Claim Missing Document
Check
Articles

Tinjauan Tentang Tata Rias Pengantin Modifikasi pada Pengantin Koto Gadang, Sumatera Barat Azizah, Aulia; Hayatunnufus, Hayatunnufus
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 5 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i5.4084

Abstract

This research aims to describe the forms and characteristics of makeup, clothing, and accessories for modified brides from Koto Gadang, West Sumatra. The background of the research is based on the phenomenon of changes in traditional bridal makeup into modifications that combine cultural elements with modern trends, thus generating both pros and cons among the community. This study employs a qualitative descriptive method with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The informants include bundo kanduang, makeup artists, and bridal clothing rental business owners in Nagari Koto Gadang. The data analysis techniques used are data reduction, data display, decision making, and verification. The research results show that the modified bridal makeup of Koto Gadang has undergone a transformation from a bold style with bright colors to soft, natural, and flawless makeup using modern techniques such as cut crease, ombre lips, and fiber eyebrow shaping. The modified attire still retains traditional elements such as tilakuang, kodek, and salendang, but is presented in soft colors, with the addition of sequins and the use of kebaya. The modified bridal accessories still follow the typical Koto Gadang form but are used more selectively and many are made from lighter and more affordable alternative materials. The study concludes that the modification of bridal makeup in Koto Gadang is a form of adaptation to the times that still preserves cultural identity, although it potentially reduces the symbolic meaning of traditional forms.
Hubungan Perilaku Personal Hygiene Terhadap Timbulnya Jerawat Pada Remaja Putri di SMAN 4 Kota Pariaman Amanda, Friska; Hayatunnufus, Hayatunnufus
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jerawat umumnya terjadi pada usia muda dan disebabkan oleh berbagai faktor, seperti iklim, kebersihan, penggunaan kosmetik dan lainnya. Personal hygiene atau kebersihan pribadi merupakan konsep dasar dari kebersihan dan langkah pertama untuk menjaga kesehatan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku personal hygiene dan timbulnya jerawat pada remaja putri di SMA Negeri 4 Kota Pariaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini yaitu siswa SMA Negeri 4 Kota Pariaman yang berjumlah 119 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling berjumlah 54 responden. Instrumen pengumpulan data terdiri dari kuesioner dan observasi, kemudian diukur menggunakan skala likert yang telah teruji validitas dan reabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki perilaku personal hygiene kategori buruk sebanyak 47 orang responden (87%) . Selain itu, sebanyak 37 responden 68,5% dari remaja yang mengalami jerawat dengan kategori berat. Terdapat hubungan yang signifikan antara personal hygiene dan timbulnya jerawat, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, yang artinya terdapat hubungan dengan arah positif.
Pengaruh Lidah Buaya Dan Mayones Sebagai Krim Creambath Untuk Perawatan Rambut Kering Maudita, Vina; Hayatunnufus, Hayatunnufus
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan permasalahan rambut yang dapat mempengaruhi kesehatan rambut, salah satunya rambut kering. Untuk itu, harus ada alternatif untuk mengatasi rambut kering yaitu dengan memakai krim creambath. Bahan tradisional yang dapat dijadikan krim creambath adalah lidah buaya dan mayones. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pemakaian krim creambath lidah buaya dan mayones untuk perawatan rambut kering dengan frekuensi perlakuan 1 x 2 hari dan 1 x 3 hari selama tiga minggu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, jenis penelitian eksperimen, desain penelitian pre-eksperimen. Populasi dari penelitian ini adalah mahasiswa Tata Rias dan Kecantikan angkatan 2020. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Teknik pengambilan data menggunakan  metode observasi, dokumentasi dan lembar penilaian. Teknik analisis data yaitu menggunakan SPSS.30 untuk melihat hasil uji persyaratan analisis dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: (1) Pada perlakuan 1 x 2 hari diperoleh 2 orang (66,6%) memilih tingkat kelembapan rambut yaitu Lembab (L) dan 1 orang (33,3%) memilih tingkat kelembapan rambut yaitu Sangat Lembab (SL). (2) Pada perlakuan 1 x 3 hari diperoleh 2 orang (66,6%) memilih tingkat kelembapan rambut yaitu Normal (N) dan 1 orang (33,3%) memilih tingkat kelembapan rambut yaitu Lembab (L). (3) Hasil Uji-t menunjukkan nilai p= 1.000 (p<0,01), artinya terdapat perbedaan signifikan pengaruh penggunaan krim creambath lidah buaya dan mayones.
Assessing the Multifaceted Determinants of Collaborative Competence Among Students in the Digital Learning: A Comprehensive Analysis Saputra, Indra; Sari, Resti Elma; Mahniza, Melda; Hayatunnufus, Hayatunnufus; Rahmiati, Rahmiati; Yanita, Merita; Yupelmi, Mimi
JOIV : International Journal on Informatics Visualization Vol 8, No 4 (2024)
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/joiv.8.4.2202

Abstract

The study background related to the students' collaborative competence in digital learning is still relatively low. The objective of this study is to examine the elements influencing collaborative competence. The study involved 107 cosmetology and beauty education students. The method used was a survey with data collection using questionnaires developed based on predetermined variable indicators. The analysis of data employed Structural Equation Model-Partial Least Square (SEM-PLS) with Smart PLS 4.0 software. The SEM results describe the Convergent Validity (Loading Factor and Average Variance Extracted) and Discriminant Validity (Fornell Larcker Criterion and Cross Loading), which states that the measurement model is valid. Furthermore, the Composite reliability and Cronbach's Alpha conclude that the measurement model is reliable. The analysis results indicate a positive and significant correlation of predictor variables, including project-based learning, social media, instructional approach, and material relevance to collaborative competence. Based on the variable analysis, material relevance becomes the highest aspect, followed by project-based learning, which increases the collaborative competence of students. Conversely, social media as a mediator variable weakens the level of correlation of the predictor variables to collaborative competence. This study contributes to understanding factors affecting students' collaborative competence in digital learning environments, with significant implications for educators, institutions, and policymakers in shaping digital learning frameworks enhancing collaborative competence. Future research, including longitudinal studies, could investigate the lasting impact of digital learning environments on developing collaborative competence over time.
KELAYAKAN EKSTRAK WORTEL (DAUCUS CAROTA L) SEBAGAI PEWARNA ALAMI EYESHADOW COMPACT POWDER Enjely, Ramona; Hayatunnufus, Hayatunnufus
FLAWLESS: Jurnal Pendidikan Tata Rias Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL FLAWLESS EDISI JANUARI 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/fls.v5i1.56325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara pembuatan eyeshadow compact powder menggunakan ekstrak wortel, untuk menganalisis kelayakan eyeshadow compact powder  dari ekstrak wortel (daucus carota l) ditinjau dari uji laboraturium (kandungan karetonoid, uji ph, dan uji homogenitas), dan untuk menganalisis kelayakan eyeshadow compact powder dari  ekstrak wortel (daucus carota l) ditinjau dari uji organoleptic (warna, aroma, daya lekat, dan tekstur) dan uji hedonic (kesukaan panelis). Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimental laboraturium. Objek ini penelitian ini adalah ekstrak wortel yang  dijadikan sebagai pewarna alami pada sediaan eyeshadow compact powder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi,dokumentasi, kuesioner. Data analisis menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian ini adalah : 1) Cara pembuatan eyeshadow compact powder ekstrak wortel dilakukan dengan mengekstrak wortel terlebih dahulu dengan metode maserasi  lalu mencampurkan bahan sediaan eyeshadow compact powder, 2)Kelayakan ekstrak wortel (daucus carota l) sebagai pewarna alami eyeshdow compact powder dilihat dari hasil pengujian laboraturium positif mengandung kandungan karetonoid. Hasil ß-karoten dan ekstrak wortel memiliki nilai RF standar ß-karoten adalah 0,7 dan ekstrak wortel adalah 0,6, memiliki rentang pH 5 dan dari hasil pengujian homogenitas menunjukkan sediaan homogen. 3)Kelayakan ekstrak wortel (daucus carota l) sebagai pewarna alami eyeshadow compact powder ekstrak wortel dilihat dari uji organoleptik bahwa tekstur eyeshadow  yang dinilai halus,  warna yang dinilai bewarna oranye, aroma dinilai cukup beraroma khas ekstrak, daya lekat dinilai cukup melekat dan sebagian besar panelis menyatakan penilaian hedonik (kesukaan panelis) cukup suka
PENGETAHUAN KOSMETIKA PERAWATAN DAN DEKORATIF PADA MAHASISWI DEPARTEMEN TATA RIAS DAN KECANTIKAN Dewi, Desi Hastika; Hayatunnufus, Hayatunnufus
FLAWLESS: Jurnal Pendidikan Tata Rias Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL FLAWLESS EDISI JUNI 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/fls.v5i2.62065

Abstract

Permasalahan yang ditemui masih terdapat mahasiswi Departemen  Tata Rias dan Kecantikan angkatan 2021 yang belum memperhatikan kandungan kosmetika dan belum menerapkan pengetahuan yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan kosmetika perawatan kulit wajah dan untuk menganalisis pengetahuan tentang kosmetika dekoratif pada mahasiswi Departemen  Tata Rias dan Kecantikan angkatan 2021. Penelitian ini berjenis deskriptif kuantitatif. Penelitian dilaksanakan di Departemen  Tata Rias dan Kecantikan FPP UNP pada Desember 2023.  Populasi penelitian mahasiswi Angkatan 2021 dengan sampel berjumlah 52  dengan teknik pengambilan sampel proportionate stratified random sampling dengan rumus slovin. Teknik pengumpulan data metode observasi dan kuisioner. Instrument penelitian soal untuk menguji pengetahuan mahasiswi, uji coba instrument dengan analisis butir soal terdiri dari uji validitas, uji reliabilitas, uji daya pembeda, uji tingkat kesukaran. Teknik analisis data tabulasi dan analisis desrkriptif untuk tingkat capaian responden (TCR). Hasil penelitian pada pengetahuan mahasisiswi tentang kosmetika perawatan secara keseluruhan memperoleh nilai tingkat pengetahuan baik sebanyak 18 responden (35%), tingkat pengetahuan cukup sebanyak 4 orang responden (8%) dan tingkat pengetahuan kurang sebanyak 30 responden (58%). Pengetahuan pada indikator pengetahuan tentang kosmetik memperoleh nilai tertinggi pada kategori kurang sebanyak 29 responden (56%), indikator cara penggunaan kosmetik memperoleh nilai tertinggi pada kategori kurang sebanyak 28 responden (54%), indikator kosmetika berbahaya memperoleh  skor tertinggi pada kategori kurang sebanyak 30 orang responden (58%). Pengetahuan mahasisiswi tentang kosmetika dekoratif secara keseluruhan memperoleh nilai tingkat pengetahuan baik  sebanyak 21 responden (40%), tingkat pengetahuan cukup sebanyak 1 orang responden (2%) dan tingkat pengetahuan kurang sebanyak 30 responden (58%). Pengetahuan pada indikator pengetahuan tentang kosmetika memperoleh nilai tertinggi pada kategori kurang sebanyak 29 responden (56%), indikator cara penggunaan diperoleh nilai tertinggi pada kategori kurang dengan presentase sebanyak 30 responden (58%), indikator kosmetika berbahaya memperoleh nilai tertinggi pada kategori kurang sebanyak 21 responden (52%).  Adapun saran yang peneliti berikan bagi mahasiswi diharapkan untuk lebih mempelajari lagi tentang kosmetika perawatan dan dekoratif sebagai bentuk kemampuan untuk terjun didunia industri kecantikan.
Integrating e-module craft and wedding gifts course; the effect on creative thinking and attitudes student in vocational education students Hayatunnufus, Hayatunnufus; Yanita, Merita; Dewi, Ika Parma; Sari, Adha Kurnia; Hanafi, Hafizul Fahri; Ismail, Mazeni
Jurnal Pendidikan Teknologi Kejuruan Vol 7 No 4 (2024): Regular Issue
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jptk.v7i4.39723

Abstract

Society 5.0 envisions a future that emphasizes the integration of advanced technologies with human life to foster a more human-centered, sustainable, and inclusive community. A key skill in this context is found in the craft and wedding gift course. This course not only equips students with comprehensive knowledge of crafting techniques for wedding gifts but also prepares them to engage in the rapidly expanding field of entrepreneurship. The objective of this study is to develop an e-module focused on teaching wedding gift-making skills for vocational students. This e-module will be tailored to fulfill students' needs for an interactive, engaging, and flexible learning experience. The research employs a development research (R&D) approach, aiming to enhance the quality of education by implementing the ADDIE model. The developed e-module received a very valid assessment, with 90.67% from the media validator and 90.25% from the material validator In addition, this e-module was also considered very practical by lecturers with a score of 85% and by students with a score of 92%. The decision-making criteria were if the sig value (2-tailed) <0.05, then the proposed hypothesis was accepted.
Digitalization of rabbit farming in Medan City, Indonesia Purnomo Wibowo, Rulianda; Siregar, Galih Ari Wirawan; Hayatunnufus, Hayatunnufus; Khaliqi, Muhammad; Gurning, Herfita Rizki Hasanah
Journal of Saintech Transfer Vol. 8 No. 2 (2025): Publication in Press
Publisher : Talenta Publisher Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jst.v8i2.13668

Abstract

Rabbit farming is presently being developed as an alternative source of animal protein in Indonesia. Some of these challenges include the appropriate keeping of records related to production processes and the marketing of products. In response to the challenges encountered by rabbit farming group, a proposed solution entails offering training on the use of digital applications for financial bookkeeping and marketing purposes. This community service initiative is geared towards facilitating the implementation of an Android application aimed at enhancing the operational efficiency of rabbit farming businesses. The approach used in this community service is Participatory Rural Appraisal. The results of the Community Service activities indicated that the farmers were proficient in using the Adorabbit application and followed the instructions effectively. Based on this observation, the adorabbit application was inferred to provide significant assistance to rabbit farmers in Medan City, specifically in the areas of recording rabbit production and managing finances, thereby, enabling the enhancement and expansion of their livestock businesses.
APLIKASI PEMETAAN LOKASI PELAYANAN KESEHATAN DI KABUPATEN WAY KANAN Hayatunnufus, Hayatunnufus; Wibowo, Fikri Ari
Jurnal Data Mining dan Sistem Informasi Vol 1, No 1 (2020): Agustus 2020
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jdmsi.v1i1.801

Abstract

Layanan Kesehatan merupakan tempat menyelenggarakan upaya kesehatan. Dalam penelitian ini ditemukan beberapa  permasalahan mengenai informasi layanan kesehatan, seperti website resmi kabupaten Way Kanan hanya memberikan informasi beberapa rumah sakit besar, tidak semua lokasi layanan kesehatan diketahui oleh masyarakat baik yang berasal dari Kabupaten Way Kanan maupun yang berasal dari luar kota serta jika mencari menggunakan Aplikasi Google Maps masih ada lokasi pelayanan kesehatan yang tidak terdaftar, sehingga adanya aplikasi ini bisa melengkapi data yang belum terdaftar di Aplikasi Google Maps sehingga masyarakat bisa lebih tahu serta mempermudah pencarian lokasi kesehatan di Way Kanan. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data wawancara, observasi dan studi literatur. Metode perancangan yang digunakan adalah prototype dan teknik pengujian yang digunakan adalah ISO/TEC 25010. Dari penelitian ini menghasilkan aplikasi pemetaan lokasi pelayanan kesehatan di Kabupaten Way Kanan berbasis Android, serta dapat menampilkan daftar informasi Rumah Sakit, Puskesmas, Klinik Utama dan Lihap Map. Selain itu pengujian sistem yang dilakukan yaitu aspek Functional Suitability dan Usability. Berdasarkan pengujian Aspek Functional Suitability mendapatkan hasil 100% dan Usability mendapatkan hasil 81.6%. Kesimpulan hasil pengujian dengan pengujian ISO/TEC 25010 menunjukkan bahwa aplikasi ini dapat membantu masyarakat dan dapat dikatakan berhasil sehingga sistem dinyatakan sangat layak untuk digunakan oleh masyarakat Way Kanan.
Co-Authors Agustina, Fadiya Aini, Wirdatul Amanda, Friska Amelia Widiatuti Asri, Diahning Aulia Azizah Ayuning, Geby , Denada Betris Sonita Br Sirait, Friska Pegrisentia Darmurtika, Linda Ayu Dedy Arisandi Dewi, Desi Hastika Dewi, Siska Miga Divia Indri Paramita Dwi Septiarini Eka Putri, Nela Aprilia Enjely, Ramona Fabitiary, Annisa Rizqa Fadilah, Rahmi Fandiga, Irfan Fatmawati, Eva Febrina, Eci Fransisca, Devi Dwi Hanafi, Hafizul Fahri Harlini, Siti Miki Herfita Rizki Hasanah Gurning, Herfita Rizki Hasanah Hidayatullah, M Wildan Hutasuhut, Nurul Inayah Ibrahim, Taupik Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ika Parma Dewi Indra Saputra Ismail, Mazeni Isnanto Isnanto Jaya, Nurhadi Khunaefi, Rafli Komala, Yulia Linardita Ferial, Linardita Lindawati, Ayu Mandalika, Mandalika Marbun, Resida Damiana Mardani, Nuzra Maudita, Vina Melda Mahniza Muhammad Khaliqi Murni Astuti Mursyida, Lativa Muzakiyah Qurrata A'yuni Nafiz Annas Ningrum, Mercylia Noviarti, Geni Eka NURHASANAH, AYU Nurhasanah, Rossy Pratiwi, Novika Pulungan, Aflah Mutsanni Purnamasari, Fanindia R. Sapto Hendri Boedi Soesatyo Rafsanjani, Ayatullooh Rahmadani Rahmadani Rahmiati Rahmiati Reni Haerani Resmita, Resmita Ria Andriani Riska Desriani Saputri RIZA, YULIA Rohisotul Laily Rosalina, Linda Rostamailis Rostamailis RR, Maylina Safrina, Adhelia Permata Sahbani, Fazira Sari, Adha Kurnia Sari, Resti Elma Setiawati, Erlin Simangunsong, Daisy Sere Damara SIREGAR, GALIH ARI WIRAWAN Sri Melvani Hardi SUKRISTIANI, DWI Surbakti, Suzi Syamsul Arifin SYOFIA MELISA PUTRI T. Henny Febriana Tania, Shifa TATI NURHAYATI Toyib, Abu Vici Syahril Chairani Wibowo, Fikri Ari Wibowo, Rulianda P. Yanita, Merita Yasnita Yasnita Yeni Elviza Febrianti Yolalalita, Suci Yolanda, Siska Septia Yuliana Yuliana yulyana sendia martina YUPELMI, MIMI Yusia Peni Yusmar Emmy Katin Yusuf, Rifki Maulana Zera, Yevawelita