Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Implementasi Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro Syariah Dalam Pengembangan Usaha Mikro Mongkito, Abdul Wahid; Putra, Trisno Wardy; Imran, Muhammad; Novita, Kiki; Ansar, Andi Nasrawati
Robust: Research of Business and Economics Studies Vol. 1 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/robust.v1i1.2886

Abstract

Penelitian yang berjudul “Implementasi Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro Syariah dalam Pengembangan Usaha Mikro (Studi Kasus pada BSI KC Kendari Abd Silondae 2)” bertujuan untuk menjawab pertanyaan mengenai bagaimana pelaksanaan Pembiayaan KUR Mikro Syariah pada BSI KC Kendari Abd Silondae 2 dan bagaimana peran Pembiayaan KUR Mikro Syariah dalam Pengembangan Usaha Mikro. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dari metode penelitian ini diperoleh informan yang terdiri dari para pegawai BSI KC Kendari Abd Silondae 2 yang terlibat dalam pelaksanaan Pembiayaan KUR Mikro Syariah serta beberapa nasabah Pembiayaan KUR Mikro Syariah pada BSI KC Kendari Abd Silondae 2. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa implementasi Pembiayaan KUR Mikro Syariah pada BSI KC Kendari Abd Silondae 2 berjalan dengan baik dan tidak ditemukan adanya pembiayaan macet. Prosedur Pembiayaan KUR Mikro Syariah Pembiayaan KUR Mikro Syariah pada BSI KC Kendari Abd Silondae 2 dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu: tahap pengajuan pembiayaan, tahap BI Checking, tahap survei, tahap analisis pembiayaan, tahap pemberian putusan pembiayaan, tahap pencairan/akad pembiayaan, tahap monitoring, disertai pertimbangan kaidah syariah. Pembiayaan KUR Mikro Syariah berperan membantu siklus usaha mikro tetap berjalan, perputaran usaha lancar, omzet usaha meningkat, serta dapat mengembangkan usaha nasabah lebih dari satu jenis. Dalam rangka optimalisasi implementasi Pembiayaan KUR Mikro Syariah pada BSI KC Kendari Abd Silondae 2, diharapkan pihak bank dan pemerintah daerah mengoptimalkan sosialisasi mengenai KUR Mikro Syariah agar masyarakat luas mengenal dan memahami maksud dan tujuan Pembiayaan KUR Mikro Syariah. Perlu adanya kerja sama antara bank dan pemerintah daerah sehingga tercipta sinergitas dalam pengelolaan Pembiayaan KUR Mikro Syariah. Kepada pelaku usaha mikro untuk tidak mencampur adukkan penggunaan dana KUR Mikro Syariah dengan kebutuhan konsumsi agar pemanfaataan lebih bijak dan efisien sehingga dapat dirasakan hasil yang maksimal.
Peningkatan Kapasitas Perempuan Miskin Perkotaan Melalui Pendidikan Keterampilan Berbasis Kewirausahaan Imran, Muhammad
Robust: Research of Business and Economics Studies Vol. 1 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/robust.v1i2.3608

Abstract

Upaya memberdayakan  masyarakat miskin perkotaan dengan jalan mewujudkan proses belajar tentang kecakapan hidup di kalangan perempuan, berupa pendalaman keterampilan bagi masyarakat pra sejahtera yang selama ini telah menjadi bagian dari masyarakat Kendari yang  ingin menekuni kecakapan hidup. Masalah dari penelitian ini masyarakat yang tinggal di wilayah terdiri dari kelompok sosial yang beragam, dan umumnya para ibu dan anak-anak dari kelompok sosial ini cenderung berdiam dan menetap di rumah. Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat melalui program pemberdayaan dalam bentuk pendidikan kecakapan hidup berbasis wirausaha..Proses pembelajaran dilaksanakan secara berkelanjutan dengan menggunakan pendekatan dua arah. Di antaranya; teori dan peraktek pemilihan bahan yang berkualitas, serta pengetahuan manajemen pengelolaan usaha. Metode yang diterapkan adalah : ceramah, tanya jawab dan latihan atau praktek. Dengan demikian, kondisi yang diharapkan terjadi pada subyek dampingan adalah  terciptanya keterampilan yang pada gilirannya akan menumbuhkan minat usaha melalui skill yang didapatkan dari program pemberdayaan.Hasil penelitian yang didapatkan secara umum pelatihan yang dilaksanakan pada komunitas remaja tuna karya telah memberikan kesadaran kritis bagi  komunitas remaja tuna karya sebagai konsekuensi dari perubahan sosial (social change) yang dilakukan melalui  penguatan kemandirian berupa pelatihan life skill perbengelan dalam rangka mempersiapkan remaja tuna karya untuk kompetisi dunia kerja baik dalam skala regional dan global sekaligus mampu memberikan solusi untuk mengatasi masalah ekonomi bagi komunitas remaja tuna karya.
Analisis Metode Camel: Perbandingan Kinerja Keuangan Perbankan Syariah di Indonesia Imran, Muhammad
Robust: Research of Business and Economics Studies Vol. 2 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/robust.v2i2.5214

Abstract

This study aims to compare the financial performance of Bank Muamalat Indonesia, Bank Mega Syariah and Bank Syariah Mandiri in terms of capital (capital), asset quality (asset quality), management (management), earnings (income) and liquidity (liquidity) using the CAMEL method. This is a quantitative comparative descriptive research with data collection techniques, namely by using the SPSS tool to search for data or financial statements already in each bank. This study shows that based on the results of data analysis, it can be obtained that the financial performance between Bank Muamalat Indonesia, Bank Mega Syariah and independent Islamic banks, the ratio of CAR, KAP, ROA, and LDR of Bank Mega Syariah is better than Bank Syariah Mandiri and Bank Muamalat Indonesia. While the NIM and BOPO ratios of Bank Syariah Mandiri are better than Bank Mega Syariah and Bank Muamalat Indonesia.
PROFIL PENDAKI GUNUNG PADA KOMUNITAS PGI KORWIL RIAU DI KOTA PEKANBARU Imran, Muhammad; Bahri, Syamsul
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 5: Edisi I Januari - Juni 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research on the development of urban communities to do because that is marked by the advance of science and technology as well as the development of industrialization, this becomes a motor of economic development, it raises issues environmental concern such as pollution, environmental degradation and destruction of natural resources that cannot be renewed. Environmental issues is one who becomes the driving factor in the birth and development of the social groups in the form of such a community, PGI (Mountaineers Indonesia) with the purpose to provide education, science and activity the wild and besides that there are also environmental preservation activities in the mountains and forests. And interest on the curiosity of anyone and from what social class, as a social group, how can the community build the identity of the Group and develop the symbols of life and different styles or with a group or community other social as well as what activities or programs in the areas of social, economic, and cultural community do PGI Korwil Riau in strengthening a sense of social solidarity among members of the community as well as society. The development of qualitative research methodology within the next twenty years it's quite rapidly, so that a variety of methods and approaches as well as experimental data analysis strategy is already done in many studies, including data analysis methods also participated developing. As explained in the previous section that in the tradition of qualitative research are some of the methods of data collection also is a method of data analysis so that method against the explanation at the same time discuss the methods, functions both as a methods of data collection and data analysis. from this research it is known that members of the community come from among the students and workers, developing and establishing the identity of the group through social media, events, and activities of the environment. It also has a Community program in the field of environment, social and economic. Keywords: community, environment, social class, Social Identity, social solidarity.
ANALISIS PERBANDINGAN BIAYA DAN EFISIENSI PENGGUNAAN TIGA ALTERNATIF ALAT BERAT PEKERJAAN RIGID PAVEMENT JALAN TOL (Studi Kasus: Rest Area Seksi 3 Jalan Tol Sigli – Banda Aceh) Imran, Muhammad; Zulfikar, Zulfikar; Irwansyah, Abdullah
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 8, No 02 (2025): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenggunaan alat berat dalam konstruksi berperan penting untuk memperlancar proses pelaksanaan, memudahkan pekerjaan, dan mempercepat waktu penyelesaian proyek. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efisiensi dan produktivitas alat berat pada pekerjaan rigid pavement rest Area seksi 3 jalan tol Sigli–Banda Aceh dengan membandingkan tiga alternatif; 1) menganalisis dan membandingkan total biaya, 2) mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan dari masing-masing alternatif alat berat, 3) menentukan alternatif alat berat yang paling ekonomis dan optimal untuk digunakan pada masing-masing pekerjaan. Perhitungan dilakukan berdasarkan analisis harga satuan pekerjaan (AHSP) kementerian PUPR no.01 tahun 2022 dengan memperhitungkan kapasitas produksi, biaya pasti, biaya operasional, dan efisiensi kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih ekonomis menggunakan alternatif 1 dengan biaya pekerjaan timbunan hasil galian Rp1.504.058.330,00, lapis pondasi agregat kelas A (LPA) Rp291.552.219,00, dan lean concrete (LC) Rp1.288.776.563,00, sedangkan pekerjaan utama rigid pavement lebih ekonomis dan optimal menggunakan alternatif 3 dengan biaya Rp5.666.057.023,00. Secara total, alternatif 1 merupakan opsi paling hemat dengan biaya Rp 9.854.789.000,00 atau lebih rendah 1,28% dari alternatif 2 dan 0,68% dari alternatif 3. Secara teknis, alternatif 1 unggul pada aspek biaya meskipun produktivitasnya lebih rendah, alternatif 2 berada pada posisi menengah dengan keseimbangan biaya dan produktivitas, sementara alternatif 3 memiliki produktivitas yang tinggi meskipun biaya lebih besar. Oleh karena itu, strategi yang paling tepat adalah menggunakan alternatif 1 pada pekerjaan persiapan (pekerjaan timbunan, LPA, dan LC) serta alternatif 3 pada pekerjaan inti rigid pavement. Kombinasi ini dinilai sebagai pilihan paling ekonomis dan optimal dari segi biaya, mutu, dan waktu pelaksanaan. Kata kunci: alat berat, produktifitas efesiensi