Claim Missing Document
Check
Articles

Kualitas Visual Koridor Jalan Raya Ubud Berdasarkan Persepsi Wisatawan Internasional Gabira Prakhasa Harianto; Jenny Ernawati
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koridor Jalan Raya Ubud merupakan wajah utama dari Ubud yang seharusnya dapat merepresentasikan citra kawasan, yaitu kawasan yang terkenal akan pemandangan alam, kekayaan seni, dan budaya. Kualitas visual koridor ini diukur oleh wisatawan internasional, karena dominansinya sebagai wisatawan di kawasan Ubud. Terdapat 4 segmen yang membagi koridor Jalan Raya Ubud berdasarkan karakter bangunan dan jalannya. Kualitas visual diukur dengan menggunakan skala semantik differential, serta menggunakan foto dan video sebagai stimulus. Survey berupa kuesioner digunakan untuk mengukur 120 persepsi wisatawan internasional yang sedang tinggal di Ubud. Hasil dari analisis mean score menemukan bahwa adanya indikasi perbedaan nilai kualitas visual pada beberapa segmen di koridor Jalan Raya Ubud. Ditemukan bahwa terdapat 3 faktor yang mendasari persepsi wisatawan internasional terhadap kualitas visual pada koridor Jalan Raya Ubud. Faktor Keistimewaan (Distinctiveness), yang menjelaskan tingkat keindahan dan keunikan dari koridor jalan raya. Terdapat juga faktor Keteraturan (Organization) yang menjelaskan dimensi keterpaduan dan kehijauan. Serta faktor Kesatuan (Unity), yang menjelaskan kesatuan bidang vertikal pada koridor Jalan Raya Ubud.   Kata Kunci: Kualitas Visual, Persepsi, Keistimewaan, Keteraturan, Kesatuan, Koridor Jalan Raya Ubud, Kecamatan Ubud, Bali Indonesia.
Evaluasi Kinerja Ruang Publik Terpadu Ramah Anak Kalijodo Jakarta Barat Muhammad Nurhasbi; Jenny Ernawati
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pada dasarnya ruang terbuka publik sangat dibutuhkan disuatu perkotaan yang memiliki jumlah penduduk yang banyak dan juga padat. Ruang terbuka publik biasa digunakan oleh berbagai macam kelompok serta usia. Salah satu kelompok yang membutuhkan ruang terbuka publik yaitu adalah anak-anak, sehingga menuntut perlu adanya konsep Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA). RPTRA merupakan gagasan yang berasal dari pemerintah DKI Jakarta demi mewujudkan Jakarta menjadi Kota Layak Anak (KLA). Terdapat lebih dari 200 RPTRA yang sudah terbangun di Jakarta, salah satunya yaitu RPTRA Kalijodo. Pada prakteknya RPTRA Kalijodo dibangun bertujuan untuk mewadahi segala aktivitas bermain anak. Akan tetapi berbagai macam aspek masih saja dikeluhkan oleh beberapa pengunjung dengan alasan keselamatan, kenyamanan, kebersihan, dan aspek-aspek lainnya. Oleh karena itu diperlukan adanya evaluasi kinerja Ruang Publik Terpadu Ramah Anak Kalijodo (RPTRA) dalam kurun waktu sejak dibangunnya RPTRA Kalijodo sampai pada tahun 2018, khususnya dalam mewadahi kegiatan yang ramah anak. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui аtаs kinerjа  RPTRА Kаlijodo sebаgаi ruаng publik yаng dаpаt mewаdаhi аktivitаs аnаk. Metode yang digunakan pada pengambilan data adalah pendekatan campuran antara kualitatif dan kuantitatif dan dalam mempresentasikan hasil data dengan menggunakan pendekatan deskriptif. instrumen penelitian berupa pengamatan langsung dengan menggunakan lembar observasi, kuisioner, wawancara dan dokumentasi. Hasil kuisioner tersebut lalu di analisis dengan menggunakan metode Mean score agar dapat mengetahui bagaimana kinerja dari aspek yang diteliti apakah masuk kedalam kategori baik, sedang, atau buruk. Hasil dari evaluasi kinerjа masih harus mendapat perhatian khusus dikarenakan kinerja RPTRА Kаlijodo mаsih diаnggаp belum memuаskаn terlihat dаri ketujuh аspek yang diteliti belum adanya аspek yаng mаsuk kedаlаm kаtegori bаik, bahkan terdapat dua aspek yang masuk kedalam kategori buruk yaitu aspek keselamatan dan juga aspek kenyamanan. Kata Kunci: RPTRA, Kinerja, Aspek, ramah anak. ABSTRACT Basically, public open spaces are highly needed in a city with high population density. One of the communities needing the public open spaces are the kids. One of the ways for it is making it up with a concept of Kid-Friendly and Integrated Public Spaces (RPTRA). RPTRA becomes one of the supporting means to make Jakarta a kid-friendly area. However, some visitors are still complaining about its safety, convenience, cleanliness and some other aspects. Hence it needs a performance evaluation to see the results of the performance of this Kalijodo's RPTRA since the day it was built until this year--2018, especially on accommodating kid-friendly activities. Based on such problem, the purpose of this research is to evaluate the performance of Kalijodo RPTRA as a public space which is capable of accommodating kids' activities. The method used for the data collecting is a combination of a qualitative and a quantitative approach. And for representing the results of the data, this research is using a descriptive approach. The research instrument is a live observation using observation sheet, questionnaire, interview and documentation. The result of the questionnaire is then analyzed by using the Meanscore method in order to classify the aspects above. The results of this performance evaluation say that RPTRA Kalijodo is still considered unsatisfying, because, of the 7 aspects, there is not a single aspect that gets a good grade. There are even 2 aspects getting bad grades; safety and convenience aspect. The recommendations given based on the results of this research are (1) Improving some of the facilities that are built for kids so that they are getting more kid-friendly and safer to use and (2) Improving the sensibility of determining the plants for the park, especially for covering it from the Sun in the afternoon. Keywords: RPTRA, Performance, Aspects, child friendly.
Pola Aktivitas Pemanfaatan Ruang Luar Kawasan Wisata Songgoriti Batu Shabrina Ghaisani; Subhan Ramdlani; Jenny Ernawati
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan wisata Songgoriti merupakan objek wisata peninggalan abad ke-10 dengan luas lahan sebesar ±4.5 hektar yang mengalami perkembangan sejak tahun 1984. Dengan berjalannya waktu, kawasan wisata Songgoriti mengalami pertumbuhan dari segi pengunjung, sarana, dan prasarana sehingga terjadi perluasan ruang yang dimanfaatkan untuk beraktivitas. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pola aktivitas pemanfaatan ruang luar pada kawasan wisata Songgoriti dengan keterkaitan pelaku aktivitas, waktu aktivitas, dan ruang aktivitas dengan harapan bahwa hasil penelitian dapat menjadi acuan dalam pengembangan kawasan kedepannya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan melakukan pengamatan di ruang-ruang yang ada di kawasan pada hari kerja dan hari libur. Diperoleh kesimpulan berbentuk pola aktivitas pemanfaatan ruang luar kawasan Songgoriti yang menjadi kajian untuk menjelaskan keterkaitan antara pelaku aktivitas, waktu aktivitas, dan ruang aktivitas di kawasan wisata Songgoriti Batu, seperti aktivitas jual-beli yang pemanfaatan ruangnya membentuk pola radial-linier dengan pasar wisata sebagai pusat.Kata kunci: aktivitas, pola, kawasan wisata
Konsep Desain Ruko Ramah Lingkungan Di Kota Malang (Studi Kasus di Jalan Soekarno Hatta, Malang) Viriya Panna Peksirahardjo; Jenny Ernawati; Wasiska Iyati
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 4 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.573 KB)

Abstract

Perkembangan ruko di Kota Malang mengalami peningkatan salah satunya yaitu di daerah Jalan Soekarno Hatta yang berdekatan dengan daerah. Pembangunan ruko selama ini kurang mempertimbangkan aspek iklim dan lingkungan Kota Malang yang potensial. Arsitektur ramah lingkungan dapat menjadi panduan dalam perancangan ruko yang dalam kajian ini dibatasi hanya pada 3 aspek yaitu pencahayaan, penghawaan dan drainase. Metode kanonik pragmatis digunakan untuk merumuskan desain terbaik melalui perbandingan standar yang ada dan berproses sesuai tiap jenjang analisis. Diawali dengan studi evaluasi ruko eksisting, selanjutnya dilakukan analisis sehingga menghasilkan konsep desain ruko ramah lingkungan yang terdiri dari konsep ruang, tapak dan bangunan. Konsep hirarki ruang yaitu ruang usaha, ruang transisi dan ruang privat pada paling atas. Konsep tapak berupa area dasar hijau 24%, resapan berupa 2titik sumur resapan dan 10titik biopori. Kemudian konsep bangunan yakni elevasi antar lantai minimal 3,5 meter, perbandingan tinggi bukaan 1:1,5 terhadap kedalaman ruang dan panjang lightshelves sebesar 0.5m dan 1meter pada sisi timur serta 1meter pada sisi barat.Kata kunci: ruko ramah lingkungan, konservasi energi, konservasi air
Impresi Wisatawan Nusantara dan Mancanegara terhadap Elemen Buatan Kawasan Monkey Forest, Ubud, Bali Aurelia Karen; Jenny Ernawati
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan Monkey Forest, Ubud, Bali merupakan hutan wisata yang dikelola oleh wargaDesa Adat Padangtegal, Ubud. Daya tarik utama kawasan Monkey Forest adalah monyetyang berkeliaran di dalam hutan. Kawasan Monkey Forest terdiri dari hutan alami yangberada di tengah kabupaten Gianyar, Bali, yang di dalamnya ditambahkan elemen-elemen buatan oleh warga setempat dengan tujuan keagamaan dan tujuan pariwisata. Keberadaan elemen buatan ini dapat memberikan kesan yang berbeda bagi wisatawan, baik positif maupun negatif. Terdapat tujuh atribut kesan yang diukur menggunakan semantic differential dengan tujuh skala interval. Pengambilan data diawali dengan observasi lapangan dan penentuan stimuli yang menggunakan participant photography. Analisis menggunakan metode kuantitatif yang memanfaatkan software statistik, yaitu SPSS. Hasilpenelitian diolah dengan metode mean score, analisis faktor, analisis t-test, dan analisis regresi. Penelitian menghasilkan bahwa wisatawan nusantara dan mancanegara cenderung memberikan kesan positif terhadap elemen buatan yang mengandung unsurbudaya di dalam kawasan Monkey Forest, terutama elemen buatan patung. Berdasarkanhasil analisis faktor, didapatkan dua dimensi pokok kesan, yaitu attractiveness dancoherence. Atribut kesan rasa suka dijadikan salah satu dimensi pokok kesan. Kesancoherence, dan rasa suka wisatawan nusantara dan mancanegara terdapat perbedaan yangsignifikan. Sedangkan kesan attractiveness kedua ketegori wisatawan sama.
Perancangan Balai Latihan Kerja Industri dengan Pendekatan Pola Pergerakan Pengguna Aldo Wicaksono Siregar; Jenny Ernawati; Tito Haripradianto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 4, No 4 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1183.605 KB)

Abstract

Dalam perkembangan di era modernisasi sekarang ini, kebutuhan dalam bidang teknologi dan industri semakin menanjak tajam, dengan dilakukannya pasar tunggal di kawasan asia tenggara pada akhir tahun 2015, ini memberikan dampak yang cukup besar terhadap bursa ketenagakerjaan, persaingan di bursa tenaga kerja akan meningkat drastis, diberlangsungkan nya pasar tunggal di kawasan asia ini dimaksudkan agar daya saing ASEAN meningkat serta bisa dapat menyanyingi beberapa negara maju yang ada di luar ASEAN, dibentuknya pasar tunggal yang atau Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) ini memungkinkan satu negara menjual barang dan jasa dengan mudah di negara – negara lain diseluruh Asia Tenggara. Penguasaan keterampilan dalam bidang industri dan teknologi banyak dibutuhkan, dengan demikian program pemerintah adalah dengan menyediakan tempat memperdalam kemampuan untuk dapat bersaing di dunia kerja, BLKI atau Balai Latihan Kerja Industri adalah salah satu solusi dalam meningkatkan keterampilan tenaga kerja, dengan sifat BLKI yang mempunyai aktivitas tinggi dan berfungsi sama dengan bengkel maka aktivitas yang terjadi juga sangat tinggi, maka perancangan BLKI sudah seharusnya memperthatikan aktivitas yang terjadi didalamnya, dengan menggunakan metode behavior mapping dan didukung dengan simulasi space syntax diharapkan perancangan BLKI yang memfokuskan pada konfigurasi ruang dapat di rancang dengan apik dan baik.Kata Kunci: Balai Latihan Kerja Industri, BLKI, Behavior Mapping,Space Syntax
KARAKTERISTIK VISUAL FASAD BANGUNAN PADA KAWASAN KOMERSIAL BERSEJARAH (STUDI KASUS: JALAN KH WACHID HASYIM KOTA PASURUAN) frida ayu auliyah ardina; Jenny Ernawati
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Bangunan bergaya kolonial Belanda masih banyak dijumpai di Indonesia yang dimana bangunan tersebut disesuaikan dengan iklim dan kondisi yang ada di Indonesia. Bangunan yang masih bertahan di Indonesia memiliki nilai sejarah yang tinggi dan menjadi bagian dari cerita sejarah pembentukan suatu kota. Warisan arsitektur yang perlahan hilang dapat memutuskan mata rantai yang menghubungkan masa lalu dan masa sekarang. Hal ini mengakibatkan hilangnya suatu identitas dari suatu tempat yang sebenarnya telah dibentuk. Pada penelitian mengenai studi karakteristik fasad bangunan pada Koridor Jalan KH. Wachid Hasyim Kota Pasuruan dilakukan penelitian terhadap elemen fasad bangunan yang ada di lokasi studi yang kemudian ditemukan tipologi elemen elemen fasad yang ada pada lokasi penelitian. Penelitian ini melihat dari 12 elemen fasad yakni Bentuk Masa Bangunan, Jendela, Pintu, Atap, Fasad Bangunan, Material, Warna, Teksture, Penanda/Papan Iklan, Pembayangan/Sun Shadding, Set Back dan Ornament. Hasil akhir penelitian ialah gaya arsitektural yang dominan pada kawasan tersebut.   Kata kunci: Elemen Fasad, Karakteristik, Tipologi
Keberadaan Fungsi Bangunan Sekitar dalam Membentuk Pemanfaatan Ruang Koridor Jalan di Pusat Kota Pasuruan Elita Merry Pratiwi; Jenny Ernawati; Triandriani Mustikawati
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Pasuruan memiliki suatu daya tarik yang sangat menonjol, didukung dengan adanya kegiatan keagamaan khususnya agama Islam yang telah menjadi budaya masyarakat Kota Pasuruan. Kegiatan keagamaan ini berpusat pada Masjid Jami’ Al Anwar yang berada di Jalan Wachid Hasyim Kota Pasuruan, tepat di belakang Masjid Jami’ terdapat Makam KH. Abdul Hamid, keduanya termasuk dalam Wisata Religi Kota Pasuruan, sehingga menjadi tempat yang selalu dikunjungi oleh masyarakat setempat maupun luar kota. Jalan Wachid Hasyim ini berada di pusat kota yang juga merupakan Kawasan Perdagangan, sehingga menimbulkan penumpukan aktivitas pemanfaatan di ruang koridor jalan tersebut. Beragamnya aktivitas muncul karena dipengaruhi dengan fungsi bangunan yang ada di sekitar hal ini dibutuhkan pula pemenuhan terhadap elemen-elemen perancangan kota yang dapat menunjang aktivitas pemanfaatan tersebut. Pengamatan lapangan yang dilakukan untuk mengetahui pemanfaatan ruang koridor jalan melalui pendekatan environmental behavior dengan menggunakan behavioral mapping yaitu place centered mapping. Kondisi eksisting akan diidentifikasi yang selanjutnya akan dianalisis pemanfaatan ruang koridor jalannya. Pendekatan behavioral mapping yang diaplikasikan dalam pemanfaatan ruang koridor jalan, disesuaikan dengan teori-teori dari Hamid Shirvani tentang elemen-elemen perancangan kota khususnya sirkulasi (jalur pejalan kaki dan sirkulasi kendaraan), fasilitas parkir, dan pedagang kaki lima.Kata kunci: ruang koridor jalan, fungsi bangunan, pemanfaatan ruang
POLA AKTIVITAS PADA RUANG PUBLIK TAMAN BUNGKUL SURABAYA Retty Puspasari; Jenny Ernawati; Noviani Suryasari
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang publik menjadi salah satu fenomena unik dalam sebuah kawasan kota. Sebagai salah satu ruang publik Kota Surabaya, Taman Bungkul dituntut mampu mewadahi berbagai macam aktivitas sosial-rekreatif. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pola aktivitas dalam satu kawasan ruang publik Taman Bungkul serta pemanfaatan ruangnya. Pola aktivitas tersebut dipengaruhi oleh sistem seting yang ada. Metode observasi dengan teknik placed-centered mapping digunakan sebagai alat untuk mengetahui pola aktivitas, tingkat kepadatan serta kecenderungan pemanfaatan ruang dan atribut ruang bagi berbagai macam aktivitas yang ada. Pengamatan dilakukan pada siang dan malam hari pada hari kerja dan hari libur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tata lingkungan fisik pada Taman Bungkul sebagai suatu sistem seting ruang publik harus sesuai untuk mengakomodasi aktivitas orang-orang.Kata Kunci: pola aktivitas, pemanfaatan ruang, ruang publik, sistem seting
Preferensi Mahasiswa terhadap Faktor Kenyamanan dalam Beraktivitas pada Ruang Makan Kafetaria di Universitas Brawijaya Sofie Ikharul Januarti; Jenny Ernawati; Rinawati P Handajani
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (893.891 KB)

Abstract

Kafetaria kampus lebih dari sekedar tempat makan—kafetaria adalah sebuah tempat untuk bersosialisasi dan bersantai bagi mahasiswa. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui kenyamanan mahasiswa UB terhadap desain ruang makan kafetaria UB dan pengaruh kenyamanan desain kafetaria terhadap preferensi mahasiswa dalam beraktivitas di ruang makan kafetaria UB. Lima ruang makan kafetaria UB dijadikan sebagai sampel obyek lokasi pada kajian ini. Lima variabel kenyamanan desain ruang makan kafetaria yang menjadi fokus kajian adalah aspek fungsi, tata ruang, perabotan, pencahayaan, dan suasana. Kajian ini menggunakan dua metode yaitu analisis-deskriptif kualitatif dan metode analisis-deskriptif kuantitatif dengan pendekatan statistik yaitu dengan menggunakan kuesioner dengan multiple-rating scale, analisis nilai rata-rata, analisis korelasi dan regresi. Studi ini mengidentifikasikan bahwa mahasiswa UB menyukai apabila kafetaria difungsikan sebagai tempat makan, bersosialisasi, dan bersantai, dan merasa cukup nyaman dengan desain 5 ruang makan kafetaria UB secara keseluruhan. Selain itu, aspek suasana dan penataan perabot dengan sistem grid teridentifikasi sebagai faktor pengaruh preferensi mahasiswa dalam beraktivitas di ruang makan kafetaria UB.Kata kunci: Kafetaria kampus, desain ruang makan kafetaria, preferensi mahasiswa, kenyamanan mahasiswa
Co-Authors Abidzar Al Ghifari Abraham M. Ridjal Abraham M. Ridjal Adelia Ayu Astrini Adisty Yoeliandri Putri Agung Murti Nugroho Agus Dwi Wicaksono Aisyah Ridha Rahmawati Al Farisa, Zai Dzar Aldo Wicaksono Siregar Aldy Adyargha Almira Ramadanti Ana Adiba Anggie Nabila Pitaloka Annisa Sukma Ningrati Annisa Tjahya Fitrianty Antariksa Antariksa Antariksa Sudikno Antonio Heltra Pradana ariadne hartati Ashiddiqy Adha Atikah Hardiyana Aurelia Karen Ayunastuti Dian Pratiwi Baskoro Azis Budi Tri Wijaya Chairil Budiarto Amiuza Cynthia Luna Kanadeva Damayanti Asikin Damayanti Asikin Damayanti Asikin Dea Andia Deandra Putri, Putu Ratih Desy Suryya Fatmaningtyas Dewantara, I Dewa Agung Wasthu Devasya Dita Ayu Alferina Dyaning Wahyu Primasari Elita Merry Pratiwi Ema Y. Titisari Ema Y. Titisari Eni Zuliana Erisa Ardiansari Erisa Ardiansari, Erisa Erwin Feisal Fahmi Esperanza, Dhiba Faisal Bahar Faizal Ardiansyah Sangadji Faizal Ardiansyah Sangadji, Faizal Ardiansyah Fanda, Aigan Mubiena fenny widiana frida ayu auliyah ardina Gabira Prakhasa Harianto Galih W. Pangarsa Galih W. Pangarsa Ganesha Alif Ramadhan Haru Agus Razziati Helena Ramantika Herry Santosa Herry Santosa Herry Santosa I Kadek Rama Saputera Imroatin Nurillah Indyah Martiningrum Jhon Andrew Hasudungan Joko Triwinarto Joko Triwinarto Santoso Juniawan Adhari Kartika Lestari Gladysia Kukuh Alfandhi Kurniawan Kusdiwanggo, Susilo Lilla Arifah Lisa Dwi Wulandari M. Miftah Luqmanul Hakim Made Bayu Permana Antara Mala Azizatul Mukhoyyaroh Mohammad Amarullah Mohammad Bisri Muhammad Nurhasbi Mutiah Abdat Nabila Az Zuhroh Nabila Marsha Herawati Nadia Pusparini Ni Putu Tenesya Mutiara Oktamaya Laksmi Nisa Nurillah, Luthfiyatun Noviani Suryasari Nugroho, Rahadian Nur Fauziah Nur'izzah, Nadhilah Olivia Caterine Dora Maran PANGARSA, Galih Widjil Pertiwi, Nanda Dewi Putri, Putu Ratih Deandra Rahadian Nugroho Rendy Utama Retty Puspasari Reza Hidayatullah Ridjal, Abraham Mohammad Rinawati P. Handajani Rinawati Pudji Handajani Ririn Dwi Lestari rizkiyana syafira zahra Rr. Putri Salsabila Azka Nadya Halim saviratri sekar nusa Savria Vilia Roza Shabrina Ghaisani Sigmawan Tri Pamungkas sindyarti mulia jaya Slamet . Slamet Slamet Sofie Ikharul Januarti Subhan Ramdlani Sudiaryandari Sudiaryandari Susilo Kusdiwanggo, Susilo Tito Haripradianto Triandriani Mustikawati Triwinarto, Joko Tyas Pinendita U Bayu Santosa Vanbalden Halasson Sihaloho Vidya Septianty Viriya Panna Peksirahardjo Wasiska Iyati Wayan Gita Tresna Anggari WENTI HIDAYAH NUR SYADZA Widiana, Fenny Widya Agatha Putri Wildha Mardhatillah Woro Nimas Sekar Ayu Intan Kartikasari Wulan Astrini Zai Dzar Al Farisa Zati Ulwa Lina Fadia