Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Peran Pemerintah dalam Penguatan Kelembagaan Ekonomi Pedesaan di Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali Murdianto; Saharuddin; Indriana, Hana; Kusumawati, Anak Agung Eka Dharma; Putra, Rizki Aditya
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 7 No. 3 (2024): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 7 No 3 November 2024
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v7i3.4239

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi peran pemerintah dalam memperkuat kelembagaan ekonomi pedesaan diKabupaten Gianyar, Bali, terutama melalui implementasi program Tenaga Kerja Mandiri (TKM) selamapandemi COVID-19. Menggunakan kerangka New Institutionalism in Economic Sociology (NIES),penelitian kualitatif ini menganalisis interaksi antara kebijakan formal pemerintah dengan kelembagaansosial-ekonomi lokal. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara mendalam denganpejabat pemerintah, pimpinan desa, dan peserta program TKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwaprogram TKM berkontribusi secara signifikan dalam mengurangi pengangguran dan menciptakan wirausahabaru di daerah pedesaan, terutama melalui pelatihan berbasis kompetensi dan dukungan finansial. Namun,penelitian ini menyoroti perlunya integrasi yang lebih baik antara kebijakan nasional dan realitas lokal, sertamenyarankan adanya kolaborasi dengan sektor swasta dan pelatihan literasi digital untuk meningkatkankeberlanjutan usaha di pedesaan. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana intervensipemerintah dapat memperkuat kelembagaan lokal dan mengatasi kerentanan ekonomi di wilayah pedesaan.
Dampak pengembangan ekonomi lokal terhadap kemandirian masyarakat kampung Batik Laweyan: The Impact of Local Economic Development on Community Self-Reliance in Kampung Batik Laweyan Rahmahanani Puspita; Hana Indriana
SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 11 No 1 (2025): February 2025
Publisher : LP2M Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/sosio.v11i1.17705

Abstract

Kampung Batik Laweyan is one of the oldest Batik Villages in Indonesia and is an integrated tourism area. It not only focuses on batik trading, but also batik education, historical tourism, and regional culinary specialties. Kampung Batik Laweyan is a manifestation of an inclusive economy for the community. The activities of the Kampung Batik Laweyan community utilize local economic potential with the aim of community independence and welfare. The purpose of this study is to analyze the impact of local economic development on community independence in Kampung Batik Laweyan. This study used a quantitative approach with a questionnaire supported by a qualitative approach with in-depth interviews. The sampling technique used simple random sampling with a total of 35 respondents. The data were processed with the Spearman Rank correlation test to determine the correlation of local economic development with community self-reliance and SEM PLS regression test to determine the impact of local economic development on community self-reliance. Thus, human capital development and financial support need to be improved so the local economic development process can carry out massively and have impacts on the welfare of local communities. Policies that focus on education and access to financial resources will ensure  broader and sustainable impact. The results showed a correlation between the level of local economic development and the level of community independence. The higher the value of local economic development, the higher the value of community independence. Local economic development affects community self-reliance in the aspects of human capital and financial capital.
Membedah Ketimpangan Gender: Responsivitas Kebijakan Penyuluhan Pertanian di Kabupaten Bogor Fatchiya, Anna; Puspita, Dyah Retna; Firmansyah, Adi; Indriana, Hana; Aulia, Titania; Syamsiah, Siti; Azhari, Rafnel
Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol 20 No 1 (2025)
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51852/157rfh57

Abstract

Kesetaraan gender pada sektor pertanian merupakan salah satu elemen kunci dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis responsivitas gender kebijakan penyuluhan pertanian di Kabupaten Bogor serta mengevaluasi perbedaan persepsi penyuluh laki-laki dan perempuan terhadap kebijakan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 60 penyuluh pertanian yang dipilih melalui purposive sampling dengan mempertimbangkan keragaman berdasarkan gender dan status penyuluh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif serta uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responsivitas gender dalam kebijakan penyuluhan pertanian masih belum optimal, dengan kesenjangan terlihat pada aspek penyediaan transportasi, biaya operasional, akses pelatihan dan pendidikan lanjutan. Penyuluh perempuan cenderung menghadapi lebih banyak kendala dibandingkan penyuluh laki-laki. Hal ini diperkuat dengan masih rendahnya dukungan untuk melibatkan penyuluh perempuan dalam kegiatan penyuluhan dan kewajiban untuk selalu membuat data terpilah gender. Uji statistik mengungkapkan adanya perbedaan signifikan dalam persepsi gender penyuluh terkait beberapa indikator, seperti kemudahan pelatihan dan pendidikan lanjutan. Dari hasil ini disarankan agar kebijakan penyuluhan perlu lebih responsif terhadap kebutuhan spesifik penyuluh perempuan melalui pengembangan materi penyuluhan yang inklusif, penyediaan fasilitas transportasi ramah gender, serta penguatan pelatihan dan pendidikan berbasis gender untuk mendukung kesetaraan dan keberlanjutan dalam pembangunan pertanian.
Menyelisik Dinamika Implementasi Padi Organik Di Kabupaten Tasikmalaya Dari Tahun 2017-2023 Indriana, Hana; Rizki Aditya Putra
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.02.22

Abstract

The growing public interest in organic food has sparked a movement towards organic agriculture since the early 2000s, driven by various non-governmental organizations (NGOs). This surge in interest prompted policymakers to develop guidelines and regulations to support organic farming. Tasikmalaya Regency is one of the pioneers in the implementation of organic agriculture that has been able to produce and cultivate organic rice since 2006. This study aims to investigate the factors that affect the implementation of organic rice farming in Tasikmalaya during 2017-2023 and formulate policies that can be proposed to improve the implementation. The results of the study show that socio-economic, technical, production quality, and adaptation to external changes such as the COVID-19 pandemic, affect the dynamics of organic rice farming in Tasikmalaya. Recommended policies include institutional strengthening, capacity building and farmer education, infrastructure development and market access, and providing economic and financial incentives.
KINERJA PERUSAHAAN DAN INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT (IKM) TERHADAP PROGRAM CICADAS BIJAK BERPLASTIK DI DESA CICADAS, KABUPATEN BOGOR Fitri, Alifa Rafidah; Hana Indriana
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) sering kali didominasi oleh kepentingan bisnis, yang kadang-kadang mengabaikan dampak lingkungan. Banyak program CSR yang tidak memuaskan masyarakat karena tidak sesuai dengan harapan mereka. PT Tirta Investama – Plant Citeureup, sebagai salah satu perusahaan terbesar di Desa Cicadas, menjalankan program Cicadas Bijak Berplastik sebagai upaya untuk peduli terhadap masyarakat dan lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja perusahaan dalam mengimplementasikan program CSR, mengidentifikasi Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM), dan menganalisis hubungan antara keduanya. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan dukungan data kualitatif untuk mendapatkan pembahasan lebih mendalam. Penelitian dilakukan kepada 78 penerima program yang bertempat pada enam bank sampah yang tersebar di Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program CSR oleh PT Tirta Investama – Plant Citeureup dapat dikategorikan sebagai sedang, sementara IKM menunjukkan hasil yang baik. Penelitian ini mengindikasikan adanya korelasi yang signifikan antara kinerja perusahaan dalam setiap tahapan implementasi program CSR dengan Indeks Kepuasan Masyarakat. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkuat pemahaman tentang pentingnya kesesuaian antara program CSR dengan harapan dan kebutuhan masyarakat. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya perusahaan memperhatikan dampak sosial dan lingkungan dalam strategi pelaksanaan CSR mereka untuk memastikan keberlanjutan dan penerimaan positif dari masyarakat.
Perbandingan Orientasi dan Budaya Politik antara Etnis Sunda dengan Etnis Makassar Abdurrahman Syamsari, Ubaidah; Faisal, Faisal; Winata, Marchyananda; Nur Afifah, Anisa; Assa'addah, Habibah; Indriana, Hana; Aditya Putra, Rizki
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.11180

Abstract

Termasuk dalam etnis terbesar di Indonesia, Sunda dan Makassar memiliki orientasi dan budaya politiknya masing-masing. Perbedaan ini berdampak pada perilaku politik dan dinamika politik lokal dan nasional. Studi ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan dan relevansi dari perbedaan orientasi dan budaya politik antara Etnis Sunda dan Etnis Makassar terhadap perilaku kedua etnis dalam berpolitik. Metode yang digunakan adalah metode etnografi dan netnografi dengan kualitatif deskriptif sebagai metode analisisnya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan perbedaan yang signifikan dalam pandangan politik, partisipasi politik, dan preferensi pemilihan pemimpin antara Etnis Sunda dan Etnis Makassar. Perbedaan dalam orientasi politik dan budaya politik memiliki dampak terhadap proses pengambilan keputusan politik, serta stabilitas politik di tingkat lokal dan nasional. Kata Kunci: Budaya, Makassar, Orientasi, Sunda
Pendekatan Partisipatif dalam Program Sosialisasi Lingkungan (Bank Sampah, Zero Waste, Eco Enzyme, Ecobrick) Muhamnu, Afiya Hashina; Septiani, Dellia Tri; Putri, Finda Dwina Saskia; Indriana, Hana; Shohibuddin, Mohamad
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 15, No 2 (2024): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v15i2.15898

Abstract

Desa Sebatu Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Indonesia memiliki sembilan (9) Banjar Dinas yang terdiri dari Banjar Dinas Apuh, Banjar Dinas Tegalsuci, Banjar Dinas Jasan, Banjar Dinas Jati, Banjar Dinas Bonjaka, Banjar Dinas Pujung Kaja, Banjar Dinas Pujung Kelod, Banjar Dinas Sebatu dan Banjar Dinas Tumbakasa dengan luas wilayah 1090 ha, jumlah penduduk 8055 jiwa dalam 1932 kepala keluarga. Permasalahan lingkungan yang dihadapi di Desa Sebatu salah satunya ialah kurangnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga atau organik maupun sampah kemasan produk atau anorganik yang menimbulkan berbagai persoalan, seperti estetika lingkungan dan masalah sosial yang apabila dibiarkan akan menjadi masalah yang serius. Tujuan dilakukan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat desa mengenai bank sampah, zero waste, eco enzyme, dan ecobrick ini, yaitu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah serta upaya melestarikan lingkungan. Kegiatan sosialisasi mengenai bank sampah, zero waste, eco enzyme, dan ecobrick cukup berhasil untuk mengubah perilaku masyarakat dalam mencintai lingkungan, setiap rumah tangga dapat menerapkan pemilahan sampah organik dan anorganik.
Ubaran: Pemanfaatan Pekarangan Rumah Melalui Konservasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Berbasis Elemen Pengembangan Masyarakat Sembiring, Nesya Aslami; Islamiyati, Dhiya Dwi; Raksanagara, Fauzan Naufal; Amaliawati, Suci; Grahita, Sidiq; Sipahutar, Aulia Rahmi Nauli; Indriana, Hana
Parta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/parta.v5i1.5012

Abstract

Wujud pembangunan kesehatan berbasis masyarakat bisa melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam kegiatan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) melalui program Ubaran. Program Ubaran merupakan program yang bertujuan untuk mengembangkan lahan pekarangan rumah menjadi lahan produktif yang menghasilkan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) agar dapat dikonsumsi baik secara individu atau menjadi bisnis keluarga sekaligus mengajak warga lebih produktif. Sasaran dari program ini yaitu masyarakat desa yang terdiri dari perwakilan masing-masing sebanyak 4-5 orang dari tiap RW yang akan diberdayakan menjadi komunitas Ubaran. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Neglasari, Kecamatan Dramaga, Bogor. Instrumen yang digunakan lembar pretest dan posttest. Kemudian dianalisis menggunakan Microsoft Excel untuk data pre-test dan post-test. Hasil pengabdian masyarakat menunjukan adanya peningkatan dari nilai pre-test ke post-test baik dari aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang menunjukkan ketercapaian pelaksanaan program Ubaran. Adanya komunitas Ubaran diharapkan dapat menjadi aktor dan agen pembinaan tentang TOGA serta pemanfaatannya kepada masyarakat di Desa Neglasari.
Upaya Peningkatan Motivasi Belajar pada Siswa Pendidikan Non-Formal Melalui Pendekatan Personalized Learning Pratama, Rheza Dwi; Ussyakira, Satia; Nisa, Tri Ratna Chaniyatun; Maharani, Nabila Aulia; Adistiani, Adita; Indriana, Hana
Parta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/parta.v6i1.6077

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak di Desa Benteng yang menghadapi kendala ekonomi, budaya, dan rendahnya motivasi belajar. Melalui pendekatan personalized learning, kegiatan dilaksanakan dalam empat tahap: penilaian diagnostik, penyusunan modul pembelajaran sesuai kebutuhan siswa, implementasi menggunakan metode scaffolding, dan evaluasi pada aspek kognitif, afektif, serta psikomotorik. Hasil menunjukkan peningkatan pada motivasi belajar, keberanian siswa berbicara di depan umum, serta keterampilan dasar seperti membaca, menulis, dan membuat CV. Kendala utama yang dihadapi adalah rendahnya tingkat kehadiran siswa secara konsisten. Kegiatan ini memberikan implikasi bahwa personalized learning efektif mendukung pendidikan inklusif. Untuk pengembangan lebih lanjut, direkomendasikan kolaborasi yang lebih erat dengan komunitas lokal, pemanfaatan sumber daya pembelajaran digital, dan strategi untuk meningkatkan partisipasi siswa secara berkelanjutan.
Pemberdayaan UMKM melalui Pelatihan Dasar Desain dan Strategi Branding pada Rumah Kopi Sanggabuana Vertin, Nadya Adelaide; Zahra, Aisya; Sopiana, Candra Fitrah; Wardiani, Shafira Rizky; Miranjani, Syahrainna Mayzwa; Indriana, Hana; Cahyanto, Rifaldi
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 16, No 4 (2025): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v16i4.23167

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan mengatasi permasalahan branding dan desain yang dihadapi UMKM Rumah Kopi Sanggabuana di Bogor, Indonesia. Masalah utama meliputi identitas visual tidak konsisten, positioning merek yang lemah, dan strategi pemasaran kurang efektif, sehingga menghambat perkembangan usaha. Metode yang digunakan terdiri dari dua tahap: (1) perencanaan, meliputi identifikasi masalah dan penyusunan materi, serta (2) pelaksanaan, berupa pelatihan dasar desain dan strategi branding. Peserta diajak praktik langsung merancang logo dan kemasan baru menggunakan Canva. Hasilnya, terjadi peningkatan pemahaman peserta terkait konsistensi branding, ditunjukkan melalui nilai post-test dan terciptanya identitas visual terpadu untuk produk baru "Kopi Kebon." Program ini berhasil memperkuat identitas merek UMKM dengan mengedepankan nilai lokal dan keberlanjutan. Disarankan adanya pendampingan lanjutan untuk mempertahankan hasil ini.
Co-Authors Abdurrahman Syamsari, Ubaidah Ade Mirza Roslinawati Adi Firmansyah Adilah Adawiah Adistiani, Adita Aditya Putra, Rizki Adriana, Galuh Akbar, Helmy Alfi Amaliawati, Suci Anggoro Wakhid Subkhan Hamid Anna Fatchiya Arya Hadi Dharmawan Arya Hadi Dharmawan Assa'addah, Habibah Baba Barus Cahyanto, Rifaldi Cecilia Syifa Dyah Ita Mardianingsih Dyah Retna Puspita Faisal Faisal Faris Rahmadian Feni Apriyani Fitri Amalia Rizki Fitri, Alifa Rafidah Fredian Tonny Nasdian Grahita, Sidiq Hafinuddin Hafinuddin Hamid, Anggoro Wakhid Subkhan Hana Anugrah Sabrina Hanifaty Fadhilah Heru Purwandari Hilda Nurul Hidayati Hofifah Indah Faramita Iffah Humaidah Husen Indah Fauziah Islamiyati, Dhiya Dwi Kusumawati, Anak Agung Eka Dharma Lala M Kolopaking Maharani, Nabila Aulia Mintarti Miranjani, Syahrainna Mayzwa Mohamad Shohibuddin Muhamad Rizal Ramdani Muhamnu, Afiya Hashina Murdianto Murdianto, Murdianto Mutia Fatin Sausan Nisa, Tri Ratna Chaniyatun Novella Adriyan novindra . Nur Afifah, Anisa Nurfiyani, Fiqih Nurmala Katrina Pandjaitan Pratama, Rheza Dwi Pudji Muljono Pusparani, Mayang Pusparani, Mayang Dwi Putra, Rizki Aditya Putri, Finda Dwina Saskia Rafnel Azhari Rahmahanani Puspita Rahmahanani Puspita Rai Sita Rajib Gandi Raksanagara, Fauzan Naufal Ramadhan, Ghilandry Rifaldi Cahyanto Rilus Kinseng Rizki Aditya Putra Rohman, Mohammad Akbar Fathur Saharuddin Said Rusli Saidin, Ainun Aviv Sembiring, Nesya Aslami Septiani, Dellia Tri Septri Widiono Sintia Rani Ndaya Rigin Sipahutar, Aulia Rahmi Nauli Siti Syamsiah Siva Nadia Sopiana, Candra Fitrah Suryaalim, Muhammad Agriawan Titania Aulia Titik Sumarti Ussyakira, Satia Vertin, Nadya Adelaide Wardiani, Shafira Rizky Winata, Marchyananda Yannefri Bachtiar Yovian Reynard Stanley Yoyoh Indaryanti Yuli Yulianti Zahra Firda Zahra, Aisya Zanuba Maulida Zessy Ardinal Barlan