Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

ANALISIS KEBUTUHAN SISWA DALAM PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING DI MAN 1 OGAN ILIR Adinda, Zhafirah; Haryani, Maefa Eka
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan abad 21 membawa perubahan signifikan diberbagai aspek kehidupan, termasuk peningkatan kualitas manusia melalui kemajuan teknologi dan informasi. Pendidikan memiliki peran penting dalam menghadapi perubahan tersebut, seperti melalui penerapan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (e-LKPD) berbasis Problem Based Learning (PBL) yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya dalam bidang kimia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan siswa terhadap pengembangan e-LKPD berbasis PBL pada pembelajaran kimia, berfokus pada materi hidrokarbon. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian yaitu siswa kelas XI MAN 1 Ogan Ilir yang mempelajari materi hidrokarbon. Instrumen yang digunakan berupa angket analisis kebutuhan, dianalisis menggunakan skala Guttman. Hasil analisis menunjukkan, 62,1% menganggap kimia mata pelajaran yang sulit, 41,4% belum pernah menggunakan e-LKPD dalam pembelajaran kimia, dan 89,7% menyatakan tertarik menggunakan e-LKPD berbasis PBL. Selain itu, 100% siswa memerlukan bahan ajar yang interaktif dan inovatif, serta 65,5% mengalami kesulitan memahami materi hidrokarbon dengan bahan ajar saat ini. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, penelitian ini merekomendasikan pengembangan e-LKPD berbasis PBL yang interaktif, penyajian materi yang menarik, dilengkapi video atau animasi, kegiatan kolaboratif yang kreatif, serta latihan soal yang bervariasi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan e-LKPD yang lebih interaktif dan adaptif terhadap tuntutan pembelajaran di abad ke-21.
ANALISIS KESESUAIAN LABEL KONSEP PADA BUKU TEKS KIMIA KELAS X KURIKULUM MERDEKA Wijayanti, Fitria; Haryani, Maefa Eka; Effendi, Effendi
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buku teks merupakan salah satu media utama yang digunakan dalam proses pembelajaran untuk menyampaikan konsep kepada peserta didik. Di dalamnya terdapat berbagai label konsep yang berperan penting dalam membantu peserta didik membangun pengetahuan dan pemahaman ilmiah. Buku teks yang digunakan dalam pembelajaran harus merujuk pada kurikulum yang berlaku, yaitu Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesesuaian label konsep pada materi struktur atom dan sistem periodik unsur dalam buku teks kimia kelas X Kurikulum Merdeka dengan capaian dan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan sumber data berupa dokumen capaian pembelajaran dan buku teks kimia kelas X Kurikulum Merdeka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum terdapat kesesuaian antara label konsep dengan tujuan dan capaian pembelajaran sebesar 83%, sedangkan ketidaksesuaian sebesar 17%. Kesesuaian tersebut tampak pada keberadaan label konsep yang relevan serta kedalaman materi yang sesuai dengan tuntutan kognitif dari tujuan pembelajaran. Ketidaksesuaian ditemukan pada tingkat kejelasan label konsep serta kedalaman pembahasan materi. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar guru menggunakan buku teks yang disertai dengan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) sebagai pendamping dalam proses pembelajaran agar pemahaman konsep menjadi lebih optimal.
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN PETUNJUK PRAKTIKUM KIMIA ANORGANIK I BERBASIS ETNOKIMIA DI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNSRI Pohan, Rini Permatasari; Effendi, Effendi; Haryani, Maefa Eka
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan berperan penting dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing di era global. Pembelajaran sains khususnya kimia masih menghadapi tantangan karena sifat materinya yang abstrak dan kompleks. Pembelajaran kimia perlu dirancang secara kontekstual dan relevan dengan kehidupan melalui pendekatan berbasis budaya lokal, salah satunya etnokimia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan petunjuk praktikum Kimia Anorganik I pada materi analisis sulfur berbasis etnokimia dengan mengangkat konteks budaya lokal kain jumputan khas Sumatera Selatan di Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sriwijaya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian mahasiswa yang sedang mengampu mata kuliah Praktikum Kimia Anorganik I. Instrument yang digunakan berupa angket analisis kebutuhan yang disebarkan melalui google formulir dan dianalisis menggunakan skala Guttman. Hasil analisis menunjukkan bahwa lebih dari 95% responden memberikan dukungan terhadap pengembangan petunjuk praktikum yang berbasis etnokimia. Meskipun sekitar 85% mahasiswa menyatakan bahwa bahan ajar praktikum telah tersedia, sebanyak 42,9% di antaranya menilai bahwa isi materi belum sepenuhnya mencerminkan konteks budaya lokal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan dalam pengembangan petunjuk praktikum berbasis etnokimia yang memiliki tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan tinggi dalam mendukung pembelajaran kimia di perguruan tinggi wilayah Sumatera Selatan.
KEAKTIFAN SISWA DALAM PENGGUNAAN E-LKPD BERBASIS STEM DI SMA NEGERI 19 PALEMBANG Mardalena, Yessy; Haryani, Maefa Eka
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keaktifan siswa dalam penggunaan E-LKPD berbasis STEM pada materi Struktur Atom di SMA Negeri 19 Palembang. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas X SMA Negeri 19 Palembang yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Data diperoleh melalui lembar observasi keaktifan siswa dan dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan aktivitas siswa selama penggunaan E-LKPD berbasis STEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa tampak lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran ketika menggunakan E-LKPD berbasis STEM, seperti aktif berdiskusi, mengemukakan pendapat, serta bekerja sama dalam kelompok. Berdasarkan hasil observasi selama dua kali pertemuan, diperoleh rata-rata persentase keaktifan sebesar 84% dengan kategori sangat aktif. Dengan demikian, penggunaan E-LKPD berbasis STEM dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran, khususnya pada materi Struktur Atom.
NALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN PETUNJUK PRAKTIKUM KIMIA ANORGANIK I BERBASIS ETHNOCHEMISTRY DI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNSRI Azahra, Nabila; Haryani, Maefa Eka
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran kimia di perguruan tinggi masih sering bersifat abstrak dan kurang kontekstual, sehingga mahasiswa kesulitan mengaitkan konsep kimia dengan kehidupan nyata. Kondisi tersebut juga terjadi pada mata kuliah Kimia Anorganik I di Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sriwijaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan petunjuk praktikum Kimia Anorganik I materi karbon aktif berbasis ethnochemistry yang valid, praktis, dan efektif yang mengintegrasikan konsep kimia dengan kearifan lokal, seperti pemanfaatan kayu tembesu (Fagraea fragrans). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian mahasiswa yang sedang mengambil mata kuliah Praktikum Kimia Anorganik I. Instrumen yang digunakan berupa angket analisis kebutuhan yang disebarkan melalui Google Form dan dianalisis menggunakan skala Guttman. Hasil analisis menunjukkan bahwa lebih dari 95% mahasiswa menyatakan setuju dan tertarik terhadap pengembangan petunjuk praktikum berbasis ethnochemistry. Sementara itu, dari 85% mahasiswa yang menilai bahan ajar sudah tersedia, sebanyak 42,9% di antaranya berpendapat bahwa materi tersebut belum kontekstual dengan budaya lokal. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian ini merekomendasikan pengembangan petunjuk praktikum berbasis ethnochemistry yang kontekstual, relevan, dan terintegrasi dengan budaya Sumatera Selatan sebagai dasar pengembangan bahan ajar yang valid, praktis, dan inovatif dalam pembelajaran kimia.
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN BUKU AJAR PRAKTIKUM KIMIA ANORGANIK I BERBASIS ETNOKIMIA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN SUSTAINABILITY AWARENESS Haryani, Maefa Eka; Saputra, Yoni; Mahardika, Annisa Yustikasari; Sari, Niken Puspita
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan buku ajar praktikum Kimia Anorganik I berbasis etnokimia sebagai upaya meningkatkan sustainability awareness mahasiswa. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya integrasi nilai-nilai budaya lokal dalam pembelajaran kimia guna menumbuhkan kesadaran terhadap keberlanjutan lingkungan dan pelestarian kearifan lokal. Metode penelitian yang digunakan Adalah deskriptif dengan melibatkan mahasiswa program studi Pendidikan Kimia sebagai responden. Data dikumpulkan melalui angket kebutuhan yang mencakup aspek relevansi konten, media pembelajaran, dan integrasi konteks budaya. Hasil analisis menunjukkan bahwa 96% responden menyatakan perlunya pembelajaran berbasis budaya (etnokimia) dalam kegiatan praktikum. Selain itu, ditemukan bahwa bahan ajar yang digunakan selama ini hanya berupa artikel dan panduan umum, sehingga belum mampu memfasilitasi pemahaman konseptual secara mendalam maupun keterkaitan kimia dengan konteks lokal. Materi yang dianggap sulit oleh mahasiswa antara lain karbon aktif dan analisis sulfur, yang membutuhkan penjelasan kontekstual dan pendekatan eksperimen yang lebih aplikatif. Berdasarkan temuan tersebut, diperlukan pengembangan buku ajar praktikum berbasis etnokimia yang tidak hanya memperkuat pemahaman konsep kimia anorganik, tetapi juga menumbuhkan kesadaran keberlanjutan (sustainability awareness) mahasiswa melalui integrasi nilai-nilai budaya dan potensi lokal.
ANALISIS KETERLAKSANAAN INDIKATOR FACIONE DALAM PENYELESAIAN SOAL HIGH ORDER THINKING SKILL (HOTS) MATERI STRUKTUR ATOM Denia, Yanti; Nawawi, Effendi; Haryani, Maefa Eka
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterlaksanaan indikator berpikir kritis Facione dalam penyelesaian soal High Order Thinking Skill (HOTS) pada materi struktur atom di SMA Negeri 2 Indralaya Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek sebanyak 30 siswa kelas XI yang dipilih secara purposive. Instrumen penelitian meliputi delapan soal esai berbasis indikator berpikir kritis Facione serta lembar wawancara untuk memperdalam hasil tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan indikator berpikir kritis siswa berada pada kategori baikdengan rata-rata persentase sebesar 61,39%. Indikator dengan capaian tertinggi adalah explanation (63,3%), sedangkan indikator dengan capaian terendah adalah evaluation (60,0%), keduanya tetap termasuk dalam kategori baik. Hasil ini menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa telah berkembang dengan cukup baik, khususnya dalam memahami makna soal, mengaitkan konsep-konsep kimia, dan memberikan penjelasan ilmiah terhadap jawaban. Namun demikian, kemampuan evaluatif dan reflektif siswa masih perlu ditingkatkan karena sebagian besar siswa belum terbiasa meninjau kembali logika penyelesaian dan hasil jawabannya. Oleh karena itu, diperlukan penerapan strategi pembelajaran yang mendorong pengembangan keterampilan berpikir reflektif serta pemberian latihan soal HOTS secara berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, terutama pada aspek evaluation dan self-regulation.