatif desain penelitian kualitatif. Pada penelitian ini teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.  Instrumen yang digunakan yaitu pedoman wawancara, pedoman observasi dan pedoman studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan GLS di sekolah tersebut baru terlaksanakan dalam 2 fase yaitu pembiasaan dan pengembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pada tahap pembiasaan, terdapat beberapa kegiatan, antara lain membaca dalam hati, membaca nyaring, dan kegiatan menyimak yang berlangsung 15 menit sebelum memulai pembelajran, kegiatan GLS dalam tahap pembiasaan selanjutnya adalah membaca buku pada baca pojok di kelas. Selanjutnya tahap pengembangan, selama fase pengembangan, ada kegiatan terpandu dan membaca bersama. Siswa diberikan instruksi tidak hanya dengan membaca tetapi berbagai bentuk kegiatan lainnya seperti menulis puisi, membaca puisi, mendongeng dan membuat cerita pendek. Hal ini dilakukan agar kegiatan GLS di SDN Campur Asri membiasakan siswa untuk menjadi pelajar yang literat.
RANCANG BANGUN MESIN MILLING CNC MINI 3 AXIS PERHITUNGAN KOMPONEN ELEKTRIK, WIRING DAN KOMPONEN SPINDLE Wahid Hasim; Jamam Rizqi Robbi; Juanly Morten Purba; Adi Ramadhani; Ahmad Lutfi
Strength : Jurnal Penelitian Teknik Mesin Vol. 2 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Pamulang Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/strg.v2i1.44972

Abstract

Rancang bangun yang akan di lakukan bertujuan untuk merancang dan membuat sebuah mesin CNC mini 3-axis yang biasa di sebut mesin CNC milling.Karena begitu kompleksnya dalam merancang sebuah mesin CNC, maka pada proses perancangan di bagi menjadi 4 bagian (section). Di mana pada bagian ini hanya membahas masalah kelistrikan (electric).Perhitungan komponen kelistrikan yang tepat dapat membuat sebuah rancangan mesin menjadi efisien dan aman. Efisien di sini berarti tidak membuat sebuah rancangan yang berlebihan (overspec) dari spesifikasi awal yang berujung pada pemborosan biaya dan aman yang berarti semua komponen yang ada sudah memenuhi standard minimal yang di perlukan sehingga ketahanan dan kemanan mesin dapat maksimal. Kata Kunci : Prototype CNC milling mini 3 axis, Spindle, Electric motor.
ANALISA PENGARUH KETEBALAN BATU TAHAN API TERHADAP TEMPERATUR TUNGKU INCENERATOR MENGGUNAKAN SOLIDWORKS Sukron, Muhamad; Hasim, Wahid; Mauladi, Agil Rizkon; Santoso, Arif Budi; Shihabudin, Ahmad
Strength : Jurnal Penelitian Teknik Mesin Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Pamulang Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/strg.v2i2.52147

Abstract

Ruang bakar atau tungku incenerator merupakan bagian utama dari mesin incenerator yang berfungsi untuk menampung sampah yang akan di bakar. Pada saat pembakaran sampah temperatur mencapai lebih dari 800⁰C. Dengan temperatur yang tinggi tersebut perlu adanya pengkajian berkaitan dengan desain dan jenis material yang cocok yang mampu menahan temperatur tinggi. Material digunakan untuk menahan panas bagian dinding dalam atau isolator menggunakan fire brick SK 34 dan lapisan luar menggunakan besi plat ASTM A36 dengan dimensi luar tungku 650 x 650 x 650 mm. Tungku tediri dari dua tipe yaitu tipe A dan tipe B. Untuk mengetahui ketahanan panas pada tungku A dan B dilakukan metode perhitugan teori dan simulasi thermal menggunakan software solidworks 2022 dengan temperatur uji 600⁰C, 700⁰C, dan 800⁰C. Dari perhitungan teori dan simulasi thermal tungku B memiliki ketahanan panas yang lebih baik dengan nilai temperatur pada dinding 208⁰C dan temperature minimal pada simulasi 84⁰C pada temperature uji 800⁰C.
ANALISA KINERJA REM CAKRAM SEPEDA MOTOR SATRIA F150 CC Ady Saputra, Alfian; Hasim, Wahid; Alam Azis, Sahrul; Budi Wibowo, Setiya; Yudi Rawan, Firdhaus
Strength : Jurnal Penelitian Teknik Mesin Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Pamulang Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/strg.v2i2.52287

Abstract

Seiring bertambahnya peduduk maka perkembangan kendaraan juga semakin bertambah, untuk menjaga keselamatan saat berkendara maka ada komponen sistem rem yang menjadi salah satu komponen keselamatan pada kendaraan agar pengendara merasa lebih aman dan nyaman. Ada banyak jenis sistem pengereman pada kendaraan, salah satunya rem cakram. Rem cakram ini sangat cocok diaplikasikan pada kendaraan roda dua atau roda empat karena keefektifannya dalam pengereman dan faktor panasnya yang cepat dingin sehingga gesekan pada rem menjadi lebih maksimal.Analisa ini dilakukan pada sistem rem cakram sepeda motor 150 CC, untuk mengetahui besaran gaya yang terjadi pada rem cakram untuk kendaraan roda dua dengan analisis perhitungan dari komponen rem dengan kecepatan kendaraan 40km/h, 60km/h, 80km/h, 100km/h dan 120km/h serta jarak pengereman 5m, 10m, 15m, 20m, 25m, 30m, 35m dan 40m, diameter piston rem bawah 66mm, diameter piston rem atas 24mm menunjukan semakin besar pembebanan pedal rem maka gaya yang menekan master rem (F), gaya tekanan minyak rem (Poli), gaya yang menekan pad rem (S), dan gaya gesek pengereman (f) akan semakin besar, sedangkan semakin besar gaya yang menekan pedal rem maka jarak pengereman akan semakin kecil atau dekat.Pertimbangan yang relevan dari sistem pengereman dengan tangan pada handle sepeda motor adalah kekuatan atau gaya dari tangan yang menekan handle rem memiliki nilai gaya yang berbeda, hal ini dipengaruhi oleh jarak titik pin/engsel dengan titik gaya pada tangan. Gaya tangan untuk pengereman pada kecepatan rendah adalah 50N, dan pada kecepatan maksimal adalah 397N, lebih dari itu pengereman dianggap kurang nyaman.
Peran Guru dalam Meningkatkan Keterampilan Berfikir Kritis Siswa Melalui Model Pembelajaran Berbasis Masalah di SD Negeri 01 Trans Bangsa Negara Sholihin, Muhammad Irfani; Hasim, Wahid
ALACRITY : Journal of Education Volume 5 Nomor 2 Juni 2025
Publisher : LPPPI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/alacrity.v5i2.859

Abstract

This study aims to examine the role of teachers in improving the critical thinking skills of fifth-grade students at SD Negeri 01 Trans Bangsa Negara through a problem-based learning model. This study used a qualitative approach with a case study design. Data were collected through classroom observations, teacher interviews, and document analysis, including lesson plans. The results showed that although the problem-based learning model was proven to encourage students to think critically in a more varied way, the level of students' critical thinking abilities was generally still classified as moderate.
Analisa Kerusakan Ragum Sebagai Alat Penjepit Pada Proses Pemesinan Hasim, Wahid; Arif, Syaiful
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 5 (2025): Edisi Sep - Oktober 2025
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i5.6903

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab kerusakan ragum pada alat praktek di sekolah menengah kejuruan dan memberikan rekomendasi perbaikan untuk memperpanjang masa pakainya. Metode penelitian yang digunakan meliputi pengamatan langsung di lapangan, wawancara dengan dosen pembimbing, serta studi literatur untuk mendukung analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerusakan ragum disebabkan oleh dua faktor utama. Pertama, pukulan siswa terhadap ragum sebesar 10.000 N, yang melebihi kekuatan maksimum power screw ragum sebesar 9.674 N. Kedua, bentuk permukaan rahang penjepit yang datar tidak sesuai dengan bentuk benda kerja silindris, sehingga mendorong siswa untuk melakukan pemukulan tambahan. Berdasarkan temuan ini, direkomendasikan pembuatan bibir rahang penjepit ragum yang menyesuaikan bentuk benda kerja untuk mengurangi kerusakan dan meningkatkan efisiensi penggunaan ragum.
PERHITUNGAN MEKANIK PADA RANCANG BANGUN MESIN MILLING CNC MINI 3 AXIS Saputra, Alfian Ady; Hasim, Wahid; Saputra, Ferdi Hardian; Hardiansyah, Iman; Juhadi, Muhamad
Strength : Jurnal Penelitian Teknik Mesin Vol. 1 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Pamulang Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang dikerjakan ini merupakan bagian dari sebuah proses perancangan dan pengkonstruksian mesin CNC milling dengan orientasi gerak 3 axis ( sumbu x, y, dan z ) dan hasil perhitungan tentang analisa dari masing-masing sumbu. Metode dalam perancangan mesin ini adalah studi pustaka, riset lapangan dan tanya jawab. Proses pembuatannya melalui beberapa tahapan yaitu desain dan perancangan, pembuatan dan perakitan komponen, dan pengujian dan analisa.Kesimpulan dari rancang rancang bangun mesin CNC milling 3 axis yang membahas tentang sumbu x, y, dan z adalah pada mesin mini CNC Milling 3 Axis akan di pengaruhi beban pada saat mesin bekerja. Dan akan di tanggung oleh kekuatan poros pada saat akselerasi . dengan hasil perhitungan sumbu X (Tegangan tarik , tegangan tarik ), sumbu Y (Tegangan tarik , tegangan geser ), sumbu Z (Tegangan tarik , tegangan geser ). Sedangkan torsi dan defleksi puntiran pada poros ulir dari masing-masing sumbu, dengan mengaplikasikan beberapa rumus dan referensi lain dapat dinyatakan memenuhi syarat. Kata Kunci : Prototype CNC milling mini 3 axis, Sumbu X, Y, dan Z
RANCANG BANGUN MESIN MILLING CNC MINI 3 AXIS PERHITUNGAN MEKANIK SUMBU X, Y, DAN Z Wahid Hasim; Ikhsan Simanjuntak, Dito Refantino; Andreas Silaen, Edo Moris; Ubaidilah; Wulandari, Sovi
Strength : Jurnal Penelitian Teknik Mesin Vol. 1 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Pamulang Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang dikerjakan ini merupakan bagian dari sebuah proses perancangan dan pengkonstruksian mesin CNC milling dengan orientasi gerak 3 axis ( sumbu x, y, dan z ) dan hasil perhitungan tentang analisa dari masing-masing sumbu. Metode dalam perancangan mesin ini adalah studi pustaka, riset lapangan dan tanya jawab. Proses pembuatannya melalui beberapa tahapan yaitu desain dan perancangan, pembuatan dan perakitan komponen, dan pengujian dan analisa.Kesimpulan dari rancang rancang bangun mesin CNC milling 3 axis yang membahas tentang sumbu x, y, dan z adalah pada mesin mini CNC Milling 3 Axis akan di pengaruhi beban pada saat mesin bekerja. Dan akan di tanggung oleh kekuatan poros pada saat akselerasi . dengan hasil perhitungan sumbu X ( Tegangan tarik , tegangan tarik ), sumbu Y ( Tegangan tarik , tegangan geser ), sumbu Z ( Tegangan tarik , tegangan geser ). Sedangkan torsi dan defleksi puntiran pada poros ulir dari masing-masing sumbu, dengan mengaplikasikan beberapa rumus dan referensi lain dapat dinyatakan memenuhi syarat. Kata Kunci : Prototype CNC milling mini 3 axis, Sumbu X, Y, dan Z
Peran Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar dan Keterampilan Sosial Siswa Sekolah Dasar Sugiyanto, Sugiyanto; Hasim, Wahid
ALACRITY : Journal of Education Volume 5 Nomor 1 Februari 2025
Publisher : LPPPI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/alacrity.v5i1.641

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar dan keterampilan sosial siswa. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan study kasusu kualitatif dengan kepala sekolah sebagai informan utama, karena kepala sekolah memiliki peran penting dalam mengawasi, membimbing, serta mengontrol seluruh aktivitas yang berlangsung di sekolah. Untuk mencapai kevalidan data, kepala sekolah menunjuk sejumlah guru dan memilih beberapa siswa sebagai sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi yang dilanjutkan dengan wawancara mendalam sebagai metode utama. Selain itu, dokumentasi digunakan sebagai pelengkap untuk memperkaya hasil pengamatan dan wawancara. Proses analisis data dilakukan melalui langkah-langkah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Upaya meningkatkan motivasi belajar, guru menghubungkan materi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari siswa. Hal ini dilakukan dengan memanfaatkan berbagai fasilitas seperti penggunaan proyektor untuk menayangkan video dan gambar yang relevan dengan materi yang diajarkan. 2) Peran guru untuk memperbaiki keterampilan sosial siswa, guru mengimplementasikannya melalui perilaku dan sikap yang ditunjukkan dalam interaksi sehari-hari. Sebagai fasilitator, guru memberikan kemudahan bagi siswa dalam memahami materi pembelajaran, sambil membimbing mereka untuk mengaplikasikan keterampilan sosial yang baik dalam setiap kegiatan. Guru juga berperan sebagai teladan yang menunjukkan cara berinteraksi yang positif dengan orang lain, sehingga dapat memberikan contoh langsung bagi siswa.
Analisis Hambatan Belajar Siswa Terhadap Fasilitas Sekolah di SD Negeri Campur Asri Sari, Tyasa Anggita; Hasim, Wahid
ALACRITY : Journal of Education Volume 5 Nomor 1 Februari 2025
Publisher : LPPPI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/alacrity.v5i1.642

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh sarana dan prasarana terhadap proses pembelajaran di SD Negeri Campur Asri, dengan fokus pada fasilitas seperti laboratorium komputer dan perpustakaan. Fasilitas yang memadai sangat penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun fasilitas dasar seperti ruang kelas sudah memadai, ketiadaan laboratorium komputer dan keterbatasan koleksi buku menjadi hambatan dalam proses pembelajaran berbasis teknologi. Upaya sekolah dalam mengatasi kendala ini mencakup pengajuan anggaran untuk pengadaan fasilitas baru dan pelatihan teknologi bagi guru dan siswa. Pembahasan menyoroti pentingnya kolaborasi dengan pemerintah dan evaluasi rutin fasilitas untuk mendukung pembelajaran yang lebih efektif.