Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PERBANDINGAN DI KELAS VII SMP NEGERI 22 PALU Nurfidiya Nurfidiya; Dasa Ismaimuza; Ibnu Hadjar
Aksioma Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v8i1.206

Abstract

Contextual Teaching and Learning yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi perbandingan di kelas VII SMP Negeri 22 Palu. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart, yakni perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 22 Palu yang terdaftar pada tahun ajaran 2017/2018. Jumlah subjek penelitian ini adalah 27 siswa dan terpilih 3 siswa sebagai informan. Pada penelitian yang telah dilaksanakan, diperoleh bahwa dari hasil observasi guru dan siswa pada siklus I pada kategori baik dengan persentase aktivitas guru 79,41 % dan aktivitas siswa 73,53 % sedangkan hasil observasi guru dan siswa pada siklus II pada kategori sangat baik dengan persentase aktivitas guru 94,12 % dan aktivitas siswa 85,29 % sehingga hasil belajar siswa Kelas VII SMP Negeri 22 Palu mengalami peningkatan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan Pendekatan CTL dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi perbandingan di SMP Negeri 22 Palu dengan melibatkan 7 komponen utama, yaitu : (1) constructivism (konstruktivisme), (2) questioning (bertanya), (3) inquiry (menemukan), (4) learning community (masyarakat belajar), (5) modelling (pemodelan), (6) reflection (refleksi), dan (7) authentic assessment (penilaian autentik). Kata kunci: contextual teaching and learning, hasil belajar, perbandingan Abstract:This research was aimed to describe about the application of Contextual Teaching and Learning in order to improve Learning outcomesin proportion of grade VII students’ at SMP Negeri 22 Palu. It was a class action research referred from Kemmis and Mc.Taggart’s design of research which explained to do actions of planning, observation, and reflection. It applied into two cycles. Subject of this research was grade VII students’ at SMP Negeri 22 Palu registered in 2017/2018 years. Total subjects in the class were 27 students and 3 of them were chosen as informants.In the research that has been carried out, it was found that from the results of teacher and student observations in the first cycle in the good category with the percentage of teacher activity 79,41 % and student activities 73.53 % while the results of teacher and student observations in the second cycle in the excellent category with a percentage Teacher activity 94.12% and student activity 85.29 % so that the learning outcomes of Class VII students of SMP Negeri 22 Palu have increased.Based on these results, it can be concluded that the application of the CTL Approach can improve student learning outcomes in comparison material in SMP Negeri 22 Palu involving 7 main components, namely: (1) constructivism (constructivism), (2) questioning (asking), (3) inquiry (inquiry), (4) learning community (learning community), (5) modeling (modeling), (6) reflection (reflection), and (7) authentic assessment. Keywords: contextual teaching and learning, learning outcomes, proportion.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DENGAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY Petra C. M. Sumampou; Dasa Ismaimuza; Ibnu Hadjar
Aksioma Vol. 8 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v8i2.211

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran discovery learning dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran inquiry di kelas X SMA Negeri 2 Palu, baik secara keseluruhan, antara siswa berkemampuan tinggi, antara siswa berkemampuan sedang dan antara siswa berkemampuan rendah. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu terdapat perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran discovery learning dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran inquiry di kelas X SMA Negeri 2 Palu, baik secara keseluruhan, antara siswa berkemampuan tinggi, antara siswa berkemampuan sedang dan antara siswa berkemampuan rendah. Subjek penelitian berjumlah 72 siswa yang terdiri dari 36 siswa kelas X MIA 3 sebagai kelas yang belajar menggunakan model pembelajaran inquiry dan 36 siswa kelas X MIA 5 yang belajar menggunakan model pembelajaran discovery learning. Materi yang dipelajari oleh siswa yaitu Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel, Relasi dan Fungsi. Berdasarkan hasil perhitungan uji hipotesis untuk α = 0,05 diperoleh p > α untuk semua hipotesis, sehingga H1 ditolak dan H0 diterima untuk semua hipotesis. Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran discovery learning dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran inquiry di kelas X SMA Negeri 2 Palu, baik secara keseluruhan, antara siswa berkemampuan tinggi, antara siswa berkemampuan sedang dan antara siswa berkemampuan rendah. Kata Kunci : perbedaan, hasil belajar, discovery learning, inquiry, sistem persamaan linear tiga variabel, relasi dan fungsi.
PROFIL PEMAHAMAN KONSEP SISWA DITINJAU DARI TINGKAT KEMAMPUAN MATEMATIKA PADA MATERI FUNGSI KOMPOSISI Fathurrahmah Abd. Gani; Dasa Ismaimuza; Sudarman Sudarman
Aksioma Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v9i2.520

Abstract

Abstract: The aim of this research was to describe the profile of understanding the concept of class X MIA students based on the level of mathematical ability. The research was conducted at MA Alkhairaat Palu using a qualitative descriptive approach. The results of the study show that the understanding of the concept of ST in classifying the function of composition is that there is a function and operation of composition. Identify the characteristics of operations or concepts students use associative, distributive, composition operations and algebraic. Applying the concept students explain the properties and operations. Giving examples and not the composition function of the students explains the example, that there is an operation of composition and not there is no operation of the composition. Presenting the problem students presents in the form of mathematical models. Understanding the SS concept in classifying composition functions, namely a combination of functions associated with composition operations. Identify the characteristics of operations or concepts, namely the nature of distributive, operating composition and calculating algebra. Applying the concept students explain the properties and operations. Give an example and not an example of a composition function is an example is that there is a composition operation and not that there is no composition operation. Presenting problems in the form of mathematical models. Understanding the concept of SR in classifying the function of composition, namely there is a composition operation. Give an example and not an example of a composition function, is an example there is a composition operation and not an example, that is, there is no composition operation.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PENEMUAN TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI FUNGSI INVERS DI KELAS XI IPA 2 SMA NEGERI 9 PALU Mariah Ulfa; Sudarman Sudarman; Dasa Ismaimuza
Aksioma Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v10i2.1368

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran penemuan terbimbing dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa pada materi fungsi invers di kelas XI IPA 2 SMA Negeri 9 Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana penerapan model pembelajaran penemuan terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Fungsi Invers Di kelas XI IPA 2 SMA Negeri 9 Palu. Rancangan penelitian ini mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yakni (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan (4) refleksi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model penemuan terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi fungsi invers di kelas XI IPA 2 SMA Negeri 9 Palu mengikuti langkah-langkah Penemuan terbimbing yaitu (1) perumusan masalah,(2) pemprosesan data dan penyusunan konjektur, (3) pemeriksaan dan verbalisasi konjektur, dan (4) umpan balik. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan data kuantitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu tes, observasi, catatan lapangan dan wawancara. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa yang terlihat dari ketuntasan belajar klasikal siswa yang mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II, lembar hasil observasi aktivitas siswa dan guru kategori baik pada siklus I dan lembar hasil observasi aktivitas siswa kategori baik, lembar hasil observasi aktivitas guru kategori sangat baik pada siklus II. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran penemuan terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi fungsi invers di kelas XI IPA2 SMA Negeri 9 Palu.
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN STRATEGI KONFLIK KOGNITIF TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS DAN SIKAP SISWA SMP Dasa Ismaimuza
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22342/jpm.4.1.305.

Abstract

Kemampuan berpikir kritis matematis, dan sikap positif siswa terhadap matematika merupakan komponen penting yang harus dimiliki oleh seorang siswa, sehingga dengan memiliki kemampuan ini akan membantu siswa dalam memecahkan masalah matematika, maupun masalah sehari-hari. Salah satu cara mengembangkan kemampuan ini adalah dengan pembelajaran berbasis masalah dengan strategi konflik kognitif (PBLKK). PBLKK merupakan pembelajaran yang berdasarkan masalah, dimana pada masalah yang dikemukakan terdapat fakta, keadaan, situasi yang mempertentangkan struktur kognisi siswa. Dalam situasi ini terjadi konflik antara pengetahuan yang dimiliki siswa dengan situasi yang sengaja disediakan. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana kemampuan berpikir kritis matematis dan sikap siswa SMP kelas VIII Palu berdasarkan model pembelajaran, PAM siswa, dan level sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMP kelas VIII di kota Palu. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tes kemampuan matematika, nilai rapor, tes kemampuan berpikir kritis matematis, skala sikap siswa terhadap matematika. Tujuan dari penelitian yang akan dilakukan adalah: mengkaji dan menganalisis perbedaan kemampuan berpikir kritis matematis, sikap siswa siswa yang menerima pembelajaran berbasis masalah dengan strategi konflik kognitif (PBLKK) dan pembelajaran konvensional (KV) ditinjau dari: a) keseluruhan, pengetahuan awal siswa (tinggi, sedang, dan rendah), dan level sekolah.   Kata Kunci: PBL, konflik kognitif, berpikir kritis matematis, sikap, PAM, level sekolah
Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Ditinjau dari Pengetahuan Awal Siswa Dasa Ismaimuza
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 1: Januari 2011
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.144 KB) | DOI: 10.36709/jpm.v2i1.1957

Abstract

Penelitian eksperimental ini menggunakan desain 3x2 faktorial. Instrumen yang digunakan meliputi tes kemampuan matematika, nilai rapor, tes kemampuan berpikir kritis matematis, untuk mengkaji dan menganalisis perbedaan kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang menerima pembelajaran berbasis masalah dengan strategi konflik kognitif (PBLKK) dan pembelajaran konvensional (KV) ditinjau dari keseluruhan dan pengetahuan awal siswa (tinggi, sedang, dan rendah). Kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang memperoleh pembelajaran berbasis masalah dengan strategi konflik kognitif PBLKK lebih baik daripada siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional.
PELATIHAN PEMBUATAN SOAL DENGAN MEDIA APLIKASI KAHOOT DAN QUIZIZZ BAGI GURU MGMP MATEMATIKA SMA DI KOTA PALU Welli Meinarni; Dasa Ismaimuza; Mustamin Idris; Bakri M; Nurhayadi Nurhayadi; Rita Lefrida
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol 5 No 1 (2023): DedikasiMU Maret 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v5i1.4843

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi dalam pelaksanaan pembelajaran sebagai aktivitas evaluasi pembelajaran. Guru dapat memanfaatkan kemajuan teknologi untuk merancang soal berbasis aplikasi yang bisa dijadikan media untuk pelaksanaan penilaian. Penggunaan penilaian yang berbasis aplikasi merupakan salah satu alternatif untuk mengatasi kelemahan penggunaan penilaian tradisional yang sifatnya offline. Terdapat berbagai aplikasi yang dapat digunakan untuk mendukung kesuksesan proses penilaian di masa pandemic covid-19 seperti Kahoot dan Quizizz. Permasalahan mitra adalah: a) Guru belum optimal dalam memahami makna, manfaat, dan cara penggunaan teknologi informasi dalam kegiatan pembelajaran, b) Pengetahuan tentang teknologi informasi yang belum memadai menjadikan kemampuan guru dalam mengembangkan soal berbasis teknologi untuk kepentingan evaluasi pembelajaran perlu ditingkatkan, c) Pihak sekolah belum menyediakan media atau software komputer yang mendukung dalam pembuatan soal dengan aplikasi Kahoot dan Quizizz, d) Kurangnya narasumber yang bisa ditempati bertanya jika guru mengalami kesulitan untuk membuat soal dengan aplikasi Kahoot dan Quizizz. Berdasarkan analisis situasi yang terjadi pada saat pelaksanaan kegiatan pengabdian, tim pengabdi dapat menyimpulkan bahwa secara umum kegiatan pengabdian ini berjalan lancar dan baik. Namun tak dapat dipungkiri, ada beberapa kondisi yang menyebabkan hasil yang dicapai belum optimal. Hal tersebut disebabkan oleh waktu pelaksanaan pengabdian yang singkat serta kemampuan beberapa guru yang memang masih perlu bimbingan intensif. Selain itu kendala juga terdapat pada jaringan internet yang kurang stabil. Hal ini menyebabkan banyak waktu yang digunakan untuk menunggu proses selanjutnya. Kata Kunci: Kahoot; Quizizz; Pelatihan; Teknologi; Matematika
EFEKTIFITAS PENDEKATAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR DI SMKN 2 KOTA PALU Maryam; Dasa Ismaimuza; Pathuddin; Nurhayadi
Aksioma Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pembelajaran dengan pendekatan matematika realistik terhadap hasil belajar matematika ditinjau dari motivasi belajar matematika peserta didik. Jenis penelitian ini adalah penelitian Eksperimen semu atau eksperimen quasi, yakni jenis penelitian eksperimen dimana peneliti tidak mampu mengontrol semua variabel yang diteliti. Rancangan yang digunakan adalah rancangan faktorial 2×2 dilaksanakan pada siswa SMK Negeri 2 Palu Kelas X BDP 3 dan BDP 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada peserta didik yang diajar menggunakan pendekatan RME, memiliki prestasi belajar yang lebih tinggi dari pada siswa yang diajar menggunakan pendekatan konvensional. Di samping itu, pada kedua pendekatan pembelajaran, siswa dengan motivasi tinggi memiliki prestasi yang lebih baik daripada siswa yang memiliki motivasi rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran dan motivasi belajar siswa, dan terlihat bahwa pendekatan pembelajaran RME sangat cocok diterapkan pada siswa dengan motivasi belajar yang rendah
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBANTUAN GEOGEBRA DAN AUGMENTED REALITY BAGI GURU MGMP MATEMATIKA SMP DI KOTA PALU Welli Meinarni; Dasa Ismaimuza; Baharuddin Paloloang; Ibnu Hadjar; Muhammad Fachri B. Paloloang
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.19326

Abstract

Kegiatan pengabdian   ini   merupakan   pelatihan   pembuatan   media   pembelajaran berbantuan GeoGebra dan Augmented Reality bagi guru MGMP matematika SMP di kota palu. Berdasarkan permasalahan yang dialami kelompok sasaran yang telah dibahas pada bab sebelumnya, ternyata sebagian guru belum optimal dalam memanfaatkan penggunaan teknologi informasi dalam kegiatan pembelajaran. Pengetahuan tentang teknologi informasi yang belum memadai menjadikan kemampuan guru dalam membuat media pembelajaran berbantuan GeoGebra dan Augemented Reality perlu ditingkatkan. Kurangnya narasumber yang bisa ditempati bertanya jika guru mengalami kesulitan untuk membuat media pembelajaran berbantuan GeoGebra dan Augemented Reality perlu ditingkatkan. Solusi yang tim pengabdian kami berikan adalah akan melaksanakan kegiatan pelatihan pembuatan media pembelajaran berbantuan GeoGebra dan Augmented Reality. Dalam pelaksanaan program pengabdian pada masyarakat ini, kelompok sasaran akan terlibat dalam proses penyediaan peralatan dan bahan yang diperlukan yang tersedia di lokasi sasaran, menyediakan data-data yang diperlukan dalam pembuatan media pembelajaran berbantuan GeoGebra dan Augemented Reality. Peserta juga hadir pada kegiatan pelatihan dari awal sampai akhir kegiatan sehingga setelah kegiatan pengabdian selesai, peserta dapat membuat media pembelajaran berbantuan GeoGebra dan Augemented Reality secara mandiri.
Pengaruh Pengetahuan Awal, Kecerdasan Emosional Dan Perhatian Orang Tua Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Madrasah Tsanawiyah Di Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli Busra Busra; Mustamin Idris; Dasa Ismaimuza
Mitra Sains Vol 5 No 4 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/mitrasains.v5i4.96

Abstract

The Research aimed at dinding out describing the direct and indirect effects of Prior Knowledge, Emotional Quotiont, and Parents attention on students Achivement of Mathematics in MTs Galang Subdistrict Tolitoli Regency. The Population of the Research was the students MTs Galang Subdistrict, Tolitoli Regency registered in 2015/2016, consisted of 984 students. These samples are taken with probability sampling technique. The data of prior knowledge and toward the mathematics learning which using achievement test, and the data emotional quotient and parents attention are taken with questionnaire. Istrument test cover validity and reliability. Hypotesis fourth, fifth, sixth, and seventh are using double regression, with significance level α = 0,05. The research findings indicated that there were significant effect between:First prior knowledge toward themathematics learning with contribution 40,7%. Second, emotional quotient toward the mathematics learning with contribution 12,1%. Third, parents attention toward the mathematics learning with contribution 11,9%. Forth, prior knowledge and emotional quotient toward the mathematics learning with contribution 45,2%. Fifth, prior knowledge and parents attention toward the mathematics learning with contribution 43,7%. Sixth, emotional quotient and parents attention toward the mathematics learning with contribution 20,1% and Seventh, prior knowledge, emotional quotient, and parents attention toward the mathematics learning with contribution 47,4%
Co-Authors ., Author Abdul Hamid Abdul Hamid Afriana, Sinta Agus Rusmawan Ahmad Ahmad Akhyar H. M. Tawil Alfiliansi Alfiliansi, Alfiliansi Ali, M. Tawil Made Ammar Abdullah Joni Guci Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Andini, Riri Anggraini Anggraini Anggraini Anggraini Anggraini Anggun Pratiwi Annisa Arifa Nur Ayu Ariharno A. Lambause Arminda Sari Rosanti Arni Arni Ayu, Arifa Nur B, Satriana Unggu Baharuddin Paloloang Baharuddin Paloloang Bakri M Bakri Mallo Baso Amri Baso Amri Busra Busra Busra Busra Busra Busra, Busra Damayanthi, Mita Deliana Sapareng Deviana, Sri Djaeng, Maxinus Eka Surnyadewi Elis Safira Karindah Evie Awuy Evie Awuy Fajar Muqarrabin Fathurrahmah Abd. Gani Fatmawati Fatmawati Fatmawati, Fatmawati Febriani, Ismi Fitriana Gafur, Ma’ruf Abd Gandung Sugita Gani, Fathurrahmah Abd. Geofana, Jeane Gobel, Iis Ariska R. Guci, Ammar Abdullah Joni Hadija Hadija Hadija Hamsiar Hamsah Haryanto Haryanto Hasanuddin, Mutiah Henita Rahmayanti Hindi Muchayarah Holyness Nurdin Singadimedja I Luh Restini I Nyoman Murdiana I Nyoman Murdiana Ibni Hadjar Idrus Puluhulawa Irawati Irawati Irawati Ismi Febriani Iswandi Abdullah Jaeng , Maxinus Jaeng, Maxinus Jaeng, Maxinus Jaeng, Maxinus Jeane Geofana Jemamut, Natalia Kadek Widiastuti Kadima Kadima Khairunnisa Khairunnisa Khairunnisa Kolin, Regina Oli Ina Lamanja, Nurannisa S Lefrida, Rita - Lestari, Sayu Ketut Febri Linawati Linawati Linawati M. Tawil Made Ali Mahfud Mahfud Mansandi Hi. K. Diasamo Mariah Ulfa Marina Marnita Maryam Maryam Maryam Maxinus Djaeng Maxinus Djaeng Maxinus Jaeng Ma’ruf Abd Gafur Meinarni, Welli Meri Safitri M. Rasul Mirawati Mirawati Mirawati Miswadi Miswadi Mita Damayanthi ATT Muh Hasbi Muh Nursisto Muh. Rizal Muh. Rizal Muh. Rizal Muhammad Fachri B. Paloloang Muhammad Rivai Musaddad, Ali Mustamin Idris Mustamin Idris MUSTAMIN IDRIS Mustamin Mustamin Mutmainna Nitaleni Mentara Norma Yunita Nufriansyah, Rifki Nugroho Alfarizi Nur Afrianti Rudtin Nur Afrianti Rudtin Nur Afrianti Rudtin Nur Hayatin Nur Intan Nur janah, Nur Nurainun Nurainun Nurannisa S Lamanja Nurfidiya Nurfidiya Nurfidiya, Nurfidiya Nurhayadi Nurhayadi Nurmasita M. Saahi Nurseha NURSEHA NURSEHA Nurul Agmita L Paloloang, Muhammad Fachri B Paloloang, Muhammad Fachri B. Pathuddin Petra C. M. Sumampou Puluhulawa, Idrus Puluhulawa, Idrus Putri Vasra Handayani Rabiyatul Adawiyah Rachman, Romiandi Irwan Rahmayani, Risti Ratna Regina Oli Ina Kolin regina sintia Rinaldi Rita Lefrida Romiandi Irwan Rachman Rosyidah, Anni Syakhiyatur Rusmawan, Agus Rydwan Balo Safira Seftianingsih Lamalaka Sari, Nurhalisa Fitra Sarni Sarni Satriana Unggu B Sayu Ketut Febri Lestari Sinta Afriana Siti Maryam Sri Mastuti Suardi D. Arifat Suci Ramadhani Sudarman Bennu Sudarman Sudarman Sudarman Sudarman Sudarman Sudarman Sukayasa Sukayasa Sukayasa Sukri sukri Sukri, sukri Sumampou, Petra C. M. Sumampou, Petra C.M Surnyadewi, Eka Suryadi Suryadi Sutji Rochaminah Ulfa, Mariah Ummi Kalsum Violita Gracia Gracia Welli Meinarni Welli Meinarni Welli Meinarni Welli Meinarni Wenny Elpriliana Suryanti Widiastuti, Kadek Wijayasari, Windy Windy Wijayasari Wunto, Cristovel Yulviyana Yulviyana Yunita, Norma