Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS EFEKTIVITAS PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DALAM UPAYA PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI DESA BERARE KECAMATAN MOYO HILIR KABUPATEN SUMBAWA Aldiansyah, Chelvin; Hailuddin, Hailuddin; Astuti, Endang
Jurnal Oportunitas : Ekonomi Pembangunan Vol. 3 No. 1 (2024): Oportunitas, Maret 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/oportunitas.v3i1.578

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui/melihat Efektivitas Program Keluarga Harapan (PKH) dalam upaya penanggulangan kemiskinan di Desa Berare Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa. PKH merupakan salah satu program kebijakan pemerintah dalam pengentasan kemiskinan. Penelitian ini adalah penelitian lapangan yang menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan datanya melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dari data-data yang telah dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukan efektivitas PKH yang diukur melalui empat indikator yaitu ketepatan sasaran program, sosialisasi program, pengetahuan dan ketepatan tujuan program serta pemantauan program menunjukan bahwa PKH di Desa Berare telah berjalan dengan efektif. Terdapat beberapa aspek keberhasilan PKH pada kehidupan keluarga miskin/rentan di Desa Berare, dapat dilihat dari indikator yaitu pemenuhan kebutuhan pokok, peningkatan kualitas Kesehatan, pemenuhan Pendidikan bagi anak, mengurangi beban pengeluaran dan menciptakan perubahan perilaku dan kemandirian KPM dalam mengakses layanan Kesehatan, Pendidikan serta kesejahteraan sosial.
Analysis of Village Fund Management in Efforts to Improve Community Welfare in Setuta Janapria Village, Central Lombok 2020-2022 Nurhaliza, Nurhaliza; Hailuddin, Hailuddin; Manan, Abdul; Wahyunadi, Wahyunadi
The Es Economics and Entrepreneurship Vol. 3 No. 01 (2024): The Es Economics And Entrepreneurship (ESEE)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/esee.v3i01.314

Abstract

The allocation of village budget in Setuta Village has not been evenly distributed in each region. Unequal management of village funds causes inequality in development and community welfare. The primary objective of this study was to analyse the impact of village fund management on improving community welfare in Setuta Village, Janapria Sub-district, Central Lombok Regency. This descriptive quantitative research uses primary data collected from 44 households as samples. The results showed that the management of village funds in Setuta Village was not fully in accordance with applicable regulations. The impact of village fund management on community welfare is in the medium category. The positive impact of village fund management can be seen in the education sector, health, health services, and settlement facilities such as the provision of clean water sources for the community. However, the management of village finances has not yet had a significant impact on increasing income, expenses, living conditions, and transportation facilities.
The Role of Village-Owned Enterprises (BUMDes) in Increasing Village Original Income (PADes) and Community Welfare of South Montong Baan Village, East Lombok Regency Rizka Amalia; Hailuddin Hailuddin; Abdul Manan; Iwan Harsono
West Science Journal Economic and Entrepreneurship Vol. 2 No. 03 (2024): West Science Journal Economic and Entrepreneurship
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsjee.v2i03.1065

Abstract

This research aims to (1) determine the role of BUMDes in increasing PADes (2) to determine the role of BUMDes in improving community welfare. The research approach used in this research is quantitative descriptive with data sources originating from primary and secondary data. Data analysis techniques (1) the role of BUMDes towards PADes using contribution analysis (2) the role of BUMDes towards community welfare using standard indicators of community welfare according to the 2005 Central Statistics Agency.The results of the research show that the role of BUMDes in improving PADes and the welfare of the South Montong Baan Village community has been quite successful in improving community welfare. 77% of the community (customers) belong to families with a high level of welfare after joining BUMDes, while the results of the contribution analysis show that the contribution BUMDes towards PADes is included in the very poor contribution criteria, namely <10%. To increase the role of BUMDes, the step that the village government must take is to be more active in providing outreach regarding BUMDes and related SHU distribution regulations that need to be updated.
Kelembagaan Kelompok Sadar Wisata Desa Wisata Sintung Kabupaten Lombok Tengah Rahman, Rahman; Taufan Handika; Hailuddin; Didy Ika Supryadi
Jurnal Abdi Anjani Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Abdi Anjani (JAA)
Publisher : Program Studi Pariwisata, Fakultas Ekonomi dan Bisnis,Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/anjani.v2i2.1551

Abstract

Desa wisata Sintung Lokasinya di Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah Nusa tenggara barat. Desawisata Sintung masih dalam tahap Rintisan, memiliki potensi wisata alam dan wisata minat khusus yang luar biasa. Saat ini atraksi wisata yang sedang berkembang adalah arung Jeram berbasis (River Tubing) dan memiliki banyak peminat baik wisatawan Domestik maupun Mancanegara. permasalahan yang sering terjadi diinternal Pokdarwis adalah tidak terdapat kerangka kerja, tidak ada SOP dalam melayani tamu (Wisatawan), SDM Pokdarwis masih belum maksimal. System koordinasi belum maksimal. Dari kasus tersebut maka Solusi yang ditawarkan adalah dilakukan studi pendahuluan untuk melakukan identifikasi dan inventarisasi tentang kondisi ril Desawisata Sintung khususnya kelembagaan Pokdarwisnya serta mengetahui sumber permasalahan yang terdapat di kelembagaan pokdarwis. Untuk mempercepat menemukan titik permasalahan dan Solusi maka Perlu diadakan Focus Group Discussion (FGD) dengan mengumpulkan semua pengurus pokdarwis dan perwakilan kepala desa sebagai penengah, sehingga melalui kegiatan ini dapat digali informasi-informasi penting terkait dengan kelembagaan pokdarwis. Dalam pengabdian ini dihadiri oleh 11 orang terdiri dari anggota pokdarwis dan perwakilan pemerintah Desa Sintung. Dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian berjalan dengan baik dan terjadi diskusi yang membangun selama pelatihan.
Analisis Pengaruh Kesetaraan Gender di Bidang Kesehatan, Pendidikan, Dan Ekonomi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Nusa Tenggara Barat. Riska Febriana, Nur Wahyu; Hailuddin, Hailuddin
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 5 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntaximperatif.v5i5.526

Abstract

Kesetaraan gender merupakan salah satu tujuang penting dalam pembangunan nasional, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Oleh karena itu, baik perempuan maupun laki-laki harus memiliki kesempatan dan akses yang setara sebagai agen pembangunan. Namun, dalam kenyataanya di masyarakat, perbedaan gender masih menjadi masalah yang harus diatasi. Perempuan seringkali tidak diberikan kesempatan untuk berkontribusi dalam berbagai bidang terutama pendidikan dan ekonomi. Padahal perempuan yang diberikan akses untuk masuk dalam berbagai bidang dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan. Termasuk kontribusi dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi suatu wilayah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh kesetaraan gender di bidang kesehatan, pendidikan, dan ekonomi terhadap pertumbuhan ekonomi Nusa Tenggara Barat untuk kurun waktu 2019-2023. Kesetaraan gender di bidang kesehatan menggunakan variable umur harapan hidup, bidang pendidikan menggunakan variable rata-rata lama sekolah, dan bidang ekonomi menggunakan variable pengeluaran per kapita Data yang digunakan adalah data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Regresi Data Panel dengan menggunakan pendekatan Fixed Effect Model (FEM). Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa umur harapan hidup berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Sedangkan, rata-rata lama sekolah dan pengeluaran per kapita berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekobomi Nusa Tenggara Barat
PENGARUH PDRB, INFLASI, PENGELUARAN PEMERINRAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DI PROVINSI NTB TAHUN 2013 – 2022 Azminda, M. Azwa Fidar; Hailuddin, Hailuddin; Wahyunadi , Wahyunadi
Jurnal Konstanta Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Konstanta
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/konstanta.v3i2.1383

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004, sumber perolehan pendapatan asli daerah berasal dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil kekayaan daerah yang dipisahkan, serta pendapatan lain yang sah. Untuk memperoleh informasi mengenai penyebab potensi Pendapatan Asli Daerah dibutuhkan pengetahuan untuk menganalisis perkembangan beberapa indikator ekonomi makro seperti PDRB, Inflasi dan Pengeluaran Pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara parsial maupun simultan pengaruh PDRB, Inflasi dan Pengeluaran Pemerintah terhadap Pendapatan Asli Daerah di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder selama periode pengamatan dari tahun 2013 hingga 2022. Metode pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian ini adalah dokumentasi dan studi kepustakaan. Setelah itu, data akan dianalisis dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Secara keseluruhan, penulis menyimpulkan dari hasil analisis regresi linier berganda dan pengujian hipotesis bahwa variabel PDRB secara parsial berpengaruh signifikan (sig. 0,048 < prob. 0,05) terhadap pendapatan asli daerah, semakin tinggi PDRB secara langsung pajak daerah mengalami peningkatan, sehingga penerimaan PAD juga mengalami peningkatan. Selanjutnya variabel Inflasi secara parsial tidak memiliki pengaruh yang signifikan (sig. 0,154 > prob. 0,05) terhadap Pendapatan Asli Daerah. Hal tersebut dikarenakan apabila kenaikan harga barang secara terus menerus menyebabkan pendapatan masyarakat berkurang, tentunya akan berdampak pada pendapatan asli daerah. Variabel Pengeluaran Pemerintah secara parsial tidak berpengaruh signifikan (sig. 0,467 > prob 0,05) terhadap Pendapatan Asli Daerah, Pengeluaran Pemerintah yang digunakan untuk administrasi pembangunan dan sebagian lain untuk kegiatan pembangunan di berbagai jenis infrastruktur yang penting menjadikan kegiatan perekonomian menjadi meningkat menyebabkan pemerintah akan mengenakan pajak dan retribusi sehingga menaikkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah. Sedangkan secara simultan variabel PDRB, Inflasi, dan Pengeluaran Pemerintah memiliki pengaruh yang signifikan (sig. 0,003 < prob 0,005) terhadap Pendapatan Asli Daerah. Kata Kunci : Pendapatan Asli Daerah, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Inflasi, Pengeluaran Pemerintah. ABSTRACT Based on Law Number 32 of 2004, sources of original regional income come from regional taxes, regional levies, proceeds from separated regional assets, as well as other legitimate income. To obtain information regarding the potential causes of Regional Original Income, knowledge is needed to analyze the development of several macroeconomic indicators such as GRDP, Inflation and Government Expenditures. This research aims to determine partially or simultaneously the influence of GRDP, Inflation and Government Expenditures on Original Regional Income in West Nusa Tenggara. This research is quantitative research using secondary data during the observation period from 2013 to 2022. The data collection methods used in this research are documentation and literature study. After that, the data will be analyzed using multiple linear regression analysis. Overall, the author concludes from the results of multiple linear regression analysis and hypothesis testing that the GRDP variable partially has a significant effect (sig. 0.048 <prob. 0.05) on local original income, the higher the GRDP, the direct regional taxes increase, so that PAD revenues has also increased. Furthermore, the partial inflation variable does not have a significant influence (sig. 0.154 > prob. 0.05) on Regional Original Income. This is because if a continuous increase in the price of goods causes people's income to decrease, this will of course have an impact on regional original income. The variable Government Expenditure partially has no significant effect (sig. 0.467 > prob 0.05) on Original Regional Income, Government Expenditure used for development administration and partly for development activities in various types of infrastructure which are important so that economic activity increases causing the government to impose taxes and levies thereby increasing Regional Original Income revenues. Meanwhile, simultaneously the GRDP, Inflation and Government Expenditure variables have a significant influence (sig. 0.003 <prob 0.005) on Regional Original Income. Keywords: Regional Original Income, Gross Regional Domestic Product (GRDP), Inflation, Government Expenditures.
Peran PT. Permodalan Nasional Madani (PT.PNM) Dalam Mendukung Pertumbuhan UMKM Perempuan di Desa Bonjeruk, Jonggat, Lombok Tengah Anjani, Baiq Tesa; Hailuddin, Hailuddin; Wijimulawiani, Baiq Saripta
Jurnal Konstanta Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Konstanta
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/konstanta.v3i2.1408

Abstract

This study aims to analyze "The Role of PT. Permodalan Nasional Madani (PT.PNM) in Supporting the Growth of Women-owned Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Bonjeruk Village, Jonggat District, Central Lombok". A qualitative research method was employed, utilizing observation, interviews, and documentation. Demographic, socioeconomic, financial, and intervention data from PNM were analyzed to understand the challenges faced by women-owned MSMEs and how PNM assists in overcoming these obstacles. The research findings indicate that the primary challenge faced by MSMEs is capital, and PNM has successfully provided quick solutions with uncomplicated requirements. PNM's mentoring activities encompass business capacity development programs, management services, and partnership programs. The conclusion of this research is that PT PNM plays a significant role in supporting the growth of women-owned MSMEs in Bonjeruk Village through the provision of capital and various business development programs. With this support, women-owned MSMEs can expand their businesses, improve their families' welfare, and contribute to the local economy.
Pemberdayaan Masyarakat Tani Melalui Kemandirian Pupuk Organik Di RW Penyonggok Desa Tetebatu Lombok Timur. Hailuddin; Kisman; Suprayanti MD; Murianto; Zaenab
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.9290

Abstract

Pembangunan masyarakat tani pada hakekatnya merupakan suatu proses perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, sehingga pada saatnya setiap masyarakat dapat berprestasi dan merupakan palaku pembangunan untuk menunjang pembangunan nasional. Tugas ini merupakan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat baik itu pemerintah maupun swasta, termasuk juga tanggung jawab perguruan tinggi beserta civitas akademikanya. Oleh karena itu perguruan tinggi harus menunjang pembangunan wilayah pada khususnya. Pembangunan jangka panjang khususnya dibidang pertanian diupayakan untuk terus dapat ditingkatkan yang sekaligus untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui peningkatan kesempatan kerja dan berusaha. Upaya meningkatkan usaha masyarakat perlu perhatian yang besar khususnya pada kelompok lapisan masyarakat bawah yaitu petani dipedesaan. Pemberdayaan usaha masyarakat tani khususnya tergolong belum intensif, seringkali para pelakunya menghadapi kendala yang berkaitan dengan asset, permodalan, pemasaran, keterbatasan saprodi dan lainnya. Permasalahan yang timbul sering terlambat diantisipasi oleh para petani ini. Beberapa permasalahan yang merupakan sumber dari sebab terjadinya usaha tani sulit berkembang, karena kurang pengetahuan tentang pengelolaan usaha, keterbatasan modal dan sarana produksi, pemasaran serta kerjasama antar petani yang masih lemah. Dengan gambaran tersebut, maka kegiatan penyuluhan dan pelatihan pembuatan pupuk organic berbasis alam ini mendapat respon positif dari para peserta. Keseriusan tim pendamping dan para peserta dalam melaksanakan kegiatan ini merupakan modal utama (sebagai faktor pendorong) untuk mengatasi berbagai permasalahan komplek khususnya keterbatas sarana produksi yang para petani hadapi dalam beraktifitas.
Factors Inhibiting Economic Growth of The Community In West Nusa Tenggara Province Febrianti, Nadia; Hailuddin, Hailuddin
Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : PT Mattawang Mediatama Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.daengku3210

Abstract

This study aims to analyze the factors inhibiting community economic growth in West Nusa Tenggara Province. Based on statistical news from the Central Bureau of Statistics of NTB Province, the low human development index, high poverty rate and open unemployment rate can potentially be a factor inhibiting the economic growth of the community in West Nusa Tenggara Province. This research uses quantitative descriptive method with multiple linear regression analysis tools panel data with Fixed Effect Model (FEM) approach. The data used in this study are secondary data from 2019-2023 for districts / cities in West Nusa Tenggara Province. The independent variables in this study are Human Development Index (HDI), Poverty Level and Open Unemployment Rate while the dependent variable is GRDP. The results showed that the poverty rate and the open unemployment rate had a negative but insignificant effect on GRDP so that these two variables had the potential to inhibit economic growth in NTB Province. While the human development index variable has a positive and significant effect on GRDP, meaning that HDI has no potential as an obstacle to economic growth in West Nusa Tenggara Province
ANALISIS PERBANDINGAN TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK SEBELUM DAN SETELAH PENERAPAN SISTEM E-FILING (STUDI KASUS WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI DI WILAYAH KOTA MATARAM) Romadhon, Muhammad Usama Fikri; Hailuddin, Hailuddin; Sujadi, Sujadi
Jurnal Oportunitas : Ekonomi Pembangunan Vol. 4 No. 1 (2025): Oportunitas, March 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/oportunitas.v4i1.1585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan tingkat kepatuhan wajib pajak orang pribadi sebelum dan setelah penerapan sistem E-Filing di Kota Mataram. Dengan menggunakan metode Uji Z Dua Proporsi, penelitian ini melibatkan 100 responden yang terdaftar di KPP Pratama Mataram Barat. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam tingkat kepatuhan wajib pajak setelah penerapan E-Filing, dengan puncak kepatuhan sebesar 69,15% pada tahun 2015 dibandingkan dengan tingkat kepatuhan awal sebesar 52,99% pada tahun 2012. Namun, tingkat kepatuhan mengalami fluktuasi pada tahun-tahun berikutnya. Nilai Z sebesar 12,16 mengonfirmasi adanya perbedaan signifikan antara tingkat kepatuhan wajib pajak sebelum dan sesudah implementasi E-Filing. Temuan ini menegaskan pentingnya inovasi dan strategi yang berkelanjutan dalam memanfaatkan sistem digital untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak. Dengan demikian, E-Filing terbukti sebagai langkah efektif dalam mendukung upaya peningkatan kepatuhan wajib pajak di Indonesia.
Co-Authors Abdul Azis Bagis Abdul Farid Abdul Manan Abdul Manan Ade Paranata Adiputra, Gusti Bagus Ngurah Adi Putra Adzin, M. Adzin Sadid Agustiani, Eka Akung Daeng Akung Daeng Akung Daeng Aldiansyah, Chelvin An Nisa Rauhul fauziah Anjani, Baiq Tesa Azminda, M. Azwa Fidar Baiq Ismiwati Baiq Saripta Wijimulawiani Baiq Saripta Wijimulawiani Didy Ika Supryadi Diswandi Eka Agustiani Elya Resta Desthasya Endang Astuti Endang Astuti Endang Astuti Endar Pituringsih Fadliyanti, Luluk Fadliyanti, Luluk Febrianti, Nadia Gusti Ayu Arini Hasil Tamsil Helmy Fuady Ihsan Ro'is Ihsan Rois Irwan Suriadi Irwan Suriadi Irwan Suriadi Iwan Harsono Khalid Abjadi Kholbi, Imam Kisman Lukmanul Hakim Mahyuddin N Mahyuddin Nasir MARIA BINTANG Masjudin Ashari Mohammad Hasil Tamzil Muhammad Afif Muhammad Alwi Muhammad Dzul Fadlli Mukmin Suryatni Mukmin Suryatni Mukmin Suryatni, Mukmin Murianto Nabilah Nabilah Nur Ainisah Nur Haida Haspa Nurhaliza, Nurhaliza Padli Padli Padli Padli Rahman Rahman Rejeki Permatasari, Mayada Dwi Riska Febriana, Nur Wahyu rizka amalia Rizka Amalia Romadhon, Muhammad Usama Fikri S, I Dewa Ketut Yudha Sadid, M. Adzin Satarudin Saumatur Rizky Siti Fatimah Siti Helmyati SITI MARYAM Siti Sriningsih Sofiati Wardah Sofiaty Wardah Sucipto, Bambang Suhartini Suhartini Sujadi Sujadi Suprayanti MD Taufan Handika Thatok Asmony Tiara Sari, Agnes Utami Nourmalita Wafik, Ahmad Zaenal Wahyunadi , Wahyunadi Wahyunadi Wahyunadi Wahyunadi, Wahyunadi Wardah, Sofiati Wulandari, Baiq Inayang Yulia Hafijah Zaenab Zahro, Hastina