Claim Missing Document
Check
Articles

Manajemen bedah dan suportif hernia perineal bilateral pada seekor anjing shih tzu Sukma, Salsabila Ayuningtyas; Tjahajati, Ida; Sinusi, Muhammad Zulfadillah
ARSHI Veterinary Letters Vol. 9 No. 3 (2025): ARSHI Veterinary Letters - August 2025
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.9.3.75-76

Abstract

Hernia perineum adalah kondisi yang ditandai dengan melemahnya dan terpisahnya otot serta fasia yang menopang diafragma pelvis. Terbentuknya cincin hernia dapat disebabkan oleh cacat bawaan selama perkembangan embrio atau cedera traumatis. Penanganan standar untuk kondisi ini adalah hernioplasti, prosedur pembedahan yang bertujuan untuk memperbaiki dan memperkecil ukuran cincin hernia yang disebabkan oleh kelemahan otot. Seekor anjing Shih Tzu berusia 12 tahun datang ke Klinik Hewan Jogja, Indonesia dengan riwayat konstipasi. Pemeriksaan fisik menunjukkan adanya massa di regio pelvis dorsal, yang diidentifikasi sebagai akumulasi feses yang abnormal. Evaluasi diagnostik komprehensif, termasuk hematologi, biokimia serum, dan radiografi, dilakukan untuk memastikan diagnosis hernia perineum bilateral. Koreksi bedah melalui hernioplasti dilakukan untuk menutup cincin hernia. Penatalaksanaan pascaoperasi terdiri dari terapi antibiotik dan analgesik, suplementasi suportif, dan pengaturan pola makan.
Perkembangan penyakit mulut kuku dan lumpy skin disease pada peternakan rakyat di wilayah Kabupaten Gunung Kidul: The progress of foot mouth disease and lumpy skin disease on folk farming in the Gunung Kidul District Area Guntari, Guntari Titik Mulyani; Indarjulianto, Soedarmanto; Widiyono, Irkham; Tjahajati, Ida; Wuryastuty, Hastari; Purnamaningsih, Hary; Yanuartono, Yanuartono; Raharjo, Slamet; Datrianto, Dwi S.; Widyastuti, Retno
IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/igkojei.v5i2.447

Abstract

ABSTRACT  Foot and mouth disease (FMD) and Lumpy Skin Disease (LSD) have been designated as an infectious disease outbreak in livestock in Indonesia. The spread of this case has reached most farms in Indonesia, including livestock warehouses in the Special Region of Yogyakarta, namely Gunung Kidul district. The aim of this activity is to monitor and handle cases of PMK and LSD in Semanu, Playen and Panggang in Gunung Kidul Regency. This community service activity was carried out jointly with the Semanu, Playen and Panggang health centers in Gunung Kidul Regency, the Department of Internal Medicine, FKH UGM, and large animal internal clinic co-assistance students from the PPDH FKH UGM study program. Based on reports from breeders who entered the Puskeswan in June and July 2023, clinical trials were carried out on livestock and livestock treatment. In the Semanu area there was a decrease in FMD cases from one case to no cases, for LSD cases there was also a decrease from 10 to 6 cases. The decline in FMD cases also occurred in Playen District, from one case to zero cases, while LSD cases increased from five cases to seven cases. FMD cases increased in Panggang sub-district from one case to two cases, and LSD cases decreased from 22 to 4 cases. The conclusion from this activity is that cases of FMD and LSD are still found in the Semanu, Playen and Panggang Districts, but are decreasing. Treatment of sick animals and vaccination of healthy animals is the advice given.  Keywords: Gunung Kidul; LSD; Livestock; PMK   ABSTRAK Penyakit mulut dan kuku (PMK) telah ditetapkan sebagai wabah penyakit menular pada peternakan di Indonesia. Bersamaan dengan kejadian PMK, juga ditemukan penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) di Provinsi Riau pada Februari 2022. Penyebaran kasus ini telah mencapai di sebagian besar peternakan di wilayah Indonesia, termasuk gudang peternakan di  Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu kabupaten Gunung Kidul.  Tujuan kegiatan ini adalah untuk monitoring dan penanganan kasus PMK dan LSD di Semanu, Playen dan Panggang di Kabupaten Gunung Kidul. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan bersama sama dengan puskeswan Semanu, Playen dan Panggang Kabupaten Gunung Kidul, Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKH UGM, dan mahasiswa koasistensi klinik interna hewan besar prodi PPDH FKH UGM. Dari laporan peternak yang masuk ke Puskeswan pada bulan Juni dan Juli 2023,  dilakukan uji klinis pada ternak dan pengobatan ternak. Di wilayah Semanu terjadi penurunan kasus PMK dari satu kasus  menjadi tidak ada kasus,  untuk kasus LSD juga terjadi penurunan dari 10 menjadi 6 kasus. Penurunan kasus PMK juga terjadi di Kecamatan Playen, yaitu satu kasus menjadi nol kasus, sedangkan kasus LSD meningkat dari lima kasus menjadi tujuh kasus. Kasus PMK meningkat di kecamatan Panggang dari satu kasus menjadi dua kasus, dan kasus LSD menurun dari 22 menjadi 4 kasus. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah masih ditemukan kasus PMK dan LSD masih terjadi di Kecamatan Semanu, Playen, dan Panggang, namun mengalami penurunan. Pengobatan terhadap hewan yang sakit dan vaksinasi terhadap hewan yang sehat adalah saran yang diberikan. Kata kunci: Gunung Kidul; LSD; PMK; Ternak
Co-Authors Achmad Fauzi Adellyna Chrissandra Adi Utarini Ahmad Baidlowi Ahmad Baidlowi Aidah Rahmanita Akbar Wicaksono Alan Chandrasaputra Albert Jackson Yang Alfarisa Nururrozi Alfarisa Nururrozi, Alfarisa Alfariza Nururozi Angeline Ganapragasam Anggi D Prayitno Aris Haryanto Aris Haryanto Asri Rizky Bagas Pria Prasetyo Baidlowi, Ahmad Bambang Hariono Begum F R Aditya Budiono Santoso Datrianto, Dwi S. Decline , Vega Dionisius M. . Dwi Priyowidodo Dzul Himam Isnan Ali E Rrarindah Fa'iz Ihsanul Kamil Farhan Arhabi Prima Fathur Rohman Haryadi Febri Ariyanti Guntari Titik Mulayni Guntari Titik Mulyani Gustaf Eifel Silalahi Gustaf Eifel Silalahi Hardyanto Soebono Hardyanto Subono Harjono, Habib Prasetyo Hary Purnamaningsih Hary Purnamaningsih Hastari Wuryastuty Hastari Wuryastuty Hastari Wuryastuty Hastari Wuryastuty Herawati, Okti I Gusti Made Krisna Erawan Imron Rosyadi Indarjulianto , Soedarmanto Irkham Widiyono Kelviano Muqit L Rifiyanta Laksono Trisnantoro Lily Gunawan M A Candra Moch Dea Zein Muh. Disna Faizal Muhammad Fatkhurohman Muhammad Rosyid Ridlo Muhammad Zulfadhillah Sinusi Nabilah Putroe Agung Nesti, Dela Ria Nobuyuki Harada Pamudya, Kanya Gabriella Sasri Pramono, Agung Budi Raden Wisnu Nurcahyo Rahayu , Pudji Retno Widyastuti, Retno S I Astuti Slamet Rahardjo Slamet Raharjo Slamet Raharjo Slamet Raharjo Soedarmanto Indarjulianto Soedarmanto Indarjulianto Soedarmanto Indarjulianto Soedarmanto Indarjulianto Soedarmanto Indarjulianto Sri Hartati Sri Hartati Sri Hartati Sri Indah Astuti Subronto Prodjoharjono Subronto Prodjoharjono Sukma, Salsabila Ayuningtyas T A Widiastuti Tri Ari Widiastuti Tri Ayu Widiastuti Viastika , Yanita Mutiaraning Wardani , Sundika Wibisono, Cahyo Wibowo , Sarwo Edy Widagdo Sri Nugroho Widiasih , Dyah Ayu Widya Asmara Wijayanti , Agustina Dwi Wisnu Nurcahyo Yanuartono Yanuartono Yanuartono Yanuartono Yanuartono, Yanuartono Yeo Suan Jiao Yuriadi . Yuriadi Yuriadi Yuriadi Yuriadi Yuriadi Yuriadi Yuriadi Yuriadi, Yuriadi Yustinus Oswin Primajuni Wuhan