Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Pengaruh Civic Engagement Terhadap Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa Lusi Rahmanisa; Muhammad Mona Adha; Devi Sutrisno Putri
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 3 No. 6 (2023): Juni
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v3i6.1694

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh civic engagement terhadap pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan angkatan 2018 Universitas Lampung. Sampel penelitian ini adalah 39 responden dengan menggunakan program Statistical Product and Service Solutions versi 20. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh keterlibatan mahasiswa dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata, berdasarkan hasil perhitungan regresi sederhana yang digunakan dalam penelitian ini dan komponen program pengabdian masyarakat yaitu: pengabdian masyarakat dan pendidikan, pengabdian masyarakat dan lingkungan, pengabdian masyarakat dan bidang kesehatan. Oleh karena itu, dapat disimpulkan dampak partisipasi masyarakat untuk menanamkan partisipasi, tanggung jawab dan rasa persatuan dengan membuat mahasiswa berpartisipasi dalam kegiatan masyarakat seperti pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata. Dengan melibatkan mahasiswa dalam program kerja yang telah diterapkan dapat memberikan dampak positif, masyarakat memahami terdapat banyak hal yang harus dibenahi, maka dari itu keberadaan program kerja Kuliah Kerja Nyata harus dapat mengubah dari segi pola pikir dan perilaku masyarakat untuk mengatasi permasalahan yang ada di masyarakat agar menciptakan lingkungan kemajuan.
Analisis Masalah dan Solusi Kompetensi Lulusan PKn SD Muhammad Kaulan Karima; Muhammad Mona Adha; Ridwan Syukri; Ana Putri Sholihah; Dhea Ovita; Sattya Dewi Larasati; Meino Rinaldi; Abdul Haris; Sulistiana Sulistiana; Pricilia Deyalita Utami
Journal on Education Vol 7 No 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari 2
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.7611

Abstract

Civic Education (PKn) plays a crucial role in shaping the character and civic competencies of students, particularly at the elementary school level. One of the main instruments for achieving national education goals is the Graduate Competency Standards (SKL), which set the minimum competencies that students must acquire upon completing their education. This study aims to analyze the challenges and solutions related to the implementation of SKL in the Civic Education subject in elementary schools. Using a descriptive qualitative approach with a literature review method, the study identifies several key issues: disparities in educational access, unequal implementation of SKL, and the impact of economic factors on the achievement of graduate competencies. Proposed solutions include improving teacher training and quality, utilizing technology in learning, adapting curricula to local conditions, conducting outreach and fostering collaboration with the community, and enhancing educational infrastructure. The implementation of these solutions is expected to reduce disparities in the application of SKL in Civic Education and strengthen the character formation of students in alignment with the values of Pancasila and the 1945 Constitution of Indonesia. This, in turn, aims to cultivate citizens who are active, responsible, and contributive in social and national life.
Studi Kasus tentang Penggunaan Media Pembelajaran Digital dalam Pembelajaran PPKn di SD Negeri 1 Langkapura Muhammad Kaulan Karima; Alwan Naufal Akmaluddin; Annisa Mutiara Kaldi; Tusia Retno Wulandari; Nofi Yani; Yesi Angraini; Yuliani Yuliani; Nabila Arina; Muhammad Mona Adha
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis dampak dari pemanfaatan media pembelajaran digital pada mata pelajaran PPKN di tingkat sekolah dasar. Media digital diharapkan dapat berperan sebagai sarana untuk menumbuhkan pemahaman dan minat belajar peserta didik. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus guna memperoleh gambaran yang menyeluruh. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan telaah penelitian sebelumnya. Temuan studi menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran digital terbukti signifikan dalam meningkatkan pemahaman dan partisipasi aktif siswa. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar penggunaan media digital diperluas, khususnya dalam pembelajaran PPKN, guna mewujudkan pengalaman belajar yang bermakna, efektif, dan memudahkan di sekolah dasar.
Analisis Ekspresi Budaya Kolektif dalam Budaya Sekura Pada Era Globalisasi di Pekon Way Empulau Ulu Kecamatan Balik Bukit Kabupaten Lampung Barat Rizky Novaldi; Muhammad Mona Adha; Abdul Halim; Susilo Susilo
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 2: Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i2.72277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ekspresi budaya kolektif yang terkandung dalam tradisi Sekura di tengah dinamika globalisasi di Pekon Way Empulau Ulu, Kabupaten Lampung Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain etnografi untuk mengkaji makna simbolik, praktik sosial, serta nilai-nilai kolektif yang hidup dalam pelaksanaan budaya Sekura. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, serta pelaku budaya Sekura. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya Sekura masih berfungsi sebagai bentuk ekspresi budaya kolektif yang merefleksikan nilai kebersamaan, solidaritas sosial, kesetaraan, gotong royong, dan spiritualitas. Selain itu, Sekura dimaknai sebagai representasi simbolik identitas budaya lokal yang berperan penting dalam memperkuat kohesi sosial serta menjadi media pewarisan nilai budaya antargenerasi. Meskipun globalisasi menghadirkan tantangan berupa pergeseran makna dan perubahan pola pikir generasi muda, keberlanjutan budaya Sekura tetap terjaga melalui partisipasi masyarakat, upaya pelestarian, serta adaptasi budaya yang memungkinkan tradisi ini tetap relevan tanpa kehilangan nilai-nilai dasarnya.
Makna Sosial dan Dinamika Budaya Upacara Adat Nguruk Diway Pada Masyarakat Adat Lampung Pepadun Kecamatan Sungkai Selatan Kabupaten Lampung Utara Erni Yanti; Muhammad Mona Adha; Edi Siswanto; Yunisca Nurmalisa; Abdul Halim
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 2: Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i2.73033

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami makna sosial dan dinamika budaya dalam pelaksanaan upacara adat sebagai bagian dari keberlangsungan identitas budaya masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna sosial dan dinamika budaya dalam upacara adat Nguruk Diway pada masyarakat adat Lampung Pepadun di Kecamatan Sungkai Selatan, Kabupaten Lampung Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Subjek penelitian meliputi tokoh adat, pelaku upacara, dan masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan Nguruk Diway. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna sosial Nguruk Diway tercermin dalam simbol-simbol adat, praktik gotong royong, musyawarah, penghormatan terhadap garis keturunan, serta penguatan identitas sosial melalui pemberian gelar adat (adok). Dinamika budaya terlihat dari adanya penyesuaian pelaksanaan upacara terhadap kondisi ekonomi, keterlibatan generasi muda, serta pengaruh modernisasi. Kesimpulannya, Nguruk Diway merupakan sarana integrasi sosial dan pewarisan nilai budaya yang tetap adaptif tanpa kehilangan esensi adat.
Pendekatan Teoritikal dalam Sosiologi Hukum terhadap Dinamika Kepatuhan Masyarakat Nugraha Gading Priandana; Muhammad Rizky Al-Farizi; Ira Kurniawan; Lanang Maulana; Rhaina Rifka Nefindia; Salma Tabina; Muhammad Mona Adha; Febra Anjar Kusuma; Putut Ary Sadewo
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2026): MEI 2026
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/xyhg7102

Abstract

This study analyzes the dynamics of legal compliance in society through a theoretical approach in sociology of law. Legal compliance is influenced not only by normative rules but also by social structures, cultural values, and individual perceptions. This research employs a qualitative descriptive method using a literature review of recent academic publications. The findings indicate that legal compliance is a multidimensional phenomenon shaped by legal awareness, legitimacy, social structures, and the compatibility between formal law and living law. Classical theories from Durkheim, Weber, and Ehrlich are integrated with modern perspectives to explain the complexity of legal behavior in society. The study reveals that compliance based on internalization is more sustainable than compliance based on coercion. Furthermore, the effectiveness of law depends on public trust and legitimacy. Therefore, sociological approaches are essential in legal development to create responsive and socially accepted laws.