Claim Missing Document
Check
Articles

RANTAI PASOK TEBU (Studi Kasus PT.PG GORONTALO) KECAMATAN TOLANGOHULA KABUPATEN GORONTALO Buka, Ravani; Imran, Supriyo; Indriani, Ria
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 7, NO 3, 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.20795

Abstract

ABSTRACT           This study aims to analyze: 1) How is the sugar supply chain at PT.PG. Gorontalo. This research was conducted at PT.PG Gorontalo for three months from preparation to preparation. The sampling method used was simple random sampling with a total sample of 47 farmers who were taken multi-stage, starting from village sampling to sugar cane farmers. The method used is the Asian Productivity Organization (APO) method. The results of this study indicate that; 1) The condition of the supply chain at the company PT.PG Gorontalo has one flow pattern of the sugarcane supply chain, which consists of farmers, companies and distributors. the chain structure consists of primary members (suppliers (farmers), companies, and distributors), and secondary (packaging and transportation providers). chain resources include human resources of 1,491 employees, then the chain business processes that occur are partnerships and open market information. PT.PG Gorontalo and distributors mutually benefit each other in selling granulated sugar products.  Keywords: Supply Chain, Sugarcane, Sugar ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) Bagaimana rantai pasok gula pasir pada PT.PG. Gorontalo. Penelitian ini dilakukan di PT.PG Gorontalo selama tiga bulan dari mulai persiapan sampai dengan penyusunan. Metode pengambilan sampel yang dilakukan yaitu secara sengaja (porposive sampling) dengan jumlah sampel sebanyak 47 petani yang di ambil secara bertingkat (Multi stage) yaitu mulai dari pengambilan sampel desa sampai dengan petani tebu. Metode yang digunakan adalah Metode Asian Productivity Organization (APO). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa; 1) Kondisi rantai pasok diperusahaan PT.PG Gorontalo memiliki satu pola aliran rantai pasok tebu yaitu terdiri dari petani, perusahaan dan distributor. struktur rantai terdiri dari anggota primer (pemasok (petani), perusahaan, dan distributor), dan sekunder (penyedia kemasan dan transportasi). sumber daya rantai meliputi SDM sebanyak 1.491 karyawan, kemudian proses bisnis rantai yang terjadi yaitu bersifat kemitraan serta informasi pasar  secara terbuka. PT.PG Gorontalo dan distributor yang saling menguntungkan satu sama lain dalam menjual hasil produk gula pasir. Kata kunci: Rantai Pasok, Tebu, Gula
AGRIBISNIS TANAMAN KANGKUNG DARAT DI DESA BULOTALANGI TIMUR KECAMATAN BULANGO TIMUR KABUPATEN BONE BOLANGO Didipu, Apriyani A.; Indriani, Ria; Bakari, Yuliana
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 2, 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.22094

Abstract

Agribisnis adalah usaha bisnis pertanian dengan orientasi keuntungan. Penerapan konsep pengembangan sistem agribisnis terpadu, yaitu apabila sistem agribisnis yang terdiri dari subsistem hulu, subsistem usahatani/budidaya, dan subsistem hilir dikembangkan secara terpadu dan selaras. Tanaman kangkung darat sebagai suatu komoditas pertanian harus memiliki keterkaitan yang baik antara subsistem hulu, subsistem usahatani, subsistem hilir dan lembaga penunjang. Desa Bulontalangi Timur merupakan salah satu desa di Kabupaten Bone Bolango yang ditetapkan sebagai kampung sayur, karena memiliki potensi yang baik dalam pengembangan sayuran di dataran rendah terutaman untuk jenis tanaman kangkung darat. Adanya tanaman kangkung mampu menambah sumber pendapatan tunai bagi petani di pedesaan sebagai sumber pendapatan keluarga karena ditunjang oleh potensi lahan dan iklim yang ada khususnya di Desa Bulotalangi Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui subsistem agribinis pada agribisnis tanaman kangkung darat di Desa Bulotalangi Timur, Kecamatan Bulango Timur, Kabupaten Bone Bolango. Pada penelitian ini metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi dengan sampel penelitian sebanyak 42 responden yang merupakan petani kangkung darat di Desa Bulotalangi Timur. Analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan subsistem saluran sarana produksi, subsistem produksi usahatani serta subsistem pemasaran sudah berjalan dengan baik dan menguntungkan. Sedangkan subsistem pengolahan belum berjalan dengan baik karena petani belum mampu mengolah tanaman kangkung darat menjadi produk yang bernilai tambah. Lembaga penunjang juga belum berjalan dengan maksimal sebagaimana yang diharapkan oleh petani.
STRATEGI PENGEMBANGAN KELEMBAGAAN KELOMPOK TANI JAGUNG DI KECAMATAN ANTINGGOLA KABUPATEN GORONTALO UTARA Amin, Nur Silfiah; Halid, Amir; Indriani, Ria; Tangahu, Rivan
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 3, 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.27078

Abstract

Nur Silfiah Amin. Institutional Development Strategy of Maize Farmers Group in Atinggola District North Gorontalo Regency. The research aims to analyze alternative institutional development strategies for corn farmers in Atinggola sub-district, North Gorontalo district. This research was conducted in Atinggola subdistrict, survey research method using probabaility sampling technique totaling 24 samples. Date analysis using SWOT analysis. Based on the results of SWOT testing, it can be seen that IFAS 1,47 and EFAS 1,79 are in quadrant I, which supports an aggressive strstegy or SO (Stenhgts-Opportunities) strategy. This indicates the existence of strengths and opportunities in strategies that can be applied in the research area to develop farmer group institutions, meaning that the alternatives carried out by farmer groups optimize to avpid weaknessees and threats there.
Analisis Deskriptif dan komparatif Pada Literasi Keuangan Petani Padi sawah di Kecamatan Kabila kabupaten Bone Bolangi Utami, Siti Shafwah Ratna; Bakari, Yuliana; Indriani, Ria; Hippy, Muh Zubair
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 6 No 1 (2023): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v6i1.2358

Abstract

Dalam pengelolaan usahatani, pemahaman petani terhadap literasi keuangan sangat dibutuhkan. Peneitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran literasi keuangan pada petani padi sawah dan mengetahui perbedaan literasi keuangan pada petani padi sawah. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan varians One Way Anova dengan teknik Non Probability Sampling. Adapun jumlah sampel yang ditentukan menggunakan Nomogram Harry King. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan pada petani padi sawah di Kecamatan Kabila cukup baik karena petani belum memiliki perilaku yang baik terhadap pengelolaan keuangan secara pribadi maupun usahatani. hasil uji Anova menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada komponen Financial Experience di masing-masing Desa di Kecamatan kabila.
Edukasi Gizi Berbasis Keluarga untuk Peningkatan Pengetahuan Ibu Balita sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung Indriani, Ria; Kartikawati, Sri Lestari; Juarta, Tata; Sugiharti, Ina; Sarbini, Amida Sriwianti; Setyawati, Anita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.755

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dengan prevalensi 21,6% pada tahun 2022. Salah satu faktor penyebab utama adalah rendahnya pengetahuan keluarga tentang gizi seimbang dan praktik pemberian makan bayi dan anak (PMBA). Edukasi gizi berbasis keluarga berpotensi meningkatkan pengetahuan dan mendorong praktik gizi yang lebih baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi gizi berbasis keluarga terhadap peningkatan pengetahuan ibu balita di RW 04 Desa Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan one group pretest–posttest. Edukasi diberikan melalui ceramah interaktif, video edukatif, poster, dan diskusi kelompok. Pengetahuan diukur dengan kuesioner 13 item sebelum dan sesudah intervensi pada 20 responden. Analisis menggunakan uji paired t-test dengan tingkat signifikansi 95%. Rata-rata skor pretest adalah 10,10 dan posttest 12,55 dengan selisih rata-rata 2,45±2,58. Hasil uji paired t-test menunjukkan perbedaan signifikan (t=4,24; p=0,0004). Media edukatif partisipatif meningkatkan keterlibatan peserta dan mempermudah pemahaman materi. Edukasi gizi berbasis keluarga efektif meningkatkan pengetahuan ibu balita dan berpotensi mendukung upaya pencegahan stunting. Program serupa disarankan dilakukan secara berkelanjutan dengan dukungan kader posyandu, tokoh masyarakat, dan pemerintah desa, serta perlu evaluasi jangka panjang terhadap dampaknya pada status gizi balita.
"The Role Of Internships In Building Students' Professional Competencies (An Analysis Of The Internship Program At Bank BTN Mataram Main Branch)" Sudarta, Sudarta; Yunarni, Baiq Reinelda Tri; Fatabi, Rioni Citra; Yuliani, Rasmi; Indriani, Ria
Abdi Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v7i2.9169

Abstract

In the era of globalization and increasing competition, professional competence has become a key factor determining individual success in the workforce. The internship program at Bank BTN serves as an effective means to develop students' professional competencies, encompassing the knowledge, skills, and attitudes necessary in a work context. Through practical experience, students not only acquire technical skills but also build character and a strong work ethic. This program encourages the development of interpersonal skills, such as communication and teamwork, which are essential in the workplace. Although students face challenges such as adapting to new work environments and pressure to meet expectations, this experience provides valuable learning opportunities. Therefore, collaboration between educational institutions and industries, including Bank BTN, is crucial to create optimal internship experiences that support the professional competency development of students. 
HETEROGENEITY OF JKN-PBI’S IMPACT ON HOUSEHOLD OUT-OF-POCKET HEALTH EXPENDITURES IN INDONESIA Indriani, Ria; Wahyuni, Ribut Nurul Tri
Indonesian Journal of Health Administration (Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia) Vol. 13 No. 2 (2025): Article in Press
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: The National Health Insurance-Contribution Assistance Recipients (JKN-PBI) participants in Indonesia tended to increase. However, out-of-pocket (OOP) health expenditures among participants did not significantly decrease. This phenomenon may have occurred because the impact of this program on OOP health expenditures varied by household group. Aims: This study investigated the heterogeneity impact of the JKN-PBI program across per capita expenditure quartiles and residential regions in 2024. Methods: The study used data from BPS-Statistics Indonesia. Because the determination of JKN-PBI program recipients was endogenous, this study used the Inverse Propensity Score Weighting (IPW) model. Tobit regression was also applied to accommodate the OOP health expenditure reported as a zero value. Results: Participation in JKN-PBI significantly reduced OOP health expenditures. More nominal reductions occurred in higher quartiles, whereas proportional reductions occurred in lower quartiles.  This outcome indicated that households in the lower quartiles obtained greater health service advantages relative to households in the higher quartiles.  The reduction in OOP health expenditure share was also greater in rural areas. Conclusion: The government must prioritize this program in rural regions and low-income households. In addition, the government needs to identify healthcare service needs by regions and income groups so that the use of the JKN-PBI card is more optimal. Keywords: National Health Insurance Program, Out-of-Pocket Expenditure, Heterogeneous Impact, Inverse Propensity Score Weighting, Tobit Regression