Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Sosialisasi Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Masker Dimasa Pandemi Guna Mencegah Penyebaran Virus COVID-19 Puspa Ningrum; Husni Mubarak; Tyagita Widya Sari; Husnah Husnah
Jurnal Abdidas Vol. 1 No. 5 (2020): Vol 1 No 5 October Pages 306-486
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v1i5.97

Abstract

Masyarakat di Kelurahan Sialang Munggu hidup secara bergotong royong dan terbiasa berinteraksi antar sesama warganya. Semenjak pandemi COVID-19 melanda Indonesia, banyak daerah-daerah yang terkena dampaknya, tak terkecuali Kelurahan Sialang Munggu. Dengan adanya pandemi COVID-19 ini sangat berdampak terhadap aktivitas warga di Kelurahan Sialang Munggu, sehingga kegiatan-kegiatan sosial banyak yang terhenti. Berbagai macam upaya untuk mengantisipasi penyebaran virus COVID-19 sudah dilakukan oleh pemerintah salah satunya dengan mengeluarkan kebijakan tentang pedoman perilaku hidup baru dimasa pandemi COVID-19. Penggunaan masker menjadi langkah antisipasi awal yang dimulai dari diri sendiri. Oleh karena itu, dilaksanakanlah sosialisasi gerakan masyarakat cerdas menggunakan masker. Hal ini tentunya diharapkan masyarakat dapat selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan selama pandemi COVID-19. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam bentuk sosialisasi terhadap masyarakat di Kelurahan Sialang Munggu dengan mendatangi rumah-rumah warga dan mendatangi pasar dengan menggunakan metode ceramah. Selanjutnya dilanjutkan dengan menyebarkan brosur berisi pentingnya menggunakan masker dan menerapkan protokol kesehatan COVID-19, serta diakhiri dengan pembagian masker gratis. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menggunakan masker dimasa pandemi COVID-19. Sehingga untuk selanjutnya kualitas kehidupan masyarakat akan meningkat
Upaya Pencegahan Pemutusan Mata Rantai Penularan Covid-19 di Kepenghuluan Bagan Punak Meranti Rokan Hilir Husnah Husnah; Puspa Ningrum; Yulnefia Yulnefia
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 6 (2021): December Pages 1257-1486
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v2i6.463

Abstract

Pertengahan Maret, Indonesia menetapkan Covid-19 sebagai darurat nasional hingga awal Juli, Rokan Hilir tercatat sebagai Zona Hijau. Awal Juli Rokan Hilir menjadi Zona Merah dikarenakan sudah adanya transmisi lokal. Dan angka positif Covid-19 di Rokan Hilir terus bertambah. Hal ini menunjukkan berkurangnya kepekaan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan seperti mencuci tangan menggunakan sabun, memakai masker, menjaga jarak, tidak berkumpul di tempat keramaian, serta tetap dirumah saja. Walaupun secara kelurahan/desa, Desa Bagan Punak Meranti dan Kelurahan Simpang Kanan masih belum ada yang terkonfirmasi positif Covid-19, tapi penting untuk tetap menjaga serta menginformasikan, sehingga bisa lebih waspada terhadap penyebaran Covid-19 dan tidak adanya penambahan kasus positif selanjutnya untuk wilayah tersebut. Tujuan pengabdian ini adalah untuk melakukan upaya memutuskan rantai penyebaran Covid-19. Adapun kegiatan yang dilakukan pada pengabdian ini adalah penyebaran poster Covid-19, penyuluhan dan edukasi luring pandemi Covid-19 dan membagikan masker kain. Hasil pengabdian ini adalah pada masyarakat desa Bagan Punak Meranti dan Kecamatan Simpang Kanan memahami bahaya Covid-19
MENGELOLA SAMPAH MENJADI PUPUK KOMPOS DI KELURAHAN RANTAU PANJANG RUMBAI PEKANBARU Husnah Husnah; Rahmat Tisnawan; M Fajar Anugrah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 3 No 3 (2020): Juni
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.719 KB) | DOI: 10.36341/jpm.v3i3.1333

Abstract

Mengelola sampah merupakan kegiatan konversi sampah yang tidak berguna atau limbah menjadi berguna berguna secara efisien dan ekonomis dengan dampak lingkungan seminimal mungkin. Oleh karena itu dibutuhkan informasi tentang karakter sampah, karakter teknis teknologi konversi yang ada, karakter pasar dari produk pengolahan, implikasi lingkungan, persyaratan lingkungan, dan ketersediaan dana. Tujuan pengabdian ini adalah mewujudkan kelurahan yang green and clean dikemas dalam paket pengabdian masyarakat oleh Tim dosen Universitas Abdurrab. Adapun langkah-langkah kegiatan yang dilakukan adalah pelatihan intensif melalui tahapan sebagai berikut: 1. Ceramah tentang kajian sistem pengelolaan sampah. 2. Ceramah tentang mengelola dan mengolah sampah rumah tangga, terutama Komposting metode 3 R (Reduce, Reuse, Recycle). 3. Demonstrasi tentang penerapan Bank Sampah. 4. Latihan pemilahan sampah dan penerapan komposter. 5. Konsultasi dalam mengatasi beberapa kendala yang dihadapi peserta dalam pengelolaan sampah rumah tangga. 6. Budaya gotong royong ditengah masyarakat.
Uji Eksperimental Penggunaan Zat Additif Mastersure 1007 Terhadap Workobility Dan Waktu Ikat Beton Husnah Husnah; Razy Almagany
Sainstek (e-Journal) Vol. 9 No. 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan bahan tambah pada beton merupakan suatu inovasi yang dapat berkembang sesuai kebutuhan dalam penggunaan beton pada pekerjaan kontruksi. Penggunaan bahan tambah ditujukan untuk mengubah ataupun memperbaiki sifat beton agar sesuai dengan kebutuhan dan pekerjaan tertentu seperti mempercepat dan memperlambat pengikatan dan mempermudah pekerjaan (workability). Untuk mengatasi permasalahan dilapangan jarak tempuh yang jauh yang mampu memperlambat waktu ikat semen dapat digunakan Jenis bahan tambah yang digunakan bersifat kimiawi (chemical admixture), dalam hal ini bahan tambah (admixture) MasterSure® 1007 Tipe G, yang mana kandungan Retarder lebih dominan daripada Superplasticiser. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan MasterSure® 1007 dalam campuran beton terhadap nilai slump dan waktu ikat beton. Metode penelitian yang digunakan merupakan metode eksperimental, dengan cara membuat benda uji (sampel). Benda uji yang menggunakan bahan tambah MasterSure® 1007 sebesar 0,8%, 0,9%, 1%, 1,1%, 1,2%, 1,3% dan 1,4% dari berat semen sesuai dengan Job Mix Design. Pengujian pada penelitian adalah penggujian Slump Test dan Penetration Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada variasi penambahan MasterSure 1007 dari dosis terkecil yaitu 0,8% sampai dosis terbesar yaitu 1,4% rata-rata mempunyai nilai slump optimum pada umur 3 jam pengecoran. Pada umur 4 jam pengecoran dapat dilihat bahwa semua variasi mengalami penurunan slump dikarenakan reaksi retarder pada zat additif MasterSure 1007 sudah mulai habis. Hal ini menyebabkan zat additif MasterSure 1007 yang memiliki kandungan superplasticizer mulai bekerja sehingga mempercepat hidrasi semen pada beton. Hasil penetrasi test didapatkan pada variasi Beton normal, 0,8%, sampai 1,4% masing-masing yaitu waktu pengikatan awal dari 75menit;150 lbs/in2, 360menit;120lbs/in2, 360 menit;170lbs/in2, 420menit;160lbs/in2, 540menit;120lbs/in2,720 menit;120lbs/in2 dan pengikatan akhir dan pengikatan akhir masing-masing 150 menit; 700lbs/in2, 540 menit; 700lbs/in2, 600 menit; 700lbs/in2, 720 menit; 700lbs/in2, 840 menit;700;bs/in2,1080 menit ; 700lbs/in2.
KAJIAN STRUKTUR TOWER BTS TIPE SST KAKI EMPAT DENGAN KETINGGIAN 70 METER AKIBAT BEBAN ANGIN RENCANA DENGAN PERIODE ULANG 15 TAHUNAN Husnah; Sri Kartini
Sainstek (e-Journal) Vol. 5 No. 1 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan konstruksi menara pada daerah permukiman perlu ditingkatkan mengingat Meningkatnya kebutuhan terhadap teknologi komunikasi yang murah dan mudah, sehingga harus memperhatikan kekuatan darimenera telepon seluler. Tower menara BTS pada penelitian ini adalah tower BTS yang ada di kota pekanbaru dengan ketinggian 70 Meter dengan menyajikan pengaruh beban angin dengan periode ulang selama 15 tahun. Pada penelitianini, dilakukan dengan mengolah data angin dari Kantor BMKG wilayah pekanbaru pada 15 tahun terakhir. Pengolahandata angin ini menggunakan 3 metode yaitu: a. Metode Gumbel b. Metode Log Pearson c. Metode Log Normal. Hasilyang diperoleh dari ketiga metode pengolahan data angin tersebut diambil nilai yang terbesar untuk keperluan analisastruktur yaitu sebesar 15.23 m/s. Dari hasil perhitungan, Pengaruh angin dikota pekanbaru selama periode ulang 15tahunan masih dalam kondisi aman. Perilaku perpindahan paling besar terjadi pada leg paling atas yaitu pada section 19.Stress ratio terbesar terjadi pada section paling bawah dan semakin keatas akan semakin mengecil, kecuali pada profilleg yang terinstal antenna akan mengalami stress ratio yang lebih besar. Tower menara BTS mengalami perilakustruktur baik itu goyangan, puntiran, perpindahan horizontal dan stress ratio paling besar karena pengaruh dari bebanangin yang terjadi. Tower menara BTS yang berada di kelurahan tanjung rhu dalam kondisi aman, dengan catatansebanyak 3 bracing yang terletak di section paling bawah ada overstress sebesar 0,027. Karena overstress yang terjadimasih dalam besaran yang relative kecil dan struktur yang terjadi overstress adalah bukan merupakan struktur utamamaka tower menara BTS tersebut di kategorikan aman.
ANALISIS BETON MUTU TINGGI F’C 80 MPA DENGAN FLY ASH SEBAGAI BAHAN PENGGANTI SEBAGIAN SEMEN Husnah
Sainstek (e-Journal) Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbagai penelitian dan percobaan dibidang beton dilakukan sebagai upaya untukmeningkatkan mutu dan kualitas beton. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan hasilkuat tekan beton, dengan menggunakan fly ash sebagai bahan pengganti sebagian dari semen, danpengaruh Fly ash terhadap beton mutu tinggi. Komposisi pemakaian fly ash bervariasi yaitu 0%, 3%,5%, dan 10 % dari jumlah semen. Benda uji yang digunakan berbentuk kubus dan silinder dengan mutu yang direncanakan f’c 80 Mpa, benda uji tersebut di uji pada umur 7 hari, sebanyak 21 bendauji. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa pengaruh fly ash pada mutu beton dengan komposisifly ash 0 % menghasilkan f’c 36.32 Mpa sedangkan pemakaian fly ash 3% menghasilkan f’c 64.92Mpa, 5% f’c 41.06 Mpa, dan 10 % f’c 46.16 Mpa. Dengan demikian pemakaian fly ash yangmendekati mutu beton yang direncanakan f’c 80 Mpa yaitu fly ash 3% sebesar f’c 64.92 Mpa, denganselisih hasil penelitian dengan yang direncanakan sebesar 21%. Dari hasil penelitian ini dapatdisimpulkan bahwa penggunaan fly ash sebagai bahan pengganti sebagian semen mencapaikeberhasilan sebesar 79% dari kuat tekan beton yang direncanakan yaitu sebesar f’c 80 Mpa.
Pengaruh Penambahan Masterglenium ACE 8595 Terhadap Kuat Tekan Beton Muhammad Yazid; Rizki Ramadhan Husaini; Fitra Ramdhani; Husnah Husnah; Siti Fini Annisa
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v2i2.22

Abstract

Beton bermutu tinggi umumnya memiliki nilai FAS yang relatif keci. Namun hal tersebut dapat menyebabkan rendahnya workability beton yang akan mempengaruhi kuat tekan beton. Penambahan bahan tambah terutama superplaticizer dapat digunakan untuk mengatasi masalah workability tersebut. Salah satu contoh bahan tambah yang digunakan adalah MasterGlenium ACE 8595. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan MasterGlenium ACE 8595 pada kuat tekan beton dan mengetahui persentase MasterGlenium ACE 8595 dalam campuran beton yang menghasilkan kekuatan beton optimum. Persentase penggunaan MasterGlenium ACE 8595 yaitu 0%; 0,3 %; 0,6 %; 0,9 %; 1,2 %; 1,5 %; 1,8 % dan 2,1% dari berat semen dengan slump flow Self Compacted Concrete (SCC) rencana 60 cm – 75 cm. Adapun benda uji yang digunakan adalah silinder dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm serta berjumlah tiga sampel pada setiap variasinya yang diuji pada umur beton 28 hari. Hasil dari penelitian ini adalah setiap penambahan dosis akan meningkatkan workability beton dan perlu dilakukan pengurangan air untuk mencegah terjadinya segregasi pada beton SCC tersebut. Kuat tekan beton optimum yang dihasilkan adalah sebesar 52,81 MPa pada variasi MasterGlenium ACE 8695 0,6% dengan pengurangan air sebesar 27,12%. Sedangkan variasi MasterGlenium ACE 8595 2,1% menghasilkan kuat tekan terendah sebesar 40,56 MPa dengan pengurangan air sebanyak 33,89%.
Perubahan Nilai CBR Pada Tanah Lempung Yang Dicampur Abu Tandan Sawit Puspa Ningrum; Muhammad Toyeb; Husnah Husnah
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v2i2.25

Abstract

CBR (California Bearing Ratio) value is usually used to determine the bearing capacity of a soil type. Soil conditions with low bearing capacity are often found in clay soil types. There are several ways to increase the CBR value of clay, one of which is by adding palm bunch ash. In this research, an analysis of changes in the CBR value of clay with addition of 5%, 7.5%, and 10% palm oil bunch ash. The results showed that the largest CBR value was obtained at the addition of 10% of palm oil bunch ash, which was 7.493%.
ANALISIS KETERSEDIAAN AIR BERDASARKAN DATA HUJAN SATELIT GPM DI DAS MESJID KOTA DUMAI Manyuk Fauzi; Muhammad Wildan Pahlevi; Rinaldi Rinaldi; Yohanna Lilis Handayani; Ermiyati Ermiyati; Husnah Husnah
Racic : Rab Construction Research Vol 9 No 1 (2024): JUNI
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/racic.v9i1.4423

Abstract

Penggunaan air bersih merupakan kebutuhan pokok bagi penduduk di Indonesia, dimana air bersih digunakan sebagai air minum, hidrologi, irigasi dan lain sebagainya. Sehingga hal tersebut menjadi penting dalam infrastruktur penyediaan air bersih. Salah satu sumber air berasal dari hujan. Dalam perencanaan pengembangan sumber daya air yang ada, diperlukan data debit lapangan. Data yang tersedia di lapangan antara lain data curah hujan, klimatologi, dan tinggi muka air. Namun karena adanya keterbatasan data, keakuratan data menjadi penyebab kesulitan untuk melakukan analisis model hidrologi. Oleh karena itu dirasa perlu menggunakan data hujan satelit yang dapat menggantikan data hujan permukaan sebagai alternatif untuk pemodelan hidrologi. Dalam kasus ini digunakan data curah hujan yang berasal dari satelit Global Precipitation Measurement (GPM). Dalam pemodelan ini menggunakan model mock dan rainrun. Dari hasil pengujian, diperoleh Koefisien Korelasi (R) memiliki kriteria sangat rendah pada model Mock dan Rainrun. Untuk Koefisien Nash-Sutcliffe (NSE) pada model Mock diperoleh nilai skema 1 = 0,506; skema 2 = 0,555; skema 3 = 0,578; skema 4 = 0,431 sehingga rata-rata merupakan kriteria memenuhi. Untuk Koefisien Nash-Sutcliffe (NSE) pada model Rainrun diperoleh nilai skema 1 = 0,505; skema 2 = 0,582; skema 3 = 0,506; skema 4 = 0,501 sehingga rata-rata merupakan kriteria memenuhi.
TINJAUAN DESAIN RUANG HENTI KHUSUS (RHK) SEPEDA MOTOR PADA SIMPANG BERSINYAL Mubarak, Husni; Husnah, Husnah; Aldino, Desky
MUSTEK ANIM HA Vol 12 No 02 (2023): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v12i02.5446

Abstract

Ruas Jalan Petapahan – Suram KM ±59 - 60 merupakan jalan lintas yang berstatus Jalan Provinsi yang menjadi kewenangan Dinas Perhubungan Provinsi Riau dalam melengkapi aspek prasarana diruas jalan Petapahan – Suram KM ±59 - 60. Dengan kondisi yang demikian, timbul permasalahan lalu lintas berupa kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, untuk mengatasi permasalahan lalu litas tersebut diperlukannya suatu analisis untuk mengatasi permasalahan tersebut. Metode analisis yang digunakan dalam peelitian ini adalah dengan Analisis Makro dan Analisis Mikro. Analisis Makro dilakukan untuk mengetahui karakteristik kecelakaan secara umum bagaimana kecenderungan terjadinya kecelakaan lalu lintas pada ruas jalan Petapahan – Suram KM ±59 - 60. Analisis Makro menggunakan analisis numerik sederhana yaitu analisis terhadap waktu kejadian kecelakaan, analisis berdasarkan bulan kejadian, analisis terhadap korban kecelakaan, analisis terhadap jenis kecelakaan . Untuk analisis mikro terdiri dari beberapa analisis yang terdiri dari analisis berdasarkan data kronologi kecelakaan, analisis factor penyebab kecelakaan, analisis kecepatan sesaat/spot speed dan analisis jarak pandang henti. Setelah dilakukannya analisis tersebut maka diperoleh kesimpulan bahwa faktor penyebab kecelakaan yang banyak terjadi pada Petapahan – Suram KM ±59 - 60 adalah faktor manusia dan faktor lingkungan. Faktor manusia menjadi faktor utama kecelakaan yang terjadi. Sehingga diperlukannya penelitian ini guna untuk mengatasi permasalahan tersebut seperti penambahan, penggantian serta perawatan untuk fasilitas perlengkapan jalan yang sesuai dengan persyaratan teknis.