Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI SISTEM E-COMMERCE PENJUALAN ALAT KEDOKTERAN BERBASIS WEB DENGAN MENGGUNAKAN JAVA SERVER PAGES Tunggul, Adi Mora; Satoto, Kodrat Imam; Isnanto, R. Rizal
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.547 KB) | DOI: 10.14710/transient.1.3.89-93

Abstract

AbstrakPenggunaan transaksi e-Commerce pada alat kedokteran sangat menguntungkan banyak pihak, baik konsumen, produsen maupun penjual, serta dapat mempercepat proses pemesanan dan menekan biaya yang harus dikeluarkan untuk keperluan pengiriman informasi. Aplikasi sistem yang dirancang merupakan sistem berbasis web yang berfungsi untuk mencari dan menampilkan aplikasi sistem e-Commerce penjualan alat kedokteran, dengan menggunakan suatu antarmuka pemakai yang berbentuk halaman web. Aplikasi sistem e-Commerce menggunakan teknologi Java Server Pages (JSP) untuk pengembangannya dan saat ini model pemrogramannya telah mampu mendukung aplikasi enterprise. Komponen web pada platform J2EE dapat berupa servlets atau Java Server Pages (JSP) dimana Java Server Pages (JSP) merupakan bagian dari Java 2 Enterprise Edition (J2EE).Sisi perangkat lunak dikembangkan dengan bahasa program berbasis Java untuk komunikasi dan       pemrosesan data serta Java Server Pages (JSP) untuk halaman web dinamis dan MySQL sebagai basisdata server, Apache Tomcat sebagai web server dan NetBeans untuk mendesain website. Sistem e-Commerce dalam penyampaiannya berfungsi sebagai sistem basisdata dan sarana transaksi melalui internet yang memanfaatkan teknologi web.Kata Kunci : e­-Commerce, Java Server Pages (JSP), Java 2 Enterprise Edition (J2EE). Abstract The use of e-commerce transactions on medical devices greatly benefit many parties, including consumers, producers and sellers, as well as to speed up the ordering process and reduce the cost to be incurred for the purposes of sending information. Applications designed system is a web-based system that serves to locate and display the e-Commerce system applications medical equipment sales, using a user interface in the form of web pages. E-Commerce applications using technology Java Server Pages (JSP) for the development and current programming models have been able to support enterprise applications. J2EE web components on the platform can be either servlets or Java Server Pages (JSP) where Java Server Pages (JSP) is part of the Java 2 Enterprise Edition (J2EE).Side software developed with Java-based programming language for communication and data processing, and Java Server Pages (JSP) for dynamic web pages and MySQL as the database server, Apache Tomcat as a web server and NetBeans to design a website. E-Commerce systems in the delivery of database systems and server as a means of transaction via the internet utilizing web technologies.Keyword :  e-Commerce, Java Server Pages (JSP), Java 2 Enterprise Edition (J2EE).
SISTEM PENGENALAN IRIS MATA MENGGUNAKAN METODE PHASE ONLY CORRELATION Tunjung, Bondhan; Isnanto, R. Rizal; Hidayatno, Achmad
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.27 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.1.183-186

Abstract

Abstrak Iris mata manusia memiliki pola yang sangat unik, berbeda pada tiap individu sehingga sangat mungkin digunakan sebagai basis sistem pengenalan biometrik. Untuk mengenali tekstur yang ada pada suatu citra, metode analisis tekstur dapat digunakan. Oleh sebab itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai sejauh mana metode tersebut dapat digunakan untuk mengenali ciri-ciri pada iris mata manusia.  Pada penelitian ini, perangkat lunak yang mampu melakukan pengenalan iris mata menggunakan analisis tekstur telah dikembangkan. Citra iris mata yang akan diolah terlebih dahulu dipisahkan dari citra mata untuk selanjutnya dilakukan peningkatan kualitas citra menggunakan ekualisasi histogram. Proses selanjutnya adalah segmentasi citra iris mata dengan Transformasi Hough, yang mampu melokalisasi derah iris dan daerah pupil. Kemudian citra hasil segmentasi dinormalisasi ke dalam bentuk rectangular dengan unuran tetap. Langkah terakhir adalah proses pengenalan dengan metode Phase Only Correlation.  Dari hasil pengujian, dapat disimpulkan bahwa sistem pengenalan iris mata ini menunjukkan hasil pengenalan yang bagus. Pengenalan yang paling baik adalah saat mata membuka sempurna jadi semua pola iris bisa dicocokan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pengenalan misalnya adanya derau berupa kelopak mata dan bulu mata yang bisa mengurangi pola iris mata. Dari 100 citra iris mata yang dijui, sebanyak 85 citra iris mata behasil dikenali benar. Jadi dapat diimpulkan bahwa tingkat pengenalan system ini sebesar 85%. Hasil ini menunjukkan bahwa pengenalan iris adalah teknologi biometrik yang akurat. Kata-kunci : biometrik, analisis tekstur, phase only correlation     Abstract Human iris has a very unique pattern which is different for each person so it is possible to use it as a basic of biometric recognition. To identify texture in an image, texture analysis method can be used. For this reason, it is necessary to perform further research on how far this method is able to identify the feature on human iris.  In this research, a software which capable to recognize human iris using texture analysis  have been developed. The image of iris is first segmented from eye image then enhanced with histogram equalization. The next step is segementation system based on the Hough Transform and able to localize the circular iris and pupil region. The segmented iris region was then normalized into a rectangular block with constant dimension. The final step is recognition system using Phase Only Correlation. As the result, the system is performed with good recognition. The best recognition when the eye images are fully opened so the pattern of the iris are complete. There are many factors effect this recognition such as eyelids and eyelashes within the iris region corrupting the iris pattern.  From 100 eye images have been tested, 85 eye images are correctly recognized. For that the conclusion is the system resulted true recognition rate 85%. These results show that iris recognition is a reliable and accurate biometric technology. Keywords: biometrics, texture analysis, phase only correlation
PENGENALAN PLAT NOMOR KENDARAAN MENGGUNAKAN METODE TEMPLATE MATCHING DAN JARAK CANBERRA Pamungkas, Tito Tri; Isnanto, R. Rizal; Zahra, Ajub Ajulian
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.594 KB) | DOI: 10.14710/transient.3.2.166-173

Abstract

Abstrak Dengan kemajuan teknologi sekarang ini semakin meningkat pula tuntutan akan teknologi aplikasi komputer yang mampu memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Salah satunya adalah kebutuhan aplikasi yang dapat mengenali plat nomor kendaraan. Aplikasi ini memiliki peranan penting untuk membantu manusia dalam melakukan kegiatan seperti perparkiran di mal atau tempat pusat keramaian yang lain. Oleh karena itu, dirancanglah sebuah sistem pengenalan plat nomor kendaraan yang memudahkan pengontrolan plat nomor kendaraan dalam pengontrolan sistem keamanan parkir dengan memanfaatkan teknologi tersebut. Sistem pengenalan plat nomor ini diharapkan mampu mengenali karakter huruf dan angka yang terdapat dalam citra. Citra nomor polisi kendaraan bermotor ditangkap menggunakan kamera digital.Citra digital diproses melalui beberapa tahap guna mendapatkan gambar.Suatu gambar dapat mewakili karakteristik dari pola citra tertentu. Hasil gambar plat nomor tersebut kemudian disegmentasi hingga terpisah perkarakternya. Hasil segmentasi kemudian dibandingkan dengan basis data karakter menggunakan metode template matching.Penentuan karakter yang sesuai juga ditentukan dengan mencari nilai minimum pada setiap perbandingan masing-masing karakter yang terdapat pada basis data karakter dengan menggunakan metode jarak Canberra. Kata kunci : pengenalan plat nomor, segmentasi,  jarak Canberra, template matching.  Abstract With today's technological advances also increase the demand for computer application technology that is able to provide benefits to human life. One is the requirement that the application can recognize the vehicle number plate. This application has an important role to assist humans in activities like parking at the mall or other places crowded center.Therefore , designed a vehicle number plate recognition system that permits control of vehicle license plates in parking control security systems by utilizing these technologies . Number plate recognition system is expected to be able to recognize the letters and numbers of characters contained in the image . Imagery of motor vehicle license plate number was captured using a digital camera . Digital image is processed through several stages to get the picture . A picture can represent the characteristics of a particular image pattern . Results of license plate images areResults of license plate images are then segmented to separate each character. Segmentation results were  compared with a database using template matching character . Determination of the appropriate character is also determined by finding the minimum value in any comparison of each of the characters contained in the character database using Canberra distance method. Keywords:number plate recognition , segmentation , Canberra distance , template matching.
APLIKASI WAVELET COIFLET MENGGUNAKAN JARINGAN SARAF TIRUAN PERAMBATAN BALIK UNTUK PENGENALAN SIDIK JARI Permana, Arie Firmansyah; Hidayatno, Achmad; Isnanto, R. Rizal
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 1, NO. 4, DESEMBER 2012
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.606 KB) | DOI: 10.14710/transient.1.4.233-237

Abstract

Abstrak Pengenalan identitas seseorang berdasarkan sidik jari berkembang cukup pesat pada saat ini. Hal itu disebabkan karena sidik jari bersifat khas. Teknik pengenalan sidik jari merupakan teknik pengenalan pola berbasis pengolahan citra digital. Transformasi wavelet adalah salah satu teknik pengolahan citra yang saat ini sedang berkembang. Salah satu di antara jenis transformasi wavelet adalah wavelet Coiflet yang memiliki 5 orde. Proses perancangan aplikasi pengenalan sidik jari yang dirancang terdiri dari perbaikan kualitas citra, ekstraksi ciri, dan pengenalan. Perbaikan kualitas citra terdiri dari segmentasi, normalisasi, penaksiran alur dan frekuensi bukit, tapis gabor, dan binerisasi citra. Ekstraksi ciri pada aplikasi ini menggunakan transformasi wavelet Coiflet orde 1 sampai 5 dengan masing-masing tingkat penguraian 2. Citra yang dikenakan transformasi wavelet tersebut akan menghasilkan koefisien aproksimasi yang akan diumpankan pada proses pelatihan jaringan saraf tiruan. Proses pelatihan akan menghasilkan bobot yang merupakan ciri dari sidik jari seluruh responden. Proses pengenalan pada aplikasi ini menggunakan jaringan saraf tiruan perambatan balik dengan beberapa variasi lapisan tersembunyi. Berdasarkan hasil pengujian data latih, wavelet induk Coiflet 1,2,4 dan 5 memberikan tingkat pengenalan 100%, sedangkan wavelet induk Coiflet 3 memberikan tingkat pengenalan yang paling buruk yaitu sebesar 99,2%. Pada pengujian data uji, tingkat pengenalan yang paling baik adalah wavelet Coiflet1 dengan tingkat pengenalan sebesar. 84,4% dan tingkat pengenalan paling buruk adalah wavelet Coiflet3 dengan tingkat pengenalan sebesar 81,2%. Kata kunci : transformasi wavelet, wavelet Coiflet, pengenalan sidik jari, jaringan saraf tiruan perambatan balik. Abstract The recognition of someone identity based on fingerprint is being developed at this time. That is because the fingerprint is unique. Fingerprint recognition technique is basically pattern recognition technique based on digital image processing. Wavelet transformation is one of the image processing techniques that is being developed. One of the kind of Wavelet transformation is Coiflet wavelet that has 5 order. Application designing process of fingerprint recognition that was designed consists of image quality enhancement, feature extraction and recognition. Enhancing the quality of the image consists of image segmentation,image normalisation, Gabor filters, and image binarisation. Feature extraction in this application using Coiflet wavelet transformation with order of 1 until 5 and level of decomposition 2. An image underwent wavelet transformation produces approximation coefficients that will be fed to the neural network training process. Process will result in weight that is characteristic of all respondent fingerprints. The recognition process of these application uses backpropagation neural network with various hidden layer. In the test Based on training data results, Coiflet mother wavelet 1,2,4 and 5 give 100% recognition rate, whereas Coiflet mother wavelet 3 gives the worst recognition rate that is 99,2%. While in test data experiment, the best recognition rate is Coiflet mother wavelet 2 with 84% recognition rate and the worst is Coiflet mother wavelet 3 with 81,2% recognition rate. Keywords : wavelet transform, Coiflet wavelet, fingerprint recognition, back propagation neural network.
PENGEMBANGAN SISTEM PENDETEKSI KELAINAN HATI MENGGUNAKAN IRIDOLOGI DENGAN METODE JARINGAN SYARAF TIRUAN PERAMBATAN BALIK Nusantara P.H, R. G Alam; Zahra, Ajub Ajulian; Isnanto, R. Rizal
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.694 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.3.644-650

Abstract

Abstrak Iridologi adalah ilmu yang mempelajari struktur iris sebagai cerminan dari kondisi organ dan sistem dalam tubuh. Dalam studi ini, organ yang dideteksi adalah hati. Untuk mengetahui kondisi hati melalui iris, dilakukan analisis tekstur dan proses klasifikasi untuk membedakan iris mata yang memiliki kondisihati  normal dan abnormal. Aplikasi untuk mendeteksi kondisi hati dibuat menggunakan Matlab versi 8.1.0.604 (R2013a). Masukkan yang digunakan dalam pengolahan citra digital ini adalah mata yang memiliki kondisi hati normal dan abnormal, berdasarkan peta iridologi Bernard Jensen. Gambar tersebut kemudian dilakukan proses pengolahan citra, dan ekstraksi ciri GLCM. Hasil ekstraksi ciri ini digunakan sebagai data masukan (data pelatihan dan data uji) untuk jaringan syaraf  tiruam perambatan balik,  kemudian digunakan untuk mendiagnosis kondisi organ hati. Pada hasil pengujian didapatkan pengaruh jumlah unit lapis tersembunyi menunjukkan dengan bertambahnya jumlah unit pada lapis tersembunyi makan nilai MSE akan semakin menurun. Hal ini membuat kinerja jaringan semakin baik. Hal tersebut berdasarkan pada hasil pengujian 35 data uji dengan 4 variasi jumlah unit pada lapis tersembunyi yaitu, variasi jumlah unit lapis tersembunyi [40 (layer 1), 20 (layer 2)], [50 (layer 1), 20 (layer 2)], [70 (layer 1), 30 (layer 2)], dan [80 (layer 1), 30 (layer 2)]. Secara berurutan menunjukkan tingkat presentase keberhasilan 77,14 %, 80%, 88,57%, dan 91,42%.                                                                                    .Kata kunci: Iris mata, GLCM, Jaringan Saraf Tiruan,  Perambatan Balik ABSTRACT Iridology  is  the  study  of  iris  structure  as  a  reflection  of  the  organ  condition  and  systems  in  the human’s  body. In  this  study,  the organ  which  detected  is  liver. To  determine  the  condition  of  the  liver  through iris,  texture  analysi s  and classification  process  to  distinguish   iris of  eye  that  contains  the  condition  of  normal  and  abnormal  liver  is needed.  Application  for  detection  of  liver  conditions  was  made  using  Matlab  version  8.1.0.604 (R2013a). Inputs for this study  which  used   is  the  eye  image normal  and  abnormal  conditions  of  the  liver ,  based on Bernard Jensen’s iridology chart. The image  then  carried  out  with  image preprocess and  GLCM  feature extraction. Results  of  feature  extraction  used  as  input  data  for  the  ANN backpropagation. Test results obtained influence the number of hidden layer units showed a growing number of units in the hidden layer meal MSE value will decrease . This makes network performance is getting better . It is based on the test results 35 test data with four variations of the number of units in the hidden layer , namely , the variatiosn of the number of hidden layer units [40(layer1), 20 (layer2)], [50(layer1), 20(layer2)], [70(layer1), 30(layer2)] , and [80(layer1), 30(layer2)]. Sequentially shows the percentage success rate of 77.14 % , 80 % , 88.57 % , and 91.42 % .  Keywords: Iris, GLCM, Artificial Neural Network, Back Propagation 
PERANCANGAN SISTEM PENGENAL GARIS UTAMA TELAPAK TANGAN PADA SISTEM PRESENSI MENGGUNAKAN METODE PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS (PCA) DAN JARAK EUCLIDEAN Haq, Adrian Khoirul; Isnanto, R. Rizal; Zahra, Ajub Ajulian
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.642 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.1.7-11

Abstract

Abstrak Selama ini pada sistem presensi masih banyak yang menggunakan kata sandi, kartu identitas, dan kunci elektronik yang memiliki kekurangan bila hilang, lupa, dan mudah diduplikasi. Kelebihan menggunakan unsur biometrik dari tubuh manusia dalam proses presensi dapat menghindari kekurangan sistem tersebut seperti tidak dapat disangkal dan diperlukan kehadiran langsung pengguna. Salah satu jenis biometrik adalah telapak tangan. Kelebihan sistem presensi yang dibuat pada penelitian ini menggunakan alat pemindai berupa webcam. Sistem presensi yang dibuat memanfaatkan garis-garis utama telapak tangan yang akan di proses sedemikian rupa menggunakan metode Principal Components Analysis (PCA) dan  jarak Euclidean sebagai metode pengenalannya. Dalam penelitian sistem presensi yang telah dibuat, sistem bekerja dengan baik menggunakan jumlah komponen utama 75 karena tingkat keberhasilan yang tinggi yaitu 96,67 % dibandingkan dengan jumlah komponen utama 50 atau 100 yaitu 95%. Selain tingkat keberhasilan yang tinggi kecepatan latih jumlah komponen utama 75 juga tinggi yaitu 17,09 detik. Hasil dari sistem presensi telapak tangan ini berupa daftar presensi harian dan rekapitulasi bulanan dalam bentuk Microsoft Excel. Kinerja sistem presensi telah dapat dikembangkan dengan baik, sehingga dapat membantu suatu instansi dalam melakukan rekapitulasi presensi karyawannya. Kata kunci : Telapak tangan, Principal Components Analysis (PCA), Jarak Euclidean, Sistem presensi  Abstract It has been known that recognition system has used passwords, ID cards, and electronic keys which have many disadvantages. Using biometric recognition method is more advantageous than the methods mentioned before because it is undeniable and needs user’s presence. One type of biometric methods is based on human palm. The advantages of presence system made in this research is using webcam. Presence system was made utilizing main lines of palms print processed using Principal Components Analysis (PCA) and the Euclidean distance as a method of recognition. In this research, the system works well using principal component number of 75 with high success rate that is 96.67% compared to principal component number of 50 or 100 was 95% success. In addition to a high success rate, the  speed of training for principal component number 75 is high that is 17.09 seconds. The palm print presence system was shown in the Excel. Presence system have been successfully developed that can be used to assist an agency in recapitulating the presence of its employees. Keywords:           Palm print, Principal Components Analysis (PCA), Euclidean distance. Presence system
PENGENALAN CIRI GARIS UTAMA TELAPAK TANGAN MENGGUNAKAN ALIHRAGAM GELOMBANG SINGKAT DAUBECHIES DENGAN JARAK EUCLIDEAN Mauliyani, Dyah Kusuma; Isnanto, R. Rizal; Zahra, Ajub Ajulian
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.462 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.3.842-848

Abstract

Sistem biometrik merupakan sistem pengenalan yang mengandalkan fisiologi tubuh manusia. Keunggulan sistem ini yaitu perlunya kehadiran pengguna sehingga dapat meningkatkan keamanan. Salah satu biometrik adalah telapak tangan. Garis utama telapak tangan setiap orang berbeda dan bersifat permanen untuk berpuluh-puluh tahun. Karakteristik tersebut didapatkan menggunakan metode alihragam gelombang singkat yang baik dalam mengubah citra menjadi kumpulan data. Pengenalan identitas dilakukan dengan membandingkan vektor ciri citra uji terhadap basis bata menggunakan perhitungan jarak Euclidean. Pada penelitian ini dirancang program pengenalan telapak tangan menggunakan metode ekstraksi ciri alihragam gelombang singkat Daubechies orde 1 sampai 10 dan jarak Euclidean sebagai metode pengenalannya. Aras dekomposisi dalam proses ektraksi ciri divariasikan dari aras 1 sampai 8. Penelitian ini dilakukan terhadap 60 citra uji telapak tangan dari 30 responden. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pengenalan tertinggi terdapat pada pengujian Daubechies orde 5 dengan aras dekomposisi 6 dan Daubechies orde 8 dengan aras dekomposisi 5 yaitu sebesar 98,33%. Sedangkan pengenalan terendah terdapat pada pengujian Daubechies orde 4 dengan aras dekomposisi 8 dengan nilai persentase sebesar 56,67%. Pada pengujian 15 citra luar basis data didapatkan persentase pengenalan sebesar 73,33%. 
PENGENALAN IRIS MATA MENGGUNAKAN JARINGAN SARAF TIRUAN METODE PERAMBATAN BALIK DENGAN PENCIRIAN MATRIKS KO-OKURENSI ARAS KEABUAN (GRAY LEVEL CO-OCCURRENCE MATRIX - GLCM) Prasetiorini, Chairunnisa Adhisti; Isnanto, R. Rizal; Hidayatno, Achmad
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 2, JUNI 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.359 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.2.255-259

Abstract

Abstrak Selama ini identifikasi individu menggunakan wajah, sidik jari, ataupun tanda tangan. Padahal selain penelitian tersebut ada cara lain yang lebih spesifik yaitu menggunakan iris mata. Oleh sebab itu perlu dilakukan lebih lanjut mengenai iris mata. Pada penelitian ini digunakan ekstraksi ciri okurensi aras keabuan ( Gray Level Co-occurrence Matrix - GLCM ) dan pengenalan menggunakan Jaringan Saraf Tiruan dengan metode propagasi balik. Pada penelitian ini, citra iris mata akan diolah terlebih dahulu dipisahkan dari citra mata untuk selanjutnya dilakukan peningkatan kualitas citra menggunakan ekualisasi histogram. Kemudian ekstraksi ciri dilakukan dengan menggunakan pencirian matriks ko-okurensi aras keabuan ( Gray Level Co-occurrence Matrix – GLCM ). Ciri-ciri yang diperoleh adalah energi, kontras, korelasi, dan homogenitas, yang akan dijadikan sebagai data masukan (data latih) untuk jaringan saraf tiruan metode perambatan balik. Selanjutnya digunakan untuk pengujian data uji yang tidak dilatih sebelumnya, yang dilakukan dalam tiga jenis penelitian yaitu: pengaruh jarak GLCM, pengaruh sudut GLCM dan pengaruh jumlah layer tersembunyi. Dari hasil pengujian, dapat disimpulkan bahwa ciri-ciri dari matriks ko-okurensi memiliki nilai yang berbeda dan jarak yang relatif jauh.  Pengaruh parameter sudut yang tertinggi pada GLCM  adalah 90° dan persentase pengenalan jarak GLCM yang paling baik adalah jarak 2, sedangkan jumlah layer tersembunyi pada Jaringan Saraf Tiruan adalah variasi 1. Dari ketiga parameter tersebut diperoleh persentase tertinggi yaitu sebesar 93,75%. Kata kunci: iris mata, GLCM, Jaringan Saraf Tiruan Perambatan Balik  Abstract Up to now, Individuals are identified using their face, fingerprints, or signature. In fact, in addition to the existing research there is actually another specific way of recognition, which uses iris. Therefore, it is necessary to conduct a further research in iris identification. This research used an extraction of Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM) and a recognition method using artificial neural network with back-propagation method. In this research, iris image was processed first, separated from an eye image, then enhanced using histogram equalization. Then, attribute extraction was done using Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM) attribution. The attributes obtained were energy, contrast, correlation, and homogeneity which were used as input data (train data) for back-propagation artificial neural system. The attributes were then used for testing the test data that were not previously trained, which was conducted in three types of research method, namely: GLCM distance effect, GLCM angle effect, and hidden layer effect. From the testing results, it can be concluded that the characteristics of the co-occurrence matrix have different values and relatively far distance. The highest angle parameter influence on GLCM was 90 ° and the GLCM distance recognition percentage was best at 2, whereas the number of hidden layer of the Neural Network was a variation of 1. From these three parameters, the highest percentage obtained was as great as 93,75%.  Keywords:  iris, GLCM, Back-Propagation Neural System
PENGENALAN PLAT KENDARAAN SECARA WAKTU NYATA MENGGUNAKAN FRAMEWORK AFORGE.NET D, Relung Satria; Isnanto, R. Rizal; Zahra, Ajub Ajulian
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1007.954 KB) | DOI: 10.14710/transient.3.2.262-269

Abstract

Abstrak Teknologi pengenalan sekarang ini sudah sangat berkembang. Salah satu aplikasi teknologi pengenalan yang menarik untuk dikembangkan adalah pengenalan plat kendaraan. Pengenalan plat kendaraan ini dapat dilakukan secara waktu nyata. Pengenelan ini menggunakan sebuah rangkaian metode. Sebelum citra dikenali, dilakukan prapengolahan. Prapengolahan ini terdiri dari pengubahan citra menjadi aras keabuan, pendeteksian tepi dan pengambangan. Setelahnya dilakukan penentuan lokasi plat pada citra. Metode yang digunakan untuk penentuan lokasi plat ini adalah analisis intensitas vertikal dan horizontal citra. Langkah berikutnya adalah memisahkan karakter pada plat menggunakan algoritma komponen terkoneksi dan membaca karakter pada plat tersebut dengan menggunakan algoritma K-Nearest Neighbors. Dari hasil pengujian, dapat disimpulkan bahwa sistem pengenalan plat kendaraan waktu nyata yang diujikan terhadap 30 data uji menghasilkan tingkat keberhasilan sebesar 83,33% pada K = 1. Kata kunci : deteksi tepi, pengambangan, analisis intensitas, algoritma komponen terkoneksi, K-Nearest Neighbors.  Abstract Recognition technology nowadays has been so advanced. One of its interesting application that can be developed is vehicle plate recognition. This recognition technology can run in real time. Vehicle plate recognition itself uses a series of methods. Before the system recognizes an image, it does some preprocessing. This preprocessing consist of grayscaling, edge detection and thresholding and afterward vehicle plate on the image is being located. This system uses vertical and horizontal intensity analysis from the image to locate vehicle plate. Next step is character segmentation. It is done by using connected component algorithm. And finally, K-Nearest Neighbors algorithm reads all these character. The test results show that this vehicle plate recognition system provides 83,33% success rate from 30 test data. Keywords : edge detection, thresholding, intensity analysis, connected component algorithm, K-Nearest Neighbors.
PERANCANGAN PERANGKAT LUNAK REALITAS MAYA KAMPUS TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS DIPONEGORO BERBASIS C# Aditratika, Lukas; Satoto, Kodrat Iman; Isnanto, R. Rizal
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 1, NO. 4, DESEMBER 2012
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.761 KB) | DOI: 10.14710/transient.1.4.340-347

Abstract

Abstrak Pada kampus Jurusan Teknik Elektro Universitas Diponegoro terdapat dua buah gedung utama. Seringkali para pengunjung, mahasiswa baru, tamu-tamu, dan mereka yang baru pertama kali datang ke kampus Teknik Elektro Universitas Diponegoro, mengalami kesulitan dalam hal navigasi dan mencari lokasi dari ruang-ruang yang ada di gedung kampus tersebut dikarenakan banyaknya ruangan dan lantai di tiap-tiap gedung tersebut. Salah satu cara untuk mempermudah mereka menemukan lokasi yang mereka cari adalah dengan membuat sebuah perangkat lunak realitas maya yang dapat memberi navigasi dan menunjukkan tempat yang dimaksud dengan mudah. Studi ini menghasilkan sebuah perangkat lunak yang mampu membantu pengguna dalam menjelajah kampus Jurusan Teknik Elektro Universitas Diponegoro secara realitas maya. Perangkat lunak ini dilengkapi dengan fitur jelajah dan jelajah otomatis yang menjawab kebutuhan utama penjelajahan kampus Jurusan Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Kata kunci: perangkat lunak, realitas maya, C#, Unity3D Abstract There are two main buildings in Electrical Engineering Department in Diponegoro University. Often, visitors, new students, guests, and those who first come to Electrical Engineering buildings, feel hard to navigate, and find locations of the rooms they are looking for, because of the fact that there are abundant numbers of rooms and floors in each of the buildings. One of the ways to ease those who find difficulties in finding locations in Electrical Engineering Building, is to design a virtual reality software that enables the users to navigate and find the places easily. This study created a virtual reality software that is able to help users navigate around Electrical Engineering Department Buildings in Diponegoro University. This software is equipped with navigation and auto-navigation features which answer the primary needs of navigation in Electrical Engineering Department building in Diponegoro University. Keywords: software, virtual reality, C#, Unity3D
Co-Authors Achmad Hidayatno Adi Dhama Kameswara Adi Mora Tunggul Adian Fatchur R Adian Fatchur Rochim Adrian Khoirul Haq Adrianus Stephen, Adrianus Afrizal Mohamad Riand Aghus Sofwan agung setiawan Agung Wicaksono Ahmad Bahauddin Ahmad Fashiha Hastawan Ajub Ajulian Zahra Macrina Ali, Sarifa Isna Ali, Sarifa Isna Alwin Indra Fatra Aminullah Ruhul Aflah Anang Paramita Wahyadyatmika Andino Maseleno Andre Lukito Kurniawan, Andre Lukito Angga Setiawan Anggie Salsa Saputra Antonius Dwi Hartanto Antonius Hendry Setyawan Ardian Wijaya Arfriandi, Arief Arie Firmansyah Permana Aris Triwiyanto Aris Triwiyatno Bagus Hario Setiadji Basuki Rahmat Masdi Siduppa Bondhan Tunjung Bowo Leksono Budi Setiyono Budi Warsito Candra Laksono Catur Edi Widodo Causa Prima Wijaya Chairunnisa Adhisti Prasetiorini Chandra Yogatama Chauhan, Rahul Darmawan Surya Kusuma Dela Nurlaila Dewi Lestari Dian Wijayanto Dictosendo Noor Pambudi Rahayu Didik Supriyadi, Didik Djoko Windarto Donny Zaviar Rizky Dony Bagus Rudiyanto Dyah Kusuma Mauliyani, Dyah Kusuma Eko Didik Widianto Eliezer, Petrick Jubel Enda Wista Sinuraya Endang Purbowati Endriawan Endriawan Eskanesiari Eskanesiari Fachrul Rozy Fachry Abda El Rahman Fajar Adi Nugroho Fara Mantika Dian Febriana, Fara Mantika Fardana, Nouvel Izza Febry Santo Ferry Hadi Fifiana Wisnaeni Fikri Ahmad Affandi Habiba, A. Herdhian Cahya Novanto Herjuna Dony Anggara Putra, Herjuna Dony Anggara Heru Prastawa Ilina Khoirotun Khisan Iskandar Imam Santoso Irwan Andaltria Iswanti, Arie Kholid, Kholid Kodrat Imam Satoto Kurnia, Dita Juni Lasmedi Afuan Lathifah Alfat, Lathifah Lukas Aditratika M. Azwar A. G. N. M. Ikhsan Mulyadi M. Wirdan Syahrial Maman Somantri Maria Fitriana Mario Christy Sinuraya Martha Irene Kartasurya Meet Shah, Meet Meidiana Dwidiyanti Melly Arisandi Muhammad Satriya Utama Mukharrom Edisuryana Munawar Agus Riyadi Mutiara Shabrina Nanang Trisnadik Nani Purwati Natanael Benino Tampubolon, Natanael Benino Novettralita, Ucky Pradestha Nugroho Arif Widodo Nur Arifin Akbar Nur Rizky Rosna Putra Nurul Ifan Purba Oky Dwi Nurhayati Patel, Raj Praseti, Agung Budi Praseti, Agung Budi Prasetijo, Aging Budi Pringgo Budi Utomo R. Edith Indera Bagaskara R. G Alam Nusantara P.H, R. G Alam R. Mh. Rheza Kharis Rachmad Arief Setiawan Ragil Aji Prastomo Rahmat Gernowo Raidah Hanifah Raithatha, Bhavya Ramchandani, Paras Relung Satria D Rico Eko Wibowo Rizky Parlika, Rizky Rody Verdika Cahyadi RR. Ella Evrita Hestiandari Saputra, I Gede Dharma Setyowati, Ro'fah Shabrina Mihanora Sharma, Ansh Shriyal, Harsh Siboro, Septihadi Klinsman Sompura, Jayesh Sudjadi Sudjadi Sumardi . Suseno, J.Endro Teguh Dwi Prihartono Theodora Anita Fidelia Tito Tri Pamungkas Tri Murwanto Tri Prasetyo Wahyul Amien Syafei Widyati, Dian Ami Yuli Christiyono Yuli Christyono Yuli Syarif Zaka Bil Fiqhi