Claim Missing Document
Check
Articles

PENGGUNAAN MEDIA MOVIE MAKER DALAM KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA ARAB PADA SISWA KELAS V A MIN BAWU JEPARA Naili Vidya Yulistyana; Zukhaira Zukhaira; Retno Purnama Irawati
Lisanul Arab: Journal of Arabic Learning and Teaching Vol 11 No 1 (2022): Lisanul Arab
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/la.v11i1.57708

Abstract

The reason why the researcher hold the research in class VA MIN Bawu Jepara is the limitation of the learning media used to improve students Arabic speaking skill in that class. This research uses the action research type which done in 2 cycles. The research instrument for collecting the data, technique for collecting the data, and data analysis use test and non test. The research result is gotten from the average score in the first meeting which is 68,97 and second meeting is 72,75, so it is gotten the average from the cycle I 70, 86. While the everage score in the first meeting from the second cycle is 85,75 and the second meeting is 91,5, so it is gotten the average score from the second cycle which is 88,62. So, it shows the improvement start from cycle I to the cycle II which is 25, 06 %. The data analysis result from non test based on the result also shows that there is the positive attitude alteration towards the students in V A MIN Bawu Jepara.
The overview of SWOT analysis on MBKM implementation in chinese language education study program FBS UNNES with partner universities and institutions Anggraeni anggraeni; Retno Purnama Irawati; Rina Supriatnaningsih; Anes Desti Safitri
Longda Xiaokan: Journal of Mandarin Learning and Teaching Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/longdaxiaokan.v6i1.45198

Abstract

The MBKM policy, based on regulations from the Directorate General of Higher Education of the Ministry of Education and Culture of the Republic of Indonesia in 2020, is a form of giving autonomous freedom for educational institutions, independence from complicated bureaucracy and also freedom for students to choose their desired program they have wanted to choose. Regarding implementing the MBKM program, the Chinese Language Education Study Program FBS UNNES still encounters many obstacles. (1) Curriculum similarity between study programs or universities. In addition, (2) educational information systems between universities are different and sometimes do not support students and lecturers outside the university. (3) Regarding the partnership, the Chinese Language Education Study Program FBS UNNES has partnered with several universities but has not partnered with more parties. This study aims to analyze the strengths, weaknesses, opportunities and challenges. This qualitative research utilizes a phenomenological research design. Phenomenology in this study refers to the SWOT analysis. The results of the study resulted in 4 SWOT strategies, namely (1) Strengths and Opportunities, (2) Weaknesses and Challenges, (3) Strengths and Challenges, (4) Weaknesses and Opportunities. The most critical strategy that must be carried out is to create a communicative, effective and transparent network system, open a more comprehensive network of relations, provide more opportunities for students and lecturers, and disseminate information about the implementation of MBKM informative and compelling.
PELATIHAN MODEL PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN TERDIFERENSIASI BAGI FORUM MGMP BAHASA ARAB WILAYAH JAWA TENGAH Nailur Rahmawati; Retno Purnama Irawati; Nafis Azmi Amrullah; Binta Mu’tiya Rizki; Astin Dwi Masithoh; Izzah Hanifah; Faiz Achmad Alauddin
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18464

Abstract

Pembelajaran Bahasa Arab seyogyanya dilaksanakan secara interaktif, menyenangkan, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat serta perkembangan fisik dan psikologis peserta didik. Hal ini sejalan dengan konsep pembelajaran terdiferensiasi yaitu kegiatan pembelajaran yang memodifikasi proses, mendesain berbagai aktivitas untuk membantu peserta didik memahami materi dan menyesuaikan proses pembelajaran di kelas untuk memenuhi kebutuhan belajar individu setiap peserta didik sehingga mereka tidak frustrasi dan merasa gagal selama proses pembelajaran. Namun berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan tim pengabdi, 50,9% pendidik belum pernah mendengar pembelajaran terdiferensiasi, 47,2% belum memahami dan 84,9% belum menerapkan model pembelajaran terdiferensiasi. Diharapkan setelah pelatihan ini, pendidik dapat mengatur bahan pelajaran, kegiatan, tugas yang harus diselesaikan, dan penilaian akhir berdasarkan kesiapan peserta didik dalam belajar agar pembelajaran yang professional, efisien, dan efektif dapat terwujud.Target program pengabdian ini adalah pendidik yang tergabung dalam Forum Musyawarah Pendidik Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Arab di Jawa Tengah, dengan luaran: 1) memberikan pemahaman tentang model pembelajaran terdiferensiasi pada pembelajaran Bahasa Arab 2) memberikan pengalaman langsung dalam menerapkan model pembelajaran terdiferensiasi, 3) mengembangkan model pembelajaran terdiferensiasi pada pembelajaran Bahasa Arab. Metode pelaksanaan diantaranya: 1) menjelaskan model pembelajaran terdiferensiasi pada pembelajaran Bahasa Arab ; 2) modelling; (3) praktek; dan (4) evaluasi kegiatan pengabdian.Luaran kegiatan pengabdian ini adalah 1) artikel yang dipublikasikan pada jurnal sinta 2/3/4/5, 2) artikel kegiatan  pengabdian kepada masyarakat pada media cetak lokal, dan (3) video highlight kegiatan pengabdian.
Peningkatan Keterampilan Berbahasa Anak TK dan SD Melalui Teknik Pembelajaran Mendongen Guru TK dan SD Zaim Elmubarok; Retno Purnama Irawati
Jurnal Panjar: Pengabdian Bidang Pembelajaran Vol 1 No 1 (2019): Peningkatan Kemampuan Guru dan Siswa Melalui Berbagai Pendidikan Kreatif dan Inov
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/panjar.v1i1.28465

Abstract

Salah satu manfaat mendengarkan cerita bagi anak adalah merangsang kreativitas anak, terutama kreativitas verbal. Kreativitas verbal anak dapat dikembangkan melalui kegiatan mendengar cerita. Melalui kegiatan ini anak-anak akan mendapatkan perbendaharaan kata baru, selain itu imajinasi anak akan terkontrol, maka anak pun bisa menyampaikan ide atau gagasan-gagasan yang orisinal. Melalui kegiatan mendengar cerita, banyak informasi dan pengetahuan yang diperoleh anak. Informasi dan pengetahuan tersebut disimpan dalam ingatan. Perumusan masalah yang diangkat dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah bagaimana model pengembangan keterampilan mendongeng guru TK dan SD untuk meningkatkan keterampilan berbahasa anak TK dan SD dan bagaimana proses belajar mengajar dengan mendongeng untuk meningkatkan keterampilan berbahasa anak TK dan SD. Alternatif pemecahan masalah yang telah diterapkan dalam pengabdian ini adalah mengadakan workshop atau pelatihan yaitu kegiatan untuk pengenalan model pengembangan keterampilan mendongeng guru TK dan SD untuk meningkatkan keterampilan berbahasa anak TK dan SD. Peserta workshop atau pelatihan ini, yaitu para guru TK dan SD di kabupaten Semarang. Peserta diarahkan untuk dapat mengembangkan dan menciptakan teknik mendongeng yang baru untuk meningkatkan keterampilan berbahasa anak TK dan SD. Selain itu, peserta pelatihan mempraktekkan suatu model pembelajaran dengan mendongeng untuk meningkatkan keterampilan berbahasa anak TK dan SD. Sesuai dengan alternatif pemecahan masalah yang dipilih, maka bentuk kegiatan pengabdian yang telah diterapkan adalah workshop atau pelatihan, yaitu kegiatan untuk yaitu pengenalan model pengembangan keterampilan mendongeng guru TK dan SD 45 orang guru SD, 20 orang guru TK, dan 10 orang guru SMP di wilayah kabupaten Semarang.
KATA SERAPAN BAHASA ARAB DALAM BAHASA JAWA BIDANG AGAMA PADA KAMUS BAOESASTRA KARYA W.J.S POERWADARMINTA Tri Windarti; Retno Purnama Irawati; Muchlisin Nawawi
Lisanul Arab: Journal of Arabic Learning and Teaching Vol 12 No 2 (2023): Lisanul Arab
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/la.v12i2.75756

Abstract

The community uses Arabic absorption vocabulary in Javanese, which has a different meaning from the original word, especially in the field of religion. Analysis of Arabic absorption words that have changed meaning, especially in the field of religion, in the Baoesastra Dictionary by W.J.S Poerwadar Minta is the focus of the problem in this article. The problems studied in this article are (1) the types of Arabic vocabulary absorption in the field of religion which are absorbed into Javanese, (2) changes in the meaning of Arabic vocabulary in the field of religion which are absorbed into Javanese, and (3) changes in the types of Arabic absorption words into Javanese in the field of religion. This qualitative descriptive research was conducted in four stages: data collection and data checking, data reduction, data presentation and conclusions. The results showed that there were three types of absorption processes, namely adoption (as many as 51 vocabularies), adaptation (as many as 171 vocabularies) and adaptation adoption (as many as 47 vocabularies). There are five changes in meaning, namely changes in meaning narrowing (as many as 62 vocabularies), changes in meaning expanding (as many as 34 vocabularies), changes in total meaning (as many as 60 vocabularies), changes in meaning smooth (as many as 14 vocabularies), changes in meaning coarse (as many as 5 vocabularies). There are three types of borrowed meanings, namely full loanwords (86 words), partial loanwords (63 words), shift loanwords (26 words).
Pengembangan Literasi Digital dan Konservasi Budaya Melalui Pembuatan Video Edukasi "Bocah Dolanan" Lestari, Prembayun Miji; Irawati, Retno Purnama; Mujimin, Mujimin; Tristyesha, Lekas
Varia Humanika Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gencarnya teknologi dan pemakaian gawai atau alat canggih pada anak-anaksekarang, menjadi perhatian luar biasa. Banyak generasi saat ini yang kurang tahu, atau tidakmengenal permainantradisional, karena merebaknya teknologi digital. Termasukanak-anak pada masyarakat Jawa utamanya pada sasaranpengabdian. Model bermain anak mengalami perubahan, dari bentuk tradisional ke flatform digital. Berangkat dari kondisi tersebut, pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan literasi digital dan mengkonservasi budaya lokal melalui pembuatan video edukasi “bocah dolanan”. Program pengabdian ini dipilih lantaran anak-anak sekolah di Kabupaten Klaten yang dijadikan sasaran pengabdian jarang memainkan dan banyak yang tidak tahu adanya dolanan tradisional Jawa.Tentu hal ini menjadi masalah yang perlu dicarikan solusi agar anak-anak mengenal dolanan tradisional Jawa dengan video edukasi. Melalui video edukasi dolanan ini setidaknya menjadi salah satu upaya agar dolanan tradisional diminati generasi masa kini. Program pengembangan literasi digital melalui pembuatan video ini bisa membantu anak-anak utamanya di sekolah dasar terkait untuk lebih mengenal budayanya. Kegiatan tersebut bisa juga menjadi sarana dalam melestarikan budaya Jawa. Pengembangan Literasi Digital dan Konservasi Budaya Melalui Pembuatan Video Edukasi "Bocah Dolanan" ini berfokus di Sekolah Dasar IslamTerpadu (SDIT) Permata Bangsadi Kabupaten Klaten, di dalamnya terdapat kegiatan: (1) penyampaian materi mengenai berbagai macam dolanan tradisional Jawa; (2) praktik pengembangan literasi digital melalui pembuatan video edukasi “bocah dolanan” bersama para guru, tendik, dansiswa. Pada kegiatan tersebut guru dan murid diedukasi kemudian mempraktikkan dengan memainkan berbagai dolanan tradisional Jawa secara bersama. Proses praktik tersebut dibuat video edukasi yang kemudian disebarluaskan melalui media sosial Youtube dan TikTok agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat secara luas.
ARABIC LANGUAGE DIRECTIVE SPEECH ACT IN SALAHUDDIN AL-AYYUBI MOVIE Rahmawati, Nailur; Irawati, Retno Purnama; Nawawi, Muchlisin; Sulimah, Sulimah
Arabi : Journal of Arabic Studies Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : IMLA (Arabic Teacher and Lecturer Association of Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24865/ajas.v5i2.292

Abstract

A movie can be used as an effective and feasible medium for delivering messages; this served as the study’s rationale. This research acquired communicative speeches in the Salahuddin Al Ayyubi movie. This research aimed to explore two objectives: to describe the form of directive speech acts and to find out the functions of the directive speech acts. The techniques used in this research comprised: (1) uninvolved conversation observation; (2) recording; (3) transcription; and (4) note-taking. The results showed that (1) there were six forms of directive speech acts in the dialogues of "Saladin al-Ayyubi", i.e., imperative, request, invitation, advice, criticism, and prohibition; (2) the functions of directive speech acts in the dialogues of "Saladin al -Ayyubi” are quite varied. The imperative functions had 83 speech data. The request function comprised 52 speech data. The invitation function involved 33 speech data. The advice function consisted of 39 speech data. The criticism act had 13 speech data. The prohibition function consisted of 23 speech data.
Implementation of Culturally Responsive Teaching as a Reinforcement for Prospective Chinese Language Teachers to be Adaptive and Responsive Irawati, Retno Purnama; Pamuji, Dian Yuni; Agwinanda, Almira; Anggraeni, Anggraeni
Longda Xiaokan: Journal of Mandarin Learning and Teaching Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/longdaxiaokan.v8i1.24929

Abstract

The graduate profile of the Chinese Language Education Study Program aims to produce Chinese language teachers who can both teach and conduct research on Chinese language learning issues. Culturally responsive teaching is a method for developing adaptive and responsive educators. Chinese language teachers who are culturally responsive will be able to connect Chinese culture with students' backgrounds and create meaningful learning by utilizing cultural knowledge and students' learning styles. This research aims to analyse the distribution of courses in the Chinese Language Education curriculum in Indonesia that adopt culturally responsive teaching; identify the implementation of culturally responsive teaching for strengthening prospective Chinese language teachers; and explain the factors hindering and supporting the success of culturally responsive teaching for strengthening prospective Chinese teachers. The research method used is qualitative research, utilizing an observational descriptive qualitative approach. The study was conducted to systematically describe the phenomenon of culturally responsive teaching based on factual data. Data collection techniques include literature review, documentation, observation, questionnaires, and interviews. The results of this study show that the Chinese Language Education programs in Indonesia have adopted culturally responsive teaching in their curricula, both in education-focused and non-education-focused programs. This implementation helps prospective teachers understand the relationship between language and culture, although various challenges remain, such as a lack of training, limited resources, negative attitudes, and high workloads. However, success is also evident through teacher commitment and interest, institutional support, integrated curriculum, technology and learning media use, and interdisciplinary approaches. With continuous evaluation and proper support, culturally responsive teaching has the potential to further enhance the competencies of prospective Chinese language teachers in implementing culturally responsive teaching.
Development of The Word Candy Game as a Media to Improve Chinese Vocabulary Lumintang, Cecep; Pamuji, Dian Yuni; Irawati, Retno Purnama
Longda Xiaokan: Journal of Mandarin Learning and Teaching Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/longdaxiaokan.v8i1.25682

Abstract

This research is motivated by the learning media in the Chuji Hanyu Xiezuo Shang class which not yet using learning media in the form of games, this makes an opportunity to develop new innovations to support teaching and learning activities in the form of Word Candy game to improve mastery of chinese vocabulary. The objectives of this research are: 1) Describes the needs of students for Word Candy media in improving vocabulary mastery, 2) Describes the results of the prototype development of Word Candy media in mastering Chinese, 3) Describes the results of expert validation of Word Candy media in mastering vocabulary in learning Chinese. This study uses the Research and Development (R&D) method with five stages, namely: 1) potential and problems, 2) data collection, 3) product design, 4) design validation, and 5) design revision. Based on the needs analysis, it shows that Word Candy media is approved as a learning medium by both lecturers and students. Proven by the results of validation from media experts getting an average value of 88.4 with a score of 4 which is said that this media is very feasible to use, while validation from material experts shows an average value of 88.5 with a score of 4 which is included in the category of very feasible/appropriate to use as a learning medium. After that, the media was improved according to the suggestions given by media experts and material experts.
ANALISIS ALIH KODE DAN CAMPUR KODE BAHASA ARAB DALAM NOVEL CAHAYA CINTA PESANTREN KARYA IRA MADAN (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK) Syafa'ah, Eva Ma'atus; Amrullah, Nafis Azmi; Kuswardono, Singgih; Irawati, Retno Purnama
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 5 No 2 (2022): Hijai - Journal on Arabic Language and Literature
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v5i2.22418

Abstract

Alih kode adalah suatu peristiwa peralihan antar kode yaitu dari satu kode ke kode lainnya dalam suatu peristiwa tutur yang terjadi antar bahasa, antar ragam-ragam, dan antar gaya-gaya dalam suatu bahasa. Sedangkan campur kode merupakan sebuah kondisi dimana penutur memasukkan unsur – unsur bahasa lain ke dalam bahasa yang sedang dipakai untuk memperluas gaya bahasa Data berupa tuturan para tokoh pada novel yang di dalam tuturan tersebut terdapat alih kode, dan campur kode bahasa Arab.  Sedangkan sumber data nya adalah dokumen tertulis yang berupa naskah (teks) sastra yaitu novel yang berjudul Cahaya Cinta Pesantren karya Ira Madani. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi dengan teknik analisis dokumen menggunakan teknik baca dan catat. Peneliti menemukan data berupa wujud alih kode, wujud campur kode, bentuk satuan bahasa alih kode, wujud campur kode, penyebab terjadinya alih kode, dan penyebab terjadinya campur kode.