Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Perbandingan Pendapatan Petani Padi Sawah Program Anjangsana Di Desa Jambusarang Kecamatan Bolangitang Barat Kabupaten Bolaang Mingondow Utara Cang, Putri Ahmad; Indriani, Ria; Boekoesoe, Yuriko
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 1, 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.18357

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) Mengetahui pendapatan petani padi sawah yang masuk program Anjagsana dan petani yang tidak masuk program Anjangsana, 2) Mengetahui perbedaan pendapatan petani padi sawah yang masuk program Anjangsana dan petani yang tidak masuk program Anjagsana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian survey dengan menggunakan  pendekatan kuantitatif . Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data sekunder dan primer adapun jenis Analisisdalam penelitian ini yaitu Biaya, penerimaan, pendapatan dan Uji T. adapun hasil data yang diperoleh: 1) total pendapatan yang diperoleh petani Program Anjangsana dari usahatani padi sawah yaitu dengan hasil rata-rata Rp 11.293.840 dan untuk petani Non program Anjangsana Rp 7.767.280. 2) Berdasarkan hasil perhitungan uji t untuk perbandingan pendapatan petani yang bergabung dalam Program Anjangsana dan petani Non Program Anjangsan diketahui bahwa t hitung lebih besar dibandingkan t tabel yaitu 174.6681.685. Dengan demikian H0 ditolak, dan H1 diterima maka Terdapat perbedaan pendapatan antara petani yang bergabung dalam Program Anjangsana dan petani Non Program Anjangsana.
Rantai Pasok Jagung Di Kecamatan Boliyohuto Kabupaten Gorontalo Rahim, Sri Yundi; Rauf, Asda; Indriani, Ria
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 7, NO 3, 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.18647

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mengetahui mekanisme rantai pasok jagung di Kecamatan Boliyohuto, 2) Menganalisis efisiensi rantai pasok jagung di Kecamatan Boliyohuto, 3) Menganalisis nilai tambah jagung pipilan. Penelitian ini di lakukan di Kecamatan Boliyohuto Kabupaten Gorontalo. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 30 orang petani, 4 orang pengumpul, 1 pedagang besar dan 10 pedagang pengecer. Teknik analisis data yang digunakan deskritip kualitatif, efisiensi pemasaran, margin, distribusi margin, farmers share dan nilai tambah hayami. Hasil penelitian ini terdapat tiga saluran rantai pasok jagung pipilan di Kecamatan Boliyohuto. Efisiensi saluran pemasaran yang efisien terdapat pada saluran satu dan dua margin dan distribusi margin pada saluran I yaitu margin sebesar Rp500 dengan distribusi margin pada pengumpul 56,6%, pedagang besar 16,6%, saluran II yaitu margin sebesar Rp200 dengan distribusi margin 16,6% dan saluran III yaitu margin sebesar Rp1000 dengan distribusi margin pada pengecer yaitu 46%. Untuk farmers share pada saluran pemasaran rantai pasok jagung adalah efisien. Nilai tambah diperoleh dari 50 kg jagung pipilan adalah 481.500/kg atau 13.757% dari nilai produk. Sedangkan keuntungan yang diperoleh sebesar 257.076%.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN PETANI KELAPA DALAM DI KECAMATAN PULUBALA KABUPATEN GORONTALO Yusup, Alpian; Rauf, Asda; Indriani, Ria
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 2, 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.24087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis : 1) Menganalisis faktor, umur tanaman, jumlah tanaman kelapa, harga kelapa dan hasil produksi terhadap penerimaan petani kelapa dalam di Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo. 2 Menghitung besar penerimaan petani kelapa di Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo selama tiga bulan dari mulai persiapan sampai dengan penyusunan. Metode pengambilan sampel yang dilakukan acak sederhana (random sampling) dengan jumlah sampel sebanyak 48 petani kelapa dalam. Analisis data menggunakan analisis analisis penerimaan dan analisis regresi linear berganda. Hasil Penelitian menunjukan bahwa 1) Berdasarkan hasil uji regresi berganda menggunakan uji F secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan terhadap variabel umur tanaman (X1), jumlah tanaman (X2), harga (X3), dan hasil produksi (X4) terhadap penerimaan petani di Kecamatan Pululaba. Dan secara parsial atau menggunakan uji t variabel jumlah tanaman (X2) dan hasil produksi (X4) berpengaruh signifikan terhadap penerimaan petani. Sedangkan variabel umur tanaman  (X1) dan harga (X3) tidak berpengaruh signifikan terhadap penerimaan petani di Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo. 2) Penerimaan rata-rata petani kelapa di Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo adalah Rp.4.029.195/panen. 
PROFIL PETANI SAWAH DI DESA HULAWA KECAMATAN TELAGA KABUPATEN GORONTALO Kaina, Melin; Indriani, Ria; Adam, Echan
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 2, 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.23241

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: Mengetahui Profil Petani Padi Sawah di Desa Hulawa Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo. Penelitian dilakukan di Desa Hulawa Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo pada Bulan Juni sampai dengan Bulan Juli tahun 2023 dengan metode penelitian survey atau wawancara, metode pengambilan sampel menggunakan rumus slovin. Jenis sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan yaitu analisis desktiptif. jumlah sampel dalam Penelitian di Desa Hulawa adalah 44 orang petani padi sawah. Hasil penelitian ini menunjukkan Rata-rata umur petani padi sawah di Desa Hulawa Berusia 40-55 tahun, yakni 30 orang pada kategori usia produktif yaitu 53 Tahun, tingkat Pendidikan di Desa Hulawa telah mendapatkan pendidikan paling tinggi yaitu SD, Untuk pengalaman dalam pemeliharaan tanaman memiliki pengalaman antara 8- 14 tahun, dengan Rata-rata memiliki Pengalaman 10 Tahun. Jumlah tanggungan keluarga petani Memiliki Rata-rata yaitu 3 Orang, Luas lahan padi sawah Memiliki Rata-rata 0,5 Ha dari keseluruhan jumlah sampel. jumlah lahan paling banyak adalah milik sendiri 20 orang Petani Responden, Produksi Petani Terbanyak di Desa Hulawa di bedakan dengan Kelompok Tani yaitu Kelompok Tani Karya Bakti Memiliki Jumlah 15 orang Petani Responden dengan Presentase 40% jumlah Produksi 13.205 Kg. Dengan Rata-rata Produksi 809,2 Kg dari keseluruhan jumlah Produksi Petani yang ada di Desa Hulawa Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo.
MANAJEMEN KELEMBAGAAN USAHATANI BAWANG MERAH DI KECAMATAN PAGUYAMAN Basoly, Rahmad Ali Imron; Rauf, Asda; Indriani, Ria
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 7, NO 2, 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v7i2.17902

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) Mengetahui manajemen kelembagaan kelompok tani bawang merah di Kecamatan Paguyaman; 2) Menganalisis faktor-faktor apa yang mempengaruhi berkembangnya kelembagan kelompok tani Bawang Merah di Kecamatan Paguyaman, penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai juni 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei menggunakan kuisioner/angket sebagai alat penelitian. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam menguatkan kelembagaan kelompok usahatani bawang merah, dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu meningkatkan kesadaran berkelompok, melakukan pembenahan dalam manajemen kelembagaan kelompok usahatani bawang merah, melakukan peningkatan kapasitas sumber daya petani melalui pelatihan tentang teknologi produksi (budidaya), perlindungan tanaman dan teknik pasca panen bawang merah, serta mengembangkan kemitraan usaha antara pengusaha (pedagang dan pengumpul) bawang merah dengan petani bawang merah. Untuk hambatan utama dalam manajemen kelembagaan usahatani bawang merah adalah minimnya pengetahuan petani, dinamika kelompok kurang aktif, rendahnya partisipasi anggota dan lemahnya koordinasi dan interaksi antar kelompok maupun dengan lembaga terkait (stakeholder).
Strategi Adaptasi Bauran Pemasaran pada UKM "Kedai Coffee Panda" di Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo (Studi Kasus di Kedai Coffee Panda) Yunus, Fitra; Indriani, Ria; Bempah, Irwan
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 7, NO 3, 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.18370

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang dapat mendukung dan menghambat pemasaran di UKM Kedai Coffee Panda, dan menyusun strategi bauran pemasaran di UKM Kedai Coffee Panda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode studi kasus, yang merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Tehnik analisis data yang digunakan yaitu analisis SWOT melalui beberapa tahapan pembobotan dan peratingan menggunakan tabel IFE dan EFE. Hasil penelitian berdasarkan penetuan titik koordinat diagram faktor internal dan eksternal maka posisi kuadran usaha Kedai Coffee Panda berada di kuadran I (Grow Oriented Strategy) yang berarti kondisi usaha yang menguntungkan. Sehingga strategi yang baik digunakan berdasarkan analisis SWOT yakni: strategi SO: (1) mengikuti trend (2)menjaga kualitas produk (3) memanfaatkan lokasi yang strategis (4)sering mengadakan ivent tournament game (5)rutin mengupload informasi tentang kedai Coffee Panda. Strategi WO: (1) Menambah karyawan (2) memilih karyawan yang berpengalaman (3)menambah peralatan produksi (4)membangun sistem berbasis teknologi (5)melakukan riset (6) mengoptimalkan pengolahan data (7) membuat website (8) merekrut karyawan khusus mengelola website Kedai Coffee Panda. Strategi ST: (1) melakukan penyesuaian dengan pesaing bisnis (2) memberikan reward kepada pelanggan (3) perbaikan papan nama (baliho) (4) luncurkan promo spesial (5) perhatikan protokol kesehatan (6) menyediakan tempat mencuci tangan (7) menjaga jarak. Strategi WT: (1) meningkatkan pelayanan kepada konsumen. (2) menerapkan 5S pada karyawan yakni (senyum,sapa,sopan,santun dan sabar) terhadap konsumen (3) menyediakan sistem pembayaran noncash (4)meningkatkan kegiatan distribusi (5)membuat situs grabfood dan gofood.
RANTAI PASOK TEBU (Studi Kasus PT.PG GORONTALO) KECAMATAN TOLANGOHULA KABUPATEN GORONTALO Buka, Ravani; Imran, Supriyo; Indriani, Ria
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 7, NO 3, 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.20795

Abstract

ABSTRACT           This study aims to analyze: 1) How is the sugar supply chain at PT.PG. Gorontalo. This research was conducted at PT.PG Gorontalo for three months from preparation to preparation. The sampling method used was simple random sampling with a total sample of 47 farmers who were taken multi-stage, starting from village sampling to sugar cane farmers. The method used is the Asian Productivity Organization (APO) method. The results of this study indicate that; 1) The condition of the supply chain at the company PT.PG Gorontalo has one flow pattern of the sugarcane supply chain, which consists of farmers, companies and distributors. the chain structure consists of primary members (suppliers (farmers), companies, and distributors), and secondary (packaging and transportation providers). chain resources include human resources of 1,491 employees, then the chain business processes that occur are partnerships and open market information. PT.PG Gorontalo and distributors mutually benefit each other in selling granulated sugar products.  Keywords: Supply Chain, Sugarcane, Sugar ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) Bagaimana rantai pasok gula pasir pada PT.PG. Gorontalo. Penelitian ini dilakukan di PT.PG Gorontalo selama tiga bulan dari mulai persiapan sampai dengan penyusunan. Metode pengambilan sampel yang dilakukan yaitu secara sengaja (porposive sampling) dengan jumlah sampel sebanyak 47 petani yang di ambil secara bertingkat (Multi stage) yaitu mulai dari pengambilan sampel desa sampai dengan petani tebu. Metode yang digunakan adalah Metode Asian Productivity Organization (APO). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa; 1) Kondisi rantai pasok diperusahaan PT.PG Gorontalo memiliki satu pola aliran rantai pasok tebu yaitu terdiri dari petani, perusahaan dan distributor. struktur rantai terdiri dari anggota primer (pemasok (petani), perusahaan, dan distributor), dan sekunder (penyedia kemasan dan transportasi). sumber daya rantai meliputi SDM sebanyak 1.491 karyawan, kemudian proses bisnis rantai yang terjadi yaitu bersifat kemitraan serta informasi pasar  secara terbuka. PT.PG Gorontalo dan distributor yang saling menguntungkan satu sama lain dalam menjual hasil produk gula pasir. Kata kunci: Rantai Pasok, Tebu, Gula
AGRIBISNIS TANAMAN KANGKUNG DARAT DI DESA BULOTALANGI TIMUR KECAMATAN BULANGO TIMUR KABUPATEN BONE BOLANGO Didipu, Apriyani A.; Indriani, Ria; Bakari, Yuliana
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 2, 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.22094

Abstract

Agribisnis adalah usaha bisnis pertanian dengan orientasi keuntungan. Penerapan konsep pengembangan sistem agribisnis terpadu, yaitu apabila sistem agribisnis yang terdiri dari subsistem hulu, subsistem usahatani/budidaya, dan subsistem hilir dikembangkan secara terpadu dan selaras. Tanaman kangkung darat sebagai suatu komoditas pertanian harus memiliki keterkaitan yang baik antara subsistem hulu, subsistem usahatani, subsistem hilir dan lembaga penunjang. Desa Bulontalangi Timur merupakan salah satu desa di Kabupaten Bone Bolango yang ditetapkan sebagai kampung sayur, karena memiliki potensi yang baik dalam pengembangan sayuran di dataran rendah terutaman untuk jenis tanaman kangkung darat. Adanya tanaman kangkung mampu menambah sumber pendapatan tunai bagi petani di pedesaan sebagai sumber pendapatan keluarga karena ditunjang oleh potensi lahan dan iklim yang ada khususnya di Desa Bulotalangi Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui subsistem agribinis pada agribisnis tanaman kangkung darat di Desa Bulotalangi Timur, Kecamatan Bulango Timur, Kabupaten Bone Bolango. Pada penelitian ini metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi dengan sampel penelitian sebanyak 42 responden yang merupakan petani kangkung darat di Desa Bulotalangi Timur. Analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan subsistem saluran sarana produksi, subsistem produksi usahatani serta subsistem pemasaran sudah berjalan dengan baik dan menguntungkan. Sedangkan subsistem pengolahan belum berjalan dengan baik karena petani belum mampu mengolah tanaman kangkung darat menjadi produk yang bernilai tambah. Lembaga penunjang juga belum berjalan dengan maksimal sebagaimana yang diharapkan oleh petani.
STRATEGI PENGEMBANGAN KELEMBAGAAN KELOMPOK TANI JAGUNG DI KECAMATAN ANTINGGOLA KABUPATEN GORONTALO UTARA Amin, Nur Silfiah; Halid, Amir; Indriani, Ria; Tangahu, Rivan
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 3, 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.27078

Abstract

Nur Silfiah Amin. Institutional Development Strategy of Maize Farmers Group in Atinggola District North Gorontalo Regency. The research aims to analyze alternative institutional development strategies for corn farmers in Atinggola sub-district, North Gorontalo district. This research was conducted in Atinggola subdistrict, survey research method using probabaility sampling technique totaling 24 samples. Date analysis using SWOT analysis. Based on the results of SWOT testing, it can be seen that IFAS 1,47 and EFAS 1,79 are in quadrant I, which supports an aggressive strstegy or SO (Stenhgts-Opportunities) strategy. This indicates the existence of strengths and opportunities in strategies that can be applied in the research area to develop farmer group institutions, meaning that the alternatives carried out by farmer groups optimize to avpid weaknessees and threats there.
Analisis Deskriptif dan komparatif Pada Literasi Keuangan Petani Padi sawah di Kecamatan Kabila kabupaten Bone Bolangi Utami, Siti Shafwah Ratna; Bakari, Yuliana; Indriani, Ria; Hippy, Muh Zubair
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 6 No 1 (2023): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v6i1.2358

Abstract

Dalam pengelolaan usahatani, pemahaman petani terhadap literasi keuangan sangat dibutuhkan. Peneitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran literasi keuangan pada petani padi sawah dan mengetahui perbedaan literasi keuangan pada petani padi sawah. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan varians One Way Anova dengan teknik Non Probability Sampling. Adapun jumlah sampel yang ditentukan menggunakan Nomogram Harry King. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan pada petani padi sawah di Kecamatan Kabila cukup baik karena petani belum memiliki perilaku yang baik terhadap pengelolaan keuangan secara pribadi maupun usahatani. hasil uji Anova menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada komponen Financial Experience di masing-masing Desa di Kecamatan kabila.