Claim Missing Document
Check
Articles

Hidayatullah.com and Liputanislam.com Editorial Policies in Middle East Conflict Reporting Nafisah Zahra; Rachmat Kriyantono; Bambang Dwi Prasetyo
ENDLESS: INTERNATIONAL JOURNAL OF FUTURE STUDIES Vol. 6 No. 3 (2023): ENDLESS: International Journal of Future Studies
Publisher : Global Writing Academica Researching & Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/endlessjournal.v6i3.196

Abstract

Online media has been widely used as a media for jihad by Islamic activists around the world, including in Indonesia. These media include HIdayatullah.com and Liputanislam.com. The two media reported on the conflict that occurred in the Middle East. In this study, researchers used the theory of message content hierarchy in the Shoemaker & Reese mass media. Based on the explanation above, this study aims to find out how the theory of influence hierarchy is applied in determining the production of news about the Middle East conflict in the online media Liputanislam.com and Hidayatullah.com. Researchers use the post-positivism paradigm as a research approach. The research method used in this study is descriptive analysis. The data collection method in this study was interviews with the editors of Liputanislam.com, news writers of Liputanislam.com, and editors of Hidayatullah.com. The results of the study show that there are similarities and differences in the editorial policies of Liputanislam.com and Hidayatullah.com in reporting on Middle East conflicts. The similarities lie at the individual and ideological levels. At the individual level, both news writers for Liputanislam.com and Hidayatullah.com have foreign language skills, namely English and Arabic. At the ideological level, the editors of Liputanislam.com and Hidayatullah.com believe that the mainstream media in Indonesia needs to be more balanced and make many mistakes in publishing news about the Middle East conflict. Meanwhile, the difference is at the organizational and extramedia levels. At the organizational level, Liputanislam.com media workers are given more freedom in choosing news sources than Hidayatullah.com media workers. For the extramedia level, Hidayatullah.com editors tend to choose news sources from authoritative media or official news sites and news agencies owned by Middle Eastern countries. On the other hand, the editorial staff of Liputanislam.com refers to media they think share the same ideology and ideals.
PENGARUH TERPAAN IKLAN TELEVISI TERHADAP BRAND AWARENES Pramesthi, Hanum Kanthi; Prasetyo, Bambang Dwi
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 8 No. 1 (2023): EDISI JANUARI
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v8i1.16

Abstract

Komunikasi pemasaran mengambil peran yang krusial bagi perusahaan. Salah satunya adalah periklanan yang mampu memengaruhi perilaku individu serta meningkatkan kesadaran merek. Perkembangan teknologi membuat sistem periklanan semakin beragam, namun iklan melalui media televisi masih memegang peranan yang krusial untuk menjangkau khalayak secara massal. Penelitian ini berlandaskan pada teori stimulus-organisme-respon (S-O-R) yang diadopsi berdasarkan pemikirkan Hovland. Stimulus dalam penelitian ini adalah terpaan iklan televisi “Waktu Indonesia Belanja”, dengan organisme yaitu masyarakat Indonesia, dan respon yang diharapkan berupa brand awareness. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terpaan iklan televisi terhadap brand awareness apabila ditinjau dari teori S-O-R pada marketplace Tokopedia. Penelitian ini berlandaskan paradigma positivistik dengan pendekatan kuantitatif serta metode survei. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100, dengan teknik pengambilan sampel berupa nonprobability sampling. Data dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner secara online melalui perantara Google Forms. Seluruh data yang terkumpul dianalisis menggunakan aplikasi SPSS versi 25. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terpaan iklan “Waktu Indonesia Belanja” memiliki pengaruh positif sebesar 71.9% terhadap pembentukan brand awareness pada marketplace Tokopedia. Hal tersebut menunjukkan bahwa asumsi dasar dari teori S-O-R tergambar pada penelitian ini, yaitu stimulus akan memberikan rangsangan kepada organisme sehingga dapat mendorong adanya perubahan sikap.
Strategi Komunikasi Branding Impressive Probolinggo untuk Menarik Wisatawan prasetyo, Bambang dwi
Tuturlogi: Journal of Southeast Asian Communication Vol 1, No 3 (2020): Tuturlogi: Journal of Southeast Asian Communication
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.tuturlogi.2020.001.03.1

Abstract

Many areas in Indonesia region still have social problems such as poverty, education, and health. The problem requires the local government to conduct communication strategies by increasing regional revenues through tourism. One of the regional efforts is to attract tourists visiting, through the city branding program. This article seeks to analyze the slogan Impressive Probolinggo is related to the tourism communication strategy of the Probolinggo City Government. The data was collected through interviews with City Government institutions, community leaders, and tourist visitors in 2018. The data was analyzed using an interactive qualitative method from Miles Huberman.  The results showed that the slogan Impressive Probolinggo City became a city branding the Probolinggo City Government to attract tourists. The slogan is executed through a communication strategy that includes core and field communicators, worth of mouth-based messages, diverse media platforms, and involves community engagement. The government needs to improve socialization and design a more creative and innovative communication strategy so that the tourism potential in Probolinggo city develops sustainably.
K-Pop Idols’ Marketing Magic: Boosting Healthy Product Purchases through Brand Ambassador Fitriani, Adjeng Dwi; Pramesthi, Hanum Kanthi; Prasetyo, Bambang Dwi; Muchtar, Moch. Shobastian Mahendra
Tuturlogi: Journal of Southeast Asian Communication Vol 5, No 2 (2024): Tuturlogi: Journal of Southeast Asian Communication
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.tuturlogi.2024.005.02.5

Abstract

This study aims to determine how the influence of K-Pop idol NCT Dream as a brand ambassador on purchasing decisions for Lemonilo instant noodle products. The population in this study were followers of the @NCTDreamINA Twitter account and used purposive sampling by distributing questionnaires to 100 respondents with the criteria of citizens aged 15-25 years, NCT Dream fans who have purchased Lemonilo x NCT Dream instant noodle products, and followers of the @NCTDreamINA Twitter account. The results of this study prove that the NCT Dream brand ambassador has a significant or positive influence on purchasing decisions on Lemonilo instant noodle products. When associated with ELM theory, persuasive communication carried out by Lemonilo is a peripheral route, namely displaying various interactive content and promotion of Lemonilo advertisements on social media by showing NCT Dream as a brand ambassador.   
Implikasi Pemasaran Viral sebagai Strategi Komunikasi Pemasaran dalam Membangun Perceived Value: Analisis Kasus Brand Somethinc Yassaroh, Lora Sabila; Wulandari, Maulina Pia; Prasetyo, Bambang Dwi
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 6 No 2 (2023): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v6i2.7917

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implikasi pemasaran viral sebagai strategi komunikasi pemasaran dapat membangun perceived value pada analisis kasus merek Somethinc. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Jenis penelitian dilakukan yaitu studi deskriptif dari data yang diperoleh melalui Focused Group Discussion (FGD). Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, pemasaran viral memiliki implikasi signifikan pada pembentukan perceived value pada merek kecantikan Somethinc. Konsep perceived value yang muncul melibatkan penciptaan "Top of Mind Awareness," menunjukkan bahwa produk tersebut menduduki posisi yang sangat kuat dalam kesadaran pelanggan. Selain itu, dalam kerangka perceived value, pemasaran viral juga membentuk nilai-nilai emosional (emotional value), nilai sosial (social value), nilai kualitas atau kinerja (quality/performance value), dan nilai harga (price/money value) yang kokoh. Simpulan penelitian ini bahwa setiap aspek nilai memainkan peran penting dalam membentuk persepsi konsumen terhadap merek dan produk Somethinc, memastikan bahwa produk ini tidak hanya dikenal luas, tetapi juga dianggap sangat bernilai oleh konsumen. Kata Kunci: Komunikasi Pemasaran, Komunikasi Persuasi, Perceived Value, Pemasaran Viral
Sungai dan Soto Banjar sebagai gastro destination Kota Banjarmasin dalam perspektif komunikasi ritual Irawan, Firda Dewi; Prasetyo, Bambang Dwi; Htoo, Naw Eh Wai
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 9 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v9i1.23157

Abstract

Penelitian ini berfokus pada model komunikasi ritual James W Carey, dalam memberikan pandanganya terkait bagaimana proses komunikasi adalah transformasi dan pemeliharaan nilai di tengah masyarakat. Penelitian ini mengadopsi pemikiran Chicago School, dimana sejalan dengan pemikiran James W Carey dalam penelitian yang identik dengan permasalahan sosial dan budaya yang bertujuan untuk melakukan suatu tindakan perubahan sebagai solusi. Maka dari itu penelitian ini akan menggunakan metode action riset sebagai bentuk dari solusi yang diberikan oleh peneliti. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah interpretatif. Menggunakan tipe penelitian kualitatif. Metode penelitian menggunakan siklus model action riset Kemmis & McTaggart dimana melewati tahapan perencanaan, tindakan dan pengamatan serta pengkajian ulang. Melalui action riset yang telah dilakukan dengan 2 tahap siklus model, siklus satu, merencanakan pengembanan potensi Sungai dan Soto Banjar, melakukan tindakan webinar dan lobbying dan melakukan pengamatan serta evaluasi terkait yang telah dilakukan. Siklus 2, merencanakan pengembangan konsep gastro destination, membuat aplikasi wisata “Pergi makan Banjarmasin” mengamati dan evaluasi aplikasi, sesuai dengan model komunikasi ritual James Carey, proses partisipasi di antara masyarakat dan adanya proses berbagi nilai terkait sungai sebagai budaya dan kehidupan yang tak terpisahkan dengan soto sebagai kuliner warisan sejarah menyebabkan adanya asosiasi dan keyakinan bersama sehingga menjadi satu makna dalam membentuk Sungai dan Soto Banjar sebagai Gastro Destination Kota Banjarmasin.
CITY BRANDING: PERSPEKTIF EVENT SEBAGAI SIMBOLIS PADA FESTIVAL PACU JALUR KABUPATEN KUANTAN SINGINGI, RIAU Trida, Mutiara; Safitri, Reza; Prasetyo, Bambang Dwi
Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi Vol 6, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jrmdk.v6i3.31262

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai peran festival pacu jalur yang merupakan identitas daerah dapat dimanfaatkan sebagai alat city branding. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi peran Festival Pacu Jalur sebagai simbolisme dalam pembentukan city branding Kabupaten Kuantan Singingi, serta peran pemangku kepentingan (model pentahelix). Paradigma penelitian yang digunakan yaitu konstruktivistik dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan informan pemangku kepentingan berdasarkan model pentahelix yang meliputi lima aktor yaitu pemerintah, akademisi, pelaku bisnis, komunitas, dan media. Analisis data dilakukan melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan verifikasi penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Festival Pacu Jalur memiliki peran yang sangat penting dalam pembentukan city branding Kabupaten Kuantan Singingi, dengan memperkuat identitas budaya lokal, meningkatkan daya tarik pariwisata, memberikan peluang pada perekonomian lokal, dan peningkatan infrastruktur. Serta peranan pemangku kepentingan memiliki keterlibatan yang signifikan dalam proses pembentukan city branding Kabupaten Kuantan Singingi dengan memanfaatkan Festival Pacu Jalur.
The role of social media in improving business communication among Muslim entrepreneurs in South Denpasar Ramadiansyah, Sahri Aflah; Srikandi, Melati Budi; Prasetyo, Bambang Dwi; Khlil, Mazin Amir Mohammed
Islamic Communication Journal Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/icj.2024.9.2.23693

Abstract

This study aims to explore the role of social media in enhancing business communication among Muslim entrepreneurs in South Denpasar. Using a qualitative approach, data were collected through in-depth interviews and observations of interactions on social media. This study identifies communication strategies implemented by Muslim entrepreneurs, challenges faced, and the impact of social media use on relationships with customers and business partners. Data analysis was conducted using a thematic analysis approach, which allows researchers to identify patterns and themes that emerge from the data collected. The results of the study indicate that social media has a significant role in strengthening business communication, facilitating better interactions, and supporting Islamic values ​​and principles in business practices. This study provides deeper insight into how Muslim entrepreneurs utilize social media and the ethical and social implications of such practices and recommends strategies to optimize the use of social media in business communication. Therefore, this study contributes to developing Islamic communication in business, where Islamic values ​​are integrated with business communication through social media. ***** Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran media sosial dalam meningkatkan komunikasi bisnis di kalangan pengusaha Muslim di Denpasar Selatan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi interaksi di media sosial. Penelitian ini mengidentifikasi strategi komunikasi yang diterapkan oleh pengusaha Muslim, tantangan yang dihadapi, serta dampak penggunaan media sosial terhadap hubungan dengan pelanggan dan mitra bisnis. Analisis data dilakukan dengan pendekatan analisis tematik, yang memungkinkan peneliti untuk mengidentifikasi pola dan tema yang muncul dari data yang dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki peran signifikan dalam memperkuat komunikasi bisnis, memfasilitasi interaksi yang lebih baik, dan mendukung nilai-nilai serta prinsip-prinsip Islam dalam praktik bisnis. Penelitian ini memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang bagaimana pengusaha Muslim memanfaatkan media sosial dan implikasi etis serta sosial dari praktik tersebut, serta merekomendasikan strategi untuk mengoptimalkan penggunaan media sosial dalam komunikasi bisnis. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan komunikasi Islam dalam ranah bisnis di mana nilai-nilai Islam diintegrasikan dengan komunikasi bisnis yang dilakukan melalui media sosial.
ENGAGEMENT COMMUNICATION PROCESSES OF PENTAHELIX MODEL STAKEHOLDER WITHIN MAJESTIC BANYUWANGI TOURISM PROJECT MANAGEMENT Althofi Rozaan; Bambang Dwi Prasetyo; Ananda Sabil Hussein
SANGKéP: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan Vol. 7 No. 1 (2024): The Interplay of Religion, Culture, and Community Engagement in Promoting Socia
Publisher : Prodi Sosiologi Agama dan Asosiasi Sosiologi Agama Indonesia (ASAGI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/sangkep.v7i1.10033

Abstract

This research examines the engagement communication strategies of various Pentahelix model actors in the management of tourism destinations in the Majestic Banyuwangi program. A qualitative research method was employed, with interviews serving as the data collection technique. The study indicates that the five Pentahelix actors, consisting of the government, businesses, academics, communities, and the media, play crucial roles in building engagement communication strategies. The government regulates and facilitates, businesses act as adept negotiators, academics shape understanding of issues, communities serve as decision-making centers, and the media act as information disseminators. Engagement communication strategies based on the Pentahelix model can enhance community participation and strengthen inter-actor relationships. Cross-sector collaboration and community participation bolster the development of cultural tourism. With effective promotion and holistic communication strategies, Majestic Banyuwangi has the potential to become a globally competitive tourist destination, particularly in cultural tourism.
THE ROLE OF OPINION LEADER IN COMMUNICATION PARTICIPATION IN THE GREEN TOURISM VILLAGE OF BILEBANTE – CENTRAL LOMBOK Lalu Nurcholis Husnu; Bambang Dwi Prasetyo; Maulina Pia Wulandari
SANGKéP: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan Vol. 7 No. 1 (2024): The Interplay of Religion, Culture, and Community Engagement in Promoting Socia
Publisher : Prodi Sosiologi Agama dan Asosiasi Sosiologi Agama Indonesia (ASAGI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/sangkep.v7i1.10213

Abstract

This study analyzes the role of opinion leaders in the transformation of Bilibante Green Tourism Village in Central Lombok, examining participatory communication and the challenges faced. Using a qualitative approach through observation, interviews, and documentation, the findings indicate that the role of opinion leaders can be divided into three eras: pre-transformation, transformation, and post-transformation. Inclusive communication strategies and the use of communication technologies were effective in encouraging community participation. Challenges included differing opinions and resistance to authority. The study concludes that opinion leaders successfully activated community participation but require further improvement in communication and overall community engagement.