Claim Missing Document
Check
Articles

Belanja Modal dan Tingkat Inflasi serta Dampaknya pada Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Lombok Timur Tahun 2010-2019 Hailuddin; Utami Nourmalita; Baiq Saripta Wijimulawiani
Journal of Economics and Business Vol 8 No 1 (2022): Ekonobis, Maret 2022
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v8i1.89

Abstract

Pada dasarnya penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh belanja modal dan tingkat inflasi secara parsial dan simultan terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan data sekunder selama kurun waktu 2010-2019. Sedangkan analisis datanya menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan belanja modal dan tingkat inflasi ternyata memiliki pengaruh sangat nyata (signifikan) terhadap pertumbuhan ekonomi Lombok Timur. Namun secara parsial hanya belanja modal yang memiliki pengaruh signifikan pada pertumbuhan ekonomi, sedangkan tingkat inflasi tidak berpengaruh signifikan.
ANALISIS PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DI KABUPATEN LOMBOK UTARA (STUDI KASUS PERENCANAAN PARTISIPATIF TAHUN 2009-2013) Masjudin Ashari; . Wahyunadi; . Hailuddin
Jurnal Ekonomi & Kebijakan Publik Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : Pusat Penelitian, Badan Keahlian DPR RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22212/jekp.v6i2.354

Abstract

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan suatu daerah sebab APBD menggambarkan prioritas dan arah kebijakan pemerintahan dalam satu tahun anggaran yang bertujuan untuk menyejahterakan masyarakat. Untuk itu, kepentingan rakyat harus menjadi prioritas utama dalam penganggarannya sesuai kondisi problematika daerahnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses perencanaan partisipatif dan bagaimana penyerapan partisipasi masyarakat pada APBD Kabupaten Lombok Utara tahun 2009-2013 serta faktor-faktor yang memengaruhi tingkat penyerapan partisipasi masyarakat tersebut. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang menggunakan paradigma interpretatif dengan pendekatan fenomenologi, sedangkan data dikumpulkan melalui wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses partisipatif yang melibatkan masyarakat hanya terjadi pada tahap penyelidikan, perumusan masalah, identifikasi daya dukung, dan perumusan tujuan, tidak pada tahap penetapan langkah-langkah rinci dan perancangan anggaran. Tingkat penyerapan partisipasi masyarakat pada APBD Kabupaten Lombok Utara tahun 2009-2013 adalah sangat baik dengan tingkat serapan anggaran rata-rata dalam 5 tahun terhadap belanja langsung 5 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) adalah sebesar 50,36 persen. Faktor yang memengaruhi tingkat penyerapan partisipasi tersebut adalah (1) ketersediaan anggaran, (2) kepentingan politik, (3) kualitas usulan, dan (4) tingkat kepentingan (urgensi).
Pengaruh Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga, Investasi Swasta dan Belanja langsung Pemerintah Daerah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Lombok Timur Tahun 2001-2017 Padli Padli; Hailuddin Hailuddin; Wahyunadi Wahyunadi
JIAK : Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Vol 9 No 1 (2020): JIAK
Publisher : P4M STIE Putra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32639/jiak.v9i1.356

Abstract

This study aims to analyze household consumption expenditure, private investment and direct local government expenditure on economic growth in East Lombok Regency and analyze which variables have a dominant influence on economic growth in East Lombok Regency. This research is a type of causal research with quantitative methods using multiple linear regression analysis methods. The dependent variable in this study is economic growth, household consumption expenditure, private investment and direct regional government expenditure as the independent variable. The results showed that household consumption expenditure and private investment had no significant effect on economic growth. While the local government direct expenditure variable has a significant effect on economic growth. The local government direct expenditure variable has a dominant influence on economic growth, while the variable with the smallest influence on economic growth is the household consumption variable.
Pengembangan Ekonomi Pelaku Usaha Rumah Tangga di Desa Rempung Lombok Timur Hailuddin Hailuddin; Mukmin Suryatni; Irwan Suriadi; Endang Astuti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.468 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i1.617

Abstract

Pengembangan ekonomi khususnya untuk usaha rumah tangga dimaksudkan untuk penggalian potensi-potensi kemandirian dan pengembangan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan dan pengembangan ekonomi dalam pengelolaan sumber daya potensial secara berkelanjutan. Terkait dengan hal itu, pembinaan ini bertujuan untuk memberikan motivasi, pengetahuan dan tehnik dalam mengelola dan mengembangkan usaha  yang dijalani, baik secara individu maupun berkelompok bagi masyarakat. Dengan berlandaskan pada subtansi yang dimaknai bahwa penataan dan pengembangan usaha rumahan ini berlandaskan pada  ketersediaan sarana produksi lokal, pengolahan dan penataan output yang dikendalikan oleh masyarakat secara mandiri dan berkesinambungan.  Subyek dari kegiatan ini adalah kelompok maupun individu para pelaku usaha rumahan di Desa Rempung Lombok Timur. Pelaksanaan kegiatan penyuluhan ini menggunakan metode diskusi, ceramah dan ramah tamah. Hasil dari kegiatan ini adalah banyaknya hal yang diungkapkan oleh peserta dalam memulai usaha, seperti bagaimana membangun usaha, apa persiapannya, bagaimana dengan permodalan, pemasarannya kemana dan lain-lain. Karena itu tim mengajak mereka dulu untuk membangun kemitraan usaha bersama untuk menampung permasalahan usaha yang mereka tekuni. Selanjutnya dipaparkan tentang bagaimana menekuni suatu usaha dan dilanjutkan dengan penjelasan tentang pengetahuan manajemen usaha. Ahirnya harapan tim penyuluh, mereka bisa melakukan usaha dengan pemahaman perencanaan usaha serta motivasi  untuk membangun dan menekuni usaha mereka dengan baik agar bisa berkembang.
Membangun Usaha Dengan Pola KUBE (Kelompok Usaha Bersama) pada Pelaku Usaha Rumahan di RW. Ihlas Desa Rempung Lombok Timur Hailuddin Hailuddin; Mukmin Suryatni; Irwan Suriadi; Endang Astuti; Sofiaty Wardah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.672 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.938

Abstract

Membangun dan mengelola usaha secara mandiri dan berkelompok dimaksudkan untuk penggalian potensi-potensi kemandirian dan pengembangan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan dan pengembangan ekonomi dalam pengelolaan sumber daya potensial secara berkelanjutan. Dengan berlandaskan pada substansi yang dimaknai bahwa penataan dan pengembangan usaha secara bersama pada usaha kecil berlandaskan pada ketersediaan sarana produksi lokal, pengolahan dan penataan output yang dikendalikan oleh masyarakat secara mandiri dan berkesinambungan. Subyek dari kegiatan ini adalah kelompok maupun individu para pelaku usaha dan usaha pemula pada masyarakat RW. Ihlas Rempung Lombok Timur. Pelaksanaan kegiatan penyuluhan ini menggunakan metode diskusi, ceramah dan ramah tamah. Pada intinya, penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan motivasi, pengetahuan dan teknik dalam mengelola usaha secara bersama yang jalani, baik secara individu maupun berkelompok agar mereka menyadari perlunya mitra kerja serta membangun kebersamaan antar individu dalam kelompok.  Berbagai hal diungkapkan oleh peserta dalam memulai usaha, seperti bagaimana memulai usaha, apa persiapannya, bagaimana dengan permodalan, pemasarannya kemana dan lain-lain. Pada prinsipnya tim mengajak peserta dulu untuk membangun kemitraan usaha bersama untuk menampung permasalahan usaha yang mereka hadapi. Selanjutnya dipaparkan tentang bagaimana memulai suatu usaha dan dilanjutkan dengan penjelasan tentang pengetahuan manajemen usaha. Akhirnya harapan tim penyuluh, mereka bisa memulai usaha secara berkelompok dengan pemahaman perencanaan usaha serta mereka termotivasi untuk mulai terjun dalam membangun suatu usaha dengan baik dan bisa berkembang.
Pengembangan Potensi Alam dan Lingkungan sebagai Daya Tarik Wisata (Studi Kasus Desa Wisata Sapit Lereng Rinjani). Hailuddin; Mahyuddin Nasir; Mukmin Suryatni; Akung Daeng; Satarudin; Sofiati Wardah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.336 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i1.1391

Abstract

Desa Sapit merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Suwela Lombok Timur. Desa ini memiliki kesamaan dengan desa Sembalun karena sama-sama berada di lereng gunung rinjani. Sapit termasuk desa tua karena sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Mengacu pada posisi geografisnya, desa Sapit memiliki posisi strategis karena dinaungi oleh gunung rinjani yang merupakan salah satu geopark dunia saat ini. Posisi inilah yang membuka peluang Sapit dapat memposisikan dirinya sebagai desa wisata yang bisa diandalkan. Potensi obyek wisata yang bisa dijual desa ini antaranya adalah alam dan lingkungan yang bernuansa pegunungan dan bukit. Hawa dingin dan sejuk selalu menyelimuti setiap orang yang berkunjung. Jika waktu pagi dan sore hari, orang bisa menikmati panorama puncak rinjani dengan begitu dekat. Lekuk puncak dan pepohonan yang diselimuti awan begitu jelas terlihat. Kalau mengarahkan pandangan kebawah (selatan), maka terlihat dengan jelas pantai Labuhan Lombok dan sekitarnya, hamparan Kecamatan Suwela, Pringgabaya bahkan kota Selong bisa dilihat dengan jelas terutama pada malam hari dengan kerlap kerlip lampunya. Selain alam, terdapat juga peninggalan sejarah berupa Pal Jepang diatas bukit, yaitu bangunan peninggalan Jepang sebagai simbul penguasaan Jepang saat perang dunia II. Pal ini bisa dijangkau dengan jalan kaki mendaki bukit kaki Rinjani selama 4 jam dari desa Sapit. Disekitaran Pal Jepang tersebut tersedia area untuk camping ground untuk para pencinta alam. Kelompok sadar wisata Desa Sapit selama ini kurang memahami potensi unggulan desa ini. Oleh karena itu tim pengabdian melakukan pendampingan, penyuluhan dan pencerahan mengenai pengembangan desa wisata, produk unggulan desa dan pemanfaatan rumah warga sebagai homestay. Pengabdian ini telah dilaksanakan dengan menggunakan model focus group discussion dan supervisi lapangan untuk identifikasi potensi-potensi tersebut.
STANDAR PEMBERIAN GAJI PEGAWAI TIDAK TETAP (PTT) DALAM MENCAPAI TINGKAT KESEJAHTERAAN PEGAWAI PADA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA MATARAM An Nisa Rauhul fauziah; Hailuddin Hailuddin; Gusti Ayu Arini
JOURNAL of APPLIED BUSINESS and BANKING (JABB) Vol 3, No 2 (2022): November
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.021 KB) | DOI: 10.31764/jabb.v3i2.10983

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa tingkat kesejahteraan Pegawai Tidak Tetap (PTT) Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram. Hasil analisis dan pembahasan yang dilakukan berdasarkan kriteria tingkat kesejahteraan BKKBN.Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian deskriftif kuantitif, dengan menggunakan sampel survey dengan teknik pengumpulan data mnggunakan kuisioner (angket), dokumentasi, dan studi pustaka. Dari populasi sejumlah 729 orang, peneliti mengambil 88 sampel untuk diamati lebih dalam. Penelitian menunjunkkan bahwa tingkat kesejahteraan PTT Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram atas gaji yang diterima setiap bulannya, mayoritas PTT masuk dalam Tahapan Keluarga Sejahtera II karena terdapat 58 orang (66%). Sedangkan sisanya termasuk dalam tahapan keluarga sejahtera III, dan tahapan keluarga sejahtera I / Miskin. Salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat kesejahteraan PTT Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram masuk dalam kategori tahapan keluarga sejahtera II yaitu karena PTT rata-rata memiliki keluarga (istri/suami) yang juga memiliki penghasilan atau bekerja sampingan.
ANALISIS PENGARUH PENDIDIKAN, TINGKAT UPAH DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Nur Haida Haspa; Hailuddin; Satarudin
Journal of Economics and Business Vol 9 No 1 (2023): Ekonobis, Maret 2023
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v9i1.126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan, tingkat upah dan pertumbuhan ekonomi terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja di Provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2017-2021. Data penelitian menggunakan data sekunder melalui pendekatan analisis data panel dengan pendekatan Random Effect Model (REM). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pendidikan berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja di Provinsi NTB. Sebaliknya variabel tingkat upah dan pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja di daerah ini. Selanjutnya pengaruh secara bersama/simultan faktor pendidikan, tingkat upah dan pertumbuhan ekonomi memiliki peran yang signifikan terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja di Provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2017-2021.
PEMBINAAN DAN PENDAMPINGAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) DALAM MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT DI KELURAHAN GOMONG SELAPARANG KOTA MATARAM Akung Daeng; Ihsan Ro'is; Hailuddin Hailuddin; Helmy Fuady; Muhammad Alwi
Jurnal Abdimas Sangkabira Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Abdimas Sangkabira, Juni 2023
Publisher : Program Studi Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdimassangkabira.v3i2.455

Abstract

Pengembangan usaha baik berskala besar maupun kecil telah lama mendapat perhatian pemerintah dan swasta. Bentuk perhatian diwujudkan dalam upaya pembinaan dan pengembangan seperti penyuluhan, pembinaan, pendampingan, pelatihan, motivasi, konsultasi, studi banding.  Penyuluhan ini menggunakan metode ceramah, tanya jawab, diskusi dan ramah tamah. Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah, khususnya usaha disektor informal. Dalam penyuluhan dan pembinaan ini perhatian utama diarahkan pada faktor-faktor yang mendukung dalam pemberdayaan usaha dalam rangka pengembangan dan kelangsungan usaha. Kemudian pada akhirnya mereka dapat meningkatkan ketrampilan dalam pengelolaan dan pengembangan usaha secara berkelanjutan. Manfaat yang diharapkan dari penyuluhan dan pembinaan ini adalah adanya peningkatan kemampuan dalam pemberdayaan usaha  dan keterampilannya dalam mengembangkan usahanya. Manfaat yang diharapkan  setelah adanya penyuluhan timbul motivasi dan menyadari perlunya ada kerja keras dan keuletan dalam memperlancar usahanya.
DINAMIKA KEPENDUDUKAN DALAM ASPEK EKONOMI DIMASA PANDEMI COVID-19 DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Akung Daeng; Hailuddin; Ihsan Rois
Journal of Economics and Business Vol 9 No 2 (2023): Ekonobis, September 2023
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v9i2.147

Abstract

Permasalahan penduduk merupakan salah satu dari permasalahan utama negara berkembang seperti di Indonesia. Di masa pandemi, permasalahan penduduk semakin kompleks dan serius. Penelitian ini bertujuan Untuk menganilis dinamika kondisi kependudukan mempengaruhi perubahan aspek ekonomi di masa pandemi COVID-19 di Provinsi NTB. Dalam penelitian ini digunakan variabel CBR (Tingkat Kelahiran Kasar) ,CDR (Tingkat Kematian Kasar), NMR (Tingkat Migrasi Bersih) dan data PDRB harga berlaku konstan 2010 dari tahun 2011-2021, serta menggunakan alat analisis regresi linear berganda. Tingkat kelahiran berpengaruh negatif dan signifikan terhadap PDRB, artinya jika terjadi kenaikan 1 satuan CBR, maka akan terjadi penurunan sejumlah 0,00046 satuan dari PDRB. Bila rasio ketergantungan makin rendah, maka makin rendah beban yang ditanggung oleh penduiduk usia produktif untuk menanggung biaya penduduk yang memiliki usia tidak produktif semakin rendah. Tingkat kematian berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap PDRB, artinya jika terjadi kenaikan 1 satuan CDR, maka terjadi kenaikan sejumlah 0.006155 satuan dari PDRB. Hal ini menunjukkan bahwa pengaruh tingkat kematian terhadap PDRB adalah positif namun tidak signifikan. Migrasi penduduk (NMR) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap PDRB, artinya akan ada kenaikan 1 satuan NMR apabila ada penurunan sejumlah 0,00037 satuan dari PDRB. Di NTB mempunyai trend negatif yang mana angka migrasi keluar lebih banyak dari pada migrasi masuk. Hal ini menjelaskan bahwa lebih banyak penduduk yang keluar dan mengindikasikan perekonomian NTB, khususnya lapangan pekerjaan, yang dirasa belum memenuhi standar hidup dibandingkan wilayah lain.
Co-Authors Abdul Azis Bagis Abdul Farid Abdul Manan Abdul Manan Ade Paranata Adiputra, Gusti Bagus Ngurah Adi Putra Adzin, M. Adzin Sadid Agustiani, Eka Akung Daeng Akung Daeng Akung Daeng Aldiansyah, Chelvin An Nisa Rauhul fauziah Anjani, Baiq Tesa Azminda, M. Azwa Fidar Bagis, Abdul Azis Baiq Ismiwati Baiq Saripta Wijimulawiani Baiq Saripta Wijimulawiani Didy Ika Supryadi Diswandi Dwi Budi Santoso Eka Agustiani Elya Resta Desthasya Endang Astuti Endang Astuti Endang Astuti Endar Pituringsih Fadliyanti, Luluk Fadliyanti, Luluk Febrianti, Nadia Gusti Ayu Arini Hasil Tamsil Helmy Fuady Ihsan Rois Irwan Suriadi Irwan Suriadi Irwan Suriadi Iwan Harsono Khalid Abjadi Kholbi, Imam Kisman Lukmanul Hakim Mahyuddin N Mahyuddin Nasir MARIA BINTANG Masjudin Ashari Mohammad Hasil Tamzil Muhammad Afif Muhammad Alwi Muhammad Dzul Fadlli Mukmin Suryatni Mukmin Suryatni Mukmin Suryatni, Mukmin Murianto Nabilah Nabilah Nur Ainisah Nur Haida Haspa Nurhaliza, Nurhaliza Padli Padli Padli Padli Rahman Rahman Rejeki Permatasari, Mayada Dwi Riska Febriana, Nur Wahyu rizka amalia Rizka Amalia Romadhon, Muhammad Usama Fikri S, I Dewa Ketut Yudha Sadid, M. Adzin Satarudin Saumatur Rizky Siti Fatimah Siti Helmyati SITI MARYAM Siti Sriningsih Sofiati Wardah Sofiaty Wardah Sucipto, Bambang Suhartini Suhartini Sujadi Sujadi Suprayanti MD Taufan Handika Thatok Asmony Tiara Sari, Agnes Utami Nourmalita Wafik, Ahmad Zaenal Wahyunadi , Wahyunadi Wahyunadi Wahyunadi Wahyunadi, Wahyunadi Wahyuni, Yayu Dwi Wardah, Sofiati Wulandari, Baiq Inayang Yulia Hafijah Zaenab Zahro, Hastina Zainal Abidin