Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Effect of Bacillus Sp. Bacteria on The Growth of Saline Tilapia (Oreochromis niloticus) in The Biofloc System Ikbal, Muhamad; Soadiq, Syawaluddin; ., Murni; Anwar, Asni; ., Akmaluddin; Malik, Abdul; ., Burhanuddin
Torani Journal of Fisheries and Marine Science VOLUME 5 NOMOR 2, JUNI 2022
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35911/torani.v5i2.20214

Abstract

One alternative to increase production is to maximize the use of biofloc system cultivation technology. However, the problems in biofloc cultivation are; the difficulty of cultivators to replace or alternatively use commercial bacteria to increase production. One of the efforts made is the use of bacillus sp. The aim of the study was to determine the optimal concentration of bacillus sp that could increase the growth of saline tilapia. This study used a completely randomized design (CRD) with four treatments, each repeated three times, so that there were 12 units. This study tested the concentration of Bacillus sp. 0.0028 ml/L, 0.0030 ml/L, 0.0032 ml/L, and 0.0034 ml/L. The results showed that the highest protein retention was 9.91%, fat retention was 2.05% and the body glycogen content of saline tilapia was 0.68%. This shows that the administration of Bacillus sp. in saline tilapia culture media has a real effect.
DETECTION OF WHITE SPOT SYNDROME VIRUS (WSSV) IN POST LARVAE OF VANAME SHRIMP (Litopenaeus vannamei) IN THREE DIFFERENT HATCHERY Fitria, Nurul; Rahmi, Rahmi; Ikbal, Muhamad
Jurnal Perikanan Unram Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v15i3.1401

Abstract

Vannamei shrimp (Litopenaeus vannamei) is a primary aquaculture commodity with an export contribution of up to 85%. However, its production faces challenges due to disease outbreaks, particularly White Spot Syndrome Virus (WSSV). This study aimed to detect the presence of WSSV in post-larvae of vannamei shrimp using the Nested-PCR method in three different hatcheries. The methodology included sample preparation, DNA extraction, DNA amplification through Nested-PCR, electrophoresis, and DNA visualization. The results showed that in the first week of testing, all samples tested negative for WSSV, as no DNA bands appeared at 941bp. However, in the second week, one sample (C5) tested positive for WSSV, indicated by the presence of a DNA band at 941bp, while the other samples remained negative. The prevalence of WSSV infection in this study reached 16.67%. The DNA concentration ranged from 94.5 ng/µL to 166.5 ng/µL, with a purity level between 1.72 and 1.86. These findings suggest that the Nested-PCR method is effective in detecting WSSV presence in vannamei shrimp, providing reliable detection rates.
Membangun Kreativitas: Pelatihan Desain Grafis untuk Siswa SMA 1 Kaway XVI Sempena, Iwan Doa; Amri, Saiful; Nuril Fahdi, Nuril; Husna, Asmaul; Putri, Noni; Mawaddarahmah, Mawaddarahmah; Jamalia, Jamalia; Purnawan, Sastra; Wardani, Zakiatul; Maulina, Maulina; lovita, Fantia; Ikbal, Muhamad
Lok Seva: Journal of Contemporary Community Service Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/lokseva.v4i1.12707

Abstract

A graphic design training using Adobe Photoshop was conducted to enhance the visual design skills of students at SMA 1 Kaway XVI. The purpose of this program was to introduce fundamental design concepts and provide practical experience for students who had limited or no experience. Prior exposure to designing software. The methodology involved observation, pre-test and post-test assessments, and hands-on practice in creating promotional posters using Adobe Photoshop. A total of 20 students participated and demonstrated significant improvement in their design abilities. The evaluation results revealed increased understanding of design elements such as typography, color, and visual composition. Moreover, the training encouraged students to be more creative and confident in expressing their ideas visually. The outcomes of this initiative are not only applicable in an academic context but also broaden the students’ entrepreneurial perspective in the creative industry. This training proves that a practical, technology-based approach can serve as an effective solution in developing students’ technical skills in the digital era.
PEMANFAATAN DAUN SINGKONG TERFERMENTASI MOL BONGGOL PISANG PADA PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN SINTASAN BENIH IKAN NILA SALIN (Oreochromis niloticus) Gunawan, Sahrul; Sambu, Abdul Haris; Darmawati; Khaeriyah, Andi; Ikbal, Muhamad
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 14 No. 1 (2025): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/mx54a492

Abstract

Ikan nila salin (O. niloticus) adalah strain dari ikan nila yang toleran terhadap perairan payau maupun laut dan mempunyai prospek yang cukup baik untuk dikembangkan karena rasa dagingnya yang enak sehingga digemari oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis MOL bonggol pisang yang di gunakan untuk fermentasi daun singkong sebagai pakan alternatif untuk pertumbuhan dan sintasan ikan nila salin (O. niloticus). Rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan dan pakan yang digunakan daun singkong yang difermentasi mol bonggol pisang dengan dosis yang berbeda, perlakuan A (kontrol) tepung daun singkong tanpa fermentasi,perlakuan B tepung daun singkong terfermentasi mol bonggol pisang 20ml, perlakuan  C tepung daun singkong terfermntasi mol bonggol pisang 30ml, perlakuan D tepung daun singkong trfermentasi mol bonggol pisang 40ml. Hasil terbaik yang didapatkan dalam penelitian ada pada perlakuan D dengan dosis mol bonggol pisang 40ml, dan berdasarkan hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa pemberian pakan daun singkong terfermentasi MOL bonggol pisang memberikan pengaruh yang berbeda nyata (P<0,05) terhadap laju pertumbuhan harian, namun kelangsungan hidup dari hasil uji ANOVA menunjukkan tidak berbeda nyata.
Analisis Kebijakan Kelapa Sawit dan Implikasi terhadap Keberlanjutan Ekologis Ikbal, Muhamad; Alfitri, Alfitri; Putra, Raniasa; Thamrin, M. Husni; Adam, Ryan
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 9 (2025): : JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i9.4858

Abstract

Industri kelapa sawit Indonesia memainkan peran vital dalam perekonomian nasional sekaligus menimbulkan tantangan besar terhadap keberlanjutan ekologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika kebijakan sawit, implikasi ekologis, serta peran petani kecil dalam kerangka tata kelola berkelanjutan. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen kebijakan, wawancara dengan pemangku kepentingan, serta observasi lapangan yang dikombinasikan dengan data sekunder ekologis dari citra satelit, laporan emisi, dan kajian biodiversitas terkini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan sawit Indonesia membentuk suatu policy mix yang kompleks, terdiri atas instrumen regulatif (ISPO, moratorium izin hutan primer/gambut), instrumen ekonomi (subsidi biodiesel melalui CPO Fund), dan instrumen informasi (sertifikasi dan keterlacakan spasial). Namun, koherensi antar-instrumen masih lemah. Subsidi biodiesel meningkatkan permintaan domestik CPO tetapi mendorong ekspansi lahan baru, yang kontradiktif dengan moratorium hutan primer dan gambut. Selain itu, implementasi ISPO masih terkendala kapasitas pengawasan daerah. Petani kecil menghadapi hambatan serius berupa keterbatasan legalitas lahan, biaya sertifikasi, akses pembiayaan, serta risiko eksklusi pasar akibat regulasi global seperti EUDR. Dampak ekologis ekspansi sawit meliputi deforestasi, degradasi lahan gambut, peningkatan emisi karbon, dan kehilangan biodiversitas. Upaya rewetting terbukti mampu menurunkan emisi, sementara pendekatan yurisdiksional dan forum multipihak menunjukkan potensi dalam memperkuat policy learning dan inklusi petani kecil. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan transisi sawit berkelanjutan bergantung pada tiga faktor: koherensi policy mix, penguatan policy learning kolaboratif, serta inklusi petani kecil dengan dukungan kelembagaan dan teknologi. Rekomendasi kebijakan mencakup harmonisasi ISPO–RSPO, alokasi ulang dana CPO Fund untuk rehabilitasi ekosistem, serta integrasi safeguard ekologis dalam kebijakan biofuel nasional.
FREKUENSI PEMBERIAN PAKAN ALAMI JENIS Chaetoceros Sp YANG DIPUPUK CAIRAN RUMEN TERHADAP PERKEMBANGAN SINTASAN LARVA UDANG VANNAMEI (Litopenaeus vannamei) STADIA ZOEA SAMPAI MYSIS Sari, Nur Intan; Ikbal, Muhamad
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 9 No. 1 (2020): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v9i1.3995

Abstract

Di indonesia budidaya udang sudah lama dilakukan oleh petani tambak, Tingginya permintaan akan udang didalam dan diluar negeri menjadikan indonesia sebagai pengirim udang terbesar di dunia, Salah satu udang yang dibudidayakan di indonesia adalah udang vannamei. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan frekuensi pemberian pakan alami jenis Chaetoceros sp yang optimal pada perkembangan dan sintasan pada larva udang vannamei stadia zoea sampai mysis.Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil penelitian menunjukan bahwa Perkembangan terbaik terdapat pada perlakuan B,C, dan D, Hal ini dibuktikan dengan pemeliharaan selama 6 hari mengalami perubahan perkembangan yang terjadi pada perlakuan A,B,C,D,dan E..Olehnya itu penelitian ini dapat  disimpulkan bahwa frekuensi pemberian pakan alami jenis Chaetoceros sp yang berbeda yang dipupuk cairan rumen pada setiap perlakuan memberikan efek yang berpengaruh nyata terhadap perkembangan dan sintasan larva udang vannamei. Kelulushidupan tertinggi terdapat pada perlakuan D (8 kali pemberian pakan) dengan sintasan rata-rata 83%.
PENGARUH PEMBERIAN PAKAN DENGAN PENAMBAHAN Saccharomyces cerevisiae TERHADAP RESPONS IMUN DAN SINTASAN IKAN KAKAP PUTIH (Lates calcarifer) Maulana, Muh. Amri; Hamsah, Hamsah; Darmawati, Darmawati; Ikbal, Muhamad; Rahmi, Rahmi
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 10 No. 2 (2021): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v10i2.7544

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis S. cerevisiae pada pakan terhadap respons imun dan sintasan ikan kakap putih (L. calcarifer). Pemeliharaan dilakukan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Setiap perlakuan diberi pakan komersil yang telah diberi penambahan S. cerevisiae 5 g/kg pakan (perlakuan B); 10 g/kg pakan (perlakuan C); 15 g/kg pakan (perlakuan D) dan perlakuan tanpa penambahan S. cerevisiae (control/perlakuan A). Metode pengambilan darah dalam penelitian ini dilakukan dengan cara menggunakan spluit 1 mℓ, sampel darah diambil melalui intravena ikan uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan dengan penambahan S. cerevisiae memberikan pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap respons imun dan sintasan ikan kakap putih dengan respons imun tertinggi pada perlakuan C (10 g/kg pakan).
OPTIMASI SERBUK BIJI PEPAYA (Carica papaya L) PADA PAKAN TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN DAN SINTASAN IKAN NILA (Oreochromis sp.) YANG DIPELIHARA PADA SUHU PANAS Dalle, Tri Syawal; Ikbal, Muhamad; Akmaluddin, Akmaluddin; Darmawati, Darmawati; Salam, Nur Insana
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 10 No. 2 (2021): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v10i2.7548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis optimal pemberian serbuk biji papaya  (Carica papaya L) pada pakan terhadap  kadar hemoglobin dan survival rate ikan nila (Oreochromis sp) yang dipelihara pada suhu panas.Sedangkan kegunaan penelitian ini sebagai pedoman bagi pengembangan teknik budidaya ikan nila dalam upaya meningkatkan nilai mutu dan kesehatan ikan.Penelitian ini dilaksanakan di Balai Benih Ikan (BBI) Limbung, Kelurahan Kalebajeng, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. Dosis pemberian serbuk biji papaya yang digunakan adalah  10 g/kg pakan (perlakuan A), 15 g/kg pakan (perlakuan B), 20 g/kg pakan (perlakuan C), dan tanpa penambahan serbuk biji papaya pada pakan (perlakuan D).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa tertinggi terdapat pada perlakuan B (penambahan serbuk biji pepaya sebanyak 15g/kg pakan) yaitu 7,7 g/100 ml. Parameter kualitas air selama penelitian dalam kondisi yang layak dalam pemeliharaan ikan nila (Oreochromis sp).
Kolaborasi Inovatif Mahasiswa dan SAMSAT dalam Meningkatkan Kesadaran Pajak Kendaraan Bermotor bagi Wajib Pajak Pemula di Kota dan Kabupaten Sukabumi Aziz, Muh. Abdul; Amara Sofar, Diva; Trisilawati, Icha; Oktavianti, Morli; Ikbal, Muhamad; Rachmat Ali, Muhamad; Rival, Muhamad; Usep Hidayat, Mohamad
JPM MOCCI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi, Sosial Sains dan Sosial Humaniora, Koperasi, dan Kewirausahaan Vol. 3 No. 2 (2025): (September)
Publisher : PT. Alahyan Publisher Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61492/jpmmocci.v3i2.396

Abstract

Tax awareness regarding motor vehicles among the community remains a challenge in supporting regional development. Students of Universitas Muhammadiyah Sukabumi, through the MBKM KKN program, collaborated with the SAMSAT offices of Sukabumi City and Regency to conduct outreach activities targeting senior high school (SMA/SMK) students as a strategy to enhance tax literacy and compliance from an early age. The activities were held at four secondary schools using interactive methods such as educational sessions, creative media, quizzes, and tax application demonstrations. The results showed an increase in students’ understanding of the importance of motor vehicle taxes and SAMSAT services. Partner evaluations also indicated positive student performance. This initiative demonstrates the importance of cross-sector collaboration in shaping a tax-aware generation.
Deteksi Escherichia coli Pada Ikan Kakap (Lutjanus sp.) dan Staphylococcus aureus Pada Ikan Tenggiri (Scomberomorus sp.) Jaziri, Abdul Aziz; Savitri, Aulya Soraida; Ikbal, Muhamad; Karunianingrum, Lina Catur; Wahyudi, Tri Kukuh
Jurnal Pasir Laut Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Master Program of Aquatic Resources Management, Department of Aquatic Resources, Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpl.2026.78605

Abstract

Bakteri patogen pangan masih menjadi perhatian utama dalam bidang kesehatan masyarakat karena kontaminasi yang terjadi selama proses produksi, penanganan, maupun distribusi dapat menurunkan keamanan pangan serta menimbulkan penyakit hingga kematian. Faktor-faktor seperti sanitasi yang tidak memadai, kontaminasi silang, dan kondisi penyimpanan yang tidak higienis berperan penting dalam mendukung pertumbuhan bakteri pada produk pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi keberadaan Escherichia coli pada ikan kakap (Lutjanus sp.) dan Staphylococcus aureus pada ikan tenggiri (Scomberomorus sp.), dua jenis ikan laut yang umum dikonsumsi di Indonesia. Deteksi E. coli dilakukan melalui serangkaian uji pendugaan, penegasan, dan penyempurnaan, diikuti dengan identifikasi biokimia menggunakan uji indol, methyl red, Voges-Proskauer, dan sitrat. Sementara itu, identifikasi S. aureus meliputi uji isolasi, koagulase, katalase, fermentasi glukosa dan manitol secara anaerob, serta pewarnaan Gram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua jenis bakteri tersebut tidak terdeteksi pada seluruh sampel ikan yang diuji, sehingga dinyatakan memenuhi standar keamanan pangan secara mikrobiologis. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan praktik higienitas dan sanitasi yang baik selama tahap pascapanen dan distribusi berperan penting dalam mencegah kontaminasi bakteri pada produk perikanan. Pemantauan rutin dan penerapan standar keamanan pangan diperlukan untuk menjaga mutu serta keamanan produk ikan dalam rantai pasok.
Co-Authors ., Akmaluddin Abadi, Lukman Abdillah, Wisnu Arya Abdul Aziz Jaziri, Abdul Aziz Abdul Haris Abdul Malik Adam, Ryan Akmaluddin Akmaluddin Aldien, Royan Gustio Alfitri Alfitri Almazmar, Giatul Khodijah Hodijah Amara Sofar, Diva Anggara, Reghi Anggi, Muhamad Anwar, Asni Apriliyani, Techa Apriyandi, Erwin Asmaul Husna Buana, Lalu Agung Gede Burhanuddin . Burhanuddin Burhanuddin Cesoria, Yola Zerlinda Dadan Zaliluddin Dalle, Tri Syawal Daniel Happy Putra Darmawati Dzakirah, Nasya Rabbi El ISLAMI, MUHAMMAD FATCHULLAH Faizah, Putri Alya Nur Fajar, Arif Nur Febriani, Rani Fortuna, Nia Fitriana Gatama, Arya Halimatus Sakdiah, Halimatus Hamsah, Hamsah Hanafiah, Muhammad Ali Hapipah, Liza Darojatul Hardiyanti, Titi Helyanto, - Hendra Perdana Hidayat, Rani Lestari Hidayatullah, Farid Hilmi Tsania, Najwa Irwanto, Dicky Jaka, Heri susanto Jamalia, Jamalia Karunianingrum, Lina Catur Khaeriyah, Andi lovita, Fantia M. Husni Thamrin Marianah, Marianah Maulana, Muh. Amri Maulina Maulina, Maulina Mawaddarahmah, Mawaddarahmah Muanah, Muanah Muh. Abdul Aziz MURNI ., MURNI Noor, Any Ariani Nur Asiah Nur Insana Salam Nur Intan Sari Nuril Fahdi, Nuril Nurul Fitria Nurul Mutmainnah, Nurul Oktaviani, Baiq Santi Oktavianti, Morli Pinasari, Repi Purnawan, Sastra Putri, Noni Putri, Vinna Septyara Rachmat Ali, Muhamad Rahmasari, Yulia Rahmi Rahmi Raniasa Putra Ridho, Ridho Rival, Muhamad Rosanti, Indah Rukmana, Rukmana Saiful Amri Saleh, Muhammad Syaiful Sambu, Abdul Haris Saputra, Saputra Savitri, Aulya Soraida Sempena, Iwan Doa Siti Julaeha, Siti Sudirman Sudirman Sukendi Sukendi Sumarlin, Lalu Sumartini Sumartini Suwati, Suwati Syawaluddin Soadiq, Syawaluddin Trisilawati, Icha Ummu Kaltsum Usep Hidayat, Mohamad Vicakhsana, I Gede Satria Wahyudi, Tri Kukuh Wardani, Zakiatul Wibawa, Lalu Elwan Yohane, Novi Yunus, Yusdalifa Ekayanti Zahidah, Zahra Zharfa, Dinda Ayu