Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN PERSEPSI TENTANG DAMPAK PORNOGRAFI DENGAN PERILAKU MENGAKSES SITUS PORNOGRAFI PADA REMAJA Agil, Hilda Meriyandah; Maulidia, Yulif; Indrawati, Lina
Jurnal Ayurveda Medistra Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Ayurveda Medistra
Publisher : STIKes Medistra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51690/medistra-jurnal123.v4i1.49

Abstract

Background: Internet media is a very accessible medium to access pornographic sites. The behavior of teenagers accessing pornographic sites is a fairly high case at this time. This behavior is influenced by several factors of encouragement both from outside and from within the teenager himself. One of the motivating factors from within the youth itself is the perception of the youth themselves. Perceptions about the impact of pornography are teenagers' perspectives on matters related to the dangers of pornography Objective: To determine the characteristics of adolescents based on age, age and use of the internet, as well as to determine the relationship between perceptions about the impact of pornography and the behavior of accessing pornographic sites on adolescents in RW.02, PErumahan Green Garden Rorotan. Method: This study uses a correlational study with a cross-sectional approach aimed at analyzing the relationship between perceptions of the impact of pornography and the behavior of accessing pornographic sites on adolescents in RW.02 of the Rorotan Green Garden Housing which was selected proportionally. The population of this study were all teenagers in RW.02 Green Garden Rorotan Housing with a total of 102 teenagers. The sampling technique in this study used proportional stratified random sampling, so that the sample amounted to 89 teenagers. Result: The research data was obtained using a Likert scale. The results of the study of 89 respondents (100%) showed that 23 respondents (25.8%) had negative perceptions of accessing pornographic sites and 2 respondents (2.2%) with behavior accessing pornographic sites. While respondents who have a positive perception of the behavior of accessing porn sites in the high category are 38 respondents (42.7%) and those with the behavior of accessing porn sites in the low category are 26 respondents (29.2%). Conclusion: Analysis of the chi-square correlation test obtained the -value of 0.003 (0.05), so it can be concluded that H1 is accepted, which means that there is a significant relationship between perceptions of the impact of pornography and the behavior of accessing pornographic sites on adolescents. Teenagers are expected to better understand the dangers of pornography and be able to control themselves in internet access, and avoid pornographic sites.
HUBUNGAN SLEEP HYGIENE DENGAN KUALITAS TIDUR MAHASISWA FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS BHAYANGKARA JAKARTA RAYA 2021 Hidayati Bunga, Dinda Nur Fajri; Asyhari, Tias Tri; Indrawati, Lina
Jurnal Ayurveda Medistra Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Ayurveda Medistra
Publisher : STIKes Medistra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51690/medistra-jurnal123.v4i1.56

Abstract

Adolescents and young adults have been identified as a population at high risk of experiencing sleep problems and daytime sleepiness by The National Institute of Health (NIH). The student group is a group that has a fairly solid activity. In the morning most of the students got up early to prepare for class. The quality of student sleep can be influenced by several factors, one of which can be caused by the application of poor sleep hygiene. Sleep Hygiene consists of the sleeping environment, habits and behaviors that are often done before bed. Students can improve their sleep quality well if they can perform sleep hygiene activities properly. To explain the relationship between sleep hygiene and sleep quality in students of the Faculty of Communication Sciences, Bhayangkara University, Greater Jakarta. This research method is a quantitative design using a cross sectional analytic research design. The population of this research is active students of Bhayangkara University, Jakarta Raya University, using simple random sampling technique. Based on the results of statistical analysis using the chi square test, the p value of 0.005 0.05 was obtained. This shows that H0 is rejected. There is a Relationship between Sleep Hygiene and Sleep Quality for Students of the Faculty of Communication Sciences, Bhayangkara University, Jakarta Raya 2021.
Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Kualitas Tidur Pada Penderita Asma Di Puskesmas Bekasi Jaya Agustin, Khalda; Indrawati, Lina; Meriyandah, Hilda
Journal of Pubnursing Sciences Vol 1 No 02 (2023): Journal of Pubnursing Sciences (JPS)
Publisher : PT. Pubsains Nur Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69606/jps.v1i02.48

Abstract

Background: Asthma is a chronic non-communicable lung disease characterized by frequent and sudden asthma attacks. If individuals with asthma experience attacks as a heterogeneous disease, they will become dependent on medication and respiratory devices. Asthma does not have persistent symptoms but may experience exacerbations ranging from mild to severe, which can lead to death. Asthma exacerbations are marked by a progressive increase in symptoms such as shortness of breath, coughing, wheezing, chest tightness, and a progressive decline in lung function. Objective: This study aims to determine the relationship between anxiety levels and sleep quality among asthma patients at Bekasi Jaya Community Health Center in 2023. Methods: This quantitative study employed a cross-sectional design. The population consisted of all asthma patients at the health center, totaling 85 respondents. A total sampling technique was used to collect data. Results: The study results, with a 95% confidence level or a significance level of 5% (0.05), showed a p-value of 0.000, which is less than the significance level of 0.05. This indicates that the null hypothesis (H0) is rejected, meaning there is a relationship between anxiety levels and sleep quality among asthma patients at Bekasi Jaya Community Health Center in 2023. Conclusion: Based on the statistical analysis using the chi-square test, it can be concluded that there is a significant relationship between anxiety levels and sleep quality among asthma patients at Bekasi Jaya Community Health Center in 2023.
HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT MODEL PACE (PACING, ACCEPTING, CONNECTING, EMPHATY) MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN LANSIA Marlina, Ina; Indrawati, Lina; Meliyana, Ernauli
coba Vol 13 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v13i2.823

Abstract

Pendahuluan: Lanjut usia (lansia) adalah individu yang telah mencapai usia 60 tahun ke atas. Lansia merupakan kelompok rentan yang sering mengalami masalah kesehatan fisik maupun mental, termasuk kecemasan. Kecemasan pada lansia yang dirawat di rumah sakit dapat disebabkan oleh stres, pengalaman traumatis, dan perubahan suasana hati yang berlebihan. Berdasarkan data, terdapat 32 pasien lansia yang mengalami kecemasan selama menjalani perawatan di rumah sakit. Kurangnya komunikasi terapeutik antara perawat dan pasien menjadi salah satu faktor yang memperburuk kondisi tersebut, sehingga pasien merasa kesepian dan kurang memperoleh informasi. Komunikasi yang dilakukan perawat kepada pasien lansia sering bersifat satu arah, kurang memperhatikan kondisi emosional pasien, serta tidak menggunakan pendekatan yang sesuai. Selain itu, keterbatasan waktu, beban kerja yang tinggi, dan kurangnya pelatihan komunikasi terapeutik khusus untuk lansia juga menjadi kendala dalam membangun hubungan yang efektif. Akibatnya, pasien lansia merasa tidak nyaman, kurang dipahami, dan mengalami peningkatan kecemasan selama dirawat. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan dalam komunikasi perawat, salah satunya melalui model komunikasi PACE (Pacing, Accepting, Connecting, Empathy) yang dapat membantu membangun hubungan efektif antara perawat dan pasien, sehingga mampu menurunkan kecemasan lansia selama perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan model PACE terhadap tingkat kecemasan pasien lansia. Metodologi: Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Sakit Rawalumbu pada tahun 2024 dengan menggunakan metode survei analitik kuantitatif dan pendekatan cross-sectional, di mana variabel independen dan dependen diamati secara bersamaan. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 72 pasien lansia yang dirawat di ruang rawat inap. Instrumen penelitian berupa kuesioner, dan analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil: Analisis uji Chi Square dengan tingkat kepercayaan 95% menunjukkan nilai p-value = 0,000 yang lebih kecil dari nilai α (0,05), sehingga H₀ ditolak. Artinya, terdapat hubungan antara komunikasi terapeutik perawat dengan model PACE dan tingkat kecemasan pasien lansia. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara komunikasi terapeutik perawat dengan model PACE dan tingkat kecemasan pasien lansia. Komunikasi yang dibangun melalui model PACE mampu menciptakan rasa nyaman dan membuat pasien lansia merasa lebih dipahami selama menjalani perawatan. Kata Kunci: Komunikasi terapeutik, Model PACE, Kecemasan, Pasien lansia
Self Efficacy dalam Komunikasi Terapeutik Perawat dengan Kepatuhan Kemoterapi pada Pasien Kanker di RS Hermina Kota Bekasi Lina Indrawati; Kiki Deniati; Dinda Nur Fajri HB; Erni Kurniasih
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 5 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i2.692

Abstract

Pendahuluan: Kejadian kanker meningkat dari tahun ke tahun dan terjadi hampir di seluruh dunia. Kanker menduduki urutan ke dua penyakit terbesar di dunia. Data jumlah penderita kanker di seluruh dunia mencapai 14 juta kasus dengan angka kematian 8,2 juta setiap tahunnya (WHO, 2018). Hasil penelitian Anggarwati (2018) terkait kepatuhan pasien kanker terhadap kemoterapi di RS Lavalette Kota Malang didapatkan bahwa dari 78 responden sebanyak 25 responden dalam kategori kepatuhan sedang dan rendah. Dibutuhkan self-efficacy yang baik dalam berkomunikasi antara perawat dan pasien. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan self-efficacy dalam komunikasi terapeutik dengan kepatuhan pasien kanker menjalani kemoterapi di RS Hermina kota Bekasi. Metode: jenis deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah jumlah pasien kanker yang menjalani kemoterapi dalam waktu 3 bulan terahir dan sesuai dengan kriteri inklusi peneliti sebanyak 103 pasien. Peneliti melakukan pengambilan data pada responden sebanyak 103 responden dengan mengunakan kuesioner self-efficacy dan kepatuhan menjalani kemoterapi. Uji statistic yang digunakan yaitu menggunakan uji Korelasi Chi Square. Hasil: Berdasarkan analisa statistic dengan tingkat signifikasi 95% atau nilai ɑ 5% (0,05) hasil Uji Chi Square diperoleh p – value (0,571) > nilai ɑ (0,05) sehingga dapat di simpulkan dari hasil tersebut H0 diterima tidak ada hubungan Self-efficacy dalam Komunikasi Terapeutik Perawat dengan Kepatuhan Kemoterapi pada Pasien Kanker di RS Hermina Kota Bekasi. Kesimpulan: hasil penelitian disimpulkan tidak terdapat hubungan Self-efficacy dalam komunikasi terapeutik dengan dengan Kepatuhan Kemoterapi pada Pasien Kanker di RS Hermina Kota Bekasi dengan p – value (0,571) > nilai ɑ (0,05).
THE RELATIONSHIP OF OBESITY WITH RISK OF DEMENTIA IN OLDER AGE Yunita, Risma; Indrawati, Lina; Serilus Sanggu Dedu, Baltasar
Journal of Vocational Nursing Vol. 5 No. 1 (2024): MAY 2024
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jovin.v5i1.55546

Abstract

Introduction: Obesity has become a pressing global health concern in recent years, affecting individuals of all ages and backgrounds. While the detrimental effects of obesity on physical health are well-documented, its impact on cognitive function, particularly in the elderly population, is a growing area of concern. In recent research studies, a compelling association has been established between obesity and an increased risk of dementia among older adults. Purpose: To determine the relationship between obesity and the risk of dementia in the elderly. Methods: This research is a quantitative study with analytical descriptive methods with a cross-sectional study approach. The sample in this study used purposive sampling totaling 35 samples with the criteria of obese elderly people who did not have chronic diseases. This research instrument used a Body Mass Index (BMI) filling sheet and a Mini-Mental State Examination (MMSE) observation sheet and the analysis used was Chi-Square. Results: Based on statistical tests, the p-value obtained was 0.049 with (p < 0.05), which means Ha is accepted, meaning there is a relationship between obesity and the risk of dementia in RT 01-03 RW 07, Margamulya Village, North Bekasi District, Bekasi City. 2023. Conclusion: Old age and elderly women have the greatest risk factors for developing dementia, the main cause of obesity and the risk of developing dementia is low physical activity in the elderly, so the relationship between obesity and the risk of dementia is obesity as a cause of comorbid diseases. causes vascular disorders in the brain, causing dementia.
THE RELATIONSHIP BETWEEN FAMILY SOCIAL SUPPORT AND COMPLIANCE OF CHRONIC RENAL FAILURE PATIENTS UNDERGOING HEMODIALYSIS Dewanto, Adhe; Indrawati, Lina; Nuryanti, Lisna
Journal of Vocational Nursing Vol. 6 No. 1 (2025): MAY 2025
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jovin.v6i1.55491

Abstract

Introduction: Chronic kidney disease is defined as kidney damage that lasts long (chronic) and is characterized by a decrease in the kidney's ability to filter blood (GFR). Patients who experience this disease need social support from their families and compliance in undergoing hemodialysis. Therefore, this study aims to determine the relationship between family social support and compliance of chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis at Cibitung Medika Hospital. Methods: The research method used in this study is descriptive correlation. The population in this study were all chronic renal failure patients with stable conditions who did outpatient hemodialysis at Cibitung Medical Hospital in the last 3 months, a total of 99 patients. Results: Based on statistical tests, a p-value of 0.000 with (p < 0.05) means Ha is accepted and Ho is rejected, meaning that there is a relationship between family support and the loyalty of chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis at Cibitung Hospital in 2023. Conclusions: The conclusion in this study is that the majority of families being observed in this study provide full support to patients undergoing hemodialysis and most of chronic kidney failure patients comply with hemodialysis treatment at Cibitung Medika Hospital.
Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat dengan Kepatuhan Diet pada Pasien Diabetes Melitus Listifani, Ikrimah Aurora; Indrawati, Lina
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i4.2779

Abstract

Diabetes Melitus atau dikenal dengan penyakit kencing manis menjadi salah satu penyakit tahunan yang diderita selama seumur hidup oleh penderitanya. Penelitian ini menggunakan Observasional Analitik dengan rancangan penelitian Cross Sectional, dengan jumlah sampel 71 responden yang sesuai dengan kriteria inklusi, dianalisis secara uji statistic menggunakan Chi Square Test, diperoleh nilai Asym Signifikasi (0,000) ≤ nilai a (0,05). Hasil dari penelitian ini terdapat Hubungan yang Signifikan antara Komunikasi Terapeutik Perawat dengan Kepatuhan Diet Pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Pagelaran Pandeglang Banten Tahun 2023
Hubungan Karakteristik Ibu dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 6-36 Bulan Nisya, Devia Ainun; Meliyana, Ernauli; Indrawati, Lina
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.2795

Abstract

Stunting merupakan gambaran terhambatnya pertumbuhan yang disebabkan akumulasi malnutrisi yang berlangsung lama sejak kehamilan sampai usia 24 bulan. Keadaan ini diperburuk oleh tidak terimbangi nya pengejaran pertumbuhan bagi anak-anak yang sebelumnya stunting (catch up growth) yang memadai. Dijadikan perhatian khusus dan memerlukan pengetahuan yang cukup untuk orang tua. Menganalisis hubungan karakteristik ibu dengan kejadian stunting pada anak umur 6-36 bulan Di Wilayah kerja Puskesmas Pengasinan Kota Bekasi.penelitian ini bersifat observasional analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study yaitu jenis variabel bebas (independen) maupun variabel terikat (dependen) dan teknik sampling purposive sampling yaitu memilih sampel berdasarkan distribusi frekuensi karakteristik responden pasien. Sampel yang digunakan Ibu yang memiliki balita stunting usia 6-36 bulan diwilayah kerja puskesmas pengasinan Didapatkan hasil P value antara Usia Ibu (0,000), Tingkat Pendidikan ibu (0,002), Status Pekerjaan (0,051), Tinggi Badan Ibu (0,002) dan Tingkat pendapatan keluarga (0,001) dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Pengasinan Kota Bekasi.Ada hubungan Usia ibu, Tingkat Pendidikan ibu, Tinggi Badan ibu dan tingkat pendapatan keluarga, Sedangkan Status Pekerjaan Ibu Tidak memiliki hubungan dengan kejadian stunting pada anak usia 6-36 bulan di wilayah kerja Puskesmas Pengasinan Kota Bekasi.
Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Kualitas Hidup pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa Cahyaningrum, Arliyanti; Indrawati, Lina; Meliyana, Ernauli
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i4.2898

Abstract

Penyakit ginjal merupakan kelainan pada organ ginjal yang disebabkan oleh berbagai faktor seperti, infeksi, tumor, kelainan kongenital, penyakit metabolik atau degeneratif dan lain-lain. Ginjal merupakan salah satu organ tubuh manusia yang memiliki banyak fungsi terutama untuk menjaga homeostasis tubuh. (Dewi dan Hendrati 2022). Penyakit ginjal merupakan, penyakit yang perlu mendapatkan perhatian, salah satunya adalah Penyakit Ginjal kronis (Gagal Ginjal Kronik). menggunakan penelitian kuantitatif deskriptif yang bertujuan untuk menguraikan suatu fenomena berdasarkan data-data yang didapatkan. Penelitian ini memiliki tujuan umum dan tujuan khusus sebagai berikut Tujuan umum: Mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit Islam Pondok Kopi. Tujuan khusus: Mengetahui karakteristik responden (Usia dan Jenis Kelamin) pada pasien Gagal Ginjal Kronik yang menjalani Hemodialisa di Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi. Mengetahui distribusi frekuensi Tingkat Kecemasan pada pasien Gagal Ginjal Kronik yang menjalani Hemodialisa di Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi. Mengetahui distribusi Frekuensi Kualitas Hidup pada pasien Gagal Ginjal Kronik yang menjalani Hemodialisa di Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi. Menganalisa Hubungan Tingkat Kecemasan dengan kualitas hidup pada pasien Gagal Ginjal Kronik yang menjalani Hemodialisa di Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi.Peneliti ini menggunakan desain Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini sebanyak 121 responden dan menggunakan teknik sampling Non Probability dengan metode teknik purposive sampling. Berdasarkan penelitian yang sudah peneliti lakukan didapatkan hasil P-value sebesar P-value sebesar 0.038 (P-value <0.05), maka dapat disimpulkan terdapat hubungan antara Tingkat Kecemasan dengan Kualitas Hidup pasien Gagal Ginjal Kronik yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi.