Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Lidah Buaya Dan Mayones Sebagai Krim Creambath Untuk Perawatan Rambut Kering Maudita, Vina; Hayatunnufus, Hayatunnufus
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan permasalahan rambut yang dapat mempengaruhi kesehatan rambut, salah satunya rambut kering. Untuk itu, harus ada alternatif untuk mengatasi rambut kering yaitu dengan memakai krim creambath. Bahan tradisional yang dapat dijadikan krim creambath adalah lidah buaya dan mayones. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pemakaian krim creambath lidah buaya dan mayones untuk perawatan rambut kering dengan frekuensi perlakuan 1 x 2 hari dan 1 x 3 hari selama tiga minggu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, jenis penelitian eksperimen, desain penelitian pre-eksperimen. Populasi dari penelitian ini adalah mahasiswa Tata Rias dan Kecantikan angkatan 2020. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Teknik pengambilan data menggunakan  metode observasi, dokumentasi dan lembar penilaian. Teknik analisis data yaitu menggunakan SPSS.30 untuk melihat hasil uji persyaratan analisis dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: (1) Pada perlakuan 1 x 2 hari diperoleh 2 orang (66,6%) memilih tingkat kelembapan rambut yaitu Lembab (L) dan 1 orang (33,3%) memilih tingkat kelembapan rambut yaitu Sangat Lembab (SL). (2) Pada perlakuan 1 x 3 hari diperoleh 2 orang (66,6%) memilih tingkat kelembapan rambut yaitu Normal (N) dan 1 orang (33,3%) memilih tingkat kelembapan rambut yaitu Lembab (L). (3) Hasil Uji-t menunjukkan nilai p= 1.000 (p<0,01), artinya terdapat perbedaan signifikan pengaruh penggunaan krim creambath lidah buaya dan mayones.
Assessing the Multifaceted Determinants of Collaborative Competence Among Students in the Digital Learning: A Comprehensive Analysis Saputra, Indra; Sari, Resti Elma; Mahniza, Melda; Hayatunnufus, Hayatunnufus; Rahmiati, Rahmiati; Yanita, Merita; Yupelmi, Mimi
JOIV : International Journal on Informatics Visualization Vol 8, No 4 (2024)
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/joiv.8.4.2202

Abstract

The study background related to the students' collaborative competence in digital learning is still relatively low. The objective of this study is to examine the elements influencing collaborative competence. The study involved 107 cosmetology and beauty education students. The method used was a survey with data collection using questionnaires developed based on predetermined variable indicators. The analysis of data employed Structural Equation Model-Partial Least Square (SEM-PLS) with Smart PLS 4.0 software. The SEM results describe the Convergent Validity (Loading Factor and Average Variance Extracted) and Discriminant Validity (Fornell Larcker Criterion and Cross Loading), which states that the measurement model is valid. Furthermore, the Composite reliability and Cronbach's Alpha conclude that the measurement model is reliable. The analysis results indicate a positive and significant correlation of predictor variables, including project-based learning, social media, instructional approach, and material relevance to collaborative competence. Based on the variable analysis, material relevance becomes the highest aspect, followed by project-based learning, which increases the collaborative competence of students. Conversely, social media as a mediator variable weakens the level of correlation of the predictor variables to collaborative competence. This study contributes to understanding factors affecting students' collaborative competence in digital learning environments, with significant implications for educators, institutions, and policymakers in shaping digital learning frameworks enhancing collaborative competence. Future research, including longitudinal studies, could investigate the lasting impact of digital learning environments on developing collaborative competence over time.
KELAYAKAN EKSTRAK WORTEL (DAUCUS CAROTA L) SEBAGAI PEWARNA ALAMI EYESHADOW COMPACT POWDER Enjely, Ramona; Hayatunnufus, Hayatunnufus
FLAWLESS: Jurnal Pendidikan Tata Rias Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL FLAWLESS EDISI JANUARI 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/fls.v5i1.56325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara pembuatan eyeshadow compact powder menggunakan ekstrak wortel, untuk menganalisis kelayakan eyeshadow compact powder  dari ekstrak wortel (daucus carota l) ditinjau dari uji laboraturium (kandungan karetonoid, uji ph, dan uji homogenitas), dan untuk menganalisis kelayakan eyeshadow compact powder dari  ekstrak wortel (daucus carota l) ditinjau dari uji organoleptic (warna, aroma, daya lekat, dan tekstur) dan uji hedonic (kesukaan panelis). Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimental laboraturium. Objek ini penelitian ini adalah ekstrak wortel yang  dijadikan sebagai pewarna alami pada sediaan eyeshadow compact powder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi,dokumentasi, kuesioner. Data analisis menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian ini adalah : 1) Cara pembuatan eyeshadow compact powder ekstrak wortel dilakukan dengan mengekstrak wortel terlebih dahulu dengan metode maserasi  lalu mencampurkan bahan sediaan eyeshadow compact powder, 2)Kelayakan ekstrak wortel (daucus carota l) sebagai pewarna alami eyeshdow compact powder dilihat dari hasil pengujian laboraturium positif mengandung kandungan karetonoid. Hasil ß-karoten dan ekstrak wortel memiliki nilai RF standar ß-karoten adalah 0,7 dan ekstrak wortel adalah 0,6, memiliki rentang pH 5 dan dari hasil pengujian homogenitas menunjukkan sediaan homogen. 3)Kelayakan ekstrak wortel (daucus carota l) sebagai pewarna alami eyeshadow compact powder ekstrak wortel dilihat dari uji organoleptik bahwa tekstur eyeshadow  yang dinilai halus,  warna yang dinilai bewarna oranye, aroma dinilai cukup beraroma khas ekstrak, daya lekat dinilai cukup melekat dan sebagian besar panelis menyatakan penilaian hedonik (kesukaan panelis) cukup suka
PENGETAHUAN KOSMETIKA PERAWATAN DAN DEKORATIF PADA MAHASISWI DEPARTEMEN TATA RIAS DAN KECANTIKAN Dewi, Desi Hastika; Hayatunnufus, Hayatunnufus
FLAWLESS: Jurnal Pendidikan Tata Rias Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL FLAWLESS EDISI JUNI 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/fls.v5i2.62065

Abstract

Permasalahan yang ditemui masih terdapat mahasiswi Departemen  Tata Rias dan Kecantikan angkatan 2021 yang belum memperhatikan kandungan kosmetika dan belum menerapkan pengetahuan yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan kosmetika perawatan kulit wajah dan untuk menganalisis pengetahuan tentang kosmetika dekoratif pada mahasiswi Departemen  Tata Rias dan Kecantikan angkatan 2021. Penelitian ini berjenis deskriptif kuantitatif. Penelitian dilaksanakan di Departemen  Tata Rias dan Kecantikan FPP UNP pada Desember 2023.  Populasi penelitian mahasiswi Angkatan 2021 dengan sampel berjumlah 52  dengan teknik pengambilan sampel proportionate stratified random sampling dengan rumus slovin. Teknik pengumpulan data metode observasi dan kuisioner. Instrument penelitian soal untuk menguji pengetahuan mahasiswi, uji coba instrument dengan analisis butir soal terdiri dari uji validitas, uji reliabilitas, uji daya pembeda, uji tingkat kesukaran. Teknik analisis data tabulasi dan analisis desrkriptif untuk tingkat capaian responden (TCR). Hasil penelitian pada pengetahuan mahasisiswi tentang kosmetika perawatan secara keseluruhan memperoleh nilai tingkat pengetahuan baik sebanyak 18 responden (35%), tingkat pengetahuan cukup sebanyak 4 orang responden (8%) dan tingkat pengetahuan kurang sebanyak 30 responden (58%). Pengetahuan pada indikator pengetahuan tentang kosmetik memperoleh nilai tertinggi pada kategori kurang sebanyak 29 responden (56%), indikator cara penggunaan kosmetik memperoleh nilai tertinggi pada kategori kurang sebanyak 28 responden (54%), indikator kosmetika berbahaya memperoleh  skor tertinggi pada kategori kurang sebanyak 30 orang responden (58%). Pengetahuan mahasisiswi tentang kosmetika dekoratif secara keseluruhan memperoleh nilai tingkat pengetahuan baik  sebanyak 21 responden (40%), tingkat pengetahuan cukup sebanyak 1 orang responden (2%) dan tingkat pengetahuan kurang sebanyak 30 responden (58%). Pengetahuan pada indikator pengetahuan tentang kosmetika memperoleh nilai tertinggi pada kategori kurang sebanyak 29 responden (56%), indikator cara penggunaan diperoleh nilai tertinggi pada kategori kurang dengan presentase sebanyak 30 responden (58%), indikator kosmetika berbahaya memperoleh nilai tertinggi pada kategori kurang sebanyak 21 responden (52%).  Adapun saran yang peneliti berikan bagi mahasiswi diharapkan untuk lebih mempelajari lagi tentang kosmetika perawatan dan dekoratif sebagai bentuk kemampuan untuk terjun didunia industri kecantikan.
Integrating e-module craft and wedding gifts course; the effect on creative thinking and attitudes student in vocational education students Hayatunnufus, Hayatunnufus; Yanita, Merita; Dewi, Ika Parma; Sari, Adha Kurnia; Hanafi, Hafizul Fahri; Ismail, Mazeni
Jurnal Pendidikan Teknologi Kejuruan Vol 7 No 4 (2024): Regular Issue
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jptk.v7i4.39723

Abstract

Society 5.0 envisions a future that emphasizes the integration of advanced technologies with human life to foster a more human-centered, sustainable, and inclusive community. A key skill in this context is found in the craft and wedding gift course. This course not only equips students with comprehensive knowledge of crafting techniques for wedding gifts but also prepares them to engage in the rapidly expanding field of entrepreneurship. The objective of this study is to develop an e-module focused on teaching wedding gift-making skills for vocational students. This e-module will be tailored to fulfill students' needs for an interactive, engaging, and flexible learning experience. The research employs a development research (R&D) approach, aiming to enhance the quality of education by implementing the ADDIE model. The developed e-module received a very valid assessment, with 90.67% from the media validator and 90.25% from the material validator In addition, this e-module was also considered very practical by lecturers with a score of 85% and by students with a score of 92%. The decision-making criteria were if the sig value (2-tailed) <0.05, then the proposed hypothesis was accepted.
Workshop Pembelajaran Computational Thinking Menggunakan Edugame Play Inquiry pada Gugus VIII PAUD di Pamulang Tangerang Selatan Priyanti, Nita; Yuliantina, Irma; Mulyanto, Ali; Apriyansyah, Chandra; Andrian, Tedy; Sujoni, Oni Kelana Ihasan; A'yun, Qurota; Hayatunnufus, Hayatunnufus; Aziz, Hida Hidayah
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i1.1270

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di era digital menuntut integrasi keterampilan berpikir komputasional (computational thinking), namun observasi di lapangan menunjukkan bahwa pembelajaran masih didominasi metode konvensional berbasis lembar kerja akibat keterbatasan kompetensi guru dalam teknologi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru di Gugus VIII PAUD Pamulang melalui penerapan strategi Edugame Play Inquiry menggunakan media edukatif digital yang dirancang khusus oleh tim pengabdi. Metode pelaksanaan menerapkan pendekatan partisipatif dengan lima strategi utama: pendidikan masyarakat, difusi ipteks, pelatihan (hands-on), mediasi, dan advokasi. Hasil kegiatan menunjukkan efektivitas program yang signifikan, dibuktikan dengan peningkatan rata-rata nilai kompetensi guru dari 58,50 pada pre-test menjadi 80,45 pada post-test, yang menempatkan penguasaan guru pada kategori tinggi (>80%). Analisis statistik menggunakan Paired Sample t-Test mengonfirmasi signifikansi perbedaan tersebut dengan nilai Sig. (2-tailed) < 0,001. Selain peningkatan kompetensi, program ini menghasilkan luaran berupa modul pembelajaran dan software edugame yang mendukung implementasi pembelajaran interaktif di kelas.. Kegiatan pengabdian ini berhasil memberikan solusi praktis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di PAUD serta terlaksana atas dukungan pendanaan dari DPPM Kemendiktisaintek tahun 2025.
Analisis Strategi Promosi Jasa Makeup Artist Pemula melalui Media Sosial Mahasiswi Tata Rias dan Kecantikan Indriyani, Adinda; Rahmiati, Rahmiati; Hayatunnufus, Hayatunnufus; Oktarina, Rahmi
TSAQOFAH Vol 5 No 6 (2025): NOVEMBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/tsaqofah.v5i6.7103

Abstract

Beginner makeup artists (MUAs) from beauty and cosmetology programs are expected to implement effective promotional strategies through social media, although its utilization is often suboptimal. This study aims to analyze the promotional strategies of beginner MUAs on social media, focusing on the promotion mix (advertising), the effectiveness of Instagram, and the use of WhatsApp. A quantitative survey method was applied to 75 respondents who had previously used MUA services, with data collected through a questionnaire tested for validity and reliability. The results indicate that advertising-based promotional strategies are considered moderately effective, with Instagram emerging as the most dominant and effective platform due to its feed, story, reels, and caption features that support visual promotion. Meanwhile, WhatsApp is predominantly used for personal communication and remains underutilized for visual promotion. The study concludes that beginner MUAs’ promotional strategies on social media have been reasonably successful, particularly through Instagram, and recommends enhancing creativity and consistency in social media use, alongside optimizing WhatsApp to support comprehensive service promotion.
Co-Authors A'yun, Qurota Agustina, Fadiya Aini, Wirdatul Ali Mulyanto Amanda, Friska Amelia Widiatuti Andrian, Tedy Apriyansyah, Chandra Asri, Diahning Aulia Azizah Ayuning, Geby , Denada Aziz, Hida Hidayah Betris Sonita Br Sirait, Friska Pegrisentia Darmurtika, Linda Ayu Dedy Arisandi Dewi, Desi Hastika Dewi, Siska Miga Divia Indri Paramita Eka Putri, Nela Aprilia Enjely, Ramona Fabitiary, Annisa Rizqa Fadilah, Rahmi Fandiga, Irfan Fatmawati, Eva Febrina, Eci Fransisca, Devi Dwi Hanafi, Hafizul Fahri Harlini, Siti Miki Hidayatullah, M Wildan Hutasuhut, Nurul Inayah Ibrahim, Taupik Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ika Parma Dewi Indra Saputra Indriyani, Adinda IRMA YULIANTINA, IRMA Ismail, Mazeni Jaya, Nurhadi Khunaefi, Rafli Komala, Yulia Linardita Ferial, Linardita Lindawati, Ayu Mandalika, Mandalika Marbun, Resida Damiana Mardani, Nuzra Maudita, Vina Melda Mahniza Murni Astuti Mursyida, Lativa Muzakiyah Qurrata A'yuni Nafiz Annas Ningrum, Mercylia Nita Priyanti Noviarti, Geni Eka NURHASANAH, AYU Nurhasanah, Rossy Oktarina, Rahmi Pratiwi, Novika Pulungan, Aflah Mutsanni Purnamasari, Fanindia R. Sapto Hendri Boedi Soesatyo Rafsanjani, Ayatullooh Rahmadani Rahmadani Rahmiati Rahmiati Reni Haerani Resmita, Resmita Ria Andriani Riska Desriani Saputri RIZA, YULIA Rosalina, Linda Rostamailis Rostamailis RR, Maylina Safrina, Adhelia Permata Sahbani, Fazira Sari, Adha Kurnia Sari, Resti Elma Setiawati, Erlin Simangunsong, Daisy Sere Damara Sri Melvani Hardi Sujoni, Oni Kelana Ihasan SUKRISTIANI, DWI Syamsul Arifin SYOFIA MELISA PUTRI Tania, Shifa TATI NURHAYATI Toyib, Abu Vici Syahril Chairani Yanita, Merita Yasnita Yasnita Yeni Elviza Febrianti Yolalalita, Suci Yolanda, Siska Septia Yuliana Yuliana YUPELMI, MIMI Yusia Peni Yusmar Emmy Katin Yusuf, Rifki Maulana Zera, Yevawelita